Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 0813-8728-4468
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kapolrestro Bekasi Kota Apresiasi Keberhasilan Kampung Tangguh Jaya Kelurahan Pejuang


GEN-ID | Kota Bekasi - Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko bersama  Wakapolsek Medan Satria dan Kanit Binmas melaksanakan kunjungan ke Kampung Tangguh Jaya di kelurahan Pejuang, kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat pada hari Kamis (03/12/2020).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijanarko, mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada panitia khususnya RW 26,  yang mana  maksud dan tujuan Kapolres datang ke RW 26 guna meninjau  mengunjungi Kampung Tangguh Jaya serta silaturahmi.

“Kunjungan atau Peninjauan ke RW 26 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria untuk memastikan kesiapan Kampung Tangguh di wilayah Polres Metro Bekasi Kota,” terang Kombes Pol Wijanarko.



Kapolres menyaksikan dan mengapresiasi masyarakat RW 26 di Kampung Tangguh Jaya yang menanam sayur-sayuran termasuk tanaman hidroponik dan membudidayakan ikan lele yang didukung oleh Polsek Medan Satria berserta segenap tiga pilar.

Kombes Pol Wijanarko mengungkapkan RW 26 sudah memenuhi syarat-syarat dijadikan Kampung Tangguh.

"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan oleh RW 26 ini dapat ditiru oleh RW-RW lain di kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria dan wilayah Kota Bekasi secara keseluruhan, ini sudah memenuhi syarat sebagai Kampung Tangguh," ungkap Kombes Pol Wijanarko.

Sementara itu Camat Medan Satria Lia Erliani  menyampaikan bahwa RW 26 punya aktifitas luar biasa dengan  kepengurusan RW yang tangguh dan mandiri, sehingga mereka memiliki moto Rindu Senyum, "karena memiliki semangat dan motivasi untuk membuat perubahan, tentunya untuk membuat lingkungannya lebih baik, maka kami dari institusi pemerintah mengapresiasi dan sangat mensupport semangat mereka untuk membuat perubahan," ujar Lia.


Lia juga mengapresiasi ketua RW 26 yang berkeinginan memiliki ATM beras guna mendapatkan  beras bagi warga yang tidak mampu.



Edi Mulyawan selaku Ketua RW 26 kelurahan Pejuang  menyatakan berterimakasih atas apresiasi dan dukungan Kapolresta dan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. "Agenda  Kampung Tangguh ini sangat luar biasa,  kami RW 26 mewakili kecamatan Medan Satria. Kami sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan para ketua RT,  dengan PKK,  dengan posyandu dan juga satgas."

Satgas penganggulangan Covid-19 yang dibentuk juga berjalan dengan baik, didukung seluruh warga dengan penuh semangat. "Dalam penanganan covid, penanganann dan pengendalian kami lakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat sehingga terlaksana dengan baik. Untuk keamanan juga kami menerapkan satu pintu masuk dan pintu keluar perumahan," terang Edi.

Adapun untuk ketahanan pangan, Edi melihat efeknya bagus untuk perubahan perilaku masyarakat.

"Jangan hanya melihat tanaman sayurnya,  tapi sebenarnya untuk mengurangi pergerakan masyarakat ke pasar atau tempat-tempat umum. Sselain itu ibu-ibunya ada kegiatan yang bisa jadi hiburan, bapak atau anak-anaknya bisa ikut memetik sayur di rumah. Selain itu kita bisa memanfaatkan lahan yang ada seperti ada budidaya lele, tanaman hidroponik, ada ketahanan pangan dengan 22 usaha," terang Edi Mulyawan.

Kampung Tangguh Jaya yang diinisiasi Polda Metro Jaya untuk dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat, dengan berbagai kegiatannya dinilai mendorong kekompakan dan kebersaman masyarakat.




Generasi Indonesia
Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


 

Menandai Berlakunya UU Cipta Kerja, Kemenaker Launching e-PP dan e-PKB di Kota Bekasi




GEN-ID | Kota Bekasi - Menandai telah berlakunya UU Cipta Kerja yang kontroversial, Menteri Ketenagakerjaan Hj. Ida Fauziyah melakukan Launching Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB di Hotel Horison Bekasi Selatan, Kamis (19/11/20). 

Pada kesempatan itu Ida Fauziyah juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif terkait UU Cipta Kerja.
 
"Terkait peraturan cuti kerja, yang telah tertuang pada pasal sebelumnya yang kemudian tidak tertulis di pasal UU Cipta kerja bukan berarti hilang atau ditiadakan, ketentuan cuti tetap ada dipasal sebelumnya, dan tidak direvisi di UU Cipta Kerja, kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu Negatif," ujar Ida Fauziyah.

Layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik ini merupakan transformasi dari layanan tatap muka pada Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA).

Layanan pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB ini sekaligus menandai dimulainya penerapan layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik baik di tingkat pusat maupun secara bertahap di tingkat daerah.

"Harapannya dengan transformasi layanan tatap muka menjadi layanan digital ini dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan kuantitas pengesahan PP dan pendaftaran PKB, disamping itu, transformasi layanan ini juga sebagai bukti dukungan terhadap Reformasi Birokrasi yang digaungkan pemerintah dalam visi misi Presiden Republik Indonesia dalam mensuksesan Reformasi Birokrasi," terang Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.

Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang terkandung di dalam PP ataupun PKB tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ataupun merugikan salah satu pihak baik pekerja ataupun pengusaha.

Ida berharap dengan adanya layanan ini kedepan dapat berimplikasi bagi perusahaan maupun pekerja untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel dan data terjamin, dan juga Ia pastikan layanan ini akan terus disempurnakan.


Baca juga:
Jadi Ketua Forum Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN, Ida Fauziyah Usung Tiga Inisiatif Kerjasama



Sementara itu Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto yang mendampingi Menaker,  mengapresiasi gagasan program layanan terkait ketenagakerjaan berbasis digital, suatu inovasi sistem program layanan dan informasi terkait ketenagakerjaan yang dapat di akses semua orang lewat internet.

Dikatakan Tri, layanan ini sebagai rujukan bagi perusahaan untuk  keperluan peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama serta dalam rangka membangun suasana hubungan industrial yang lebih baik ditingkat kota/kabupaten.

"Dengan adanya launching sistem layanan ini di kota Bekasi disamping menjadi salah satu kebanggaan, tetapi juga menjadi suatu tantangan bagi kota Bekasi terkait data ketenagakerjaan kedepannya," pungkas Wakil Walikota Bekasi  Tri Adhianto.

(gi)


Pemprov Jawa Barat Gulirkan Bansos Tahap Ketiga Serentak di 27 Kota/Kabupaten


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menggulirkan bansos provinsi tahap ketiga. Bansos didistribusikan kepada 1.907.274 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) secara serentak di 27 kab/kota termasuk di Kota Bekasi, mulai 27 Oktober – 13 November 2020.

Bansos tahap tiga ini merupakan kelanjutan dari bansos tahap pertama dan kedua, dan nanti akan dilanjutkan lagi dengan tahap keempat.

Ditengah keterbatasan anggaran, Pemda Provinsi Jabar tetap berupaya mengalokasikan dana bansos agar tetap dapat meringankan beban masyarakat. Pemda menyadari pandemi telah membuat banyak warga Jabar jatuh ke jurang kemiskinan.

Pemda Prov Jabar berkomitmen tetap menghadirkan bansos provinsi agar dinikmati masyarakat. Namun demi menyeimbangkan keuangan, nomimal bansos tahap ketiga dikurangi menjadi Rp350.000, dari asalnya tahap pertama dan kedua Rp500.000.

Pengurangan nominal ini telah diatur dalam Pergub 55 tahun 2020 tentang Jaring Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak Ekonomi Akibat COVID-19 di Jaw Barat, yang diterbitkan 6 Juli 2020 dan telah mendapat persetujuan DPRD Jabar.  

Pengurangan nomimal bansos mempertimbangkan ekonomi diproyeksikan membaik setelah ada pelonggaran aktivitas yang menggerakkan roda ekonomi.

Selain itu, pada perkembangan selanjutnya jumlah KRTS ternyata bertambah dari asalnya 1,3 juta menjadi 1,9 juta penerima. Di satu sisi PAD Jabar masih dalam evaluasi.

Dalam pendataan by name by addres, Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jabar menggunakan aplikasi Pikobar dan diasistensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Tujuannya agar tidak ada dobel penerima, sehingga proses pembersihan data dilakukan sampai 23 kali.

Banyak upaya pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari krisis akibat COVID-19. Selain jaring pengaman sosial berbentuk bansos dan hibah, Pemda Provinsi Jabar juga melakukan langkah lain. Di antaranya stimulus bagi pelaku UMKM yang menjadi backbone perekonomian, serta berbagai pelatihan gratis seperti marketing digital, promosi online, serta perkenalan pada bisnis – bisnis baru yang prospektif saat pandemi.

Perubahan perilaku konsumen telah diidentifikasi, cara bisnis baru secara bertahap diperkenalkan, kini Pemda Prov Jabar sedang menyiapkan masyarakat tangguh pascapandemi.  

Bantuan Sosial Tahap III ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 406/Kep.495-Dinsos/2020 dan Pergub Jabar Nomor 55 Tahun 2020.

Adapun komoditi sembako pada tahap III berupa beras kualitas premium 5 kg, minyak goreng kemasan botol isi 1 liter, kornet 2 kaleng, sarden 3 kaleng, gula pasir 1 kg, garam 500 gram, susu kemasan kotak 5 buah, vitamin C 1 paket, dan masker 4 buah.

(goeng/maharp)

Santri Mandiri-Indonesia Maju, Tema Festival Kuliner Pesantren Motivasi Indonesia



GEN-ID | Pesantren Motivasi Indonesia mengadakan Festifal Kuliner Pesantren dengan tema Santri Mandiri Indonesia Maju, sebagai bentuk kepedulian pesantren dalam kemajuan ekonomi dimasa pandemi COVID-19. Bertempat di Pondok Pesantren Motivasi, Jalan Istana Yatim, RT. 003, RW. 001, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Bekasi Kabupaten pada Sabtu (17/10/2020). Acara dihadiri oleh Dirjen  Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama Republik Indonesia.

"Didalam acara ini Pondok Pesantren Motivasi mempunyai gagasan untuk mempertahankan finasial. Dimasa pandemi COVID ini banyak yang mengalami kesulitan dalam finansial, disini kita mengajak para santri untuk berwirausaha guna menambah pemasukan finansial, disini kita mengajak para santri untuk berkreatifitas dengan membuat sesuatu yang bisa bermanfaat," tutur Ustad Ardiansyah selaku Ketua Panitia.

"Apa lagi Pondok pesantren yang santrinya tinggal disini, kita harus bangkit dari keterpurukan ini, dengan cara kita harus memproduksi suatu produk yang bisa menghasilkan," tambah Ust. Ardiansyah.

Diterangkan Ardiansyah, Pondok Pesantren Motivasi  sudah membuat produk berupa sabun, dan produk unggulan  minuman kekinian  Kopi Santri yang memakai kopi robusta. "Nah, semua itu sudah kita produksi tinggal cara pemasarannya, maka dari itu, kita meminta bantuan pengasuh pondok pesantren motivasi K.H. Ahmad Nurul Huda," terang Ardiansyah.

K.H. Ahmad Nurul Huda yang biasa disapa Ayah Enha
 menuturkan, festival kuliner pesantren ini pertama kali yang diadakan oleh Pondok Pesantren Motivasi. Tujuannya membuktikan pesantren itu adalah lembaga yang multi talenta, "bukan saja hanya bisa mengaji tetapi pesantren bisa memasak, berdagang dan sebagainya, kepesertaan kami juga sudah ada sekitar 100 perwakilan dari pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi, tapi yang menghadirkan produknya baru sekitar 12 pesantren," ujar Ayah Enha.

Festival Kuliner menjadi pilihan karena kluliner  menjadi sektor usaha 
yang paling banyak dipilih dan jadi perbincangan dimasa pandemi COVID-19. "Selain itu kita juga membuat produk untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti kita membuat otomatic wastafel portabel, jadi wastafel cukup dengan menjulurkan tangan saja nanti sabun dan airnya keluar sendiri, ini adalah suatu bentuk inovasi kami dalam kepedulian terhadap COVID-19," terang Ayah Enha.



Sementara itu Dirjen Pendidika Islam Kemenag RI Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani menegaskan bahwa pesantren bisa menjadi sebuah lembaga pendidikan yang mampu mencetak insan-insan yang mumpuni, yang memiliki keimanan kuat dan memiliki daya saing yang tangguh dalam kehidupan, "untuk mensupport kegiatan pesantren, kita menyiapkan dana hampir 2,6 trilun rupiah dan itu wujudnya adalah bentuk bantuan langsung kepada pesantren. Kita juga mensupport dan memberikan apresiasi dalam acara ini," ujar Dirjen.

Ayah Enha juga berharap  kepada pemerintah baik ditingkat daerah, propinsi maupun pusat agar melirik ke pesantren, "kami tidak meminta bantuan yang sifatnya konsumtif, tapi kami butuh spirit atau motifasi supaya teman-teman yang memiliki multi talenta ini bisa di fasilitasi untuk pelatihan, pendampingannya sampai dengan kemampuan menjual, karena salah satu keluhannya adalah kami bisa memproduksi tapi kami mengalami kesulitan sulit untuk penjualan," pinta Ayah Enha.

Kontribusi pesantren juga diapresiasi oleh  H. Kevin Haikal selaku Staf Khusus Menteri Agama bidang Organisasi Kemasyarakatan, Sosial Keagamaan dan Komunikasi Publik yang mengatakan bahwa tidak dipungkiri kontribusi pesantren terhadap negara sangat besar, bahkan sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini.

Disamping itu
, keberpihakan, kehadiran, dan perhatian negara terhadap pesantren juga semakin hari semakin bertambah. Hal ini memuncak di era Presiden Joko Widodo, seiring ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional sejak tahun 2015 dan disahkannya UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

"Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pesantren. Peluang karena pendidikan pesantren kini sudah mendapat rekognisi dari negara, baik dalam bentuk pendidikan diniyah formal maupun penyetaraan (muadalah). Pendidikan diniyah formal juga sudah lengkap, dari jenjang ula (setingkat MI), wustha (setingkat MTs), 'ulya (setingkat MA), bahkan hingga Ma'had Aly (PTKIN).

Namun, rekognisi negara juga menjadi tantangan bagi pesantren. Lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia ini harus bertransformasi sesuai perkembangan zaman. Masyarakat pesantren harus mampu menjawab persoalan masyarakat global masa kini dan perkembangan teknologi informasi. Santri harus bisa ikut mengambil peran sebagai warga dunia. Karenanya, selain tafaqquh fid-din (penguasaan ilmu agama), santri juga harus punya keahlian kompetitif dalam menghadapi kehidupan dunia. Dengan begitu, santri bisa bersaing tidak kalah dengan lulusan pendidikan lainnya dan tidak dipandang sebelah mata.

"Saya mengapresiasi pendekatan metodologi pembelajaran Pesantren Motivasi Indonesia, Yayasan Istana Yatim Nurul Mukhlisin. Sebab, selain belajar ilmu agama, santri di pesantren ini juga dilatih keterampilan dan keahlian. Mulai dari barista coffee, hidroponik, ternak lele, bahasa Inggris, bahkan sampai membuka santri mart untuk pemberdayaan pesantren," tutur 
H. Kevin Haikal seraya mengungkapkan ciri khas dunia pesantren yakni kemandirian, keikhlasan, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi.

Apresiasi juga datang sari Sri Sugiarti yang merupakan Ketua Himpunan pengusaha Nahdliyyin Kabupaten Bekasi. "Pesantrean motivasi ini melakukan sesuatu yang luar biasa, yaitu memproduksi sendiri oleh santri sendiri, ini sangat baik untuk nanti bisa mengeksplor lagi produk-produk yang di produksi pondok pesantren," ujar  Sri Sugiarti.



Reporter: Topan Adi N | Editor: Mahar Prastowo

MES Salurkan 10 Beasiswa Penelitian Akhir S1 Ekonomi Syariah. Buruan Daftar!



GEN-ID
| PENDIDIKAN
- Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) melalui  badan otonomnya Yayasan Bhakti Masyarakat Ekonomi Syariah (MES Foundation) memberikan dana hibah atau beasiswa penelitian ekonomi dan keuangan syariah.

Beasiswa MES Foundation dalam  membantu kelancaran penyelesaian tugas akhir mahasiswa dengan kualitas yang baik ini sekaligus berupaya menciptakan SDM  ekonomi dan keuangan syariah yang unggul dan berdaya saing.

"Dengan adanya  inisiasi ini diharapkan beasiswa penelitian tidak hanya bermanfaat bagi  penerima beasiswa saja, melainkan juga bermanfaat bagi industri, ekonomi dan keuangan syariah baik dari  sektor perbankan syariah, sektor non-perbankan syariah, dan pasar modal syariah, yang terdampak langsung maupun tidak langsung  pandemi  Covid-19," ujar Ananda Ramadhani dari MES Foundation. 

Program beasiswa penelitian ekonomi dan keuangan syariah MES Foundation dibuka  sejak pembukaan pendaftaran pada 1 Oktober 2020 hingga 15 Oktober 2020 dengan  mengusung tema penelitian “Mewujudkan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan Melalui Pengembangan Halal Value Chain, Penguatan SDM, serta  Implementasi Teknologi”.

Pendaftaran dilakukan secara online pada website http://beasiswa.mesfoundation.id/ dengan melampirkan proposal atau gambaran penelitian yang akan dilakukan dan juga beberapa dokumen administrasi.

Sebagai syarat utama, pendaftar dikhususkan bagi mahasiswa/i jurusan ekonomi syariah atau sejenisnya  yang sedang menempuh tugas akhir (skripsi) maksimal semester VIII. 

Setelah meng-upload proposal penelitian, mahasiswa terpilih akan mengikuti tahapan  selanjutnya mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga pengumuman penerima beasiswa pada 2 November 2020.

Para penerima beasiswa kemudian akan diminta untuk menandatangani perjanjian kerjasama dengan maksud untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk bunga rampai dan atau jurnal oleh MES Foundation.

Program beasiswa penelitian ekonomi dan keuangan syariah diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dan berkelanjutan sebagai sarana kolaborasi antara sektor pendidikan dan sektor industri.

Selain itu, mampu menciptakan insan terbaik  bangsa yang mengedepankan intelektual, kepemimpinan, dan iman.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi MES Foundation di Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, Jalan Tebet Dalam IV E No. 70, Jakarta Selatan 12810, Telepon: 021-8299746 atau wa.me/6281297176025, Email: beasiswa@mesfoundation.id dan website www.ekonomisyariah.org. [generasiindonesia.co]
 

Harty Muntako Bicara Sosok Ketua KADIN Kota Bekasi Periode Mendatang


GEN-ID
| Kota Bekasi -
Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi baru berakhir pada 2021 nanti, namun sejumlah nama mulai muncul ke permukaan digadang-gadang bakal menduduki kursi ketua untuk periode selanjutnya.

Salah satu kandidat Ketua KADIN Kota Bekasi yang dinilai mampu menahkodai KADIN Kota Bekasi adalah H. Muchamad Gunawan, ST, M.Si., yang merupakan Direktur Kantor Jasa Penilai Publik MMIR (Mushofah Mono Igfirly dan Rekan), Wakil Ketua Umum DPP Perbumma Adat Nusantara, Ketua RAPI DKI Jakarta serta Ketua Umum Terrano Adventure Club.

Gunawan dianggap mampu menahkodai KADIN dengan melihat latar belakangnya sebagai profesional, pengusaha yang fokus dan loyal. Satu yang menjadi nilai jualnya adalah pengalamannya di dunia perbankan terkait bidang apraisal (penilaian).

Dengan pengalamannya di bidang appraisal, diharapkan dapat diterapkan kepada pengurus dan anggota  KADIN khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah  untuk bisa memiliki rumah pribadi. Pasalnya, masih banyak pengurus dan anggota KADIN justru belum memiliki rumah.

Harty prihatin bilamana masih ada pengurus dan anggota KADIN yang belum memiliki rumah sendiri. Karena itu, salah satu program yang akan digulirkan Gunawan adalah membantu pengurus dan anggota KADIN untuk bisa memiliki rumah sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Harty Sugiarti Muntako, salah seorang pengusaha perhotelan, restaurant dan advertising ternama berlabel HARTIKA, saat ditemui di Griya Wulan Sari, Marga Jaya Bekasi, Rabu, 7 Oktober 2020.

Menurut wanita pengusaha kelahiran 22 September ini, KADIN Kota Bekasi akan semakin maju dengan kepemimpinan Gunawan. “Dia adalah seorang profesional di bidangnya, bidang dia adalah perbankan. Semua lini usaha bersinggungan dan berkolaborasi dengan Perbankan. Dia lah orangnya,” tutur Harty Muntako.

CEO Wulan Sari Group  ini berharap Ketua KADIN Kota Bekasi nantinya harus sosok yang mumpuni dan memiliki track record yang baik di mata masyarakat dan media.

“Calon ketua itu harus mumpuni dan teruji, jangan ada di berita ketua KADIN dikejar-kejar orang,  jangan sampai terdengar lagi,” pungkasnya.

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Panen Raya Ditengah Pandemi, Bupati Banyuasin Bangga Daerahnya Urutan 4 Lumbung Pangan Nasional



GEN-ID | Banyuasin
- Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin Panen Raya di lahan seluas 500 hektar bersama para petani di desa Teluk Tenggulang kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin  Sumatera Selatan, Sabtu (03/10/2020).

Untuk sampai di lokasi, Gubernur Sumsel Herman Deru yang didampingi Askolani selaku Bupati Banyuasin, serta Ketua DPRD Kab. Banyuasin dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil Banyuasin, harus menggunakan 3 (tiga) moda transportasi berbeda. Dari Palembang Gubernur menggunakan Helikopter, dilanjutkan perjalanan darat selama 30 menit, dan disambung lagi menggunakan sepeda motor.

Sampai di  lokasi Panen Raya Herman Deru beserta rombongan disambut oleh para petani yang menunggu sejak pagi.



Kepada Gubernur dilaporkan oleh Bupati Banyuasin Askolani, S.H,M.H., bahwasanya saat ini dengan hasil gabah kering mencapai 6,2 ton perhektar dalam satu kali panen setahun, Kabupaten Banyuasin menduduki peringkat  ke-4  lumbung pangan  nasional.

Kedepanya jika dengan hamparan lahan yang luas serta dua kali panen dalam setahun, bupati  yakin  Banyuasin mampu menjadi urutan pertama lumbung pangan nasional.

"Panen raya tahun ini hasilnya melimpah ruah dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Bupati Askolani bangga.

Askolani selaku Bupati Banyuasin memiliki visi dan misi menjadikan daerahnya sebagai lumbung pangan nasional. Hal itu diwujudkan dengan semboyan PETANI BANGKIT guna menjadikan Banyuasin sebagai pilar utama penyangga pangan nasional dalam program ketahanan pangan.

Herman Deru sebagai gubernur berusaha terus  mendorong tumbuh kembangnya sektor pertanian di Sumsel. "Karena dengan demikian akan dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,"  katanya.

Untuk itu, agar kedepan  lebih meningkat lagi hasil pertanian di Sumsel, gubernur  menyiapkan 1000 orang petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang akan turun langsung di lapangan.

"Sektor pertanian merupakan potensi yang perlu dipertahankan dan ditumbuh kembangkan, yang  merupakan arwah yang akan mampu mendorong produksi pangan sekalligus mampu menjaga ketahanan pangan di Sumatra Selatan," ujar Herman Deru.

Penyelenggaraan Panen Raya ini dipersiapkan selama kurang lebih 2 bulan dengan keterlibatan para pihak terkait seperti Sumanto selaku anggota DPRD Kabupaten Banyuasin beserta segenap tokoh  masyarakat tungkal ilir, terutama para kepala desa setempat yaitu Erpendi selaku Kades Teluk Tenggulang, Sahid Kades Suka Raja, dan Sucipto Kades Suka Mulia beserta para petaninya.



Iptu Hendri, S.H selaku Kapolsek Tungkal Ilir mengatakan pihaknya juga tidak bekerja sendiri dalam mengamankan acara, melainkan bersama dengan TNI dan dibantu masyarakat seperti :Linmas, Banser dan Senkom Mitra Polri.

Reporter: Mulyono | Editor: Mahar Prastowo

Andri Krisnanto: Target 10 Juta UMKM Go Digital Harus Didukung Tiga Hal Ini



LUGAS
| Jakarta
- Andri Krisnanto, Pengamat Bisnis Digital UMKM, dalam sebuah forum diskusi di Jakarta menyatakan sikap optimis, bahwa target Pemerintah agar UMKM Go Digital mencapai target angka 10 juta di akhir tahun 2020 dapat terwujud.

“Perubahan life style masyarakat di Indonesia akibat Covid 19, ternyata berdampak positif kepada pertumbuhan sektor UMKM yang merambah bisnis digital. Aktifitas yang dilakukan di dalam rumah dalam hal ini Work From Home, membuat masyarakat Indonesia mencari kemudahan dalam bertransaksi dan berjual beli yaitu secara online," ungkap Andri.

Namun, untuk mewujudkan target tersebut, perlu kiranya Pemerintah memberikan dukungan di beberapa hal, setidaknya tiga hal di bawah ini, yaitu:

Pertama, melek digital 

Kriteria melek digital antara lain adalah ketersediaan jaringan internet yang memadai di pusat-pusat UMKM di seluruh Indonesia disertai dengan kemampuan penggunanya. Ketersediaan jaringan internet di Indonesia sudah sangat bagus, terbukti pengguna internet di Indonesia nomor enam dunia. Namun hal ini belum sebanding dengan kualitas pengguna yang angkanya masih di bawah 5% dari sekitar 175,4 juta orang. Sehingga masih membutuhkan edukasi.

Maka dari itu, pemerintah diminta hadir dalam memberikan edukasi penggunaan layanan digital seperti e-commerce yang terprogram dan berkelanjutan sampai di pelosok-pelosok desa dimana terdapat sentra-sentra UMKM.

“Perusahaan penyedia platform teknologi digital akan senang apabila mereka digandeng pemerintah untuk diberdayakan,"  ujar Andri.


Kedua, sertifikasi produk


Berbicara sertifikasi produk, tidak hanya berkaitan dengan jaminan kehalalan namun sisi kualitas juga perlu perhatian khusus. Terpenuhinya kedua hal ini akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja dengan menggunakan platform digital. Maka dari itu, UMKM perlu dibukakan akses informasi, kecepatan layanan, dan biaya murah untuk sertifikasi halal. Sedangkan dari sisi kualitas perlu langkah panjang dan diskusi dengan banyak pihak, namun langkah awal dapat dimulai dengan penambahan syarat dari penyedia platform bahwa pemilik produk bisa memberikan jaminan kualitas produk.


Ketiga, bantuan permodalan

Dari data yang disampaikan Kementerian Koperasi dan UKM, nilai perdagangan di pasar online memiliki potensi senilai US$40 miliar, diperkirakan potensi pasar online ini terus meningkat, pada 2025 besarnya diperkirakan mencapai US$133 miliar atau setara Rp1.300 triliun. Jika diasumsikan rata-rata harga pokok penjualan 70% dari penjualan, maka diperoleh angka US$ 28 miliar sebagai modal atau sekitar Rp. 420 triliun. Saat ini, baru sekitar 14% pasar digital yang diramaikan oleh pelaku UMKM. Sehingga bisa diperkirakan kebutuhan permodalan untuk UMKM agar bisa bersaing di layanan digital sekitar Rp. 50-60 Triliun.

Andri Krisnanto, Pengamat Bisnis Digital UMKM


“Tentunya pemerintah tidak bisa sendirian untuk memberikan bantuan permodalan. Lembaga keuangan perbankan dan penyedia platform digital dapat pula disinergikan untuk mendukung program bantuan permodalan,” terang Andri.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim, mengatakan pihaknya cukup optimistis target 10 juta UMKM go digital pada 2020 ini dapat terpenuhi.

"Target 10 juta bisa terlampaui pada akhir 2020. Pasar online ini potensinya luar biasa, Indonesia pasar terbesar di Asia tenggara, peluangnya pemakai internet pemakai aplikasi, jumlahnya sudah lebih dari 120 juta," jelas Arif, Senin (10/8/2020).

Berdasarkan data Kemenkop, sementara ini sudah terdapat 9,4 juta UMKM atau bertambah 1,4 juta  dibandingkan dengan data awal 2020 yang jumlahnya mencapai 8 juta UMKM.


Reporter: Bintang Alive | Editor: Mahar Prastowo

Masjid Baitul Makmur Tampan Tebar 250 Kantong Daging Qurban


GEN-ID | Pekanbaru - Masjid Baitul Makmur yang beralamat di Jl. Jambu Ujung RT 04 RW 02 ini, Jum'at (31/07) selesai Sholat Idul Adha langsung melakukan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini hewan qurban yang berhasil dihimpun Panitia Qurban Masjid Baitul Makmur sebanyak 3 (tiga) ekor sapi.

Ir. H. Irzal Ahmad, M.M. Ketua Panitia Qurban Masjid Baitul Makmur kepada media mengatakan, jumlah hewan qurban tahun ini mengalami sedikit penurunan dari tahun yang lalu.

"Meski jumlah ekor sapinya tahun ini berkurang, namun semangat para warga untuk mewujudkan hewan qurban meningkat. Terbukti masih bisa mewujudkan 3 ekor sapi meski ditengah situasi pandemi yang berdampak pada menurunnya ekonomi warga, " terang H. Irzal.

"Selanjutnya daging dikemas dalam 250 kantong, dan dibagikan kepada warga sekitar Masjid, bekerjasama dengan RT, RW, Lurah, dan para tokoh masyarakat lainnya," pungkas H. Irzal yang juga selaku Ketua LPM Kelurahan Tampan.




Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Payung Sekaki Karyansyah, ketika ditemui ditempat terpisah juga membenarkan hal yang sama.

"Tahun ini memang ada sedikit penurunan dalam jumlah ekor, namun dari faktor harga tidak jauh beda dengan jumlah 4 ekor, mungkin karena masa pandemi ini, para peternak menyesuaikan harganya dengan situasi, dimana semua aktivitas banyak dilakukan di rumah dari pada diluar rumah," terang Karyansyah.



Sebagaimana diketahui, Masjid Baitul Makmur Jl. Jambu Ujung ini adalah Masjid yang dikelola oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) PAC Tampan, PC Payung Sekaki Kota Pekanbaru Riau.




Reporter: Taufik | Editor: Mahar Prastowo

Pemko Bitung Gandeng PT. IKI Sembelih Qurban di Masjid Al Ikhlas Girian Permai Bitung


GEN-ID | Bitung - "Alhamdulilah kami atas nama Panitia sangat bersyukur karena meskipun dalam masa pandemi ini, qurban di Masjid bertambah menjadi 11 Ekor Sapi, 8 ekor dari jamaah masjid, 2 ekor sumbangan dari Galangan Kapal PT IKI Bitung dan 1 Ekor Sumbangan dari Pemkot Bitung yang diserahkan oleh Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban, selanjutnya dikemas dalam 350 bungkus," terang Ashari Laisa selaku Ketua Panita Qurban Masjid Al Ikhlas, Sabtu 1 Agustus 2020.

"Ini menandakan bahwa Jama'ah Masjid Al Ikhlas sangatlah faham tentang pahala bagi orang yang berqurban di hari Idul Adha," lanjut General Manager PT. IKI ini dan sekaligus Anggota MUI Kota Bitung.















 Reporter: Kusmayadi | Editor: Taufik

Bhabinkamtibmas Apresiasi Warga LDII Ulak Karang Selatan dalam Berkurban


GEN-ID | Padang - Umat Muslim Kota Padang dalam suasana pandemi Covid-19 ini tetap antusias melaksanakan Sholat Idul Adha di mesjid-mesjid dan lapangan sekitar tempat tinggalnya. Kali ini Team Liputan diundang Panitia Qurban untuk meliput kegiatan penyembelihan Hewan Qurban disalah satu yang dikelola oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang, Masjid Al Ikhlas di Jl. Tenggiri No. 10 Ulak Karang Selatan Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Jumat (31/07).

Menurut Sekretaris DPD LDII Kota Padang H. M. Abdillah, S.T., S.H.,  seluruh warga LDII Kota Padang hari ini serentak melaksanakan Sholat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB, kemudian langsung melaksanakan pemotongan hewan kurban.

"Sesuai himbauan pemerintah, protokol kesehatan tetap kami laksanakan dalam pelaksanaan Ibadah Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini," ujar Abdillah. 

"Alhamdulillah walaupun sekarang ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19, warga LDII Kota Padang tetap semangat mewujudkan hewan Qurbannya, terbukti 51 ekor sapi dan 6 ekor kambing bisa terkumpul, ini meningkat dari tahun lalu. Seperti yang tertuang dalam Hadits Nabi, bahwa tidak ada amalan yang lebih utama yang dikerjakan pada tanggal 10 Dzulhijjah selain menyembelih qurban," lanjut Abdillah.



Sementara itu Ketua PAC LDII Padang Utara Zulfiyaldi mengatakan, untuk Qurban warga LDII di Masjid Al-Ikhlas ini berjumlah 6 ekor sapi, sama jumlah nya dengan tahun lalu.

"Alhamdulillah warga Masjid Al-Ikhlas ini tetap semangat berkurban, tidak kurang jumlahnya dari tahun lalu walaupun keadaan ekonomi lagi sulit sejak pandemi covid-19 ini," ujar Zulfiyaldi. 

Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Ulak Karang Selatan Aiptu Yanti Delfina berkesempatan meninjau pelaksanaan penyembelihan kurban di Masjid Al-Ikhlas yang merupakan termasuk wilayah tugasnya. Aiptu Yanti sangat terkesan dengan kekompakan warga LDII dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

"Saya sangat senang Tahun ini berkesempatan hadir ditengah-tengah warga LDII yang melaksanakan Penyembelihan Hewan Qurban. Tim Laki-laki bagian menyembelih dan memotong hewan kurban, Tim Ibu-ibu bagian menyiapkan makanan. Saya juga ikut membantu membersihkan halaman mesjid bekas penyembelihan kurban," kata Aiptu Yanti semangat.



Tidak ketinggalan, Babinsa Ulak Karang Selatan Serma Usman yang hadir di lokasi juga mengapresiasi praktek qurban LDII.

"Saya terkesan sekali, luar biasa warga LDII Mesjid Al-Ikhlas ini begitu cepat dan rapi dalam pelaksanaan qurban, semua terlibat dan cepat," ujar Serma Usman.






Reporter: Riki Abdillah | Editor: Taufik

Pembangunan Terminal Bus Kota Padang Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Reporter: Riki Abdillah | Editor: Mahar Prastowo


GEN-ID | Padang
- "Menurut rencana,  akhir Desember 2020 terminal ini diharapkan sudah selesai pembangunannya, namun demikian setelah saya mengikuti rapat siang tadi diketahui bahwa ada kendala dalam pembebasan lahan untuk pelebaran jalan akses terminal padahal pembangunan fisik sudah berjalan," ungkap Wakil Gubernur Nasrul Abit di sela-sela kunjungannya meninjau proyek pembangunan Terminal Tipe A di Anak Air, Koto Tangah, Padang, Selasa (14/7/2020).

Lanjutnya, "terminal ini akan melayani Bus AKDP dan AKAP tentunya mobil bus yang keluar masuk adalah  mobil-mobil besar, tentu harus ada standar kelas jalannya dan ini perlu kita bicarakan bersama-sama."

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat  telah menyiapkan lahan 4,5 Ha untuk pembangunan terminal bus yang merupakan satu-satunya terminal di Kota Padang.

Terminal tersebut nantinya akan dikelola oleh kepala BPTD Wilayah III Sumbar Kemenhub RI Deny Kusdyana, dan akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti tempat uji kendaraan atau KIR serta kawasan komersial. Terminal Regional ini juga nantinya akan mampu melayani 500 unit Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)  dan 150 unit Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan  melayani antara lain rute Padang menuju Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan sebaliknya.

"Sebagaimana kita ketahui bersama sudah puluhan tahun Kota Padang tidak memiliki terminal bus, dan ini merupakan sudah menjadi suatu kebutuhan. Tentu harapannya pembukaan terminal ini nanti akan sangat menguntungkan masyarakat Kota Padang dan Sumbar pada umumnya,  karena akan ada multiple efek kepada masyarkat," ujar Wakil Gubernur Nasrul Abit pada saat meninjau pembangunan terminal  tersebut.

Wagub Sumbar juga mengatakan perlunya koordinasi dengan pemerintah Kota Padang sehingga ada anggaran untuk pelebaran jalan tembus arah by pass dan dibebaskan segera. Sehingga terminal tersebut dapat diselesaikan sesuai target akhir 2020 ini termasuk infrastruktur jalan juga selesai supaya bisa dimanfaatkan dalam mendorong dan menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.

Untuk itu, lanjut Wagub, perlu disegerakan melakukan rapat koordinasi pemerintah provinsi, Kota Padang maupun pemerintah pusat agar segera didapat solusi pertanggungjawaban terhadap pembebasan lahan dan siapa yang berhak untuk menganggarkannya.

"Dalam hal ini bagaimana biaya untuk pembebasan lahan, itu harus dicari, kalau tidak terminal ini nantinya tidak akan berfungsi maksimal. Walaupun ada jalan tetapi jalannya kecil. Ini merupakan kerja bersama dalam memajukan pembangunan daerah di Kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya," tutup Nasrul Abit.

Turut  mendampingi Wagub dalam peninjauan proyek ini, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi, Kepala  BPTD Wilayah III Sumbar Kemenhub RI Deny Kusdyana, dan Plt Biro Humas Sumbar Zardi Syahrir beserta instansi  terkait lainnya.


Kelurahan Agrowisata Pekanbaru Resmi Jadi Kampung Tangguh Nusantara


GEN-ID | Pekanbaru - Sesuai dengan program Panglima TNI dan Kapolri paska pemberlakuan PSBB dengan merebaknya virus Covid-19 yang sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat, Polresta Pekanbaru bersama Pemerintah Kota Pekanbaru dan Kodim 0301 Pekanbaru menjadikan Kelurahan Argowisata yang berada di Kecamatan Rumbai sebagai lahan percontohan ketahanan pangan di Kota Pekanbaru.

Peresmian Kampung Tangguh Nusantara Kota Pekanbaru dilaksanakan oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H.Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H.,_ bersama Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T., dan Dandim 0301 Pekanbaru Letkol Inf. Edi Budiman, S.I.P., serta Ketua Senkom Mitra Polri Kota Pekanbaru Adelino Putra, S.H. Kamis 09 Juli 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto, S.I.K., M.H., PJU Polresta Pekanbaru, Kapolsek Jajaran, Danramil, Camat, Ketua Senkom Kecamatan Rumbai Nurhudha Al Gofur, S.Kom., Ketua Bayangkari Kota Pekanbaru Ibu Hj. Vinna Nandang, tokoh masyarakat dan masyarakat tempatan.

Dalam sambutannya Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang menyebutkan bahwa Kampung tangguh ini bertujuan untuk mengantisipasi ketersediaan pangan bagi masyarakat saat menghadapi pandemi Covid-19 di Kota Pekanbaru.

"Kampung Tangguh Nusantara adalah suatu lokasi kampung atau Kelurahan maupun Desa yang memiliki kategori berbagai aspek ditinjau dari aspek kesehatannya apakah Kampung tersebut memenuhi standar protokol kesehatan dengan didirikannya posko kesehatan," jelas Kombes Nandang.

"Perilaku hidup baru atau nomor normalife setiap warga yang ada di kota Pekanbaru ini benar-benar harus mematuhi protokol kesehatan baik penggunaan masker, kemudian pengukuran suhu, kemudian juga membersihkan tangan dan menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain," tambah Kombes Nandang.

"Faktor Keamanan suatu kampung juga merupakan Salah satu syarat dari kampung tangguh Nusantara ini, Kelurahan Agrowisata telah memiliki pos ronda sebagai pintu masuk dan keluar sehingga bisa mengontrol orang yang akan masuk dan keluar dari perkampungan. Apalagi disini sudah ada Senkom yang selalu siap membantu Polri," tegas Kombes Nandang.

"Gerakan Kampung Tangguh Nusantara yang ada di wilayah Argowisata diharapkan semoga apa yang dilakukan oleh kita semua pada hari ini mudah-mudahan mendapatkan ridho dan barokah dari Allah subhanahu wa ta'ala Tuhan Yang Maha Esa," tutup Kapolresta.

Selanjutnya Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T. dalam sambutannya menyebutkan, Polisi memang tugasnya melayani mengayomi dan melindungi masyarakat, namun personil kepolisian yang terbatas mengharuskan kita mampu menjadi polisi bagi diri kita bagi keluarga kita dan bagi lingkungan, dalam hal-hal tertentu polisi juga dibantu oleh TNI sebagai sinegritas TNI-POLRI.

"Alhamdulillah semangat yang kita miliki ini juga menjadi semangat menjasikan Kelurahan Argowisata menjadi Kampung Tangguh Nusantara sehingga gerakan yang dicanangkan hari ini kita harapkan tidak hanya untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini saja, tetapi harus berkelanjutan," sebut Walikota.




Usai sambutan dari Kapolresta dan Walikota kegiiatan dilanjutkan penyerahan Bansos berupa bibit tanaman dan benih ikan, penyerahan sembako kepada warga RT 05 RW 05, serta Penyerahan plakat dari Polri dalam hal ini Polresta Pekanbaru kepada warga dan dari warga kepada Polri.

Peresmian Kampung tangguh Nusantara oleh Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T., didampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., Dandim 0301 Pekanbaru Kolonel Inf. Edi Budiman, S.I.P., dan Ketua Senkom Kota Pekanbaru Adelino Putra, S.H. ditandai dengan ditariknya tali tirai plang Kampung Tangguh Nusantara Polresta Pekanbaru serta pelepasan balon.

Usai meresmikan rombongan Forkopimda Walikota, Kapolresta dan Dandim yang juga diikuti Ketua Bhayangkari Kota Pekanbaru Ibu Vinna Nandang didampingi Wakil Ketua Ibu Abel Yusuf beserta pengurus Bhayangkari Kota Pekanbaru melakukan penanaman bibit jagung dan penyebaran bibit ikan ke kolam, peninjauan peternakan kambing dan peninjauan sekolah sebagai sarana pendidikan di kampung tersebut.





Reporter : Taufik | Editor : Mahar Prastowo

Kapal Rokok Ilegal Ditangkap Polda Riau di Perairan Inhil


GEN-ID | Inhil - KLM WAN REZKI JAYA GT.34 No.292/PPJ.1996.PPJ.No.1053/L, diamankan oleh Tim Offensive Patroli Ditpolair Polda Riau karena membawa 1.062 kotak rokok tanpa cukai serta tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi di Perairan Kuala Selat, Sungai Dendan Kec. Dendan Kec. Kateman Kab. Indragiri Hilir dengan Titik Koordinat 0ยบ 7’ 705” N - 103ยบ 45’ 975’ E Sabtu, (04/07).

Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya upaya penyelundupan rokok illegal diwilayah Indragiri Hilir, petugas dari tim offensive Unit Intel Air Subdit Gakkum Ditpolair Polda Riau yang dipimpin oleh Kompol Syamsuddin, S.H., M.H. beserta Komandan Kapal KP IV-1007 dan Komandan Kapal KP IV-1008, bergerak dari Kuala Enok Kabupaten Indragiri Hilir dengan menggunakan sarana Tactical Ship 03 dan melaksanakan pangamatan disekitar perairan Kuala Selat   Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil. Setelah sekian waktu, sekitar pukul 14.00 Wib Tim offensive menjumpai 1 (satu) unit kapal mencurigakan sedang sandar di aliran Sungai Dendan yang kemudian dilakukan  pemeriksaan Tim. 1 (satu) unit KLM WAN REZKI JAYA GT.34 yang dijaga oleh JM dan IH. 

Kapal tersebut bermuatan buah kelapa yang memenuhi lambung kapal. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih teliti lagi, ternyata dibagian bawah kelapa ditemukan 1.062 Dos Rokok Merk Luffman merah dan silver ditutup terpal.
Kelihatannya pelaku sengaja menutup bagian atas dengan muatan kelapa, diduga kuat untuk mengelabui Petugas.

Kondisi sungai di TKP saat itu dalam keadaan surut, oleh karenanya KLM WAN REZKI JAYA GT 34 tersebut kandas dan baru bisa dikeluarkan setelah air sungai pasang.  Sekitar pukul 21.30 wib kapal berhasil ditarik dengan kapal lain (kondisi kemudi patah) ke Mako Ditpolair dengan pengawalan ketat oleh petugas.

Petugas mengamankan Barang Bukti​ 1 (satu) unit KLM. WAN REZKI JAYA GT. 34, 1 (satu) bundel Dokumen KLM. WAN REZKI JAYA GT. 34 dan 1062 Dos Rokok Lufman (Luffman Merah​: 650 Kotak, Luffman putih ​: 412 Kotak)

"Dikapal KLM Wan Rezki Jaya ini ditemukan 1.062 dos rokok merk Luffman yang tidak memiliki label cukai dan tidak dilengkapi dokumen. Tersangka sengaja menutupi muatan kapal dengan buah kelapa, ini untuk mengelabui petugas," kata Kombes Pol Badaruddin Direktur Polairud didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto.

Badaruddin juga mengaku telah mengetahui identitas pemilik barang dan akan segera memanggilnya untuk pemeriksaan.

"Untuk saat ini kita masih mendalami kasus ini, pemilik rokok ilegal tersebut indentitasnya sudah kita kantongi," terang mantan Dirpolair Kalbar ini.

Para pelaku Telah melakukan tindak pidana Perdagangan dan/atau Penadahan yaitu turut serta memperdagangkan rokok illegal Merk Luffman yang tidak menggunakan atau tidak di lengkapi label berbahasa Indonesia dan/atau menyimpan, menyembunyikan Rokok Illegal Merk Luffman yang patut diduga peroleh dari hasil kejahatan dan dijerat dengan pasal 104 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan/atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). (HPR)




Reporter : Taufik | Editor : Mahar Prastowo
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku