Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

YKBM Santuni 111 Yatim dan Dhuafa



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ  | Bekasi
- "Terimakasih buat ayah, bunda dan kakak semua yang telah membantu saya sehingga meringankan beban ibu saya setiap bulannya. Buat yayasan juga terimakasih yang telah membina kami sehingga kami bisa mengaji dan belajar disini," ujar Elvina, anak yatim umur 9 (sembilan) tahun kelas III SDN 04 Mangunjaya Tambun  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Anak yatim sejakusia setahun ini jadi salah satu penerima santunan oleh Yayasan Kreasi Bangun Mandiri (YKBM), Sabtu (07/11/2020).

Acara santunan yatim dan dhuafa tersebut dihelat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,  di Sekretariat YKBM Jalan Raya Pendidikan No.A32, Kp.Siluman Gang Manyar  RT 02 RW 18 Kel. Mangun Jaya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Hendra selaku Ketua Yayasan YKBM, mengatakan santunan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan anak-anak yatim di sekitar yayasan.

"Kami atas nama seluruh pengurus yayasan YKBM mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur dermawan pencinta yatim dan dhuafa yang terus senantiasa memberikan donasinya," ujar Hendra mengapresiasi para donatur.

Kepada para anak yatim yang nasibnya sama seperti Rasulullah SAW di masa kecil, ini Hendra berharap kelak merka bakal menjadi pemuda pemudi yang berguna untuk dirinya, keluarganya, bangsa dan negara. "Karena di tangan pemuda inilah negara bisa maju, adil, sejahtera, makmur dan aman," ujar Hendra.

Sementara itu Ustad Surya dalam ceramah nasehatnya menyampaikan pedan agar momentum Maulid Nabi Muhammad SAW  dapat menjadikan diri semakin cinta dan berusaha mendekatkan diri kepada sifat-sifat Rasulullah dengan mencontoh, meneladani  perilaku dan sifat-sifat Rasul.

"Maulid Nabi Muhammad SAW ini  selain memahami sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW kita juga perlu memahami hal-hal yang perlu menjadi contoh dan teladan kita dalam kehidupan keluarga,agama, bermasyarakat dan bernegara, sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, seorang Nabi yang membawa dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang. Untuk itulah mari kita terus melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh Allah dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Allah," imbau Ustad Surya.

Pada sesi pamungkas  acara, dilakukan santunan yatim dan dhuafa sebanyak 111 orang, namun karena terkait dengan pandemi virus corona secara simbolis santunan diberikan kepada  20 orang yang hadir, dan selebihnya diantar ke rumah-rumah para penerima.

Tampak hadir Pembina YKBM Bapak Heri Muhidin, Ketua RT 02 Bapak Malih, Ketua RW.018 Bapak Herman, serta para donatur yayasan.

Reporter: Haris | Editor: Mahar P

Peringati Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi, YMUI Santuni Yatim dan Dhuafa Kp. Bahari


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
| Jakarta
- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW bersamaan Hari Sumpah Pemuda yang ke-92, Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) di Jl.Bahari II No. 98 RT. 10 RW. 04 Tanjung Priok Jakarta Utara,  menggelar ccara santunan yatim dan dhuafa pada Minggu (01/11/2020) pekan ini.

Hadir dalam acara tersebut, Adi Sugito ketua Yayasan YMUI, Ibu Ilem mewakili Bapak Suparlan  Ketua RT.010, Sumadi Ketua RW.04, Ustad Faiz (Penceramah) serta para donatur dan puluhan anak yatim serta dhuafa.

Ustad Faiz dalam ceramahnya menyampaikan agar dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dini  dapat menjadikan  ummat semakin mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan mencontohi, meneladani kisah dan sifat-sifat Rasulullah diantaranya Sidik, tabligh, fatonah dan amanah.

Ustad Faiz mengungkapkan, hadirnya Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) di lingkungan Kapmung Bahari sebagai bentuk kepedulian para pengurus kepada kehidupan yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. "Pesan buat adik yatim, pengurus-pengurus yayasan ini adalah pengganti kedua orang tua kalian semuanya maka belajarlah yang rajin supaya kalian ini bisa menjadi anak yang sholeh dan sholeha," ujar Ustad Faiz.

Ustad Faiz juga mengungkapkan, Maulid Nabi Muhammad SAW ini selain untuk memahami sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga perlunya ummat memahami hal-hal yang perlu menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan keluarga, agama, bermasyarakat dan bernegara.

Sementara itu  Adi Sugito selaku Ketua Yayasan Maal Umat Indonesia (YMUI) mengatakan, santunan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian  terhadap kehidupan anak-anak yatim di Kp.Bahari Tanjung Priok Jakarta Utara.
 
“Saya sangat senang sekali bisa bersama di acara ini dan ini juga kebanggaan buat kita semua bisa mengadakan acara Maulid Nabi sekaligus memperingati hari sumpah pemuda, semoga kebersamaan kita tidak sampai disini akan tetapi terus menerus menjalin silaturahmi sehingga menjadi keluarga besar yayasan YMUI," ucap Adi.

Acara ini ditutup dengan santunan yatim dan dhuafa sebanyak 60 orang,terkait dengan pandemi virus corona santunan yatim dan dhuafa yang hadir 25 orang dan selebihnya diantar kerumah-rumah untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Dengan rasa hormat dan berbangga hati, kami atas nama seluruh pengurus yayasan YMUI mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur, dermawan pencinta Yatim dan Dhuafa yang terus senantiasa memberikan donasinya kepada yatim dan dhuafa," ucap Adi. Tak lupa Adi juga mendoakan agar  amal jariyah para donatur diijabah oleh Allah SWT..

Reporter: Haris | Editor: Mahar P

Jadi Ketua Forum Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN, Ida Fauziyah Usung Tiga Inisiatif Kerjasama


GEN-ID
| Jakarta
- Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah resmi menjabat sebagai Chair of ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM), sebuah forum Menteri-menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN, untuk masa jabatan periode 2020 hingga 2022.

Ida langsung memimpin pertemuan tingkat Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN tersebut usai serah terima jabatan dari Tuan Haji Awang (Malaysia) selaku Ketua periode 2018-2020 melalui hybrid virtual meeting.

"Tahun ini giliran Menaker Indonesia menjadi ketua forum kerja sama ASEAN bidang ketenagakerjaan periode 2020-2022," kata Ida.

Diterangkan Ida, ALMM merupakan pertemuan tingkat Menteri ASEAN bidang ketenagakerjaan yang digelar setiap dua tahun sekali dan dihadiri oleh 10 negara anggota ASEAN.

ALMM merupakan forum diskusi, tukar informasi dan pengalaman atau praktek terbaik tentang dampak transformasi digital terhadap pasar kerja dan jenis pendidikan vokasi yang dibutuhkan.

"Termasuk juga membahas hubungan kerja, dialog sosial dan jaminan sosial bagi pekerja di era ekonomi digital," jelas Ida.

Indonesia selaku Ketua ASEAN bidang Ketenagakerjaan periode 2020-2022 mengusung tema 'Mempromosikan Pekerja ASEAN untuk Daya Saing, Ketahanan, dan Ketangkasan dalam Menghadapi Pekerjaan Masa Depan'.

Terdapat tiga inisiatif kerja sama di bidang ketenagakerjaan yang diusulkan Ida.

Pertama, meningkatan pekerja ASEAN untuk daya saing, ketahanan, dan ketangkasan menghadapi pekerjaan masa depan.

Kedua, mendorong kerja sama antara negara anggota ASEAN, mitra ASEAN, mitra sosial, dan organisasi internasional, untuk mendukung upaya-upaya dalam mencapai tujuan dari deklarasi ASEAN.

Ketiga, menghasilkan langkah-langkah progresif dan milestone dalam mewujudkan daya saing, ketahanan, dan ketangkasan pekerja ASEAN dalam menghadapi pekerjaan masa depan.

Ida menegaskan beberapa hal yang akan menjadi perhatian Indonesia selaku Ketua ASEAN bidang ketenagakerjaan adalah mempercepat akses keterampilan vokasi bagi tenaga kerjanya, khususnya dalam penguasaan teknologi, "sehingga mereka dapat mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia di era ekonomi digital dan dapat bertahan di situasi krisis akibat pandemi covid-19 ini," pungkas Ida. 
 
[mahar p/aseansec]

Peringati Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda, YAZID Santuni Yatim dan Dhuafa




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Yayasan Aza Gading Indonesia (YAZID) menggelar acara Santunan Peduli Yatim dan Dhuafa dalam rangka  memperingatan Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad S.A.W yang digelar di kampung Cakung Jatisari Kota Bekasi, Kamis (29/10/2020).

Guna mematuhi protokol kesehatan untuk membatasi kerumunan, santunan terhadap 105 penerima secara simbolis diserahkan kepada anak yatim Sebanyak 30 orang dan dhuafa 10 orang, selebihnya diantar ke rumah masing-masing oleh panitia.

Acara ini dihadiri Ustad Hasan Basri yang sekaligus sebagai penceramah, Rosidi, S.Pd.I selaku Ketua Yayasan YAZID serta para donatur dan tamu undangan.



Ketua Yayasan (YAZID)  Rosidi, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

"Bila tahun sebelumnya selalu digelar dengan meriah, maka untuk tahun ini hanya digelar sederhana mengingat situasi pandemi yang melanda Negara kita ini belum berakhir, sekarang kita santunan anak yatim,” terang Rosidi.

“Saya bangga dengan anak muda yang masih peduli terhadap jasa pahlawan. Dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad S.A.W ini, mari jadikan kegiatan yayasan untuk adik yatim menjadi pemuda-pemudi yang lebih bermanfaat bagi keluarganya bangsa dn negaranya," imbau Rosidi.


Ustad Hasan Basri dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya peran pemuda-pemudi untuk bangsa dan negara ini di hadapan para anak yatim.

"Marilah kita menjadi pemuda-pemudi yang berbakti kepada keluarga, masyarakat, bangsa dan negara sebagaimana yang telah dicontohkan oleh seorang Rasulullah Nabi Muhammad yang lahir sebagai anak yatim, menjadi penggembala domba, menjadi penyelamat manusia. Contoh tauladannya yang perlu kita ikuti buat generasi muda hari ini," tutur Ustad Hasan Basri.

Rohimin sebagai donatur merasa bahagia menjadi bagian dari keluarga besar YAZID dan bangga. Ia berharap agar para anak yatim di YAZID  bisa belajar dengan rajin. Ia juga berharapagar yayasan semakin bertambah donaturnya.

Hal senada diungkapkan Siti Nuraeni, "Saya merasa terharu bisa bergabung dengan yayasan ini. Saya akan terus menjadi donatur tetap YAZID," ujar Nuraeni sembari berharap dengan jalan bersedekah menjadi donatur untuk anak yatim,  keluarganya selalu diberikan kemudahan, keberkahan oleh Allah SWT.


Reporter: Haris | Editor: Mahar Prastowo

Pemuda Minang Sebut Negara Lalai Urus ex-Anarko


GEN-ID | Jakarta - Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) menggelar konferensi pers bertema “Negara Lalai Urus Ex Anarko, PPMM Ambil Alih Tugas Negara”, bertempat di Hotel Balairung, Jalan Matraman Raya No.19, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2020).

Pada acara tersebut juga dilaksanakan lelang 2 unit sepeda motor untuk merangkul  ex Anarko dengan program-program positif yang sudah disiapkan.

“Kami akan melelang dua unit sepeda motor melalui WA Grup yang akan kami tutup Jam 23.00 WIB dan akan diumumkan keesokan harinya. Uang hasil lelang tersebut akan kami pakai untuk merangkul mereka dengan program-program positif yang sudah kami siapkan. Kalau negara lalai mengurusi ex Anarko, maka Pemuda Mahasiswa Minang akan hadir mengambil alih tugas negara,” ujar David, Ketua umum PPMM .

David menjelaskan bahwa sekarang ini negara terkesan abai terhadap ex Anarko, tidak memperhatikan nasib para pemuda yang keluar dari kelompok yang dikenal suka membuat rusuh itu.

“Kalau ex Anarko ini dibiarkan, jangan salah jika nanti mereka akan kembali ke kelompoknya. Ini masalah serius. Kalau mereka melakukan kerusuhan lagi, disalahin lagi dan ditangkapin lagi. Seharusnya negara hadir kepada mereka yang sudah insyaf,” ujar David yang didampingi Zikri, Sekjen PPMM.

Menurutnya, negara seharusnya melakukan pembinaan, memberikan kegiatan atau wadah bagi mereka untuk berkreasi. Sehingga harapan bangsa ini bisa berkarya dan menjadi generasi penerus bangsa yang dibanggakan.

Dedi Usmanugi Ketua Pemuda dan Mahasiswa Papua menyampaikan apresiasi kepada PPMM atas kepedulian mereka yang mengambil peran negara dalam membina terhadap generasi muda yang sempat menjadi anggota kelompok Anarko. Dedi mengungkap peran pemuda Minang dari zaman ke zaman banyak yang menjadi tokoh penting sebelum maupun sesudah kemerdekaan hingga kini. 

"PPMM mengambil peran bagaimana anarko ini dibina, mereka generasi penerus bangsa. Kita tidak tahu bahwa dari mereka akan ada yang menjadi calon menteri dan lain sebagainya,” ujar Dedi.


Reporter:Haris | Editor: Mahar Prastowo

Andi F Noya: Wartawan Tak Hanya Memberikan informasi, Melainkan Juga Inspirasi Bagi Masyarakat



GEN-ID | PEKERJAAN wartawan sesungguhnya tidak sekadar memberikan informasi, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk bergerak secara positif. Demikian disampaikan wartawan senior Media Group Andy F Noya dalam acara Bincang Jurnalistik yang digelar Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (17/10).

‘’Wartawan dapat mendorong masyarakat untuk bergerak dalam berbuat baik. Jadi sesungguhnya seorang wartawan tak hanya memberikan informasi, melainkan juga inspirasi bagi masyarakat,’’ jelasnya.

Tetapi dalam perkembangannya, perjalanan pers saat sekarang makin membingungkan. Apalagi, perkembangan industri digital yang memudahkan orang dapat membuat informasi apapun.

Lalu, posisi jurnalis di mana, media di mana?

"Di sinilah tantangan media mainstream, di mana kemudian muncul berita-berita hoaks. Bahkan, kita semakin tidak tahu lagi mana berita yang benar dan tidak,’’ ungkapnya.

[gi/mediaindonesia]

Icha Monoarfa Juara Nasional FLS2N dari Gorontalo Ingin Jadi Penari Profesional

Reporter: Kusmayadi | Editor: Mahar Prastowo


GEN-ID |
Menjadi penari profesional dan bisa go internasional adalah cita-cita Tarisya Aulia Monoarfa atau akrab dipanggil Icha. Gadis cantik kelahiran 17 tahun silam putri  kedua pasangan Ronny Monoarfa dan Nurlaila Limonu. Saat ini Icha duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 3 Kota Gorontalo.

Sebagai sebuah manifestasi dari keindahan, kesenian tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan manusia. Berbagai karya seni pun diciptakan, bahkan mulai banyak bermunculan sanggar–sanggar seni. Tidak hanya itu, kesenian juga sudah masuk menjadi mata pelajaran siswa di berbagai sekolah. Tidak sedikit pula siswa-siswi yang tertarik menggeluti bidang kesenian tersebut, sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan bakat yang dimiliki.




Mewarisi darah seni dari sang ayah, dara  asal Gorontalo ini dalam dunia seni tari tidak diragukan lagi. "Alhamdulillah mewarisi darah seni dari ayah, makanya sejak kecil sudah terbiasa tampil di depan banyak orang seperti menjadi presenter cilik dan menyanyi saya tidak canggung lagi," tutur Icha.

Lihat saja penampilannya yang diunggah Channel Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Gorontalo di bawah ini.


Bakat dan minat Icha pada seni sudah nampak dari usia dini, bahkan sejak usia PAUD telah menjadi Bintang PAUD dan presenter cilik dalam sebuah acara bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan kala itu, Dr. Mutia Hatta.

Memasuki usia Sekolah Dasar (SD) kelas 3 (tiga) dan semakin intens di kelas 4 (empat), Icha sudah mengikuti lomba FLS2N Vokalia Tingkat Nasional di Lombok (NTB), dan lomba FLS2N Vokalia Tingkat Nasional di Medan mewakili Provinsi Gotontalo.

Di kelas 5 SD, Icha meraih Runner Up 1 Bintang Vokalia tahun 2013 di Jakarta dengan juri Arzeti Bilbina, aktris dan anggota DPR RI.

Di Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SMP), di kelas VIII Icha mendapatkan Juara 1 Nasional lomba FLS2N Vocal Grup mewakili Provinsi Gorontalo.

Kemudian di kelas IX ia mulai menggeluti seni tari, dan debut pertamanya di bidang seni tari ini ketika ia mewakili Kota Gorontalo pada iven Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)  di Kota Malang Jawa Timur 18-20 Juli 2017.

Merasa mampu dan ada kesempatan di bidang seni tari, Icha semakin  memperdalam seni tarinya di Sanggar Tari Makuta yang populer sebagai Sanggar seni tari tradisional Gorontalo, tari modern, vocal dan modelling. Icha beruntung, ia dibimbing koreografer terbaik Gorontalo  Feri Fadli Polontalo.


Memasuki jenjang SMA, ia tak berhenti mengukir pretasi, di kelas X Icha mencatatkan prestasi Lomba Menari Berpasangan pada iven FLS2N 2019 dengan menjadi Juara 1 Tingkat Kota Gorontalo, dan Juara 1 Tingkat Provinsi Gorontalo.

Begitu juga di kelas XI, Icha kembali mengikuti  lomba menari di ajang FLS2N yang merupakan ajang berprestasi pelajar yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan. Pada ajang FLS2N 2019 ini Icha menjuarai lomba menari Tingka Kota, begitu juga di tingkat provinsi ia sabet juara 1 dan lagi-lagi menyabet juara 1 di tingkat nasional.


Dengan sederet prestasinya itu, Icha menjadi salah satu remaja berprestasi yang berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerah di kancah nasional khusus dalam bidang seni  tari. Ia berharap bisa menjadi penari profesional dan tampil di mancanegara mewakili Indonesia.

"Harapan kedepan saya bercita-cita ingin menjadi penari profesional agar bisa tampil di manca negara mewakili negeri tercinta Indonesia," ujarnya.

Atas semua prestasi yang ia raih itu, Icha berterimakasih kepada kedua orangtuanya  yang selalu memberikan dukungan dan motivasi. Begitu juga terimakasih kepada para pembimbingnya baik di sanggar maupun para guru sekolahnya.

Bagi Icha, pencapaian prestasinya juga menjadi bukti bahwa  para pelajar di Provinsi Gorontalo juga memiliki potensi dan bisa bersaing di tingkat nasional.


Biografi


Nama                 : Tarisya Aulia Monoarfa 
Panggilan           : Icha
Orangtua            : Ronny Monoarfa/Nurlaila Limonu
Alamat               : SMA Negeri 3 Kota Gorontalo.








Santri Mandiri-Indonesia Maju, Tema Festival Kuliner Pesantren Motivasi Indonesia



GEN-ID | Pesantren Motivasi Indonesia mengadakan Festifal Kuliner Pesantren dengan tema Santri Mandiri Indonesia Maju, sebagai bentuk kepedulian pesantren dalam kemajuan ekonomi dimasa pandemi COVID-19. Bertempat di Pondok Pesantren Motivasi, Jalan Istana Yatim, RT. 003, RW. 001, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Bekasi Kabupaten pada Sabtu (17/10/2020). Acara dihadiri oleh Dirjen  Pendidikan Agama Islam Kementrian Agama Republik Indonesia.

"Didalam acara ini Pondok Pesantren Motivasi mempunyai gagasan untuk mempertahankan finasial. Dimasa pandemi COVID ini banyak yang mengalami kesulitan dalam finansial, disini kita mengajak para santri untuk berwirausaha guna menambah pemasukan finansial, disini kita mengajak para santri untuk berkreatifitas dengan membuat sesuatu yang bisa bermanfaat," tutur Ustad Ardiansyah selaku Ketua Panitia.

"Apa lagi Pondok pesantren yang santrinya tinggal disini, kita harus bangkit dari keterpurukan ini, dengan cara kita harus memproduksi suatu produk yang bisa menghasilkan," tambah Ust. Ardiansyah.

Diterangkan Ardiansyah, Pondok Pesantren Motivasi  sudah membuat produk berupa sabun, dan produk unggulan  minuman kekinian  Kopi Santri yang memakai kopi robusta. "Nah, semua itu sudah kita produksi tinggal cara pemasarannya, maka dari itu, kita meminta bantuan pengasuh pondok pesantren motivasi K.H. Ahmad Nurul Huda," terang Ardiansyah.

K.H. Ahmad Nurul Huda yang biasa disapa Ayah Enha
 menuturkan, festival kuliner pesantren ini pertama kali yang diadakan oleh Pondok Pesantren Motivasi. Tujuannya membuktikan pesantren itu adalah lembaga yang multi talenta, "bukan saja hanya bisa mengaji tetapi pesantren bisa memasak, berdagang dan sebagainya, kepesertaan kami juga sudah ada sekitar 100 perwakilan dari pesantren yang ada di Kabupaten Bekasi, tapi yang menghadirkan produknya baru sekitar 12 pesantren," ujar Ayah Enha.

Festival Kuliner menjadi pilihan karena kluliner  menjadi sektor usaha 
yang paling banyak dipilih dan jadi perbincangan dimasa pandemi COVID-19. "Selain itu kita juga membuat produk untuk menjaga kesehatan tubuh, seperti kita membuat otomatic wastafel portabel, jadi wastafel cukup dengan menjulurkan tangan saja nanti sabun dan airnya keluar sendiri, ini adalah suatu bentuk inovasi kami dalam kepedulian terhadap COVID-19," terang Ayah Enha.



Sementara itu Dirjen Pendidika Islam Kemenag RI Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani menegaskan bahwa pesantren bisa menjadi sebuah lembaga pendidikan yang mampu mencetak insan-insan yang mumpuni, yang memiliki keimanan kuat dan memiliki daya saing yang tangguh dalam kehidupan, "untuk mensupport kegiatan pesantren, kita menyiapkan dana hampir 2,6 trilun rupiah dan itu wujudnya adalah bentuk bantuan langsung kepada pesantren. Kita juga mensupport dan memberikan apresiasi dalam acara ini," ujar Dirjen.

Ayah Enha juga berharap  kepada pemerintah baik ditingkat daerah, propinsi maupun pusat agar melirik ke pesantren, "kami tidak meminta bantuan yang sifatnya konsumtif, tapi kami butuh spirit atau motifasi supaya teman-teman yang memiliki multi talenta ini bisa di fasilitasi untuk pelatihan, pendampingannya sampai dengan kemampuan menjual, karena salah satu keluhannya adalah kami bisa memproduksi tapi kami mengalami kesulitan sulit untuk penjualan," pinta Ayah Enha.

Kontribusi pesantren juga diapresiasi oleh  H. Kevin Haikal selaku Staf Khusus Menteri Agama bidang Organisasi Kemasyarakatan, Sosial Keagamaan dan Komunikasi Publik yang mengatakan bahwa tidak dipungkiri kontribusi pesantren terhadap negara sangat besar, bahkan sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini.

Disamping itu
, keberpihakan, kehadiran, dan perhatian negara terhadap pesantren juga semakin hari semakin bertambah. Hal ini memuncak di era Presiden Joko Widodo, seiring ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional sejak tahun 2015 dan disahkannya UU No 18 tahun 2019 tentang Pesantren.

"Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pesantren. Peluang karena pendidikan pesantren kini sudah mendapat rekognisi dari negara, baik dalam bentuk pendidikan diniyah formal maupun penyetaraan (muadalah). Pendidikan diniyah formal juga sudah lengkap, dari jenjang ula (setingkat MI), wustha (setingkat MTs), 'ulya (setingkat MA), bahkan hingga Ma'had Aly (PTKIN).

Namun, rekognisi negara juga menjadi tantangan bagi pesantren. Lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia ini harus bertransformasi sesuai perkembangan zaman. Masyarakat pesantren harus mampu menjawab persoalan masyarakat global masa kini dan perkembangan teknologi informasi. Santri harus bisa ikut mengambil peran sebagai warga dunia. Karenanya, selain tafaqquh fid-din (penguasaan ilmu agama), santri juga harus punya keahlian kompetitif dalam menghadapi kehidupan dunia. Dengan begitu, santri bisa bersaing tidak kalah dengan lulusan pendidikan lainnya dan tidak dipandang sebelah mata.

"Saya mengapresiasi pendekatan metodologi pembelajaran Pesantren Motivasi Indonesia, Yayasan Istana Yatim Nurul Mukhlisin. Sebab, selain belajar ilmu agama, santri di pesantren ini juga dilatih keterampilan dan keahlian. Mulai dari barista coffee, hidroponik, ternak lele, bahasa Inggris, bahkan sampai membuka santri mart untuk pemberdayaan pesantren," tutur 
H. Kevin Haikal seraya mengungkapkan ciri khas dunia pesantren yakni kemandirian, keikhlasan, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi.

Apresiasi juga datang sari Sri Sugiarti yang merupakan Ketua Himpunan pengusaha Nahdliyyin Kabupaten Bekasi. "Pesantrean motivasi ini melakukan sesuatu yang luar biasa, yaitu memproduksi sendiri oleh santri sendiri, ini sangat baik untuk nanti bisa mengeksplor lagi produk-produk yang di produksi pondok pesantren," ujar  Sri Sugiarti.



Reporter: Topan Adi N | Editor: Mahar Prastowo

Rindang Indonesia Memuliakan Anak Yatim dengan Membangun Istana Yatim


GENERASIINDONESIA.CO
| Inspirasi
- Berkarya, Mengabdi Sepenuh Hati,  tidak hanya sekedar Motto Yayasan Rindang Indonesia. Yayasan ini menyelenggarakan berbagai aktivitas sosial pendidikan, dan keagamaan untuk internal yayasan maupun pada masyarakat sekitar.

Di usianya yang ke-10 tahun, Yayasan Rindang telah banyak menggulirkan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan dhuafa, cek kesehatan gratis, doa bersama (istigoshah),  dan kegiatan kemanusiaan lainnya.

Salah satu program unggulan terkini Yayasan Rindang Indonesia adalah membangun Istana Yatim. Pada tahap pertama, telah dibangun sebuah Istana Yatim yang bertempat di Jalan Mangga RT 01/011 Kelurahan Jatimakmur, Jatiasih Bekasi. Istana ini diresmikan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada 17 September 2020.

Gedung asrama yatim ini sekaligus menjadi Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (P3MI). Tujuannya mencetak generasi yatim yang sehat, cerdas, dan kreatif serta memberdayakan masyarakat sekitar. 

Tampak fasilitas serta sarana dan prasarana Istana Yatim sangat terjaga  rapi dan tampak indah, dari kamar tidur, ruang belajar, ruang tamu, olah raga dan lain-lain. Dengan penataan interior yang  rapi dan teratur sehingga membuat anak-anak yatim penghuninya benar-benar dimuliakan seperti tinggal di dalam istana.


Baca juga:

Rindang Indonesia Tumbuh Kembangkan Kesetiakawanan Sosial


Selanjutnya, Yayasan Rindang Indonesia akan membangun 1000 Istana Yatim di Seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan  Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia Adhie Pamungkas saat ditemui di Istana Yatim, pada Jumat (9/10/2020).

Menurutnya, pembangunan 1000 Istana Yatim bukan hal yang mustahil apabila dilakukan dengan semangat kebersamaan atau kekitaan (nahniyah). Dia mengutip falsafah Jawa, "Seteng dadi genteng sewu jadi awu," bermakna modal sedikit apabila terus dikumpulkan dan dikelola dengan baik akan tumbuh besar, sebaliknya jika dikelola dengan tidak jujur maka hasilnya akan nihil. 

Mimpi besar Adhie, ia hanya ingin bermanfaat bagi orang banyak sebagaimana hadits Rasulullah, "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia".

Saat ditanya apa modal untuk mewujudkan itu semua, Adhie berseloroh, "Saya pake TUYUL".

Tuyul yang dimaksud Adhie adalah singkatan dari Tekun, Ulet, Yakin, Usaha dan Lancar. "Dengan tekun, ulet, yakin, usaha, pasti lancar," ujarnya.

Dalam menjalani hidup, Adhie memiliki resep sederhana yakni sukses dan kaya itu tatkala kita bisa enak makan dan enak tidur.

Pasalnya, kata Adhie, tidak sedikit orang yang tidak bisa menikmati makanan yang ia makan, banyak orang yang tidurnya tidak nyenyak atau insomnia. "Betapa sengsaranya mereka," kata Adhie.

Ia membandingkan dengan tukang becak yang bisa makan dengan lahap, dan bisa tidur nyenyak meski di atas becaknya. "Merekalah orang sukses dan kaya," kata Adhie.

Dan menurutnya, orang hidup harus bergerak, dengan bergerak Tuhan akan mencukupinya, "itulah kesuksesan, dan untuk meraih harus diawali dengan gerak. Seribu langkah diawali dengan langkah pertama," pungkas Adhie.


Tentang Yayasan Rindang Indonesia


Visi
Menjadi Lembaga yang bermanfaat besar bagi kemanusiaan.

Misi
Membangun kerjasama positif antara yayasan,masayarakat dan pemerintah dengan mewujudkan Rindang indonesia Center, Sebagai Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Terpadu (P3MT)

Motto

Berkarya - Mengabdi - Sepenuh hati

Kantor Sekretariat

Komplek Perkantoran Rindang Indonesia
Jalan Masjid Rawa Bacang No.4 RT 05 / RW 013
Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati,
Kota Bekasi. kode pos 17414

Legalitas Yayasan

Akte pendirian : No. 02 Tanggal 07 Agustus 2010. Notaris Raden Uke Umar Rahmat SH, M.Kn.
SK Menkunham : No. AHU - 3887.AH.04 Tahun 2010.
 
Program

Peduli yatim piatu & Dhuafa'
Berkah peduli Yatim piatu dan Dhuafa (mnyalurkan amanah dari para Donatur)
Wakaf Tunai Asrama Yatim
Pembangunan Gedung Asrama Yatim piatu dan dhuafa'
Wakaf Tunai Sawah Produktif (Program penguatan pangan untuk Yatim binaan yayasan)
Tabungan Qurban
Sedekah Barang Bekas
Cek Kesehatan Gratis
Program Cek kesehatan gratis setiap bulan terbuka untuk umum
Kursus komputer bersertifikat bekerjasama denga Ritech School
Pelatihan Seni & Kreatifitas

Pelatihan

Tari tradisional & Modern
Seni suara & Nasyid (Berlatih Menyanyi Solo atau Grup)
Sholawat & Hadroh
Kursus Komputer bersertifikat (Office dan Desain Grafis)


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Ini Pesan Danrem 032 Wirabraja Kepada Prajurit Yonif 133/Yudha Sakti Usai Purna Tugas Pamtas RI-Malaysia


GENERASIINDONESIA.CO
| Padang
- "Pertama-tama saya ucapkan terimakasih atas dedikasi, pengabdian dan kerja keras kalian dalam melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia sehingga berhasil mendapatkan predikat yang baik dari pimpinan," ucap Komandan Korem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada, kepada para prajurit 133/Yudha Sakti, Jum'at (9/10).

Kunjungan Kerja Danrem beserta Ibu Ketua Persit Koorcabrem 032  ke Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti di Mako Yonif Jl. Prof Dr. Hamka Air Tawar Padang, Sumatera Barat, dalam rangka menyambut para prajurit yang telah purna tugas dalam pengamanan perbatasan RI-Malaysia pada bulan lalu.


Kedatangan orang nomor satu di Korem 032/Wirabraja ini disambut langsung Komandan Batalyon Infanteri 133/YS Letkol Inf. Hendra Cipta yang diikuti dengan pengalungan Syal  dan pemberian bunga tangan kepada Danrem dan Ketua Persit Koorcabrem 032 di gerbang Batalyon.

Usai menerima hormat jajar, nyanyian selamat datang dan yel yel kebanggaan Batalyon dengan penuh semangat   oleh seluruh prajurit dan juga  ibu-ibu persit turut menyambut kedatangan Danrem dan rombongan.

Dalam pengarahan Komandan Korem 032/Wbr di  lapangan upacara Yonif 133/YS tersebut diikuti oleh seluruh anggota Yonif 133/YS  dan dilaksanakan  dengan tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid 19.

Danrem dalam arahannya berpesan agar segera dilaksanakan konsolidasi dan penyesuaian dengan situasi di homebase, memanfaatkan waktu untuk keluarga dengan sebaik-baiknya, dan tidak melakukan pelanggaran apalagi terkait dengan narkoba.

"Hindari hal-hal yang dilarang dan diharamkan dalam bentuk apapun  yang dapat mencoreng nama satuan apalagi yang menyangkut tentang narkoba, jangan ada prajurit yang mencoba coba untuk terlibat dalam barang haram tersebut," ujar Danrem.

Komandan Korem  juga menegaskan akan memberikan  sanksi tegas sesuai dengan prosedur hukum  apabila ada prajurit yang mencoba coba terlibat narkoba.

"Jangan coba-coba terlibat dalam narkoba, jaga nama baikmu dan satuanmu,  sayangi dirimu dan keluargamu sekali kamu terlibat dalam narkoba sama artinya satu kakimu sudah masuk kuburan, saya tidak akan mentolerir kasus pelanggaran  narkoba", tegas alumni Akmil 1992 ini.

Lebih lanjut Brigjen TNI Arief Gajah Mada mengingatkan bahwa sebentar lagi akan dilaksanakan pilkada di beberapa wilayah, "untuk itu jangan terlibat dalam politik praktis jangan berpihak pada salah satu calon, jaga dan pelihara kepercayaan masyarakat terhadap Netralitas TNI."

Dalam pengarahan yang didampingi oleh para Kasi Kasrem ini, Danrem juga terus memotivasi prajurit Yonif 133/YS untuk terus megukir prestasi dalam berbagai bidang dan untuk meraihnya harus dicapai dengan cara profesional untuk itu terus  laksanakan berlatih dan berlatih.



Danrem kembali menekankan agar selama pelaksanaan cuti jaga keamanan dan manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya bersama keluarga dan tetap jaga nama baik satuan serta jaga kesehatan dengan tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan di manapun berada dengan menerapkan 3 M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan secara rutin untuk memutus penyebaran Covid19.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut Kasi Intel Kasrem Kolonel Arm Fairil Wajdi, Kasi Ops Kolonel Inf Ruddy Trenggono, Kasilog Kolonel Kav. Ezi Zaini dan Dandim 0312/Padang Kolonel Arh. Nova Mahanes Yudha dan Ibu ibu pengurus Persit Koorcabrem 032.


Reporter: Riki Abdillah | Editor: Mahar Prastowo
Autentifikasi: 032/Wirabraja


Harty Muntako Bicara Sosok Ketua KADIN Kota Bekasi Periode Mendatang


GEN-ID
| Kota Bekasi -
Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi baru berakhir pada 2021 nanti, namun sejumlah nama mulai muncul ke permukaan digadang-gadang bakal menduduki kursi ketua untuk periode selanjutnya.

Salah satu kandidat Ketua KADIN Kota Bekasi yang dinilai mampu menahkodai KADIN Kota Bekasi adalah H. Muchamad Gunawan, ST, M.Si., yang merupakan Direktur Kantor Jasa Penilai Publik MMIR (Mushofah Mono Igfirly dan Rekan), Wakil Ketua Umum DPP Perbumma Adat Nusantara, Ketua RAPI DKI Jakarta serta Ketua Umum Terrano Adventure Club.

Gunawan dianggap mampu menahkodai KADIN dengan melihat latar belakangnya sebagai profesional, pengusaha yang fokus dan loyal. Satu yang menjadi nilai jualnya adalah pengalamannya di dunia perbankan terkait bidang apraisal (penilaian).

Dengan pengalamannya di bidang appraisal, diharapkan dapat diterapkan kepada pengurus dan anggota  KADIN khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah  untuk bisa memiliki rumah pribadi. Pasalnya, masih banyak pengurus dan anggota KADIN justru belum memiliki rumah.

Harty prihatin bilamana masih ada pengurus dan anggota KADIN yang belum memiliki rumah sendiri. Karena itu, salah satu program yang akan digulirkan Gunawan adalah membantu pengurus dan anggota KADIN untuk bisa memiliki rumah sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Harty Sugiarti Muntako, salah seorang pengusaha perhotelan, restaurant dan advertising ternama berlabel HARTIKA, saat ditemui di Griya Wulan Sari, Marga Jaya Bekasi, Rabu, 7 Oktober 2020.

Menurut wanita pengusaha kelahiran 22 September ini, KADIN Kota Bekasi akan semakin maju dengan kepemimpinan Gunawan. “Dia adalah seorang profesional di bidangnya, bidang dia adalah perbankan. Semua lini usaha bersinggungan dan berkolaborasi dengan Perbankan. Dia lah orangnya,” tutur Harty Muntako.

CEO Wulan Sari Group  ini berharap Ketua KADIN Kota Bekasi nantinya harus sosok yang mumpuni dan memiliki track record yang baik di mata masyarakat dan media.

“Calon ketua itu harus mumpuni dan teruji, jangan ada di berita ketua KADIN dikejar-kejar orang,  jangan sampai terdengar lagi,” pungkasnya.

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


RW Siaga Kayuringin Jaya Kembangkan Hidroponik dan Budidaya Ikan




GEN-ID | Kota Bekasi -  Tiga Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya tinjau satu persatu kesiapan program RW Siaga di tiap RW. Salah satu RW yang ditinjau adalah RW 21 di Kelurahan Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu 3 October 2020.

Kesiapan RW Siaga di RW 21, yang diketuai oleh H. Yoyo Sutaryo yang juga Ketua RW 21, cukup baik dari segi usaha mewujudkan ketahanan pangan dengan mengajak warga  untuk bercocok tanam sayur mayur dengan cara hidroponik, dan budidaya ikan.

"Tujuan dari RW Siaga itu bukan hanya menghasilkan produk sebanyak-banyaknya dalam segi ketahanan pangan, akan tetapi keberhasilannya dapat dilihat dari seberapa antusias masyarakat untuk turut serta berpartisipasi terkait program yang sedang dijalankan, memberikan kesadaran pada masyarakat. Dan masyarakat benar-benar ikut berpartisipasi aktif. Itulah kebehasilan yang diharapkan," ujar Yoyo.



Senada dengan Yoyo,  Muhammad Bakri Hasan selaku Penasehat RW 21 menyampaikan bahwa dengan melalui adanya kegiatan-kegiatan seperti pembibitan ikan, penanawan sayuran hidroponik pihaknya mengajak masyarakat  agar merasa sama-sama memiliki dan mempererat kebersamaan.

Anggota Badan Pengelola Kawasan Depan BSK (Bumi Satria Kencana) Dr. Elmie mengatakan bahwa hasil kekompakan Ketua RW,  Ketua RT di 6 RT dan semua warga masyarakat semua kegiatan berjalan lancar.

"Sebagai warga masyarakat kami ikut berpartisipasi dengan adanya penanaman hidroponik dan kolam ikan ini.  Kegiatan-kegiatan di RW 21 bisa berjalan lancar seperti ini karena semua bahu membahu, saling bekerjasama dan kami kompak. Baik ketua RW para pengurusnya, semua ketua RT yang ada 6 RT dan warga kami kompak," terang Dr. Elmie.

Acara tabur bibit ikan dilakukan oleh Sekretarias Kelurahan Agus H.  Mamun disaksikan ketua RW, para penasehat RW,  ketua RT, aparatur kelurahan dan juga warga sekitar.

Tak lupa Agus juga  menyampaikan bahwa sesuai instruksi walikota dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk menggiatkan,  menggembar-gemborkan lagi kegiatan 3M, yaitu  memakai masker,  mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Ini hal yang wajib untuk disampaikan ke warga. Yang kita lihat  kedisiplinan masyarakat masih ada saja yang masih rendah,  oleh karena itu  kami menyampaikan ke warga untuk mencegah penularan, karena hanya dengan cara ini yang bisa dilakukan .Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas luar rumah demi mencegah penyebaran covid-19," terang Agus H Mamun.

"Kami berharap kepada warga untuk tetap waspada namun tidak panik dan kami berpesan apabila tidak ada hal yang mendesak untuk tetap di rumah." kalau bukan kita siapa lagi,  kalau bukan sekarang kapan lagi?" soal Agus

Usai acara menabur bibit ikan lele,  Ikan Nila dan Iman gurame, dilanjutkan acara pembukaan jalan usai diperbaiki dan pengecoran ulang di Jalan Pandu  Dewanata.

Hadir dalam dalam acara kunjungan tanaman Hidroponik,  tabur benih ikan dan pembukaan jalan, yaitu Lurah Kayuringin Jaya yang diwakili Agus H. Mamun, Sekretaris Kelurahan, Aipda Triyugo A D. Bhabinkamtibmas Kayuringin Jaya  H. Yoyo Sutaryo,  Ketua RW 21, M. Bakri Hasan,  Penasehat RW, Dr. Elmie,  Pengurus BPKD perumahan Bumi Satria Kencana dan warga sekitar.

Reporter: Topan A.N
Editor: Mahar Prastowo


Menengok Kembali Semangat DOB Pulau Taliabu Guna Menimbang dan Memilih di Pilkada




Oleh: Mahar Prastowo
PR & Communication Strategic @MPSyndicates
Issue Maker @FORWARD

Kabupaten Pulau Taliabu adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku Utara, merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sula yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 dengan pusat pemerintahan di Bobong. Luas wilayah 1.469,93 km² dengan jumlah penduduk saat pemekaran menjadi DOB (Daerah Otonomi Baru) sebanyak 56.135 jiwa.

Soal semangat pemekaran menjadi daerah otonom kabupaten Pulau Taliabu, tentu tak lepas dari niat awal pemekaran itu sendiri dalam rangka mempercepat pengembangan ekonomi dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat sesuai karakteristik kepulauan yang membutuhkan dukungan kebijakan pengembangan wilayah berbasis pada potensi serta kekhasan wilayah yang dimiliki.

Secara  geografis, Pulau Taliabu memiliki karakteristik sebagai daerah kepulauan. Dengan dibentuknya Kabupaten Pulau Taliabu maka fokus pengembangan wilayah diharapkan lebih optimal dan menjangkau wilayah kepulauan, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih terjamin.

Dari perspektif geopolitik, wilayah Pulau Talibu merupakan kawasan perbatasan terluar dan jalur pelayaran internasional dengan negara lain dalam hal ini negara Philipina, sehingga memerlukan perhatian dan kebijakan khusus untuk lebih mendorong pengembangan wilayah kepulauan, agar memiliki tingkat ketahanan wilayah dan ketahanan masyarakat yang baik dalam kerangka penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wilayah Kabupaten Pulau Taliabu terbagi menjadi 8 (delapan) kecamatan yaitu Taliabu Barat dengan ibukota Bobong, Taliabu Barat Laut dengan ibukota kecamatan di  Nggele, Taliabu Timur dengan ibukota kecamatan di Samuya, Taliabu Timur Selatan (Losseng), Taliabu Selatan (Pancadu),  Taliabu Utara (Gela),  Lede  (Lede), Tabona dengan ibukota kecamatan juga di  Tabona.

Untuk lebih mengenal persebaran atau distribusi administrasi pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu, berikut ini adalah kecamatan dan desa/kelurahan di Pulau Taliabu:

Kecamatan Taliabu Barat meliputi Desa Bobong, Desa Talo, Desa Kawalo, Desa Limbo, Desa Maranti Jaya, Desa Karamat, Desa Holbota, Desa Pancoran, Desa Wayo, Desa Kilong, Desa Ratahaya, Desa Loho Bubba, dan Desa Woyo.

Kecamatan Taliabu Barat Laut meliputi  Desa Nggele, Desa Salati, Desa Beringin Jaya, Desa Kasango, dan Desa Oneway.

Kecamatan Lede meliputi Desa Lede, Desa Todoli, Desa Tolong, Desa Langganu, dan Desa Balahong.

Kecamatan Taliabu Utara meliputi  Desa Mananga, Desa Tanjung Una, Desa Jorjoga, Desa Gela, Desa Minton, Desa Nunca, Desa Sahu, Desa Mbono, Desa Hai, Desa Tikong, Desa Dege, Desa Air Bulan, Desa Air Kalimat, Desa Ufung, Desa Padang, Desa Natang Kuning, Desa Nunu, Desa London, dan Desa Wahe.

Kecamatan Taliabu Timur meliputi  Desa Penu, Desa Parigi, Desa Samuya, dan Desa Tubang.

Kecamatan Taliabu Timur Selatan meliputi Desa Waikadai, Desa Losseng, Desa Kawadang, Desa Sofan, Desa Mantarara, Desa Belo, Desa Kamaya, Desa Waikoka, dan Desa Waikadai Sula.

Kecamatan Taliabu Selatan meliputi Desa Bahu, Desa Bapenu, Desa Kilo, Desa Pancado, Desa Maluli, Desa Nggaki, Desa Sumbong, Desa Galebo, dan Desa Nggoli.

Kecamatan Tabona meliputi Desa Tabona, Desa Kabunu, Desa Peleng, Desa Fayaunana, Desa Habunuha, Desa Kataga, dan Desa Wolio.

Setelah pemekaran Kabupaten Kepulauan Sula, dan terbentuk Kabupaten Pulau Taliabu, maka wilayah Kabupaten Sula menjadi Kecamatan Mangoli Timur, Kecamatan Sanana, Kecamatan Sulabesi Barat, Kecamatan Mangoli Barat, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Timur, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kecamatan Mangoli Tengah, Kecamatan Mangoli Selatan, Kecamatan Mangoli Utara, dan Kecamatan Sanana Utara.
 
Dengan terbentuknya Kabupaten Pulau Taliabu sebagai daerah otonom, Kabupaten Pulau Taliabu perlu melakukan berbagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi, penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan, pemberdayaan, dan peningkatan sumber daya manusia, serta pengelolaan sumber daya alam sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Apakah hal tersebut sudah berjalan dalam kurun sekira 7 (tujuh) tahun ini?

Tentunya butuh evaluasi terutama dari pemerintah provinsi Maluku Utara dan DPRD Maluku Utara, yang hasilnya diumumkan secara terbuka kepada publik, agar semua tahu perkembangan jalannya manajemen pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu. Dengan demikian semua pihak juga dapat memberikan penilaian, dan dapat bersama-sama menambal kekurangan, mempertahankan dan meningkatkan yang sudah dicapai sebagai pencapaian bersama.

Mungkin yang paling nampak dari pencapaian-pencapaian itu adalah yang bersifat fisik seperti pengembangan sarana dan prasarana wilayah yang sebelumnya tentu telah disusun perencanaannya secara serasi dan terpadu dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

Namun secara luas, tentu bukan hanya sarana fisik saja wujud dari pembangunan itu, melainkan meliputi hal-hal yang mencakup IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang oleh PBB melalui United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dipublikasikan secara berkala dalam laporan tahunan Human Development Report (HDR) ditetapkan meliputi 3 (tiga) hal dimensi dasar: Umur panjang dan hidup sehat, Pengetahuan (pendidikan), Standar hidup layak (Kesejahteraan).

IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk dan  menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.

Di Indonesia, IPM juga merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja Pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).

IPM secara nasional Provinsi Maluku Utara menurut BPS adalah 27, dan secara wilayah, Kabupaten Pulau Taliabu masih berada di posisi 10 dari 10 Kabupaten, atau dibawah Morotai (9) dan Sula (8). Itu sebabnya daerah pemekaran baru ini  masih menjadi daerah tertinggal sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 63 tentang Daerah Tertinggal, terakit dengan perkembangan SDM dan Wilayahnya.

Secara nasional,  penilaian daerah tertinggal meliputi 6 aspek yaitu kesejahteraan yang ditunjukkan dengan perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas dan karakteristik daerah.

Masalah klasik yang dihadapi oleh semua daerah otonomi baru biasanya adalah keterbatasan anggaran untuk pembiayaan seluruh sektor pembangunan. Sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak baik pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Disamping kerjasama oleh semua pihak untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan dan monitoring serta evaluasi pembangunan, juga dibutuhkan komitmen dan tranparansi sehingga muncul penilaian masyarakat bahwa pelaksana pemerintahan telah bekerja dan juga muncul rasa percaya.

Mengelola Kabupaten Taliabu tentu bukan perkara mudah, daerah otonom baru, yang termasuk daerah tertinggal dan daerah induknya pun tertinggal. Namun, ketertinggalan itu bukan penyebab utama melainkan sesuatu yang harus dicari pemecahannya agar tak lagi tertinggal. Butuh modal, tentu. Dan Kabupaten Taliabu tak kurang modalnya dari sisi potensi sumber daya alam.

Sebagaimana diketahui, wilayah kepulauan ini tak hanya cantik secara geografis. Tapi juga cantik di dalamnya berupa potensi sumber kekayaan alam yang sangat besar dan mencakup sejumlah komoditas strategis.

Batubara misalnya, kekayaan yang berada di wilayah Taliabu Timur, kemudian minyak dan gas bumi yang berada di wilayah Cekungan Sula (memanjang dari perbatasan Kab. Banggai hingga sebelah Utara Pulau Taliabu dan Mangoli) dan Cekungan Sula Selatan di sebelah Selatan Pulau Taliabu.

Ada juga bahan galian nonlogam, pasir dan batu (sirtu) yang terdapat di Kecamatan Taliabu Barat (Desa Nunca, Gela, Bappenu dan Pancado), Pasir Kwarsa di Kecamatan Taliabu Barat (Desa Jorjoga dan Gela), dan Andesit di Pulau Taliabu, Skist di Pulau Taliabu, dan Koalin di Pulau Mangole dan Taliabu.

Dengan potensi yang begitu besar dan melimpah maka pengembangan wilayah ini akan berpotensi memberikan kontribusi berupa pendapatan yang besar bagi daerah dan untuk pembiayaan pembangunan di Pulau Taliabu demi kesejahteran masyarakat.

Kini, Kabupaten Pulau Taliabu sedang dihadapkan pada Pilkada yang akan memilih Bupati/Wakil Bupati Periode 2020-2025 dengan kontestannya adalah pasangan petahana Aliong Mus/Ramli (AMR) dan challengernya adalah pasangan Muhaimin Syarif/Syarifudin Mohalesi (MS-SM).

Keputusan ada di tangan rakyat pemilih di Taliabu, apakah AMR dipilih kembali untuk melanjutkan kepemimpinannya, atau evaluasi kinerja akan membuat rakyat memilih MS-SM guna menggantikan AMR.

Selamat menimbang dan memilih!


 
 

Inilah 10 Manfaat Susu Kurma


GEN-ID | LifeStyle
- Berbagai penelitian telah membuktikan kandungan gizi dan khasiat susu serta kurma. Dua sumber makanan terbaik yang kaya nutrisi dan dibutuhkan tubuh guna pemenuhan gizi.

Di bawah ini terdapat  beberapa manfaat susu kurma yang bisa Anda nikmati:

1. Jantung sehat

Kurma dapat mengurangi jumlah kolesterol dalam darah dan mengatasi penyumbatan yang terjadi di arteri. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan kalium dalam kurma terbukti efektif melawan penyakit jantung.

2. Booster ASI

Penelitian mengungkapkan kurma sebagai suplemen pada diet ibu menyusui dapat meningkatkan produksi ASI, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan ibu secara keseluruhan. Kandungan tryptophan diyakini dapat menghasilkan serotonin yang merupakan hormon kebahagiaan, membuat ibu lebih tenang dan jauh dari stres, mencegah turunnya kadar prolaktin yang diperlukan untuk produksi susu ibu. Ibu yang memiliki kadar prolaktin tinggi produksi ASI meningkat dan volume ASI semakin banyak.

3. Mengobati sembelit

Susu kurma dapat mengatasi sembelit dengan diminum saat perut kosong di pagi hari.

4. Tulang yang kuat

Susu kaya akan kalsium, ditambah dengan  kurma, nutrisi yang didapatkan semakin baik bagi tulang karena kurma juga tinggi akan kalsium, selenium, tembaga, dan magnesium yang juga penting untuk menjaga kekuatan gigi dan mencegah osteoporosis.

5. Mengobati anemia

Anemia atau kekurangan sel darah merah membuat jaringan tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Susu kurma dipercaya dapat mengatasi kondisi ini karena kurma kaya akan zat besi yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel darah merah dan sirkulasi darah dalam tubuh.

6. Meningkatkan fungsi seksual

Kurma kaya akan asam amino yang  dapat meningkatkan fungsi seksual. Kurma  juga dikenal sebagai afrodisiak alami yang dapat merangsang daya seksual seseorang. Padanan kurma dan susu membuatnya kaya akan flavonoid yang dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

7. Menjaga kesehatan sistem saraf

Kombinasi kurma dengan susu dipercaya mampu menjaga kesehatan sistem saraf. Kurma kaya akan vitamin B, kalium, dan natrium, yang merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf.

8. Kulit sehat
Meminum susu kurma adalah cara alami untuk membuat kulit menjadi halus dan bercahaya. Kandungan vitamin C dan D di dalamnya memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi kulit terhadap radiasi ultraviolet. Nutrisi tersebut juga bisa mencegah penyakit kulit, seperti eksim, psoriasis, dan kulit kering.Di samping itu, kurma mengandung fitohormon yang dapat memberikan efek antipenuaan secara signifikan. Buah asal Timur Tengah ini juga dikenal bisa mencegah pertumbuhan melanin (pigmen yang memberi warna pada tubuh) di dalam tubuh sehingga dapat membuat kulit Anda lebih cerah.

9. Menjaga kesehatan otak

Suatu studi  menemukan bahwa kurma dapat mengurangi aktivitas protein beta-amyloid, yang dapat mengurangi kerja otak karena membentuk plak di otak.

10. Membantu ibu hamil melahirkan normal
Jika Anda tengah hamil dan menginginkan proses kelahiran yang normal, mungkin Anda akan direkomendasikan untuk mengonsumsi susu kurma ini. Pasalnya, beberapa penelitian telah membuktikan kurma dapat mengurangi kebutuhan induksi pada persalinan. Dalam sebuah studi, 69 wanita yang mengonsumsi 6 buah kurma per harinya selama 4 minggu memiliki peluang 20 persen lebih besar untuk melahirkan normal dibandingkan dengan wanita yang tidak memakan kurma. Studi tersebut juga menyebutkan bahwa seseorang yang mengonsumsi kurma saat hamil dapat membantu melunakan serviks sehingga membantu mempercepat pembukaan.

(adv)

dari berbagai sumber

KASTRI dan Majelis Taklim Al Muhajirin Jakasampurna Santuni Yatim dan Duafa




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Komunitas Aliansi Sedulur Tri Adhianto (Kastri) bersama MT (Majelis Ta'lim) Al Muhajirin menggelar acara santunan Peduli Yatim dan Dhuafa bertempat di Masjid  Al-Husna, Jl. Garuda Raya Rt 05/RW005, Komplek Inkopol, Jakasampurna, pada Minggu (20/9/2020).

Paket santunan yang diberikan berupa uang, voucher internet, beras/sembako.

Drs. H. Ibnu Widodo, MM selaku Ketua Umum Relawan Kastri yang hadir  di tengah anak yatim dan dhuafa, turut mengapresiasi acara tersebut.



"Kami sangat  mengapresiasi acara-acara seperti ini,  bahwa ditengah pandemi Covid ini banyak kepedulian, banyak yang memberikan bantuan berupa sembako, uang tunai dan bantuan-bantuan lainnya. Sehingga bisa membantu meringankan masyarakat yang mengalami dampak penurunan ekonomi. Dalam hal ini kami juga menitipkan bantuan dari Mas Tri Adhianto yang tadi sudah kami berikan, dan menyampaikan salam dari Mas Tri," ujar H. Ibnu.

Menurut H. Ibnu Widodo, Kastri secara rutin memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Harapan kami semoga pandemi Covid ini segera berakhir. Tetap patuhi anjuran pemerintah, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," tutur H. Ibnu Widodo.

Sementara itu Hj. Indah Kurnia Dewi, Ketua Majelis Ta'lim Al-Muhajirin yang juga sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa acara ini kerjasama Majelis Ta'lim Al-Muhajirin, PHBI RW 05, RISMA RW 05.



"Kami sangat  bahagia dan rasa bangga dengan adanya kerjasama seperti ini, dan alhamdulillah banyak para donatur yang peduli dan menyukseskan acara ini. Ini bulan Muharam makanya kami mengajak PHBI-Peringatan Hari-hari Besar Islam-yang diketuai Pak Yogo, kami juga mengajak RISMA (Remaja Islam Masjid al Husna, red)," ujar Hj. Indah Kurnia Dewi.

"Kami tentunya punya harapan besar keadaan ini normal kembali, bisa ta'lim lagi, bisa kumpul lagi, mengaji lagi, bisa ibadah lagi. Itu harapan kami," tutur Hj. Indah berharap.

Ketua PHBI (Peringatan Hari-hari Besar Islam)  H. Yogo Valuntoro mengungkaplan acara ini adalah berkah, karena bisa melibatkan semua, dalam masa pandemi ini bisa terlibat.



"Alhamdulillah acara ini berkah, hari raya kurban, sekarang bulan Muharam dan Insya Allah besok Maulid Nabi. Kita ingin berkolaborasi, tidak hanya PHBI secara mandiri tapi mengajak RISMA, triggernya biasanya Al-Muhajirin dan kami berinisiatif  untuk kita gabung saja dan  menyelenggarakan tetap satu tujuan dan untuk kepentingan orang banyak," terang H. Yogo.

Lanjutnya, "kedepan semua akan di urus RISMA.kami ingin RISMA punya panggung, dan remaja ini bisa mamakmurkan masjid."

Senada yang disampaikan H.Yogo Valuntoro,  Pembina  RISMA  Fikri Naufal juga menganggap bahwa acara ini adalah anugerah, merupakan berkah karena penyakit remaja saat ini, tantangannya  adalah mager (males gerak, males gaul).



"Kami pesan ke adik-adik remaja, kita harus menjadi taman, atau menciptakan taman, artinya saat taman itu dibuat, kupu-kupu akan datang. Dibuktikan bulan lalu, ada 6 remaja anak baru mau gabung, alasan mereka gabung ko asyik ya. Artinya remaja ini punya taman dulu, dan kami para pembina, para pengurus memberikan support," tutup Fikri.

Hadir dalam acara ini  Drs. H. Ibnu Widodo, MM selaku Ketua Umum Kastri beserta istri, Ali Mahfud selaku Sekretaris Kastri, Supriyono Ketua RW 05, Hj. Indah Kurnia Dewi Ketua Majelis Ta'lim Al-Muhajirin, H. Arsyad, ketua DKM Al Husna dan jajaranya, H. Suyoko Ketua DKM At Taqwa dan jajaranya, H. Yogo Valuntoro Ketua PHBI dan jajarannya, Fikri Nauval Pembina RISMA, H. Undang Ketua TPA Al Husna, Hj. Hasan Ketua TPA At Taqwa.



Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo

Lebaran Yatim, Wakil Walikota Bekasi Santuni Anak Yatim Yayasan Esa Qolbu



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Berbagi berkah Muharram yang juga dikenal masyarakat sebagai lebaran yatim, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono atau akrab disapa Mas Tri menyantuni anak yatim di  Yayasan Esa Qolbu - YESQO, pada Minggu (13/09/2020).

Kegiatan pembagian santunan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yaitu menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, menyediakan disinfektan hand sanitizer, serta seluruh yang hadir menggunakan masker.

Pemberian santuan Mas Tri yang diberikan kepada anak yatim asuhan Yayasan Esa Qolbu (YESQO)  di Gang Mukrim II RT 005/010 No.70 Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat, sedianya akan dihadiri Mas Tri, namun,  ternyata tidak berkesempatan hadir karena padatnya acara hari itu.


Ketua Pembina Yayasan YESQO Arif Mufarik mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut undangan Wakil Walikota Bekasi atas keinginannya untuk bertemu dengan anak yatim di yayasan YESQO, yang pada undangan seminggu sebelumnya Wakil Walikota tidak bisa hadir.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut undangan Wakil Walikota Bekasi atas keinginannya untuk bertemu dengan adik-adik yatim di yayasan YESQO, yang pada undangan seminggu sebelumnya beliau tidak bisa hadir," terang Arif.

Yayasan YESQO berdiri sejak 4 April 2011 dengan membina tidak kurang dari 125 yatim. Yayasan ini bergerak dibidang Sosial keagamaan dan kesehatan.

Keberadaan yayasan dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar, sebagaimana diungkapkan Ketua RW 010 Kelurahan Kranji, Agung Gunawan. "Keberadaan Yayasan YESQO ini membawa warna tersendiri bagi warga lingkungan RW 10, seperti diadakan taman ceria, wahana bermain, kegiatan belajar daring dan WiFi gratis bagi adik-adik yatim/piatu di lingkungan RW 10, kami sangat bersyukur,” ujar Gunawan.

Atas ketidakhadirannya, Wakil Walikota Bekasi mengirimkan paket bantuan sembako untuk  anak yatim dan dhuafa. Tak lupa Mas Tri juga menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir.



Mustaqim selaku ketua yayasan  memyampaikan apresiasinya kepada pihak pemkot yang mengundang  silaturahim dengan anak-anak yayasan dan para pengurus yayasan.

"Kami dalam hal ini juga berharap dengan semua pihak bisa bersinergi dan saling mendukung. Yayasan kami ini sudah 9 tahun berjalan dan alhamdulillah respon baik dari masyarakat, dan kami sangat berterimakasih atas partisipasi semua pihak pada keberadaan yayasan ini, kami terbuka dari segala macam dukungan apapun, termasuk  berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan yayasan," pungkas Mustaqim.

Reporter/Campers : Topan A.S  | Editor : Mahar Prastowo

Andri Krisnanto: Target 10 Juta UMKM Go Digital Harus Didukung Tiga Hal Ini



LUGAS
| Jakarta
- Andri Krisnanto, Pengamat Bisnis Digital UMKM, dalam sebuah forum diskusi di Jakarta menyatakan sikap optimis, bahwa target Pemerintah agar UMKM Go Digital mencapai target angka 10 juta di akhir tahun 2020 dapat terwujud.

“Perubahan life style masyarakat di Indonesia akibat Covid 19, ternyata berdampak positif kepada pertumbuhan sektor UMKM yang merambah bisnis digital. Aktifitas yang dilakukan di dalam rumah dalam hal ini Work From Home, membuat masyarakat Indonesia mencari kemudahan dalam bertransaksi dan berjual beli yaitu secara online," ungkap Andri.

Namun, untuk mewujudkan target tersebut, perlu kiranya Pemerintah memberikan dukungan di beberapa hal, setidaknya tiga hal di bawah ini, yaitu:

Pertama, melek digital 

Kriteria melek digital antara lain adalah ketersediaan jaringan internet yang memadai di pusat-pusat UMKM di seluruh Indonesia disertai dengan kemampuan penggunanya. Ketersediaan jaringan internet di Indonesia sudah sangat bagus, terbukti pengguna internet di Indonesia nomor enam dunia. Namun hal ini belum sebanding dengan kualitas pengguna yang angkanya masih di bawah 5% dari sekitar 175,4 juta orang. Sehingga masih membutuhkan edukasi.

Maka dari itu, pemerintah diminta hadir dalam memberikan edukasi penggunaan layanan digital seperti e-commerce yang terprogram dan berkelanjutan sampai di pelosok-pelosok desa dimana terdapat sentra-sentra UMKM.

“Perusahaan penyedia platform teknologi digital akan senang apabila mereka digandeng pemerintah untuk diberdayakan,"  ujar Andri.


Kedua, sertifikasi produk


Berbicara sertifikasi produk, tidak hanya berkaitan dengan jaminan kehalalan namun sisi kualitas juga perlu perhatian khusus. Terpenuhinya kedua hal ini akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja dengan menggunakan platform digital. Maka dari itu, UMKM perlu dibukakan akses informasi, kecepatan layanan, dan biaya murah untuk sertifikasi halal. Sedangkan dari sisi kualitas perlu langkah panjang dan diskusi dengan banyak pihak, namun langkah awal dapat dimulai dengan penambahan syarat dari penyedia platform bahwa pemilik produk bisa memberikan jaminan kualitas produk.


Ketiga, bantuan permodalan

Dari data yang disampaikan Kementerian Koperasi dan UKM, nilai perdagangan di pasar online memiliki potensi senilai US$40 miliar, diperkirakan potensi pasar online ini terus meningkat, pada 2025 besarnya diperkirakan mencapai US$133 miliar atau setara Rp1.300 triliun. Jika diasumsikan rata-rata harga pokok penjualan 70% dari penjualan, maka diperoleh angka US$ 28 miliar sebagai modal atau sekitar Rp. 420 triliun. Saat ini, baru sekitar 14% pasar digital yang diramaikan oleh pelaku UMKM. Sehingga bisa diperkirakan kebutuhan permodalan untuk UMKM agar bisa bersaing di layanan digital sekitar Rp. 50-60 Triliun.

Andri Krisnanto, Pengamat Bisnis Digital UMKM


“Tentunya pemerintah tidak bisa sendirian untuk memberikan bantuan permodalan. Lembaga keuangan perbankan dan penyedia platform digital dapat pula disinergikan untuk mendukung program bantuan permodalan,” terang Andri.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim, mengatakan pihaknya cukup optimistis target 10 juta UMKM go digital pada 2020 ini dapat terpenuhi.

"Target 10 juta bisa terlampaui pada akhir 2020. Pasar online ini potensinya luar biasa, Indonesia pasar terbesar di Asia tenggara, peluangnya pemakai internet pemakai aplikasi, jumlahnya sudah lebih dari 120 juta," jelas Arif, Senin (10/8/2020).

Berdasarkan data Kemenkop, sementara ini sudah terdapat 9,4 juta UMKM atau bertambah 1,4 juta  dibandingkan dengan data awal 2020 yang jumlahnya mencapai 8 juta UMKM.


Reporter: Bintang Alive | Editor: Mahar Prastowo

Peringati HUT RI Ke-75, Sedulur Jawa Taliabu Tebar Benih Lele



GEN-ID | Taliabu - Sedulur Jawa Taliabu (SJT) menabur benih lele di beberapa titik sungai dan rawa di Kabupaten Pulau Taliabu, pada hari Minggu (16/08/2020). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT RI Ke-75.

Tebar benih lele ini  menindaklanjuti hasil musyawarah pertemuan rutin SJT yang diadakan bulan juli lalu di kediaman Dr. Agustinus Herimulyanto, S.H, M.H.Li. Dalam pertemuan itu telah disepakati bahwasannya SJT akan membeli bibit lele dan ditabur di beberapa sungai. Bibit lele yang dipesan dari kota tetangga terdekat yaitu kota Luwuk-Banggai, Sulawesi Tengah, itu pun  tiba di Taliabu bertepatan dengan momentum peringatan hari kemerdekaan.


Baca Juga:
Sedulur Jawa Taliabu (SJT) Kembali Temu Silaturahmi
Sedulur Jawa Taliabu Akan Tanam Benih Lele di Daerah Aliran Sungai

Acara tabur benih lele  dipimpin langsung oleh Ketua Paguyuban Sedulur Jawa Taliabu M. Taufik Hidayat dan dihadiri dewan pembina SJT Dr. Agustinus Herimulyanto, S.H, M.H.Li beserta seluruh anggota SJT.

Tempat tebar benih lele dipusatkan di tiga lokasi  yaitu depan Pasar Baru Taliabu, Jalan Talo dan  Kali Air Kilong. Tempat-tempat tersebut dinilai cocok untuk perkembangbiakan lele sehingga lele bisa aman dari serangan hewan lain.



Agustinus pun berpesan kepada anggota SJT supaya selalu ikut andil dalm kemajuan untuk negri ini tanah air kita tanah Indonesia meskipun  hanya dalam hal kecil apalagi untuk kepentingan umum seperti tebar lele. "Mungkin akan bisa bermanfaat di suatu saat nanti" ujar Agustinus.

Baca Juga:
Sedulur Jawa Taliabu Kerja Bakti Pasca Banjir Bersihkan Bak Air PDAM
Cegah Wabah Corona, Paguyuban Sedulur Jawa Taliabu Semprot Disinfektan

Selain itu, hal lain yang juga bermanfaat bagi banyak orang, antara lain SJT selama musim hujan berlangsung ikut membantu membersihkan bak air PDAM yang jika banjir kerap tersumbat pasir. Dengan membantu rutinitas PDAM tersebut,  pekerjaan cepat terselesaikan serta  air bersih cepat mengalir dan bisa digunakan masyarakat banyak.

"Semoga SJT terus semangat  dan lebih bersemangat dalam meningkatkan  kepedulian untuk ikut memperhatikan kepentingan umum meskipun dalam hal yang kecil atau sepele namun bermanfaat bagi orang banyak. Seperti dalam acara ini, tebar benih lele, juga acara kemarin ikut bantu PDAM. Semoga ini langkah awal kepedulian kita terhadap lingkungan demi kepentingan umum dan dapat dilakukan seterusnya," urai Agustinus.

Lele yang ditabur di alam bebas diharapkan bisa berkembang biak menjadi banyak dan ada populasi ikan lele sehingga dikemudian hari bisa bermanfaat dan bisa menjadi kenangan khususnya paguyuban SJT. [L]

Reporter: Bima Sumpono | Editor: Mahar Prastowo

Pramuka Sako Persada Nusantara Dorong Kemandirian Pangan

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo






 
GEN-ID | Kota Tangerang - Arif Nurokhim, S.H, Ketua SAKOCAB SPN (Sekawan Persada Nusantara) Kota Tangerang mengungkapkan bahwa masa pandemi covid-19 ini ajang untuk Pramuka menunjukkan jati dirinya sebagaimana tertuang dalam janji Tri Satya dan Dasa Darma.

Arif yang juga di Sakonas Sekawan Persada Nusantara, menghimbau kepada Sakoda SPN Provinsi dan Sakocab SPN Kab/Kota dalam masa pandemi Covid-19 melakukan kegiatan kemandirian pangan.





 
"Khususnya Pembina/Penegak Pandega seluruh Indonesia dengan budidaya lele sambil menanam sayur-sayuran semisal kangkung, bayam, pokcoi dan lain-lain, buah-buahan, memelihara ayam, enthok, kambing," ujar Arif Nurokhim.

Arif juga berpesan kepada seluruh Pramuka terutama Sakocab di SPN Kota Tangerang dan juga Sakonas, agar dalam masa pandemi ini semakin meneguhkan diri sebagai seorang Pramuka dengan dapat melaksanakan tekad dan janji pramuka dan Tri Satya dan Dasa Darma.





Kemandirian pangan menjadi penting ditengah pandemi covid-19 yang mana terjadi penurunan produktifitas di segela bidang termasuk pangan.

Dengan dapat mengusahakan sebagian bahan pangan yang dibutuhkan, akan menghemat pengeluaran belanja keuangan bahkan hasilnya dapat dijual sehingga bernilai ekonomi.

Pada dasarnya Pramuka telah menjiwai bangsa Indonesia, karena kepanduan atau kepramukaan telah diajarkan dalam pembentukan karakter sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan perguruan tinggi juga.



Untuk mengingat kembali Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, ini dia selengkapnya.

Tri Satya


Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila;
Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat;
Menepati Dasadarma


Dasadarma

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan ksatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan


"Sebagaimana satya atau janji kedua dalam Tri Satya dimana disebutkan, demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat," ungkap Arif.

"Nilai-nilai dalam Tri Satya dan Dasa Darma sangat relevan dalam pembentukan karakter masyarakat dan bangsa Indonesia. Apalagi ditengah pandemi seperti saat ini dimana dibutuhkan jiwa besar untuk tetatp bersabar menghadapi cobaan dengan tetap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta dalam bermasyarakat dan berbangsa harus saling bekerjasama, tolong menolong, saling menyayangi sesama , hidup hemat dan tentunya semua itu dilakukan dengan gembira," terang Arif.

Menurut Arif, seorang Pramuka hidupnya selalu bergembira, dan dengan kegembiraan itu akan membentuk suasana bahagia, yang mana dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah putus asa dan jatuh sakit.

Salam Pramuka!

Walikota Jakarta Timur Berikan Penghargaan Kepada 10 Ketua Gugus Tugas RW Terbaik

Walikota Jakarta Timur bersama 10 Ketua RW penerima penghargaan sebagai Ketua Gugus Tugas RW Terbaik

GEN-ID | Jakarta - Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar, bertempat di Pesantren Persis 69 Matraman Jakarta Timur, pada hari Jumat (14/08/2020) menyerahkan piagam penghargaan dan apresiasi kepada 10 (sepuluh) Ketua Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19 periode II bulan Agustus 2020.

Apresiasi Walikota Jakarta Timur  selain diberikan dalam bentuk piagam penghargaan, juga berupa bantuan perlengkapan seperti Dispenser, sabun cuci tangan, hand sanitizer, baju hazmat, face shield, karbol cair dan ember.

Berikut ini kesepuluh Ketua RW terbaik di wilayah Jakarta Timur yang mendapat penghargaan sebagai Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19.

1. Aris Widodo (Ketua RW 06 Utan Kayu Selatan, Matraman),
2. Drs. H. Bustami (Ketua RW 09 Jatinegara, Cakung),
3. Sutono (Ketua RW 06 Tengah, Kramat Jati),
4. Ir. Sartomo Gatot Subroto (Ketua 08 Pondok Kopi, Duren Sawit),
5. Samsuri (Ketua RW 06 Cilangkap, Cijantung),
6. Sumarmin (Ketua RW 02 Ciracas, Kec. Ciracas),
7. Agus Hermawan (Ketua RW 03 Kebonpala, Makasar),
8. Iswahyudi (Ketua RW 06 Jatinegara Kaum, Pulogadung ),
9. Drs. H. Sugeng Karno (Ketua RW 08 Gedong, Pasarebo),
10. Muhammad Fadil Pahamsyah (Ketua RW 01 Balimester, Jatinegara).

Agus Hermawan, Ketua RW 03 Kebonpala, Makasar menerima piagam penghargaan sebagai Ketua Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19


Ditemui usai menerima penghargaan, Agus Hermawan mengatakan bahwa penghargaan ini didasarkan pada inisiatif dan kinerja RW dalam melakukan upaya-upaya guna mengendalikan penularan Covid-19 di wilayahnya.

Atas pencapaian ini Agus mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama ini di wilayah kerja RW 03 mulai dari Ketua-ketua RT, Ibu-ibu Dasa Wisma, PKK, Jumantik, FKDM, Karang Taruna dan seluruh warga.

Ia berharap kinerja yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan bersama seluruh pihak.

Agus Hermawan Ketua RW 03 Kebonpala bersama Lurah Kebonpala














Sebelum pelaksanaan penyerahan penghargaan Pembinaan Gugus Tugas RW dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Sertifikat PTSL di Kecamatan Matraman Kota Administrasi Jakarta Timur, Walikota didampingi sejumlah pejabat di lingkungan kota administratif Jakarta Timur meninjau sejumlah tempat di Kecamatan Matraman.

Pada kesempatan tersebut Camat Matraman Andriansyah, SE, MM. M.Si melaporkan mengenai berbagai program di wilayah kerjanya ditengah masa pandemi Covid-19.

Camat Matraman Andriansyah

Salah satunya adalah rencana melaunching Kampung Sehat, yang mana program ini hasil kerjasama dengan pihak ketiga salah satunya adalah Pertamina. Disamping itu juga ada Pembangunan Hidroponik guna penguatan ketahanan pangan masyarakat, pembuatan biopori, serta pengadaan mobil sehat, APD, dan perahu karet.

Pada kesempatan yang sama Walikota didampingi Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Timur juga menyerahkan secara simbolis sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang diserahkan secara bertahap.

Red.: Mahar Prastowo

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku