Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 0813-8728-4468
Tampilkan postingan dengan label Kebencanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebencanaan. Tampilkan semua postingan

Tinjau Penyaluran BST, Lurah Kebon Pala Pastikan Penerapan Prokes 3M




GEN-ID
| Jakarta Timur
- Guna memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) 3M dalam penyaluran Bantuan Soail Tunai (BST), Lurah Kebon Pala Kecamatan Makasar Jakarta Timur Faisal Riza, M.Kes melakukan peninjauan penyaluran BST di wilayahnya, Selasa (12/01/2021).

Protokol Kesehatan (Prokes) 3M dimaksud adalah Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Titik penyaluran BST dibagi dengan memanfaatkan kompleks gedung Sekolah Dasar Negeri 01, 02 di Jalan Cakrawala dan Kompleks SDN 03,04,05 Kebon Pala di Jalan Jengki-Cipinang Asem.

Pada setiap titik penyaluran BST tersebut diterapkan protokol kesehatan ketat dengan jumlah   penerima manfaat (BST) sebanyak 500 orang.

Seluruh unit kerja organisasi pemerintahan kelurahan terlibat secara aktif. Hal ini nampak dalam apel persiapan pelaksanaan penyaluran BST pada Selasa pagi serta di lokasi penyaluran BST.




Diungkapkan Faisal bahwa Provinsi DKI Jakarta mulai mendistribusikan BST pada hari ini, Selasa (12/01/2021) dan Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi wilayah pertama pendistribusian BST.

Penerima Bantuan Sosial Tunai akan menerima bantuan dalam bentuk uang tunai senilai Rp300.000,-.

BST di Pemprov DKI Jakarta berasal dari dua sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI dan dari APBD Pemprov DKI.

Namun khusus untuk BST yang berada di wilayah Jakarta Timur, keseluruhan berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Total keseluruhan BST di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 1.805.216 BST, dengan rincian 750.000 berasal dari APBN Kementerian Sosial RI dan 1.055.216 berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Perincian total BST yang disalurkan untuk wilayah Jakarta Timur sebanyak 532.295 bantuan, Jakarta Utara 307.371, Jakarta Selatan 356.371, Jakarta Barat 419.721, Jakarta Pusat 183.895 dan Kepulauan Seribu sebanyak 5.563 bantuan.

Untuk mengetahui daftar nama penerima BST dari Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, warga dapat bertanya kepada RW tempat tinggal masing-masing atau Petugas Pendata dan Pendamping Sosial (Pendamsos) di kelurahan setempat atau dengan mengecek di https://corona.jakarta.go.id/

Pertanyaan dan keluhan dapat disampaikan melalui call center Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui nomor telepon (021) 426 5115 atau menghubungi nomor seluler 0821-1142-0717.


Mahar Prastowo


Ini Kronologi Jatuhnya Sriwijaya Air Penerbangan SJ 182 Jakarta - Pontianak


GEN-ID | Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. Pesawat sempat delay selama 30 menit karena cuaca tidak mendukung penerbangan. "Jadi tadi delay akibat hujan deras. Makanya ada delay 30 menit saat boarding," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena.

Jelang magrib nelayan Pulau Seribu menemukan potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sekira tiga jam kemudian Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengonfirmasi  titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah diketahui.

Berikut kronologi jatuhnya pesawat Boeing 737-500  yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu tersebut.

14.36 WIB Pesawat Take-off dari Bandara Soetta

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi. Pesawat seharusnya terbang pukul 14.30 WIB. Namun harus ditunda karena cuaca buruk yang tak memungkinkan pesawat tersebut lepas landas.


17.24 WIB Informasi Awal Pesawat Hilang Kontak

Informasi awal mengenai dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air diketahui dari data FlightRadar24 yang menunjukkan, pesawat Boeing B737-500 itu berhenti di sekitar 11 mil laut dari Bandara Soekarno-Hatta atau di atas Kepulauan Seribu. Pesawat sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, tetapi tiba-tiba kehilangan ketinggian. Kecepatan pesawat juga turun drastis. Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 358 knots.


18.00 WIB Konfirmasi Kebenaran Kabar Jatuhnya Pesawat

Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki. Tim Badan SAR Nasional langsung terjun ke lokasi dugaan jatuhnya pesawat.


18.20 WIB Penemuan Kabel di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat

Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengkonfirmasi temuan sejumlah barang di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Barang-barang tersebut diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak. Barang-barang yang ditemukan nelayan itu berupa potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.


19.20 WIB TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pasukan Katak

TNI AL mengerahkan sejumlah kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Diungkapkan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Kolonel Laut Julius Widjojono, KRI yang dikerahkan berasal dari Komando Armada I dan Lantamal III yakni KRI Teluk Gilimanuk yang mengangkut personel Komando Pasukan Katak, KRI Kurai, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Cucut-866, KRI Tengiri, serta 2 sea rider Kopaska dan 2 kapal tunda yakni TD Galunggung dan Malabar.


19.50 WIB Konferensi Pers Basarnas

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji mengatakan, pihaknya telah menemukan beberapa serpihan yang diduga merupakan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Basarnas diketahui mendapat informasi telah terjadi hilang kontak dengan pesawat tersebut sekitar pukul 14.55 WIB.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengatakan, pesawat Sriwijaya Air tidak memancarkan sinyal emergency location transmitter (ELT) ketika hilang kontak. ELT adalah perangkat penentu lokasi pesawat yang merupakan bagian dari standar peralatan pada pesawat. ELT dapat dinyalakan langsung oleh pilot atau bisa hidup apabila pesawat menghantam sesuatu.


19.59 WIB Konferensi Pers Menhub RI

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkonfirmasi kebenaran informasi mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pukul 14.40 atau empat menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Menurut catatan, pesawat terbang di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach Terminal Control Area. Pesawat sempat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki pada pukul 14.37 WIB. Namun, pesawat tidak mengarah ke tujuan seharusnya dan keluar jalur menuju arah barat laut.

Pihak Air Traffic Control (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Selanjutnya, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar. Setelah itu manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, bandara tujuan, dan instansi terkait.


21.00 WIB TNI AU Siagakan Helikopter

TNI AU menyiagakan helikopter dan pesawat untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ 182. Helikopter yang disiagakan adalah helikopter Super Puma NAS-332 Skadron Udara 6 dan EC-725 Caracal Skadron 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Selain helikopter, TNI AU juga menyiapkan pesawat fix wing Boeing 737 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin Makassar dan CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

"Merespons hilang kontak pesawat Sriwijaya SJ-218 rute Jakarta-Pontianak, sesuai instruksi Panglima TNI, TNI AU telah menyiagakan helikopter dan pesawat fix wing untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Laksamana Pertama TNI Indan Gilang.


21.30 WIB Kemenhub Sediakan Hotline dan Posko Pengaduan

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan pihaknya menyediakan pos pengaduan yang tersedia di terminal 2 Bandara Soekarno Hatta dan menyediakan hotline bagi para keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air.

"Keluarga penumpang jika ingin mencari informasi hotline disediakan oleh Sriwijaya Air dengan nomor adalah 02180637817," kata dia dalam jumpa pers di Bandara Soekarno Hatta.

Demikian halnya Jasa Raharja juga membuka pos pengaduan di Bandara Supadio di Pontianak hingga dermaga Jakarta International Cointainer Terminal (JICT) 2 di Tanjung Priok.


Mahar Prastowo

Pemprov Jawa Barat Gulirkan Bansos Tahap Ketiga Serentak di 27 Kota/Kabupaten


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menggulirkan bansos provinsi tahap ketiga. Bansos didistribusikan kepada 1.907.274 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) secara serentak di 27 kab/kota termasuk di Kota Bekasi, mulai 27 Oktober – 13 November 2020.

Bansos tahap tiga ini merupakan kelanjutan dari bansos tahap pertama dan kedua, dan nanti akan dilanjutkan lagi dengan tahap keempat.

Ditengah keterbatasan anggaran, Pemda Provinsi Jabar tetap berupaya mengalokasikan dana bansos agar tetap dapat meringankan beban masyarakat. Pemda menyadari pandemi telah membuat banyak warga Jabar jatuh ke jurang kemiskinan.

Pemda Prov Jabar berkomitmen tetap menghadirkan bansos provinsi agar dinikmati masyarakat. Namun demi menyeimbangkan keuangan, nomimal bansos tahap ketiga dikurangi menjadi Rp350.000, dari asalnya tahap pertama dan kedua Rp500.000.

Pengurangan nominal ini telah diatur dalam Pergub 55 tahun 2020 tentang Jaring Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak Ekonomi Akibat COVID-19 di Jaw Barat, yang diterbitkan 6 Juli 2020 dan telah mendapat persetujuan DPRD Jabar.  

Pengurangan nomimal bansos mempertimbangkan ekonomi diproyeksikan membaik setelah ada pelonggaran aktivitas yang menggerakkan roda ekonomi.

Selain itu, pada perkembangan selanjutnya jumlah KRTS ternyata bertambah dari asalnya 1,3 juta menjadi 1,9 juta penerima. Di satu sisi PAD Jabar masih dalam evaluasi.

Dalam pendataan by name by addres, Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jabar menggunakan aplikasi Pikobar dan diasistensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Tujuannya agar tidak ada dobel penerima, sehingga proses pembersihan data dilakukan sampai 23 kali.

Banyak upaya pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari krisis akibat COVID-19. Selain jaring pengaman sosial berbentuk bansos dan hibah, Pemda Provinsi Jabar juga melakukan langkah lain. Di antaranya stimulus bagi pelaku UMKM yang menjadi backbone perekonomian, serta berbagai pelatihan gratis seperti marketing digital, promosi online, serta perkenalan pada bisnis – bisnis baru yang prospektif saat pandemi.

Perubahan perilaku konsumen telah diidentifikasi, cara bisnis baru secara bertahap diperkenalkan, kini Pemda Prov Jabar sedang menyiapkan masyarakat tangguh pascapandemi.  

Bantuan Sosial Tahap III ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 406/Kep.495-Dinsos/2020 dan Pergub Jabar Nomor 55 Tahun 2020.

Adapun komoditi sembako pada tahap III berupa beras kualitas premium 5 kg, minyak goreng kemasan botol isi 1 liter, kornet 2 kaleng, sarden 3 kaleng, gula pasir 1 kg, garam 500 gram, susu kemasan kotak 5 buah, vitamin C 1 paket, dan masker 4 buah.

(goeng/maharp)

Tak Mau Kehilangan ASN Akibat Covid-19, Pemprov Papua Terapkan WFH

GEN-ID | Papua - Pemerintah Provinsi Papua memberlakukan kembali kerja dari rumah atau work from home (WFH) 3 bulan ke depan. Ini dilakukan karena meningkatnya angka pasien Positif Covid-19 di Provinsi Papua.

Penjabat Sekda Papua Doren Wakerkwa, S.H. pada apel pagi di Lapangan Kantor Gubernur mengatakan, WFH akan diberlakukan mulai 19 Oktober 2020 sampai 19 Januari 2021.

“Besok surat edaran gubernur akan dikeluarkan dan diteruskan ke masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk dilaksanakan,” kata Doren dihadapan ASN, Senin (19/10/2020).

Doren yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintah menyebutkan alasan lainnya diberlakukan WFH karena 25 persen ASN di lingkungan Pemprov Papua positif corona.

“Belum lama ini ada seorang pegawai yang meninggal dunia karena Covid-19. Ini semua langkah baik dari Gubernur dan Wakil Gubernur untuk melindungi seluruh stafnya. Untuk itu, saya harap bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Doren.

Doren mengingatkan dengan seluruh aktivitas perkantoran dikerjakan dari rumah, ia meminta pimpinan OPD mengatur pola kerja agar pelayanan pemerintahan bisa tetap dilaksanakan dengan maksimal.

“Pekerjaan fisik maupun multi years tetap berjalan sesuai rencana sampai dengan selesai tahun anggaran. Intinya penyerapan anggaran seluruh OPD harus selesai pada 20 Desember 2020, sehingga seluruh laporan pertanggung jawaban bisa rampung sebelum akhir Desember,” jelas Doren.



Reporter: Suardi | Editor: Taufik

Rumah Sakit Pekanbaru Banyak Pasien Covid-19



GEN-ID | Pekanbaru - Sejumlah Rumah Sakit di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru mulai disesaki pasien positif Covid-19. Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada 71 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Arifin Ahmad, RS Eka Hospital 84 pasien Covid-19, RS Aulia 36 pasien, RS Awal Bros A Yani 45 pasien, RS Awal Bros Panam 18 pasien, RS Awal Bros Sudirman 31 pasien, RS Hermina 3 pasien, RS Ibnu Sina 6 pasien, RS Prima 4 pasien, RS PMC 7 pasien, RS Tabrani 2 Pasien, RS Sansani 8 Pasien, RS Santa Maria 25 Pasien, RS Syafira 5 pasien, RS Tentara 4 Pasien. 

Selain di Pekanbaru pasien Covid-19 juga tersebar disejumlah Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Kota di Riau.

"Memang yang padat itu di Pekanbaru, karena banyak dari daerah dirawat di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (08/09).

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr. Indra Yovi mengingatkan kepada semua pihak agar melakukan langkah-langkah strategis. Sehingga penambahan kasus pasien positif bisa ditekan. Sebab jika kasus pasien positif Covid-19 terus melonjak, dikhawatirkan rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Riau tidak lagi mampu menampung pasien positif Covid-19. 

"Harus ada kebijakan yang berbeda dari yang sekarang. Karena kalau tidak dilakukan antisipasi, rumah sakit kita tidak akan cukup," kata Indra Yovi.

Ditambahkan Yovi, saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah hampir mencapai 400 pasien. Sedangkan jumlah ruang isolasi pasien positif Covid-19 yang disiapkan di rumah sakit rujukan Covid-19 se provinsi Riau total sekitar 700 ruangan. 

"Jadi sampai hari ini masih tersisa tinggal 300an lagi, kalau ini meningkat terus ini tidak akan tertampung. Sekarang saja di RSUD Arifin Ahmad, di Eka Hospital itu sudah penuh. Kemudian di Awal Bros tinggal sedikit lagi. Ini harus jadi bahan pertimbangan kita semua, supaya masyarakat hari-hati dan menjaga diri," kata dr. Indra.



Sumber: MCR | Editor: Taufik

Dirut RS Hermina Samarinda Meninggal Terpapar Covid-19, Baru Pindah Tugas dari Bekasi

Satgas Gustu Covid-19 BPBD Samarinda melakukan prosesi pemakaman dengan protokol kesehatan | foto. bpbd

GEN-ID
| Samarinda
- Belum berselang lama pindah tugas dari RS Hermina Galaxi Kota Bekasi dan menjabat Dirut RS Hermina Samarinda, dr. Endah Malahayati, MARS meninggal dunia pada Kamis (03/09/2020) malam akibat terpapar Covid-19.

Kabar itu disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kosasih.

"Berita duka, telah meninggalkan kita semua sejawat kita almarhumah dr. Endah Malahayati MARS di ICU RS Hermina Samarinda Kamis 3 September 2020, jam 23.00 Wita, setelah berjuang beberapa hari di ICU melawan penyakit Covid-19," tulis Ismid Kosasih, dalam keterangan persnya.

Ini menjadi kasus ketiga dokter yang meninggal dengan status positif Covid-19 di Kalimantan Timur setelah sebelumnya juga menimpa mantan ketua IDI Samarinda, dan Plt Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Almarhumah dr. Endah Malahayati, MARS pertama kali dirawat di Rumah Sakit Hermina Samarinda pada Selasa 25 Agustus 2020, atau baru lima hari bertugas di Samarinda.

Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismid Kosasih, menuturkan almarhumah baru saja dipindahtugaskan sebagai direktur RS Hermina Samarinda pada 20 Agustus 2020 lalu, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hermina Galaxi Bekasi.

Ismid memastikan bahwa kasus ini merupakan kasus non-klaster.

Almarhumah dimakamkan oleh satuan gugus tugas Covid-19 BPBD dengan protokol Covid di TMU Raudhatul Jannah Serayu Tanah Merah. (gi)


Reporter: Agus (Bekasi), Arifin (Samarinda) | Editor: Mahar Prastowo

Tekan Angka Positif Covid-19, Gubri Beri Syarat Keluar Masuk Riau



GEN-ID | Pekanbaru - Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) berskala lokal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menegaskan bagi pendatang yang mau masuk ke Riau, harus memiliki bukti swab. Termasuk warga Riau yang bepergian dari luar Riau, khususnya daerah terangkit Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar, jika penegasan tersebut itu mewajibkan pendatang memiliki bukti swab sebelum masuk ke Riau yang tujuannya untuk menimalisir penukaran Covid-19 yang satu ini terus meningkat di Riau. 

"Jadi kalau ada bukti swab ini kita juga bisa memastikan pendatang yang masuk ke Riau aman dari penularan Covid-19. Termasuk warga kita yang baru pulang dari daerah luar Riau yang juga harus melakukan tes swab setelah masuk ke Riau," kata Gubri, Selasa (01/09/2020). 

Penegasan ini bukan berarti melarang warga masuk ke Riau maupun melarang warga keluar dari Riau. Namun sesuai dengan komitmen Riau dalam menangani wabah Covid-19 di Riau yang saat ini juga akan menerapkan PSBB berskala lokal disetiap wilayah yang ada di kabupaten kota se Riau. 

"Sebelumnya kita bersama bupati dan walikota se Riau sudah menyepakati untuk melakukan PSBB di wilayah-wilayah yang banyak ditemukan penyebaran Covid-19. Untuk itu juga kita iringi dengan persyaratan swab bagi Pendatang. Sehingga PSBB berskala kecil ini juga bisa maksimal," jelas Gubri. 

Lebih jauh kata mantan Bupati Siak dua periode ini, penegasan swab bagi pendatang tersebut ia juga sudah mengkoordinasikan dengan seluruh pemerintah daerah se Riau. Dimana penegasan ini juga bisa ditekankan disetiap daerah untuk menekan angka penambahan penyebaran dimasing-masing daerah. 

"Ini harus segera kita tangani dengan maksimal, karena wabah Covid-19 ini sudah banyak berdampak pada pelayanan dan, ekonomi masyarakat. Termasuk kapasitas pelayanan kesehatan yang dikhawatirkan kekurangan karena terus mengalami peningkatan," tutup Syamsuar. (MCR/AZ)




Editor: Taufik

PSBB Lokal Akan Segera Diberlakukan di Riau

GEN-ID | Pekanbaru - Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si. akan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Bupati/Wali kota se-Provinsi Riau untuk mengagas Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) secara lokal di daerah masing-masing.

PSBB tersebut tidak di seluruh Riau ataupun semua kabupaten/kota. Melainkan akan dibuatkan klaster-klaster sesuai wilayah yang saat ini terinfeksi atau yang terkonfirmasi positifnya banyak.

"Insya Allah besok (Senin_red) siang akan mengadakan rapat koordinasi bersama Bupati/Wali Kota yang barang kali ada gagasan kita untuk melakukan PSBB lokal," kata Syamsuar di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (30/08/2020).

Gagasan tersebut sudah didiskusikan bersama Kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. dan Danrem 031 Brigjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han. saat menunggu kehadiran Ketua DPD RI beserta rombongan di Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

"Mudah-mudahan upaya ini dapat menurunkan penularan Covid-19 yang saat ini angka terkonfirmasi positif semakin hari semakin bertambah," ujar Gubri.

Sebagaimana diketahui bahwa penambahan pasien terkonfirmasi pada hari ini termasuk yang tertinggi dari sejarah penanganan Covid-19 di Provinsi Riau yaitu sebanyak 135 orang yang positif dan banyak yang tertular adalah warga Kabupaten Kampar, Pekanbaru, dan Siak. (MCR/SEM)




Editor: Taufik

Pemprov Sumbar Gelar Simulasi Bencana Bersama Relawan



GEN-ID | Padang - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai membuka secara resmi acara simulasi penanggulangan bencana pada masa pandemi Covid-19 Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat, kegiatan tersebut berlangsung di Pangeran Beach Hotel Selasa (25/08/2020).

Tujuan dilaksanakan acara simulasi ini adalah membangun sistem dan koordinasi prosedur terkait penanggulangan Covid-19 serta bencana gempa bumi dan tsunami di Sumatera Barat. Disamping itu juga  untuk meningkatkan kapasitas pemahaman, pengetahuan pemerintah daerah dan membentuk koordinasi yang baik antar stakeholder dalam penanggulangan bencana khususnya terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami pada masa pandemi ini.

Teknis pelaksanaan simulasi tersebut akan dilaksanakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lengkap berjumlah 28 orang berasal dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, TNI AD, TNI AU, TNI AL, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, BMKG dan Organisasi Relawan Kebencanaan lainnya.

Selanjutnya Wagub Sumbar menyebutkan rangkain kegiatan ini adalah bentuk inisiatif Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat melalui Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo supaya tidak lupa akan adanya bencana. Karena melihat suasana Covid-19 saat ini sudah masuk bulan kelima, mulai dari bulan Maret sampai bulan Agustus 2020 sekarang.

"Harapan kita pada bulan Juli yang lalu sudah melandai total ternyata sekarang naik lagi. Kalau dilanjutkan PSBB lagi belum tau, karena PSBB itu biayanya sangat besar, mulai dari mengawasi perbatasan, perlengkapan APD, perlengkapan, termasuk alat swab, juga tempat karantina," ujar Nasrul Abit.



Nasrul Abit juga mengatakan, adaptasi perubahan baru sangat tergantung bagi kedisiplinan diri, kita ingin keluarga kita sehat, masyarakat kita juga sehat, dengan cara tetap jaga kebersihan dan mengikuti protokol kesehatan, mudah-mudahan kita semua tidak terkena Covid-19.

"Sumatera Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana alam, selain wabah pandemi Covid-19, sebelumnya juga sering terjadi gempa, dan juga tsunami di Mentawai. Untuk itu semua masyarakat Sumatera Barat harus siap untuk menghadapi bencana, terlebih masyarakat yang berada di tepi laut yang berprofesi sebagai nelayan perlu adanya pemberitahuan atau edukasi kepada mereka bagaimana menghadapi ketika bancana alam terjadi terkhususnya tsunami. Dan latihan ini tentunya sangat baik dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara kita menangani gempa dan tsunami apabila terjadi pada saat pandemi ini," tutup Nasrul Abit.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Merasa Jiwanya Terpanggil, Senkom Rescue Sumbar Ikut Webinar Dengan BNPB



GEN-ID | Padang - Berkenaan dengan musibah pandemi Covid-19 BNPB bekerjasama dengan Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri mengadakan kegiatan Webinar Penguatan Kapasitas Relawan Senkom Dalam Rangka Penanganan Penanggulangan Covid-19 yang diadakan melalui Zoom Meeting, Minggu (23/08/2020).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan, S.T., M.Si. dan juga Deputi lainnya serta diikuti oleh perwakilan Senkom Rescue - Senkom Mitra Polri Seluruh Indonesia secara virtual di wilayahnya masing-masing.

Turut memberikan materi dalam acara ini Dra. Eny Supartini, M.M Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulan Bencana BNPB. 

Ketua Senkom Mitra Polri Prov. Sumatera Barat H. Noer Hidayatullah mengatakan, Senkom Sumatera Barat menggelar enam titik studio mini. Yaitu di Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Payakumbuh, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat, masing-masing studio diikuti 3 – 10 orang peserta dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita harapkan dengan adanya webinar yang dipandu langsung materinya dari BNPB ini anggota Senkom Rescue yang merupakan satuan Senkom dalam relawan kebencanaan dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya terutama dalam membantu BNPB/BPBD dan pemerintah setempat dalam percepatan penanganan Covid-19 ini," ujar H.Noer Hidayatullah.



"Saya juga harapkan kedepan BPBD Provinsi Sumatera Barat dan jajarannya di Kabupaten/Kota dapat menjalin kerjasama yang lebih intens dengan Senkom Sumbar, karena Senkom adalah mitra BNPB/BPBD dan sudah memiliki MOU atau perjanjian kerjasama yang berlaku Nasional mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kab/kota dan ini harus kita maksimalkan diseluruh wilayah Nusantara. Termasuk untuk kegiatan-kegiatan simulasi penanganan bencana dimasa pandemi Senkom siap berpartisipasi karena kita sama-sama ketahui Provinsi Sumatera Barat adalah termasuk daerah Yang rawan bencana alam," tutup H. Noer Hidayatullah.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Kapolres Bukittinggi Dengan Sembako Turun ke Jalan



GEN-ID | Bukittinggi - Berlokasi di Nagari Koto Tinggi dan Nagari Persiapan Koto Gadang Kecamatan Baso Kabupaten Agam, Kapolres Bukittinggi  AKBP Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.H. memimpin langsung kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Polres Bukittinggi,  Senin (24/08).

Didampingi Pejabat Utama, Perwira Staf dan Personil Polres Bukittinggi, Personil TNI, Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi, kegiatan penyerahan bantuan paket sembako dilaksanakan dengan sistem Door to Door atau langsung kedepan pintu rumah warga. Paket sembako yang diserahkan terdiri dari, beras seberat 5 Kg, minyak goreng 1 liter dan mie Instan. 

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan, bhakti sosial yang dilaksanakan hari ini merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, sebanyak 200 paket sembako kita bagikan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, jangan lupa pakai masker. Mudah-mudahan apa yang Polres Bukittinggi lakukan ini bisa bermanfaat dan barokah bagi masyarakat serta kita bisa terhindar dari segala macam penyakit/virus," pungkas AKBP Iman Pribadi.



Syamsuri, dari Pokdar Kamtibmas sekaligus Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi yang juga turut langsung mengikuti kegiatan ini menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama sejak pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat terdampak secara ekonomi, dapat terlihat sepanjang kegiatan begitu antusiasnya masyarakat menerima bantuan.

"Saya atas nama Senkom Bukittinggi sangat apresiasi dan kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Jajaran sehingga Senkom dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial yang diadakan Polres Bukittinggi ini, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua dan mendapat Pahala di sisi Allah SWT," ujar Syamsuri.

"Kedepan Senkom dalam pengabdiannya kepada masyarakat dan NKRI senantiasa siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lainnya, Kamtibmas, Kebencanaan dan Bela Negara adalah 3 core utama kegiatan Senkom termasuk didalamnya ada kegiatan sosial dan kemanusian," tutup Syamsuri.






















 Reporter: Riki Abdillah | Editor: Taufik

Perdana, Senkom Ngantor di Mapolresta Balam

GEN-ID | Bandar Lampung - Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan berakhir, bahkan angka positif penularannya makin bertambah. Dampak pada sektor ekonomi sangat langsung dirasakan oleh masyarakat secara masiv. Korelasinya hal ini berpotensi memicu meningkatnya angka kriminalitas di masyarakat. Guna mengantisipasi hal itu, Polresta Bandar Lampung melibatkan Senkom Mitra Polri agar bisa menyerap informasi sekecil apapun di masyarakat yang terkait tindakan kriminal, potensi gangguan keamanan, dan informasi kebencanaan.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.I.K., M.M. Selasa (04/08) saat menerima Pengurus Senkom Kota Bandar Lampung mengatakan, dirinya akan menempatkan Senkom bersama personil Polri di ruangan TCC Polresta Balam.

"Kunci pelayanan cepat adalah kecepatan informasi. Dalam hal ini kami tidak ingin mengandalkan personil di lapangan saja, kami juga ingin melibatkan Senkom, karena selama ini Senkom sebagai komponen masyarakat kami anggap memiliki kemampuan personal dalam mendukung tugas-tugas Polri di lapangan. Saya minta anggota Senkom untuk standby di ruang TCC Polresta. Saya akan buat suratnya," ujar Kapolresta.

Ditempat terpisah, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bandar Lampung Gunawan Kesuma Yudha, S.E. usai pertemuan juga membenarkan pernyataan Kapolresta terkait penugasan anggotanya di ruang TCC Polresta Balam.

"Harapan Kapolresta adalah agar semua kejadian yang terjadi di Bandar Lampung kiranya dapat termonitor, oleh karena itu Kapolresta meminta Senkom bisa ikut memantau di ruang TCC Polresta Balam bersama personil Polri lainnya," ujar Gunawan.

"Kami juga membuka saluran Pengaduan Masyarakat dan Informasi yang terkait Kamtibmas serta Kebencanaan melalui Halo Senkom Balam di nomor 0811 726 444. Nomor ini sudah kita sosialisasikan sampai tingkat RT, Sekolah, termasuk ibadah dan umum lainnya," tutup Gunawan.




Reporter: Gus Yud | Editor: Taufik

Walikota Jakarta Timur Berikan Penghargaan Kepada 10 Ketua Gugus Tugas RW Terbaik

Walikota Jakarta Timur bersama 10 Ketua RW penerima penghargaan sebagai Ketua Gugus Tugas RW Terbaik

GEN-ID | Jakarta - Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar, bertempat di Pesantren Persis 69 Matraman Jakarta Timur, pada hari Jumat (14/08/2020) menyerahkan piagam penghargaan dan apresiasi kepada 10 (sepuluh) Ketua Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19 periode II bulan Agustus 2020.

Apresiasi Walikota Jakarta Timur  selain diberikan dalam bentuk piagam penghargaan, juga berupa bantuan perlengkapan seperti Dispenser, sabun cuci tangan, hand sanitizer, baju hazmat, face shield, karbol cair dan ember.

Berikut ini kesepuluh Ketua RW terbaik di wilayah Jakarta Timur yang mendapat penghargaan sebagai Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19.

1. Aris Widodo (Ketua RW 06 Utan Kayu Selatan, Matraman),
2. Drs. H. Bustami (Ketua RW 09 Jatinegara, Cakung),
3. Sutono (Ketua RW 06 Tengah, Kramat Jati),
4. Ir. Sartomo Gatot Subroto (Ketua 08 Pondok Kopi, Duren Sawit),
5. Samsuri (Ketua RW 06 Cilangkap, Cijantung),
6. Sumarmin (Ketua RW 02 Ciracas, Kec. Ciracas),
7. Agus Hermawan (Ketua RW 03 Kebonpala, Makasar),
8. Iswahyudi (Ketua RW 06 Jatinegara Kaum, Pulogadung ),
9. Drs. H. Sugeng Karno (Ketua RW 08 Gedong, Pasarebo),
10. Muhammad Fadil Pahamsyah (Ketua RW 01 Balimester, Jatinegara).

Agus Hermawan, Ketua RW 03 Kebonpala, Makasar menerima piagam penghargaan sebagai Ketua Gugus Tugas RW Terbaik dalam Percepatan Penanganan Covid-19


Ditemui usai menerima penghargaan, Agus Hermawan mengatakan bahwa penghargaan ini didasarkan pada inisiatif dan kinerja RW dalam melakukan upaya-upaya guna mengendalikan penularan Covid-19 di wilayahnya.

Atas pencapaian ini Agus mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama ini di wilayah kerja RW 03 mulai dari Ketua-ketua RT, Ibu-ibu Dasa Wisma, PKK, Jumantik, FKDM, Karang Taruna dan seluruh warga.

Ia berharap kinerja yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan bersama seluruh pihak.

Agus Hermawan Ketua RW 03 Kebonpala bersama Lurah Kebonpala














Sebelum pelaksanaan penyerahan penghargaan Pembinaan Gugus Tugas RW dalam Percepatan Penanganan Covid-19 dan Penyerahan Sertifikat PTSL di Kecamatan Matraman Kota Administrasi Jakarta Timur, Walikota didampingi sejumlah pejabat di lingkungan kota administratif Jakarta Timur meninjau sejumlah tempat di Kecamatan Matraman.

Pada kesempatan tersebut Camat Matraman Andriansyah, SE, MM. M.Si melaporkan mengenai berbagai program di wilayah kerjanya ditengah masa pandemi Covid-19.

Camat Matraman Andriansyah

Salah satunya adalah rencana melaunching Kampung Sehat, yang mana program ini hasil kerjasama dengan pihak ketiga salah satunya adalah Pertamina. Disamping itu juga ada Pembangunan Hidroponik guna penguatan ketahanan pangan masyarakat, pembuatan biopori, serta pengadaan mobil sehat, APD, dan perahu karet.

Pada kesempatan yang sama Walikota didampingi Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Timur juga menyerahkan secara simbolis sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang diserahkan secara bertahap.

Red.: Mahar Prastowo

Lanal Kotabaru Gelar Peresmian Nelayan Tangguh di Desa Rampa Lama

GEN-ID | Kotabaru - Nelayan Tangguh yang merupakan program Lanal Kotabaru, diresmikan oleh Bupati Kotabaru H.Sayed Ja'far Alyidrus, S.H., digelar di dermaga Desa Rampa Lama, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, Rabu 12/08/2020.

Peresmian disertai dengan  penyerahan bantuan berupa alat pelindung diri, alat keselamatan swimvest, dan alat komunikasi kepada perwakilan nelayan. Kegiatan yang merupakan program unsur penentu dalam pembinaan potensi maritim/Binpotmar Lanal Kotabaru tentang pembinaan Desa pesisir.

Perlu diketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 belum usai. Hal ini terbukti masih banyak masyarakat yang terjangkit virus tersebut. Sesuai kebijakan pemerintah di masa New Normal ini, masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa kembali, namun tetap dalam batas-batas protokol kesehatan, supaya wabah virus Corona ini bisa benar-benar putus.

Danlanal Kotabaru Letkol Laut Guruh Dwi Yudianto, S.ST. dalam sambutannya memperkuat intruksi Presiden terkait New Normal.

“Sudah kita ketahui bersama pandemi Covid-19 masih belum usai, yang terjangkit terus bertambah. Instruksi Presiden Joko Widodo bahwa dalam masa transisi new normal masyarakat bisa beraktivitas kembali tetapi dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran virus ini," tutur Danlanal.

"Kabupaten Kotabaru mempunyai wilayah perairan cukup luas dengan potensi perikanan yang sangat besar. Laut menjadi tempat masyarakat nelayan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, namun dengan adanya pandemi Covid-19 dan masih sering terjadinya kecelakaan di laut maupun nelayan hilang di laut perairan Kotabaru cukup menjadi kekhawatiran masyarakat," lanjut Danlanal.


Pencanangkan program nelayan tangguh, diharapkan masyarakat nelayan bisa aktivitas kembali dengan sehat, selamat dan  menghasilkan tangkapan yang lebih banyak, sehingga bisa meningkatkan ekonomi para nelayan itu sendiri, karena potensi perairan Kabupaten Kotabaru yang seluas 38.490 meter persegi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan perekonomian Kabupaten Kotabaru.

"Sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peringatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19. Latar belakang diadakan program nelayan tangguh, diawali dengan nelayan Desa Rampa beberapa kali melaporkan orang hilang saat melaut," pungkas Danlanal.

Turut hadir dalam kegiatan, Forkopimda Kotabaru, pejabat SKPD, Forkopimcam, Kepala Desa Rampa Lama, perwakilan nelayan Desa Rampa Lama, dan Tokoh Masyarakat Kotabaru.




Reporter: Abdul Rozak | Editor: Taufik

Masjid Baitul Makmur Tampan Tebar 250 Kantong Daging Qurban


GEN-ID | Pekanbaru - Masjid Baitul Makmur yang beralamat di Jl. Jambu Ujung RT 04 RW 02 ini, Jum'at (31/07) selesai Sholat Idul Adha langsung melakukan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini hewan qurban yang berhasil dihimpun Panitia Qurban Masjid Baitul Makmur sebanyak 3 (tiga) ekor sapi.

Ir. H. Irzal Ahmad, M.M. Ketua Panitia Qurban Masjid Baitul Makmur kepada media mengatakan, jumlah hewan qurban tahun ini mengalami sedikit penurunan dari tahun yang lalu.

"Meski jumlah ekor sapinya tahun ini berkurang, namun semangat para warga untuk mewujudkan hewan qurban meningkat. Terbukti masih bisa mewujudkan 3 ekor sapi meski ditengah situasi pandemi yang berdampak pada menurunnya ekonomi warga, " terang H. Irzal.

"Selanjutnya daging dikemas dalam 250 kantong, dan dibagikan kepada warga sekitar Masjid, bekerjasama dengan RT, RW, Lurah, dan para tokoh masyarakat lainnya," pungkas H. Irzal yang juga selaku Ketua LPM Kelurahan Tampan.




Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Payung Sekaki Karyansyah, ketika ditemui ditempat terpisah juga membenarkan hal yang sama.

"Tahun ini memang ada sedikit penurunan dalam jumlah ekor, namun dari faktor harga tidak jauh beda dengan jumlah 4 ekor, mungkin karena masa pandemi ini, para peternak menyesuaikan harganya dengan situasi, dimana semua aktivitas banyak dilakukan di rumah dari pada diluar rumah," terang Karyansyah.



Sebagaimana diketahui, Masjid Baitul Makmur Jl. Jambu Ujung ini adalah Masjid yang dikelola oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) PAC Tampan, PC Payung Sekaki Kota Pekanbaru Riau.




Reporter: Taufik | Editor: Mahar Prastowo

Qurban Dengan Protokol Kesehatan, Ketua RW 04 Jatiasih Bekasi Apresiasi LDII

GEN-ID | Kota Bekasi – Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatiasih, Jl. Swatantra ll No. 27-28 Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, LDII Kecamatan Jatiasih melaksanakan qurban dengan menyembelih 85 hewan qurban. Penyembelihan dilakukan usai Sholat Idul Adha,  Juma'at (31/07).

Ketua PAC LDII Jatiasih, H. Asep Syamsuri ketika ditemui disela kesibukannya menyampaikan, kegiatan ini melibatkan warga di lingkungan sekitar kantor sekretariat PAC LDII Jatiasih.

“Alhamdulillah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kita  libatkan semua warga LDII untuk bisa berqurban dan mensukseskan sampai akhir acara. Tahun ini kita berhasil menghimpun hewan qurban sebanyak 42 ekor sapi dan 43 ekor kambing," ujar H. Asep.

Ketua RW 04 Taryat Alamsyah mengapresiasi pelaksanaan qurban yang dilakukan LDII Jatiasih.

"Kami sangat berterima kasih kepada warga LDII, meski dalam masa pandemi, masih bisa mewujudkan hewan qurban dengan jumlah yang makin meningkat, tentunya untuk kemaslahatan ummat, khususnya warga RW 04, kata Taryat.

Ketua RT 01 Abdullah HS Juga turut apresiasi praktek tebar daging qurban ala warga LDII Jatiasih.

"Terimakasih Pak Asep, lewat pimpinan beliau, kekompakan dan kerjasama warga LDII Jatiasih makin terasa manfaatnya, terbukti lewat pembagian daging qurban yang kesekian kalinya ini, luar biasa," tutup Abdullah.



"Kami libatkan semua kalangan, remaja, pemuda, dewasa, laki-laki dan perempuan, untuk bisa ikut partisipasi mewujudkan hewan qurban, sampai dengan pendistribusiannya ke tangan masyarakat. Berhubung masih masa pandemi, protokol kesehatan tetap kita jalankan, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," tutup H. Asep.




Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Taufik

Pemko Bitung Gandeng PT. IKI Sembelih Qurban di Masjid Al Ikhlas Girian Permai Bitung


GEN-ID | Bitung - "Alhamdulilah kami atas nama Panitia sangat bersyukur karena meskipun dalam masa pandemi ini, qurban di Masjid bertambah menjadi 11 Ekor Sapi, 8 ekor dari jamaah masjid, 2 ekor sumbangan dari Galangan Kapal PT IKI Bitung dan 1 Ekor Sumbangan dari Pemkot Bitung yang diserahkan oleh Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban, selanjutnya dikemas dalam 350 bungkus," terang Ashari Laisa selaku Ketua Panita Qurban Masjid Al Ikhlas, Sabtu 1 Agustus 2020.

"Ini menandakan bahwa Jama'ah Masjid Al Ikhlas sangatlah faham tentang pahala bagi orang yang berqurban di hari Idul Adha," lanjut General Manager PT. IKI ini dan sekaligus Anggota MUI Kota Bitung.















 Reporter: Kusmayadi | Editor: Taufik

LDII Kotabaru Potong 48 Hewan Kurban, Dibagikan dalam Kemasan Aman Covid-19

GEN-ID | Kotabaru - Meski pandemi Covid-19 masih bergulir, tidak mengurangi semangat bagi warga LDII Kabupaten Kotabaru, untuk melaksanakan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan Kurban di hari Idul Adha kali ini (31/07/20) . 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Drs. H. Murdianto, M.Si. kepada media menjelaskan bahwa tahun ini pelaksanaan Sholat Idul Adha tidak seperti pada tahun sebelumnya, dikarenakan situasi pandemi yang masih berlangsung.

"Tahun ini pelaksanaan Sholat Idul Adha beda dari tahun sebelumnya. Kali ini kita membatasi jumlah jamaah yang hadir, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan disesuaikan dimasing-masing tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan," jelas Murdianto.

Acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban dan pembagian kepada masyarakat.
Total hewan qurban yang berhasil dihimpun sebanyak 33 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Lagi-lagi tetap diberlakukan protokol kesehatan.



"Pembagian daging kali ini kita juga menerapkan protokol kesehatan. Mengingat masa pandemi belum berakhir tapi kegiatan harus tetap jalan. Yang biasanya masyarakat kita bagikan kupon daging untuk dijemput, kali ini kita yang antar ke rumah warga yang sudah didata sebelumnya, untuk menghindari kerumunan warga," pungkas Murdianto di lokasi penyembelihan di halaman Kantor Sekretariat DPD LDII Kotabaru, Jl. Karya Utama RT 03/II Desa Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.


Reporter: Abdul Rozaq | Editor: Taufik 

Bhabinkamtibmas Apresiasi Warga LDII Ulak Karang Selatan dalam Berkurban


GEN-ID | Padang - Umat Muslim Kota Padang dalam suasana pandemi Covid-19 ini tetap antusias melaksanakan Sholat Idul Adha di mesjid-mesjid dan lapangan sekitar tempat tinggalnya. Kali ini Team Liputan diundang Panitia Qurban untuk meliput kegiatan penyembelihan Hewan Qurban disalah satu yang dikelola oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang, Masjid Al Ikhlas di Jl. Tenggiri No. 10 Ulak Karang Selatan Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Jumat (31/07).

Menurut Sekretaris DPD LDII Kota Padang H. M. Abdillah, S.T., S.H.,  seluruh warga LDII Kota Padang hari ini serentak melaksanakan Sholat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB, kemudian langsung melaksanakan pemotongan hewan kurban.

"Sesuai himbauan pemerintah, protokol kesehatan tetap kami laksanakan dalam pelaksanaan Ibadah Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini," ujar Abdillah. 

"Alhamdulillah walaupun sekarang ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19, warga LDII Kota Padang tetap semangat mewujudkan hewan Qurbannya, terbukti 51 ekor sapi dan 6 ekor kambing bisa terkumpul, ini meningkat dari tahun lalu. Seperti yang tertuang dalam Hadits Nabi, bahwa tidak ada amalan yang lebih utama yang dikerjakan pada tanggal 10 Dzulhijjah selain menyembelih qurban," lanjut Abdillah.



Sementara itu Ketua PAC LDII Padang Utara Zulfiyaldi mengatakan, untuk Qurban warga LDII di Masjid Al-Ikhlas ini berjumlah 6 ekor sapi, sama jumlah nya dengan tahun lalu.

"Alhamdulillah warga Masjid Al-Ikhlas ini tetap semangat berkurban, tidak kurang jumlahnya dari tahun lalu walaupun keadaan ekonomi lagi sulit sejak pandemi covid-19 ini," ujar Zulfiyaldi. 

Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Ulak Karang Selatan Aiptu Yanti Delfina berkesempatan meninjau pelaksanaan penyembelihan kurban di Masjid Al-Ikhlas yang merupakan termasuk wilayah tugasnya. Aiptu Yanti sangat terkesan dengan kekompakan warga LDII dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

"Saya sangat senang Tahun ini berkesempatan hadir ditengah-tengah warga LDII yang melaksanakan Penyembelihan Hewan Qurban. Tim Laki-laki bagian menyembelih dan memotong hewan kurban, Tim Ibu-ibu bagian menyiapkan makanan. Saya juga ikut membantu membersihkan halaman mesjid bekas penyembelihan kurban," kata Aiptu Yanti semangat.



Tidak ketinggalan, Babinsa Ulak Karang Selatan Serma Usman yang hadir di lokasi juga mengapresiasi praktek qurban LDII.

"Saya terkesan sekali, luar biasa warga LDII Mesjid Al-Ikhlas ini begitu cepat dan rapi dalam pelaksanaan qurban, semua terlibat dan cepat," ujar Serma Usman.






Reporter: Riki Abdillah | Editor: Taufik

LKKNU Banyuwangi Buka Layanan Urus Adminduk Tiap Desa

GEN-ID | Banyuwangi - Kebijakan Physical Distancing selama pandemi, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Banyuwangi lakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam mendekatkan dan memudahkan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat sampai pelosok desa. 

Sebelumnya, masyarakat yang ingin melakukan pengurusan administasi bagi KTP Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), Surat Kematian, Pengurusan Permindahan Domisili, akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) selalu dilakukan di Dinas Kependudukan Catatan Sipil Jalan Letkol Istiqlah No.68, Singonegaran dan Mall Pelayanan Publik yang berada di jalur Kota.

Hal tersebut disampaikan Ketua PC LKKNU Banyuwangi Ana Aniati, M.Pd., saat melakukan program NU Melayani bersama Dispendukcapil di Kantor Kecamatan Purwoharjo, Rabu (29/07/2020).

"Hari ini cukup datang ke Kecamatan, tidak perlu berangkat ke Dinas dan Mall Pelayanan Publik. Kami ingin masyarakat lebih dekat mengakses pelayanan kependudukan. Khususnya Nahdliyin yang tinggal di penjuru desa," jelas Ana.

Sesuai tugasnya di LKKNU yakni melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama dibidang kesejahteraan keluarga, sosial dan kependudukan, Ani berkeyakinan inovasi dan kolaborasi ini merupakan kunci utama dalam memberikan manfaat kepada seluruh elemen masyarakat.

Selain itu pihaknya juga mengedukasi pada masyarakat utamanya di pelosok-pelosok desa tentang pentingnya memiliki adminduk.

"Ada keluhan warga yang seharusnya menerima bantuan namun karena tidak memiliki adminduk, sehingga menyulitkan penyaluran bantuan. Maka melalui koordinasi dengan para pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kita sampaikan pentingnya adminduk dan permasalahan lainnya," pungkas Ana.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi, Djuang Pribadi, membenarkan Agar lebih efektif, program jemput bola ini bekerjasama dengan organisasi keagamaan Nadlatul Ulama (NU).

"Ya, kami bekerja sama dengan pengurus ranting (tingkat desa) NU jemput bola pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat di pelosok-pelosok desa," jelas Djuang.




Reporter: Suwandi | Editor: Taufik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku