Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 085773537734
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 08157-7353-7734 atau TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Kamtibmas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamtibmas. Tampilkan semua postingan

Bentrok dengan Debt Collector Pemuda Batak Bersatu, Ini Klarifikasi Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah

Written By Redaksi on 18 Juni, 2021 | 07.45

 

GEN-ID | Cibitung, Kabupaten Bekasi - “Hal ini kami lakukan semata-mata ingin membantu masyarakat yang terdzholimi atas perlakukan-perlakuan oknum-oknum yang tidak menghormati norma-norma hukum di dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengacu pada hukum Agama maupun hukum Negara,” ujar Ketua DPD Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) Bekasi, terkait bentrok yang dialami anggotanya dengan debt collector Pemuda Batak Bersatu.

Bentrokan antara Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) dengan Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang dilatarbelakangi masalah hutang-piutang, terjadi pada Selasa malam Rabu, tanggal 8 Juni 2021 sekira jam 21.00 yang lalu di depan Polres Metro Bekasi Kota, sehingga sejumlah anggota Ormas dari kedua belah pihak diamankan oleh pihak kepolisian.

Dasum Suardi, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gempa Bekasi Raya, menuturkan sebanyak 27 orang anggotanya diamankan dan diperiksa namun kemudian yang ditahan hanya 3 orang.

"Anggota dari kami ada 27 orang yang diamankan saat itu dan diperiksa, namun dalam waktu 1x24 jam akhirnya dilepaskan sebanyak 24 orang, dan yang ditahan sebanyak 3 orang," ungkap Darsum Suardi saat konfrensi pers pada hari Kamis (17/06/2021) di sekretariat GEMPA Jl. Benpis, RT002/RW001, Cibuntu, Cibitung, Kab. Bekasi.

Hadir dalam konferensi pers tersebut  Rudi S. selaku Panglima GEMPA, Dadang Salahudin, S.H & Rekan selaku kuasa hukum,  Saputra ketua Gempa DPC Rawa Lumbu, perwakilan korban, serta jajaran perwakilan pengurus dan anggota Gempa.

Kejadian berawal dari hutang-piutang warga berinisial I warga Rawa Lumbu Kota Bekasi, kepada rentenir yang mengaku koperasi dan dibekingi oleh oknum anggota Pemuda Batak Bersatu (PBB). Didalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19, akhirnya I gagal membayar.

"Si I ini awalnya minjam uang sama renternir yang mengaku koperasi yang dibekingi oknum anggota PBB, dalam perjalanannya si I bangkrut (gagal bayar) dan ditagih secara kasar sambil marah-marah, mengancam bahkan tak segan-segan melakukan penyitaan aset nasabah tanpa mengikuti aturan yang berlaku," jelas Dasum Suardi.

Ia mengungkapkan bahwa nasabah tersebut merasa tertekan, terancam bahkan ketakutan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota PBB. Akhirnya nasabah melakukan pengaduan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gempa Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan permasalahan yang dihadapinya agar sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selanjutnya Ketua DPC Gempa Rawalumbu, Saputra, menyampaikan bahwa bermuswarah untuk mencapai mufakat adalah hal terpenting untuk dilakukan dalam setiap permasalahan.

“Kami sebagai pihak ketiga (penerima kuasa) dari nasabah yang bangkrut untuk berupaya memediasikan, bermusyawarah dengan pihak rentenir atau koperasi untuk mencapai mufakat mencari solusi terbaik, tapi akhirnya gagal,” ucap Saputra.

Dia menambahkan bahwa pihak koperasi atau renternir tidak pernah mau memahami atas situasi kondisi nasabah yang sedang mengalami kesusahan, justru malah datang secara bergerombol menagih nasabah pada sore hingga malam hari.

“Oknum anggota PBB, melakukan penagihan dengan cara emosional, bahasa-bahasa kotor, menghina dan tak sampai disitu dengan gaya intonasi suara tinggi menantang perang terhadap kita sebagai penerima kuasa,” ucap Ketua DPC Rawalumbu kota Bekasi.

Sehingga, lanjut Saputra mengatakan bahwa untuk menjaga kondusifitas tetap terjaga dengan baik, mediasi akan dilakukan di Polsek Bekasi Timur, namun gagal dan melanjutkan mediasi di Polres Metropolitan Kota Bekasi, mediasi pun akhirnya gagal.

“Awalnya memang mau dimediasikan di Polsek Bekasi Timur, tapi gagal, kami mediasi lanjut di Polres agar bisa dapat titik temu jalan terbaik diantara kedua belah pihak, tapi gagal juga karena ada insiden di luar kendali kami,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Bekasi Raya mengemukakan bahwa atas permasalahan tersebut, masyarakat perlu mengetahui Ormas Gempa tidak pernah melakukan tindakan atau gerakan tanpa adanya informasi, pengaduan dan permohonan dari warga yang tidak bisa membayar hutangnya kepada rentenir atau koperasi, sehingga seringkali oknum debtcollector (penagih hutang) bertindak anarkis dan bertindak tidak sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam kiprah kami tidak bertindak tanpa dasar melainkan sesuai dengan permohonan secara lisan dan tulisan masyarakat yang mengadukan nasibnya karena merasa sangat resah dengan cara penagihannya yang tidak memakai etika seperti yang dilakukan oleh oknum oknum bank keliling dan koperasi simpan pinjam lainnya,” ungkap Ketua DPD GEMPA Bekasi Raya.

Ketua DPD GEMPA Bekasi pun menekankan kepada pelaku peminjam uang kepada rentenir yang meminta bantuan kepada Ormas Gempa untuk berjanji bertaubat tidak akan mengulangi peminjaman uang dari lembaga-lembaga ribawi.


Laporan Agus Wiebowo

Editor: Mahar Prastowo


H.M. Soeharto, Bangun 150 Ribu SD Inpres dan Karyakan 1 Juta Guru

Written By Redaksi on 08 Juni, 2021 | 11.42



GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Editorial
- Kebijakan pemerataan kesempatan pendidikan bagi masyarakat miskin, yang didorong kuat melalui Inpres No 10 Tahun 1973 tentang Program Bantuan Pembangunan Sekolah Dasar, diapresiasi oleh salah satu ekonom peraih Hadiah Nobel Ekonomi. Sudah tentu ada banyak pelajaran berharga dalam bagaimana pemerintah saat itu mendesain kebijakan pembangunan di sektor pendidikan.

Atas keberhasilan program SD Inpres ini, pada 19 Juni 1993 UNESCO memberikan penghargaan kepada Presiden Soeharto berupa Piagam The Avicenna. Avicenna diambil dari nama seorang tokoh ilmu pengetahuan dari Dunia Islam di abad X di Timur, terkenal dipanggil dengan nama lbnu Sina, seorang filosof dan ilmuwan bidang kedokteran yang oleh UNESCO nama besarnya dijadikan simbol penghargaan di bidang pendidikan dan etik dalam sains.
Berbekal spirit untuk mewujudkan kesempatan yang sama atas Pendidikan, hingga periode 1993/1994 tercatat hampir 150 ribu unit SD Inpres telah dibangun. Seiring kebijakan itu, juga ditempatkan pula lebih dari 1 juta guru Inpres di sekolah-sekolah tersebut.

Total dana yang dikeluarkan untuk program ini hingga akhir Pembangunan Jangka Panjang Tahap (PJPT) I mencapai hampir Rp6,5 triliun.

Esther Duflo dalam konferensi pers saat menerima hadiah Nobel Ekonomi di MIT mengungkapkan Presiden Soeharto yang memahami seluk-beluk kehidupan masyarakat miskin, berhasil merancang sebuah pendekatan yang tepat dengan program pembangunan Sekolah Dasar yang juga dikenal sebagai SD Inpres.

Esther Duflo, ekonom asal Perancis itu mendapat pegharagaan nobel ekonomi usai menerbitkan hasil penelitiannya soal program SD Inpres beserta dampak kedepannya yang ia beri judul “Schooling and Labor Market Consequences of School Construction in Indonesia: Evidence from an Usual Policy Experiment”.

Penelitian Duflo ini merupakan syarat dia mengambil PhD di MIT pada 1999, sekaligus menjadi pembuktian konklusif bahwa di negara berkembang pada umumnya seperti juga kasus di Indonesia, adanya lebih banyak pendidikan juga berarti menghasilkan upah yang lebih tinggi.

Duflo mencatat, program SD Inpres merupakan salah satu program pembangunan sekolah terbesar yang pernah tercatat saat itu, yaitu pada 1973 – 1974.

Merujuk data Bank Dunia, menurut Duflo di sepanjang antara tahun 1973-1974 hingga 1978-1979 Indonesia telah membangun sebanyak 61.807 unit sekolah SD baru. Tiap sekolah menampung 500 anak-anak. Total biaya yang dikeluarkan lebih dari 500 juta dollar AS atau setara 1,5 persen dari GDP tahun 1973.

SD Inpres muncul di era Soeharto untuk memperluas kesempatan belajar di perdesaan maupun perkotaan yang warganya berpenghasilan rendah.

Duflo menjelaskan, bahwa pembangunan SD Inpres menyebabkan anak-anak usia 2-6 tahun pada 1974 menerima 0,12 hingga 0,19 tahun lebih banyak pendidikan untuk setiap sekolah yang dibangun per 1.000 anak di wilayah kelahiran mereka.

Program SD Inpres dinilai telah mendorong proporsi yang signifikan dari populasi masyarakat Indonesia untuk menyelesaikan lebih banyak tahun pendidikan dasar.

Menurut hitungannya, keberhasilan pembangunan pendidikan ini bahkan memberikan dampak pengembalian ekonomi sekitar 6,8 hingga 10,6 persen.

“Saya mengevaluasi efek dari program ini pada pendidikan dan upah dengan menggabungkan perbedaan antardaerah dalam jumlah sekolah yang dibangun dengan perbedaan antarkelompok yang disebabkan oleh durasi program,” tulis Esther Duflo.

Duflo menyimpulkan kebijakan ini sukses "meningkatkan" perkonomian yang dampaknya di tahun 1988 tercatat Angka Partisipasi Murni (APM) SD mencapai 99,6 persen. Lalu, tercatat di tahun 1990 jumlah masyarakat buta aksara turun hingga 15,8 persen. Lama masa pendidikan pun berdampak pada peningkatan upah sebesar 3 - 5,4 persen.


Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ

Kunker ke Papua, Panglima TNI dan Kapolri Beri Arahan Khusus Kepada Satgas Operasi Nemangkawi

Written By Taufik sf on 27 Mei, 2021 | 11.31



GEN-ID | Papua — Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kembali melakukan kunjungan kerja ke Papua. Beberapa agenda dilakukan keduanya di Bumi Cendrawasih itu diantaranya memberikan motivasi kepada prajurit dan melakukan pertemuan terhadap tokoh masyarakat Papua. 

Dalam arahannya kepada personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi, Kapolri memberikan pesan khusus bahwa selain tugas pengamanan yang dilakukan, personel juga harus menyampaikan bahwa kehadirannya untuk mengawal agenda pemerintah membangun Papua. 

“Tugas saudara semua mengawal untuk memberitahu akan pembangunan yang sudah dilakukan. Petakan dengan baik apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Papua,” jelas Kapolri dalam keterangan tertulis, Rabu (26/05). 

Begitu saat melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh agama, adat dan masyarakat Papua, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah sangat konsen dan fokus membangun Papua. 

“Pemerintah sangat konsen membangun Papua seperti pembangunan infastruktur. Memang apa yang dilakukan oleh pemerintah belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua,” ujar Kapolri.

Terkait RUU Otonomi Khusus atau Otsus, Kapolri menegaskan agar betul-betul dikawal sehingga upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua tepat sasaran. 

Sementara itu Panglima TNI Marsekal Dr. (HC) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghimbau kepada seluruh personel yang bertugas di Bumi Cendrawasih agar memiliki formula khusus bagaimana merebut hati rakyat Papua agar tetap teguh mencintai NKRI. Ia juga meminta semua unsur personel yang bertugas meningkatkan sinergitas sehingga kesejahteraan masyarakat Papua dirasakan lebih cepat. 

“TNI dan Polri bermanunggal dengan rakyat. Dengan Binmas Noken dan teritorial. Bangun sinergi dengan baik antar lintas satuan,” tambah Hadi.





Laporan: Koresponden Papua

Editor: Taufik

Senkom Bekasi Selatan Serahkan Dokumen Sosialisasi MoU PP Senkom-Mabes Polri ke Kapolsek

Written By Redaksi on 26 Mei, 2021 | 17.17



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi -  Ketua Senkom Mitra Polri Bekasi Selatan, Syaifuddin  bersama jajaran pengurus harian, ber-audiensi dengan Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafi', S.H, Rabu (26/05/2021).

Kedatangan pengurus Senkom Bekasi Selatan ini dalam rangka pengenalan pengurus baru, serta penyerahan copy dokumen sosialisasi Mou PP Senkom dengan Mabes Polri.

"Agenda kunjungan pengurus Senkom Mitra Polri kecamatan Bekasi Selatan ini yang pertama ialah melaporkan kepengurusan yang baru, dan kedua  menyerahkan dokumen sosialisasi MoU antara Mabes Polri dengan Senkom Mitra Polri guna diimplementasikan dari pusat hingga tingkat terbawah di mana kepolisian dan Senkom berada," terang Syaifuddin, Ketua  Senkom Mitra Polri Bekasi Selatan.



Mengenai kerjasama dengan para stakeholder, Syaifuddin  mengungkapkan Senkom siap bekerjasama dengan pihak manapun asalkan untuk tetap tegaknya NKRI yang mengedepankan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kepada Kapolsek Syaifuddin juga  memaparkan rutinitas Senkom selama ini meski dimasa pandemi namun tetap aktif menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing.

Selain pemeliharaan kamtibmas lingkungan, Senkom Bekasi Selatan juga aktif di kegiatan rescue tertama selama musim penghujan yang mana Bekasi Selatan memiliki sejumlah  titik rawan banjir.

Sementara dalam kegiatan sosialisasi protokol kesehatan aman Covid-19, sebagaimana instruksi dari Pengurus Pusat, agar Senkom di manapun berada dapat menjadi  garda terdepan mitra polri yang ikut menyukseskan program pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan 5M di lingkungan masing-masing.

"Mengingatkan dan menegur dengan santun warga di lingkungan  yang masih abai terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar Syaifuddin memberikan contoh.

"Membantu warga yang membutuhkan pertolongan, disaat ada keluarga yang isolasi mandiri dan karantina mandiri," sambungnya.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafi'i S.H menyambut baik kedatangan Senkom dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas peran serta Senkom yang telah membantu dalam berbagai kegiatan.  

“Silahkan kita saling bekerja bersama saling membagi rasa, bersama-sama dengan Polri kita sukseskan keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Bekasi Selatan," ujar Kapolsek.

Lanjutnya, "dalam rangka memelihara kemanan dan ketertiban masyarakat, peran mitra kamtibmas sangat dikedepankan dimana porsi polri sangat terbatas sehingga optimalisasi sinergi polri dan mitra kamtibmas dapat memperkuat semua elemen masyarakat di kota Bekasi."

Sementara itu terkait dengan pandemi Covid-19, Kapolsek juga mengajak Senkom untuk terus aktif  menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19 dan turut menyosialisasikan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut Kapolsek meminta agar Senkom Bekasi Selatan dapat menjadi pionir dan  membantu memberikan informasi kepada polri sekecil apapun yang berkembang di masyarakat dan juga kerja sama antar pihak terkait.

"Seperti di Bekasi Selatan sini ada Pokdar, RPK dan KSM ataupun pada ormas lain supaya bisa terjalin dengan baik," imbau Kapolsek.

Memperkuat imbauan Kapolsek itu,  AKP Agus Slamet Riyadi selaku wakapolsek juga menyampaikan agar Senkom harus lebih aktif lagi dan tetap menjaga hubungan baik dengan mitra polri yang lain

"Di Bekasi Selatan ini ada mitra polri yang aktif sebelum pandemi covid-19, saat ini mereka jarang kami undang atau libatkan karena kami kawatir kalau justru membuat kerumunan, tapi mereka aktif," ujar Wakapolsek AKP Agus Slamet Riyadi.

Lanjut wakapolsek, "Senkom kami harapkan bisa aktif dan bisa menjalin hubungan yang baik kepada mitra polri yang ada seperti Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Radio Pemantau Keamanan (RPK) dan  Keamanan Setia Mulia (KSM). Monggo saling jaga hubungan dan bisa bersinergi dengan kepolisian. Kami tahu senkom aktif di suatu wilayah, bahkan untuk rescue juga peralatan memadai semoga setelah ini nanti akan semakin eksis aktif dan semakin bermanfaat untuk masyarakat."

Sementara itu Siyamto, wakil ketua Senkom Kota Bekasi menyampaikan pesan dan apresiasi kepada Senkom Bekasi Selatan yang telah bekerja keras melaksanakan instruksi dan arahan-arahan terkait kegiatan Senkom.



"Saya senang dan bangga pada teman-teman Senkom yang hari ini telah melakukan audiensi, tetap jaga hubungan, di bekasi ini juga banyak mitra polri sebagai rekan kita dalam harkamtibmas, dan Senkom sebagai salah satunya untuk terus bekarya dan berbuat baik untuk masyarakat," ungkap Siyamto.

Tak lupa Siyamto juga berpesan agar ditengah pandemi ini selalu bersabar, tawakal dan menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19 sebagai ikhtiar.

"Dan dalam situasi pandemi covid-19 yang merupakan musibah dunia ini, perlu untuk selalu bersabar, tidak usah banyak mengeluh, perbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdoa, lakukan ikhtiar dengan menerapkan pola hidup sesuai protokol kesehatan," tutup Siyamto.

Hadir dalam audiensi ini pengurus Senkom Bekasi Selatan Syaifuddin Rochman (ketua) beserja jajaran antara lain Ahmad Suharto, Muh. Aris Munandar, Paydi Y. Asmoro, Sri Supareng, Agus Wiebowo, serta didampingi Dewan Pembina  kecamatan Bekasi Selatan, Sriyanto dan Wakil Ketua Senkom Kota Bekasi, Siyamto.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


 

Kapolres Siak Bersama Forkopimda Musnahkan Barang Bukti Narkoba

GEN-ID | Siak - Kepolisian Resort Siak memusnahkan narkoba jenis sabu dan ganja hasil tangkapan dua tempat kejadian perkara, yakni di Kecamatan Mempura dan Tualang. 

Setelah melakukan press release, Selasa (25/05) di Panggung Siak Bermadah, Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, S.I.K., M.H. bersama Sekda Siak H. Arfan Usman,S.Sos., M.Pd. Ketua DPRD Siak H. Azmi, S.E., Kajari Siak Dharmabella Tyambasz, S.H., M.H., dan Pengadilan Negeri Siak, langsung memusnahkan sabu seberat 824,04 gram dengan cara memblender selanjutnya dibuang ke sungai Siak. Dan untuk ganja seberat 3.740,64 gram dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, S.I.K., M.H. menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya untuk membasmi narkoba yang beredar di wilayah hukumnya, ia tidak akan memberi ampun kepada pengedar maupun pemakai barang haram itu.

"Hari ini kita hadirkan 3 tersangka, dua tersangka dari penangkapan di Mempura yakni A dan M dan satu lagi di Tualang yakni inisial EP," kata Kapolres. 

"Penangkapan barang haram di Mempura ini rencananya akan diedarkan di wilayah Kecamatan Mempura. Dan tersangka saat ini sudah diproses dan berkasnya sudah dilimpahkan di Kejari Siak," jelas Kapolres. 

Kapolres Siak menambahkan, peredaran narkoba yang telah diungkap tersebut dipastikan tidak ada kaitannya dengan jaringan internasional. Adapun ganja pihaknya mendapat laporan dari masyarakat Kecamatan Sungai Apit, dimana menemui bungkusan yang mencurigakan didalam karung goni. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh personel Polsek Sungai Apit, ditemukan bungkusan ganja kering. Adapun pemiliknya masih dalam proses penyelidikan," tutup Kapolres.






Laporan: Koresponden Siak

Editor: Taufik

Putus Penyebaran Covid-19, Polres Siak Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak




GEN-ID | Siak - Kepolisian Resort Siak bersama dengan Pemerintah Kabupaten Siak kembali melakukan penyemprotan desinfektan massal di ruas jalan utama Kota Siak, Selasa (25/05). 

Penyemprotan ini dimaksud untuk memaksimalkan memutus penularan Covid-19 di masyarakat.

Terlihat saat dijalan, 1(satu) unit mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Siak serta 1(satu) unit mobil Water Tank milik Damkar Kabupaten Siak melaksanakan penyemprotan di seputaran jalan Kota Siak yang dimulai dari depan Gedung Maharatu.

Pada arahannya saat memipin apel pelepasan rombongan yang akan melakukan penyemprotan, Kapolres Siak mengatakan bahwa Polres Siak dan Unsur terkait berusaha semaksimal mungkin untuk memutus penyebaran Covid-19. 

"Kita ketahui bersama Provinsi Riau menempati peringkat pertama sesumatera jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan Kabupaten Siak urutan ketiga di Provinsi Riau, untuk itu butuh kerjasama antar instansi terkait untuk sama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak," ucap AKBP Gunar. 

Dalam kesempatan itu Kapolres Siak Juga mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal. 

"Selain kegiatan ini kita akan tetap melakukan razia masker dan melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan massa banyak, baik itu kegiatan di pemerintahan maupun ditengah masyarakat, kita juga akan lakukan rapid test antigen secara random untuk memastikan tidak ada warga masyarakat yang terjangkit tidak bergejala berkeliaran dan menimbulkan klaster," ujar Kapolres.



Selain itu ia juga meminta agar warga masyarakat untuk sementara waktu dapat menunda perjalanan keluar Kabupaten Siak. 

"Kalau tidak begitu penting diusahakan jangan pergi. Kalau pergi mohon dilakukan rapid test antigen dan pulang juga demikian," pesan Kapolres. 

Kegiatan yang dilakukan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Siak, terpusat di Kota Siak ini juga turut dihadiri Ketua DPRD, Kepala Badan BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.






Laporan: Koresponden Siak

Editor: Taufik

Terima Kunjungan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran




GEN-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menerima audiensi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (25/05).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit memastikan, seluruh personel kepolisian bakal melakukan pendampingan dan edukasi kepada Kepala Desa (Kades) terkait dengan penggunaan dana desa.

"Ada edukasi oleh Polri kepada para Kades berkaitan dengan kegunaan dana desa dan kalau ada penyimpangan ada sanksinya," terang Sigit.

Menurut Sigit, pendampingan dan edukasi terkait penggunaan dana desa tersebut dilakukan oleh kepolisian guna memastikan implementasi anggaran tersebut dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi seluruh masyarakat desa.

"Kami akan memberikan pendampingan supaya masyarakat punya usaha yang benar dan masyarakat terlindungi. Perlu sosialisasi kepada para kades melalui Vccon, silahkan dimanfaatkan dan kami akan mendampingi," ujar Sigit.

Ditambahkan Sigit, selain penggunaannya sesuai dengan tujuan, adanya pendampingan tersebut untuk meminimalisir adanya potensi penyalahgunaan dana tersebut.

Mantan Kabareskrim Polri itu menyatakan, seluruh pihak terkait juga bisa memanfaatkan aplikasi Binmas Online System (BOS) dalam mengawal penggunaan dana desa. Dimana aplikasi itu merupakan pemantapan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri.

"Potensi yang perlu dijaga jangan sampai ada kerugian negara. Silahkan memanfaatkan aplikasi BOS Bhabinkamtibmas," ucap mantan Kapolda Banten itu.

Sementara itu, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan Polri yang selama ini sudah terlibat aktif dan membantu pihaknya dalam menjalankan program pemerintah kepada masyarakat.

"Terima kasih atas dukungan dalam pengawasan dan pendampingan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Penyaluran BLT jadi percaya diri dan tidak khawatir dengan adanya pendampingan oleh Polri dan TNI," ucap Abdul Halim.

Ia juga meminta dukungan pendampingan dan pengawasan dana desa tahun 2022 di 74.841 desa. Tak hanya itu, Abdul Halim menyatakan ada desa yang memiliki potensi wisata juga memerlukan pendampingan dan pengawasan oleh Polri.

"Mohon dukungan pendampingan dan pengawasan tahun 2022, dana desa untuk penggunaan dana desa. Ada desa wisata yang perlu dikoordinasikan dengan Polri," tutup Abdul Halim.


Laporan: Koresponden Jakarta
Editor: Taufik

Jalankan Program Commander Wish, Kapolda Banten Bantu Keluarga Tidak Mampu di Pandeglang

Written By Taufik sf on 25 Mei, 2021 | 11.09



GEN-ID | Banten - Sebagai wujud Polisi hadir ditengah masyarakat, Polda Banten bagikan tali asih kepada Ade Kosasih warga Cibaliung Kabupaten Pandeglang, seorang anak 18 tahun yang banting tulang untuk menghidupi kelima adiknya sejak ditinggal pergi oleh bapaknya.

Pemberian tali asih ini diberikan langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto, S.H., M.H., M.B.A. yang didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari, M.H., PJU Polda Banten, Kasat Binmas Polres Pandeglang, Kapolsek Cibaliung.

"Ini selaras dengan commander wish Kapolda yaitu Polisi Sayang Anak Yatim, peduli berbagi kepada orang-orang yang tidak mampu dan ini sangat bagus," jelas Kapolda Banten Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto, S.H., M.H., M.B.A. melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol. Riki Yanuarfi, S.H., M.Si. saat ditemui di ruang perjamuan Mapolda Banten, Senin (24/05). 

Dirbinmas juga mengatakan bahwa Kapolda Banten merasa bangga di zaman sekarang masih ada anak seperti Ade Kosasih.

"Kapolda menemukan berita di media sosial bahwa ada seorang anak yang berjuang keras untuk keluarganya. Melihat anak yang masih dibawah umur punya niat bekerja keras untuk keluarga, hingga akhirnya kita panggil kemudian kita santuni," ucap Dirbinmas.

Ia juga mengatakan bahwa tali asih ini sebagai bentuk apresiasi Polda Banten kepada Ade yang telah menafkahi ibu dan kelima orang adiknya meski masih dibawah umur meski harus bekerja serabutan.



Sementarai itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K. menambahkan, dalam tali asih ini, Kapolda Banten memberikan paket pendidikan, paket sembako dan tabungan sebesar 22 Juta Rupiah.

"Mudah-mudahan ini bisa jadi motivasi buat yang lain, bisa meluluhkan masyarakat yang lain agar kita selalu memperhatikan masyarakat yang tidak mampu, janda, anak yatim dan lainnya," tutup Kombes Edy.






Laporan: Koresponden Banten

Editor: Taufik

Dikunjungi Presdir PT. Freeport, Kapolri Ajak Bangun Papua



GEN-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menerima kunjungan Presiden Direktur (Presdir) PT. Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas beserta staf di Mabes Polri, Senin (24/05). 

Menurut Sigit, Pemerintah Indonesia sangat konsen membangun Papua. Sudah banyak yang dilakukan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti kesehatan, pendidikan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan UMKM.

"Harapannya bagaimana program-program tersebut bisa dirasakan seluruh masyarakat Papua," terang Sigit.

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu juga berharap bersama PT. Freeport ada kerjasama program yang dipadukan dengan program kepolisian seperti Binmas Noken.

"Semua bisa berpatisipasi membangun Papua termasuk PT. Freeport," ungkap Sigit. 

Sementara Clayton Allen Wenas atau lebih dikenal dengan Tony Wenas berterima kasih kepada Jendral Sigit atas waktunya bisa bersilaturahim. Menurutnya support Polri dalam pengamanan Papua sangat luar biasa. Ada Satgas Amole dan Satgas Nemangkawi.

"Beberapa waktu lalu Polri juga berhasil mengungkap kasus pencurian pipa dan solar di gudang dan pelabuhan. Kami sangat apresiasi Polri karena sangat membantu pengamanan di Papua khususnya PT. Freeport," ungkap Tony. 

Tony menambahkan, pihaknya sangat mendukung program pemerintah terkait pembangunan Papua. Dukungan yang diberikan berupa dana CRS seperti kesehatan, budaya, insfrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

"Program CSR tersebut sudah berjalan khususnya di tujuh suku wilayah PT. Freeport," tutup Tony.





Laporan: Koresponden Jakarta

Editor: Taufik

Iptu Muji Sulistyorini: Senkom Harus Waspadai Pinjaman Online

Written By Redaksi on 20 Mei, 2021 | 21.12


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi -  Merespon atas banyaknya laporan kasus penipuan berkedok pinjol (pinjaman online), Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H mengajak SENKOM (Sentra Komunikasi) Mitra Polri untuk mewaspadai masalah penipuan pinjaman online ini.

"Ada yang data sudah masuk, sudah ada persetujuan dengan pinjaman sekian juta, cicilan sekian, dana tidak pernah diterima tapi ada tagihan," ujar Iptu Muji Sulistyorini saat diskusi dengan Senkom Mitra Polri Bekasi Kota, Kamis (20/05/2021).

Praktik penipuan berkedok pinjaman online seperti itu tentu sangat merugikan masyarakat sehingga Kanit Binpolmas Ipu Muji Sulistyorini mengajak dan mengingatkan agar anggota Senkom waspada terhadap segala jenis penawaran pinjol.

"Jadi temen-temen Senkom harus waspada apabila ada tawaran pinjaman online, masyarakat harus diberi penjelasan utuh resiko pinjaman online," terangnya.

Dikatakan Iptu Muji Sulistyorini, hadirnya pinjaman online memberikan angin segar bagi masyarakat karena menawarkan banyak kemudahan mengambil kredit atau pinjaman bentuk uang. "Namun, sejumlah resiko pinjaman online perlu dicermati calon nasabah seiring maraknya kasus pinjaman online saat ini," katanya mengingatkan.

Diterangkannya, dalam mengajukan pinjaman online, sebagai bagian dari prosedur pinjaman, calon peminjam wajib mengunduh aplikasi pinjaman online di ponselnya. Kemudahan yang ditawarkan, kapan saja membutuhkan tinggal buka aplikasi pinjaman online di ponsel dan bisa mengajukan kredit.

Namun, resikonya adalah ekspose data-data pribadi di ponsel yang diminta aksesnya oleh perusahaan pinjaman online saat nasabah mengajukan pinjaman, dan ini yang seringkali disalahgunakan.

Senada dengan apa yang disampaikan Iptu Muji Sulistyorini,  Ba Sat Binmas Aiptu Kuatno mengingatkan agar dalam menerima penawaran melalui aplikasi di ponsel termasuk pinjaman online, agar dicermati dulu, jika perlu tanyakan kepada orang yang lebih mengerti.

"Hati-hati dan jangan terpengaruh tawaran menggiurkan dari pinjaman online, ada tawaran apapun cermati dulu," tegas Aiptu Kuatno seraya berharap Senkom dapat berperan dalam menjelaskan kepada masyarakat mengenai pinjaman online.

Disamping itu, baik Iptu Muji Sulistyorini maupun Aiptu Kuatno sama-sama memberikan apresiasi atas peran serta Senkom selama ini dalam pemeliharaan kamtibmas dan sosialisasi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

"Kami sampaikan juga peran serta senkom di masyarakat yang sudah baik ini tetap laksanakan dengan baik dan cara humanis, menyampaikan protokol kesehatan dengan cara ramah tanpa harus marah-marah. Dalam masa pandemi ini pokoknya dibuat bahagia saja, dengan bahagia imun akan meningkat, tapi ya tetap makan, minum dan vitamin yang cukup," ungkap Aiptu Kuatno.

Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H dalam kesempatan silaturahmi ini juga  memberikan masker yang secara secara simbolis diserahterimakan kepada H. Suyono, ketua Senkom Mitra Polri kota Bekasi.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan senkom selama ini, semoga peran senkom tidak berhenti tapi dipertahankan dan ditingkatkan," pungkas Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H.

Silaturahmi Satuan Binmas Polres Metro Bekasi Kota ke Senkom kali ini dalam rangka pembinaan potensi masyarakat dalam  (harkamtibmas),  sekaligus  sosialisasi penerapan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Hadir dalam acara silaturahmi ini Kasat Binmas Polrestro Bekasi Kota AKBP Wiyono, S.H, M.H., bersama jajaran antara lain Kanit Binpolmas Iptu Muji Sulistyorini, S.H., PS Kasubnit 1 Binpolmas Aiptu H. Syahrir, S.E., Ba Sat Binmas Aiptu Kuatno. Bhabinkamtibmas kelurahan Jakasetia Aiptu M. Fathulloh, S.Sos., sejumlah pengurus Senkom Mitra Polri Kota Bekasi antara lain Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bekasi H. Suyono, yang dampingi Siyamto selaku wakil ketua, Syaefudin, Sriyanto, Sartono dan sejumlah anggota senkom lainnya, serta tokoh warga setempat antara lain H. Sukardi, H. Muh.Syamronie dan H. Karnila.


Reporter: Agus Wiebowo ๐Ÿ“ฒ
Editor: Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ

Siger Shooting Club Serahkan Senjata Api Ilegal dari Masyarakat ke Kodim 0410/KBL

Written By Taufik sf on 09 Mei, 2021 | 10.24


GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Bandar Lampung
- Komandan Kodim 0410/KBL dalam hal ini diwakili Pasi Intel Mayor Inf Andri Kusuma, S.Sos., M.M., menerima satu pucuk senjata api rakitan (senpira) jenis laras panjang kaliber 5,56 mm dari Indra Gandhi, S.H. selaku Ketua Siger Shooting Club pada Jumat (07/05) di Makodim 0410/ KBL Bandar Lampung.

Pasi Intel Kodim 0410/KBL dalam sambutannya mengatakan terkait kronologis singkat dimana hal tersebut  berawal dari Siger Shooting Club yang mendapatkan informasi dari masyarakat yang hendak menyerahkan satu pucuk senpira jenis laras panjang. Kiranya hal ini perlu mendapatkan apresiasi karena merupakan bentuk kepedulian masyarakat.

"Kami mengapresiasi kepada warga atas kesadarannya untuk tidak menyimpan/memiliki senjata api yang tentunya sangat berbahaya bila salah dalam penggunaannya," ungkap Mayor Andri.

Ia juga menambahkan, apa yang dilakukan oleh Siger Shooting Club perlu dicontoh oleh masyarakat.

"Semoga ini menjadikan inspirasi kepada masyarakat, untuk tidak ragu bilamana mengetahui adanya senjata api di wilayahnya, agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib karena ini untuk menghindari hal-hal yang bersifat negatif. Dan bila hal ini disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dapat menimbulkan hal yang membahayakan bagi masyarakat lainnya," pungkas Mayor Andri.

Ketua Siger Shooting Club Indra Gandhi, S.H. juga menghimbau kepada masyarakat bilamana memiliki senjata api ilegal agar menyerahkan ke instasi terkait.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bandar Lampung, yang kiranya memiliki senjata api ilegal, agar segera menyerahkannya kepada pihak berwajib. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Indra.



"Terlebih lagi bagi anggota Club Perbakin, terutama Siger Shooting Club agar lebih waspada, terhadap senjata api ilegal, karena itu melanggar aturan sebagai anggota dan negara," tutup Indra.


Reporter: Saher | Editor: Taufik

Putus Penyebaran Covid-19, Polres Siak Lakukan Penyemprotan Desinfektan Serentak

Written By Taufik sf on 26 April, 2021 | 09.49



GEN-ID | Siak - Kepolisian Resort Siak bersama dengan Pemerintah Kabupaten Siak kembali melakukan penyemprotan desinfektan massal di ruas jalan utama Kota Siak, Selasa (25/05). 

Penyemprotan ini dimaksud untuk memaksimalkan memutus penularan Covid-19 di masyarakat.

Terlihat saat dijalan, 1(satu) unit mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Siak serta 1(satu) unit mobil Water Tank milik Damkar Kabupaten Siak melaksanakan penyemprotan di seputaran jalan Kota Siak yang dimulai dari depan Gedung Maharatu.

Pada arahannya saat memipin apel pelepasan rombongan yang akan melakukan penyemprotan, Kapolres Siak mengatakan bahwa Polres Siak dan Unsur terkait berusaha semaksimal mungkin untuk memutus penyebaran Covid-19. 

"Kita ketahui bersama Provinsi Riau menempati peringkat pertama sesumatera jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan Kabupaten Siak urutan ketiga di Provinsi Riau, untuk itu butuh kerjasama antar instansi terkait untuk sama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak," ucap AKBP Gunar. 

Dalam kesempatan itu Kapolres Siak Juga mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal. 

"Selain kegiatan ini kita akan tetap melakukan razia masker dan melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan massa banyak, baik itu kegiatan di pemerintahan maupun ditengah masyarakat, kita juga akan lakukan rapid test antigen secara random untuk memastikan tidak ada warga masyarakat yang terjangkit tidak bergejala berkeliaran dan menimbulkan klaster," ujar Kapolres.



Selain itu ia juga meminta agar warga masyarakat untuk sementara waktu dapat menunda perjalanan keluar Kabupaten Siak. 

"Kalau tidak begitu penting diusahakan jangan pergi. Kalau pergi mohon dilakukan rapid test antigen dan pulang juga demikian," pesan Kapolres. 

Kegiatan yang dilakukan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Siak, terpusat di Kota Siak ini juga turut dihadiri Ketua DPRD, Kepala Badan BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.






Laporan: Koresponden Siak

Editor: Taufik

Ketua RT 03 RW 05 Perawang Siak Riau Ajak Warga Sambut Ramadhan Dengan Bersih Lingkungan

Written By Taufik sf on 12 April, 2021 | 18.00



GEN-ID | Tualang, Siak - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, warga RT.03 RW.05 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (11/04) dimulai pukul 09.00 wib disambut sangat antusias warga mengingat bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, dan dalam melaksanakan ibadah diperlukan hati yang khusuk dan suasana yang nyaman.

Selain dihadiri warga RT 03 RW 05, turut hadir pula beberapa tokoh setempat, baik masyarakat, agama, maupun ormas serta para remaja yang mempunyai tujuan sama, untuk memberikan kenyamanan warga beribadah di Bulan Ramadhan.

Ketua RT.03 RW.05, Louthfie kepada media menjelaskan, bahwa dalam goro kali ini tidak terpusat disatu titik.

"Goro seperti ini sudah sering kita lakukan, namun kali ini kita tidak seperti biasanya yang terpusat disatu titik, melainkan kita bagi dua, yakni di Masjid Al-Muhajirin dan lingkungan warga, khususnya saluran air dan tempat sampah disekitar rumah warga. Tujuannya agar kenyamanan yang kita inginkan, baik dilingkungan maupun di Masjid sama-sama kita rasakan, beribadahpun menjadi khusuk," jelas Louthfie.



"Semoga kita semua dapat bertemu Ramadhan tahun ini sampai akhir, dan mampu melaksanakan ibadah dengan khusuk," tutup Louthfie.





Kontributor: Louthfie | Editor: Taufik

Dirbinmas Polda Jambi Berharap SDC Dapat Percepat Pelaporan Informasi Kamtibmas

Written By Redaksi on 06 Maret, 2021 | 21.39


GEN-ID | Komunitas - Pengurus Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi menerima kunjungan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jambi Kombes Pol. Habib Prawira, S.I.K di Kantor Sekretariat Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi Jl. Serunai Malam 1, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu (6/3/2021).

Kunjungan silaturahmi bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Senkom dengan Polri khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.

Dalam kunjungan silaturahmi ini, rombongan Dirbinmas diterima langsung oleh Ketua Senkom  Mitra Polri Provinsi Jambi Andi Susanta, S.E., M.E. yang didampingi Sekretaris Senkom Suparlan, Humas Senkom M. Rosyid dan Biro Penanggulangan Bencana dan SAR Senkom Muhaimin, S.H.

Dirbinmas sangat mengapresiasi loyalitas Senkom dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya masing-masing.

"Kami sangat terkesan dengan loyalitas Senkom yang selalu bersinergi dengan Polri dalam menjaga kamtibmas, kami berharap hubungan ini bisa terus ditingkatkan sampai tingkat yang paling bawah," ujarnya.

Selain itu, Dirbinmas juga berharap dengan alat komunikasi SDC yang dimiliki Senkom bisa mempercepat penyampaian informasi kamtibmas dari daerah-daerah ke Polda.

"Dengan aplikasi SDC Senkom ini tentunya bisa mempercepat penyampaian informasi dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi ke Polda," tambah Habib usai menyaksikan peragaan alat komunikasi (Alkom) kebanggaan Senkom yaitu Senkom Digital Comunication (SDC) sekaligus mengikuti kegiatan rutin harian lapsitnas (laporan situasi nasional) yang sedang berlangsung.


Laporan Rosyid, Jambi.
Editor: Mahar Prastowo


Jakarta Lockdown 12-15 Februari. Benarkah?

Written By Redaksi on 05 Februari, 2021 | 19.25



GEN-ID
| Covid-19
- DKI Jakarta akan lockdown secara total selama tiga hari mulai 12-15 Februari. Lockdown atau penutupan total Ibu Kota telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. Demikian disebut dalam pesan berantai via whatsapp itu. Pesan itu juga mengimbau agar masyarakat menyediakan bahan makanan selama lockdown diberlakukan.

Bahkan,  pesan itu juga berisi informasi  kepolisian akan menangkap langsung dan melakukan swab kepada yang diketahui berada di luar rumah. "Rumah dan toko-toko, restoran semua tutup. Semua harus diam di rumah, harus sedia bahan makanan untuk masak di rumah. Jangan keluar rumah karena akan ditangkap langsung dan swab. Didenda besar sekali," demikian isi pesan tersebut.

Benarkah isu tersebut?

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono membantah pesan berantai yang mengabarkan soal lockdown tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkes.

Argo menyebut pesan berantai tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat. Menurut dia, meski isinya biasa saja, namun pesan tersebut berpotensi menimbulkan opini negatif dari masyarakat.

"Pelaku bisa diancam kurungan hingga 10 tahun lewat sejumlah pasal dan undang-undang. Beberapa di antaranya seperti pasal 28 ayat 1 UU nomor 11 Tahun 2008, tentang ITE. Ada pula KUHP pasal 14 ayat 1, 2, dan tiga," tegas Argo.

Argo mengungkapkan pihaknya mencatat selama tahun 2020 telah menangani 352 kasus penyebaran berita hoaks.

Masih ikut sebarkan hoaks? Hentikanlah mulai dari jempolmu!



https://t.me/generasiindonesia

Tempati Gedung Baru, Polsubsektor Sungai Gelam Naik Status Jadi Polsek

Written By Redaksi on 04 Februari, 2021 | 07.20


Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Buro bersama Kapolda (kiri) dan Ketua DPRD (kanan) disaksikan sejumlah OPD meresmikan gedung Mapolsek Sungai Gelam yang dibangun dengan APBD tahun 2020 senilai Rp 2,9 Milyar.



GENERASIINDONESIA.CO | Muaro Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K  meresmikan Mapolsek Sungai Gelam, bersama Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro serta segenap Forkopimda pada Rabu (3/2/2021).

Kapolda menyampaikan bahwa tugas utama Polri adalah memberikan keamanan dan kenyamanan pada masyarakat. Namun dalam pelaksanaan tugasnya, Polri tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Akan tetapi juga perlu dukungan pihak terkait lainnya, seperti pemerintah maupun masyarakat.

“Jadi kami sangat berterima kasih kepada Pemda Muaro Jambi, karena telah mengerti tugas kami dengan membantu pembangunan ini. Kami tidak bisa melaksanakan tugas sendirian, jika tidak ada bantuan dari pemerintah daerah,” ujar Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.

Senada dengan Kapolda, Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto, S.I.K., M.H dalam sambutan peresmian Polsek Sungai Gelam yang baru mengalami peningkatan status dari sebelumnya sebagai Polsubsektor, berharap dapat tercipta situasi keamanan dan kondusifitas wilayah.

“DPRD dan Kabupaten Muaro Jambi berharap banyak untuk diresmikannya Subsektor ini menjadi Polsek sehingga bisa  untuk menciptakan situasi keamanan dan kondusif.  Untuk bisa terciptanya situasi aman dan kondusif tentu dibutuhkan Mako,” ujar Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto.

Peningkatan status ini, mengingat wilayah kecamatan cukup luas dengan 15 (lima belas) desa yang persebaran jumlah penduduknya juga banyak. Itulah sebabnya dinilai layak jika ada kantor Polsek sendiri untuk memudahkan dan lebih intensif dalam pemantauan keamanan masyarakat oleh pihak keamanan.

Peresmian Polsek Sungai Gelam oleh Kapolda Jambi ini dihadiri Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busroh, S.E, Ketua DPRD Muaro Jambi Yuli Setia Bakti, Dandim 0415 Batanghari Kolonel Inf. J. Hadiyanto, S.I.P., M.I.P.

Selain itu hadir Kapolres Muaro Jambi, Sekda Muaro Jambi, Kajari, Kadis PUPR Muaro Jambi, Kapolsek Jaluko dan Kalapas Perempuan Kelas II A Jambi,  Camat Sungai Gelam dan para OPD lingkup Pemkab Muaro Jambi, 15 (lima belas) Kepala Desa dan para undangan dari berbagai kalangan.

Dengan diresmikannya Polsek Sungai Gelam yang berdiri diatas tanah hibah masyarakat seluas ± 3113 m2 dan gedung seluas 561 m2 yang dibangun dengan APBD Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Rp 2,9 Miliar, ini dinilai Kapolres sebagai bukti keseriusan bupati dalam menyejahterakan masyarakat.

Sementara itu Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro mengungkapkan pengalokasian APBD untuk membangun Mapolsek ini sebagai bagian dari sinergi bersama membangun Muaro Jambi. Setelah Sungai Gelam, ia merencanakan membangun Mapolsek Sungai Bahar.

"Alhamdullilah terwujud pembangunan gedung baru Polsubsektor yang insya Allah menjadi Polsek," kata Bupati Muaro Jambi Masnah Busro.

Lanjutnya, "yang untuk Polsek sungai Bahar akan kita bangun, semoga semua bisa bermanfaat, ini merupakan sinergi bersama membangun Muaro Jambi," ungkap Masnah seraya mengungkapkan di Kabupaten Muaro Jambi ada 11 kecamatan sehingga harus punya 11 Mapolsek.


Terbantu Senkom

Resmi pindah ke gedung baru yang awalnya  di Simpang Pramuka, dan kini resmi pindah di lokasi baru  berjarak ± 7 (tujuh) km dari pusat kota Jambi, Kapolsek Sungai Gelam Iptu Yohanes Candra menyampaikan apresiasi kepada Senkom Mitra Polri setempat yang telah membantu persiapan peresmian gedung baru Polsek selama dua hari.

Senkom Mitra Polri di wilkum Polres Muaro Jambi Sektor Sungai Gelam membantu panitia yang terdiri dari 13 personil Polisi yang bertugas di Polsek yang baru naik status itu.

Wakapolres Muaro Jambi yang sebelum acara sempat meninjau persiapan lokasi juga mengapresiasi kehadiran Senkom. [Gen-ID]


Reporter: Fatchurrohman | Editor: Mahar Prastowo

Patroli Gabungan Kecamatan Makasar Tertibkan Pelanggar PSBB Malam Tahun Baru

Written By Redaksi on 01 Januari, 2021 | 05.43


GEN-ID
| Makasar, Jaktim
- Sebanyak 60 petugas gabungan melakukan pengawasan PSBB di wilayah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (31/1) malam. Kegiatan ini dibarengi dengan penyemprotan disinfektan menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

"Penindakan ini untuk memberikan efek jera dan pencegahan penyebaran COVID 19," ujar Camat Makasar, Kamal  Alatas.

melalui patroli gabungan ini petugas juga merazia tempat usaha yang masih buka di atas pukul 19.00, dan tindakan yang dilakukan adalah langsung menutup paksa tempat usaha yang nekad beroperasi.

Seperti di Jalan Raya Pondok Gede dan Jalan Jengki  petugas terpaksa bertindak tegas dengan menyita 10 tabung gas elpiji milik sejumlah warung Seafood dan Pecel Lele.

Camat Makasar Kamal Alatas mengatakan pengawasan PSBB malam tahun baru melibatkan personel dari unsur kelurahan, kecamatan, Sudin Perhubungan, Sudin Gulkarmat, Satpol PP, TNI/Polri dan unsur terkait lainnya.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan, jelas Kamal, tercatat ada lima tempat usaha dikenai sanksi tutup 1x24 jam karena melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

"Jika besok masih bandel lagi maka akan disegel dan ditutup total 3x24 jam, " tegasnya.

Selain itu, sebanyak 42 PKL diberikan imbauan untuk tutup karena sudah melewati jam operasional.

"Penindakan ini untuk memberikan efek jera dan pencegahan penyebaran COVID 19," tandasnya.



Sementara itu dari patroli wilayah terbatas tim gabungan Kelurahan Kebonpala, menemukan 1 warung tenda, dan 3 pedagang petasan yang masih buka hingga malam hari. Mereka tersebar di tiga titik yaitu jembatan kali Cipinang, depan TPU Jalan Jengki Cipinang Asem, dan depan Pool Taxi Blue Bird Jalan Cililitan Besar.



Lurah Kebonpala Faisal Rizal, M.Kes yang didampingi Satpol PP, Bhabinkatimbas, Babinsa, FKPM dan FKDM kepada para pedagang memberikan imbauan persuasif dan humanis.

Posko gabungan kelurahan Kebonpala dibangun di Jalan Raya Cililitan Besar dengan alasan wilayah tersebut merupakan titik rawan kecelakaan dan tawuran remaja.

Dengan didirikan posko, dapat dilakukan pencegahan kerumunan remaja yang dulu kerap bermain petasan diarahkan ke seberang jalan sehingga kerap memicu tawuran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah menerbitkan Seruan Gubernur Nomor 17 Tahun 2020 dan Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan COVID-19 pada Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Seruan dan Instruksi Gubernur tersebut mengatur kegiatan warga DKI Jakarta selama 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Selama libur natal dan tahun baru kali ini warga masyarakat diminta mengutamakan kegiatan di dalam rumah.

Warga masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk urusan yang mendesak. Pengelola pusat perbelanjaan atau mal, restoran, dan tempat wisata diminta tutup pada pukul 21.00 WIB. Khusus untuk tanggal 24 sampai 27 Desember dan 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 mereka diminta tutup pukul 19.00 WIB.

Kegiatan posko gabungan malam tahun baru di Kelurahan Kebonpala Kecamatan Makasar secara umum berlangsung aman, tertib dan kondusif.


Mahar Prastowo


Pilkada Serentak Kondusif, Kapolri Jendral Idham Azis Apresiasi Kedewasaan Berpolitik Masyarakat

Written By Redaksi on 09 Desember, 2020 | 21.03


GEN-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat termasuk pihak penyelenggara yang telah berpartisipasi mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 270 daerah sehingga berjalan aman, lancar dan kondusif.

Jenderal bintang empat itu juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang menjunjung tinggi nilai demokrasi serta pasangan calon yang memiliki kedewasaan dalam berpolitik. Dengan begitu mereka mampu mencegah berbagai macam bentuk gangguan sehingga tidak terjadi gejolak di masyarakat.

"Kita bersyukur, Pilkada 2020 yang diikuti 270 daerah berjalan dengan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan," ujar Idham dalam keterangannya, Rabu (9/12/2020).

Pilkada kali memang berbeda dengan pilkada sebelumnya karena digelar di massa pandemi virus Covid-19. Karena itu dituntut kehati-hatian dari semua pihak khususnya penyelenggara.

Setiap pemilih dan petugas TPS wajib untuk mematuhi protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan. "Protokol kesehatan memang harus ketat dan itu sudah dilakukan hampir di masing-masing saat pencoblosan," ujar Idham.

Mantan Kepala Bareskrim Polri ini menyampaikan sampai saat ini, pihak kepolisian belum menerima adanya insiden yang menonjol dari proses pencoblosan hari ini.

Pihaknya berharap agar kondisi damai seperti ini bisa terus terjaga. Masyarakat termasuk para calon dan tim sukses juga harus siap menerima segala macam hasil keputusan yang ada karena pemilu adalah bagian dari demokrasi.

"Sinergi yang dibangun di setiap daerah, harapannya bisa terus dijaga dalam menciptakan iklim yang aman bagi masyarakat," tutup mantan Kapolda Metro Jaya ini. (*)


Generasi Indonesia/Mahar Prastowo


Babak Baru Konflik Agraria Petani Penggarap di Cianjur dengan PT Maskapai Perkebunan Moelia

Written By Redaksi on 26 Oktober, 2020 | 18.39



GEN-ID | Sengketa para petani penggarap dengan PT Maskapai Perkebunan Moelia (PT MPM) memasuki babak baru. Jika sejak 26 Agustus silam para petani kehilangan kemerdekaannya dengan diusir, dintimidasi, serta lahan dan rumahnya dihancurkan dengan alat berat, pada hari ini, Senin (26/10/2020) para petani penggarap itu mulai bangkit dan melawan dengan menempuh jalur pengaduan ke Kementerian ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional).

Sebelumnya, lima hari setelah diusir oleh PT MPM dengan menggunakan kawanan pengganas bersenjata berjumlah ratusan, para petani pada Senin (31/08/2020) mengadukan nasib mereka ke Komnas HAM Jalan Latuharhary Jakarta Pusat.  Puluhan dari ribuan  petani penggarap lahan di Cianjur, Jawa Barat, itu ke Komnas HAM didampingi kuasa hukum H. Muhammad Sirot, S.H, S.I.P.

Menurut data yang diberikan ke Komnas HAM, jumlah petani yang terusir lebih dari 2000 orang, dengan kehilangan mata pencaharian, kehilangan tanaman hortikultura siap panen,  kehilangan rumah tinggal karena dibuldoser dan dibakar, serta membawa trauma bagi wanita dan anak-anak yang juga terganggu proses belajarnya.


Proses pengosongan lahan dan permukiman para petani, mulanya dengan dijaga aparat keamanan, dan para petani dikeluarkan dari lahan tersebut, setelah selesai pengosongan, jalan akses satu-satunya ditutup tembok permanen dan aliran listrik serta air diputus. Setelah itu, ketika para petani masih berada di luar lahan garapan dan permukiman mereka, didatangkanlah ratusan orang tak dikenal ddan bersenjata yang kemudian menduduki lahan sambil mengawal melanjutkan penghancuran lahan pertanian hortikultura serta merobohkan tempat tinggal para petani.

Baca: Ribuan Petani Terusir dari Lahan Garapan, Kini Terlunta-lunta dan Anak-anak Terganggu Proses Belajarnya

Sebagaimana diketahui, pengembangan tanaman pertanian hortikultura di lahan ini diinisiasi bupati Cianjur usai mendapat kepastian hukum mengenai status lahan tersebut yang oleh BPN dinyatakan telah ditelantarkan oleh pemegang HGU, dan kembali menjadi tanah milik negara yang dapat dikelola atau digarap oleh masyarakat.

Para petani penggarap itu berasal dari tiga desa yakni  Desa Batulawang (Kecamatan Cipanas), Desa Sukanagalih (Kecamatan Pacet), Desa Cibadak (Kecamatan Sukaresmi),  di wilayah Kabupaten Cianjur.

Menurut keterangan Pengacara/ kuasa hukum para petani, H.Muhammad  Sirot, S.H, S.I.P dengan telah ditelantarkannya dan tidak digarapnya lahan HGU Nomor 12 s/d 26 milik PT Maskapai Perkebunan Moelia, maka pihak Kanwil BPN Jawa Barat telah memberikan tiga kali Surat Peringatan kepada PT MPM. "Namun peringatan tersebut tidak diindahkan," ujar Muhammad Sirot.

Dengan telah diberikannya tiga kali Surat Peringatan kepada PT. MPM sebagai pemegang/pemilik HGU Nomor 12 s/d 26 yang terletak di Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet, Desa Cibadak Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur maka oleh pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur dan Kanwil BPN Jawa Barat telah diusulkan kepada Menteri ATR/ BPN RI sebagai tanah terlantar.

"Tanah HGU PT Maskapai Perkebunan Moelia tersebut pada tanggal 5 Desember 2018 oleh kanwil pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat sudah dinyatakan dalam keadaan status quo sejak tanggal pengusulan yaitu 10 April 2012," terang Sirot seraya menujukkan dokumen.

Muhammad Sirot selaku tim kuasa hukum/pendamping para petani didampingi H Mardini dari Lembaga Wakaf dan Pertanahan PBNU, mengungkapkan, permasalahan  para petani dengan PT MPM telah dimediasi oleh kementerian ATR/BPN dan diputuskan apabila PT. MPM akan memperpanjang HGUnya maka harus memberikan sebagian lahan HGUnya kepada para petani. Akan tetapi hal tersebut tidak dilakukan oleh PT MPM.


"Akan tetapi yang dilakukan oleh MPM mengambil alih lahan milik para petani," ujar Sirot

Kekerasan dan intimidasi tak hanya dialami para petani, sejumlah wartawan yang akan melakukan verifikasi faktual berupa pengambilan gambar situasi guna pemberitaan juga diusir paksa dengan ancaman senjata dan dilarang melakukan kegiatan jurnalistik. Lantas para pekerja media itu melapor ke Polres setempat namun malah mendapati sikap kurang simpatik.

Baca: 
Belasan Wartawan Diintimidasi dengan Sajam dan Diusir oleh Ratusan Preman di Cianjur 


Begitu juga rombongan mantan anggota DPR RI Wa Ode Nurzainab yang bersama karyawan di kantornya sedang tour ke kawasan puncak  karena memasuki lahan di kawasan perbukitan tersebut, mendapat perlakuan tidak semestinya dengan dirusak mobilnya, serta dilakukan perampasan HP terhadap sopir dibawah todongan senjata tajam oleh sekawanan orang berjumlah puluhan orang. Alhasil, korban melapor ke Polres Cianjur. Namun kemudian balas  dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh PT MPM melalui pengacaranya, Muanas Alaidid. [gi]


Ciptakan Pilkada Damai, Polda Sumbar Bersama Ormas Islam Gelar FGD

Written By Taufik sf on 06 September, 2020 | 15.47



GEN-ID | Padang - Bertempat di Hotel Axana Kota Padang, Wakapolda Sumbar Brigjen. Pol. Edi Mardianto, S.I.K., M.Si. mewakili Kapolda Irjen. Pol. Toni Harmanto, S.H., M.H. membuka acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Ditbinmas Polda Sumbar dengan tema Kerukunan Umat Beragama Dalam Mendukung Persatuan Dan Kesatuan di Wilayah Sumatera Barat Guna Mewujudkan Pilkada Yang Aman Damai Dan Sejuk, Kamis (03/09).

Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto mengatakan, dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif terutama dalam menghadapi Pilkada 2020 ini diperlukan peran serta masyarakat karena jumlah anggota Polri yang ideal 1 : 300 belum mencukupi untuk kondisi saat ini. Kerukunan umat bergama merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi antar umat beragama, sebab toleransi agama merupakan salah satu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal agama.

"Untuk itu apabila terjadi masalah kerukunan dan konflik antar umat beragama serta isu SARA diharapkan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya supaya turun tangan agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan damai. Kita bersama-sama membangun Indonesia yang kokoh, bekerjasama untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama, antar etnis dan antar status sosial, terutama saat ini dalam rangka menciptakan situasi Pilkada yang aman, damai dan sejuk di wilayah Sumatera Barat," ujar Kapolda dalam amanat pembukaan acara yang disampaikan Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto. 

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain: Ketua FKPT Provinsi Sumbar Dr. Zaim Rais, M.A., Kabid Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumbar H. Edison, M.Ag., Pebimas Agama Katolik Henrikus Jomi, S.Ag., M.M., Pebimas Agama Budha Sudharma SL, Pebimas Agama Hindu Jumadi, S.Ag., M.Psi. dan Pebimas Agama Kristen Pdt Henri Dunan Sirait, S.H.  

Masing-masing narasumber yang hadir dan memberikan materi pada umumnya menyampaikan hal yang senada, dimana Pilkada Gubernur dan Kab/Kota nanti jangan sampai menimbulkan luka dan perpecahan yang mendalam, diharapkan kerukunan masyarakat Sumbar harus tetap terjaga sampai seterus nya sampai selesai masa Pilkada sekalipun. Untuk itu diperlukan peran serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat bersama aparat negara lainnya bersinergi menjaga kerukunan umat beragama dengan menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada 2020 ini.

H. M. Abdillah, ST.,SH Sekretaris LDII Kota Padang, yang turut menghadiri FGD ini menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut.

"Kami atas nama LDII Kota Padang sangat apresiasi kepada jajaran Ditbinmas Polda Sumbar yang telah mengadakan acara ini, kita harapkan kerukunan antar umat beragama tetap terjaga di Sumbar, jangan sampai karena kepentingan politik sekelompok orang mengorbankan persatuan dan kesatuan serta kerukunan umat beragama di Sumbar yang sudah terjaga selama ini. LDII sebagai lembaga dakwah senantiasa akan membantu pemerintah dan aparat keamaanan untuk mewujudkan situasi Pilkada yang aman,  damai dan sejuk dengan selalu memberikan himbauan dan kajian dakwah islami yang menyejukkan kepada masyarakat. Dan kami sepakat dengan yang lainnya, mendukung sepenuhnya aturan Pemilu yang melarang tegas tempat ibadah dijadikan sebagai tempat kegiatan kampanye," ujar Abdillah.

Turut hadir dalam FGD ini Dirbinmas Polda Sumbar Kombes. Pol. Drs. Johni Soeroto, Wadirbinmas AKBP Zamroni Wibowo, S.I.K., S.H., perwakilan Muhammadyah, NU, FKUB, Pokdar Kamtibmas, Laskar Merah Mutih, Mahasiswa serta perwakilan ormas dan umat lintas agama lainnya.




Reporter: Riki | Editor: Taufik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku