Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

LDII Jatiluhur Serahkan APD Ke Gugas Covid-19 Kelurahan



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Guna mempererat  hubungan baik dengan pemerintah tingkat kelurahan yang sudah terbina, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jatiluhur, Kec. Jatiasih Kota Bekasi bersilaturahmi sekaligus memaparkan program kerja ke kelurahan Jatiluhur pada hari Selasa (6/10/2020), dan menyerahkan bantuan APD untuk gugus tugas (gugas) Coid-19 kelurahan.

Rombongan PAC LDII Jatiluhur  yang hadir antara lain H. Koesnaedi selaku Dewan Penasehat, Suprayitno yang merupakan Ketua Pimpinan Anak Cabang kelurahan Jatiluhur, Abdurrohim (Seksi Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan), Eryanta (Seksi Pengabdian Masyarakat), dan Indra Bayu (Seksi Komunikasi Informasi dan media).
 
Lurah Jatiluhur Agus Sucipto menerima kunjungan itu didampingi  Sekretaris Kelurahan (Sekel) Muhidin Asesgaf,  serta Bhabinkamtibmas Bripka Apriyadi.

Kehadiran Suprayitno dan rombongan selain memperkenalkan pengurus PAC LDII Jatiluhur, juga menegaskan dukungan dan partisipasi aktif LDII dalam penganggulangan Covid-19.

"Tujuan kami adalah memperkenalkan pengurus PAC LDII Jatiluhur kepada Lurah dan jajarannya. Kami juga menyampaikan  ikut berpartisipasi dalam penanggulangan Covid-19 dengan aktif melakukan sosialisasi protokol kesehatan," ujar Suprayitno.

Suprayitno juga menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) berupa  baju Hazmat 20 potong dan masker 5 box, kepada Lurah Jatiluhur selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kelurahan.

Mengenai  program kerja organisasi, Suprayitno berharap kedepannya bisa bersinergi lebih baik lagi dengan sinkronisasi program.

Sementara itu Agus Sucipto,  Lurah Jatiluhur mengapresiasi dan berterimakasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.

"Dengan adanya silaturahmi dari pengurus PAC LDII Kelurahan Jatiluhur, tentunya kami sangat gembira dan menyambut baik. Dengan silaturahmi ini semoga dapat dijalin  sinergitas  di dalam  membangun Kelurahan Jatiluhur, terutama dalam membangun sumber daya manusia," ujar Lurah Agus.

Lurah Agus juga  berterimakasih atas bantuan yang diberikan berupa baju hazmat dan masker, "kami ucapkan terimakasih,  mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dalam upaya menurunkan  atau mengendalikan penyebaran Covid-19. Dalam kesempatan ini kami juga menghimbau untuk warga kelurahan Jatiluhur mari selalu mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Serta bagi pelaku usaha untuk mematuhi maklumat Walikota Bekasi," pungkas Lurah Agus Sucipto.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo




Putus Mata Rantai Covid-19, Pertamina Lubricants Pekanbaru Bersama Komunitas Otomotif Bagi Masker Gratis di Ngobras


GEN-ID
| Pekanbaru
- Dengan semakin banyaknya minat dan antusias pengguna pelumas Pertamina Fastron Eco Green di Pekanbaru, PT. Pertamina Lubricants melalui Sales Region I kembali menggelar acara “Ngobras" (Ngopi Ngobrol Bareng Komunitas) LCGC pada Minggu (04/10/2020) di Taman Bukit Gelanggang, Dumai. 

Ngobras merupakan program rutin PT. Pertamina Lubricants sebagai bentuk solidaritas dan sinergi terhadap berbagai komunitas otomotif di Indonesia. Kali ini PT. Pertamina Lubricants menggandeng Karimun Club Indonesia (KCI) Pekanbaru.

Sales Region Manager I PT Pertamina Lubricants Atoy Saturi melalui Supervisor Sales Area wilayah Pekanbaru Yola Debita mengatakan bahwa, pihaknya terus berupaya mengingatkan masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.

“Ngobras kali ini, PT Pertamina Lubricants ingin berupaya untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menggunakan masker. Acara kami awali dengan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat yang melintas di Rumbai Sport Center, Yos Sudarso Rumbai, Pekanbaru pada pukul 08.00-10.00 WIB. Harapan kami agar masyarakat Pekanbaru senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19, agar sama-sama bisa kembali pulih dari pandemi ini,” ungkap Yola Debita.

Selesai bagikan masker, KCI Pekanbaru lakukan uji coba pelumas Pertamina Fastron Eco Green dengan mini touring menuju Dumai via Tol Pekanbaru-Dumai, tentu tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan berkendara.

Setibanya di Taman Bukit Gelanggang Dumai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab serta sharing knowledge mengenai pelumas Pertamina, khususnya Fastron Eco Green, pelumas khusus kendaraan LCGC yang diluncurkan tahun 2019. 

Ketua Karimun Club Indonesia Pekanbaru Henri Hendrajat mengatakan bahwa, dirinya merasakan perbedaan dengan menggunakan produk Pertamina Fastron Eco green itu ketimbang pelumas lain. Bahan bakar irit, lincah dan bertenaga. 

“Kami dari komunitas Karimun Club Pekanbaru mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya. Semoga makin solid dan kompak kedepannya,” ujar Henri.

Anggota Komunitas KCI Pekanbaru lainnya Riri yang juga berprofesi sebagai pengemudi salah satu aplikasi transportasi online huga meluapkan kepuasannya dengan memakai Pertamina Fastron Eco Green.

“Semenjak saya menggunakan Pertamina Fastron Eco green banyak sekali manfaat yang saya rasakan mulai dari peforma mesin yang lebih tinggi hingga irit bahan bakar. Harganya pun terjangkau untuk para pengguna kendaraan LCGC," ungkap Riri.

Sebagaimana diketahui, Fastron Eco Green diformulasikan dengan menggunakan aditif yang lebih unggul dalam menjaga kestabilan kekentalan sehingga lebih baik dalam melindungi mesin. Formulasi baru yang dikembangkan untuk Fastron Eco Green juga lebih unggul dalam mencegah terjadinya deposit sisa pembakaran didalam mesin. Fastron Eco Green diformulasikan dengan teknologi pelumas sintetis untuk mesin bensin terbaru dan dirancang dengan cermat untuk memenuhi persyaratan performa teratas yang terbukti efektif melindungi mesin dan membersihkannya secara menyeluruh hingga celah tersempit. 

Fastron Eco Green hadir dalam kemasan 3,5 Liter dan 2 spesifikasi yaitu 0W-20 API SN dan 5W-30 API SN ILSAC GF 5, sehingga Pelumas ini cocok untuk mesin mobil LCGC. Fastron Eco Green dapat membuat tarikan mobil lebih ringan, kopling tidak gampang selip dan bunyi mesin menjadi halus. Produk anak bangsa ini mampu menjaga performa mesin disegala kondisi dan cuaca. 

“Kami sangat yakin dengan menggunakan pelumas Fastron Eco Green, pengguna kendaraan LCGC bisa merasakan berbagai keunggulan yaitu lebih irit, lebih awet, lebih bersih, lebih bertenaga dan pastinya lebih melindungi mesin kendaraan kesayangan teman-teman komunitas dan pengguna LCGC lainnya,” lanjut Riri. 

"Pengguna kendaraan LCGC di Riau dapat dengan mudah mendapatkan Pelumas Fastron Eco Green di berbagai tempat seperti di General Outlet, Olimart, dan SPBU Pertamina atau melalui layanan Pertamina Lubricants Home Service (PLHS) dengan kontak di 135 atau website www.pertaminalubricants.com," tutup Riri.



Acara berlangsung sangat antusias, terbukti dengan hadirnya lebih dari 50 unit mobil member, yang tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan dan izin pelaksanaan oleh pihak berwenang.(GI)




Lantik Pokdar Kamtibmas Pesisir Selatan, Wakapolda Sumbar Pesan Elok-elok Sajo

Reporter: Riki Abdillah | Editor: Mahar Prastowo


 

GEN-ID| Painan - Usai melaksanakan pengukuhan pengurus Kelompok Sadar (Pokdar) Kamtibmas wilayah Kabupaten Agam, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman,  Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.IK.,M.Si kembali mengukuhkan kepengurusan Pokdar Kamtibmas di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Selasa (29/9/2020) pekan ini.

Kegiatan yang dilaksanakan di Painan ini, dihadiri oleh Dirbinmas Kombes Pol. Drs. Johni Soeroto, Kabid Humas Kombes Pol. Satake Bayu Setianto, S.IK.,M.Si, Kabid Propam Kombes Pol. Edi Suroso,S.H, Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo,S.IK.,M.H, Pimpinan Kabupaten Pessel, Pengurus Pokdar Kamtibmas Pessel dan tokoh masyarakat setempat.

Wakapolda Sumbar menyampaikan bahwa sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, maka saat ini masyarakat, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan upaya-upaya penangkalan, pencegahan dan penanggulangan ancaman dan gangguan kamtibmas sampai dengan implementasinya yaitu pemolisian masyarakat (community policing) dengan menitik beratkan pada kemitraan dan kerjasama.

"Secara efektif maka dibentuklah kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat yang disingkat Pokdar Kamtibmas," ucap Brigjen Pol Edi membacakan amanat Kapolda Sumbar.

Lanjutnya, tujuan dibentuknya Pokdar Kamtibmas ini dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkan keberadaannya terutama dalam hal pemecahan masalah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusi dengan prinsip alternative dispute resolution (ADR) yang berbasis kearifan lokal.

"Pokdar Kamtibmas dapat memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang masalah gangguan kriminalitas mulai dari potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata maupun aturan perundang-undangan lainnya," ucapnya.

Lanjutnya, diketahui bersama pada saat ini kita sedang melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2020, dalam era New Normal dengan adanya wabah Covid-19 ini bisa menjadi kesempatan kepada anggota Pokdar Kamtibmas untuk membuktikan kepada masyarakat akan fungsi dan tugas sebenarnya.

"Dengan peranannya langsung menjaga situasi aman, damai, dan kondusif pada tingkat tahapan-tahapan Pilkada serentak tahun 2020," jelas Wakapolda.

"Kepada Kapolres dan Kapolsek, saya perintahkan agar setelah acara ini, untuk segera mengukuhkan Pokdar Kamtibmas tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Nagari bersama Forkopimca, Lurah/Wali Nagari," tegasnya.

Lebih lanjut Wakapolda yang membacakan sambutan Kapolda Sumbar, dalam amanatnya berpesan kepada seluruh pengurus Pokdar Kamtibmas untuk :

1. Jaga kekompakan antar sesama anggota Pokdar Kamtibmas dan jaga jati diri Pokdar Kamtibmas sebagai salah satu bentuk wadah forum rembuk yang membantu tugas kepolisian dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara kamtibmas;

2. Jaga hubungan baik dan sinergisitas dengan institusi Kepolisian serta stake holder lainnya dalam setiap kegiatan;

3. Jadilah teladan di tengah-tengah masyarakat dengan mematuhi segala peraturan yang berlaku;

4. Bersama-sama TNI dan Polri jadilah garda terdepan dalam pendisiplinan sosial selama masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

5. Untuk itu pegang teguh selalu slogan Pokdar Kamtibmas yaitu “Elok-elok Sajo”.





Panen Raya Ditengah Pandemi, Bupati Banyuasin Bangga Daerahnya Urutan 4 Lumbung Pangan Nasional



GEN-ID | Banyuasin
- Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin Panen Raya di lahan seluas 500 hektar bersama para petani di desa Teluk Tenggulang kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin  Sumatera Selatan, Sabtu (03/10/2020).

Untuk sampai di lokasi, Gubernur Sumsel Herman Deru yang didampingi Askolani selaku Bupati Banyuasin, serta Ketua DPRD Kab. Banyuasin dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil Banyuasin, harus menggunakan 3 (tiga) moda transportasi berbeda. Dari Palembang Gubernur menggunakan Helikopter, dilanjutkan perjalanan darat selama 30 menit, dan disambung lagi menggunakan sepeda motor.

Sampai di  lokasi Panen Raya Herman Deru beserta rombongan disambut oleh para petani yang menunggu sejak pagi.



Kepada Gubernur dilaporkan oleh Bupati Banyuasin Askolani, S.H,M.H., bahwasanya saat ini dengan hasil gabah kering mencapai 6,2 ton perhektar dalam satu kali panen setahun, Kabupaten Banyuasin menduduki peringkat  ke-4  lumbung pangan  nasional.

Kedepanya jika dengan hamparan lahan yang luas serta dua kali panen dalam setahun, bupati  yakin  Banyuasin mampu menjadi urutan pertama lumbung pangan nasional.

"Panen raya tahun ini hasilnya melimpah ruah dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Bupati Askolani bangga.

Askolani selaku Bupati Banyuasin memiliki visi dan misi menjadikan daerahnya sebagai lumbung pangan nasional. Hal itu diwujudkan dengan semboyan PETANI BANGKIT guna menjadikan Banyuasin sebagai pilar utama penyangga pangan nasional dalam program ketahanan pangan.

Herman Deru sebagai gubernur berusaha terus  mendorong tumbuh kembangnya sektor pertanian di Sumsel. "Karena dengan demikian akan dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,"  katanya.

Untuk itu, agar kedepan  lebih meningkat lagi hasil pertanian di Sumsel, gubernur  menyiapkan 1000 orang petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang akan turun langsung di lapangan.

"Sektor pertanian merupakan potensi yang perlu dipertahankan dan ditumbuh kembangkan, yang  merupakan arwah yang akan mampu mendorong produksi pangan sekalligus mampu menjaga ketahanan pangan di Sumatra Selatan," ujar Herman Deru.

Penyelenggaraan Panen Raya ini dipersiapkan selama kurang lebih 2 bulan dengan keterlibatan para pihak terkait seperti Sumanto selaku anggota DPRD Kabupaten Banyuasin beserta segenap tokoh  masyarakat tungkal ilir, terutama para kepala desa setempat yaitu Erpendi selaku Kades Teluk Tenggulang, Sahid Kades Suka Raja, dan Sucipto Kades Suka Mulia beserta para petaninya.



Iptu Hendri, S.H selaku Kapolsek Tungkal Ilir mengatakan pihaknya juga tidak bekerja sendiri dalam mengamankan acara, melainkan bersama dengan TNI dan dibantu masyarakat seperti :Linmas, Banser dan Senkom Mitra Polri.

Reporter: Mulyono | Editor: Mahar Prastowo

RW Siaga Kayuringin Jaya Kembangkan Hidroponik dan Budidaya Ikan




GEN-ID | Kota Bekasi -  Tiga Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya tinjau satu persatu kesiapan program RW Siaga di tiap RW. Salah satu RW yang ditinjau adalah RW 21 di Kelurahan Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu 3 October 2020.

Kesiapan RW Siaga di RW 21, yang diketuai oleh H. Yoyo Sutaryo yang juga Ketua RW 21, cukup baik dari segi usaha mewujudkan ketahanan pangan dengan mengajak warga  untuk bercocok tanam sayur mayur dengan cara hidroponik, dan budidaya ikan.

"Tujuan dari RW Siaga itu bukan hanya menghasilkan produk sebanyak-banyaknya dalam segi ketahanan pangan, akan tetapi keberhasilannya dapat dilihat dari seberapa antusias masyarakat untuk turut serta berpartisipasi terkait program yang sedang dijalankan, memberikan kesadaran pada masyarakat. Dan masyarakat benar-benar ikut berpartisipasi aktif. Itulah kebehasilan yang diharapkan," ujar Yoyo.



Senada dengan Yoyo,  Muhammad Bakri Hasan selaku Penasehat RW 21 menyampaikan bahwa dengan melalui adanya kegiatan-kegiatan seperti pembibitan ikan, penanawan sayuran hidroponik pihaknya mengajak masyarakat  agar merasa sama-sama memiliki dan mempererat kebersamaan.

Anggota Badan Pengelola Kawasan Depan BSK (Bumi Satria Kencana) Dr. Elmie mengatakan bahwa hasil kekompakan Ketua RW,  Ketua RT di 6 RT dan semua warga masyarakat semua kegiatan berjalan lancar.

"Sebagai warga masyarakat kami ikut berpartisipasi dengan adanya penanaman hidroponik dan kolam ikan ini.  Kegiatan-kegiatan di RW 21 bisa berjalan lancar seperti ini karena semua bahu membahu, saling bekerjasama dan kami kompak. Baik ketua RW para pengurusnya, semua ketua RT yang ada 6 RT dan warga kami kompak," terang Dr. Elmie.

Acara tabur bibit ikan dilakukan oleh Sekretarias Kelurahan Agus H.  Mamun disaksikan ketua RW, para penasehat RW,  ketua RT, aparatur kelurahan dan juga warga sekitar.

Tak lupa Agus juga  menyampaikan bahwa sesuai instruksi walikota dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk menggiatkan,  menggembar-gemborkan lagi kegiatan 3M, yaitu  memakai masker,  mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Ini hal yang wajib untuk disampaikan ke warga. Yang kita lihat  kedisiplinan masyarakat masih ada saja yang masih rendah,  oleh karena itu  kami menyampaikan ke warga untuk mencegah penularan, karena hanya dengan cara ini yang bisa dilakukan .Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas luar rumah demi mencegah penyebaran covid-19," terang Agus H Mamun.

"Kami berharap kepada warga untuk tetap waspada namun tidak panik dan kami berpesan apabila tidak ada hal yang mendesak untuk tetap di rumah." kalau bukan kita siapa lagi,  kalau bukan sekarang kapan lagi?" soal Agus

Usai acara menabur bibit ikan lele,  Ikan Nila dan Iman gurame, dilanjutkan acara pembukaan jalan usai diperbaiki dan pengecoran ulang di Jalan Pandu  Dewanata.

Hadir dalam dalam acara kunjungan tanaman Hidroponik,  tabur benih ikan dan pembukaan jalan, yaitu Lurah Kayuringin Jaya yang diwakili Agus H. Mamun, Sekretaris Kelurahan, Aipda Triyugo A D. Bhabinkamtibmas Kayuringin Jaya  H. Yoyo Sutaryo,  Ketua RW 21, M. Bakri Hasan,  Penasehat RW, Dr. Elmie,  Pengurus BPKD perumahan Bumi Satria Kencana dan warga sekitar.

Reporter: Topan A.N
Editor: Mahar Prastowo


Pesan Mas Tri Kepada Banser: Jadilah Kader Tangguh dan Memiliki Wawasan Kebangsaan yang Baik



GEN-ID | Kota Bekasi - "Banser juga merupakan salah satu organisasi pejuang pembela NKRI, jadilah kader yang tangguh dan memiliki wawasan kebangsaan yang baik, sehingga dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan zaman. Bekasi juga memerlukan bantuan pengamanan, agar kenyamanan dan iklim tetap berjalan kondusif," ujar Mas Tri, panggilan akrab Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, di depan peserta Diklatsar Banser Kota Bekasi, Minggu (27/09/2020).

Mas Tri yang hadir  bersama istri,  memimpin acara penutupan diklatsar (pendidikan dan latihan dasar)  Banser di Pondok Pesantren Sirodjul Munir Kelurahan Jatisari kecamatan Jati Asih.



Diklatsar dihadiri  oleh Muhammad Joefry  (Ketua GP Ansor dan  Panglima Banser Kota Bekasi), KH Syaifuddin Sirodj (Pimpinan Ponpes Sirojul Munir), KH Zainal Abidin (Pimpinan Ponpes Ar Ridwan) dan puluhan peserta diklatsar.

Tri mengungkapkan Banser merupakan komponen cadangan,  yang sewaktu-waktu siap dipanggil apabila negara membutuhkan, serta pemegang tongkat estafet perjuangan bangsa dalam mengawal keutuhan NKRI,  Pancasila dan UUD 1945.

Tri Adhianto selaku Wakil Wali Kota juga menghimbau kepada para peserta diklat untuk menjadi panutan dan turut serta dalam mendisiplinkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19.



Sementara itu Ketua GP Ansor dan Panglima Banser Kota Bekasi Muhammad Joefry mengungkapkan acara dilaksanakan dengan  mematuhi protokol kesehatan, "sebelum acara semua juga dirapid test, tadi bisa dilihat sendiri semua pakai masker,  cuci tangan dan jaga jarak."

Lanjutnya, "hari ini kita sebagai warga negara harus berpikir realistis bagaimana melihat perkembangan ekonomi, bagaimana mampu bersaing di dunia internasional, karena diakui atau tidak kemajuan teknologi memacu generasi muda harus tampil."

Menurut Joefry, acara hanya diikuti puluhan kader karena sengaja dibatasi mengingat  masa pandemi covid-19,  "kalau dengan panitia semua diikuti sekitar 100 orang," tutur Joefry.

Artikel Pilihan:
Manfaat Durian: Dari Imunitas Tubuh, Kecerdasan Otak Hingga Cegah Kegemukan dan Kanker


"Saya yakin mereka yang sudah mengikuti Diklatsar ini sudah meluangkan waktunya, meninggalkan keluarganya semata-mata karena dua yaitu mengabdi pada ulama dan menjaga NKRI," ucap Joefry.

"Jangan ragu menjadi Ansor-Banser. Mereka ikhlas membela agama, bangsa, dan negeri, serta berkhidmat di NU. Semua juga tahu petani kami dari sejak jaman dahulu dengan ikhlas berjuang untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Joefry..

Muhammad Joefry berharap hasil diklatsar ini bisa mencerminkan nilai-nilai keilmuan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap negeri ini. (GI/Mahar Prastowo)



Raker I IDMI Pondok Melati, Satukan Visi dan Misi Guna Hindari Kesalahpahaman

Reporter: Topan A.N | Editor: Mahar Prastowo


GEN-ID | Kota Bekasi
-  Pengurus DPC Ikatan Da'i Muda Indonesia(IDMI) Kecamatan Pondok Melati menggelar Rapat Kerja I di Yayasan Masjid Al-Muta'alimin yang beralamat di Perum Jati Permai I Jl. Kkresna No.47 RT 05/ RW 08 Jati Rahayu, Pondok Melati - Kota Bekasi, pada Sabtu (26/09/2020).

Hadir dalam acara tersebut Sodikin, S.H Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Demokrat, Karya Sukmawijaya Kasie Kesejahteraan Sosial Kelurahan Jatirahayu, H. Nias Imron Ketua DPC IDMI Kecamatan Pondok Melati, H. Icu Julkarflir Ketua Yayasan Al-Muta'alimin, serta puluhan peserta Raker dan puluhan anak yatim penerima santunan.




Sodikin dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar DPC IDMI kecamatan pondok melati dengan terselenggaranya Raker hari ini. "Sesuai dengan tema,  satukan visi dan misi kita untuk berperan aktif dalam menyampaikan dakwah agar para da'i bisa memperkuat kemandirian  ekonomi," ungkapnya.

H. Nias Imron selaku Ketua DPC IDMI mrngungkapkan rasa syukurnya dapat melaksanakan Raker. "Mohon doa dan dukungannya agar diberikan kemudahan dan kelancaran," ujarnya.

Lebih lanjut Nias Imron mengungkapkan Raker I ini  bertujuan mempersatukan para da'i khususnya  sehingga tetap dapat menjalankan kegiatannya sesuai aturan yang berlaku, berwawasan Pancasila, mengedepankan persatuan dan kecintaan kepada NKRI, serta disampaikan dengan dama yang menunjukkan islam sebagai agama yang rahmatan lil 'alami.

"Dengar Raker ini juga kita bisa mewujudkan atau mempersatukan para da'i agar tidak terjadi kesalahpahaman ditengah umat dalam menyampaikan dakwah semata-mata untuk kepentingan umat islam, khususnya di wilayah kecamatan Pondok Melati," pungkas Nias Imron. [gi]



Di Bekasi, Majelis Umat Beragama Datangi Masjid Lakukan Pendisiplinan Protokol Kesehatan




GEN-ID | Kota Bekasi - Guna memutus rantai penularan covid-19 klaster tempat ibadah, Majelis Umat Beragama (MUB) Kelurahan Kayuringin Jaya Kota Bekasi melakukan pendisiplinan protokol kesehatan pada Jumat (25/9), di 3 (tiga) masjid dengan didampingi gugus tugas percepatan penanganan penularan Covid-19 kelurahan.

Kegiatan ini dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Agama No.15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Masa Pandemi.

Adapun sasaran tempat ibadah pada hari ini adalah mesjid jami' yang terletak di tiga titik dengan kapasitas jamaah cukup besar sehingga dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Ketiga tempat ibadah itu adalah Masjid Al Muhajirin di Jalan Komodo Raya,  Masjid Jami At-Taqwa di Jalan Letnan Arsyad dan Masjid Jami Al'Muhajirin di Jalan Ciremai Raya.



Tim gugus tugas covid-19 kelurahan Kayuringin Jaya yang terdiri dari unsur 3 pilar dengan dipimpin lurah Ricky Suhendar,  dan tim MUB dalam kegiatanya di Masjid Al Muhajirin, Jalan Komodo Raya ditemui ketua Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) H. Darpin.

Sementara di Masjid Jami At Taqwa Jalan Letnan Arsyad ditemui pengurus masjid H. Sugeng Priatna; dan di Masjid Jami Al Muhajirin Jalan Ciremai Raya ditemui Ketua DKM H. Arwan Hasyim dan Ketua RW 13 Hj. Itje Nenden Aisyah.

Ketua Majelis Umat Beragama (MUB) H.M. Chairuddin  menyampaikan bahwa acara ini akan terus berkesinambungan. "Supaya kita bisa bersama terus-menerus memutus mata rantai Covid-19 lewat jalur tempat ibadah," ujarnya.

"Majelis Umat Beragama  dan elemen-elemen lain itu sama yaitu kita menyadarkan masyarakat untuk bersma-sama memutus mata rantai covid-19. MUB  memperkuat dengan bahasa-bahasa rohani yaitu lintas agama," ungkap H.M. Chairuddin.

"Harapan saya jaga soliditas, solidaritas dan kebersamaan dijaga,  kita tetap bersama-sama terus menerus bagaimana supaya masyarakat melawan covid-19 ini terwujud," ujar Chairuddin.

Majelis Umat Beragama Kota Bekasi dibentuk pada 16 Oktober 2016, guna menjadi wadah rembug antar tokoh umat beragama dalam menyelesaikan berbagai persoalan, meningkatkan kerjasama antar umat beragama, menjaga keharmoninasa kehidupan umat bergama, dan termasuk menjaga kselematan umat beragama seperti dalam tragedi bencana global pandemi covid-19 saat ini.

Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar mengungkapkan dengan tingginya angka terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya, pihaknya bekerjasama dengan semua pihak saling bahu-membahu berusaha memutus rantai penularan Covid-19 dengan sosialisasi dan pendisiplinan guna menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19.

Upaya kelurahan itu antara lain dilakukan dengan puskesmas, pemadam kebakaran, dan hari ini bersama Majelis Umat Beragama.

"Hari ini bersama Majelis Umat Beragama bersinergi kita lakukan evaluasi dan monitoring jangan sampai kegiatan keagamaan malah jadi sasaran empuk penyebaran Covid-19 di kayuringin," ujar Ricky.




"Kami berharap kepada warga untuk tetap waspada dan paham pandemi ini bukan main-main, sudah banyak keluarga-keluarga, khusus kelurahan Kayuringin dan kelurahan lain yang jadi korban, karena mungkin menganggap remeh covid itu tidak ada, tapi hasilnya ternyata memang ada, dan penularan begitu cepat. Apalagi sudah banyak laporan di Kelurahan Kayuringin ini klaster-klaster keluarga, jadi mungkin anaknya terdampak covid dan membawa ke keluarga lain, ini sangat berbahaya," terang Ricky.

Untuk itu pihaknya  mengimbau agar warga memaksimalkan 3 M, yaitu Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak.

"Pesan kami  tidak panik dan  apabila tidak ada hal yang darurat untuk tetap di rumah, dan kepada masyarakat untuk tetap pro aktif dalam mencegah penularan wabah virus Corona atau Covid-19," pungkas Lurah Ricky Suhendar.

Kegiatan bersama tiga pilar dengan MUB ini  dipimpin Lurah Ricky Suhendar dan didampingi  Agus H. Mamun (Sekel),  Eriska N Iskandar (kasie kesos), Sutrisno (Babinsa),  Ketua RW  serta sejumlah aparatur pemerintahan di kelurahan Kayuringin Jaya.

Sementara itu dari Majlis Umat Beragama (MUB) di hadiri H.M. Chairuddin (ketua) Dicky Hermawan (Sekjen) dan para personil MUB yang lain seperti I wayan Darmaputra,  Bibit Winarso,  Herry Dwi Wahyono, dan Johny Sormin.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


KASTRI dan Majelis Taklim Al Muhajirin Jakasampurna Santuni Yatim dan Duafa




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Komunitas Aliansi Sedulur Tri Adhianto (Kastri) bersama MT (Majelis Ta'lim) Al Muhajirin menggelar acara santunan Peduli Yatim dan Dhuafa bertempat di Masjid  Al-Husna, Jl. Garuda Raya Rt 05/RW005, Komplek Inkopol, Jakasampurna, pada Minggu (20/9/2020).

Paket santunan yang diberikan berupa uang, voucher internet, beras/sembako.

Drs. H. Ibnu Widodo, MM selaku Ketua Umum Relawan Kastri yang hadir  di tengah anak yatim dan dhuafa, turut mengapresiasi acara tersebut.



"Kami sangat  mengapresiasi acara-acara seperti ini,  bahwa ditengah pandemi Covid ini banyak kepedulian, banyak yang memberikan bantuan berupa sembako, uang tunai dan bantuan-bantuan lainnya. Sehingga bisa membantu meringankan masyarakat yang mengalami dampak penurunan ekonomi. Dalam hal ini kami juga menitipkan bantuan dari Mas Tri Adhianto yang tadi sudah kami berikan, dan menyampaikan salam dari Mas Tri," ujar H. Ibnu.

Menurut H. Ibnu Widodo, Kastri secara rutin memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Harapan kami semoga pandemi Covid ini segera berakhir. Tetap patuhi anjuran pemerintah, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," tutur H. Ibnu Widodo.

Sementara itu Hj. Indah Kurnia Dewi, Ketua Majelis Ta'lim Al-Muhajirin yang juga sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa acara ini kerjasama Majelis Ta'lim Al-Muhajirin, PHBI RW 05, RISMA RW 05.



"Kami sangat  bahagia dan rasa bangga dengan adanya kerjasama seperti ini, dan alhamdulillah banyak para donatur yang peduli dan menyukseskan acara ini. Ini bulan Muharam makanya kami mengajak PHBI-Peringatan Hari-hari Besar Islam-yang diketuai Pak Yogo, kami juga mengajak RISMA (Remaja Islam Masjid al Husna, red)," ujar Hj. Indah Kurnia Dewi.

"Kami tentunya punya harapan besar keadaan ini normal kembali, bisa ta'lim lagi, bisa kumpul lagi, mengaji lagi, bisa ibadah lagi. Itu harapan kami," tutur Hj. Indah berharap.

Ketua PHBI (Peringatan Hari-hari Besar Islam)  H. Yogo Valuntoro mengungkaplan acara ini adalah berkah, karena bisa melibatkan semua, dalam masa pandemi ini bisa terlibat.



"Alhamdulillah acara ini berkah, hari raya kurban, sekarang bulan Muharam dan Insya Allah besok Maulid Nabi. Kita ingin berkolaborasi, tidak hanya PHBI secara mandiri tapi mengajak RISMA, triggernya biasanya Al-Muhajirin dan kami berinisiatif  untuk kita gabung saja dan  menyelenggarakan tetap satu tujuan dan untuk kepentingan orang banyak," terang H. Yogo.

Lanjutnya, "kedepan semua akan di urus RISMA.kami ingin RISMA punya panggung, dan remaja ini bisa mamakmurkan masjid."

Senada yang disampaikan H.Yogo Valuntoro,  Pembina  RISMA  Fikri Naufal juga menganggap bahwa acara ini adalah anugerah, merupakan berkah karena penyakit remaja saat ini, tantangannya  adalah mager (males gerak, males gaul).



"Kami pesan ke adik-adik remaja, kita harus menjadi taman, atau menciptakan taman, artinya saat taman itu dibuat, kupu-kupu akan datang. Dibuktikan bulan lalu, ada 6 remaja anak baru mau gabung, alasan mereka gabung ko asyik ya. Artinya remaja ini punya taman dulu, dan kami para pembina, para pengurus memberikan support," tutup Fikri.

Hadir dalam acara ini  Drs. H. Ibnu Widodo, MM selaku Ketua Umum Kastri beserta istri, Ali Mahfud selaku Sekretaris Kastri, Supriyono Ketua RW 05, Hj. Indah Kurnia Dewi Ketua Majelis Ta'lim Al-Muhajirin, H. Arsyad, ketua DKM Al Husna dan jajaranya, H. Suyoko Ketua DKM At Taqwa dan jajaranya, H. Yogo Valuntoro Ketua PHBI dan jajarannya, Fikri Nauval Pembina RISMA, H. Undang Ketua TPA Al Husna, Hj. Hasan Ketua TPA At Taqwa.



Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Adaptasi Kebiasaan Baru, Waroeng Steak Tambah Menu Baru EGGstra



GEN-ID | LifeStyle - Waroeng Steak & Shake terus berinovasi ditengah pandemi. Baru-baru ini usai launching varian minuman Milky Shake Strawberry dan Blueberry, kini kembali diluncurkan menu makan yang merupakan kombinasi padat gizi. Bagus dong buat makanan utama ditengah pandemi corona, pasalnya kita harus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan makan makanan bergizi dan cukup nutrisi.

Wow, rupanya Waroeng Steak & Shake yang khas menu Indonesia ini peduli banget dengan kesehatan masyarakat. Bisa dikatakan menunya menyehatkan hidup masyarakat dan memasyarakatkan hidup sehat.

Bagaimana tidak, meski terkesan mewah dan penuh gizi, harganya sangat terjangkau. Bisa dikatakan Waroeng Steak & Shake, menunya bintang lima, harganya kaki lima!

Jadi cocok banget buat situasi seperti saat ini. Baik dari sisi kesehatan maupun kantong. Makan mewah dan sehat tak perlu mahal.

Ditambah lagi, karena kebijakan pemerintah memberlakukan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan tidak melayani Dine in (makan di tempat) maka beberapa cabang Waroeng Steak & Shake di Jakarta memberi kemudahan layanan pesan online via GoFood dan GrabFood.

Misalnya buat yang di area Tebet Jakarta Selatan bisa dengan mudah memesan via online cukup dengan klik DI SINI , mudah bukan?

Hal itu dibenarkan oleh H. Sutikno, Manager Outlet Waroeng Steak & Shake Tebet, Jakarta Selatan. Bahwa dengan adanya situasi pandemi Covid-19 ini sebagian outlet terutama di Jakarta tidak melayani dine in, adapun di Bogor, Bekasi, Tangerang masih melayani makan di tempat. Namun demikian buat pelanggan di Jakarta, Waroeng Steak & Shake memudahkan pelanggan dengan dapat berbelanja take away alias dibungkus atau via aplikasi online.

Apa aja sih menu baru yang bisa dipesan?



Chicken Eggstra
Menu yang disajikan pakai nasi ini, adalah daging ayam yang dilengkapi dengan ekstra seasoning pada telur dan mix vegetable.





Tenderloin Eggstra
Daging tenderloin yang disajikan dengan nasi, dilengkapi ekstra seasoning pada telur dan mix vegetable.



Beef Slice Eggstra
Daging tenderloin yang disajikan dengan nasi, dilengkapi ekstra seasoning pada telur dan mix vegetable

Nah, tunggu apalagi, Yuk, pesan makanan bergizi yang bikin kenyang dan nggak bikin kantong kosong.

IG official Klik @waroengsteak
FB official Klik @SteaknyaIndonesia




Lebaran Yatim, Wakil Walikota Bekasi Santuni Anak Yatim Yayasan Esa Qolbu



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Berbagi berkah Muharram yang juga dikenal masyarakat sebagai lebaran yatim, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono atau akrab disapa Mas Tri menyantuni anak yatim di  Yayasan Esa Qolbu - YESQO, pada Minggu (13/09/2020).

Kegiatan pembagian santunan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yaitu menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, menyediakan disinfektan hand sanitizer, serta seluruh yang hadir menggunakan masker.

Pemberian santuan Mas Tri yang diberikan kepada anak yatim asuhan Yayasan Esa Qolbu (YESQO)  di Gang Mukrim II RT 005/010 No.70 Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat, sedianya akan dihadiri Mas Tri, namun,  ternyata tidak berkesempatan hadir karena padatnya acara hari itu.


Ketua Pembina Yayasan YESQO Arif Mufarik mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut undangan Wakil Walikota Bekasi atas keinginannya untuk bertemu dengan anak yatim di yayasan YESQO, yang pada undangan seminggu sebelumnya Wakil Walikota tidak bisa hadir.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut undangan Wakil Walikota Bekasi atas keinginannya untuk bertemu dengan adik-adik yatim di yayasan YESQO, yang pada undangan seminggu sebelumnya beliau tidak bisa hadir," terang Arif.

Yayasan YESQO berdiri sejak 4 April 2011 dengan membina tidak kurang dari 125 yatim. Yayasan ini bergerak dibidang Sosial keagamaan dan kesehatan.

Keberadaan yayasan dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar, sebagaimana diungkapkan Ketua RW 010 Kelurahan Kranji, Agung Gunawan. "Keberadaan Yayasan YESQO ini membawa warna tersendiri bagi warga lingkungan RW 10, seperti diadakan taman ceria, wahana bermain, kegiatan belajar daring dan WiFi gratis bagi adik-adik yatim/piatu di lingkungan RW 10, kami sangat bersyukur,” ujar Gunawan.

Atas ketidakhadirannya, Wakil Walikota Bekasi mengirimkan paket bantuan sembako untuk  anak yatim dan dhuafa. Tak lupa Mas Tri juga menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir.



Mustaqim selaku ketua yayasan  memyampaikan apresiasinya kepada pihak pemkot yang mengundang  silaturahim dengan anak-anak yayasan dan para pengurus yayasan.

"Kami dalam hal ini juga berharap dengan semua pihak bisa bersinergi dan saling mendukung. Yayasan kami ini sudah 9 tahun berjalan dan alhamdulillah respon baik dari masyarakat, dan kami sangat berterimakasih atas partisipasi semua pihak pada keberadaan yayasan ini, kami terbuka dari segala macam dukungan apapun, termasuk  berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan yayasan," pungkas Mustaqim.

Reporter/Campers : Topan A.S  | Editor : Mahar Prastowo

Deklarasi Damai KAMI Bekasi Tetap Berlangsung Meski Mendapat Percobaan Gangguan Kamtibmas



GEN-ID | Kota Bekasi - Deklarasi damai Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Bekasi pada Sabtu (12/09/2020) mendapat penolakan sejumlah pihak yang kontra di lingkungan Ruko Rose Garden. Pengelola Ruko bersama pengurus RT, dan Karang Taruna setempat meminta acara deklarasi dihentikan.

Di sisi lain pihak penyelenggara KAMI bersikeras acara harus tetap dilaksanakan. Mereka telah melaporkan atau memberitahukan kepada aparat pemerintah setempat dan dilakukan di dalam ruangan bukan di tempat terbuka. Selain itu, semua peserta yang hadir telah menerapkan protokol kesehatan.

Sempat terjadi cekcok antara kedua kelompok namun tidak sampai terjadi adu fisik. Acara yang direncanakan sesuai protokol kesehatan, aman dan damai itu berubah menjadi berpotensi meresahkan kamtibmas karena tindakan penolakan yang profokatif oleh pihak yang kontra dengan gerakan moral memperbaiki bangsa dan negara ini.

Sejumlah aparat dari Babinsa, Kepolisian, dan Satpol PP diterjunkan ke lokasi. Tampak hadir, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Safi'i yang memberi arahan dan imbauan.




Kapolsek Imam Safi'i mengungkapkan bahwa kepentingan masyarakat lebih diutamakan melihat situasi pandemi belum berakhir. Karena itu, Ia mengimbau warga tetap menerapkan protokol kesehatan dan menunda kerumunan atau pengumpulan massa.

"Bukan kami melarang atau menolak kegiatan tetapi situasi pandemi saat ini sedang tinggi-tingginya, zona merah dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan mohon ditunda sementara waktu sampai situasi kondusif," kata Imam.

Sementara itu, Ketua Panitia Deklarasi KAMI Bekasi Raya Hj. Nuraini menyatakan bersyukur deklarasi bisa tetap terlaksana kendati ia mengaku banyak tekanan dan halangan.

Ketua Panitia Deklarasi KAMI Bekasi Hj. Nuraini


"Yang penting intinya deklarasi ini bisa berjalan baik lancar sukses alhamdulillah," ucapnya.

Nuraini menegaskan sebelumnya dirinya telah mengikuti prosedur dengan melaporkan dan meminta izin kepada pemerintah setempat terkait deklarasi.


Deklarasi KAMI Bekasi berlangsung di Ruko Rose Garden 3 No 95 Grand Galaxy City, Jakasetia Bekasi Selatan diikuti oleh 43 perwakilan ormas dan dua tokoh nasional sekaligus Komite Eksekutif KAMI, Jumhur Hidayat dan Adhie Massardi.

Sebelumnya, deklarasi KAMI di Ibukota Jawa Barat, Bandung, juga mendapat penolakan, termasuk dari Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) yang memviralkan sebuah poster penolakan dengan menuliskan KAMI sebagai Gerakan Sampah Masyarakat.
Poster di FP JPKP Kota Bekasi
https://www.facebook.com/JPKPKotaBekasi/photos/a.422760171506363/1016587822123592/?type=3&theater



Deklarasi KAMI Jawa Barat yang semula direncanakan  di Gedung Bikasoga tiba-tiba mendapat pembatalan sepihak. Begitu juga dengan pemindahan ke Hotel Grand Pasundan, pada H-1 tibatiba dibatalkan sepihak.

Tokoh Nasional dan juga kordinator Indonesia Bersih, Adhie M. Massardi  dalam keterangan kepada media menyampaikan bahwa saat ini banyak praktek politik yang dinilai telah menyimpang dari konstitusi yang termaktub dalam kitab Undang Undang Dasar 1945.

Diungkapkan eks jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Adhie M. Massardi hal itu merupakan fakta politik yang tidak bisa terbantahkan.

"Tujuan lahirnya Indonesia adalah melindungi segenap bangsa, menghidupkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan aktif di panggung internasional," ujar Adhie.

“Dan semua itu sudah menyimpang, kalau kita membiarkan seperti ini, bangsa ini tenggelam, KAMI tidak ingin melecehkan para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raga untuk kemerdekaan Indonesia," ujar Adhie.

Pengamat politik M Rizal Fadillah mengatakan bahwa KAMI sebagai gerakan moral tidak boleh menyerah. Kebenaran dan keadilan harus terus diperjuangkan walaupun menghadapi seribu kesulitan.

"KAMI berjuang untuk agama, bangsa, dan negara. Bukan untuk menduduki kursi kekuasaan. Bukan pula untuk menjatuhkan siapapun," ujar Rizal.


Jaminan Konstitusi Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

Pasal 28 Undang Undang Dasar 1945:
“Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang"

Pasal 9 Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia:
"Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat, dalam hal ini termasuk kebebasan mempunyai pendapat dengan tidak mendapat gangguan dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan keterangan dan pendapat dengan cara apa pun juga dan dengan tidak memandang batas-batas".

Undang-undang Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum:
Undang-undang ini mengatur bentuk dan atau cara penyampaian pendapat di muka umum yang diundangkan di Jakarta pada tanggal 26 Oktober 1998, dan ditempatkan pada Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 181 dengan Penjelasan Atas Undang-undang Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum ditempatkan pada Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3789. [gi]

Korem 065/MY Gelar Diskusi Panel Cegah Tangkal Separatisme dan Radikalisme Dimasa Pandemi


GEN-ID | Serang - Kondisi krisis di berbagai lini kehidupan terutama ekonomi akibat terdampak masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai dapat memunculkan potensi radikalisme. Guna mencegah dan mengantisipasi munculnya potensi paham radikal dalam masa pandemi ini, Korem 065/Maulana Yusuf mengadakan diskusi panel bertema "Tangkal Separatisme dan Radikalisme" bertempat di Aula Makorem 064/MY, Kamis (10/09/2020).

Kegiatan ini merupakan salah-satu upaya pemerintah dalam menangkal paham radikalisme dan separatisme dimasa Pandemi Covid 19. Acara digelar dengan  tetap menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19.

Acara diikuti oleh beberapa rektor perguruan tinggi di Serang, civitas, tokoh agama, tokoh kepemudaan serta beberapa ormas, salah satunya  Senkom Mitra Polri Provinsi Banten.

Ketua  Senkom Mitra Polri Banten, mengatakan perlunya ada kerjasama yang baik serta saling peduli terhadap masyarakat guna menangkal paham radikalisme ini.

"Kami Senkom Mitra Polri Banten sangat berterima kasih kepada Danrem 065 Maulana Yusuf karena sudah melibatkan kami dalam diskusi ini. Kedepannya kami berharap Senkom dapat bersinergi dengan jajaran pemerintah khususnya TNI dalam menangkal paham radikalisme serta separatisme di masyarakat," ujar Pardiono, Ketua Senkom Mitra Polri Banten. 


Reporter: Yusuf | Editor : Mahar Prastowo

Gagal Maju Jalur Independen, Fakhrizal-Genius Diusung 3 Parpol Maju Pilgub Sumbar

Reporter: Riki Abdillah | Editor: Mahar Prastowo



GEN-ID | Padang - Pasangan bakal calon gubernur Sumbar Irjen. Pol. Drs. H. Fakhrizal, M.Hum - Dr. H. Genius Umar, M.Si yang sempat ingin maju independen namun gagal, akhirnya mendapat kendaraan dengan diusung 3 Partai Politik. Secara resmi keduanya mendaftarkan diri sebagai salah satu kontestan Pilkada Gubernur 2020 ke KPU Sumbar, pada Minggu (6/9).

Fahrizal bersyukur  telah sampai pada tahap mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur Sumbar. "Ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat,  partai pengusung dan pendukung serta media. Kami optimis, Insya Allah atas restu dan ijin Allah SWT bisa memenang kan Pilkada nanti," ujar Fakhrizal.

Pada saat mendaftar ke KPUD Sumbar, Fahrizal-Gebnus  diantar para fungsionaris Partai pengusung yaitu Sekretaris Golkar Sumbar Desra Ediwan dan Afrizal Wakil Ketua, Ketua Nasdem Sumbar Hendrajoni, Ketua PKB Sumbar Febby Dt. Bangso. Selain itu turut serta perwakilan dari Partai Bulan Bintang dan Partai Berkarya yang belakangan juga turut mendukung.

Fakhrizal putra asli minangkabau merupakan seorang Jenderal Polisi bintang dua yang masih aktif, pernah menjabat Kapolda Kalteng dan Kapolda Sumbar,  sedangkan Genius Umar merupakan walikota Pariaman yang masih menjabat.

Kepada media Fakhrizal menyampaikan bahwa dirinya telah mengajukan surat pengunduruan diri sebagai polisi aktif kepada Kapolri dan Kabaharkam. "Saya selaku anggota Polri aktif begitu mau mendaftarkan diri mengikuti Pilkada sudah menyampaikan pengunduran diri kepada Kapolri dan Kabaharkam, sekarang masih dalam proses, kita tunggu saja,"  ujar Fakhrizal.

Pilkada Gubernur Sumbar 2020  akan diikuti oleh 4 pasangan calon yaitu: Mahyeldi-Audy Jounaldy yang di usung PKS dan PPP dengan 14 kursi di DPRD, Mulyadi-Ali Mukhni yang diusug Demokrat dan PAN dengan 20 kursi,  Nasrul Abit - Indra Catri (14 kursi DPRD) yang diusung Gerindra, serta Fakhrizal-Genius Umar yang diusung Golkar, Nasdem dan PKB dengan 14 kursi DPRD.


Pasangan MM/HH Diarak Ribuan Pendukung Mendaftar ke KPU Kota Bitung

GEN-ID | Bitung - Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ir. Maurits Mantiri dan Hengky Honandar, S.E (MM/HH) mendaftarkan diri ke KPUS Kota Bitung pada hari Sabtu (05/09/2020). Pasangan ini juga ke KPUD dengan diiringi oleh konvoi  ribuan massa pendukung dan simpatisan.

MM/HH diusung  oleh Partai PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, PPP, PSI, Perindo dan Hanura.

Para pengurus partai pendukung dan massa  berkumpul terlebih dahulu di rumah kediaman Maurits Mantiri sebelum akhirnya  bergerak menuju kantor KPUD dengan berjalan kaki diringi tarian Kabasaran yang merupakan tarian adat kesatria minahasa, dan yel-yel penyemangat dari para pendukung dan simpatisan.

Tiba di kantor KPU Kota bitung di Jln. Stadion Duasudara, Manembo-nembo Tengah, pasangan Ir.  Maurits Mantiri - Hengky Honandar, S.E diterima langsung Ketua KPU Kota Bitung Desly Sumampouw dan didampingi komisioner KPU lainnya.

"Kami tidak menduga massa pendukung pada hari ini begitu banyaknya dan kami minta maaf atas kemacetan yang terjadi,".ucap Maurits Mantiri.

MM/HH mengajak pendukung dan masyarakat mengikuti proses yang dilakukan oleh KPU dengan tetap mengedepankan kesantunan dan ketertiban serta memperhatikan protokol kesehatan aman Covid-19.

Maurits Mantiri juga mengungkapkan dengan bergabungnya Partai Hanura sebagai pengusung, dirinya semakin merasa bersemangat. "Dengan tambahan dukungan pada hari ini dari Partai Hanura jadi pelecut semangat, motivasi dan ikhtiar kami Maurits Mantiri dan Hengky Honandar," ujar MM.

Pasangan MM/HH mengusung motto "Membangun Masyarakat Hidup Harmonis" (MMHH)  dalam Mewujudkan Kota Bitung yang Hebat dan Bermartabat. [L]


Reporter: Kusmayadi | Editor: Mahar P

Partai Berkarya dan Beringin Karya Berhadapan di Pilkada Pultab


GEN-ID | Taliabu - Pasangan MS-SM (Muhaimin Syarif dan Syafrudin Mohalisi) setelah Deklarasi dan menyatakan maju mencalonkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu masa jabatan 2020-2025, pada hari Jumat (04/09/2020) resmi mendaftar ke KPUD Pulau Taliabu.

Pasangan ini diusung  9 sembilan partai yakni Partai Nasdem, Perindo, Demokrat, Gerindra, PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKS, dan  Partai Berkarya (pimpinan Hutomo Mandala Putra).

Pasangan MS-SM akan menjadi lawan berbahaya pasangan petahana Aliong Mus-Ramli (AMR) yang disokong 5 Parpol yaitu Golkar, PPP, PKB, PPKI dan PBK (Partai Beringin Karya besutan Mucdhi Purwopranjono).

Dengan modal telah eksis dan memiliki kursi di DPRD, Partai Berkarya yakin dapat turut memenangkan pasangan MS-SM, yang secara faktual dalam keseharian sangat populer dan dekat dengan masyarakat Taliabu.



Salah seorang pengurus daerah Partai Berkarya Pultab mengungkapkan, posisi partainya juga cukup solid meski sempat diisukan terpecah menjadi dua kubu. "Tidak, bukan menjadi dua kubu. Tapi ada kader yang kemudian membuat partai baru dengan nama dan gambar yang mirip, yaitu Beringin Karya," ucapnya seraya menjelaskan permasalahan tersebut sedang dalam proses hukum di Jakarta. Pihaknya hanya fokus pada bagaimana memenangkan MS-SM.

Sebagaimana dijadwalkan, sekitar pukul  09.00 WIT Paslon MS-SM berangkat menuju kantor KPUD, diikuti Ketua/Pimpinan, pengurus  Parpol serta diiringi ribuan pendukung, relawan serta simpatisan dengan berjalan kaki dari rumah kediaman  Calon Bupati H. Muhaimin Syarif.

Politisi muda dan enerjik ini sangat dikenal begitu dekat dengan rakyat, karena memang juga berasal dari anak petani. Muhaimin Syarif atau akrab disapa Ade Ucu ini selama dua periode dengan mudah  duduk dikursi DPRD Provinsi dan  menjadi Ketua Komisi III di DPRD Provinsi Maluku Utara hingga saat ini.

MS atau Ade Ucu terjun ke politik  karena hatinya  tergugah  melihat rakyat di tanah kelahirannya begitu menderita, menjadi penonton dinnegeri sendiri  yang subur makmur gemah ripah loh jinawi. Negri yang kaya dengan sumber daya alamnya baik di darat maupun laut, harga hasil tani sangat menurun sehingga harus menjual  ke provinsi tetangga yaitu Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai Luwuk karena jika mejual hasil tani di kampung sendiri sangat murah.

"Saya hadir untuk saudara-saudaraku kalau hanya untuk mencari jabatan maupun kekayaan saya sudah cukup," ujar MS.

Ia melihat selama kurang lebih 8 tahun sejak pemekaran dari Kabupaten Sula, pembangunan  belum dirasakan oleh masyarakat secara merata, bahkan untuk pembangunan yang menyangga kebutuhan mendasar seperti kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan yang merupakan 3 indikator indeks pembangunan manusia.

"Tapi perlu saya sampaikan hari ini tidak ada lagi waktu saling menyalahkan. Tidak ada waktu lagi kita saling menghina. Jangan lagi menoleh ke belakang. Yang ada hanya maju, maju, maju dan terus maju!" ujar MS bersemangat dan menampakkan optimisme.

Reporter: Bima S
Editor: Mahar P

Lanjutkan Sinergi, Senkom Kota Bitung Kunjungi Makodim 1310/Bitung

Reporter: Kusmayadi | Editor: Mahar Prastowo

GEN-ID | Bitung
- "Saya sangat apresiasi sekali dengan kehadiran dari Ketua Senkom dan rombongan. Ini adalah mitra Kodim dalam semua hal bukan hanya Bela Negara saja. Saya ucapkan terima kasih sudah dibantu untuk sama-sama menjaga kedaulatan wilayah Bitung, tentunya dari ancaman luar ataupun kegiatan kegiatan yang mengancam kedaulatan negara seperti penyelundupan manusia, senjata ilegal, narkoba, terorisme dan semua kegiatan yang mengancam baik  ancaman yang nyata (terlihat) dan tidak nyata," ujar Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf. Benny Lesmana, S.E, M.Han saat menerima kunjungan Pengurus Senkom Mitra Polri Kota Bitung, Jumat (28/08/2020).

Jajaran pengurus harian Senkom Mitra Polri Kota Bitung yang datang berkunjung ke Makodim antara lain Ir. Brilian Septiadi (Ketua) dan didampingi jajarannya pengurus harian yaitu Albones (Wakil Ketua),  Sahrul Bidullah (Sekretaris) dan Ahyar Yutji (Bendahara). Turut serta dalam rombongan ialah Kemal selaku  Ketua Sektor/Kecamatan Maesa dan Hasni Tahir dari Kecamatan Matuari.

Kedatangan Ir. Brillian Septiadi beserta rombongan disambut oleh Dandim 1310/Bitung Letkol. Inf.  Benny Lesmana, S.E, M.Han didampingi Letda Kav. Aldeweit Gansa (Plh. Pasi Ter Dim 1310/Bitung) bertempat di Ruangan Dandim, Jumat (28/08/2020) Pukul. 09.00 - 11.30 WITA.

Senkom datang ke Makodim Bitung di Jl. Babe Palar, Kel. Madidir Unet Kec. Madidir Kota Bitung   ini untuk menjalin silaturahmi, dan kunjungan perdana guna memperkenalkan diri kepada Dandim yang baru menjabat pada 4 Agustus 2020 ini menggantikan Letkol Inf. Kusnandar Hidayat, S.Sos.

Melalui kunjungan ini diharapkan  dapat melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah terjalin sebagaimana tupoksi Senkom yang memiliki tiga klaster yakni Bela Negara, Kamtibmas, dan Kebencanaan. Ketiga klaster juga telah berjalan baik dan bersinergi dengan para pihak berkepentingan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.

Mendapat kunjungan tersebut Dandim 1310/Bitung Letkol Inf. Benny Lesmana, S.E, M.Han memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih atas inisiatif warga dalam turut serta membantu negara melalui organisasi senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri.

Dandim 1310/Bitung juga  berharap kedepan untuk dibuat program kegiatan memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat mitra Kodim termasuk Senkom.

"Mungkin kita punya suatu program memberikan wawasan kebangsaan pada masyarakat tentunya di bantu atau kita kerja sama dengan senkom dan mitra-mitra Kodim yang lainnya di Kota Bitung ini," ucap Benny, yang sebelumnya menjabat Kepala Administrasi (Kasmin) staf Kodam XIII/MDK, dan pernah menjadi Kasi Anev Lisstrasat Subdislisstra Dispenad Mabesad. []

Kemdikbud Umumkan Siswa/Mahasiswa Dapat Bantuan Pulsa untuk PJJ


GEN-ID
| Jakarta
- Berkenaan dengan implemetasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang Pandiuan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19, pemerintah pusat melalui Kemdikbud akan memberikan bantuan kuota internet untuk memperlancar proses belajar-mengajar bagi peserta didik.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan para siswa dan mahasiswa akan mendapatkan bantuan pulsa untuk menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan berlangsung selama masa pandemi dengan tahap awal disalurkan hingga 4 bulan ke depan.

“Selama ini dalam beberapa minggu terakhir melakukan perjuangan internal di dalam pemerintah dan alhamdulillah kami telah mendapat dengan dukungan beberapa kementerian untuk anggaran pulsa para peserta didik kita di masa PJJ ini, saya dengan senang hati mengumumkan hari ini,” ungkapnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI pada Kamis (27/8).

Anggaran pulsa ini akan menyerap anggaran yang harus dikeluarkan sebesar Rp7,2 triliun, dengan mekanisme pembagian pulsa gratis tersebut diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing dengan  waktu hingga 4 bulan ke depan.

Selain itu, guru dan dosen juga diberikan tambahan penerimaan tunjangan profesi dengan alokasi anggaran  disediakan sebesar Rp1,7 triliun.

“Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar sekitar Rp9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama 3 sampai 4 bulan ke depan ini. Di luar itu kami juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga pendidikan, tunjangan profesi dosen dan guru besar sebesar Rp1,7 triliun. Jadi total sekitar Rp9 triliun. Untuk subsidi kuota guru, realokasi dari Program Operasi Penggerak (POP),” ungkap Nadiem.

Nadiem mengaku senang bisa memberikan kemudahan kepada para peserta didik melalui pulsa gratis ini. Namun, dia akan lebih meningkatkan lagi kinerja agar pembelajaran dapat berjalan secara optimal selama pandemi.

“Alhamdulillah perjuangan kita sudah ada hasil nyata tahun ini, tapi saya tidak akan berhenti di sini, saya akan berjuang lebih lagi, tapi sampai sekarang janji saya bahwa pulsa untuk siswa dan mahasiswa alhamdulillah tercapai,”  ujar Nadiem.

Nadiem pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah merealisasikan subsidi pulsa ini, khusunya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah menyisihkan dana cadangan sebesar Rp10 triliun dari APBN 2020. [gi]


Mahar Prastowo

Soal Sengketa Tanah Adat Besipae, Garda NTT Lakukan Aksi Keprihatinan di Depan Istana Negara



 GEN-ID | Jakarta - Willfridus Yons Ebit bersama sejumlah anggota Garda NTT pada Sabtu (22/08/2020) melakukan aksi menyalakan lilin di depan Istana Negara di kawasan silang Monas. Aksi dilakukan guna menyampaikan keprihatinannya soal tindakan represif yang dilakukan oleh Pemprov NTT pada Selasa (18/08/2020) dalam upaya mengambil  lahan hutan adat  masyarakat Besipa'e.

Lahan seluas 3.780 hektare yang kini disengketakan, awalnya diserahkan pengelolaannya oleh Suku Besi dan Pae kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk dijadikan daerah pengembangan ternak pada tahun 1982, guna peningkatan kemakmuran warga sekitar.

Proyek ranch mini Besipae inisiatif Ibu Tien Soeharto  itu meliputi lima desa yakni Linamnutu, Enoneten, Polo, Mio dan Oe'Ekam.



Selaku Ketua Umum Garda NTT Willfridus Yons Ebit, kembali menanggapi kasus tersebut dengan merekomendasikan upaya penyelesaian sengketa  dalam 4 (empat tuntutan), yaitu agar dihentikan  tindakan represif dan intimidasi terhadap masyarakat Besipa'e.

Kemudian agar dikembalikan hak-hak  tanah masyarakat yang sudah dihilangkan secara sepihak oleh Pemerintah Provinsi NT.

Lebih dari itu, Garda NTT juga mendorong agar Pemprov NTT untuk lebih mengedepankan dialog yang menjunjung tinggi nilai  perikemanusiaan, serta mendorong agar Pemprov lebih mengedepankan pendekatan persuasif, bukan dengan pendekatan militerisasi.

"Kami mendorong agar Pemprov lebih mengedepankan dialog yang menjunjung tinggi nilai perikemanusian. Pemprov juga harus lebih mengedepankan pendekatan persuasif, bukan militerisasi," ujar Wilfridus Yons Ebit.

Ketua tim hukum Garda NTT D. Aliando S.H mengatakan, pemerintah provinsi NTT telah mengabaikan Amanat UUD 1945.

“Secara Undang-undang Dasar 1945 pasal 18 E ayat 2 mengatakan jelas bahwa negara mengakui dan menghormati kesatuan kesatuan hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih sesuai dengan prinsip NKRI,” paparnya.

Karenanya, Ia menyayangkan dan prihatin dengan tindakan represif aparat keamanan terhadap warga Besipa’e.

“Intimidasi dan cara-cara militerisasi yang terjadi kemarin itu mestinya tidak terjadi kalau kita mengutamakan langkah persuasif dan dialog,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, dalam video dan foto yang viral, aparat keamanan melakukan intimidasi terhadap warga sehingga tampak ketakutan. Apalagi sebelumnya rumah tinggal mereka telah diratakan dengan tanah, kemudian ketika mereka membuat rumah non permanen sekadar untuk berteduh pun kembali digusur, sehingga kini mereka tidur di bawah pohon.

Sebelumnya, keributan juga pernah terjadi pada  12 Mei 2020 lalu, ketika tiba-tiba Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan mendadak ke Besipa'e dan memaksa warga membongkar pagar yang dibuat sebagai batas wilayah adat. Pada saat itu Gubernur mendapat perlawanan spontan dari kaum wanita dengan bertelanjang dada di hadapan Gubernur NTT dan rombongan.

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Zet Sony Libing, mengatakan kepada media bahwa pemprov bermaksud melakukan relokasi warga tersebut karena pihaknya mau melakukan pengembangan kelor, lamtoro terambah dan porong serta peternakan sapi. Pihaknya juga telah menyediakan rumah dan kaveling tanah bagi 37 warga Pubabu-Besipae itu.

Meski sudah lima unit rumah relokasi telah dibangun, mereka tidak mau menempati dengan alasan dibangun di tanah yang dimiliki orang lain, sehingga khawatir jika di kemudian hari diusir oleh pemiliknya.


Generasi Indonesia | Mahar Prastowo

Terpilih Sebagai Pj. Ketum LDII, Chriswanto Santoso Akan Lanjutkan Hasil Rakernas dan Persiapkan Munas

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc, Pj. Ketum LDII. | foto. dok. ldii kediri

GEN-ID
| Jakarta
- Rapimnas  Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia  yang belrangsung 19-20 Agustus 2020 memilih Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc  menjadi Pj. (Penjabat, red) Ketua Umum LDII melanjutkan tugas almarhum Prof. Abdullah Syam yang meninggal pada Juli silam.

Ucapan selamat pun datang dari seluruh pengurus DPW/DPD se-Indonesia. Salah satunya dari dr. H. Agus Sukisno, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri yang juga hadir secara virtual mengikuti Rapimnas  dari gedung DPD LDII Kabupaten Kediri.

“Rapimnas kali ini berbeda dengan sebelumnya. Pertama dengan terjadinya Pandemi Corona, yang kedua Ketum berhalangan tetap (meninggal, red), ketiga diadakan sacara virtual. DPD LDII Kabupaten Kediri mengikuti langsung dari studio mini yang berada di Gedung DPD yang baru. Pelaksanaan lancar dan mendukung terpilihnya Pak Chris sebagai Penjabat Ketua Umum DPP LDII. Dan berharap berikutnya ada rekomendasi yang strategis untuk LDII kedepan untuk bangsa dan negara terkait pandemi dan kebangkitan ekonomi bangsa. Selamat bekerja dan beramal solih Pak Chris. Tetep istiqomah niat tulus karena Allah,” ucap Agus Sukisno sebagaimana dilansir laman LDII Kediri.

Rapimnas dilaksanakan secara online sesuai protokol kesehatan dengan diikuti peserta lebih dari 2000 orang dari 482 titik yang tersebar di 34 DPW Provinsi dan 456 DPD kabupaten/kota.

Tema Rapimnas, “Kontribusi Berkelanjutan LDII untuk Indonesia Bangkit dan Maju” merupakan tindak lanjut hasil dari Rakernas LDII tahun 2018, yang menghasilkan program kerja delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

Kedelapan bidang itu, kini menjadi tanggung jawab Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc beserta jajaran pengurus pusat LDII, disamping mempersiapkan pelaksanaan Munas yang akan datang.

Delapan bidang dimaksud adalah mencakup Kebangsaan, Pendidikan umum, Pendidikan agama, Teknologi dan kecerdasan buatan, Kesehatan Herbal, Ekonomi Syariah, Pertanian dan lingkungan hidup, serta energi terbarukan.

Khusus dalam bidang pendidikan agama, Chriswanto mengungkapkan bahwa dakwah LDII juga menyentuh masyarakat marginal seperti warga lembaga pemasyarakatan hingga penyandang disabilitas.

“Dalam pendidikan agama, dakwah LDII tak hanya kepada masyarakat umumnya, namun juga menyentuh masyarakat marjinal seperti dakwah di penjara Nusakambangan dan Enrekang, serta masyarakat lain di daerah perbatasan, masyarakat penyandang kusta, dan pengajian tuna rungu. Di bidang  pendidikan umum LDII membangun platform pondok karakter. Kami menekankan pembangunan moral,” pungkas Chriswanto.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku