Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 085773537734
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 08157-7353-7734 atau TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Bentrok dengan Debt Collector Pemuda Batak Bersatu, Ini Klarifikasi Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah

Written By Redaksi on 18 Juni, 2021 | 07.45

 

GEN-ID | Cibitung, Kabupaten Bekasi - “Hal ini kami lakukan semata-mata ingin membantu masyarakat yang terdzholimi atas perlakukan-perlakuan oknum-oknum yang tidak menghormati norma-norma hukum di dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengacu pada hukum Agama maupun hukum Negara,” ujar Ketua DPD Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) Bekasi, terkait bentrok yang dialami anggotanya dengan debt collector Pemuda Batak Bersatu.

Bentrokan antara Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) dengan Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang dilatarbelakangi masalah hutang-piutang, terjadi pada Selasa malam Rabu, tanggal 8 Juni 2021 sekira jam 21.00 yang lalu di depan Polres Metro Bekasi Kota, sehingga sejumlah anggota Ormas dari kedua belah pihak diamankan oleh pihak kepolisian.

Dasum Suardi, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gempa Bekasi Raya, menuturkan sebanyak 27 orang anggotanya diamankan dan diperiksa namun kemudian yang ditahan hanya 3 orang.

"Anggota dari kami ada 27 orang yang diamankan saat itu dan diperiksa, namun dalam waktu 1x24 jam akhirnya dilepaskan sebanyak 24 orang, dan yang ditahan sebanyak 3 orang," ungkap Darsum Suardi saat konfrensi pers pada hari Kamis (17/06/2021) di sekretariat GEMPA Jl. Benpis, RT002/RW001, Cibuntu, Cibitung, Kab. Bekasi.

Hadir dalam konferensi pers tersebut  Rudi S. selaku Panglima GEMPA, Dadang Salahudin, S.H & Rekan selaku kuasa hukum,  Saputra ketua Gempa DPC Rawa Lumbu, perwakilan korban, serta jajaran perwakilan pengurus dan anggota Gempa.

Kejadian berawal dari hutang-piutang warga berinisial I warga Rawa Lumbu Kota Bekasi, kepada rentenir yang mengaku koperasi dan dibekingi oleh oknum anggota Pemuda Batak Bersatu (PBB). Didalam situasi dan kondisi pandemi Covid-19, akhirnya I gagal membayar.

"Si I ini awalnya minjam uang sama renternir yang mengaku koperasi yang dibekingi oknum anggota PBB, dalam perjalanannya si I bangkrut (gagal bayar) dan ditagih secara kasar sambil marah-marah, mengancam bahkan tak segan-segan melakukan penyitaan aset nasabah tanpa mengikuti aturan yang berlaku," jelas Dasum Suardi.

Ia mengungkapkan bahwa nasabah tersebut merasa tertekan, terancam bahkan ketakutan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota PBB. Akhirnya nasabah melakukan pengaduan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gempa Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan permasalahan yang dihadapinya agar sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selanjutnya Ketua DPC Gempa Rawalumbu, Saputra, menyampaikan bahwa bermuswarah untuk mencapai mufakat adalah hal terpenting untuk dilakukan dalam setiap permasalahan.

“Kami sebagai pihak ketiga (penerima kuasa) dari nasabah yang bangkrut untuk berupaya memediasikan, bermusyawarah dengan pihak rentenir atau koperasi untuk mencapai mufakat mencari solusi terbaik, tapi akhirnya gagal,” ucap Saputra.

Dia menambahkan bahwa pihak koperasi atau renternir tidak pernah mau memahami atas situasi kondisi nasabah yang sedang mengalami kesusahan, justru malah datang secara bergerombol menagih nasabah pada sore hingga malam hari.

“Oknum anggota PBB, melakukan penagihan dengan cara emosional, bahasa-bahasa kotor, menghina dan tak sampai disitu dengan gaya intonasi suara tinggi menantang perang terhadap kita sebagai penerima kuasa,” ucap Ketua DPC Rawalumbu kota Bekasi.

Sehingga, lanjut Saputra mengatakan bahwa untuk menjaga kondusifitas tetap terjaga dengan baik, mediasi akan dilakukan di Polsek Bekasi Timur, namun gagal dan melanjutkan mediasi di Polres Metropolitan Kota Bekasi, mediasi pun akhirnya gagal.

“Awalnya memang mau dimediasikan di Polsek Bekasi Timur, tapi gagal, kami mediasi lanjut di Polres agar bisa dapat titik temu jalan terbaik diantara kedua belah pihak, tapi gagal juga karena ada insiden di luar kendali kami,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Bekasi Raya mengemukakan bahwa atas permasalahan tersebut, masyarakat perlu mengetahui Ormas Gempa tidak pernah melakukan tindakan atau gerakan tanpa adanya informasi, pengaduan dan permohonan dari warga yang tidak bisa membayar hutangnya kepada rentenir atau koperasi, sehingga seringkali oknum debtcollector (penagih hutang) bertindak anarkis dan bertindak tidak sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam kiprah kami tidak bertindak tanpa dasar melainkan sesuai dengan permohonan secara lisan dan tulisan masyarakat yang mengadukan nasibnya karena merasa sangat resah dengan cara penagihannya yang tidak memakai etika seperti yang dilakukan oleh oknum oknum bank keliling dan koperasi simpan pinjam lainnya,” ungkap Ketua DPD GEMPA Bekasi Raya.

Ketua DPD GEMPA Bekasi pun menekankan kepada pelaku peminjam uang kepada rentenir yang meminta bantuan kepada Ormas Gempa untuk berjanji bertaubat tidak akan mengulangi peminjaman uang dari lembaga-lembaga ribawi.


Laporan Agus Wiebowo

Editor: Mahar Prastowo


Eratkan Silaturahmi dan Tingkatkan Soliditas, KB FKPPI PC0905/JT Gelar Halal Bihalal

Written By Redaksi on 14 Juni, 2021 | 13.36


GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Makasar, Jakarta Timur
– Guna mempererat soliditas dan integritas pengurus dan anggota, KB FKPPI  PC 0905/JT (Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI Pimpinan Cabang 0905/Jakarta Timur) gelar acara halal bihalal dan silaturahmi di Kompleks Perumahan Kodam Jaya, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Minggu (13/6/2021).

Halal bihalal dan silaturahmi KB FKPPI  PC 0905/JT mengusung tema "Kita Eratkan Tali Silaturahmi Tingkatkan Soliditas Keluarga Besar FKPPI yang Berintegritas".

Kegiatan halal bihalal dan silaturahmi juga diisi beragam diskusi antara pengurus dengan para anggota, terkait program kedepan untuk kemajuan FKKPI. 

Wahyono Hadi, Ketua PC0905/JT  mengatakan halal bihalal dan silaturahmi ini untuk mempererat dan meningkatkan hubungan silaturahmi antara sesama pengurus dan para anggota yang nantinya mempunyai arah dan tujuan yang sama untuk memajukan organisasi FKKPI.

“Tentu harapannya, sesuai dengan tema kita hari ini dalam acara halal bihalal  yaitu bisa menjaga soliditas dan integritas di organisasi ini dan terus menjaga kekompakan, silaturahmi, sehingga FKPPI bisa menjadi mitra untuk kita semua," tutur ketua PC0905/JT. 

Sementara itu Heny Susanti Sumantri selaku humas KB FKPPI PC0905/JT menambahkan,  sebagai wadah pembinaan bagi putra putri Purnawirawan ABRI, untuk tetap menjaga jiwa korsanya agar visi misi FKPPI dapat tercapai.

"Jadi yang diharapkan dari halal bihalal ini, sebagaimana yang disampaikan oleh pak ketua tetap menjaga soliditas dan integritas untuk para pengurus dan anggota, sehingga selalu kompak untuk kebersamaan kita," pungkas Heny.

Reporter: Haris  | Editor: Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ

Senkom Bekasi Selatan Serahkan Dokumen Sosialisasi MoU PP Senkom-Mabes Polri ke Kapolsek

Written By Redaksi on 26 Mei, 2021 | 17.17



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi -  Ketua Senkom Mitra Polri Bekasi Selatan, Syaifuddin  bersama jajaran pengurus harian, ber-audiensi dengan Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafi', S.H, Rabu (26/05/2021).

Kedatangan pengurus Senkom Bekasi Selatan ini dalam rangka pengenalan pengurus baru, serta penyerahan copy dokumen sosialisasi Mou PP Senkom dengan Mabes Polri.

"Agenda kunjungan pengurus Senkom Mitra Polri kecamatan Bekasi Selatan ini yang pertama ialah melaporkan kepengurusan yang baru, dan kedua  menyerahkan dokumen sosialisasi MoU antara Mabes Polri dengan Senkom Mitra Polri guna diimplementasikan dari pusat hingga tingkat terbawah di mana kepolisian dan Senkom berada," terang Syaifuddin, Ketua  Senkom Mitra Polri Bekasi Selatan.



Mengenai kerjasama dengan para stakeholder, Syaifuddin  mengungkapkan Senkom siap bekerjasama dengan pihak manapun asalkan untuk tetap tegaknya NKRI yang mengedepankan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kepada Kapolsek Syaifuddin juga  memaparkan rutinitas Senkom selama ini meski dimasa pandemi namun tetap aktif menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing.

Selain pemeliharaan kamtibmas lingkungan, Senkom Bekasi Selatan juga aktif di kegiatan rescue tertama selama musim penghujan yang mana Bekasi Selatan memiliki sejumlah  titik rawan banjir.

Sementara dalam kegiatan sosialisasi protokol kesehatan aman Covid-19, sebagaimana instruksi dari Pengurus Pusat, agar Senkom di manapun berada dapat menjadi  garda terdepan mitra polri yang ikut menyukseskan program pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan 5M di lingkungan masing-masing.

"Mengingatkan dan menegur dengan santun warga di lingkungan  yang masih abai terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar Syaifuddin memberikan contoh.

"Membantu warga yang membutuhkan pertolongan, disaat ada keluarga yang isolasi mandiri dan karantina mandiri," sambungnya.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafi'i S.H menyambut baik kedatangan Senkom dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas peran serta Senkom yang telah membantu dalam berbagai kegiatan.  

“Silahkan kita saling bekerja bersama saling membagi rasa, bersama-sama dengan Polri kita sukseskan keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah Bekasi Selatan," ujar Kapolsek.

Lanjutnya, "dalam rangka memelihara kemanan dan ketertiban masyarakat, peran mitra kamtibmas sangat dikedepankan dimana porsi polri sangat terbatas sehingga optimalisasi sinergi polri dan mitra kamtibmas dapat memperkuat semua elemen masyarakat di kota Bekasi."

Sementara itu terkait dengan pandemi Covid-19, Kapolsek juga mengajak Senkom untuk terus aktif  menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19 dan turut menyosialisasikan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut Kapolsek meminta agar Senkom Bekasi Selatan dapat menjadi pionir dan  membantu memberikan informasi kepada polri sekecil apapun yang berkembang di masyarakat dan juga kerja sama antar pihak terkait.

"Seperti di Bekasi Selatan sini ada Pokdar, RPK dan KSM ataupun pada ormas lain supaya bisa terjalin dengan baik," imbau Kapolsek.

Memperkuat imbauan Kapolsek itu,  AKP Agus Slamet Riyadi selaku wakapolsek juga menyampaikan agar Senkom harus lebih aktif lagi dan tetap menjaga hubungan baik dengan mitra polri yang lain

"Di Bekasi Selatan ini ada mitra polri yang aktif sebelum pandemi covid-19, saat ini mereka jarang kami undang atau libatkan karena kami kawatir kalau justru membuat kerumunan, tapi mereka aktif," ujar Wakapolsek AKP Agus Slamet Riyadi.

Lanjut wakapolsek, "Senkom kami harapkan bisa aktif dan bisa menjalin hubungan yang baik kepada mitra polri yang ada seperti Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Radio Pemantau Keamanan (RPK) dan  Keamanan Setia Mulia (KSM). Monggo saling jaga hubungan dan bisa bersinergi dengan kepolisian. Kami tahu senkom aktif di suatu wilayah, bahkan untuk rescue juga peralatan memadai semoga setelah ini nanti akan semakin eksis aktif dan semakin bermanfaat untuk masyarakat."

Sementara itu Siyamto, wakil ketua Senkom Kota Bekasi menyampaikan pesan dan apresiasi kepada Senkom Bekasi Selatan yang telah bekerja keras melaksanakan instruksi dan arahan-arahan terkait kegiatan Senkom.



"Saya senang dan bangga pada teman-teman Senkom yang hari ini telah melakukan audiensi, tetap jaga hubungan, di bekasi ini juga banyak mitra polri sebagai rekan kita dalam harkamtibmas, dan Senkom sebagai salah satunya untuk terus bekarya dan berbuat baik untuk masyarakat," ungkap Siyamto.

Tak lupa Siyamto juga berpesan agar ditengah pandemi ini selalu bersabar, tawakal dan menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19 sebagai ikhtiar.

"Dan dalam situasi pandemi covid-19 yang merupakan musibah dunia ini, perlu untuk selalu bersabar, tidak usah banyak mengeluh, perbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdoa, lakukan ikhtiar dengan menerapkan pola hidup sesuai protokol kesehatan," tutup Siyamto.

Hadir dalam audiensi ini pengurus Senkom Bekasi Selatan Syaifuddin Rochman (ketua) beserja jajaran antara lain Ahmad Suharto, Muh. Aris Munandar, Paydi Y. Asmoro, Sri Supareng, Agus Wiebowo, serta didampingi Dewan Pembina  kecamatan Bekasi Selatan, Sriyanto dan Wakil Ketua Senkom Kota Bekasi, Siyamto.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


 

Flashmob Warnai Aksi Bela Palestina DPC PKS Makasar dan Kramat Jati

Written By Redaksi on 21 Mei, 2021 | 09.10



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Jakarta Timur - Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap perdamaian di kawasan konflik Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ yang mengalami pendudukan oleh Israel ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ sejak 1948, DPC PKS Makasar pada Kamis (20/05/2021) melakukan aksi Bela Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ di kawasan Taman Segitiga Intirub. Sementara DPC PKS Kramat Jati melakukan aksi serupa di Jalan Raya Condet.

Aksi tersebut juga sebagai kecaman terhadap tindakan Israel ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ yang sejak bulan ramadhan lalu melakukan penyerangan terhadap umat islam Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Meski ditengah pandemi Covid-19, para aktifis PKS tetap melakukan aksi dengan menerapkan protokol kesehatan. Aksi di tingkat DPC ini juga sebagai dukungan terhadap aksi serupa yang digelar DPP PKS di depan Kedubes AS ๐Ÿ‡ฑ๐Ÿ‡ท di Jakarta.

Dengan pembatasan jumlah peserta agar tak terjadi kerumunan, suasana  aksi tetap tampak  gempita, apalagi peserta juga  melakukan flashmob dengan yel-yel Bebaskan Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ, membentangkan spanduk dan poster serta orasi berisi dukungan terhadap Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ dan kecaman terhadap Israel ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ.

Melalui keterangan via aplikasi whatsapp, disampaikan oleh Karyatin Subiantoro, anggota DPRD DKI Jakarta, penekanan aksi yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini antara lain soal amanat pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Terlebih, bangsa Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ memiliki hutang sejarah terhadap Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ yang pada awal Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ menyatakan kemerdekaan dan membutuhkan pengakuan internasional, Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ di barisan pertama sebagai negara yang memberikan pengakuan atas kemerdekaan Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ. Tak hanya itu, Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ juga memberikan dukungan lain agar Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ dapat berdiri tegak sebagai sebuah negara berdaulat.

Salah satu butir penekanan dalam aksi, adalah menuntut dihentikannya serangan brutal dan pembunuhan terhadap wanita dan anak-anak.



Sementara itu Hendriko yang memimpin orasi dan flashmob di Jalan Raya Condet, bersama kurang lebih 200 kader dan simpatisan DPC PKS Kramat Jati membentangkan spanduk dan poster  “We stand with Palestine”, “Stop violence”; “Free Palestine”; “Stop Bombing GAZA”, dan “Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan”.



“Kemerdekaan Palestina adalah kepastian! Kemerdekaan Palestina adalah hak segala bangsa! Palestina... Palestina... Bebaskan... Bebaskan...!” seru Hendriko dalam orasinya sembari memimpin flashmob para peserta aksi.

Dikutip dari laman PKS Jakarta Timur, H. Wahyu selaku ketua DPC PKS Kramat Jati mengungkapkan aksi flashmob dilakukan untuk menyampaikan kepada rakyat sekitar Kramat Jati khususnya dan dunia pada umumnya bahwa pihaknya  mengutuk penjajahan yang dilakukan oleh Israel ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ kepada Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ.

"Kami PKS mengutuk penjajahan yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina dan menunjukan bahwa PKS mendukung kemerdekaan Palestina,” ungkap H. Wahyu.



Terhadap narasi yang dibangun buzzer dan beredar belakangan ini menyudutkan Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ, Riani SK dari biro Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Jakarta Timur yang hadir dan turut serta dalam aksi di Taman Segitiga Intirub mengungkapkan keprihatinannya.

Riani menilai hal itu dilakukan sebagai upaya pengaburan sejarah oleh pihak-pihak yang mendukung Israel ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฑ terutama dalam hubungan diplomatik dengan Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ sejak zaman kemerdekaan.

Sebagai fungsionaris partai yang membidangi ketahanan keluarga ia merasa perlu untuk melakukan penyadaran terhadap masyarakat, termasuk kepada anak-anak di dalam keluarga masing-masing agar mengerti tentang apa yang terjadi dengan Palestina ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ.

"Diantara upaya penyadaran itu diantaranya menanamkan pondasi kepada anak-anak untuk mencintai Tuhannya - Allah subhanahu wata'ala, mencintai dan menghafal Al Qur'an, serta menanamkan sikap mencintai tanah air seperti anak-anak Palestina
sehingga tetap bertahan dan tidak meminggalkan negaranya walau diblokade dari segala penjuru," ungkap Riani saat ditemui di IC Coffee usai melakukan aksi.



Membidangi ketahanan keluarga, Riani memerankan dirinya dalam penguatan peran perempuan yang  dibangun atas dua dimensi peran, yaitu peran asasi sebagai istri dan ibu, serta peran perluasan sebagai anggota masyarakat yang memiliki kewajiban menyuarakan kepentingan politik perempuan.

Aksi damai berlangsung dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB, berlangsung tertib dan tetap menerapkan protokol kesehatan aman Covid-19. [gi/
mp๐Ÿ“ฒ]


Iptu Muji Sulistyorini: Senkom Harus Waspadai Pinjaman Online

Written By Redaksi on 20 Mei, 2021 | 21.12


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi -  Merespon atas banyaknya laporan kasus penipuan berkedok pinjol (pinjaman online), Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H mengajak SENKOM (Sentra Komunikasi) Mitra Polri untuk mewaspadai masalah penipuan pinjaman online ini.

"Ada yang data sudah masuk, sudah ada persetujuan dengan pinjaman sekian juta, cicilan sekian, dana tidak pernah diterima tapi ada tagihan," ujar Iptu Muji Sulistyorini saat diskusi dengan Senkom Mitra Polri Bekasi Kota, Kamis (20/05/2021).

Praktik penipuan berkedok pinjaman online seperti itu tentu sangat merugikan masyarakat sehingga Kanit Binpolmas Ipu Muji Sulistyorini mengajak dan mengingatkan agar anggota Senkom waspada terhadap segala jenis penawaran pinjol.

"Jadi temen-temen Senkom harus waspada apabila ada tawaran pinjaman online, masyarakat harus diberi penjelasan utuh resiko pinjaman online," terangnya.

Dikatakan Iptu Muji Sulistyorini, hadirnya pinjaman online memberikan angin segar bagi masyarakat karena menawarkan banyak kemudahan mengambil kredit atau pinjaman bentuk uang. "Namun, sejumlah resiko pinjaman online perlu dicermati calon nasabah seiring maraknya kasus pinjaman online saat ini," katanya mengingatkan.

Diterangkannya, dalam mengajukan pinjaman online, sebagai bagian dari prosedur pinjaman, calon peminjam wajib mengunduh aplikasi pinjaman online di ponselnya. Kemudahan yang ditawarkan, kapan saja membutuhkan tinggal buka aplikasi pinjaman online di ponsel dan bisa mengajukan kredit.

Namun, resikonya adalah ekspose data-data pribadi di ponsel yang diminta aksesnya oleh perusahaan pinjaman online saat nasabah mengajukan pinjaman, dan ini yang seringkali disalahgunakan.

Senada dengan apa yang disampaikan Iptu Muji Sulistyorini,  Ba Sat Binmas Aiptu Kuatno mengingatkan agar dalam menerima penawaran melalui aplikasi di ponsel termasuk pinjaman online, agar dicermati dulu, jika perlu tanyakan kepada orang yang lebih mengerti.

"Hati-hati dan jangan terpengaruh tawaran menggiurkan dari pinjaman online, ada tawaran apapun cermati dulu," tegas Aiptu Kuatno seraya berharap Senkom dapat berperan dalam menjelaskan kepada masyarakat mengenai pinjaman online.

Disamping itu, baik Iptu Muji Sulistyorini maupun Aiptu Kuatno sama-sama memberikan apresiasi atas peran serta Senkom selama ini dalam pemeliharaan kamtibmas dan sosialisasi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

"Kami sampaikan juga peran serta senkom di masyarakat yang sudah baik ini tetap laksanakan dengan baik dan cara humanis, menyampaikan protokol kesehatan dengan cara ramah tanpa harus marah-marah. Dalam masa pandemi ini pokoknya dibuat bahagia saja, dengan bahagia imun akan meningkat, tapi ya tetap makan, minum dan vitamin yang cukup," ungkap Aiptu Kuatno.

Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H dalam kesempatan silaturahmi ini juga  memberikan masker yang secara secara simbolis diserahterimakan kepada H. Suyono, ketua Senkom Mitra Polri kota Bekasi.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan senkom selama ini, semoga peran senkom tidak berhenti tapi dipertahankan dan ditingkatkan," pungkas Kanit Binpolmas Polrestro Bekasi Kota Iptu Muji Sulistyorini, S.H.

Silaturahmi Satuan Binmas Polres Metro Bekasi Kota ke Senkom kali ini dalam rangka pembinaan potensi masyarakat dalam  (harkamtibmas),  sekaligus  sosialisasi penerapan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Hadir dalam acara silaturahmi ini Kasat Binmas Polrestro Bekasi Kota AKBP Wiyono, S.H, M.H., bersama jajaran antara lain Kanit Binpolmas Iptu Muji Sulistyorini, S.H., PS Kasubnit 1 Binpolmas Aiptu H. Syahrir, S.E., Ba Sat Binmas Aiptu Kuatno. Bhabinkamtibmas kelurahan Jakasetia Aiptu M. Fathulloh, S.Sos., sejumlah pengurus Senkom Mitra Polri Kota Bekasi antara lain Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bekasi H. Suyono, yang dampingi Siyamto selaku wakil ketua, Syaefudin, Sriyanto, Sartono dan sejumlah anggota senkom lainnya, serta tokoh warga setempat antara lain H. Sukardi, H. Muh.Syamronie dan H. Karnila.


Reporter: Agus Wiebowo ๐Ÿ“ฒ
Editor: Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ

Ketua MUI Tulang Bawang Ajak Ormas Islam Awasi Aliran Menyimpang

Written By S14CPM on 11 Mei, 2021 | 08.15


GEN- ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Tulang Bawang - Bertempat di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulang Bawang, ketua MUI Tulang Bawang mengundang sejumlah pimpinan ormas islam se-Tulang Bawang untuk melakukan konsolidasi pada Senin (10/05/2021).

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Kemenag, Nahdhatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP).

Dalam sambutannya, Ketua MUI KH. Drs. Yantori  mengungkapkan sangat senang dengan terselenggaranya acara konsolidasi dengan para pimpinan ormas islam di Tulang Bawang, "karena menjadi bukti bahwa ormas islam di Tulang Bawang dapat hidup berdampingan walau dalam perbedaan." 

Lanjutnya, "saya berharap serta mengagendakan acara ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan per triwulan."
 
Wakil ketua DPD LDII Tulang Bawang, Sriyanto yang hadir bersama sekretaris H. Sukiman, S.Pd mengungkapkan salah satu poin penting dari pertemuan konsolidasi tersebut antara lain ajakan ketua MUI kepada ormas islam untuk mengawasi beberapa aliran yang menyimpang dan  masih ada di Tulang Bawang. 
 
Ketua MUI KH. Drs. Yantori juga akan melaporkan kegiatan konsolidasi kepada kepala daerah untuk meminta dukungan sepenuhnya agar kedepan dapat dilakukan secara berkala.

Disamping itu Ketua MUI juga berharap antar ormas selalu menjalin tali silaturahmi sehingga tercipta suasana yg aman dan kondusif.


Laporan Rizal Putra Milda
Editor Mahar Prastowo

Siger Shooting Club Serahkan Senjata Api Ilegal dari Masyarakat ke Kodim 0410/KBL

Written By Taufik sf on 09 Mei, 2021 | 10.24


GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Bandar Lampung
- Komandan Kodim 0410/KBL dalam hal ini diwakili Pasi Intel Mayor Inf Andri Kusuma, S.Sos., M.M., menerima satu pucuk senjata api rakitan (senpira) jenis laras panjang kaliber 5,56 mm dari Indra Gandhi, S.H. selaku Ketua Siger Shooting Club pada Jumat (07/05) di Makodim 0410/ KBL Bandar Lampung.

Pasi Intel Kodim 0410/KBL dalam sambutannya mengatakan terkait kronologis singkat dimana hal tersebut  berawal dari Siger Shooting Club yang mendapatkan informasi dari masyarakat yang hendak menyerahkan satu pucuk senpira jenis laras panjang. Kiranya hal ini perlu mendapatkan apresiasi karena merupakan bentuk kepedulian masyarakat.

"Kami mengapresiasi kepada warga atas kesadarannya untuk tidak menyimpan/memiliki senjata api yang tentunya sangat berbahaya bila salah dalam penggunaannya," ungkap Mayor Andri.

Ia juga menambahkan, apa yang dilakukan oleh Siger Shooting Club perlu dicontoh oleh masyarakat.

"Semoga ini menjadikan inspirasi kepada masyarakat, untuk tidak ragu bilamana mengetahui adanya senjata api di wilayahnya, agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib karena ini untuk menghindari hal-hal yang bersifat negatif. Dan bila hal ini disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dapat menimbulkan hal yang membahayakan bagi masyarakat lainnya," pungkas Mayor Andri.

Ketua Siger Shooting Club Indra Gandhi, S.H. juga menghimbau kepada masyarakat bilamana memiliki senjata api ilegal agar menyerahkan ke instasi terkait.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bandar Lampung, yang kiranya memiliki senjata api ilegal, agar segera menyerahkannya kepada pihak berwajib. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Indra.



"Terlebih lagi bagi anggota Club Perbakin, terutama Siger Shooting Club agar lebih waspada, terhadap senjata api ilegal, karena itu melanggar aturan sebagai anggota dan negara," tutup Indra.


Reporter: Saher | Editor: Taufik

PAC LDII Troketon Resmikan Masjid Nurul Huda

Written By S14CPM on 05 Mei, 2021 | 22.14


GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
| KLATEN - Beriringan dengan buka puasa Ramadhan 1442 H bersama masyarakat sekitar, pada 1 Mei 2021, Pengurus Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Kelurahan Troketon, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melaksanakan peresmian Masjid Nurul Huda.

Masjid Nurul Huda  dibangun secara swadaya oleh warga LDII Troketon ditengah pandemi virus Corona-19. 
"Sebetulnya kami sudah punya masjid, namun seiring dengan bertambahnya populasi warga maka kami putuskan sesuai hasil musyawarah untuk merenovasi total masjid ini," terang Sartono, Ketua PAC LDII Troketon dalam sambutan acara peresmian masjid Nurul Huda.

Acara peresmian dilaksanakan sambil buka puasa bersama dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. "Ini bertujuan untuk kebersamaan dan kerukunan warga LDII PAC Troketon," imbuh Sartono.

Ketua Dewan  Penasehat PAC LDII Troketon Sriwidodo dalam sambutan sekaligus tausyiahnya menyampaikan pentingnya beribadah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Dalam menjalankan ibadah di bulan ramadhan kali ini kita supaya bisa sama-sama sukses dan menyukseskan 5 Sukses Ramadhan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Jadi ibadahnya dapat kesehatannya juga terjaga," ujar Sriwidodo. 

Hadir dalam peresmian masjid Nurul Huda sejumlah pengurus dan warga LDII serta tamu undangan diantaranya Ketua PAC LDII Troketon Sartono, Dewan Penasehat PAC LDII Troketon Sriwidodo, Sekretaris Senkom Mitra Polri Kecamatan Pedan Wawan Setiawan, Satgas LDII Kecamatan Pedan Aziz Fidianto. Disamping itu hadir  beberapa tokoh LDII sebagai tamu undangan dari Purwodadi, Solo, Jatinom, Klaten Tenggara, serta anggota Senkom Mitra Polri selaku Satgas Covid-19 dan pengamanan acara. 

Selepas do'a yang dipimpin Ustad Nur dan pemotongan pita tanda peresmian, acara dilanjutkan shalat magrib berjamaah, ramah tamah, kemudian shalat isya dan tarawih.



Laporan Rizal Putra Milda ๐Ÿ“ฒ
Editor: Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ

KEREN! Hijabersmom Community Gelar Bekasi Sharia Festival 24 April-9 Mei 2021

Written By Redaksi on 02 Mei, 2021 | 16.32


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Event -  Hijabersmom Community (HmC) Bekasi menggelar event hybrid Bekasi Sharia Festival (BSF), 24 April hingga 9 Mei 2021 di Grand Galaxy Park Mall sebagai etalase offline (luring) dan juga disediakan laman online (daring). Konsumen yang tidak datang ke mall juga bisa melihat bazaar online dari mana saja, bisa membeli barang secara online dan barang akan dikirim oleh tenantnya masing-masing.

Di event ini berbagai  kegiatan BSF 2021 dapat diikuti antara lain Pasar Takjil / Bazar Makanan halal dari 24 April sampai dengan 9 Mei 2021, Fashion Bazar dari 30 April sampai dengan 9 Mei 2021, Mixed Product Bazar (non fashion / non food) 30 April sampai dengan 9 Mei 2021.

Konsep event hybrid seperti ini baru pertama kali digelar di Bekasi dan HmC Bekasi menjadi pionir sekaligus pilot project bazar hybrid pertama di Bekasi.

"Bazar ini kami adakan sebagai bentuk dukungan bagi UMKM di kota Bekasi untuk mencoba memasarkan produknya secara offline di mall dan juga online melalui landing page," jelas Najua Yanti, pendiri Hijabersmom Community.

Acara yang mengusung tema "Mencoba dan Berkreasi di Kota Bekasi Keren" sekaligus mendukung branding kota Kota Bekasi sebagai Kota Bekasi KEREN yang merupakan singkatan dari Kreatif, Energik, Responsif, Empati dan Nyata. Dimana Kota Bekasi harus dibangun penuh kreativitas, energik, tanggap dengan penuh rasa empati dan dengan tindakan nyata.

Wakil Walikota Bekasi,  Tri Adhianto, menyambut positif acara BSF 2021 yang turut mendukung visi Bekasi KEREN.

"Festival Syariah Bekasi merupakan cerminan aksi nyata yang kreatif, energik, tanggap dan penuh empati kepada para pelaku UMKM. Oleh karena itu terkait dunia usaha, pemerintah daerah mengapresiasi Hijabersmom Community yang mampu menghadirkan kegiatan ini meski dalam kondisi pandemi seperti ini, mampu menjaring sponsor, bekerjasama dengan stakeholders dan mampu menggaet pihak ketiga seperti PT Sitebeat Indonesia yang memiliki jaringan di 22 negara. Sehingga diharapkan branding kota Bekasi semakin meningkat," ujar Wakil Walikota Bekasi,  Tri Adhianto.

Mas Tri - panggilan akrab Tri Adhianto, juga apresiasi kepada Grand Galaxy Park Mall Bekasi yang telah memberikan wadah bagi para UMKM untuk memasarkan produknya.


Berikut Jadwal Acara BSF 2021:

1 Mei 2021

Upacara Pembukaan oleh pendiri HMC Najua Yanti

Talkshow Inspiratif  Wakil Walikota & Ibu Dr. Tri Adhianto, serta Adrian Maulana & istri)

Fashion Show/Trunk show oleh Desainer berbakat dari Bekasi:
Trufatmah By Fatmah Suudiyah,
Najua Modest Syari by Najua Yanti,
Enny Collection by Enny Herman,
Heejab Castle by Diva,
Meemaa Style by Chaera Lee,
Azzahra Beauty of Islam by Titin Fatimah,
Shahda Style oleh Iis Shahda,
Marianas Syari oleh Desty Mariana,
Dewi Utami oleh Dewi Utami
Pakaian anak Sahur oleh Sami Zuhur

2 Mei 2021
HmC Bekasi x Bekasi Keren,
Ngabuburit Keren di Kota Bekasi (diisi dengan lomba modeling dan lomba lagu religi).

3-5 Mei 2021
Lokakarya, demo kecantikan, parenting

7 Mei 2021
Amal, nobar, dan berbagi dengan anak yatim piatu

8 Mei 2021
HmC Bekasi x WBK (trunk show dan beauty demo).

9 Mei 2021
Upacara Penutupan (Final kompetisi tahfidz anak-anak)


Bekasi Sharia Festival (BSF) menjadi acara tahunan Hijabersmom Community (HmC) Bekasi. Hijabersmom Community merupakan komunitas muslimah yang memiliki 35 cabang di seluruh Indonesia dan Bekasi salah satunya. Sebuah komunitas yang memiliki visi sebagai wadah perempuan muslim untuk bertukar wawasan baik tentang urusan sosial (Hablumminannas) maupun untuk meningkatkan ketaqwaan (Hablumminalloh).


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


Deputi V BPIP Kunjungi Percontohan Kampung Pancasila di Kampung Sawah

Written By Redaksi on 19 April, 2021 | 18.25



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi - BPIP kunjungi Kampung Sawah RT03 RW03 Jati Melati, Pondok Melati, Senin (19/04/2021) dalam rangka peninjauan secara langsung terkait daerah yang mendapat julukan bentengnya Kampung Pancasila.

Wakil Wali Kota Bekasi DR. Tri Adhianto menyambut kunjungan Deputi V Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  DR. Rima Agristina.

Abdur Rosyid selaku putra daerah pelopor muda Kampung Sawah mengungkapkan kepada para peserta yang hadir terkait silsilah asal muasal julukan Kampung Pancasila.

"Dijuluki Kampung Pancasila dikarenakan adanya 3 tempat beribadatan  yang berdekatan namun tetap menjunjung tinggi toleransi beragama, junjung persaudaraan satu sama lain tanpa pandang ras suku dan agama," terang  Abdur Rosyid.

Mengetahui hal demikian, Kolonel Inf. Uyat, S.I.P, Aster Kasdam Jaya juga memberikan pendapat terkait minimnya penerapan nilai-nilai Pancasila ditengah era warga masyarakat milenial.

"Aplikasi nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, edukasi nilai-nilai Pancasila harus terus digelorakan, ini yang menjadi alasan kita untuk menjadikan Kampung Sawah sebagai percontohan kampung bentengnya Pancasila. Toleransi beragama hidup rukun damai berdampingan tanpa pandang suku ras dan agama," ujar Kol. Inf. Uyat, Aster Kasdam Jaya.

Wawali Kota Bekasi juga menyampaikan apresiasinya kepada warga masyarakat Kampung Sawah, salah satu bentuk apresiasinya adalah pemerintah sedang mengupayakan untuk meminta pembebasan lahan milik Kementrian PUPR seluas 4000m² untuk dapat dipinjam guna pakai pembangunan landmark Tugu Pancasila atau sarana edukasi Pancasila.



"Jadi kita itu sedang menunggu persetujuan untuk pinjam guna pakai lahan kepemilikan Kementrian PUPR untuk kita bangun landmark tugu Pancasila atau sarana edukasi terkait nilai-nilai Pancasila," ucap Tri Adhianto.

Lanjut Tri, "senjata kita saat ini untuk melakukan pendekatan kepada para kaum milenial yaitu dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi dengan menyisipkan edukasi mengenai nilai-nilai Pancasila."

Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya menjadikan Kota Bekasi menjadi kota yang toleran, kota persaudaraan, kota yang damai, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan NKRI.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Perkuat Sinergi, Da'i Kamtibmas Anjangsana ke Pokdarkamtibmas Bhayangkara

Written By Redaksi on 18 April, 2021 | 21.13


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi - "Hari ini kami menerima kunjungan kawan-kawan mitra polri dari  Da'i kamtibmas Polres Metro Bekasi kota, kami sangat bersyukur atas kehadiran kawan-kawan. Kami merasakan sekali kekeluargaannya," ucap Rizal Alghazza, ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara sektor Bekasi Kota di kantor sekretariat  Komplek Puri Idaman, Jalan Bintara Jaya No 354, Kecamatan Bekasi Barat. Kota Bekasi, dalam acara anjangsana silaturahmi Da'i Kamtibmas Polres Metro Bekasi Kota ke Pokdarkamtibmas Bhayangkara sektor Bekasi Kota, Minggu (18 April 2021).

"Dalam silaturahim ini tentunya ada manfaatnya bagi kita, bisa memanjangkan umur, melancarkan rizqi. Harapan kami sinergi ini terjalin dan kita tingkatkan lagi, karena misi kita ini sama,  sama-sama menjaga kamtibmas," terang Rizal.

Diungkapkan Rizal, dalam sinergi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat ini Da'i Kamtibmas melalui dakwah dan pituah-pituah agamanya, sedangkan Pokdarkamtibmas Bhayangkara  turun ke lapangan membantu kepolisian dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban,  mendeteksi kemungkinan timbulnya masalah sosial dan ekonomi di tengah masyarakat, "apalagi saat ini masa pandemi yang belum berakhir, kami Pokdarkamtibmas Bhayangkara juga aktif dalan kegiatan-kegiatan bersama tiga pilar  guna mensosialisasikan protokol kesehatan," jelas Rizal.

Acara silaturahmi dalam rangkaian buka bersama, diisi dengan penyerahan cinderamata berupa jam dinding dari Kapolda Metro Jaya, dan pengalungan syal atau selendang Da'i Kamtibmas Polda Metro Jaya.

"Dengan silaturahmi ini semoga semakin baik dalam bersinergi para mitra kamtibmas. Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan ucapan terimaksih kepada Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi, terimakasih juga pada Dandim 0507 kolonel Arm Iwan Aprianto, sehingga kita bisa bersinergi dengan baik seperti ini," pungkas Abi Jajang Zaenudin.

Hadir dalam acara silaturahmi ini jajaran Da'i Kamtibmas Polres Metro Bekasi Kota antara lain Abi Jajang Zaenudin, S.H selaku penasehat, Ustad Muhammad Nurul Syaifudin S.Kom (Sekretaris),  K.H. Muhammad Lallo, M.Sos (Ketua bidang Hubungan Antar Lembaga) dan  Ustad Agus Salam yang juga merupakan pengurus NU Kota Bekasi, Sementara dari Pokdarkamtibmas Bhayangkara tampak Rizal Alghazza selaku ketua dan didampingi Muhammad Ridwan, S.E dan jajaran. Selain itu tampak dari Mitra Jaya Kodim 0507, jaring Intel Kodim 0507, Linmas kelurahan Bintara Jaya.





Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


Mas Tri: Blonjo ning tonggo, orang yang belanja di tetangga adalah pahlawan

Written By Redaksi on 11 April, 2021 | 18.44

GEN-ID | Medan Satria, Kota Bekasi - Apresiasi atas konsistensi, kesinambungan dan kreatifitas warga RW 026 kelurahan Pejuang kecamatan Medan Satria datang dari Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono. Mas Tri, sapaan akrab Wakil Wali Kota Bekasi, mengapresiasi dan senang dengan kreatifitas dan inovasi RW 026 kelurahan pejuang.




"Saya sangat senang dan mengapresiasi atas kerja keras dan kreatifitas warga RW 026, terkait UMKM salah satu jawabannya adalah memang bagaimana memberdayakan ekonomi, yang kita lakukan adalah blonjo ning tonggo, orang yang belanja di tetangganya itu adalah pahlawan," ujar Mas Tri seraya megungkapkan agar tak bergantung dan merasa gengsi karena merek dan kemasan. 

"Ada makanan dapur coklat, ada nastar, paling itu-itu saja. Dan hanya menang merk saja. Ada (tetangga) yang jualan kue coklat, kue nastar, putri salju, putri malu, malah sekarang ada putri byayakan, jadi jangan kalah, yang penting tetap sosialisasi pada masyarakat dan berdayakan pelaku usaha yang ada," ujar Mas Tri memotivasi blanja ning tangga (blonjo ning tonggo) atau belanja di tetangga.

"Karena bagaimanapun ekonomi harus gerak, tinggal inovasi dan kreatifitasnya untuk diperhatikan," pesan Mas Tri.



Apresiasi Mas Tri diungkapkan saat membuka ikhtiar ketahanan pangan dan industri kreatif berupa bazaar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Bazaar Takjil Ramadan yang diikuti oleh sebanyak 25 pelaku UMKM di RW 026 kelurahan Pejuang. Bazaar digelar  di Jalan Taman Casandra Utama, perumahan Taman Harapan Baru.

Mas Tri yang hadir bersama istri,  Ny. Wiwiek Hargono dan membuka bazaar pada Sabtu (10/04/2021).

Sejumlah perangkat kerja pemerintahan yang hadir diantaranya camat Medan Satria Lia Erliani, Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, Lurah Pejuang H. Isnaini, Babinsa, Bimaspol, ketua RW beserta jajaran, ketua RT beserta jajaran, ketua dan kader penggerak PKK, Kader Posyandu, serta  Kelompok Wanita Tani (KWT) dan warga sekitar.

Kusnandar yang didapuk sebagai ketua panitia Bazaar UMKM, dalam sambutannya mengungkapkan harapan agar melalui acara ini bisa mewadahi UMKM untuk  meningkatkan kreatifitas mereka.

"Kami adakan Bazaar UMKM ini dari tanggal 10 sampai 12 April 2021. Selanjutnya  Bazaar Takjil hasil karya UMKM warga RW 026 digelar sampai akhir bulan Ramadhan," terang Kusnandar.

Dijelaskan Kusnandar, khusus Bazaar UMKM dibuka dari jam 08.00 pagi sampai dengan jam 18.00 petang, sementara untuk Bazaar Takjil akan dimulai sore hari jam 15.00 sampai dengan jam 18.00.

Camat Medan Satria Lia Erliani, Ketua RW 026 Edy Mulyawan, Ketua Panitia Kusnandar


Sementara itu ketua RW 026 Edy Mulyawan mengungkapkan geliat warganya dalam hal ketahanan pangan dan industri kreatif telah berkembang menjadi komunitas yang menghidupkan sektor produksi berbagai komoditas dan kriya, pertanian dalam hal ini aneka sayuran, ternak ikan dan olahan hasil-hasilnya dan  warga sendiri yang menjadi market utamanya, disamping juga menerima pesanan dari luar perumahan.

"Ini sebagai wadah untuk menggerakan dan menambah kreatifitas UMKM yang ada di RW 026," ujar Edy.

"Alhamdulillah mereka menggelar bazaar secara mandiri, yakni swadaya menyiapkan aneka perlengkapan yang dibutuhkan selama bazaar," ucap Edy mengapresiasi kemandirian warganya.

Dikatakan Edy, dengan  adanya bazaar ini masyarakat tidak perlu kebingungan dalam mencari makanan berbuka puasa.

"Kalau pengin asinan Betawi jangan jauh-jauh, pengin jengkol, pengin kolang-kaling disini ada," kata Edy berpromosi.

"Tetap pesen saya, temen-temen semua protokol kesehatan tetap jaga," tegas Edy.

 "Apa yang sudah kita lakukan secara tidak langsung menjadi contoh, contoh dari 1013 RW di kota Bekasi," ujar Edy yang mengingatkan  bahwa pencapaian dalam kompetisi RW Siaga yang telah diraih, menjadi juara 2, bukan persoalan merebut kemenangan dalam kompetisi itu. 

"Tetapi konsistensi kita, keberlangsungan kita terkait dengan penanganan covid dan lain-lain," tegas Edy.

Ketua Tim Penggerak PKK RW 026 Endang Sudaryanti yang didampingi ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Rita Rahmawati menjelaskan bazaar ini dapat terlaksanan berkat kerjasama antara ibu-ibu PKK, KWT beserta dengan Bapak-bapak pengurus  RW dan RT.



"Berkat kerjasama ini Alhamdulillah acara berjalan dengan baik. Alhamdulillah semua antusias mendukung. Bahkan Bu Kokom dan beberapa yang lain jam segini dagangannya sudah habis. Sebenarnya kami khususkan UMKM, tapi kami siapkan 25 meja. Jadi kalau hari ini masih ada yang kosong, berarti nanti jualannya saat puasa yaitu sore hari," terang Endang.

Dirinci oleh Endang Sudaryanti, produk UMKM yang dijual antara lain kriya lukisan, olahan lele bumbu siap masak, manisan, keripik bayam, cabe, kolang-kaling dan lain-lain.

Dituturkan Endang, para penjual mendapatkan masing-masing satu stan, dan dikenakan biaya yang digunakan  untuk kas terutama perawatan tenda.

Camat Medan Satria Lia Erliani yang hadir dalam acara pembukaan berharap dengan adanya Bazaar UMKM ini akan menumbuhkan klaster UMKM baru dan berkembang.

"Saya berharap dengan acara bazaar seperti ini akan tumbuh UMKM-UMKM baru di kelurahan Pejuang khususnya di RW 026,   karena UMKM ini justru memberikan ruang untuk para pelaku usaha kecil menengah mikro yang ada di RW 26 untuk dapat mengeksplor dan memamerkan dagangannya," ujar Camat Medan Satria Lia Erliani.

Lebih lanjut Lia  menambahkan bahwa untuk mempertahankan predikat juara yang diraih diperlukan konsistensi.

"Warga masyarakat itu sebenarnya memiliki potensi luar biasa, hanya saja mereka membutuhkan ruang dan kami pemerintah tentunya memberikan ruang itu, yaitu melalui lomba-lomba sehingga memotivasi mereka untuk terus berkreasi meraih sebuah prestasi dan mereka meningkatkan skill mereka sehingga mereka menjadi juara," ujar Lia.

"Dan RW 026 itu sangat luar biasa, karena ketika kita memberikan ruang dan kesempatan untuk mereka berkreasi, mereka ambil kesempatan itu dan menampilkan yang terbaik sehingga mereka juara," tambah Lia.

"Dan tetap konsistensi dijaga," pesan Lia.

Karena menurutnya Lia Erliani, berkat menjaga konsistensi itulah kenapa RW 026 setiap ada kesempatan untuk lomba mereka masuk di salah satu nominasi juara.




Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


Anang: Meski Terlambat, PP Tentang Royalti Angin Segar Bagi Ekosistem Musik Indonesia

Written By Redaksi on 06 April, 2021 | 15.04


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | "PP No 56/2021 ini membawa angin segar bagi ekosistem musik di Indonesia. Kami menyambut positif atas komitmen pemerintah," kata Anang di Jakarta, Selasa (6/4/2021), menanggapi terbitnya PP No 56 Tahun 2021 tentang Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik.

PP No 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik diterbitkan oleh presiden Joko Widodo guna mengakomodir keresahan pelaku industri kraetif musik dan lagu di tanah air yang kehilangan haknya.

Meski terlambat, kata Anang, PP yang merupakan aturan turunan dari UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta ini membawa angin segar bagi industri musik di Indonesia.

Menurut anggota DPR periode 2014-2019 ini, yang terpenting saat ini perlu adanya pengawasan pelaksanaan amanat PP No 56 Tahun 2021. Ia mewanti-wanti, penerbitan PP tidak diikuti dengan pelaksanaan di lapangan. "Saat ini yang terpenting bagaimana pelaksanaan aturan ini," sebut Anang.

Musikus asal Jember ini memprediksi, jika pelaksanaan PP No 56/2021 berjalan sesuai dengan rencana akan memberi dampak konkret terhadap pendapatan royalti di Indonesia. "Secara logis, penerimaan royalti akan meningkat tajam," tambah Anang.

Hanya saja, Anang menyebutkan untuk mencapai titik ideal dalam pendistribusian royalti, banyak langkah yang harus disiapkan. Salah satunya keberadaan Pusat Data Lagu sebagaimana tertuang dalam Bab II di Pasal 4 - 7 PP No 56 Tahun 2021.

"Pusat Data Lagu ini tak lain adalah Big Data yang memiliki posisi penting karena dengan data ini outputnya persoalan royalti menjadi lebih transparan, akuntabel dan ekosistem musik menjadi lebih sehat," urai Anang.

Selain itu, kata Anang, keberadaan Sistem Informasi Lagu dan atau Musik (SILM)juga memiliki peran yang tak kalah penting dalam hal pendistribusian royalti lagu dan musik. "SILM memiliki posisi penting karena memuat laporan penggunaan lagu atau musik yang menjadi dasar pendistribusian royalti. Inti dari peraturan ini yang hakikatnya di SILM dan Pusat Data Lagu," imbuh Anang.

Dalam Pasal 22 PP No 56 Tahun 2021 disebutkan keberadaan Pusat Data Lagu dan SILM maksimal dua tahun sejak pemberlakuan, menurut Anang sebaiknya realisasi dua lembaga tersebut dapat dipercepat. "Saya kira maksimal satu tahun sudah bisa terbentuk Pusat Data Lagu dan SILM. Karena faktanya, data-data kan telah tersedia di Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Data tersebut tinggal disinkronkan melalui LMKN untuk diolah oleh Pusat Data Lagu. Jadi satu tahun adalah waktu yang moderat," harap Anang.

Di bagian lain Anang juga menyebutkan peran pemerintah daerah (Pemda) tak kalah penting dalam implementasi peraturan ini. Menurut dia, keberadaan restoran, cafe, hotel, mal dan tempat hiburan yang berada di daerah memiliki keterhubungan yang erat dengan royalti lagu atau musik.

"Karena itu, perlu penyesuaian peraturan daerah dengan PP No 56 Tahun 2021. Misalnya, perizinan usaha dikaitkan dengan pembayaran royalti. Pemda dapat berinovasi dalam penyusunan peraturan daerah agar PP No No 56/2021 ini juga efektif di daerah," tegas Anang.


Mahar Prastowo
Kontak Redaksi klik WA

Dirjen Pothan Buka Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara

Written By Redaksi on 01 April, 2021 | 06.44

Dalam Rangka Evaluasi Organisasi Kader Bela Negara dan Pembekalan Peran dalam Pertahanan Semesta

Peserta Rakor dari Senkom bersama Dirjen Pothan dan Direktur Bela Negara 


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Jakarta - Mayjen TNI Dadang Hendrayuda   selaku   pejabat   Direktorat  Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan  Republik  Indonesia,  kembali membuka secara resmi  Rapat  Koordinasi  dan  Konsolidasi  Kader   Bela  Negara  Seluruh Indonesia  T.A.2021  yang  bertempat  di  Hotel  Grand  Mercure  Harmoni,  Jakarta,  Rabu (31/3/2021).

Dalam pembukaan acara ini Dirjen Pothan didampingi Direktur Bela Negara DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M dan beberapa narasumber instansi terkait antara lain dari Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Prayogo Heri Cahyono, S.E, M.M selaku Kasubdit Kemitraan dan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, Ditjen Poltik dan Pemerintahan Umum, dari Kementerian Hukum dan HAM RI diwakili oleh Daniel Duardo Noorwijonarko, SH, MH, selaku Kepala Seksi Badan Hukum Sosial, Subdit Badan Hukum Direktorat Perdata, Dirjen AHU, dari Kemenpora diwakili Drs. Arifin Majid, M.M selaku Asisten Deputy Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda.

Mayjen TNI Dadang Hendrayuda yang berpengalaman tugas di Kesatuan Elit Kopasus, Paspampres dan juga di lembaga BNPT memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang telah mensukseskan acara Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara termasuk 11 Ormas Bela Negara yang hadir secara langsung di tempat antara lain Senkom Mitra Polri
FBN, FKBN, PPBN, Askara, RCBN, GERCIN dan beberapa Ormas lainnya. 

"Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri," ujar Dirjen Pothan mengutip salah satu ucapan Presiden Soekarno yang paling dikenangnya.

Maksud ucapan itu yakni mengingatkan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia setelah merdeka, namun setelah penjajah pergi, bangsa Indonesia akan dihadapkan pada berbagai masalah terutama soal persatuan. Berbagai cobaan dan masalah mulai dari masalah politik, sosial, ekonomi, dan berbagai masalah lainnya, akan menguji persatuan bangsa. Perbedaan-perbedaan yang ada bisa membuat rakyat terpecah belah dan saling berperang. Terbukti setelah kemerdekaan ada pemberontakan PKI, DI/TII, PRRI. Permesta, GAM, OPM dan RMS.

Pada H-1 sebelum acara dilaksanakan semua peserta wajib melalui protokol kesehatan yang ketat yakni setiap peserta harus lolos dari test Swab Antigen, sehingga jika ada peserta yang hasil testnya positif maka tidak diperbolehkan mengikuti acara tersebut demi keselamatan dan kesehatan seluruh peserta.

Saat Direktur Bela Negara 
Brigjen TNI DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M memaparkan materi pembekalan berjudul 'Peran Kader Bela Negara Dalam sistem Pertahanan Semesta' menekankan pentingnya 5 Nilai Dasar Bela Negara yaitu Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Setia kepada Pancasila sebagai Ideologi Negara, Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara serta Kemampuan Awal Bela Negara sebagai bagian dari Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) yang harus diaktualisasikan dalam tekad, sikap dan perilaku serta tindakan setiap warga negara Indonesia.

Selain itu Brigjen TNI DR. Jubei Levianto menyampaikan kepada
 Seluruh Ormas Bela Negara tentang adanya Fasilitas Studio 'NGOPI DARING' yang bisa digunakan oleh seluruh Ormas Bela Negara secara gratis dalam ikut bersama-sama mengalakan program-program PKBN melalui media online khususnya kepada kalangan melenial dan masyarakat umum yang saat ini hampir semua orang memiliki akses digital (internet).

Ketua Senkom Dani AM bersama Direktur Bela Negara Brigjen TNI DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M 

Narasumber atau pemateri terakhir terkait 'Evaluasi Organisasi Kader Bela Negara' yang langsung dipaparkan oleh Kolonel Arm. Ferry Trisnaputra selaku Kasubdit Lingkim Direktorat Bela Negara, harapannya agar ilmu yang diterima dari para narasumber diteruskan ke lingkungan terdekat baik di lingkungan keluarga, masyarakat sekitar dan jaringan Ormas masing-masing sebagai bagian dari pahala jariyah yang akan terus mengalir jika ilmu pengetahuan Bela Negara ini disampaikan dan diamalkan oleh banyak warga negara Indonesia.

Menurut Drs Dani AM salah satu Ketua Senkom yang hadir bersama pengurus lainnya berjumlah 17 personel pada Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara ini, materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat bermanfaat dan menambah wawasan terkait PKBN, legalitas dan peranan Ormas sebagai wadah kebebasan berserikat dan berkumpul sebagai aktualisasi dari pasal 28 UUD 1945.

"Kekebasan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pendapat dan pikiran itu dijamin oleh konstitusi kita UUD 1945 pasal 28, dimana setiap Ormas Bela Negara yang hadir pada Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara ini diberi kebebasan untuk berbicara dan mengeluarkan pendapat pada sesi diskusi dan tanya jawab dengan narasumber," tegas Dani AM.


Penulis:  Tri Joko
Editor:  Mahar Prastowo



Kasubdit Binpolmas Polda Jambi Beri Arahan Teknis Kepada Senkom Sungai Gelam

Written By Redaksi on 24 Maret, 2021 | 14.43

 Antisipasi Kerawanan Pilkada Ulang, Covid-19 dan Karhutla


GEN-ID | Sungai Gelam, Muaro Jambi - Guna antisipasi kerawanan pilkada ulang, penanggulangan Covid-19 dan karhutla, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jambi memberikan bimbingan dan arahan teknis (bimtek/rahnis) kepada Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, pada Rabu (24/03/2021).

Bimbingan dan arahan teknis disampaikan langsung Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jambi, AKBP Asril Usman M.A.P., di KUPP (Kantor Unit Pelayanan Pendidikan) Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

AKBP Asril Usman M A P., dalam arahannya  menekankan pentingnya koordinasi antara anggota Senkom di kecamatan Sungai Gelam dengan jajaran Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah kecamatan. Sehingga ia menegaskan agar antara  anggota Senkom dengan bhabinkamtibmas untuk selalu berkoordinasi demi terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, terkendali.

"Ujung tombak kegiatan Polri  di tingkat desa adalah Bhabinkamtibmas maka harus ada kerjasama yang baik dengan Senkom. Senkom adalah organisasi sosial dan tidak untuk mencari  keuntungan, Senkom sangat baik dalam kegiatan di masyarakat,” jelas  Asril di depan para anggota Senkom serta jajaran Bhabinkatimbas yang hadir.

Soal sengketa pilkada yang menyebabkan pemilihan ulang termasuk di kecamatan Sungai Gelam, Kasubdit Binpolmas mengungkapkan, karena Pilkada melibatkan seluruh masyarakat maka perlu juga pengamanan yang intensif. "Tanpa bantuan dari  potensi yang ada di masyarakat seperti Senkom, Bhabinkamtibmas tentu tidak akan mampu," ujarnya.

AKBP Asril Usman menyampaikan, masalah baru dan potensi kerawanan sosial harus diantisipasi pasca keputusan  MK pada tanggal   22 Maret 2021 yang mengamanatkan  ada 88 TPS akan melakukan  pemilihan ulang karena di dalamnya ada yang tidak fair. Diantaranya di Kabupaten  Tanjabbar, Tanjabtim dan Kerinci. 59 TPS di Kabupaten Muaro Jambi, Jaluko (Jambi luar kota),  dan 13 TPS di Kecamatan Sungai Gelam termasuk desa  Ladang Panjang.

“Ini kewajiban kita bersama bahwa di Sungai Gelam  ada pemilihan ulang, untuk itu kita tunggu info dari  KPUD,” tegas Asril.

AKBP Asril Usman M A P., selaku Kasubdit Binpolmas juga berpesan bahwa tugas Senkom berkewajiban menyampaikan informasi, guna ikut  menjaga keamanan lingkungan sekitar.

"Berkaitan dengan akan diadakannya pemilihan ulang maka Senkom harus bisa memberi pengertian kepada masyarakat terutama kepada tim pemenangan agar tidak membuat kekacauan di masyarakat," tegas Asril.



Sementara itu soal pandemi Covid-19 Asril berpesan agar selalu ikuti  protokol kesehatan karena pandemi masih ada bahkan yang tadinya 5000 sekarang menjadi 7000-an yang terpapar.

"Bila ada berita yang belum jelas jangan dishare  terutama tentang vaksin. Bila ada kegiatan vaksin maka langsung saja ikut jangan sampai ragu," tandasnya.

Adapun mengenai penggulangan kebakaran hutan dan lahan, Asril mengungkapkan  agar dalam penanganannya melibatkan secara aktif potensi yang ada yaitu SENKOM, ORARI dan RAPI. Sekaligus seluruh Bhabinkamtibmas disarankan agar bergabung dengan SDC (SENKOM Digital Comunication) yang menjadi perangkat lapsit kamtibmas Senkom.

"Apabila ada kebakaran di Propinsi Sumsel maka tugas SENKOM adalah menginformasikan ke Polsubsektor Sungai Gelam yang nantinya akan disampaikan ke tingkat yang paling atas. Begitu juga kalau ada tititk api di wilayah tertentu maka dihimbau segera infokan ke Polsubsektor atau ke Bhabinkamtibmas setempat," ujar Asril.

Ketua Senkom Kecamatan Sungai Gelam Abdul Rohman Sholeh yang mengikuti kegiatan bersama 47 anggota mengungkapkan pentingnya acara ini.

"Ini penting diikuti karena menyangkut arahan mengenai kamtibmas jelang pilkada ulang, serta penanganan pandemi Covid-19 dan bencana kebakaran hutan dan lahan," ujar Abdul Rohman Sholeh.

Pada kesempatan ini Senkom Kecamatan Sungai Gelam mendapat cenderamata dari Polda Jambi berupa freezer yang diserahterimakan dari Kasubdit Binpolmas AKBP Asril Usman kepada ketua Senkom kecamatan Sungai Gelam Abdul Rohman Sholeh.



Laporan Fathurrohman, Muaro Jambi
Editor: Mahar Prastowo

Kapolres Metro Bekasi Kota Ajak Pokdarkamtibmas Bhayangkara Tingkatkan Peran Jelang Hari Raya

Written By Redaksi on 20 Maret, 2021 | 16.45

Kebutuhan Meningkat Penghasilan Menurun Berpotensi Timbulkan Gangguan Kamtibmas



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Menjelang hari raya lebaran yang terangkai dengan bulan puasa ramadhan, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengajak Pokdarkamtibmas Bhayangkara meningkatkan peran dalam cipta kondisi kamtibmas. Hal itu disampaikan Kapolresta saat rakor jajaran pengurus Pokdarkamtibmas Bhayangkara tingkat sektor se-kota Bekasi di Graha SS Bekasi Selatan Kota Bekasi, Sabtu (20/03/2021).

"Ini situasinya agak berbeda karena pandemi ini menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan, tentunya akan berimbas pada kamtibmas. Jjadi harapan kami pokdar bisa turut berperan mengingatkan kepada masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, dimana situasi hari raya kebutuhan masyarakat banyak, sementara penghasilan masyarakat juga banyak yang menurun, untuk itu perlu kesadaran diri untuk menciptakan kamtibmas," ujar Aloysius Suprijadi.

Tak lupa Aloysius juga mengapresiasi apa yang dilakukan pokdar sebagai  kelompok masyarakat yang timbul dengan kesadaran diri, dimana tidak ada imbalan, mereka sadar untuk menciptakan situasi aman dan tertib sehingga roda ekonomi bisa berjalan, kebudayaan bisa berjalan, "ini satu hal yang mulia menurut saya," ujar Kapolresta.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi juga menghimbau agar masyarakat mengikuti aturan pemerintah terhadap penerapan protokol kesehatan dalam menyambut hari raya yang biasanya ada kegiatan mudik atau perayaan dengan keramaian.

"Kami harap masyarakat bisa menjaga dirinya, hal-hal yang tidak perlu, hal-hal yang bisa menyebabkan penularan daripada covid perlu dihindari," imbau Aloysius.


Sinergi  Pokdarkamtibmas Bhayangkara dengan kepolisian

Sinergi  Pokdarkamtibmas Bhayangkara dengan kepolisian guna mendukung terciptanya situasi wilayah kota Bekasi yang aman, saat ini telah berjalan dengan baik dan perlu terus ditingkatkan. Hal itu disampaikan H. Suyatno, Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resort Metro Bekasi Kota, saat memimpin langsung konsolidasi dengan para ketua dan jajaran pengurus tingkat sektor Se-kota Bekasi di Graha SS Bekasi Selatan Kota Bekasi, Sabtu (20/03/2021).

Pokdarkamtibmas Bhayangkara diungkapkan H. Suyatno melakukan koordinasi rutin setiap 3 bulan dan kali ini diikuti 8 sektor dengan kehadiran ketua, sekretaris dan bendahara sektor masing-masing.

"Kegiatan ini rutin 3 bulan sekali, dalam silaturahmi ini kita terima masukan-masukan dan kinerja Pokdarkamtibmas Bhayangkara di masing-masing sektor," terang H. Suyatno.

Lebih lanjut H. Suyatno menjelaskan bahwa sinergi yang sudah terjalin dengan kepolisian selama ini sangat mendukung terciptanya situasi wilayah Bekasi yang aman.

"Sebentar lagi bulan Ramadhan, tentunya kami pokdar bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, menjelang lebaran biasanya kami apel besar yang fungsinya adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dikala persiapan menjelang hari H Ramadhan atau hari H Idul Fitri. Karena banyak masyarakat yang meninggalkan rumah, seperti rumah kosong banyak yang diincar maling, disitulah pokdar ikut membantu polisi dalam menjaga keamanan," terangnya.

Sementara itu, Abi Jajang Zaenudin SH, Divisi Kesekretariatan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Nasional  menyampaikan bahwa sebagai sebuah organisasi, Pokdarkamtibmas Bhayangkara dikatakan dinamis sekali dengan memiliki  program-program kerja. "Dimasa pandemi ini pokdar juga aktif, selalu dilibatkan dan diajak seperti sosialisasi 5 M. Kami harapkan pokdar selalu aktif walaupun pelaksanaannya pasti beda-beda tergantung situasi dan kondisi," tegas Abi Jajang.


Mahar Prastowo
Kontak Redaksi Klik di sini

Jelang Munas LDII, Menag: Masalah Berbangsa Selesai Bila Umat Islam Bersatu

Written By Redaksi on 17 Maret, 2021 | 06.31


GEN-ID | Jakarta - “Saya sampaikan di awal, Kementerian Agama RI milik semua agama. Di dalamnya ada agama Islam. Ada ribuan ormas di bawah naungan kementerian agama, sepertu NU, Muhammadiyah, dan LDII. Saya mendukung sinergi dan kerja sama antar ormas Islam dengan Kemenag dalam membangun ukhuwah Islamiyah,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ketika menerima Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesa (LDII) Chriswanto Santoso di kantornya, Selasa (16/3/2021).

Menag Yaqut Cholil menyoal  masalah persatuan umat. Menurutnya, jumlah umat Islam  lebih dari 80 persen penduduk Indonesia. Jika ukhuwah dan sinergi antar umat Islam terwujud, maka masalah kesatuan persatuan bangsa sudah selesai.

Menag Yaqut Cholil juga menuturkan, agama dan negara sejatinya saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk mewujudkan peradaban suatu bangsa. Untuk itu, Kemenag RI mendukung penguatan identitas keagamaan.

"Penguatan identitas keagamaan di satu sisi, dan penguatan identitas kebangsaan di sisi yang lain tidak boleh dipisahkan, apalagi dipertentangkan. Konsep itu harus tetap diletakkan dalam satu kotak untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara," ujarnya.

Hanya karena perbedaan khilafiah antar sesama agama Islam, bahkan perbedaan etnis dan agama seharusnya tidak menghambat terwujudnya persaudaraan sebagai sebuah bangsa. Justru kesalehan beragama dan loyalitas bernegara  harus saling mendukung satu sama lain. "Dengan kata lain, kita bisa menjadi umat saleh sekaligus warga negara baik," ujarnya.

Bagaimana bentuk dukungan Menag Yaqut Cholil Qoumas? Menurutnya, banyak program yang bisa disinergikan dengan ormas-ormas. “Ada kemandirian pesantren dan pengembangan madrasah kita bisa sinergikan. Setelah Munas LDII nanti kita akan sinergikan kembali dan duduk bersama membahas teknis dengan Kemenag,” ujarnya, sembari mengapresiasi kontribusi dan kerjasama LDII dengan pemerintah hingga saat ini.

Sementara itu Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyampaikan sedikit tentang masalah kebangsaan yang harus diangkat bersama. Khususnya  antara Kementerian Agama RI sebagai perwakilan pemerintah dengan ormas-ormas Islam. Ia selanjutnya menyampaikan apa yang telah LDII kontribusikan untuk Bangsa Indonesia.

“LDII telah berkontribusi di berbagai bidang. Di bidang pendidikan karakter, LDII membangun portal pondokkarakter.com. Di bidang ketahanan pangan, warga LDII membangun urban farming, pemanfaatan lahan gambut, dan penggunaan artificial intelegence dalam pertanian di Garut. selanjutnya  di bidang ekonomi syariah, LDII membangun ekonomi digital, hingga ketahanan keluarga untuk  ketahanan bangsa,” Chriswanto menjelaskan.

Di akhir pertemuan, DPP LDII meminta Menag Yaqut Cholil  untuk hadir dan memberikan pengarahan dalam Munas IX LDII pada 7-8 April 2021. Acara itu, rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo. [gi]



Laporan Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Anggota FKDM Kecelakaan Kerja, Ahli Waris Terima Santunan Rp314 Juta

Written By Redaksi on 13 Maret, 2021 | 05.10

Ahli waris Jamilah, Anggota FKDM, menerima santunan dari BP Jamsostek


GEN-ID | Jakarta - Ahli waris Jamilah, Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menerima santunan dari BP Jamsostek Kelapa Gading.

Jamilah meninggal dunia akibat kecelakaan saat bekerja menjalankan tugas sebagai anggota FKDM, sehingga ahli waris menerima santunan dari BP Jamsostek sebesar Rp314 juta.

Santunan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (12/3/2021).

Didampingi Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Roswita Nilakurnia, Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring, dan Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Kelapa Gading, Erfan Kurniawan.

Dalam acara itu Anies menyampaikan duka citanya yang mendalam kepada keluarga korban yang diwakili oleh Fatimah sekaligus ahli waris.

"Saya minta kepada pemberi kerja dan juga Ketua FKDM untuk ikut memonitor agar santunan yang diberikan oleh BP Jamsostek kepada keluarga, bisa bermanfaat sebagaimana mestinya, terutama untuk beasiswa anak korban," kata Anies.

Anies menambahkan, pentingnya setiap pekerja apapun profesinya untuk terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendorong seluruh pekerja formal maupun informal untuk bisa terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Senada dengan Anies, Direktur Pelayanan BP Jamsostek Roswita Nilakurnia dalam sambutannya mengatakan, dirinya mewakili manajemen BP Jamsostek menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya anggota FKDM Kecamatan Kelapa Gading tersebut.

“Kami dari manajemen BP Jamsostek turut berduka cita yang mendalam. Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan juga diberi keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Roswita.

“Semoga ke depannya perhatian pemerintah atas pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja semakin meningkat dan pada akhirnya akan berujung pada perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia,” tambah Roswita.

Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring, menjelaskan hingga kini sudah terdapat 100 anggota FKDM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah terdaftar menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingan program jaminan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.

"Selain itu mendorong kepada pemberi kerja atau badan usaha untuk segera mendaftarkan pekerjanya sekurang-kurangnya dalam 2 program perlindungan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," tambah Cotta.

Sebagai informasi jumlah santunan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang sudah dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK Kanwil DKI Jakarta dari bulan Januari 2021 sampai dengan Februari 2021 ini sebesar Rp28,847 milyar dengan jumlah kasus sebanyak 1.225 kasus.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Kelapa Gading, Erfan Kurniawan, pun turut  mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Jamilah.

"Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta semoga santunan yang telah diberikan ini dapat bermanfaat bagi keluarga," ujar Erfan.

"Santunan sebesar Rp314.576.000 ini terdiri dari santunan berkala Rp12 juta biaya pemakaman Rp 10 juta, Santunan Kematian Rp161 juta, serta Beasiswa untuk anak sebesar Rp153 juta," kata Erfan.

Almarhumah Jamilah merupakan peserta aktif BP Jamsostek dari Desember 2017, iuran yang dibayarkan tiap bulan adalah Rp18 ribu untuk dua Program.

Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kepergiannya meninggalkan 2 orang putri.

"Ini adalah bukti nyata pentingnya setiap pekerja memiliki perlindungan jaminan social ketenagakerjaan, karena sebagai manusia Kita tidak dapat memperkirakan kapan musibah datang," kata Erfan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terdaftar atau memperoleh jaminan perlindungan social untuk mencegah risiko–risiko saat melakukan pekerjaan," tambahnya.

Seperti diketahui, FKDM merupakan forum yang dibentuk berdasar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.

Tujuan pembentukannya ialah untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat melalui upaya deteksi dini.

FKDM dibentuk mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota, kecamatan sampai di tingkat desa. [mp]













Artikel ini telah tayang dengan judul Kecelakaan saat Kerja, Ahli Waris Jamilah Terima Santunan dari BP Jamsostek Kelapa Gading Rp314 Juta  di sini..

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku