Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 085773537734
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 08157-7353-7734 atau TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Kebencanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebencanaan. Tampilkan semua postingan

Putus Penyebaran Covid-19, Polres Siak Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak

Written By Taufik sf on 26 Mei, 2021 | 10.36




GEN-ID | Siak - Kepolisian Resort Siak bersama dengan Pemerintah Kabupaten Siak kembali melakukan penyemprotan desinfektan massal di ruas jalan utama Kota Siak, Selasa (25/05). 

Penyemprotan ini dimaksud untuk memaksimalkan memutus penularan Covid-19 di masyarakat.

Terlihat saat dijalan, 1(satu) unit mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Siak serta 1(satu) unit mobil Water Tank milik Damkar Kabupaten Siak melaksanakan penyemprotan di seputaran jalan Kota Siak yang dimulai dari depan Gedung Maharatu.

Pada arahannya saat memipin apel pelepasan rombongan yang akan melakukan penyemprotan, Kapolres Siak mengatakan bahwa Polres Siak dan Unsur terkait berusaha semaksimal mungkin untuk memutus penyebaran Covid-19. 

"Kita ketahui bersama Provinsi Riau menempati peringkat pertama sesumatera jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan Kabupaten Siak urutan ketiga di Provinsi Riau, untuk itu butuh kerjasama antar instansi terkait untuk sama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak," ucap AKBP Gunar. 

Dalam kesempatan itu Kapolres Siak Juga mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal. 

"Selain kegiatan ini kita akan tetap melakukan razia masker dan melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan massa banyak, baik itu kegiatan di pemerintahan maupun ditengah masyarakat, kita juga akan lakukan rapid test antigen secara random untuk memastikan tidak ada warga masyarakat yang terjangkit tidak bergejala berkeliaran dan menimbulkan klaster," ujar Kapolres.



Selain itu ia juga meminta agar warga masyarakat untuk sementara waktu dapat menunda perjalanan keluar Kabupaten Siak. 

"Kalau tidak begitu penting diusahakan jangan pergi. Kalau pergi mohon dilakukan rapid test antigen dan pulang juga demikian," pesan Kapolres. 

Kegiatan yang dilakukan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Siak, terpusat di Kota Siak ini juga turut dihadiri Ketua DPRD, Kepala Badan BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.






Laporan: Koresponden Siak

Editor: Taufik

Polsek Tenayan Raya Berhasil Evakuasi Warga Positif Covid-19

Written By Taufik sf on 03 Mei, 2021 | 22.49



GEN-ID | Pekanbaru - Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya melaksanakan evakuasi terhadap warga yang terkonfirmasi Covid-19, evakuasi itu dilakukan bersama Pemerintah Kecamatan Tenayan Raya dan Danramil 04, Senin (03/05).

Ada tiga orang warga yang dievakuasi, yakni S (44) yang beralamat di Jalan Hangtuah Ujung Gang Mangga Kelurahan Bencah Lesung. Warga tersebut merupakan terkonfirmasi positif Covid 19 karena berkontak dengan pasien Positif covid 19 KD (49) yang sudah diisolasi dirumah sakit.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang kepada media membenarkan hal ini.

"Karena berisiko menularlan kepada keluarga dan tetangga, yang bersangkutan kita isolasi di rumah sakit saja. karena memiliki beberapa anak di rumahnya," jelas AKP Manapar.

Untuk keluarga S ini akan dilakukan pemeriksaan swab pada esok hari. Setelah itu, upaya yang sama juga dilakukan terhadap U (48) yang juga merupakan pasien terkonfirmasi Covid 19. Tim mendatangi kediaman yang berada di Kelurahan Mentangor Kecamatan Kulim untuk dibawa ke rumah sakit.

"Yang bersangkutan meminta agar diisolasi mandiri dirumah, tapi yang bersangkutan memiliki potensi besar menularkan ke tetangga yang di lokasi itu perumahan padat," jelas Kapolsek. 

Dari tracing saudari U (48) ini, suaminya belum dilakukan tes swab sedangkan untuk anaknya saat ini ikut bersama saudari U ke rumah sakit dan dengan waktu dekat akan dilakukan swab pcr. 

Saudari U merupakan kontak erat dengan teman satu kantornya. Setelah dilakukan tracing, teman kantor yang lainnya negatif Covid-19. 

Terakhir dievakuasi yakni saudara Y yang beralamat di Jalan Yungtiar Kelurahan Mentangor Kecamatan Tenayan Raya. Saudara Y ini merupakan kontak erat dengan saudari U. 

"Rencana tindaklanjut akan kita lakukan swab terhadap orang tuanya dan 15 orang lainnya yang kontak dengan yang bersangkutan," tambah Kapolsek.

"Ketiga pasien diatas dibawa ke LPMP terlebih dahulu untuk dilakukan pengecekan gejala ringan atau beratnya, barulah dirawat ke rumah sakit atau tetap di LPMP," tutup AKP Manapar.





(GEN-ID/Taufik)

Senkom Rescue Kota Pekanbaru Pasok Logistik Posko Siaga Banjir

Written By Taufik sf on 02 Mei, 2021 | 21.48



GEN-ID | Pekanbaru - Cuaca yang tak menentu di Kota Pekanbaru dan sekitarnya mengakibatkan dibeberapa wilayah terjadi genangan air bahkan banjir.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, Jum'at (30/04) malam curah hujan cukup deras mengakibatkan wilayah RW 02 tergenang air yang mengharuskan beberapa penghuni rumah harus mengungsi ketempat yang lebih tinggi.

Syaiful Bahri Anggota Senkom Rescue Kota Pekanbaru sekaligus Ketua Posko RW 02 kepada media mengatakan, dirinya bersama warga dan instansi terkait sudah membentuk Posko dan beberapa tenda untuk menampung sementara warga korban banjir.

"Kami bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tim dari Dinas PUPR, dan beberapa tokoh Kelurahan Meranti Pandak telah mendirikan Posko dan tenda pengungsian bagi warga korban banjir, dan kami juga menampung dan mendata keluhan, kebutuhan warga saat ini di pengungsian," jelas Syaiful.



Mengetahui hal ini Ketua Senkom Kota Pekanbaru Adelino Putra, S.H. langsung memerintahkan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan SAR Muhammad untuk menindaklanjuti perkembangan situasi di Posko RW 02 dan membantu segala sesuatunya yang dibutuhkan warga.

"Setelah kami menerima instruksi Ketua, Kami beserta Tim Penanggulangan Bencana meninjau lokasi yang dimaksud kemudian mendata, mengevakuasi warga dan selanjutnya memasok bahan logistik untuk kebutuhan warga saat ini," ujar Muhammad.

"Memang jumlahnya belum seberapa, kami tampung dari beberapa anggota, kerabat dan donatur sementara, agar yang dibutuhkan warga saat ini setidaknya bisa terpenuhi sementara," tutup Muhammad.

Ketua RW 02 Saparudin kepada media mengatakan bahwa kedepan akan dibangun waduk agar tidak lagi terjadi banjir.

"Oleh karna akan dibangunnya gedung sekolah disini, maka sesuai hasil Musrenbang Kelurahan Meranti Pandak, para Ketua RT, RW dan warga bersepakat akan membangun waduk penanggulangan banjir, agar kedepan tidak lagi terjadi banjir di wilayah Meranti Pandak khususnya," jelas Saparudin.

Hal senada juga dilontarkan Ketua RT 01 Indra Yusnedi yang juga hadir dilokasi.

"Benar apa yang dikatakan Pak RW, berhubung akan dibangun gedung sekolah, maka kami sepakat akan membuat waduk penanggulangan banjir," jelas Indra yang didampingi Ketua Pemuda RW 02 Joni Erpendi.

Dikesempatan yang sama Ketua Senkom Kota Pekanbaru Adelino Putra, S.H. juga menghimbau pada seluruh warga Kelurahan Meranti Pandak dan sekitarnya agar selalu waspada terhadap banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Kepada warga Kelurahan Meranti Pandak dan sekitarnya yang terkena musibah ini, kami Keluarga Besar Senkom Kota Pekanbaru turut prihatin, dan juga supaya tetap sabar. Personil Senkom sudah kita siapkan dilapangan, untuk membantu warga bila dibutuhkan sewaktu-waktu," jelas Ade.

"Kepada masyarakat yang ingin membantu warga yang kerja dampak banjir, saat ini yang sangat dibutuhkan adalah obat-obatan dan selimut tebal mengingat di tenda-tenda pengungsian masih banyak anak-anak usia dibawah 10 tahun," tutup Ade.



Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian materil belum diperkirakan jumlahnya. 

Saat ini Senkom Rescue Kota Pekanbaru beserta Tim gabungan masih mengantisipasi terjadinya banjir susulan, dikarenakan curah hujan yang tidak menentu yang terjadi di Kota Pekanbaru umumnya.


 






Reporter: Massyai | Editor: Taufik

Putus Penyebaran Covid-19, Polres Siak Lakukan Penyemprotan Desinfektan Serentak

Written By Taufik sf on 26 April, 2021 | 09.49



GEN-ID | Siak - Kepolisian Resort Siak bersama dengan Pemerintah Kabupaten Siak kembali melakukan penyemprotan desinfektan massal di ruas jalan utama Kota Siak, Selasa (25/05). 

Penyemprotan ini dimaksud untuk memaksimalkan memutus penularan Covid-19 di masyarakat.

Terlihat saat dijalan, 1(satu) unit mobil Water Canon Sat Sabhara Polres Siak serta 1(satu) unit mobil Water Tank milik Damkar Kabupaten Siak melaksanakan penyemprotan di seputaran jalan Kota Siak yang dimulai dari depan Gedung Maharatu.

Pada arahannya saat memipin apel pelepasan rombongan yang akan melakukan penyemprotan, Kapolres Siak mengatakan bahwa Polres Siak dan Unsur terkait berusaha semaksimal mungkin untuk memutus penyebaran Covid-19. 

"Kita ketahui bersama Provinsi Riau menempati peringkat pertama sesumatera jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan Kabupaten Siak urutan ketiga di Provinsi Riau, untuk itu butuh kerjasama antar instansi terkait untuk sama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak," ucap AKBP Gunar. 

Dalam kesempatan itu Kapolres Siak Juga mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal. 

"Selain kegiatan ini kita akan tetap melakukan razia masker dan melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan massa banyak, baik itu kegiatan di pemerintahan maupun ditengah masyarakat, kita juga akan lakukan rapid test antigen secara random untuk memastikan tidak ada warga masyarakat yang terjangkit tidak bergejala berkeliaran dan menimbulkan klaster," ujar Kapolres.



Selain itu ia juga meminta agar warga masyarakat untuk sementara waktu dapat menunda perjalanan keluar Kabupaten Siak. 

"Kalau tidak begitu penting diusahakan jangan pergi. Kalau pergi mohon dilakukan rapid test antigen dan pulang juga demikian," pesan Kapolres. 

Kegiatan yang dilakukan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Siak, terpusat di Kota Siak ini juga turut dihadiri Ketua DPRD, Kepala Badan BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.






Laporan: Koresponden Siak

Editor: Taufik

Gempa 6,7 SR Guncang Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Written By Redaksi on 10 April, 2021 | 14.16




GEN-ID | Malang - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 Skala Richter mengguncang   Kabupaten Malang, Jawa Timur. BMKG merilis gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dalam keterangan tertulisnya, BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB dengan titik koordinat gempa berada di 8,95 Lintang Selatan dan 112,48 Bujur Timur.

Episentrum gempa berada di laut dengan jarak 90 km arah barat daya dari Kabupaten Malang, pada kedalaman 25 km.

Belum diketahui secara pasti korban jiwa dari gempa ini, namun sejumlah video dari warga di berbagai lokasi menunjukkan kerusakan minimarket, rumah dan memicu longsornya perbukitan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka.

Linimasa media sosial menunjukkan akibat gempa ini getaran dirasakan hingga Yogyakarta dan Magelang di Jawa Tengah.

BMKG dalam rilis sementara menyimpulkan gempa tidak berpotensi mengakibatkan gelombang tsunami.




[Mahar P]

Aksi Bersama Vaksinasi Covid-19, LPM Kelurahan Tampan Gandeng Dinas Kesehatan

 


GEN-ID | Pekanbaru - Dalam rangka menyukseskan program pemerintah yang dikenal dengan slogan tak kenal maka tak kebal, LPM Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru ikut berpartisipasi dalam aksi bersama Vaksinasi massal Covid-19.

Acara yang ditaja oleh FKUB, Forum RT/RW dan LPM Kota Pekanbaru bekerja sama dengan Dinkes Kota Pekanbaru digelar didua lokasi yakni di Hotel Novotel pada tanggal 7 dan 8 April 2021, dan di Sekolah Dharma Yudha pada tanggal 9 April 2021.

Antusias warga cukup tinggi, terbukti dengan habisnya nomor antrian dihari pertama vaksinasi.

"Peserta yang hadir melebihi kapasitas tempat yang disediakan, meski sudah diumumkan lewat jalur masing-masing. Ada yang lewat jalur FKUB, RT/RW maupun LPM," jelas Irzal.

"Jauh hari sebelumnya, peserta sudah kita informasikan untuk mendata dirinya terlebih dahulu, selanjutnya kita tentukan kapan harus hadir untuk vaksinasi untuk menghindari kerumunan," tegas Irzal.

Lanjut dilokasi berikutnya, antusias warga juga sama bahkan lebih banyak.

"Di Dharma Yudha tempatnya lebih luas, mungkin salah satu faktor banyaknya peserta yang ikut hari ini (09/04). Peserta yang ikut mendaftar lewat LPM, kami urus sampai selesai," tutup Irzal.





(GEN-ID/Taufik)

Pengurus Mushalla Baitul Makmur Tampan Pekanbaru Komit Jalankan Protokol Kesehatan Dalam Kegiatan

Written By Taufik sf on 23 Maret, 2021 | 08.00



GEN-ID | Pekanbaru - Pengurus Mushalla Baitul Makmur pada hari Senin (22/03) pukul 20.00 wib kembali menggelar pengajian umum. Tentunya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan. Peserta pengajian dibatasi, baik laki-laki maupun perempuan.

Pengurus Mushalla Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro dalam sambutannya membuka pengajian menerangkan, pihaknya tidak ingin kegiatan ini kandas karena ulah peserta yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Kami menghimbau kepada peserta pengajian, agar selalu menerapkan protokol kesehatan, disamping kita melaksanakan anjuran pemerintah, kita juga bisa melindungi diri kita dari wabah Covid-19 yang masih merebak," jelas Dion.

Ditambahkan Ustadz Dion, pengajian ini khusus untuk warga yang sehat.

"Bagi warga yang kurang sehat, atau yang sedang dicoba sakit, kami mohon untuk tidak datang ke Mushalla, supaya tetap dirumah saja. Dan bila nanti sudah terkondisi pulih kesehatannya, boleh datang kembali bersama kita disini mengikuti pengajian," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Jakarta Lockdown 12-15 Februari. Benarkah?

Written By Redaksi on 05 Februari, 2021 | 19.25



GEN-ID
| Covid-19
- DKI Jakarta akan lockdown secara total selama tiga hari mulai 12-15 Februari. Lockdown atau penutupan total Ibu Kota telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. Demikian disebut dalam pesan berantai via whatsapp itu. Pesan itu juga mengimbau agar masyarakat menyediakan bahan makanan selama lockdown diberlakukan.

Bahkan,  pesan itu juga berisi informasi  kepolisian akan menangkap langsung dan melakukan swab kepada yang diketahui berada di luar rumah. "Rumah dan toko-toko, restoran semua tutup. Semua harus diam di rumah, harus sedia bahan makanan untuk masak di rumah. Jangan keluar rumah karena akan ditangkap langsung dan swab. Didenda besar sekali," demikian isi pesan tersebut.

Benarkah isu tersebut?

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono membantah pesan berantai yang mengabarkan soal lockdown tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkes.

Argo menyebut pesan berantai tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat. Menurut dia, meski isinya biasa saja, namun pesan tersebut berpotensi menimbulkan opini negatif dari masyarakat.

"Pelaku bisa diancam kurungan hingga 10 tahun lewat sejumlah pasal dan undang-undang. Beberapa di antaranya seperti pasal 28 ayat 1 UU nomor 11 Tahun 2008, tentang ITE. Ada pula KUHP pasal 14 ayat 1, 2, dan tiga," tegas Argo.

Argo mengungkapkan pihaknya mencatat selama tahun 2020 telah menangani 352 kasus penyebaran berita hoaks.

Masih ikut sebarkan hoaks? Hentikanlah mulai dari jempolmu!



https://t.me/generasiindonesia

Tinjau Penyaluran BST, Lurah Kebon Pala Pastikan Penerapan Prokes 3M

Written By Redaksi on 12 Januari, 2021 | 22.39




GEN-ID
| Jakarta Timur
- Guna memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) 3M dalam penyaluran Bantuan Soail Tunai (BST), Lurah Kebon Pala Kecamatan Makasar Jakarta Timur Faisal Riza, M.Kes melakukan peninjauan penyaluran BST di wilayahnya, Selasa (12/01/2021).

Protokol Kesehatan (Prokes) 3M dimaksud adalah Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Titik penyaluran BST dibagi dengan memanfaatkan kompleks gedung Sekolah Dasar Negeri 01, 02 di Jalan Cakrawala dan Kompleks SDN 03,04,05 Kebon Pala di Jalan Jengki-Cipinang Asem.

Pada setiap titik penyaluran BST tersebut diterapkan protokol kesehatan ketat dengan jumlah   penerima manfaat (BST) sebanyak 500 orang.

Seluruh unit kerja organisasi pemerintahan kelurahan terlibat secara aktif. Hal ini nampak dalam apel persiapan pelaksanaan penyaluran BST pada Selasa pagi serta di lokasi penyaluran BST.




Diungkapkan Faisal bahwa Provinsi DKI Jakarta mulai mendistribusikan BST pada hari ini, Selasa (12/01/2021) dan Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi wilayah pertama pendistribusian BST.

Penerima Bantuan Sosial Tunai akan menerima bantuan dalam bentuk uang tunai senilai Rp300.000,-.

BST di Pemprov DKI Jakarta berasal dari dua sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI dan dari APBD Pemprov DKI.

Namun khusus untuk BST yang berada di wilayah Jakarta Timur, keseluruhan berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Total keseluruhan BST di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 1.805.216 BST, dengan rincian 750.000 berasal dari APBN Kementerian Sosial RI dan 1.055.216 berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Perincian total BST yang disalurkan untuk wilayah Jakarta Timur sebanyak 532.295 bantuan, Jakarta Utara 307.371, Jakarta Selatan 356.371, Jakarta Barat 419.721, Jakarta Pusat 183.895 dan Kepulauan Seribu sebanyak 5.563 bantuan.

Untuk mengetahui daftar nama penerima BST dari Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, warga dapat bertanya kepada RW tempat tinggal masing-masing atau Petugas Pendata dan Pendamping Sosial (Pendamsos) di kelurahan setempat atau dengan mengecek di https://corona.jakarta.go.id/

Pertanyaan dan keluhan dapat disampaikan melalui call center Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui nomor telepon (021) 426 5115 atau menghubungi nomor seluler 0821-1142-0717.


Mahar Prastowo


Ini Kronologi Jatuhnya Sriwijaya Air Penerbangan SJ 182 Jakarta - Pontianak

Written By Redaksi on 10 Januari, 2021 | 01.27


GEN-ID | Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. Pesawat sempat delay selama 30 menit karena cuaca tidak mendukung penerbangan. "Jadi tadi delay akibat hujan deras. Makanya ada delay 30 menit saat boarding," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena.

Jelang magrib nelayan Pulau Seribu menemukan potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sekira tiga jam kemudian Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengonfirmasi  titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah diketahui.

Berikut kronologi jatuhnya pesawat Boeing 737-500  yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu tersebut.

14.36 WIB Pesawat Take-off dari Bandara Soetta

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi. Pesawat seharusnya terbang pukul 14.30 WIB. Namun harus ditunda karena cuaca buruk yang tak memungkinkan pesawat tersebut lepas landas.


17.24 WIB Informasi Awal Pesawat Hilang Kontak

Informasi awal mengenai dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air diketahui dari data FlightRadar24 yang menunjukkan, pesawat Boeing B737-500 itu berhenti di sekitar 11 mil laut dari Bandara Soekarno-Hatta atau di atas Kepulauan Seribu. Pesawat sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, tetapi tiba-tiba kehilangan ketinggian. Kecepatan pesawat juga turun drastis. Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 358 knots.


18.00 WIB Konfirmasi Kebenaran Kabar Jatuhnya Pesawat

Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki. Tim Badan SAR Nasional langsung terjun ke lokasi dugaan jatuhnya pesawat.


18.20 WIB Penemuan Kabel di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat

Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengkonfirmasi temuan sejumlah barang di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Barang-barang tersebut diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak. Barang-barang yang ditemukan nelayan itu berupa potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.


19.20 WIB TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pasukan Katak

TNI AL mengerahkan sejumlah kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Diungkapkan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Kolonel Laut Julius Widjojono, KRI yang dikerahkan berasal dari Komando Armada I dan Lantamal III yakni KRI Teluk Gilimanuk yang mengangkut personel Komando Pasukan Katak, KRI Kurai, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Cucut-866, KRI Tengiri, serta 2 sea rider Kopaska dan 2 kapal tunda yakni TD Galunggung dan Malabar.


19.50 WIB Konferensi Pers Basarnas

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji mengatakan, pihaknya telah menemukan beberapa serpihan yang diduga merupakan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Basarnas diketahui mendapat informasi telah terjadi hilang kontak dengan pesawat tersebut sekitar pukul 14.55 WIB.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengatakan, pesawat Sriwijaya Air tidak memancarkan sinyal emergency location transmitter (ELT) ketika hilang kontak. ELT adalah perangkat penentu lokasi pesawat yang merupakan bagian dari standar peralatan pada pesawat. ELT dapat dinyalakan langsung oleh pilot atau bisa hidup apabila pesawat menghantam sesuatu.


19.59 WIB Konferensi Pers Menhub RI

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkonfirmasi kebenaran informasi mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pukul 14.40 atau empat menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Menurut catatan, pesawat terbang di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach Terminal Control Area. Pesawat sempat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki pada pukul 14.37 WIB. Namun, pesawat tidak mengarah ke tujuan seharusnya dan keluar jalur menuju arah barat laut.

Pihak Air Traffic Control (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Selanjutnya, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar. Setelah itu manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, bandara tujuan, dan instansi terkait.


21.00 WIB TNI AU Siagakan Helikopter

TNI AU menyiagakan helikopter dan pesawat untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ 182. Helikopter yang disiagakan adalah helikopter Super Puma NAS-332 Skadron Udara 6 dan EC-725 Caracal Skadron 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Selain helikopter, TNI AU juga menyiapkan pesawat fix wing Boeing 737 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin Makassar dan CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

"Merespons hilang kontak pesawat Sriwijaya SJ-218 rute Jakarta-Pontianak, sesuai instruksi Panglima TNI, TNI AU telah menyiagakan helikopter dan pesawat fix wing untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Laksamana Pertama TNI Indan Gilang.


21.30 WIB Kemenhub Sediakan Hotline dan Posko Pengaduan

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan pihaknya menyediakan pos pengaduan yang tersedia di terminal 2 Bandara Soekarno Hatta dan menyediakan hotline bagi para keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air.

"Keluarga penumpang jika ingin mencari informasi hotline disediakan oleh Sriwijaya Air dengan nomor adalah 02180637817," kata dia dalam jumpa pers di Bandara Soekarno Hatta.

Demikian halnya Jasa Raharja juga membuka pos pengaduan di Bandara Supadio di Pontianak hingga dermaga Jakarta International Cointainer Terminal (JICT) 2 di Tanjung Priok.


Mahar Prastowo

Pemprov Jawa Barat Gulirkan Bansos Tahap Ketiga Serentak di 27 Kota/Kabupaten

Written By Redaksi on 02 November, 2020 | 05.03


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menggulirkan bansos provinsi tahap ketiga. Bansos didistribusikan kepada 1.907.274 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) secara serentak di 27 kab/kota termasuk di Kota Bekasi, mulai 27 Oktober – 13 November 2020.

Bansos tahap tiga ini merupakan kelanjutan dari bansos tahap pertama dan kedua, dan nanti akan dilanjutkan lagi dengan tahap keempat.

Ditengah keterbatasan anggaran, Pemda Provinsi Jabar tetap berupaya mengalokasikan dana bansos agar tetap dapat meringankan beban masyarakat. Pemda menyadari pandemi telah membuat banyak warga Jabar jatuh ke jurang kemiskinan.

Pemda Prov Jabar berkomitmen tetap menghadirkan bansos provinsi agar dinikmati masyarakat. Namun demi menyeimbangkan keuangan, nomimal bansos tahap ketiga dikurangi menjadi Rp350.000, dari asalnya tahap pertama dan kedua Rp500.000.

Pengurangan nominal ini telah diatur dalam Pergub 55 tahun 2020 tentang Jaring Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak Ekonomi Akibat COVID-19 di Jaw Barat, yang diterbitkan 6 Juli 2020 dan telah mendapat persetujuan DPRD Jabar.  

Pengurangan nomimal bansos mempertimbangkan ekonomi diproyeksikan membaik setelah ada pelonggaran aktivitas yang menggerakkan roda ekonomi.

Selain itu, pada perkembangan selanjutnya jumlah KRTS ternyata bertambah dari asalnya 1,3 juta menjadi 1,9 juta penerima. Di satu sisi PAD Jabar masih dalam evaluasi.

Dalam pendataan by name by addres, Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jabar menggunakan aplikasi Pikobar dan diasistensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Tujuannya agar tidak ada dobel penerima, sehingga proses pembersihan data dilakukan sampai 23 kali.

Banyak upaya pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari krisis akibat COVID-19. Selain jaring pengaman sosial berbentuk bansos dan hibah, Pemda Provinsi Jabar juga melakukan langkah lain. Di antaranya stimulus bagi pelaku UMKM yang menjadi backbone perekonomian, serta berbagai pelatihan gratis seperti marketing digital, promosi online, serta perkenalan pada bisnis – bisnis baru yang prospektif saat pandemi.

Perubahan perilaku konsumen telah diidentifikasi, cara bisnis baru secara bertahap diperkenalkan, kini Pemda Prov Jabar sedang menyiapkan masyarakat tangguh pascapandemi.  

Bantuan Sosial Tahap III ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 406/Kep.495-Dinsos/2020 dan Pergub Jabar Nomor 55 Tahun 2020.

Adapun komoditi sembako pada tahap III berupa beras kualitas premium 5 kg, minyak goreng kemasan botol isi 1 liter, kornet 2 kaleng, sarden 3 kaleng, gula pasir 1 kg, garam 500 gram, susu kemasan kotak 5 buah, vitamin C 1 paket, dan masker 4 buah.

(goeng/maharp)

Tak Mau Kehilangan ASN Akibat Covid-19, Pemprov Papua Terapkan WFH

Written By Taufik sf on 19 Oktober, 2020 | 17.00

GEN-ID | Papua - Pemerintah Provinsi Papua memberlakukan kembali kerja dari rumah atau work from home (WFH) 3 bulan ke depan. Ini dilakukan karena meningkatnya angka pasien Positif Covid-19 di Provinsi Papua.

Penjabat Sekda Papua Doren Wakerkwa, S.H. pada apel pagi di Lapangan Kantor Gubernur mengatakan, WFH akan diberlakukan mulai 19 Oktober 2020 sampai 19 Januari 2021.

“Besok surat edaran gubernur akan dikeluarkan dan diteruskan ke masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk dilaksanakan,” kata Doren dihadapan ASN, Senin (19/10/2020).

Doren yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintah menyebutkan alasan lainnya diberlakukan WFH karena 25 persen ASN di lingkungan Pemprov Papua positif corona.

“Belum lama ini ada seorang pegawai yang meninggal dunia karena Covid-19. Ini semua langkah baik dari Gubernur dan Wakil Gubernur untuk melindungi seluruh stafnya. Untuk itu, saya harap bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Doren.

Doren mengingatkan dengan seluruh aktivitas perkantoran dikerjakan dari rumah, ia meminta pimpinan OPD mengatur pola kerja agar pelayanan pemerintahan bisa tetap dilaksanakan dengan maksimal.

“Pekerjaan fisik maupun multi years tetap berjalan sesuai rencana sampai dengan selesai tahun anggaran. Intinya penyerapan anggaran seluruh OPD harus selesai pada 20 Desember 2020, sehingga seluruh laporan pertanggung jawaban bisa rampung sebelum akhir Desember,” jelas Doren.



Reporter: Suardi | Editor: Taufik

Rumah Sakit Pekanbaru Banyak Pasien Covid-19

Written By Taufik sf on 09 September, 2020 | 02.59



GEN-ID | Pekanbaru - Sejumlah Rumah Sakit di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru mulai disesaki pasien positif Covid-19. Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada 71 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Arifin Ahmad, RS Eka Hospital 84 pasien Covid-19, RS Aulia 36 pasien, RS Awal Bros A Yani 45 pasien, RS Awal Bros Panam 18 pasien, RS Awal Bros Sudirman 31 pasien, RS Hermina 3 pasien, RS Ibnu Sina 6 pasien, RS Prima 4 pasien, RS PMC 7 pasien, RS Tabrani 2 Pasien, RS Sansani 8 Pasien, RS Santa Maria 25 Pasien, RS Syafira 5 pasien, RS Tentara 4 Pasien. 

Selain di Pekanbaru pasien Covid-19 juga tersebar disejumlah Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Kota di Riau.

"Memang yang padat itu di Pekanbaru, karena banyak dari daerah dirawat di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (08/09).

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr. Indra Yovi mengingatkan kepada semua pihak agar melakukan langkah-langkah strategis. Sehingga penambahan kasus pasien positif bisa ditekan. Sebab jika kasus pasien positif Covid-19 terus melonjak, dikhawatirkan rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Riau tidak lagi mampu menampung pasien positif Covid-19. 

"Harus ada kebijakan yang berbeda dari yang sekarang. Karena kalau tidak dilakukan antisipasi, rumah sakit kita tidak akan cukup," kata Indra Yovi.

Ditambahkan Yovi, saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah hampir mencapai 400 pasien. Sedangkan jumlah ruang isolasi pasien positif Covid-19 yang disiapkan di rumah sakit rujukan Covid-19 se provinsi Riau total sekitar 700 ruangan. 

"Jadi sampai hari ini masih tersisa tinggal 300an lagi, kalau ini meningkat terus ini tidak akan tertampung. Sekarang saja di RSUD Arifin Ahmad, di Eka Hospital itu sudah penuh. Kemudian di Awal Bros tinggal sedikit lagi. Ini harus jadi bahan pertimbangan kita semua, supaya masyarakat hari-hati dan menjaga diri," kata dr. Indra.



Sumber: MCR | Editor: Taufik

Dirut RS Hermina Samarinda Meninggal Terpapar Covid-19, Baru Pindah Tugas dari Bekasi

Written By Redaksi on 04 September, 2020 | 09.32

Satgas Gustu Covid-19 BPBD Samarinda melakukan prosesi pemakaman dengan protokol kesehatan | foto. bpbd

GEN-ID
| Samarinda
- Belum berselang lama pindah tugas dari RS Hermina Galaxi Kota Bekasi dan menjabat Dirut RS Hermina Samarinda, dr. Endah Malahayati, MARS meninggal dunia pada Kamis (03/09/2020) malam akibat terpapar Covid-19.

Kabar itu disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kosasih.

"Berita duka, telah meninggalkan kita semua sejawat kita almarhumah dr. Endah Malahayati MARS di ICU RS Hermina Samarinda Kamis 3 September 2020, jam 23.00 Wita, setelah berjuang beberapa hari di ICU melawan penyakit Covid-19," tulis Ismid Kosasih, dalam keterangan persnya.

Ini menjadi kasus ketiga dokter yang meninggal dengan status positif Covid-19 di Kalimantan Timur setelah sebelumnya juga menimpa mantan ketua IDI Samarinda, dan Plt Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Almarhumah dr. Endah Malahayati, MARS pertama kali dirawat di Rumah Sakit Hermina Samarinda pada Selasa 25 Agustus 2020, atau baru lima hari bertugas di Samarinda.

Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kosasih, menuturkan almarhumah baru saja dipindahtugaskan sebagai direktur RS Hermina Samarinda pada 20 Agustus 2020 lalu, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hermina Galaxi Bekasi.

Ismid memastikan bahwa kasus ini merupakan kasus non-klaster.

Almarhumah dimakamkan oleh satuan gugus tugas Covid-19 BPBD dengan protokol Covid di TMU Raudhatul Jannah Serayu Tanah Merah. (gi)


Reporter: Agus (Bekasi), Arifin (Samarinda) | Editor: Mahar Prastowo

Tekan Angka Positif Covid-19, Gubri Beri Syarat Keluar Masuk Riau

Written By Taufik sf on 01 September, 2020 | 16.21



GEN-ID | Pekanbaru - Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) berskala lokal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menegaskan bagi pendatang yang mau masuk ke Riau, harus memiliki bukti swab. Termasuk warga Riau yang bepergian dari luar Riau, khususnya daerah terangkit Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar, jika penegasan tersebut itu mewajibkan pendatang memiliki bukti swab sebelum masuk ke Riau yang tujuannya untuk menimalisir penukaran Covid-19 yang satu ini terus meningkat di Riau. 

"Jadi kalau ada bukti swab ini kita juga bisa memastikan pendatang yang masuk ke Riau aman dari penularan Covid-19. Termasuk warga kita yang baru pulang dari daerah luar Riau yang juga harus melakukan tes swab setelah masuk ke Riau," kata Gubri, Selasa (01/09/2020). 

Penegasan ini bukan berarti melarang warga masuk ke Riau maupun melarang warga keluar dari Riau. Namun sesuai dengan komitmen Riau dalam menangani wabah Covid-19 di Riau yang saat ini juga akan menerapkan PSBB berskala lokal disetiap wilayah yang ada di kabupaten kota se Riau. 

"Sebelumnya kita bersama bupati dan walikota se Riau sudah menyepakati untuk melakukan PSBB di wilayah-wilayah yang banyak ditemukan penyebaran Covid-19. Untuk itu juga kita iringi dengan persyaratan swab bagi Pendatang. Sehingga PSBB berskala kecil ini juga bisa maksimal," jelas Gubri. 

Lebih jauh kata mantan Bupati Siak dua periode ini, penegasan swab bagi pendatang tersebut ia juga sudah mengkoordinasikan dengan seluruh pemerintah daerah se Riau. Dimana penegasan ini juga bisa ditekankan disetiap daerah untuk menekan angka penambahan penyebaran dimasing-masing daerah. 

"Ini harus segera kita tangani dengan maksimal, karena wabah Covid-19 ini sudah banyak berdampak pada pelayanan dan, ekonomi masyarakat. Termasuk kapasitas pelayanan kesehatan yang dikhawatirkan kekurangan karena terus mengalami peningkatan," tutup Syamsuar. (MCR/AZ)




Editor: Taufik

PSBB Lokal Akan Segera Diberlakukan di Riau

Written By Taufik sf on 31 Agustus, 2020 | 16.38

GEN-ID | Pekanbaru - Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si. akan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Bupati/Wali kota se-Provinsi Riau untuk mengagas Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) secara lokal di daerah masing-masing.

PSBB tersebut tidak di seluruh Riau ataupun semua kabupaten/kota. Melainkan akan dibuatkan klaster-klaster sesuai wilayah yang saat ini terinfeksi atau yang terkonfirmasi positifnya banyak.

"Insya Allah besok (Senin_red) siang akan mengadakan rapat koordinasi bersama Bupati/Wali Kota yang barang kali ada gagasan kita untuk melakukan PSBB lokal," kata Syamsuar di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (30/08/2020).

Gagasan tersebut sudah didiskusikan bersama Kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. dan Danrem 031 Brigjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han. saat menunggu kehadiran Ketua DPD RI beserta rombongan di Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

"Mudah-mudahan upaya ini dapat menurunkan penularan Covid-19 yang saat ini angka terkonfirmasi positif semakin hari semakin bertambah," ujar Gubri.

Sebagaimana diketahui bahwa penambahan pasien terkonfirmasi pada hari ini termasuk yang tertinggi dari sejarah penanganan Covid-19 di Provinsi Riau yaitu sebanyak 135 orang yang positif dan banyak yang tertular adalah warga Kabupaten Kampar, Pekanbaru, dan Siak. (MCR/SEM)




Editor: Taufik

Pemprov Sumbar Gelar Simulasi Bencana Bersama Relawan

Written By Taufik sf on 29 Agustus, 2020 | 03.52



GEN-ID | Padang - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai membuka secara resmi acara simulasi penanggulangan bencana pada masa pandemi Covid-19 Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat, kegiatan tersebut berlangsung di Pangeran Beach Hotel Selasa (25/08/2020).

Tujuan dilaksanakan acara simulasi ini adalah membangun sistem dan koordinasi prosedur terkait penanggulangan Covid-19 serta bencana gempa bumi dan tsunami di Sumatera Barat. Disamping itu juga  untuk meningkatkan kapasitas pemahaman, pengetahuan pemerintah daerah dan membentuk koordinasi yang baik antar stakeholder dalam penanggulangan bencana khususnya terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami pada masa pandemi ini.

Teknis pelaksanaan simulasi tersebut akan dilaksanakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lengkap berjumlah 28 orang berasal dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, TNI AD, TNI AU, TNI AL, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, BMKG dan Organisasi Relawan Kebencanaan lainnya.

Selanjutnya Wagub Sumbar menyebutkan rangkain kegiatan ini adalah bentuk inisiatif Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat melalui Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo supaya tidak lupa akan adanya bencana. Karena melihat suasana Covid-19 saat ini sudah masuk bulan kelima, mulai dari bulan Maret sampai bulan Agustus 2020 sekarang.

"Harapan kita pada bulan Juli yang lalu sudah melandai total ternyata sekarang naik lagi. Kalau dilanjutkan PSBB lagi belum tau, karena PSBB itu biayanya sangat besar, mulai dari mengawasi perbatasan, perlengkapan APD, perlengkapan, termasuk alat swab, juga tempat karantina," ujar Nasrul Abit.



Nasrul Abit juga mengatakan, adaptasi perubahan baru sangat tergantung bagi kedisiplinan diri, kita ingin keluarga kita sehat, masyarakat kita juga sehat, dengan cara tetap jaga kebersihan dan mengikuti protokol kesehatan, mudah-mudahan kita semua tidak terkena Covid-19.

"Sumatera Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana alam, selain wabah pandemi Covid-19, sebelumnya juga sering terjadi gempa, dan juga tsunami di Mentawai. Untuk itu semua masyarakat Sumatera Barat harus siap untuk menghadapi bencana, terlebih masyarakat yang berada di tepi laut yang berprofesi sebagai nelayan perlu adanya pemberitahuan atau edukasi kepada mereka bagaimana menghadapi ketika bancana alam terjadi terkhususnya tsunami. Dan latihan ini tentunya sangat baik dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara kita menangani gempa dan tsunami apabila terjadi pada saat pandemi ini," tutup Nasrul Abit.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Merasa Jiwanya Terpanggil, Senkom Rescue Sumbar Ikut Webinar Dengan BNPB



GEN-ID | Padang - Berkenaan dengan musibah pandemi Covid-19 BNPB bekerjasama dengan Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri mengadakan kegiatan Webinar Penguatan Kapasitas Relawan Senkom Dalam Rangka Penanganan Penanggulangan Covid-19 yang diadakan melalui Zoom Meeting, Minggu (23/08/2020).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan, S.T., M.Si. dan juga Deputi lainnya serta diikuti oleh perwakilan Senkom Rescue - Senkom Mitra Polri Seluruh Indonesia secara virtual di wilayahnya masing-masing.

Turut memberikan materi dalam acara ini Dra. Eny Supartini, M.M Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulan Bencana BNPB. 

Ketua Senkom Mitra Polri Prov. Sumatera Barat H. Noer Hidayatullah mengatakan, Senkom Sumatera Barat menggelar enam titik studio mini. Yaitu di Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Payakumbuh, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat, masing-masing studio diikuti 3 – 10 orang peserta dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita harapkan dengan adanya webinar yang dipandu langsung materinya dari BNPB ini anggota Senkom Rescue yang merupakan satuan Senkom dalam relawan kebencanaan dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya terutama dalam membantu BNPB/BPBD dan pemerintah setempat dalam percepatan penanganan Covid-19 ini," ujar H.Noer Hidayatullah.



"Saya juga harapkan kedepan BPBD Provinsi Sumatera Barat dan jajarannya di Kabupaten/Kota dapat menjalin kerjasama yang lebih intens dengan Senkom Sumbar, karena Senkom adalah mitra BNPB/BPBD dan sudah memiliki MOU atau perjanjian kerjasama yang berlaku Nasional mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kab/kota dan ini harus kita maksimalkan diseluruh wilayah Nusantara. Termasuk untuk kegiatan-kegiatan simulasi penanganan bencana dimasa pandemi Senkom siap berpartisipasi karena kita sama-sama ketahui Provinsi Sumatera Barat adalah termasuk daerah Yang rawan bencana alam," tutup H. Noer Hidayatullah.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Kapolres Bukittinggi Dengan Sembako Turun ke Jalan

Written By Taufik sf on 27 Agustus, 2020 | 06.16



GEN-ID | Bukittinggi - Berlokasi di Nagari Koto Tinggi dan Nagari Persiapan Koto Gadang Kecamatan Baso Kabupaten Agam, Kapolres Bukittinggi  AKBP Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.H. memimpin langsung kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Polres Bukittinggi,  Senin (24/08).

Didampingi Pejabat Utama, Perwira Staf dan Personil Polres Bukittinggi, Personil TNI, Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi, kegiatan penyerahan bantuan paket sembako dilaksanakan dengan sistem Door to Door atau langsung kedepan pintu rumah warga. Paket sembako yang diserahkan terdiri dari, beras seberat 5 Kg, minyak goreng 1 liter dan mie Instan. 

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan, bhakti sosial yang dilaksanakan hari ini merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, sebanyak 200 paket sembako kita bagikan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, jangan lupa pakai masker. Mudah-mudahan apa yang Polres Bukittinggi lakukan ini bisa bermanfaat dan barokah bagi masyarakat serta kita bisa terhindar dari segala macam penyakit/virus," pungkas AKBP Iman Pribadi.



Syamsuri, dari Pokdar Kamtibmas sekaligus Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi yang juga turut langsung mengikuti kegiatan ini menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama sejak pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat terdampak secara ekonomi, dapat terlihat sepanjang kegiatan begitu antusiasnya masyarakat menerima bantuan.

"Saya atas nama Senkom Bukittinggi sangat apresiasi dan kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Jajaran sehingga Senkom dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial yang diadakan Polres Bukittinggi ini, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua dan mendapat Pahala di sisi Allah SWT," ujar Syamsuri.

"Kedepan Senkom dalam pengabdiannya kepada masyarakat dan NKRI senantiasa siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lainnya, Kamtibmas, Kebencanaan dan Bela Negara adalah 3 core utama kegiatan Senkom termasuk didalamnya ada kegiatan sosial dan kemanusian," tutup Syamsuri.






















 Reporter: Riki Abdillah | Editor: Taufik

Perdana, Senkom Ngantor di Mapolresta Balam

Written By Taufik sf on 15 Agustus, 2020 | 00.59

GEN-ID | Bandar Lampung - Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan berakhir, bahkan angka positif penularannya makin bertambah. Dampak pada sektor ekonomi sangat langsung dirasakan oleh masyarakat secara masiv. Korelasinya hal ini berpotensi memicu meningkatnya angka kriminalitas di masyarakat. Guna mengantisipasi hal itu, Polresta Bandar Lampung melibatkan Senkom Mitra Polri agar bisa menyerap informasi sekecil apapun di masyarakat yang terkait tindakan kriminal, potensi gangguan keamanan, dan informasi kebencanaan.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.I.K., M.M. Selasa (04/08) saat menerima Pengurus Senkom Kota Bandar Lampung mengatakan, dirinya akan menempatkan Senkom bersama personil Polri di ruangan TCC Polresta Balam.

"Kunci pelayanan cepat adalah kecepatan informasi. Dalam hal ini kami tidak ingin mengandalkan personil di lapangan saja, kami juga ingin melibatkan Senkom, karena selama ini Senkom sebagai komponen masyarakat kami anggap memiliki kemampuan personal dalam mendukung tugas-tugas Polri di lapangan. Saya minta anggota Senkom untuk standby di ruang TCC Polresta. Saya akan buat suratnya," ujar Kapolresta.

Ditempat terpisah, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bandar Lampung Gunawan Kesuma Yudha, S.E. usai pertemuan juga membenarkan pernyataan Kapolresta terkait penugasan anggotanya di ruang TCC Polresta Balam.

"Harapan Kapolresta adalah agar semua kejadian yang terjadi di Bandar Lampung kiranya dapat termonitor, oleh karena itu Kapolresta meminta Senkom bisa ikut memantau di ruang TCC Polresta Balam bersama personil Polri lainnya," ujar Gunawan.

"Kami juga membuka saluran Pengaduan Masyarakat dan Informasi yang terkait Kamtibmas serta Kebencanaan melalui Halo Senkom Balam di nomor 0811 726 444. Nomor ini sudah kita sosialisasikan sampai tingkat RT, Sekolah, termasuk ibadah dan umum lainnya," tutup Gunawan.




Reporter: Gus Yud | Editor: Taufik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku