Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Puskesmas dan Kelurahan Kayuringin Jaya Giatkan Sosialisasi Bahaya Tuberculosis



GEN-ID| Kesehatan - Ditengah masa pandemi Covid-19 ini terdapat satu penyakit yang luput dari perhatian banyak orang, yaitu TBC (tuberculosis) atau TB. Efeknya dianggap sama bahkan lebih berbahaya dibanding Covid-19 yang secara nasional menyebabkan 11 orang meninggal setiap jam.

Data menunjukkan bahwa angka kasus penderita TB di Indonesia masih cukup tinggi. Pada skala dunia, Indonesia masuk peringkat ketiga setelah India dan China. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kasus TBC di Indonesia pada 2017 lalu menyebabkan 116.000 orang meninggal dunia dan pada 2018 sebanyak 98.000 orang meninggal dunia.

Mewaspadai bahaya ancaman kesehatan masyarakat itu Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi, bersama bersama UPTD Puskesmas Perumnas 2 Kayuringin Jaya, pada Senin 23 November 2020 mengadakan  kegiatan Lokakarya Kesehatan guna sosialisasi tentang bahaya TB.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan rutin lokakarya triwulan yang dalam setahun empat kali melakukan ini bersinergi dengan kelurahan Kayuringin Jaya dan lintas sektor lainnya,” ujar dokter Ariska Agustina, Kepala Puskesmas Perumnas 2, Senin 23 November 2020.

Dikatakan dokter Ariska,  selain TB pada kesempatan ini juga dilakukan sosialisasi bahaya HIV/AIDS, keduanya sama penting disampaikan karena  bahayanya.

Khusus kasus TB, Ariska mengatakan provinsi Jawa Barat menempati urutan ketiga dengan jumlah pengidap TB setelah Papua dan Banten. "Di kelurahan Kayuringin sendiri, hampir seratus orang pasien TB, dua puluh orang diantaranya tengah menjalani pengobatan rutin," terang Ariska.

Untuk pengendalian dan monitoring laju peningkatan jumlah orang yang mengidap TB, selain menggalakkan sosialisasi oleh petugas Puskesmas juga melibatkan para kader kesehatan yang ada di kelurahan Kayuringin. “Kader ini sudah kami latih bagaimana memantau pasien TB yang ada di wilayah dan menginformasikan ke kami tim kesehatan agar bisa kami tindak lanjuti segera,” terangnya.



Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar yang meninjau kegiatan menekankan bahwa kasus TB justru lebih berbahaya daripada Covid-19.

“Ada beberapa warga yang kena TB dan TB itu sangat berbahaya karena langsung menyerang paru-paru, juga efek dan penyebarannya begitu cepat,” kata Ricky.

Oleh karena itu, guna menekan jumlah pengidap penyakit TB di masyarakat, pihak kelurahan akan terus meningkatkan pengawasan dan sosialisasi di tingkat RT dan RW bekerjasama dengan pihak Puskesmas. "Bagi yang memiliki gejala TB agar segera dilaporkan ke pihak Puskesmas, kelurahan dan Dinas Kesehatan," imbau Lurah Ricky.

“Yang paling penting adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan luar rumah dan dalam rumah. Jangan sampai rumah itu selalu gelap dan cahaya tidak masuk karena virus suka di tempat-tempat lembab, kotor,” ujar Ricky.

Senada dengan Lurah Ricky, karena penularannya yang mirip dengan Corona,  Sekretaris Kelurahan Kayuringin Jaya Agus H Mamun  menyampaikan himbauan kepada warga dan menekankan untuk tetap patuhi himbauan pemerintah, agar tidak berkumpul di luar rumah guna memutus penyebaran Covid-19, "demi kebaikan kita bersama biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan tetap jaga jarak. Himbauan 3 M ini supaya benar-benar dilaksanakan dengan baik."

Lanjut Agus H Mamun, “kami menghimbau kepada nasyarakat khususnya Kayuringin Iaya untuk menyayangi diri anda, keluarga anda.tetap patuhi protokol kesehatan."

Ia berharap  dengan lokakarya dalam rangka sosialiasi tuberculosis ini banyak  hal yang didapat berupa wawasan pengetahuan serta bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kesadaran akan pentingnya kesehatan.

Lokakarya rutin triwulan ini menghadirkan Kepala Puskesmas Perumnas 2 drg Ariska Agustina dan dr. Ch. Murniati Amra selaku Penanggung jawab program HIV  dan Ketua Pokja UKM (upaya kesehatan masyarakat).

Sejumlah  pegawai Puskesmas dan kader BERSATU (Berantas Tuberkulosis) serta kader Posyandu Kelurahan Kayuringin Jaya juga tampak sibuk melayani pemeriksaan kesehatan kepada para peserta yang hadir dari Karang Taruna, PKK, Kader Posyandu, LPM, KUA dan Forum RW.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Yayasan Rindang Gelar Pelatihan Hidroponik Dukung Program Hanpangan Kota Bekasi


GEN-ID | Rindang Foundation (RIF/Yayasan Rindang Indonesia) menyambut program ketahanan pangan (hanpangan) dengan hidroponik oleh Pemkot Bekasi,  melalui pelatihan budidaya tanaman pangan hidroponik bagi milenial pada Minggu (22/11) di Istana Yatim.

Pelatihan hidroponik ini diikuti 25 peserta dan sebagai pelatih adalah Takbir Hamzah Adam (39) atau  kerap disapa Mas Teby Adam dari Mahydro, perusahaan pelatihan dan konsultan hidroponik di Bekasi.

“Kita adakan kegiatan ini untuk memacu pemuda-pemudi yang hari ini agar kreatif dan bagaimana memanfaatkan waktu luang. Kita arahkan mereka untuk hal positif yaitu seminar hidroponik,” kata Muhtadin Fauzi salah satu pengurus Yayasan Rindang Indonesia usai seminar.

Lebih lanjut Muhtadin menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Yayasan Rindang Indonesia terkait bidang ekonomi yang juga bagian dari sinergi dengan program Pemerintah Kota Bekasi dalam bidang ketahanan pangan khususnya hidroponik.

“Ini bagian dari pembangunan ekonomi dengan berekonomi yang baik. Mereka mengenal bagaimana cara menanam (hidroponik) dan cara menikmatinya. Ini merupakan bagian dari program kami yang akan kami sinergikan dengan pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Coach dan konsultan Hidroponik Takbir Hamzah Adam menjelaskan kedatangannya ke Yayasan Rindang Indonesia dalam rangka memberikan pengenalan dasar-dasar teknik budidaya hidroponik peluang bisnisnya bagi generasi milenial. Baginya, selain mudah dilakukan, hidroponik atau budidaya tanaman tanpa tanah tersebut juga memiliki pangsa pasar yang menggiurkan dengan harga yang cukup mahal.

“Selanjutnya kami memperkenalkan bagaimana hidroponik itu bisa menjadi peluang bisnis,” ucap Teby.

Dengan mengenal budidaya hidroponik ini, kata Teby adik-adik milenial ini bisa meraup penghasilan sendiri sehingga tidak bergantung lagi kepada orangtuanya. Kendati demikian, Teby menyadari tidak mudah menyosialisasikan manfaat hidroponik kepada masyarakat termasuk generasi milenial.

Lanjutnya, “yang sulit bukan bercocok tanamnya tapi mengedukasinya. Edukasinya itu yang tidak mudah karena Indonesia ini termakan mohon maaf lagu tongkat kayu jadi tanaman jadi tidak peduli yang namanya pertanian ah… masih banyak lahan kosong padahal negara tetangga Singapura bahkan di atas-atap rumah untuk bercocok tanam."

Karena itu, Teby berharap ada peran dari pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini dinas terkait untuk bisa sensitif memperhatikan lahan kosong yang bisa digunakan untuk pertanian khususnya hidroponik.

”Berharap dari Pemkot Bekasi bisa membantu, ternyata banyak hidroponik tapi karena keterbatasan lahan. Di samping Rindang (istana yatim) sendiri ada lahan kosong yang bisa digunakan,” ujarnya.

Dia mendukung program hidroponik yang telah dicanangkan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk diterapkan di setiap kelurahan di Kota Bekasi juga dinas-dinas terkait yang mendukung ketahanan pangan di Kota Bekasi.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor:Mahar Prastowo


Menandai Berlakunya UU Cipta Kerja, Kemenaker Launching e-PP dan e-PKB di Kota Bekasi




GEN-ID | Kota Bekasi - Menandai telah berlakunya UU Cipta Kerja yang kontroversial, Menteri Ketenagakerjaan Hj. Ida Fauziyah melakukan Launching Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB di Hotel Horison Bekasi Selatan, Kamis (19/11/20). 

Pada kesempatan itu Ida Fauziyah juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif terkait UU Cipta Kerja.
 
"Terkait peraturan cuti kerja, yang telah tertuang pada pasal sebelumnya yang kemudian tidak tertulis di pasal UU Cipta kerja bukan berarti hilang atau ditiadakan, ketentuan cuti tetap ada dipasal sebelumnya, dan tidak direvisi di UU Cipta Kerja, kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu Negatif," ujar Ida Fauziyah.

Layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik ini merupakan transformasi dari layanan tatap muka pada Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA).

Layanan pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB ini sekaligus menandai dimulainya penerapan layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik baik di tingkat pusat maupun secara bertahap di tingkat daerah.

"Harapannya dengan transformasi layanan tatap muka menjadi layanan digital ini dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan kuantitas pengesahan PP dan pendaftaran PKB, disamping itu, transformasi layanan ini juga sebagai bukti dukungan terhadap Reformasi Birokrasi yang digaungkan pemerintah dalam visi misi Presiden Republik Indonesia dalam mensuksesan Reformasi Birokrasi," terang Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.

Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang terkandung di dalam PP ataupun PKB tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ataupun merugikan salah satu pihak baik pekerja ataupun pengusaha.

Ida berharap dengan adanya layanan ini kedepan dapat berimplikasi bagi perusahaan maupun pekerja untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel dan data terjamin, dan juga Ia pastikan layanan ini akan terus disempurnakan.


Baca juga:
Jadi Ketua Forum Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN, Ida Fauziyah Usung Tiga Inisiatif Kerjasama



Sementara itu Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto yang mendampingi Menaker,  mengapresiasi gagasan program layanan terkait ketenagakerjaan berbasis digital, suatu inovasi sistem program layanan dan informasi terkait ketenagakerjaan yang dapat di akses semua orang lewat internet.

Dikatakan Tri, layanan ini sebagai rujukan bagi perusahaan untuk  keperluan peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama serta dalam rangka membangun suasana hubungan industrial yang lebih baik ditingkat kota/kabupaten.

"Dengan adanya launching sistem layanan ini di kota Bekasi disamping menjadi salah satu kebanggaan, tetapi juga menjadi suatu tantangan bagi kota Bekasi terkait data ketenagakerjaan kedepannya," pungkas Wakil Walikota Bekasi  Tri Adhianto.

(gi)


Perkuat Petani, Wakil Walikota Bekasi Serahkan Bantuan Mesin Pompa Air untuk Tiga Gapoktan


GEN-ID | Kota Bekasi - Dinas Pertanian dan Perikanan Pemerintah  Kota Bekasi memberikan bantuan mesin pompa air untuk memudahkan kinerja kelompok tani. Dalam sepekan ini sudah tiga gapoktan (gabungan kelompok tani) mendapatkan bantuan yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Pada Jumat (13/11/20) diserahkan mesin pompa air ke gapoktan  di Kelurahan Bantargebang dan Kelurahan Sumurbatu, pada hari selasa (17/11/20) untuk kelompok tani di kelurahan Jatisari kecamatan Jatiasih.

Tri Adhianto mengungkapkan, saat ini Kota Bekasi memiliki lahan sawah seluas 434 Ha yang tersebar di 10 kecamatan, sedangkan lahan kering yang digunakan untuk pertanian (kebun/ladang) seluas 4.285 Ha tersebar di 12 kecamatan.

Dengan lahan tersebut, pada tahun 2019 Kota Bekasi menghasilkan produksinya 4.663,7 ton. Luas panen komoditi palawija seperti jagung sebesar 19 Ha dengan produksi sebesar 65,9 ton dan produktivitas 34,7 kwintal per hektar.

"Dari populasi yang ada, sebagian besar warga Kota Bekasi mayoritas memiliki keahlian bidang pertanian dan peternakan, dari kompetensi yang ada Pemerintah Kota Bekasi akan terus mensupport bagi para kelompok tani untuk lebih produktif lagi," ujar Tri Adhianto.

Tri berharap para kelompok tani akan terus produktif, terus meningkatkan kualitas, dan terus berinovasi sebagai bentuk penyesuaian keadaan.

"Dulu petani bertani di ladang, setelah masuk era milenial lahan ladang semakin berkurang,  beralih ke urban farming, petani bertani menggunakan metode hidroponik, tidak menutup kemungkinan di era selanjutnya kita masuk ke exotic farming," lanjut Tri.



Dalam penyerahan mesin pompa air di Jatisari, Jatiasih, tampak hadir Ani Marijan Kabid Pertanian, Maryana Camat Jatiasih, Sekretaris Lurah, Kasie-kasie Kecamatan dan para kelompok tani kelurahan Jatisari.

Terkait permasalahan yang diungkapkan ketua Rt 06 dan Ketua Rt 05 yang juga dari kelompok tani soal  kesulitan sumber air, Tri akan mengkomunikasikan dengan dinas BMSDA agar mendapat solusi.

"Untuk permasalahan air, nanti biar dikomunikasikan kembali dengan dinas BMSDA," ujar Tri Adhianto.

Tri berharap para kelompok tani akan terus produktif, terus meningkatkan kualitas, dan terus berinovasi sebagai bentuk penyesuaian keadaan.

Pemkot Bekasi saat ini juga fokus pada pengembangan inovasi pertanian hidroponik dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di tengah era adaptasi kebiasaan baru.


Reporter: Wawan, Haris, Agus
Editor: Mahar Prastowo

Santunan Rutin Yatim dan Dhuafa Masjid Al-Anshor BSK Bertambah Menjadi 106 Orang



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Peduli terhadap warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, DKM Masjid Al Anshor bekerjasama dengan Seksi Sosial dan Kematian RW 021 Bumi Satria Kencana (BSK) Kelurahan Kayuringin Jaya Kota Bekasi pada Minggu (15/11/2020) memberikan santunan  kepada 106 anak yatim dan dhuafa.

Bertempat di Masjid Al-Anhsor, acara  dihadiri Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar bersama istri, Ketua RW 021, Ketua RW 022 Kayuringin Jaya, Ketua Yayasan Masjid Al Anshor, Pengurus DKM Masjid Al Anshor, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Seksi Sosial & Kematian RW 21 Kayuringin Jaya H. Irfangi mengatakan kali ini terdapat 106 anak yatim,  atau bertambah satu orang dibandingkan santunan pada bulan lalu.

“106 Anak Yatim ini terdiri dari yatim BSK dan lingkungan sekitar,” ucap H. Irfangi.

Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar pada kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya menyambut baik kegiatan  yang dilaksanan hari itu oleh pengurus RW 21 BSK. “Jadi memang seperti tadi disampaikan oleh yayasan Al-Anshor bahwa memang ini adalah kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan oleh Seksi Sosial & Kematian RW 021 BSK. Alhamdulillah ini merupakan suatu kegiatan yang positif, harus terus dilaksanakan bukan hanya di lingkup BSK saja, perkampungan pun wajib dilaksanakan,” ujar Ricky.

Lurah Ricky berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan untuk saling membantu khususnya kepada anak-anak yatim dan dhuafa.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan lama dan ini program terus berjalan dan tadi juga ada informasi bahwa nanti bukan hanya santunan, tapi ada sunatan masal. Alhamdulillah ini support yang luar biasa dari ketua RW dan seksi sosial & kematian RW 21 BSK,” ucap Ricky.

Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Masjid Al-Anshor Hengki Brahmantio menyampaikan apresiasi atas kerjasama dan donasi dari jamaah Masjid Al-Anshor dan berharap program santunan ini bisa terus berlanjut.


“Tadi saya sampaikan kepada pak Lurah bahwa kriteria anak yatim ini adalah dari usia balita sampai usia 18 tahun, kita akan bantu mereka sesuai program yang sudah berjalan di RW 21 sehingga ini program jangka panjang,” ucap Hengki.

H. Irfangi  menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan tidak hanya untuk anak yatim dan dhuafa, namun juga pemberian sembako bagi para wartawan yang biasa meliput kegiatan di Kelurahan Kayuringin Jaya, serta Babinsa dan Bimaspol Kelurahan Kayuringin Jaya.
 
“Supaya menambah semangat dalam menjalankan tugasnya,” ucap Irfangi .

Dengan pemberitaan para wartawan terhadap Kegiatan Seksi Sosial RW 021-BSK, diharapka dapat berkembang ke wilayah lain. “Supaya dapat dikembangkan di RW-RW lain di Komplek Perumahan BSK  dan sekitarnya, sehingga bermanfaat bagi warga sekitar. Sebaik -baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” pungkas H. Irfangi.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


HUT Ke-13 PPWI, Ketum Ingatkan Amanat UUD 1945 Pasal 28F: Setiap Warga adalah Pewarta



GEN-ID | Lampung - "Salah satu tugas kita adalah berupaya merobah image publik yang menganggap bahwa dunia jurnalistik itu merupakan wilayah kerja para wartawan professional saja, warga kebanyakan tidak boleh ikut-ikut; kita dorong untuk masuk kepada pola pikir yang baru, yakni bahwa jurnalistik dan publikasi media massa itu adalah tugas dan tanggung jawab semua warga masyarakat," terang Ketua Umum  Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A dalam sambutan merayakan HUT ke-13, Rabu (11/11/2020)  di Kebon Kredo Coffe, Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.



Diungkapkan  Wilson Lalengke, hal tersebut sesuai dengan UUD 1945, Pasal 28F yang berbunyi: "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia."

"Jurnalistik itu tugas dan tanggung jawab kita semua, jangan biarkan pemberitaan yang muncul di ruang publik dikendalikan oleh satu dua pihak saja. Karena yang paling mengetahui situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kita adalah kita sendiri, bukan orang lain," ujar lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris ini.

"Jangan sampai apa yang terjadi di tempat kita diolah dan diberitakan oleh orang yang berada di luar daerah tersebut. Semestinya warga yang ada di lingkungan tempat kejadian suatu peristiwa itu sendiri yang harus memberitakan. Informasi dari merekalah yang paling asli, akurat, tepat, dan terpercaya. Prinsip yang diusung PPWI adalah every citizen is journalist atau setiap warga adalah pewarta," jelas Wilson Lalengke.

Wilson menyampaikan terima kasih kepada para pengurus PPWI di seluruh Indonesia yang mau berbagi informasi tentang apa yang dirasakan, dicita-citakan, dan mengimplementasikan program PPWI di tengah masyarakat. Hal tersebut merupakan refleksi yang membanggakan bagi PPWI.

"Pencapaian tersebut tentu tidak datang begitu saja. Keberhasilan tidak dicapai oleh satu dua orang, ini semua terjadi berkat kerja keras kita semua. Kekompakan, kebersamaan dan kemauan kita untuk selalu berbagi ide, apa yang ada dalam pikiran dan hati kita, dan mencoba memahami semua masalah yang muncul sehingga kita mampu mencari jalan keluar bagi persoalan-persoalan yang kita hadapi merupakan modal PPWI yang baik dan cukup menentukan. Itulah yang menjadi kekuatan kita," ungkap Alumni PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012 itu.

Lahirnya organisasi PPWI, tambah Wilson, bertujuan untuk menaungi semua elemen masyarakat yang beraktivitas di bidang jurnalistik, terutama jurnalisme warga. Kegiatan jurnalistik meliputi tulis-menulis, fotografi, video, dan pengelolaan media, termasuk di dalamnya aktivitas netizen yang memanfaatkan media-media sosial dan jaringan pertemanan.

Reporter: Dede Nurcahya
Editor: Mahar Prastowo

Rindang Indonesia Memaknai Hari Pahlawan dengan Berbagi 140 Paket Sembako Dhuafa dan Yatim


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Menjadi pahlawan bagi sesama bisa dilakukan kapan saja dan dalam beragam cara. Salah satu contohnya membantu sesama dengan cara bersedekah. Seperti tampak pada peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2020, Yayasan Rindang Indonesia mendistribusikan bantuan dari para donatur sebanyak 100 paket sembako untuk dhuafa dan 40 anak yatim asuhan Istana Yatim.

Selain membagikan sembako, Yayasan Rindang Indonesia juga menggelar bakti sosial layanan cek kesehatan gratis serta bazaar sembako murah di Istana Yatim Yayasan Rindang Indonesia, Jl Mangga No 30-47, RT 01/RW.011, Jatimakmur, Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tampak Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia M Adhie Pamungkas bersama sejumlah tamu undangan lainnya sepertiu Kapospol Jatibening Iptu Slamet Riyadi, Babinsa Kelurahan Jatimakmur Serma Muzammil dan Koptu Wahyudi, Ketua  RW 11 Jatimakmur Ristono dan beberapa donatur.

Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia M Adhie Pamungkas dalam sambutannya di hadapan para tamu dan anak-anak yatim menekankan pentingnya meneladani semangat pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan atau pejuang dalam memerdekakan Indonesia.

“Para pahlawan kita telah mengorbankan darah bahkan nyawa untuk mempertahankan negara yang kita cinta ini Indonesia Raya. Semua dilakukan semata-mata ikhlas sebagai bentuk pengorbanan tanpa pamrih,” ungkapnya.

Adhie lebih lanjut mengatakan, para pahlawan terdahulu bertugas merebut kemerdekaan dari tangan penjajah dengan senjata, maka tugas generasi penerus saat ini adalah dengan mengisi kemerdekaan.

“Giliran kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata mengusir penjajah tetapi untuk mengisi kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Sementara itu Usup Suparman selaku Ketua Panitia menyampaikan momen peringatan hari pahlawan selain diisi dengan santunan, cek kesehatan gratis dan sembako murah juga menampilkan pentas seni tari khas nusantara oleh anak yatim binaan Yayasan Rindang Indonesia.

Pada kesempatan itu hadir Kak Bastian,  seorang master Hipnoterapi dan sulap yang khusus diundang untuk menghibur penonton dengan aksi sulap dan hipnotisnya.

“Kegiatan santunan seperti ini rutin dilaksanakan oleh Rindang dan menjadi program,” kata Usup.

Pada momen hari pahlawan yang dilakukan Yayasan Rindang Indonesia, Usup berharap bisa menjadi ajang edukasi bagi anak-anak yatim dan dhuafa sehingga mereka mampu menghargai jasa para pahlawan.

Acara menjadi semakin meriah dengan penampilan berbagai atraksi seni oleh anak-anak yatim asuhan Istana Yatim, dan  semakin sarat makna dengan dipandu MC (Master of Ceremony) Muhtadin Fauzi yang telah berpengalaman memandu iven-iven penting.

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Katar Kayuringin Jaya Dilantik, Ini Pesan Camat Bekasi Selatan dan Lurah



GEN-ID
| Kota Bekasi
-  Camat Bekasi Selatan, Tajudin lantik pengurus Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya masa bakti 2020 - 2025 di gedung Bekasi Cyber Park,  Jl. KH. noer Ali Kayuringin Jaya,  Bekasi Selatan,  Selasa (10/11/2020) malam.

Camat Bekasi Selatan,  Tajudin dalam sambutannya mengatakan, Karang Taruna sebagai organisasi besar memiliki tugas dalam membawa perubahan ke arah positif. Dengan demikian, Karang Taruna harus ikut berperan membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.

"Saya ucapkan selamat kepada seluruh Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya yang telah dilantik untuk masa bakti 2020-2025 dengan mengucapkan sumpah dan janji, jadikanlah sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik sesuai tupoksi sebagai organisasi kepemudaan, sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan dan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial,” tutur camat.

Selanjutnya camat berpesan, Karang Taruna harus menjadi motor penggerak bagi generasi muda dan masyarakat dalam bidang sosial kemasyarakatan, keagamaan, perekonomian, pertanian, pendidikan,  kesehatan.

"Dan juga harus menjadi wadah bagi pemuda dalam menuangkan ide dan gagasan kreatif sehingga dapat menghasilkan inovasi bagi kemajuan," kata camat.

Baca Juga
Manfaat Durian: Dari Imunitas Tubuh, Kecerdasan Otak Hingga Cegah Kegemukan dan Kanker

Ricky Suhendar, Lurah Kayuringin Jaya  menyampaikan harapan penuh pada karang taruna terpilih.

"Saya ucapkan selamat kepada karang taruna yang baru, harapan saya ketua baru bisa merangkul dan mempersatukan karang taruna di RW RW,  jangan sampai ada kubu2, kubu RW ini,  RW itu.Rangkul semua jangan sampai berjalan sendiri2, perbanyak komunikasi dengan para senior,  para orang yang sudah berpengalaman,  karena  saking semangat dan ambisi terkadang sampai tidak terkontrol.karang taruna ini sentral penting dalam kewilayahan dalam kegiatan sosial,  Ekonomu,  Budaya,  pendidikan, kesehatan. Supaya karang taruna bisa bekerja sama dengan kita," ujar Ricky.

Baca Juga:
GMBI Desak Pemkot Bekasi Tindak Tegas Pembuang Limbah B3




Muhammad Aminullah, Ketua Karang Taruna periode 2020 - 2025  menyampaikan beberapa hal terkait kepemudaan sebagaimana diamanatkan Lurah Ricky, diantaranya peran aktif dalam mencegah seks bebas, peredaran narkotika,  sehingga  karang taruna ini menjadi benteng dari seks bebas, narkoba.

Amin menangkap pesan Lurah Ricky agar Karang Taruna benar-benar menjadi wadah, dimana potensi anak-anak muda yang ada di lingkungan RT dan RW menjadi untuk produktif,  inovatif dan memiliki empati kepada masyarakat. Sehingga terjadi sinergi karang taruna - kelurahan untuk terciptanya kampung yang kondusif aman dan tentram.

"Karang Taruna untuk selalu semangat,  aktif dan inovatif menjadi pioner untuk kegiatan lingkungan,  sehingga penilaian bahwa Kayuringin itu negatif akan terkikis sedikit demi sedikit, dan hal-hal positif yang akan mencuat di Kayuringin Jaya khususnya dalam kepemudaan," pungkas Amin.



Dalam acara pelantikan karang taruna juga dilaksanakan santunan anak yatim.

Tampak hadir juga di tengah acara, Soleha Ketua MPKT Kec. Bekasi Selatan,  Jajaran kasi Kesos kecamatan Bekasi Selatan, Darkam Suryadi Ketua Karang Taruna Kecamana Bekasi Selatan,  Ratna Widodo Ketua Dharma Wanita Kota Bekasi,  Ricky Suhendar Lurah Kayuringin Jaya, Eriska Iskandar Kasi Kesos dan aparatur kelurahan Kayuringin Jaya,  Mardani MPKT kel. Kayuringin Jaya,  para ketua Karang Taruna kelurahan se-Kecamatan Bekasi Selatan, Para ketua RW, Perwakilan Ormas, Aktifis, para tokoh masyarakat.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Baca Juga:

Aston Imperial Bekasi Utamakan Protokol Kesehatan

Harty Muntako Bicara Sosok Ketua KADIN Kota Bekasi Periode Mendatang


YKBM Santuni 111 Yatim dan Dhuafa



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ  | Bekasi
- "Terimakasih buat ayah, bunda dan kakak semua yang telah membantu saya sehingga meringankan beban ibu saya setiap bulannya. Buat yayasan juga terimakasih yang telah membina kami sehingga kami bisa mengaji dan belajar disini," ujar Elvina, anak yatim umur 9 (sembilan) tahun kelas III SDN 04 Mangunjaya Tambun  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Anak yatim sejakusia setahun ini jadi salah satu penerima santunan oleh Yayasan Kreasi Bangun Mandiri (YKBM), Sabtu (07/11/2020).

Acara santunan yatim dan dhuafa tersebut dihelat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,  di Sekretariat YKBM Jalan Raya Pendidikan No.A32, Kp.Siluman Gang Manyar  RT 02 RW 18 Kel. Mangun Jaya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Hendra selaku Ketua Yayasan YKBM, mengatakan santunan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan anak-anak yatim di sekitar yayasan.

"Kami atas nama seluruh pengurus yayasan YKBM mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur dermawan pencinta yatim dan dhuafa yang terus senantiasa memberikan donasinya," ujar Hendra mengapresiasi para donatur.

Kepada para anak yatim yang nasibnya sama seperti Rasulullah SAW di masa kecil, ini Hendra berharap kelak merka bakal menjadi pemuda pemudi yang berguna untuk dirinya, keluarganya, bangsa dan negara. "Karena di tangan pemuda inilah negara bisa maju, adil, sejahtera, makmur dan aman," ujar Hendra.

Sementara itu Ustad Surya dalam ceramah nasehatnya menyampaikan pedan agar momentum Maulid Nabi Muhammad SAW  dapat menjadikan diri semakin cinta dan berusaha mendekatkan diri kepada sifat-sifat Rasulullah dengan mencontoh, meneladani  perilaku dan sifat-sifat Rasul.

"Maulid Nabi Muhammad SAW ini  selain memahami sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW kita juga perlu memahami hal-hal yang perlu menjadi contoh dan teladan kita dalam kehidupan keluarga,agama, bermasyarakat dan bernegara, sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, seorang Nabi yang membawa dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang. Untuk itulah mari kita terus melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh Allah dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Allah," imbau Ustad Surya.

Pada sesi pamungkas  acara, dilakukan santunan yatim dan dhuafa sebanyak 111 orang, namun karena terkait dengan pandemi virus corona secara simbolis santunan diberikan kepada  20 orang yang hadir, dan selebihnya diantar ke rumah-rumah para penerima.

Tampak hadir Pembina YKBM Bapak Heri Muhidin, Ketua RT 02 Bapak Malih, Ketua RW.018 Bapak Herman, serta para donatur yayasan.

Reporter: Haris | Editor: Mahar P

GMBI Desak Pemkot Bekasi Tindak Tegas Pembuang Limbah B3


GEN-ID | Kota Bekasi - Ratusan massa LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Kota Bekasi Pimpinan Abah Zakaria, pada Kamis (05/11/2020) melakukan unjuk rasa menuntut para penjahat lingkungan hidup yang selama ini diduga dengan nyata-nyata telah membuang limbah berbahaya dan beracun (B3) di Kota Bekasi agar segera ditindak tegas.

Bahwa kasus dugaan kejahatan lingkungan hidup di wilayah Kota Bekasi selama  ini sudah dilaporkan oleh GMBI Distrik Kota Bekasi secara tertulis kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi.

"Maka seharusnya pemerintah bergerak cepat untuk melakukan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ujar Asep Sukarya, Sekretaris GMBI Distrik Kota Bekasi.

Namun faktanya, demikian Asep Sukarya menyampaikan, ketika ada laporan masyarakat ke dinas lingkungan hidup kota Bekasi, pemerintah u.p Dinas Lingkungan Hidup kota Bekasi lambat mengambil langkah dan/ atau tindakan dan patut. Sehingga pihaknya menduga pemerintah ada kepentingan terselubung .

Asep Sukarya  menegaskan bahwa kegiatan LSM GMBI hadir dalam menyikapi masalah lingkungan hidup. Karena bagi GMBI membuang limbah B3 bukan pada tempatnya adalah kejahatan lingkungan hidup.

"Masalah limbah itu bukan hal yang bisa diremehkan, bagi kami membuang limbah B3 bukan pada tempatnya adalah kejahatan lingkungan hidup," tegas Asep.

Lanjut Asep, hak seluruh warga masyarakat terkait lingkungan hidup yang bersih dan sehat itu menjadi hak asasi seluruh manusia, sebagaimana undang-undang dasar 1945 pasal 28A. LSM GMBI juga sebagai lembaga sosial kontrol dan juga sebagai peran serta masyarakat telah melakukan pelaporan masalah limbah B3.

Asep mengungkapkan  aksi  hari ini dilakukan  karena laporan yang mereka sampaikan dianggap lambat ditangani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana didampingi Sekretaris Dinas,  Kabid Penegakan Hukum dan sejumlah staf menerima perwakilan massa aksi GMBI sebanyak 10 orang guna menyampaikan aspirasi.

Yayan Yuliana berjanji akan memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini pengusaha yang membuang limbah B3, pihak yang mengangkut dan pihak yang menerima.

Selain aksi di Kota Bekasi, pada hari yang sama GMBI juga bergerak di kota lain seperti Kabupaten Bekasi, Gresik (Jawa Timur) dan Jawa Tengah dengan isu sama seputar lingkungan hidup.


Generasi Indonesia / Mahar Prastowo

Peringati Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi, YMUI Santuni Yatim dan Dhuafa Kp. Bahari


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
| Jakarta
- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW bersamaan Hari Sumpah Pemuda yang ke-92, Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) di Jl.Bahari II No. 98 RT. 10 RW. 04 Tanjung Priok Jakarta Utara,  menggelar ccara santunan yatim dan dhuafa pada Minggu (01/11/2020) pekan ini.

Hadir dalam acara tersebut, Adi Sugito ketua Yayasan YMUI, Ibu Ilem mewakili Bapak Suparlan  Ketua RT.010, Sumadi Ketua RW.04, Ustad Faiz (Penceramah) serta para donatur dan puluhan anak yatim serta dhuafa.

Ustad Faiz dalam ceramahnya menyampaikan agar dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dini  dapat menjadikan  ummat semakin mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan mencontohi, meneladani kisah dan sifat-sifat Rasulullah diantaranya Sidik, tabligh, fatonah dan amanah.

Ustad Faiz mengungkapkan, hadirnya Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) di lingkungan Kapmung Bahari sebagai bentuk kepedulian para pengurus kepada kehidupan yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. "Pesan buat adik yatim, pengurus-pengurus yayasan ini adalah pengganti kedua orang tua kalian semuanya maka belajarlah yang rajin supaya kalian ini bisa menjadi anak yang sholeh dan sholeha," ujar Ustad Faiz.

Ustad Faiz juga mengungkapkan, Maulid Nabi Muhammad SAW ini selain untuk memahami sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga perlunya ummat memahami hal-hal yang perlu menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan keluarga, agama, bermasyarakat dan bernegara.

Sementara itu  Adi Sugito selaku Ketua Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) mengatakan, santunan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian  terhadap kehidupan anak-anak yatim di Kp.Bahari Tanjung Priok Jakarta Utara.
 
“Saya sangat senang sekali bisa bersama di acara ini dan ini juga kebanggaan buat kita semua bisa mengadakan acara Maulid Nabi sekaligus memperingati hari sumpah pemuda, semoga kebersamaan kita tidak sampai disini akan tetapi terus menerus menjalin silaturahmi sehingga menjadi keluarga besar yayasan YMUI," ucap Adi.

Acara ini ditutup dengan santunan yatim dan dhuafa sebanyak 60 orang,terkait dengan pandemi virus corona santunan yatim dan dhuafa yang hadir 25 orang dan selebihnya diantar kerumah-rumah untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Dengan rasa hormat dan berbangga hati, kami atas nama seluruh pengurus yayasan YMUI mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur, dermawan pencinta Yatim dan Dhuafa yang terus senantiasa memberikan donasinya kepada yatim dan dhuafa," ucap Adi. Tak lupa Adi juga mendoakan agar  amal jariyah para donatur diijabah oleh Allah SWT..

Reporter: Haris | Editor: Mahar P

Antisipasi Banjir, Ratusan Warga Bersihkan Sampah Kali Jati


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
| Kota Bekasi
- Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar terjun langsung memimpin kerja bakti bersama ratusan warga membersihkan sampah yang memenuhi Kali Jati, Bekasi, pada Selasa (2/11). Titik lokasi kerja bakti di RT 1 RW 014 depan Kantor Kelurahan Kayuringin Jaya.

Tampak gundukan sampah plastik, kayu dan rumput serta lumpur sedimentasi. Kondisi ini bisa menjadi penyebab banjir di Wilayah Kayuringin seperti yang terjadi di musim penghujan  yang lalu.



Selain Lurah Ricky, turut hadir Sekel Kayuringin Agus H Mamun, para kasi, Aparatur kelurahan, Ketua DPD LDII H Ari Wijanarko, Ketua PC LDII Bekasi Selatan H Basri Barohima, Ketua PAC LDII Kayuringin Jaya,  Suroso,  Babinsa,  Serka Sutrisno dan Serka Darjo, Bhabinkamtibmas,  Aipda Triyugo, Para pengurus RT,  RW,  Para tokoh masyarakat,  LPM, BKM,  Katar,  PKK, Selain itu hadir juga sejumlah ormas FBR,  GAP dan lain-lain.
 
Lurah Ricky usai kegiatan mengungkapkan, kegiatan kerja bakti ini  dinilainya sebagai kewajiban bersama semua elemen tidak hanya aparat pemerintah, namun juga masyarakat di  Kelurahan Kayuringin Jaya.

Pada kesempatan itu juga Lurah Ricky menyoroti kebiasaan warganya yang membuang sampah seenaknya di Kali. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai perilaku tidak terpuji atau bandel.

“Kita memberikan shock therapy pada masyarakat yang masih banyak yang bandel yang membuang sampah secara liar khususnya ke Kali Jati Jalan Letnan Arsyad ini,” tegasnya.

Selain sebagai peringatan, Dia juga ingin memberi contoh pada masyarakat bahwa kewajiban K3 (Kebersihan, Keindahan,  Ketertiban)  adalah tugas semua orang yang tinggal dan beraktivitas di Kelurahan Kayuringin Jaya.

Lurah Ricky memberi apresiasi atas keterlibatan sejumlah elemen warga di antaranya warga, pengurus RT, RW, PKK, karang Taruna, para tokoh, Ormas LDII, FBR,  GAP, Pokdar dan lain-lain.

Dia berjanji kegiatan serupa termasuk normalisasi kali akan terus digalakkan guna mengantisipasi datangnya banjir di musim penghujan ini.

“Saya menginginkan kepedulian masyarakat akan lingkungan bukan sekadar menumpang usaha menumpang tempat tinggal tapi juga harus membantu kami juga merawat lingkungan hidup,” ujarnya.


Di lokasi Kali Jati,  H. Basri Barohima, Ketua LDII PC Bekasi Selatan menyampaikan Bahwa K3 di Kali Jati ini sangat di butuhkan sekali. Karena itu ia pada kesempatan kerja bakti ini membawa 100 orang warga LDII sehingga total sekitar 200-an orang yang mengikuti kegiatan ini.

"Kerja bakti seperti ini sangat dibutuhkan, tujuannya adalah mengangkat sedimen-sedimen maupun tanah yang sudah mengendap puluhan tahun, kita coba angkat supaya tidak ada pendangkalan di Kali Jati, supaya debit air bisa menampung air lebih banyak daan tidak terjadi luapan air. Kami tidak ada kendala dalam mengumpulkan orang, apalagi di hari libur pastinya jumlahmya akan lebih besar dari hari ini, kami mendukung penuh kegiatan K3 kelurahan," kata Basri.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Ari Wijanarko menegaskan dirinya bersama warga LDII lainnya mendukung seluruh program dan kegiatan kelurahan termasuk kerja bakti.

"Sesuai arahan dari kelurahan (Lurah) Kayuringin Jaya untuk membantu program pemerintah didalam lingkungan yang bersih kami mendukung. Kita sebagai masyarakat, warga negara Indonesia harus mendukung semua kegiatan-kegiatan pemerintah terutama untuk kepentingan kita bersama," ungkapnya.

Lebih lanjut Ari mengajak warga untuk tidak membuang sampah di sungai. "Yang penting buat kita adalah masyarakat kita sendiri harus sadar bahwa sungai itu bukan tempat untuk buang sampah," imbuhnya.

Secara khusus dia mengapresiasi keterlibatan pengurus dan anggota LDII PAC Kayuringin Jaya dalam kerja bakti tersebut. "Dan  kami dari DPD siap mendukung kapanpun ada kegiatan seperti ini, atau kegiatan lain dalam rangka mendukung program pemerintahan," pungkas Ari.

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Pemprov Jawa Barat Gulirkan Bansos Tahap Ketiga Serentak di 27 Kota/Kabupaten


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menggulirkan bansos provinsi tahap ketiga. Bansos didistribusikan kepada 1.907.274 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) secara serentak di 27 kab/kota termasuk di Kota Bekasi, mulai 27 Oktober – 13 November 2020.

Bansos tahap tiga ini merupakan kelanjutan dari bansos tahap pertama dan kedua, dan nanti akan dilanjutkan lagi dengan tahap keempat.

Ditengah keterbatasan anggaran, Pemda Provinsi Jabar tetap berupaya mengalokasikan dana bansos agar tetap dapat meringankan beban masyarakat. Pemda menyadari pandemi telah membuat banyak warga Jabar jatuh ke jurang kemiskinan.

Pemda Prov Jabar berkomitmen tetap menghadirkan bansos provinsi agar dinikmati masyarakat. Namun demi menyeimbangkan keuangan, nomimal bansos tahap ketiga dikurangi menjadi Rp350.000, dari asalnya tahap pertama dan kedua Rp500.000.

Pengurangan nominal ini telah diatur dalam Pergub 55 tahun 2020 tentang Jaring Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak Ekonomi Akibat COVID-19 di Jaw Barat, yang diterbitkan 6 Juli 2020 dan telah mendapat persetujuan DPRD Jabar.  

Pengurangan nomimal bansos mempertimbangkan ekonomi diproyeksikan membaik setelah ada pelonggaran aktivitas yang menggerakkan roda ekonomi.

Selain itu, pada perkembangan selanjutnya jumlah KRTS ternyata bertambah dari asalnya 1,3 juta menjadi 1,9 juta penerima. Di satu sisi PAD Jabar masih dalam evaluasi.

Dalam pendataan by name by addres, Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jabar menggunakan aplikasi Pikobar dan diasistensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Tujuannya agar tidak ada dobel penerima, sehingga proses pembersihan data dilakukan sampai 23 kali.

Banyak upaya pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari krisis akibat COVID-19. Selain jaring pengaman sosial berbentuk bansos dan hibah, Pemda Provinsi Jabar juga melakukan langkah lain. Di antaranya stimulus bagi pelaku UMKM yang menjadi backbone perekonomian, serta berbagai pelatihan gratis seperti marketing digital, promosi online, serta perkenalan pada bisnis – bisnis baru yang prospektif saat pandemi.

Perubahan perilaku konsumen telah diidentifikasi, cara bisnis baru secara bertahap diperkenalkan, kini Pemda Prov Jabar sedang menyiapkan masyarakat tangguh pascapandemi.  

Bantuan Sosial Tahap III ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 406/Kep.495-Dinsos/2020 dan Pergub Jabar Nomor 55 Tahun 2020.

Adapun komoditi sembako pada tahap III berupa beras kualitas premium 5 kg, minyak goreng kemasan botol isi 1 liter, kornet 2 kaleng, sarden 3 kaleng, gula pasir 1 kg, garam 500 gram, susu kemasan kotak 5 buah, vitamin C 1 paket, dan masker 4 buah.

(goeng/maharp)

Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Sektor Bantar Gebang Periode 2020-2023 Dilantik

GEN-ID | Kota Bekasi -  Wakasat Binmas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Kayah Rokayah lantik pengurus Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Bhayangkara  Sektor dan Subsektor Bantar Gebang periode 2020-2023. Pelantikan dilaksanakan di Aula Gedung Serba Guna Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi, Minggu (1/11/2020).

H. Suyatno selaku Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Resort Kota Bekasi berharap kepengurusan baru tetap dapat menjaga dan meningkatkan soliditas, kerukunan dan kekompakan yang telah terjalin selama ini.

"Kami berharap dengan kepengurusan baru ini Pokdarkamtibmas Bhayangkara ini kedepannya bisa lebih solid, rukun dan kompak," kata H. Suyatno. Lanjutnya, “saya sebagai ketua berpesan  rekan-rekan yang sudah dilantik tetap bisa selalu solid dan punya jiwa berjuang, punya rasa memiliki organisasi supaya kedepan bisa ditingkatkan lagi kerukunan, kekompakan dan kerjasama yang baik serta sinergisitas dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, RW, RT, untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di wilayah."

Ia mengajak seluruh pengurus untuk bisa .menjaga nama baik organisasi dan berencana melakukan konsolidasi dengan para pengurus dan dengan aparat kepolisian seperti jajaran Polsek dan Polres.

Kompol Kayah Rokayah dalam sambutanya mengapresiasi adanya Pokdar Kamtibmas Bhayangkara di Kota Bekasi.

 


“Ini sebagai wujud apresiasi kami kepolisian terhadap pelaksanaan tugas Pokdar Kamtibmas dalam membantu mewujudkan situasi wilayah kota Bekasi yang aman dan kondusif, “ucapnya.

Kompol Kayah Rokayah menambahkan, sudah banyak yang dilakukan Pokdar Kamtibmas dalam membantu kepolisian diantaranya ketika ada permasalahan langsung disampaikan ke kepolisian. Sehingga permasalahan kecil tidak membesar.

“Saya mengapresiasi kepada rekan Pokdar Kamtibmas karena tidak mudah jadi  Pokdar Kamtibmas dalam situasi atau jaman sekarang ini yang begitu individual dan sebagainya,”katanya

Ia menilai Pokdar sudah bekerja dengan tulus dan ikhlas rela berkorban, tenaga, waktu, materi, atau bahkan mungkin kesehatan membantu petugas kepolisian

“Pesan saya tetap semangat, mudah-mudahan segala kebaikan nanti dapat imbalan dari Allah Subhanahu wata'ala," pungkasnya.

Sementara itu Herman selaku Ketua sektor terpilih periode 2020-2023 menyampaikan rasa bangga,  haru atas kepercayaan yang diemban.

"Saya sangat haru sekaligus bangga atas kepercayaan ini. Mari kita majukan pokdar,  kita semangat,  bersatu untuk menjadi kuat," ujar Herman.

Dalam acara ini Kompol Kayah Rokayah selaku Wakasat Binmas sekaligus mewakili Kapolrestro Bekasi Kota. Tampak hadir Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Resor Bekasi H. Suyatno dan jajarannya, Kompol H. Ali Joni Kapolsek Bantargebang, Iptu Sukarno Kanit Binmas  Polsek Bantar Gebang,  Kapten Inf Pardi  Danramil Bantargebang, Asep Gunawan Camat Bantargebang, Gutus Hermawan  Camat Mustikajaya, para Lurah se-Kecamatan Bantar Gebang dan Mustikajaya, LPM se-Bantar Gebang - Mustikajaya,  Binmaspol,  Babinsa,   para tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Kontak Redaksi Klik ๐Ÿ“ฒ

Pilkada Taliabu: MS-SM Tawarkan 4 Program, AMR Ingin Menjabat Lagi


GEN-ID
| Taliabu
- Jadwal kampanye putaran I Pilkada Kabupaten Pulau Taliabu telah usai. Kandidat pasangan MS-SM (Muhaimin Syarif-Safrudin Mohalisi) serta AMR (Aliong Mus-Ramli) akan menutup kampaye tahap pertama diakhiri dengan debat kandidat pada Sabtu (31/10/2020) di Aula Pertemuan DPRD Kab. Pulau Taliabu Pukul 20:30 WIT dan akan disiarkan langsung melalui RRI Ternate serta bisa diikuti secara Live di Facebook.

Kandidat nomor urut 1 MS-SM menawarkan empat program, sedangkan kandidat nomor 2 menawarkan calon pemilih untuk memilihnya kembali agar bisa melanjutkan periode pertamanya.

Kedua kandidat telah melaksanakan misinya berkeliling Taliabu mulai dari utara sampai selatan dan 71 Desa di 8 kecamatan untuk menyampaikan narasi politiknya serta menawarkan program untuk Kab. Pulau Taliabu 5 tahun kedepan.

Pasangan MS-SM, dalam kampanye menawarkan empat program yaitu pertama,  Meningkatkan serta menggenjot perekonomian rakyat, baik dari segi pertanian dan kelautan.

Kedua, Mengubah status jalan lintas Taliabu menjadi jalan Provinsi maupun jalan Nasional yang selama ini sangat memprihatinkan.

Ketiga, Kartu Sakti "Taliabu Untuk Semua" yang didalamnya ada 14 Program.

Keempat, Canangkan Reformasi sesuai ke-Ilmuannya serta basik sesuai yang dimiliki.

Sementara itu  AMR dalam kampaye meyakinkan kembali kepada masyarakat akan melanjutkan serta berbenah dalam program lima tahun lalu yang masih banyak  belum  terselesaiakan sehingga minta waktu lima tahun lagi untuk menyelesaikan visi misinya termasuk jalan lingkar Taliabu.

Kedua kandidat sama-sama kuat sehingga masyarakat pada umumnya masih belum bisa condong ke salah satu calon.

Dengan debat kandidat, masyarakat calon pemilih berharap menjadi ajang penyampaian visi misi kandidat dan menguraikan program yang dapat meyakinkan untuk memilih siapa guna memimpin Taliabu lima tahun kedepan.

Apakah Anda sudah menentukan pilihan? Jangan terburu-buru...
 
 [gi]

Peringati Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda, YAZID Santuni Yatim dan Dhuafa




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Yayasan Aza Gading Indonesia (YAZID) menggelar acara Santunan Peduli Yatim dan Dhuafa dalam rangka  memperingatan Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad S.A.W yang digelar di kampung Cakung Jatisari Kota Bekasi, Kamis (29/10/2020).

Guna mematuhi protokol kesehatan untuk membatasi kerumunan, santunan terhadap 105 penerima secara simbolis diserahkan kepada anak yatim Sebanyak 30 orang dan dhuafa 10 orang, selebihnya diantar ke rumah masing-masing oleh panitia.

Acara ini dihadiri Ustad Hasan Basri yang sekaligus sebagai penceramah, Rosidi, S.Pd.I selaku Ketua Yayasan YAZID serta para donatur dan tamu undangan.



Ketua Yayasan (YAZID)  Rosidi, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

"Bila tahun sebelumnya selalu digelar dengan meriah, maka untuk tahun ini hanya digelar sederhana mengingat situasi pandemi yang melanda Negara kita ini belum berakhir, sekarang kita santunan anak yatim,” terang Rosidi.

“Saya bangga dengan anak muda yang masih peduli terhadap jasa pahlawan. Dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad S.A.W ini, mari jadikan kegiatan yayasan untuk adik yatim menjadi pemuda-pemudi yang lebih bermanfaat bagi keluarganya bangsa dn negaranya," imbau Rosidi.


Ustad Hasan Basri dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya peran pemuda-pemudi untuk bangsa dan negara ini di hadapan para anak yatim.

"Marilah kita menjadi pemuda-pemudi yang berbakti kepada keluarga, masyarakat, bangsa dan negara sebagaimana yang telah dicontohkan oleh seorang Rasulullah Nabi Muhammad yang lahir sebagai anak yatim, menjadi penggembala domba, menjadi penyelamat manusia. Contoh tauladannya yang perlu kita ikuti buat generasi muda hari ini," tutur Ustad Hasan Basri.

Rohimin sebagai donatur merasa bahagia menjadi bagian dari keluarga besar YAZID dan bangga. Ia berharap agar para anak yatim di YAZID  bisa belajar dengan rajin. Ia juga berharapagar yayasan semakin bertambah donaturnya.

Hal senada diungkapkan Siti Nuraeni, "Saya merasa terharu bisa bergabung dengan yayasan ini. Saya akan terus menjadi donatur tetap YAZID," ujar Nuraeni sembari berharap dengan jalan bersedekah menjadi donatur untuk anak yatim,  keluarganya selalu diberikan kemudahan, keberkahan oleh Allah SWT.


Reporter: Haris | Editor: Mahar Prastowo

Pemuda Minang Sebut Negara Lalai Urus ex-Anarko


GEN-ID | Jakarta - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) menggelar konferensi pers bertema “Negara Lalai Urus Ex Anarko, PPMM Ambil Alih Tugas Negara”, bertempat di Hotel Balairung, Jalan Matraman Raya No.19, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2020).

Pada acara tersebut juga dilaksanakan lelang 2 unit sepeda motor untuk merangkul  ex Anarko dengan program-program positif yang sudah disiapkan.

“Kami akan melelang dua unit sepeda motor melalui WA Grup yang akan kami tutup Jam 23.00 WIB dan akan diumumkan keesokan harinya. Uang hasil lelang tersebut akan kami pakai untuk merangkul mereka dengan program-program positif yang sudah kami siapkan. Kalau negara lalai mengurusi ex Anarko, maka Pemuda Mahasiswa Minang akan hadir mengambil alih tugas negara,” ujar David, Ketua umum PPMM .

David menjelaskan bahwa sekarang ini negara terkesan abai terhadap ex Anarko, tidak memperhatikan nasib para pemuda yang keluar dari kelompok yang dikenal suka membuat rusuh itu.

“Kalau ex Anarko ini dibiarkan, jangan salah jika nanti mereka akan kembali ke kelompoknya. Ini masalah serius. Kalau mereka melakukan kerusuhan lagi, disalahin lagi dan ditangkapin lagi. Seharusnya negara hadir kepada mereka yang sudah insyaf,” ujar David yang didampingi Zikri, Sekjen PPMM.

Menurutnya, negara seharusnya melakukan pembinaan, memberikan kegiatan atau wadah bagi mereka untuk berkreasi. Sehingga harapan bangsa ini bisa berkarya dan menjadi generasi penerus bangsa yang dibanggakan.

Dedi Usmanugi Ketua Pemuda dan Mahasiswa Papua menyampaikan apresiasi kepada PPMM atas kepedulian mereka yang mengambil peran negara dalam membina terhadap generasi muda yang sempat menjadi anggota kelompok Anarko. Dedi mengungkap peran pemuda Minang dari zaman ke zaman banyak yang menjadi tokoh penting sebelum maupun sesudah kemerdekaan hingga kini. 

"PPMM mengambil peran bagaimana anarko ini dibina, mereka generasi penerus bangsa. Kita tidak tahu bahwa dari mereka akan ada yang menjadi calon menteri dan lain sebagainya,” ujar Dedi.


Reporter:Haris | Editor: Mahar Prastowo

Andi F Noya: Wartawan Tak Hanya Memberikan informasi, Melainkan Juga Inspirasi Bagi Masyarakat



GEN-ID | PEKERJAAN wartawan sesungguhnya tidak sekadar memberikan informasi, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk bergerak secara positif. Demikian disampaikan wartawan senior Media Group Andy F Noya dalam acara Bincang Jurnalistik yang digelar Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (17/10).

‘’Wartawan dapat mendorong masyarakat untuk bergerak dalam berbuat baik. Jadi sesungguhnya seorang wartawan tak hanya memberikan informasi, melainkan juga inspirasi bagi masyarakat,’’ jelasnya.

Tetapi dalam perkembangannya, perjalanan pers saat sekarang makin membingungkan. Apalagi, perkembangan industri digital yang memudahkan orang dapat membuat informasi apapun.

Lalu, posisi jurnalis di mana, media di mana?

"Di sinilah tantangan media mainstream, di mana kemudian muncul berita-berita hoaks. Bahkan, kita semakin tidak tahu lagi mana berita yang benar dan tidak,’’ ungkapnya.

[gi/mediaindonesia]

Santri Mandiri-Indonesia Maju, Tema Festival Kuliner Pesantren Motivasi Indonesia



GEN-ID | Pesantren Motivasi Indonesia mengadakan Festifal Kuliner Pesantren dengan tema Santri Mandiri Indonesia Maju, sebagai bentuk kepedulian pesantren dalam kemajuan ekonomi dimasa pandemi COVID-19. Bertempat di Pondok Pesantren Motivasi, Jalan Istana Yatim, RT. 003, RW. 001, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Bekasi Kabupaten pada Sabtu (17/10/2020). Acara dihadiri oleh Dirjen  Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama Republik Indonesia.

"Didalam acara ini Pondok Pesantren Motivasi mempunyai gagasan untuk mempertahankan finasial. Dimasa pandemi COVID ini banyak yang mengalami kesulitan dalam finansial, disini kita mengajak para santri untuk berwirausaha guna menambah pemasukan finansial, disini kita mengajak para santri untuk berkreatifitas dengan membuat sesuatu yang bisa bermanfaat," tutur Ustad Ardiansyah selaku Ketua Panitia.

"Apa lagi Pondok pesantren yang santrinya tinggal disini, kita harus bangkit dari keterpurukan ini, dengan cara kita harus memproduksi suatu produk yang bisa menghasilkan," tambah Ust. Ardiansyah.

Diterangkan Ardiansyah, Pondok Pesantren Motivasi  sudah membuat produk berupa sabun, dan produk unggulan  minuman kekinian  Kopi Santri yang memakai kopi robusta. "Nah, semua itu sudah kita produksi tinggal cara pemasarannya, maka dari itu, kita meminta bantuan pengasuh pondok pesantren motivasi K.H. Ahmad Nurul Huda," terang Ardiansyah.

K.H. Ahmad Nurul Huda yang biasa disapa Ayah Enha
 menuturkan, festival kuliner pesantren ini pertama kali yang diadakan oleh Pondok Pesantren Motivasi. Tujuannya membuktikan pesantren itu adalah lembaga yang multi talenta, "bukan saja hanya bisa mengaji tetapi pesantren bisa memasak, berdagang dan sebagainya, kepesertaan kami juga sudah ada sekitar 100 perwakilan dari pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi, tapi yang menghadirkan produknya baru sekitar 12 pesantren," ujar Ayah Enha.

Festival Kuliner menjadi pilihan karena kluliner  menjadi sektor usaha 
yang paling banyak dipilih dan jadi perbincangan dimasa pandemi COVID-19. "Selain itu kita juga membuat produk untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti kita membuat otomatic wastafel portabel, jadi wastafel cukup dengan menjulurkan tangan saja nanti sabun dan airnya keluar sendiri, ini adalah suatu bentuk inovasi kami dalam kepedulian terhadap COVID-19," terang Ayah Enha.



Sementara itu Dirjen Pendidika Islam Kemenag RI Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani menegaskan bahwa pesantren bisa menjadi sebuah lembaga pendidikan yang mampu mencetak insan-insan yang mumpuni, yang memiliki keimanan kuat dan memiliki daya saing yang tangguh dalam kehidupan, "untuk mensupport kegiatan pesantren, kita menyiapkan dana hampir 2,6 trilun rupiah dan itu wujudnya adalah bentuk bantuan langsung kepada pesantren. Kita juga mensupport dan memberikan apresiasi dalam acara ini," ujar Dirjen.

Ayah Enha juga berharap  kepada pemerintah baik ditingkat daerah, propinsi maupun pusat agar melirik ke pesantren, "kami tidak meminta bantuan yang sifatnya konsumtif, tapi kami butuh spirit atau motifasi supaya teman-teman yang memiliki multi talenta ini bisa di fasilitasi untuk pelatihan, pendampingannya sampai dengan kemampuan menjual, karena salah satu keluhannya adalah kami bisa memproduksi tapi kami mengalami kesulitan sulit untuk penjualan," pinta Ayah Enha.

Kontribusi pesantren juga diapresiasi oleh  H. Kevin Haikal selaku Staf Khusus Menteri Agama bidang Organisasi Kemasyarakatan, Sosial Keagamaan dan Komunikasi Publik yang mengatakan bahwa tidak dipungkiri kontribusi pesantren terhadap negara sangat besar, bahkan sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini.

Disamping itu
, keberpihakan, kehadiran, dan perhatian negara terhadap pesantren juga semakin hari semakin bertambah. Hal ini memuncak di era Presiden Joko Widodo, seiring ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional sejak tahun 2015 dan disahkannya UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

"Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pesantren. Peluang karena pendidikan pesantren kini sudah mendapat rekognisi dari negara, baik dalam bentuk pendidikan diniyah formal maupun penyetaraan (muadalah). Pendidikan diniyah formal juga sudah lengkap, dari jenjang ula (setingkat MI), wustha (setingkat MTs), 'ulya (setingkat MA), bahkan hingga Ma'had Aly (PTKIN).

Namun, rekognisi negara juga menjadi tantangan bagi pesantren. Lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia ini harus bertransformasi sesuai perkembangan zaman. Masyarakat pesantren harus mampu menjawab persoalan masyarakat global masa kini dan perkembangan teknologi informasi. Santri harus bisa ikut mengambil peran sebagai warga dunia. Karenanya, selain tafaqquh fid-din (penguasaan ilmu agama), santri juga harus punya keahlian kompetitif dalam menghadapi kehidupan dunia. Dengan begitu, santri bisa bersaing tidak kalah dengan lulusan pendidikan lainnya dan tidak dipandang sebelah mata.

"Saya mengapresiasi pendekatan metodologi pembelajaran Pesantren Motivasi Indonesia, Yayasan Istana Yatim Nurul Mukhlisin. Sebab, selain belajar ilmu agama, santri di pesantren ini juga dilatih keterampilan dan keahlian. Mulai dari barista coffee, hidroponik, ternak lele, bahasa Inggris, bahkan sampai membuka santri mart untuk pemberdayaan pesantren," tutur 
H. Kevin Haikal seraya mengungkapkan ciri khas dunia pesantren yakni kemandirian, keikhlasan, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi.

Apresiasi juga datang sari Sri Sugiarti yang merupakan Ketua Himpunan pengusaha Nahdliyyin Kabupaten Bekasi. "Pesantrean motivasi ini melakukan sesuatu yang luar biasa, yaitu memproduksi sendiri oleh santri sendiri, ini sangat baik untuk nanti bisa mengeksplor lagi produk-produk yang di produksi pondok pesantren," ujar  Sri Sugiarti.



Reporter: Topan Adi N | Editor: Mahar Prastowo

Ini Pesan Danrem 032 Wirabraja Kepada Prajurit Yonif 133/Yudha Sakti Usai Purna Tugas Pamtas RI-Malaysia


GENERASIINDONESIA.CO
| Padang
- "Pertama-tama saya ucapkan terimakasih atas dedikasi, pengabdian dan kerja keras kalian dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia sehingga berhasil mendapatkan predikat yang baik dari pimpinan," ucap Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada, kepada para prajurit 133/Yudha Sakti, Jum'at (9/10).

Kunjungan Kerja Danrem beserta Ibu Ketua Persit Koorcabrem 032  ke Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti di Mako Yonif Jl. Prof Dr. Hamka Air Tawar Padang, Sumatera Barat, dalam rangka menyambut para prajurit yang telah purna tugas dalam pengamanan perbatasan RI-Malaysia pada bulan lalu.


Kedatangan orang nomor satu di Korem 032/Wirabraja ini disambut langsung Komandan Batalyon Infanteri 133/YS Letkol Inf. Hendra Cipta yang diikuti dengan pengalungan Syal  dan pemberian bunga tangan kepada Danrem dan Ketua Persit Koorcabrem 032 di gerbang Batalyon.

Usai menerima hormat jajar, nyanyian selamat datang dan yel yel kebanggaan Batalyon dengan penuh semangat   oleh seluruh prajurit dan juga  ibu-ibu persit turut menyambut kedatangan Danrem dan rombongan.

Dalam pengarahan Komandan Korem 032/Wbr di  lapangan upacara Yonif 133/YS tersebut diikuti oleh seluruh anggota Yonif 133/YS  dan dilaksanakan  dengan tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid 19.

Danrem dalam arahannya berpesan agar segera dilaksanakan konsolidasi dan penyesuaian dengan situasi di homebase, memanfaatkan waktu untuk keluarga dengan sebaik-baiknya, dan tidak melakukan pelanggaran apalagi terkait dengan narkoba.

"Hindari hal-hal yang dilarang dan diharamkan dalam bentuk apapun  yang dapat mencoreng nama satuan apalagi yang menyangkut tentang narkoba, jangan ada prajurit yang mencoba coba untuk terlibat dalam barang haram tersebut," ujar Danrem.

Komandan Korem  juga menegaskan akan memberikan  sanksi tegas sesuai dengan prosedur hukum  apabila ada prajurit yang mencoba coba terlibat narkoba.

"Jangan coba-coba terlibat dalam narkoba, jaga nama baikmu dan satuanmu,  sayangi dirimu dan keluargamu sekali kamu terlibat dalam narkoba sama artinya satu kakimu sudah masuk kuburan, saya tidak akan mentolerir kasus pelanggaran  narkoba", tegas alumni Akmil 1992 ini.

Lebih lanjut Brigjen TNI Arief Gajah Mada mengingatkan bahwa sebentar lagi akan dilaksanakan pilkada di beberapa wilayah, "untuk itu jangan terlibat dalam politik praktis jangan berpihak pada salah satu calon, jaga dan pelihara kepercayaan masyarakat terhadap Netralitas TNI."

Dalam pengarahan yang didampingi oleh para Kasi Kasrem ini, Danrem juga terus memotivasi prajurit Yonif 133/YS untuk terus megukir prestasi dalam berbagai bidang dan untuk meraihnya harus dicapai dengan cara profesional untuk itu terus  laksanakan berlatih dan berlatih.



Danrem kembali menekankan agar selama pelaksanaan cuti jaga keamanan dan manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya bersama keluarga dan tetap jaga nama baik satuan serta jaga kesehatan dengan tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan di manapun berada dengan menerapkan 3 M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan secara rutin untuk memutus penyebaran Covid19.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut Kasi Intel Kasrem Kolonel Arm Fairil Wajdi, Kasi Ops Kolonel Inf Ruddy Trenggono, Kasilog Kolonel Kav. Ezi Zaini dan Dandim 0312/Padang Kolonel Arh. Nova Mahanes Yudha dan Ibu ibu pengurus Persit Koorcabrem 032.


Reporter: Riki Abdillah | Editor: Mahar Prastowo
Autentifikasi: 032/Wirabraja


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku