Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 0813-8728-4468
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Tutup Akhir Tahun 2020, FWJ Kota Bekasi Tetap Lakukan Pertemuan Meski Masih Pandemi


GEN-ID | Kota Bekasi - Suasana penuh kekeluargaan dan kekompakan terlihat saat dilakukan pertemuan perdana yang dihadiri sebagian Pengurus dan Anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Kordinator Wilayah Bekasi Kota dalam agenda kegiatan Kilas Balik 2020, Media FWJ Kota Bekasi.                 

Acara digelar di Sekretariat Kordinator Wilayah Bekasi Kota FWJ (Forum Wartawan Jakarta), Jalan Raya Dewi Sartika Gg. Melati II No. 56 RT 007 RW 008 (Komp. Eks Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islamiyyah) Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Selasa (29/12).

Ketua FWJ Kordinator Wilayah Kota Bekasi Drs. Rommo Kosasih dalam prolog amanat sambutan perdananya sangat mengapresiasi kepada seluruh anggota yang menyempatkan diri telah hadir. Rommo juga menghimbau agar selalu menjaga kesolidan dan solidaritas antar seluruh anggota FWJ.

"Kita akan selalu tekankan sinergitas agar terwujud kebersamaan untuk FWJ maju bersama, dan tentunya perlu dukungan dari seluruh pengurus dan anggota," tutur Rommo.

Rommo juga menyampaikan terkait filosofi tanaman padi. Walaupun memang saat ditanam dengan gerakan mundur tapi padi akan merunduk kalau telah Berisi.

"Terapkan pada pribadi diri kita Ilmu Padi, Semakin berisi semakin merunduk, rendah diri, luas hati dengan menghilangkan sifat sombong atau selalu takabur (membanggakan diri)," imbuh Rommo.

"Setidaknya saat ini Pengurus (KSB) FWJ Korwil Bekasi Kota sudah berusaha untuk memenuhi unsur keberhasilan dalam suatu Perencanaan Agenda suatu kegiatan," tegas Rommo.

Sementara itu Ketua Kordinator Bidang Humas dan Publikasi, Wishnu Wicaksana memberikan saran terkait audensi dengan para pejabat terkait di Kota Bekasi serta pengembangan UMKM FWJ Korwil Bekasi Kota.

"Segera kita lakukan pergerakan dengan cepat dan terfokus, hal ini tentunya akan menjadi catatan khusus jajaran pengurus demi terwujudnya sebuah organisasi yang dapat diperhitungkan," ujar Wishnu.



Ketua Bidang Pengembangan Organisasi Darsono Al Ijtihad, S.Ag, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan terjalin kerjasama kemitraan antara FWJ dengan Dinas Koperasi dan UMKM serta KONI Kota Bekasi.

"Dalam waktu dekat kita akan menjalin kerjasama kemitraan dengan Dinas Koperasi dan UMKM, dan dengan KONI Kota Bekasi," jelas Darsono.

Diakhir pertemuan, Rommo mengingatkan kepada peserta acara tentang kunci keberhasilan sebuah kegiatan

"Seorang motivator Nusantara yang telah berkiprah secara nasional mengatakan, bahwa ada 4 Point kunci penentu keberhasilan sebuah kegiatan diantaranya melalui perencanaan dan persiapan yang baik, ketersediaan anggaran, selain kepastian lokasi atau tempat serta kepengurusan dalam organisasi/kepanitiaan yang baik. Maka hal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi semua pengurus organisasi dalam rangka untuk mensukseskan pertemuan selanjutnya disetiap kegiatan FWJ Korwil Kota Bekasi," tutup Rommo Kosasih pada media.

Acara berlangsung lancar dan sukses, mulai pukul 10.00 sampai dengan 13.30 WIB, dan diakhiri dengan makan siang bersama. 





Reporter: Topan Adi N | Editor: Taufik 

Tak Mau Kehilangan ASN Akibat Covid-19, Pemprov Papua Terapkan WFH

GEN-ID | Papua - Pemerintah Provinsi Papua memberlakukan kembali kerja dari rumah atau work from home (WFH) 3 bulan ke depan. Ini dilakukan karena meningkatnya angka pasien Positif Covid-19 di Provinsi Papua.

Penjabat Sekda Papua Doren Wakerkwa, S.H. pada apel pagi di Lapangan Kantor Gubernur mengatakan, WFH akan diberlakukan mulai 19 Oktober 2020 sampai 19 Januari 2021.

“Besok surat edaran gubernur akan dikeluarkan dan diteruskan ke masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk dilaksanakan,” kata Doren dihadapan ASN, Senin (19/10/2020).

Doren yang juga menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintah menyebutkan alasan lainnya diberlakukan WFH karena 25 persen ASN di lingkungan Pemprov Papua positif corona.

“Belum lama ini ada seorang pegawai yang meninggal dunia karena Covid-19. Ini semua langkah baik dari Gubernur dan Wakil Gubernur untuk melindungi seluruh stafnya. Untuk itu, saya harap bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Doren.

Doren mengingatkan dengan seluruh aktivitas perkantoran dikerjakan dari rumah, ia meminta pimpinan OPD mengatur pola kerja agar pelayanan pemerintahan bisa tetap dilaksanakan dengan maksimal.

“Pekerjaan fisik maupun multi years tetap berjalan sesuai rencana sampai dengan selesai tahun anggaran. Intinya penyerapan anggaran seluruh OPD harus selesai pada 20 Desember 2020, sehingga seluruh laporan pertanggung jawaban bisa rampung sebelum akhir Desember,” jelas Doren.



Reporter: Suardi | Editor: Taufik

Rumah Sakit Pekanbaru Banyak Pasien Covid-19



GEN-ID | Pekanbaru - Sejumlah Rumah Sakit di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru mulai disesaki pasien positif Covid-19. Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada 71 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Arifin Ahmad, RS Eka Hospital 84 pasien Covid-19, RS Aulia 36 pasien, RS Awal Bros A Yani 45 pasien, RS Awal Bros Panam 18 pasien, RS Awal Bros Sudirman 31 pasien, RS Hermina 3 pasien, RS Ibnu Sina 6 pasien, RS Prima 4 pasien, RS PMC 7 pasien, RS Tabrani 2 Pasien, RS Sansani 8 Pasien, RS Santa Maria 25 Pasien, RS Syafira 5 pasien, RS Tentara 4 Pasien. 

Selain di Pekanbaru pasien Covid-19 juga tersebar disejumlah Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Kota di Riau.

"Memang yang padat itu di Pekanbaru, karena banyak dari daerah dirawat di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (08/09).

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr. Indra Yovi mengingatkan kepada semua pihak agar melakukan langkah-langkah strategis. Sehingga penambahan kasus pasien positif bisa ditekan. Sebab jika kasus pasien positif Covid-19 terus melonjak, dikhawatirkan rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Riau tidak lagi mampu menampung pasien positif Covid-19. 

"Harus ada kebijakan yang berbeda dari yang sekarang. Karena kalau tidak dilakukan antisipasi, rumah sakit kita tidak akan cukup," kata Indra Yovi.

Ditambahkan Yovi, saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit sudah hampir mencapai 400 pasien. Sedangkan jumlah ruang isolasi pasien positif Covid-19 yang disiapkan di rumah sakit rujukan Covid-19 se provinsi Riau total sekitar 700 ruangan. 

"Jadi sampai hari ini masih tersisa tinggal 300an lagi, kalau ini meningkat terus ini tidak akan tertampung. Sekarang saja di RSUD Arifin Ahmad, di Eka Hospital itu sudah penuh. Kemudian di Awal Bros tinggal sedikit lagi. Ini harus jadi bahan pertimbangan kita semua, supaya masyarakat hari-hati dan menjaga diri," kata dr. Indra.



Sumber: MCR | Editor: Taufik

Ciptakan Pilkada Damai, Polda Sumbar Bersama Ormas Islam Gelar FGD



GEN-ID | Padang - Bertempat di Hotel Axana Kota Padang, Wakapolda Sumbar Brigjen. Pol. Edi Mardianto, S.I.K., M.Si. mewakili Kapolda Irjen. Pol. Toni Harmanto, S.H., M.H. membuka acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Ditbinmas Polda Sumbar dengan tema Kerukunan Umat Beragama Dalam Mendukung Persatuan Dan Kesatuan di Wilayah Sumatera Barat Guna Mewujudkan Pilkada Yang Aman Damai Dan Sejuk, Kamis (03/09).

Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto mengatakan, dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif terutama dalam menghadapi Pilkada 2020 ini diperlukan peran serta masyarakat karena jumlah anggota Polri yang ideal 1 : 300 belum mencukupi untuk kondisi saat ini. Kerukunan umat bergama merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi antar umat beragama, sebab toleransi agama merupakan salah satu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal agama.

"Untuk itu apabila terjadi masalah kerukunan dan konflik antar umat beragama serta isu SARA diharapkan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya supaya turun tangan agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan damai. Kita bersama-sama membangun Indonesia yang kokoh, bekerjasama untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama, antar etnis dan antar status sosial, terutama saat ini dalam rangka menciptakan situasi Pilkada yang aman, damai dan sejuk di wilayah Sumatera Barat," ujar Kapolda dalam amanat pembukaan acara yang disampaikan Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto. 

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain: Ketua FKPT Provinsi Sumbar Dr. Zaim Rais, M.A., Kabid Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumbar H. Edison, M.Ag., Pebimas Agama Katolik Henrikus Jomi, S.Ag., M.M., Pebimas Agama Budha Sudharma SL, Pebimas Agama Hindu Jumadi, S.Ag., M.Psi. dan Pebimas Agama Kristen Pdt Henri Dunan Sirait, S.H.  

Masing-masing narasumber yang hadir dan memberikan materi pada umumnya menyampaikan hal yang senada, dimana Pilkada Gubernur dan Kab/Kota nanti jangan sampai menimbulkan luka dan perpecahan yang mendalam, diharapkan kerukunan masyarakat Sumbar harus tetap terjaga sampai seterus nya sampai selesai masa Pilkada sekalipun. Untuk itu diperlukan peran serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat bersama aparat negara lainnya bersinergi menjaga kerukunan umat beragama dengan menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada 2020 ini.

H. M. Abdillah, ST.,SH Sekretaris LDII Kota Padang, yang turut menghadiri FGD ini menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut.

"Kami atas nama LDII Kota Padang sangat apresiasi kepada jajaran Ditbinmas Polda Sumbar yang telah mengadakan acara ini, kita harapkan kerukunan antar umat beragama tetap terjaga di Sumbar, jangan sampai karena kepentingan politik sekelompok orang mengorbankan persatuan dan kesatuan serta kerukunan umat beragama di Sumbar yang sudah terjaga selama ini. LDII sebagai lembaga dakwah senantiasa akan membantu pemerintah dan aparat keamaanan untuk mewujudkan situasi Pilkada yang aman,  damai dan sejuk dengan selalu memberikan himbauan dan kajian dakwah islami yang menyejukkan kepada masyarakat. Dan kami sepakat dengan yang lainnya, mendukung sepenuhnya aturan Pemilu yang melarang tegas tempat ibadah dijadikan sebagai tempat kegiatan kampanye," ujar Abdillah.

Turut hadir dalam FGD ini Dirbinmas Polda Sumbar Kombes. Pol. Drs. Johni Soeroto, Wadirbinmas AKBP Zamroni Wibowo, S.I.K., S.H., perwakilan Muhammadyah, NU, FKUB, Pokdar Kamtibmas, Laskar Merah Mutih, Mahasiswa serta perwakilan ormas dan umat lintas agama lainnya.




Reporter: Riki | Editor: Taufik

Tekan Angka Positif Covid-19, Gubri Beri Syarat Keluar Masuk Riau



GEN-ID | Pekanbaru - Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) berskala lokal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menegaskan bagi pendatang yang mau masuk ke Riau, harus memiliki bukti swab. Termasuk warga Riau yang bepergian dari luar Riau, khususnya daerah terangkit Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar, jika penegasan tersebut itu mewajibkan pendatang memiliki bukti swab sebelum masuk ke Riau yang tujuannya untuk menimalisir penukaran Covid-19 yang satu ini terus meningkat di Riau. 

"Jadi kalau ada bukti swab ini kita juga bisa memastikan pendatang yang masuk ke Riau aman dari penularan Covid-19. Termasuk warga kita yang baru pulang dari daerah luar Riau yang juga harus melakukan tes swab setelah masuk ke Riau," kata Gubri, Selasa (01/09/2020). 

Penegasan ini bukan berarti melarang warga masuk ke Riau maupun melarang warga keluar dari Riau. Namun sesuai dengan komitmen Riau dalam menangani wabah Covid-19 di Riau yang saat ini juga akan menerapkan PSBB berskala lokal disetiap wilayah yang ada di kabupaten kota se Riau. 

"Sebelumnya kita bersama bupati dan walikota se Riau sudah menyepakati untuk melakukan PSBB di wilayah-wilayah yang banyak ditemukan penyebaran Covid-19. Untuk itu juga kita iringi dengan persyaratan swab bagi Pendatang. Sehingga PSBB berskala kecil ini juga bisa maksimal," jelas Gubri. 

Lebih jauh kata mantan Bupati Siak dua periode ini, penegasan swab bagi pendatang tersebut ia juga sudah mengkoordinasikan dengan seluruh pemerintah daerah se Riau. Dimana penegasan ini juga bisa ditekankan disetiap daerah untuk menekan angka penambahan penyebaran dimasing-masing daerah. 

"Ini harus segera kita tangani dengan maksimal, karena wabah Covid-19 ini sudah banyak berdampak pada pelayanan dan, ekonomi masyarakat. Termasuk kapasitas pelayanan kesehatan yang dikhawatirkan kekurangan karena terus mengalami peningkatan," tutup Syamsuar. (MCR/AZ)




Editor: Taufik

Wagubri Minta Rumah Rehabilitasi Pecandu Narkoba Dibuat Nyaman



GEN-ID | Pekanbaru - Kabupaten Kampar kini memiliki Rumah Terapi dan Rehabilitasi TB 1 bagi korban dan pemakai narkoba, yakni Al Anshari Foundation. Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengharapkan agar Rumah Terapi itu bisa dibuat nyaman sehingga korban dan pemakai narkoba bisa leluasa menjalankan masa rehabnya.

Hal itu disampaikan Wagubri saat mengadakan pertemuan Wakil Gubernur Riau dengan Al-Anshari Foundation di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Selasa (01/09/2020).

"Saya mendukung adanya rumah terapi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengguna narkoba," ujar Edy.

Al-Anshari Foundation merupakan tempat terapi dan rehabilitasi bagi pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkoba yang terletak di Teratak Buluh Kabupaten Kampar. Disana, pengguna narkoba tidak diberikan obat pengganti lain untuk melawan candunya, namun mereka hanya mendapatkan terapi, dimana nuasanya dibuat seperti kehidupan pesantren.

Selain mendapatkan terapi dimasa rehabilitasinya, pengguna narkoba juga dibekali dengan ilmu agama sehingga selain mendapatkan pemulihan mereka juga mendapatkan ketenangan jiwa.

Namun, Wagub mengimbau agar pengurus Al-Anshari Foudation bisa mengatasi pemikiran tersebut supaya rumah terapi dan proses rehabilitasi tidak ditakutkan dan ia berharap semoga banyak pecandu narkoba yang bisa diselamatkan.

"Banyak pasien narkoba tidak menemukan kenyamanan saat menjalankan masa rehabilitasi. Salah satunya disebabkan karena tempat dan lingkungan yang membuat mereka merasa terkurung seperti penjara," jelas Edy.

"Kenyamanan dalam proses rehabilitasi bisa kita ciptakan sendiri. Semoga Al-Anshari Foundation bisa menciptakan rumah terapi yang nyaman bagi pecandu narkoba," harap Wagub. (MCR/NV)





Editor: Taufik

PSBB Lokal Akan Segera Diberlakukan di Riau

GEN-ID | Pekanbaru - Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si. akan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bersama Bupati/Wali kota se-Provinsi Riau untuk mengagas Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) secara lokal di daerah masing-masing.

PSBB tersebut tidak di seluruh Riau ataupun semua kabupaten/kota. Melainkan akan dibuatkan klaster-klaster sesuai wilayah yang saat ini terinfeksi atau yang terkonfirmasi positifnya banyak.

"Insya Allah besok (Senin_red) siang akan mengadakan rapat koordinasi bersama Bupati/Wali Kota yang barang kali ada gagasan kita untuk melakukan PSBB lokal," kata Syamsuar di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (30/08/2020).

Gagasan tersebut sudah didiskusikan bersama Kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. dan Danrem 031 Brigjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han. saat menunggu kehadiran Ketua DPD RI beserta rombongan di Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

"Mudah-mudahan upaya ini dapat menurunkan penularan Covid-19 yang saat ini angka terkonfirmasi positif semakin hari semakin bertambah," ujar Gubri.

Sebagaimana diketahui bahwa penambahan pasien terkonfirmasi pada hari ini termasuk yang tertinggi dari sejarah penanganan Covid-19 di Provinsi Riau yaitu sebanyak 135 orang yang positif dan banyak yang tertular adalah warga Kabupaten Kampar, Pekanbaru, dan Siak. (MCR/SEM)




Editor: Taufik

Warga Desa Kertosari Lampung Sepakat Tutup Kegiatan HTI


GEN-ID | Bandar Lampung - Kepala Desa Kertosari Albert Halomoan Sidauruk mengundang  tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas ke kediamannya Jum’at (28/08/2020) dalam rangka membahas keberadaan ormas Hizbut Tahir Indonesia (HTI) di desa Kertosari.

Dalam pertemuan itu disepakati dan diputuskan bahwa segala bentuk kegiatan ormas dan yayasan Hizbut Tahir Indonesia (HTI) ditutup dan dilarang khususnya di desa Kertosari.

Salah satu tokoh masyarakat Totok Hardianto mengatakan bahwa kegiatan ormas HTI masih aktif.

"Akhir-akhir ini kegiatan Hizbut Tahir Indonesia (HTI) masih berjalan dan semakin berkembang di desa Kertosari yang menimbulkan keresahan di masyarakat," jelas Totok.



Kegiatan yang juga di hadiri anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Hamdani bertempat di kediaman Kepala Desa Kertosari berlangsung sampai pukul 23.00 WIB berjalan lancar, aman dan kondusif.




Reporter: Sapto | Editor: Taufik

Pemprov Sumbar Gelar Simulasi Bencana Bersama Relawan



GEN-ID | Padang - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai membuka secara resmi acara simulasi penanggulangan bencana pada masa pandemi Covid-19 Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat, kegiatan tersebut berlangsung di Pangeran Beach Hotel Selasa (25/08/2020).

Tujuan dilaksanakan acara simulasi ini adalah membangun sistem dan koordinasi prosedur terkait penanggulangan Covid-19 serta bencana gempa bumi dan tsunami di Sumatera Barat. Disamping itu juga  untuk meningkatkan kapasitas pemahaman, pengetahuan pemerintah daerah dan membentuk koordinasi yang baik antar stakeholder dalam penanggulangan bencana khususnya terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami pada masa pandemi ini.

Teknis pelaksanaan simulasi tersebut akan dilaksanakan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lengkap berjumlah 28 orang berasal dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, TNI AD, TNI AU, TNI AL, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, BMKG dan Organisasi Relawan Kebencanaan lainnya.

Selanjutnya Wagub Sumbar menyebutkan rangkain kegiatan ini adalah bentuk inisiatif Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat melalui Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo supaya tidak lupa akan adanya bencana. Karena melihat suasana Covid-19 saat ini sudah masuk bulan kelima, mulai dari bulan Maret sampai bulan Agustus 2020 sekarang.

"Harapan kita pada bulan Juli yang lalu sudah melandai total ternyata sekarang naik lagi. Kalau dilanjutkan PSBB lagi belum tau, karena PSBB itu biayanya sangat besar, mulai dari mengawasi perbatasan, perlengkapan APD, perlengkapan, termasuk alat swab, juga tempat karantina," ujar Nasrul Abit.



Nasrul Abit juga mengatakan, adaptasi perubahan baru sangat tergantung bagi kedisiplinan diri, kita ingin keluarga kita sehat, masyarakat kita juga sehat, dengan cara tetap jaga kebersihan dan mengikuti protokol kesehatan, mudah-mudahan kita semua tidak terkena Covid-19.

"Sumatera Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana alam, selain wabah pandemi Covid-19, sebelumnya juga sering terjadi gempa, dan juga tsunami di Mentawai. Untuk itu semua masyarakat Sumatera Barat harus siap untuk menghadapi bencana, terlebih masyarakat yang berada di tepi laut yang berprofesi sebagai nelayan perlu adanya pemberitahuan atau edukasi kepada mereka bagaimana menghadapi ketika bancana alam terjadi terkhususnya tsunami. Dan latihan ini tentunya sangat baik dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara kita menangani gempa dan tsunami apabila terjadi pada saat pandemi ini," tutup Nasrul Abit.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Merasa Jiwanya Terpanggil, Senkom Rescue Sumbar Ikut Webinar Dengan BNPB



GEN-ID | Padang - Berkenaan dengan musibah pandemi Covid-19 BNPB bekerjasama dengan Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri mengadakan kegiatan Webinar Penguatan Kapasitas Relawan Senkom Dalam Rangka Penanganan Penanggulangan Covid-19 yang diadakan melalui Zoom Meeting, Minggu (23/08/2020).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan, S.T., M.Si. dan juga Deputi lainnya serta diikuti oleh perwakilan Senkom Rescue - Senkom Mitra Polri Seluruh Indonesia secara virtual di wilayahnya masing-masing.

Turut memberikan materi dalam acara ini Dra. Eny Supartini, M.M Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulan Bencana BNPB. 

Ketua Senkom Mitra Polri Prov. Sumatera Barat H. Noer Hidayatullah mengatakan, Senkom Sumatera Barat menggelar enam titik studio mini. Yaitu di Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Payakumbuh, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat, masing-masing studio diikuti 3 – 10 orang peserta dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita harapkan dengan adanya webinar yang dipandu langsung materinya dari BNPB ini anggota Senkom Rescue yang merupakan satuan Senkom dalam relawan kebencanaan dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya terutama dalam membantu BNPB/BPBD dan pemerintah setempat dalam percepatan penanganan Covid-19 ini," ujar H.Noer Hidayatullah.



"Saya juga harapkan kedepan BPBD Provinsi Sumatera Barat dan jajarannya di Kabupaten/Kota dapat menjalin kerjasama yang lebih intens dengan Senkom Sumbar, karena Senkom adalah mitra BNPB/BPBD dan sudah memiliki MOU atau perjanjian kerjasama yang berlaku Nasional mulai dari tingkat pusat, provinsi dan kab/kota dan ini harus kita maksimalkan diseluruh wilayah Nusantara. Termasuk untuk kegiatan-kegiatan simulasi penanganan bencana dimasa pandemi Senkom siap berpartisipasi karena kita sama-sama ketahui Provinsi Sumatera Barat adalah termasuk daerah Yang rawan bencana alam," tutup H. Noer Hidayatullah.





Reporter: Riki | Editor: Taufik

Zoom Meeting Jembatani Dialog Interaktif Kabaharkam Dengan Kapolresta Pekanbaru dan Forkopimda



GEN-ID | Pekanbaru - Dialog Interaktif Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dalam program Kampung Tangguh Nusantara Gerakan Jaga Kampung Polda Riau dilaksanakan dari  Perkebunan PT. Salim Ivomas Prataman KM 29 Kecamatan balai jaya kabupaten Rokan Hilir, Rabu (26/08/2020)

Diawali dengan tari persembahan dan kata sambutan Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si.  dari Perkebunan PT. Salim Ivomas Pratama KM 29 Kecamatan Balai Jaya Rokan Hilir.

Kegiatan dialog interaktif dilakukan melalui Zoom Meeting, juga diikuti dan dilaksanakan Polresta Pekanbaru. Bertempat di lokasi jaga kampung kelurahan perhentian marpoyan kecamatan marpoyan damai kota pekanbaru.

Kampung Tangguh Nusantara terkait gerakan jaga kampung Polresta Pekanbaru berlokasi diperkebunan jaga kampung  yang di kelola masyarakat tempatan kurang lebih 1(satu) hektar merupakan lahan tidur atau kurang produktif awalnya, dan kemudian dikelola dengan baik sehingga ditanami buah melon, jagung dan pare.

Dialog interaktif ini dihadiri Forkopimda Kota Pekanbaru diantara Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., Wakil walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si., Dandim 0301 Wirabima Kolonel Infantri Edi Budiman, S.I.P., M.I.P., pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polresta Pekanbaru, Tokoh Masyarakat, Camat dan Lurah serta masyarakat dan petani pengelola lahan pertanian tersebut.



Disamping itu juga Kapolresta Pekanbaru melalui Aplikasi Zoom Meeting bersama Forkopimda menyaksikan pemberian bantuan pertamini secara simbolis dari Kapolda Riau kepada masyarakat, pemberian bantuan sosial secara simbolis dari Kabaharkam Polri kepada masyarakat, dan penandatanganan plakat peresmian Kampung Tangguh Nusantara," Gerakan Jaga Kampung Polda Riau," oleh Kabaharkam Polri, yang didampingi Forkopimda Provinsi Riau kemudian setelah itu lakukan pemaburan bibit ikan nila serta pelepasan bansos yang akan didistribusikan oleh Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Program Kampung Tangguh Nusantara Gerakan Jaga Kampung  yang ada di Kota Pekanbaru sudah berdiri di setiap kecamatan.

"Program ini memang harus bersama-sama kita laksanakan dengan seluruh forkopimda dan stake holder yang ada di kota Pekanbaru, tujuan merupakan upaya-upaya kita untuk bisa mewujudkan ketahanan pangan dimasa pandemi covid ini berkaitan pertanian, perikanan dan peternakan," ujar Kombes Nandang.

Ditambahkan Kapolresta, program ini selain untuk mewujudkan ketahanan pangan dimasa pandemi ini, untuk mencegah dan mengantisipasi kekurangan pangan dimasyarakat, juga dalam rangka mengatasi permasalahan berkaitan dengan penularan virus covid yang sedang terjadi, diharapkan masyarakat bersama-sama mewujudkan kegiatan yang mencegah penularan virus Covid-19 mewujudkan akses kesehatan dalam rangka program jaga kampung.

"Diharapkan dalam program jaga kampung ini akan mewujudkan kegiatan menjaga keamanan lingkungan dan harus dipersasakan potensi masyarakat tentunya ada dukungan dari semua stake holder yang ada di kota pekanbaru ini," tutup Kapolresta.




Editor: Taufik

Kampung Tangguh Nusantara Desa Guradog Lebak Dikunjungi TNI Polri dan Forkopimda Banten





GEN-ID | Lebak - Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar didampingi oleh Danrem 064/MY, Wagub Banten, Danyon Mandala Sakti, Bupati Lebak, Dandim Lebak, Kapolres Lebak dan unsur Forkopimda lainnya mengunjungi Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya yang berada di Desa Guradog Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak, Kamis (27/08/2020).

Fiandar menilai, desa di Kecamatan Curugbitung tersebut benar-benar tangguh sehingga menjadi basis warga untuk menjaga diri dari wabah Covid-19.

"Kampung Tangguh yang sudah terbentuk ini sudah benar-benar tangguh. Bukan sekedar ada penjagaan, Posko Covid-19, cek suhu maupun lumbung pangan saja, tapi masyarakat dan Forkopimda sudah kompak. Masyarakatnya semuanya berperan aktif, dimana saya lihat ada masyarakat yang pengrajin anyaman, enye-enye, budidaya ikan nila, ikan lele, ternak kambing etawa, sawah adat dan lainnya semuanya saya lihat sudah bagus," ujar Fiandar.

Fiandar pun melihat kesiapan pangan yang ada di desa tersebut dan berharap apa yang sudah dipersiapakan dapat berjalan dengan baik, terlebih seluruh masyarakat ikut serta dalam program Kampung Tangguh Nusantara Kalimaya.

"Hari ini saya mengunjungi desa Guradog yang berada di Kabupaten Lebak. Kami melihat seluruh desa sudah melaksanakan mekanisme terkait Kampung Tangguh dan prosedur penanganan pandemi Covid-19," tambah Fiandar.

Sementara itu Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa Kampung Tangguh Nusantara merupakan sebuah pilot projects dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Kampung Tangguh Nusantara ini merupakan sebuah pilot projects, dan kita bersama-sama dari Polri, TNI dan Pemerintah dapat bersinergi dalam memberikan pembinaan yang ada kaitannya dengan bagaimana cara kita beradaptasi dengan Covid-19, untuk tetap menjalankan kehidupan kita ke depan di Masa adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini," jelas Riki.

"Dan di wilayah hukum Polda Banten, untuk pilot projects Kampung Tangguh Nusantara ada 102 Kampung Tangguh percontohan yang tersebar di Kabupaten dan Kota di wilayah hukum Polda Banten," lanjut Riki.



Sementara itu, ditempat yang sama Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah.

"Dan dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru ini, mari kita sama-sama mendukung Inpres no 6 tahun 2020 yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau Handsanitizer dan selalu menerapkan Physical Distancing. Dengan mengikuti anjuran dari pemerintah, kita turut andil untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19 ini," ujar Edy.

Dalam kesempatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar juga memberikan bantuan paket sembako yang diserahkan secara simbolis kepada 3 orang warga Desa Guradog.





Editor: Taufik

Jum'at Barokah Polda Banten Tebar 20 Paket Sembako Bersama Pajero Indonesia Club




LUGAS | Serang - Seperti hari Jum'at sebelumnya, Tim Jumat Barokah Polda Banten kembali membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Untuk kali ini, sasaran tim Jum'at Barokah Polda Banten mengarah pada masyarakat yang ada di Kampung Sindang Sari Rt. 015/001 Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen Kota Serang, Jum'at (28/08/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi mengatakan bahwa kegiatan Jumat Barokah tersebut merupakan kegiatan yang rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polda Banten bersama komunitas Pajero Indonesia Club (PIC).

"Hari ini kita melaksanakan Jumat Barokah, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Sebanyak 20 paket sembako kita tebar kepada masyarakat yang berada di Kampung Sindang Sari Rt. 015/001 Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen Kota Serang," ujar Riki.

"Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dari Bapak Kapolda Banten, Komunitas Pajero Indonesia Club (PIC) dan seluruh personel Polda Banten," lanjutnya.

Riki Yanuarfi berharap dengan kegiatan Jumat Barokah tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

"Saya berharap dengan bantuan ini dapat  bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat yang benar-benar terdampak akibat pandemi Covid-19 ini," harap Dirbinmas.

Sementara itu, Ibu Acih (65) salah satu warga yang menerima bantuan sembako dari Tim Jumat Barokah Polda Banten mengucapkan terimakasih.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak Polisi dari Polda Banten dan Bapak-bapak dari PIC atas bantuan yang diberikan kepada saya, saya sangat terharu. Semoga kebaikan Bapak-bapak semua di balas sama Allah SWT," ujar Acih.



Dan terkait pandemi Covid-19 tersebut, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi memberikan himbauan kepada masyarakat.

"Buat masyarakat mari sama-sama kita dukung Inpres No. 6 tahun 2020 dengan mengikuti protokol kesehatan, selalu menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau Handsanitizer dan selalu menerapkan Physical Distancing. Dengan mengikuti protokol kesehatan tersebut semoga kita terhindar dari penyebaran Covid-19 ini," ujar Edy Sumardi.

Turut hadir dalam kegiatan Jumat Barokah tersebut, Dirbinmas Polda Banten, Dirsamapta Polda Banten, Kabidhumas Polda Banten, Kapolres Serang Kota, Kapolsek Kasemen, Muspika Kecamatan Kasemen, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Kasunyatan, Pajero Indonesia Club  (PIC), Badak Banten, Lurah Kasunyatan dan warga masyarakat penerima Bantuan.




Editor: Taufik

Kampung Tangguh Nusantara Tenayan Raya Diresmikan Wakapolresta Pekanbaru



GEN-ID | Pekanbaru - Kampung Tangguh Nusantara di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya dilaunchingkan pada Kamis (27/08/2020).

Lokasi yang terletak di Kelurahan Industri Tenayan Kecamatan Tenayan itu diresmikan oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., diwakili oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto bersama Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si.

Turut hadir dalam kegiatan itu Forkopimda, Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti, Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hannafi, Lurah se-Kecamatan Tenayan Raya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda. 

Dalam sambutannya, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto menyebutkan bahwa dengan adanya program Kampung Tangguh ini dapat menciptakan ketahanan pangan mandiri bagi warga sekitar.

"Nantinya masyarakat dapat menikmati hasil dari Kampung Tangguh ini, begitu juga untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri bagi warga," ucap Wakapolresta. 

Selain itu, ditengah masa pandemi Covid 19, keberadaan Kampung Tangguh ini dapat meringankan beban yang sama-sama dirasakan. 


Sementara itu, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi berharap agar apa yang menjadi tujuan dari Kampung Tangguh dapat terwujud di Kelurahan Tenayan Raya. 

"Ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mendorong masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri, hal itu sangat diperlukan dalam masa sekarang ini," kata Ayat. 

Ia juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong yang begitu banyak di Kelurahan Tenayan Raya. 

"Di wilayah industri tenayan masih banyak lahan kosong, masyarakat harap mengolah lahan-lahan kosong tersebut," harap Ayat. 

Dia juga berpesan, agar masyarakat tetap menerapkan pola hidup bersih agar zona hijau yang saat ini tetap dapat dipertahankan kedepannya. 

"Walau kawasan Industri Tenayan masih zona hijau kita mengharapkan kampung ini tetap menjalankan protokol kesehatan (pakai masker dan sering mencuci tangan) wilayah tenayan dengan pola hidup sehat mudah dengan cara betani tidak perlu berolah raga, itu sudah pola hidup sehat dengan terjaga imunitas," pesan Ayat.

Hal senada juga disampaikan Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti, dia berharap masyarakat tetap taat akan protokol kesehatan agar status zona hijau bisa dipertahankan.

"Selama Covid-19 Kelurahan Industri Tenayan sampai saat ini nihil terjangkit Covid-19. Harapan kita ini akan berlangsung hingga kedepannya," tutup Indah.





Editor: Taufik

Polda Riau Dapat Apresiasi Kabaharkam Berhasil Jalankan Program Jaga Kampung



GEN-ID | Rokan Hilir - Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dan rombongan Baharkam Mabes Polri blusukan ke pelosok kampung Balai Raja Bagan Sinembah Kabupaten Rohil, Provinsi Riau pada Rabu siang (26/08) pada kunjungan di hari keduanya di Bumi Lancang Kuning Riau.

Jenderal bintang tiga jebolan Akpol tahun 1989 ini meninjau langsung kawasan yang menjadi program Kampung Tangguh Nusantara yang ditindaklanjuti sesuai kearifan lokal dengan nama “Jaga Kampung Polda Riau” yang terletak di Kecamatan Balai Jaya kabupaten Rokan Hilir Riau

Program Jaga Kampung yang digagas Polda Riau sejak dua bulan lalu inilah yang menjadi sasaran blusukan Komjen Agus bersama rombongan Mabes Polri, diantaranya turut hadir Kakorsabhara, Kakorpolairud, Kakorbinmas, Dirsamapta Korsabhara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri serta didampingi Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., Gubernur Drs. H. Syamsuar, M.Si. Danrem 031 Brigjen TNI M. Syech Ismed, S.E., M.Han., Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka serta Danlanal Kolonel Laut (P) Himawan, Ketua LAM Datuk H Al Azhar dan segenap Forkopimda Rokan Hilir.

Dilahan seluas 8 hektar yang berlokasi dikawasan perkebunan sawit di Kecamatan Balai Jaya, yang merupkan landasan pesawat terbang yang tidak terpakai tersebut menjadi pilihan untuk penerapan Program Jaga Kampung Polda Riau di Kabupaten Rohil. Lahan tersebut kini diberdayakan oleh kelompok tani Sastra Parahita Bhayangkara, yang diasuh Bhabinkamtibmas Brigadir Marbun, sehingga lahan menjadi produktif dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat.

Tidak hanya ikut memanen berbagai jenis tanaman siap panen di lahan tersebut, Komjen Agus Andrianto bersama rombongan juga melakukan penanaman jagung hitam yang merupakan varietas unggul. Juga melakukan Penaburan Bibit Ikan Nila sebanyak 15.000 ekor, kemudian melepas pemberian Bantuan Sosial masyarakat terdampak Covid-19 dengan jumlah 6250 paket serta pemberian 5 unit pertamini nagibusaha masyarakat yang diberikan melalui Kepala desa, Bhabinkhamtibmas dan Babinsa.

Komjen Agus Andrianto memuji atas apa yang sudah dilakukan oleh Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi dengan membuat program Jaga Kampung yang merupakan penjabaran Program Kampung Tangguh Nusantara yang digaungkan Polri.

"Ini sangat luar biasa, saya sampaikan terimakasih kepada Kapolda Riau dan jajaran serta Forkopimda. Mudah-mudahan dari yang digagas ini menjadi motivasi, sehingga kita bisa berdiri dikaki sendiri, makin produktif serta ketahanan pangan bisa tercapai, mendorong masyarakat berpartisipasi aktif," ucap Agus penuh semangat.

Komjen Agus Andrianto berharap, program Jaga Kampung yang bertujuan untuk ketahanan pangan tersebut terus digulirkan sebagai program jangka panjang, mengingat Provinsi Riau merupakan daerah strategis. Apalagi dimasa sekarang kondisi negara masih dalam ancaman Pandemi Covid-19, yang dampaknya begitu luas termasuk dampak pada perekonomian masyarakat.

"Kita ingin masyarakat bisa terus produktif, di tengah Pandemi Covid-19, dengan tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari virus tersebut. Dengan program ini, ketahanan pangan terjaga dan kebutuhan masyarakat bisa terwujud," tegas mantan Kapolda Sumatera Utara tersebut.



Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan, bahwa saat ini ada 130 Polsek yang tersebar diseluruh jajaran Polda Riau sudah menjalankan Program Jaga Kampung tersebut. Masing-masing Polsek memiliki lahan minimal seluas dua hektar untuk difungsikan oleh petani binaan dalam memberdayakan lahan dengan tanaman produktif. Sebagiannya bahkan sudah melakukan panen raya, seperti halnya di Kecamatan Balai Jaya, Rokan Hilir ini.

"Ada 130 Polsek di jajaran Polda Riau menggelorakan program Jaga Kampung ini. Kita ingin wujudkan ketahanan pangan. Dengan dukungan pemerintah daerah, semua bergandengan tangan dalam program ketahanan pangan dan alhamdulillah belum ada kendala. Tujuan kita, masyarakat cukup pangan, sehat kampungnya, kuat masyarakatnya," terang Irjen Agung.

Kesuksesan program Jaga Kampung Polda Riau tersebut juga turut diapresiasi Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si. yang mengaku telah melihat secara langsung selama ini bahwa petani merasakan dampak positifnya. 

“Program ini benar-benar dimanfaatkan petani, harapan nanti usaha ketahanan pangan masyarakat bisa meningkatkan ekonomi, kita bekerja keras meningkatkan ketahanan pangan, kita harap Jaga Kampung diteruskan masyarakat lain," harap Gubri.




Editor: Taufik

Bermodal Akun Facebook, Pemuda Lampung Nekad Sebar Foto dan Video Asusila


GEN-ID | Serang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten melakukan press conference terhadap keberhasilan dalam mengungkap dan menangkap penyebar foto dan video yang bermuatan asusila anak di bawah umur yang diunggah di media sosial.

Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar melalui Dir Reksrimsus Polda Banten Kombes Pol. Nunung Syaifuddin mengungkapkan berdasarkan laporan dari korban dengan Nomor LP/257/VIII/RES.2.5./2020/BANTEN/SPKT I Tanggal 14 Agustus 2020, berhasil mengamankan satu tersangka yaitu RK (22) warga Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung masih berstatus sebagai Mahasiswa.

“Sesuai keterangan para saksi personel ditreskrimsus Polda Banten berhasil mengamankan tersangka RK (22) beserta barang bukti berupa 1 (bundle) Screen Shoot percakapan whatsapp antara korban dengan pelaku, 1 unit Handphone milik korban yang digunakan komunikasi dengan pelaku, dan 1 unit Handphone milik tersangka berikut dengan kartu selular pada saat komunikasi dengan korban,” kata Nunung Syaifuddin yang didampingi Kabidhumas Kombes Pol. Edy Sumardi Rabu (26/08/2020) saat menyampaikan penjelasan kepada awak media di ruang Press Conference Polda Banten.

Lebih lanjut Nunung Syaifuddin menyampaikan, berawal dari korban JL (dibawah umur), menerima pertemanan akun Facebook atas nama D dengan link url https://www.facebook.com/xxx pada bulan juni 2020 untuk tanggalnya korban lupa, pertemanannya diterima dengan menggunakan akun facebook miliknya pribadi atas nama J dengan link url https://www.facebook.com/xxx dan mereka saling berkomunikasi menggunakan media social facebook sampai dengan bulan juli 2020 untuk tanggalnya korban lupa, pemilik akun facebook atas nama D tersebut meminta nomor Whatsapp melalui Inbox Facebook, dan korban langsung memberikan nomor selular miliknya dengan alasan, yang bersangkutan hanya menjawab untuk komunikasi. Setelah korban memberikan nomor whatsapp pribadi dengan nomor 083829144xxx, setelah itu muncul nomor baru pada handpone korban dengan nomor 0895230086xxx yang mengaku atas nama KK LIZA als (tersangka) RK (22). 

“Tidak lama kemudian pemilik nomor whatsapp tersangka meminta korban untuk melakukan foto tanpa busana, dengan bujuk rayu tersangka akhirnya korban berfoto dan video dengan tanpa busana dan korban kirimkan melalui pesan whatsapp dan inbox ke facebook. Sekitar tanggal 30 Juli 2020 13.00 Wib korban diinformasikan oleh temennya bahwa beredar foto korban dengan tanpa busana di akun facebook atas nama J https://www.facebook.com/xxx miliknya, dan ketika korban membuka akun facebook tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali, dan video tersebut sudah beredar di lingkungan sekolah korban,” ujar Nunung.



Nunung Syaifuddin menjelaskan dari hasil penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana ITE dan berdasarkan Laporan Polisi dari pelapor pada tanggal 14 Agustus 2020, tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten melacak keberadaan terakhir pemilik akun Facebook atas nama D.

“Setelah diketahui keberadaan pemilik akun Facebook atas nama D, pada hari rabu tanggal 19 Agustus 2020 sekitar pukul 20.15 WIB di Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung, Tim Subdit V SIBER melakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook atas nama D yang kemudian pemilik akun tersebut diketahui milik RK. Tersangka RK ditangkap dan diamankan Tim Siber Ditreskrimsus Polda Banten di bawah pimpinan AKP Asep Ariful Bahri, S.H., M.M., selanjutnya RK dibawa ke Ditreskrimsus Polda Banten untuk dimintai keterangan serta proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Nunung.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi mengatakan modus dari pelaku yaitu melakukan pertemanan melalui media sosial facebook yang selanjutnya bertukar nomor whatsapp, setelah korban terbujuk rayu dan mau membuka busananya, tersangka meminta untuk melakukan kegiatan seksual dengan dikirimkan melalui pesan whatsapp dan jika permintaan tersangka itu tidak di penuhi, tersangka mengancam akan memviralkan video bugil tersebut dengan menggunakan akun facebook milik korban, sehingga seolah-olah korban sendiri yang mengupload video tersebut ke dalam media sosia facebook.

“Motif dari tersangka RK (22) untuk Mendapatkan kepuasan sendiri dengan mengoleksi foto/video anak dibawah umur tanpa busana yang selanjutnya digunakan tersangka untuk mastrubasi,” ujar Edy.

Atas perbuatannya, RK (22) dikenai Pasal 37 UU RI NO 44 TAHUN 2008 TTG Pornografi, Pasal 76 i UU RI NO 23 TAHUN 2020 TTG Perlindungan Anak, Pasal 45 ayat (1) Jo 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana Maksimal 16 Tahun Penjara dan denda 1.000.000.000 (satu Miliar).

Terakhir Edy Sumardi menghimbau kepada orang tua harus selalu mengawasi penggunaan gadget atau HP terhadap anaknya.

“Terkait kasus ini saya menghimbau kepada seluruh orang tua khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Banten agar selalu memantau atau mengawasi anaknya jangan sampai ada lagi korban kasus seperti ini,” pungkas Kombes Edy. 





Editor: Taufik

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Kapolres Bukittinggi Dengan Sembako Turun ke Jalan



GEN-ID | Bukittinggi - Berlokasi di Nagari Koto Tinggi dan Nagari Persiapan Koto Gadang Kecamatan Baso Kabupaten Agam, Kapolres Bukittinggi  AKBP Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.H. memimpin langsung kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Polres Bukittinggi,  Senin (24/08).

Didampingi Pejabat Utama, Perwira Staf dan Personil Polres Bukittinggi, Personil TNI, Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi, kegiatan penyerahan bantuan paket sembako dilaksanakan dengan sistem Door to Door atau langsung kedepan pintu rumah warga. Paket sembako yang diserahkan terdiri dari, beras seberat 5 Kg, minyak goreng 1 liter dan mie Instan. 

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan, bhakti sosial yang dilaksanakan hari ini merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, sebanyak 200 paket sembako kita bagikan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, jangan lupa pakai masker. Mudah-mudahan apa yang Polres Bukittinggi lakukan ini bisa bermanfaat dan barokah bagi masyarakat serta kita bisa terhindar dari segala macam penyakit/virus," pungkas AKBP Iman Pribadi.



Syamsuri, dari Pokdar Kamtibmas sekaligus Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bukittinggi yang juga turut langsung mengikuti kegiatan ini menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama sejak pandemi Covid-19 ini banyak masyarakat terdampak secara ekonomi, dapat terlihat sepanjang kegiatan begitu antusiasnya masyarakat menerima bantuan.

"Saya atas nama Senkom Bukittinggi sangat apresiasi dan kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Jajaran sehingga Senkom dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial yang diadakan Polres Bukittinggi ini, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua dan mendapat Pahala di sisi Allah SWT," ujar Syamsuri.

"Kedepan Senkom dalam pengabdiannya kepada masyarakat dan NKRI senantiasa siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan lainnya, Kamtibmas, Kebencanaan dan Bela Negara adalah 3 core utama kegiatan Senkom termasuk didalamnya ada kegiatan sosial dan kemanusian," tutup Syamsuri.






















 Reporter: Riki Abdillah | Editor: Taufik

Anti Pergaulan Bebas, Remaja LDII Kota Padang Ikut Webinar Keputrian



GEN-ID | Padang  - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang melalui Bidang Kewanitaan mengadakan Webinar Pra-nikah dengan tema "Apakah menikah se-uwu itu?”.

Acara yang diadakan di Gedung Serba Guna Mesjid Miftahul Huda Jl. Bakti ABRI, KPIK, Koto Tangah, Kota Padang ini, selain diikuti lebih dari 80 Remaja Putri LDII Kota Padang yang berusia 18 tahun keatas, juga diikuti oleh beberapa remaja putri LDII dari 5 kota lain di Indonesia, antara lain Batam, Gresik, Tangerang, Samarinda, dan Banyuwangi, Sabtu (22/08).

Webinar ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kepada remaja putri LDII Kota Padang yang berusia 18 tahun keatas dalam mengisi kegiatan pada masa pandemi saat ini.

Judul webinar pra-nikah, “Apakah menikah se-uwu itu?”, muncul karena banyaknya fenomena dari berbagai kalangan masyarakat atau public figure, postingan-posingan di media social yang memperlihatkan ke-uwuwan / hal yang menyenangkan para pasangan yang menikah muda memberikan dorongan besar kepada anak muda zaman sekarang untuk mengikutinya. Seperti sudah menjadi trend, tentunya harus disadari oleh anak muda sekarang bahwa sebelum mengikuti trend tersebut harus dibekali dengan kesiapan diri yang matang. 

Bunga Riska Amalia selaku Ketua pelaksana kegiatan Webinar saat pembukaan mengatakan maksud dari thema yang diambil.

"Sesuai tema yang diangkat “Apakah menikah se-uwu itu?”, bertujuan memberikan pemahaman kepada para remaja putri LDII bahwa menikah itu tidak hanya tentang hal yang menyenangkan saja, tetapi juga banyak hal yang tidak menyenangkan jika tidak dibekali dengan kesiapan yang cukup sebelum menikah. Sehingga memberikan gambaran kepada remaja putri agar mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia pernikahan," jelas Bunga.

Webinar yang berdurasi lebih kurang dua jam ini memiliki dua sesi pembahasan. Sesi pertama tentang pernikahan berdasarkan Al-Qur'an dan Al Hadits serta pengalaman beliau menjadi seorang istri, ibu dan nenek, disampaikan oleh Ustadzah Hj. Nurmala. 

"Menikah adalah ibadah yang dilakukan seumur hidup dan pernikahan tidak hanya berisi hal-hal yang menyenangkan saja seperti yang dibayangkan, namun juga tidak boleh menghindarinya karena menikah merupakan sunah nabi dan menyempurnakan sebagian agama kita," ujar Ustadzah Hj. Nurmala, S.SiT

Sesi kedua tentang pernikahan dalam implementasi, disampaikan oleh Ustadzah Amanda Hurin. 

"Pernikahan bukan hanya tentang pacaran yang halal, bukan tentang enaknya doang. Tetapi menyatukan dua hati, membaur dalam dua keluarga. Sehingga banyak yang harus dipersiapkan sebelum menikah, karena setelah menikah akan ada masalah baru yang datang dan harus di selesaikan dengan pikiran yang dewasa. Sebagai remaja, berusaha untuk meningkatkan kualitas diri, rasa ingin tahu, menjaga pergaulan, tidak tergoda dengan kemaksiatan karena kehidupan pernikahan tidak seindah dan semudah di negeri dongeng. Dan jodoh pasti akan datang diwaktu yang tepat," jelas Ustadzah Amanda Hurin. 

Webinar Pra-Nikah ini mendapat respon yang sangat baik dari peserta. Nisha, salah satu peserta meluapkan antusiasnya mengikuti acara ini.

"Materi yang disampaikan luar biasa, begitu juga Narasumbernya. Semoga kedepan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terlaksana lagi, dimasa pandemi sekarang, bisa untuk mengisi waktu walau tidak harus bertemu langsung. Ilmu yang diberikan juga sangat bermanfaat," ujar Nisha.

Ditempat terpisah, Anggota Dewan Penasehat DPD LDII Kota Padang Ir. H. Zulfikri berharap kepada peserta, kiranya materi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh semua peserta.

"Semata-mata setiap kajian itu bertujuan untuk bisa terhindar dari dosa, pergaulan yang tidak sesuai dengan kaidah Islam, serta mendapat manfaat dan pahala dari Allah SWT," ujar Buya Zulfikri. 

Seiring dengan Buya Zulfikri, Ketua PPG LDII Kota Padang Ustadz Renol, S.Psi. menambahkan, webinar seperti ini lazim kita laksanakan selama masa pandemi Covid-19 ini, dimana kita mengurangi dan membatasi kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak masa, termasuk acara-acara pengajian.

"Kami sangat mendukung acara seperti ini, jangan sampai karena wabah corona, menjadikan alasan buat kita untuk kurang atau bahkan tidak mengadakan kajian-kajian yang bermanfaat dan mendapatkan pahala disisi Allah SWT.  Insya Allah kedepan acara seperti ini akan kita laksanakan kembali secara rutin tentunya dengan tema kajian menarik lainnya," tutup Ustadz Renol. 




Reporter: Puti/Riki Abdillah | Editor: Taufik

Berbekal Sehelai Kain, Wanita Asal Manado Gegerkan Kelurahan Pahoman Bandar Lampung



GEN-ID | Bandar Lampung - Diduga depresi berat, RT (55) asal wanita asal Manado ditemukan oleh suaminya tewas dalam keadaan menggantung di pintu belakang rumah menggunakan kain.

Menurut keterangan Ketua RT 05 Kurniawan, bahwa biasanya Muharam (suami korban_red) sekitar pukul 9 atau 10 pagi sering pulang sebentar melihat isterinya yang tinggal sendirian di rumah, karena belakangan diketahui sakit. Namun tidak diketahui persis sakitnya apa, karena pasangan suami istri ini hanya tinggal berdua dan agak tertutup dengan warga sekitar. 

"Berdasarkan info yang kita terima pada Senin (24/08) dari warga sekitar rumah korban, sekitar pukul 10.00 wib suami korban berteriak minta tolong karena melihat jasad isteri nya yang sudah menggantung. Spontan warga berdatangan mendekati sumber teriakan, selanjutnya informasi tersebut disampaikan ke saya. Setibanya di lokasi kejadian, korban sudah diturunkan oleh sang suami," ujar Kurniawan.

Sekitar pukul 11.15 wib, jenazah korban dibawa dari rumah korban yang beralamat di Jln. Terusan Way Kanan No. 77 RT 05 LK II, Kelurahan Pahoman Bandar Lampung oleh ambulan dan Unit Inafis Polresta Balam menuju RS Abdul Muluk. 

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab kematian korban, selanjutnya sedang dalam penyelidikan pihak Polresta Balam.

"Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, karena baru mendengar keterangan dari suami korban saja yang melihat kejadian pertama kali, dan kemungkinan ada penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini," ujar Aiptu Widodo selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahoman kepada media.






Reporter: Gunawan | Editor: Taufik

Polres Pesawaran Libatkan Senkom Sebagai Pengawas External Seleksi Bintara Polri



GEN-ID | Pesawaran - Polres Pesawaran melaksanakan seleksi awal penerimaan bintara polri, Jum’at (21/08) di Mapolres Pesawaran. Saat ini panitia bantuan penerimaan di Polres Pesawaran melaksanakan Rikmin Awal berkas para pendaftar. Pemeriksaan meliputi kelengkapan berkas-berkas pendaftaran serta ukur tinggi badan dan berat badan masing-masing pendaftar.

Dalam kegiatan ini, Polres Pesawaran melibatkan Senkom Mitra Polri sebagai tim pengawas eksternal bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Catatan Sipil Kabupaten Pesawaran, sedangkan tim internal dari jajaran Polres Pesawaran yaitu Bagian Sumda, Seksi Propam dan Siwas. Dua petugas dari Senkom Mitra Polri Sukamto dan Andi Riyanto menginformasikan bahwa seleksi diikuti oleh 158 peserta dan dilaksankan selama 2 hari.

Kabag Sumda Polres Pada Kompol Jamaluddin, S.H. mengatakan bahwa seleksi penerimaan calon anggota Polri ini menerapkan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis).

“Untuk transparansi, hasil pemeriksaan akan diumumkan secara terbuka, masing-masing peserta seleksi bisa mengetahui siapa saja yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat ke tahap berikutnya,” tutur Kompol Jamaluddin.



Setelah lolos seleksi administrasi awal di Polres Pesawaran, para pendaftar akan mengikuti tahap seleksi berikutnya di tingkat Polda Lampung. Ia Juga mengimbau kepada para pendaftar agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menyatakan dapat membantu kelulusan sebagai anggota Polri.

“Belajar yang baik, persiapkan fisik dan juga mental yang baik, percayakan pada kemampuan diri sendiri. Itu yang terpenting. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya alias gratis,” pungkas Kabag.




Reporter: Sapto | Editor: Taufik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku