Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 085773537734
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 08157-7353-7734 atau TELEGRAM https://t.me/Gen_ID
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Da'i-Da'iyah LDII Kota Pekanbaru Gelar Family Gathering

Written By Taufik sf on 13 April, 2021 | 20.00



GEN-ID | Pekanbaru - Dalam rangka menambah keakraban dan kekompakan, Da'i-Da'iyah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Senapelan dan Payung Sekaki menggelar Family Gathering para Minggu (11/04) di lokasi wisata Danau Khayangan Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru.

Acara yang dihadiri lebih kurang 10 (sepuluh) orang peserta ini diikuti dengan antusias, disamping menyambut Ramadhan tiba, dan sudah lama tidak ada event seperti ini akibat pandemi yang masih berlangsung.

Ketua Tim Family Gathering Dion Saputro menjelaskan, acara ini bertema keakraban dan refreshing.

"Pandemi Covid-19 belum berakhir membuat para Da'i-Da'iyah banyak ragu untuk ikut. Makanya dibatasi jumlah pesertanya, dari perwakilan desa didua kecamatan saja," ujar Dion.

"Acara ini bertema keakraban, untuk menambah kekompakan, soliditas, sehingga nantinya para Da'i-Da'iyah lebih semangat dalam membimbing ummat khususnya menyambut Ramadhan 1442 H ini," tambah Dion.

"Semoga diwaktu yang akan datang pesertanya lebih banyak dan pandemi Covid-19 berakhir, Aamiin," tutup Dion.







(GEN-ID/Taufik)

Ketua RT 03 RW 05 Perawang Siak Riau Ajak Warga Sambut Ramadhan Dengan Bersih Lingkungan

Written By Taufik sf on 12 April, 2021 | 18.00



GEN-ID | Tualang, Siak - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, warga RT.03 RW.05 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (11/04) dimulai pukul 09.00 wib disambut sangat antusias warga mengingat bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, dan dalam melaksanakan ibadah diperlukan hati yang khusuk dan suasana yang nyaman.

Selain dihadiri warga RT 03 RW 05, turut hadir pula beberapa tokoh setempat, baik masyarakat, agama, maupun ormas serta para remaja yang mempunyai tujuan sama, untuk memberikan kenyamanan warga beribadah di Bulan Ramadhan.

Ketua RT.03 RW.05, Louthfie kepada media menjelaskan, bahwa dalam goro kali ini tidak terpusat disatu titik.

"Goro seperti ini sudah sering kita lakukan, namun kali ini kita tidak seperti biasanya yang terpusat disatu titik, melainkan kita bagi dua, yakni di Masjid Al-Muhajirin dan lingkungan warga, khususnya saluran air dan tempat sampah disekitar rumah warga. Tujuannya agar kenyamanan yang kita inginkan, baik dilingkungan maupun di Masjid sama-sama kita rasakan, beribadahpun menjadi khusuk," jelas Louthfie.



"Semoga kita semua dapat bertemu Ramadhan tahun ini sampai akhir, dan mampu melaksanakan ibadah dengan khusuk," tutup Louthfie.





Kontributor: Louthfie | Editor: Taufik

Jelang Ramadhan, LDII Kecamatan Senapelan Pekanbaru Gelar Pengajian Keputrian

Written By Taufik sf on 11 April, 2021 | 18.00

 


GEN-ID | Pekanbaru - Sabtu  (10/04) bertempat di Masjid Abdullah Jl. Riau Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru, LDII Kecamatan Senapelan menggelar Pengajian Keputrian yang dihadiri ibu-ibu warga LDII dan masyarakat sekitar masjid.

Pengajian yang bertema keakraban ini disambut antusias oleh peserta, selain kehadiran peserta yang cukup banyak, serta materi yang disampaikan, juga diakhiri dengan makan bersama.

Hadir dan sekaligus pemateri dalam pengajian Ketua PC LDII Kecamatan Senapelan dalam hal ini diwakili Tim Humas LDII Kecamatan Senapelan T. Zackariya Al Achyie.

Dalam pemaparannya Zackariya menyampaikan pesan Ketua Umum LDII sebagai oleh-oleh Munas ke-9 LDII.

"Saya menyampaikan pesan Ketua Umum Ir. Prasetyo Sunaryo, M.Sc. kepada kita semua, khususnya disini ibu-ibu warga LDII Kecamatan Senapelan, bahwa supaya untuk selalu terus berbuat baik kepada siapapun, teruslah tebar kebaikan meskipun masih ada orang yang tidak suka dengan kita dan terus menjelekkan kita, ataupun menebar ujaran kebencian. Baik langsung maupun tidak langsung seperti dilakukan di media sosial," jelas Zackariya.

"Sebagai mitra juang para suami dirumah, diperlukan fisik yang kuat dan kesabaran hati serta hal pendukung lainnya. Kaum Ibu yang lebih banyak mengurusi putra putri dirumah ketimbang kaum Bapak. Oleh karena itu peranan Ibu tidak kalah penting dari peran seorang Bapak dirumah," tegas Zackariya.

"Dan jangan lupa, bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang dapat melipatgandakan pahala dan dosa, kita harus hati-hati dalam beramal apapun. Yang terakhir, lima sukses dalam bulan Ramadhan juga tidak boleh lupa, yaitu sukses puasa, sukses sholat taraweh, sukses membaca Al Qur'an, sukses meraih lailatul qadar, dan sukses zakat fitrah," tutup Zackariya.







(GEN-ID/Taufik)

Lestarikan Tradisi, Kelurahan Jakamulya Gelar Ruwahan Jelang Ramadhan

Written By Redaksi on 10 April, 2021 | 06.24


GEN-ID | Kota Bekasi - Bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Keluarga besar Kelurahan Jakamulya, kecamatan, Bekasi selatan  melaksanakan tradisi Ruwahan di Aula kelurahan Jakamulya, Jl. H. Umar, Jakamulya, kecamatan Bekasi Selatan, kota  Bekasi, Jumat (10/04/2021).

Acara yang dipimpin langsung oleh H. Bahrudin selaku lurah Jakamulya itu diikuti oleh semua staf kelurahan, Babinsa Sertu Mulyadi dan Serda G. Gultom, serta Bhabinkamtibmas Bripka.Sudirman.

Menurut Bahrudin acara Ruwahan ini rutinitas atau tradisi yang digelar setiap tahun. Karena dinilainya baik jadi perlu dilaksanakan kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Pertama Ruwahan ini kami maksudkan sebagai rasa kesyukuran karena selama setahun kita diberi kesehatan, keselamatan dan kelancaran, yang kedua sebagai moment mengirim doa pada arwah almarhum-almarhumah keluarga kita, saudara yang telah mendahului kita dan juga para pahlawan pejuang yang ada di kelurahan Jakamulya maupun pahlawan-pahlawan Bekasi yang telah gugur," tutur Bahrudin. 

 



Karena sudah menjadi tradisi, acara Ruwahan berlangsung tanpa ada yang merasa dibebani, semua atas kesadaran sendiri.

"Melalui grup Watsapp kita list, siapa yang siap bawa teri ya kita tulis, yang siap bawa piring kita tulis, bawa buah, bawa lalapan dan lain-lain. Semua tidak ada paksaan dan tidak ada yang merasa dibebani, ini sudah menjadi rutinitas tahunan dan Alhamdulillah hari ini berjalan lancar," jelas bahrudin.

Bahrudin juga mengajak menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai ajang untuk memperbaiki akhlak, dan tetap menjaga prokes.

"Wilayah kami mayoritas zona hijau, dan di bulan ramadhan tetap kami laksanakan shalat berjamaah, dengan tetap menjaga prokes 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menghindari mobilisasi dan interaksi. Saya sudah sosialisasikan pada DKM, pada panitia penyelenggara shalat tarawih, dan melalui kegiatan PPKM Mikro kami sosialisasikan protokol kesehatan," tutur H. Bahrudin. 



Tentang Ruwahan

Bagi masyarakat Jawa,  Ruwah diterjemahkan sebagai ‘Meruhi Arwah,’ atau memaknai keberadaan para roh/arwah. Karena itu, setiap datang Bulan Ruwah (Sya’ban), banyak orang Jawa yang melakukan ritual nyekar atau nyadran ke makam para leluruhnya. Tradisi Ruwahan di Bulan Sya’ban, merupakan upacara penghormatan kepada para arwah leluhur atau keluarga yang sudah berpulang. Hal itu terungkap dari Buku ‘Bauwarna Adat Tata Cara Jawa’ karya Drs R Harmanto Bratasiswara.

Budayawan Jawa penerima Anugerah Bintang Budaya, Kanjeng Raden Arya (KRA) Pranoto Adiningrat yang juga Abdi Dalem Keraton Surakarta mengungkapkan, berdasarkan kepercayaan Kejawen, puncak ritual Ruwahan lazim dilakukan sejak tanggal 15 sampai dengan akhir Bulan Ruwah. Selama rentang waktu tersebut, dinilai sebagai tempo yang tepat untuk menjalin hubungan spiritual mengadakan Pamulen (penghormatan) Ruwahan.

”Sekaligus disertai pemanjatan doa, untuk memintakan ampunan segala dosa dan kesalahan arwah para leluhur,” kata KRA Pranoto Adiningrat.

Harapannya, setelah para roh arwah leluhur diampuni dosa dan kesalahannya, diberikan anugerah dapat diterima kembali ke Alam Gusti Murbeng Dumadi, atau masuk dalam Kaswargan Jati. Ini sinergi dengan pemahaman ‘Mulih marang mulanira’ atau ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (Kita ini milik Allah, dan kepada-Nya kita kembali).

Di berbagai daerah di Jawa, tradisi ruwahan juga banyak dilakukan dengan merti desa atau bersih desa dan kerja bakti membersihkan pemakaman secara bersama-sama. Ada juga yang merayakan nyadran, kenduri makan bersama setelah dilakukan doa-doa untuk para arwah nenek moyang, dan menyantuni fakir miskin dengan memberikan bekal untuk menjalankan ibadah puasa selama bulan ramadhan.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


LDII Kelurahan Tampan Pekanbaru Sambut Ramadhan Dengan Gencar Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Written By Taufik sf on 03 April, 2021 | 08.00



GEN-ID | Pekanbaru - Dalam Pengajian Umum LDII Kelurahan Tampan edisi minggu pertama April 2021 mengangkat thema pentingnya amar ma'ruf nahi munkar dalam memasuki Ramadhan 1422 H.

Acara yang digelar setelah sholat 'Isya pada Jum'at (02/04) diisi oleh Ustadz Anton Sukoco dihadiri oleh warga sekitar Masjid Baitul Makmur serta beberapa tokoh masyarakat dan agama linkungan RT 04 RW 02 Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Dalam pemaparannya, Ustadz Anton Sukoco menjelaskan pentingnya amar ma'ruf nahi Munkar sebagai muslim.

"Sebagai muslim kita wajib bersyukur atas hidayah yang diberikan Allah kepada kita. Salah satu prakteknya adalah dengan kita memaksimalkan beribadah kepada Allah sesuai syari'at dan beramal sholeh," ujar Sukoco.

"Salah satu keutamaan amar ma'ruf nahi munkar adalah, do'a kita dikabulkan oleh Allah. Dan sebaliknya jika kita tidak mau amar ma'ruf, maka bukan hanya do'a yang tidak dikabulkan, tetapi kita akan diganti oleh Allah dengan kaum yang lebih hebat, lebih faham dari kita," tegas Ustadz.

"Cukuplah orang-orang pada zaman Nabi dulu, yang tidak ikut perintah Nabinya akhirnya disiksa. Dan bukti disiksanya mereka masih bisa kita lihat sampai sekarang jika pergi ke tanah Arab," tutup Sukoco.

Hal ini juga diperkuat Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan yang diwakili Pengurus Masjid Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro.

"Memang benar seperti yang disampaikan Ustadz Anton, kepada seluruh warga LDII kami kembali terapkan untuk giat beramar ma'ruf nahi munkar, sebagai salah satu peluang kita dalam beramal sholeh, serta menjalankan perintah Allah, agar kita tidak terkena siksa," tambah Dion.

"Sebenarnya ini bukan hal yang baru bagi warga LDII, namun karena ini moment menyambut Ramadhan, tidak ada salahnya kita refresh kembali agar lebih semangat," tutup Ustadz Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Remaja LDII Kelurahan Tampan Pekanbaru Gencar Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Written By Taufik sf on 27 Maret, 2021 | 08.00

 


GEN-ID | Pekanbaru - Untuk menguasai pasar global dimasa pandemi bagi kebanyakan orang sangatlah sulit. Terlihat dari banyaknya karyawan yang dirumahkan, usaha yang gulung tikar, maupun isi rumah yang harus dijual untuk membangkitkan usaha yang sedang terpuruk.

Hal ini menjadi motivasi bagi Remaja Masjid Baitul Makmur, untuk bisa lebih berkreasi dan berkolaborasi dengan semua pihak disegala lini. Agar tujuan sukses di dunia, memiliki kemandirian yang mumpuni tercapai.

Ketua Remaja Masjid Baitul Makmur Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Saudara Muhammad Rafli Ardiansyah dalam hal ini diwakili Ustadz Fauzi dalam pemaparannya di Pengajian Remaja Masjid Baitul Makmur yang diadakan pada Jum'at (26/03) menjelaskan bahwa, sebagai remaja ujung tombak keluarga kelak, kita harus kreatif dalam menyikapi situasi ekonomi seperti saat ini.

"Sebagai remaja yang baik, yang menjadi kebanggaan orang tua, kita harus pandai menyikapi situasi ekonomi seperti sekarang yang belum pulih. Kita harus bisa menciptakan lapangan kerja, atau malah bisa menampung rekan-rekan kita yang belum bekerja. Ini juga satu langkah kita membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran," jelas Fauzi.

"Seperti contoh kita menanam sayuran di halaman rumah kita, meskipun sempit tapi berguna, ketimbang kita menanam pohon atau bunga yang tidak menghasilkan apa-apa buat kita. Atau juga dari segi kuliner, yang saat sekarang ini menjadi pengembangan prioritas pemerintah," lanjut Fauzi.

"Oleh karena itu, mari kita semangatkan diri kita kembali, mungkin yang selama ini tidur, mati suri akibat pandemi, ayo kita bangkitkan lagi. Munculkan bakat terpendam kita yang mungkin bisa menghasilkan untuk meningkatkan taraf ekonomi kita kepada yang lebih baik," tutup Fauzi.



Hal ini dibenarkan oleh Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan yang diwakili Pengurus Masjid Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro.

"Kami memang sedang menggiatkan program kemandirian dengan cara menggali bakat para remaja, dan memanfaatkan situasi untuk hal positif yang nantinya bisa membangkitkan tingkat ekonomi warga, khususnya para remaja lingkungan Masjid Baitul Makmur," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Pengurus Mushalla Baitul Makmur Tampan Pekanbaru Komit Jalankan Protokol Kesehatan Dalam Kegiatan

Written By Taufik sf on 23 Maret, 2021 | 08.00



GEN-ID | Pekanbaru - Pengurus Mushalla Baitul Makmur pada hari Senin (22/03) pukul 20.00 wib kembali menggelar pengajian umum. Tentunya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan. Peserta pengajian dibatasi, baik laki-laki maupun perempuan.

Pengurus Mushalla Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro dalam sambutannya membuka pengajian menerangkan, pihaknya tidak ingin kegiatan ini kandas karena ulah peserta yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Kami menghimbau kepada peserta pengajian, agar selalu menerapkan protokol kesehatan, disamping kita melaksanakan anjuran pemerintah, kita juga bisa melindungi diri kita dari wabah Covid-19 yang masih merebak," jelas Dion.

Ditambahkan Ustadz Dion, pengajian ini khusus untuk warga yang sehat.

"Bagi warga yang kurang sehat, atau yang sedang dicoba sakit, kami mohon untuk tidak datang ke Mushalla, supaya tetap dirumah saja. Dan bila nanti sudah terkondisi pulih kesehatannya, boleh datang kembali bersama kita disini mengikuti pengajian," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Sambut Ramadhan, Masjid Baitul Makmur Kelurahan Tampan GORO Pengecatan Masjid

Written By Taufik sf on 21 Maret, 2021 | 17.00


GEN-ID | Pekanbaru - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1422 H, Pengurus Masjid Baitul Makmur Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru menggelar gotong royong berupa pengecatan indoor.

Hal ini menurut ketua panitia pelaksana pembangunan Masjid Baitul Makmur Andi Nurrahman,  sudah direncakan satu bulan yang lalu dan bersumber dari swadaya warga sekitar Masjid.

"Kami sudah berencana sebulan yang lalu, dan warga sekitar Masjid juga cukup antusias dan semangat berlomba-lomba menshodaqohkan hartanya untuk mewujudkan cat dan peralatan pendukung, serta bersedia menanggung konsumsi para pekerja yang tak lain warga sekitar Masjid sendiri," jelas Andi pada Minggu (21/04).

"Proses pengecatan tidak selesai dalam satu hari, dilanjutkan hari Minggu yang akan datang (28/04). Sementara pengecatan dilakukan dibagian dalam dulu, berhubung sudah dekat Ramadhan, dan insyaallah kita lanjutkan setelah 'Idul Fitri," tutup Andi.

Pengurus Masjid Baitul Makmur Kelurahan Tampan Ustadz Dion Saputro kepada media menyatakan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu mewujudkan pengecatan Masjid.

"Kami atas nama Pimpinan Anak Cabang LDII Kelurahan Tampan atas pihak pengelola Masjid Baitul Makmur yang diamanahkan kepada saya selaku Pengurus Masjid mengucapkan banyak terima kasih atas terwujudnya pengecatan Indoor Masjid, yang dananya berasal dari warga sekitar, serta para pemuda yang ikut membantu pengecatan dari awal sampai akhir, serta para ibu-ibu yang tidak mau kalah membantu dalam hal menshodaqohkan makanan dan snack serta minuman kepada seluruh pekerja pengecatan," jelas Dion.

"Semoga apa-apa yang telah dishodaqohkan untuk Masjid akan menjadi jariyah bagi kita semua, Aamiin," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)

Ketua LPM Kelurahan Tampan Kota Pekanbaru Buka Pengajian Rutin LDII

Written By Taufik sf on 20 Maret, 2021 | 08.00



GEN-ID | Pekanbaru - Pandemi bukanlah suatu aral untuk kita tidak bisa beribadah sesuai dengan yang disyariatkan. Hal ini menjadi motivasi bagi Pengurus Mushalla Baitul Makmur yang terletak di Jalan Jambu Ujung RT 04 RW 02 Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Seperti pada hari Jum'at (19/03) pukul 20.00 wib, Pengurus Mushalla Baitul Makmur menggelar pengajian umum yang dibuka oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Drs. H. Irzal Ahmad, M.M., sudah dinanti oleh warga sekitar Mushalla, karena sudah lama kegiatan rutin yang biasa dilakukan, terganggu akibat wabah Covid-19 yang masih merajalela.

Dalam sambutannya, Ketua LPM menerangkan bahwa, meski Pekanbaru sudah tidak zona merah lagi, kita harus konsekuen dalam menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan kita.

"Malam ini kita bertemu kembali, setelah beberapa waktu yang lalu sempat terhenti akibat wabah Covid-19 ini. Protokol kesehatan tetap kita jalankan karena itu anjuran pemerintah yang harus kita lakukan. Terlebih lagi kita melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, tentunya harus tetap kita batasi," ungkap Irzal Ahmad.

Ia juga menekankan kepada para pemuda lingkungan Mushalla agar tekun beribadah jangan sampai terlena dengan wabah Covid-19 yang masih merebak.

"Kepada pemuda dan pemudi generasi penerus warga lingkungan Mushalla, saya berpesan agar selalu tekun dan istiqomah dalam beribadah. Jangan terpengaruh dengan situasi saat ini. Terlebih dengan adanya wabah Covid-19, kita diam dirumah jangan sibuk main HP atau hal yang kurang bermanfaat lainnya. Tetapi cobalah cari cara agar ilmu agama tetap bertambah meski kita tidak keluar rumah," tegas Ketua LPM.

"Kalo dulu HP kita ini disebut sebagai setan gepeng, suatu hal yang menakutkan atau ditakuti. Tetapi kini namanya berubah menjadi si Nyai. Yang selalu kita ajak kemana-mana, selalu dielus, digandeng, bahkan saat menjelang tidur pun ingin selalu didekatnya. Begitulah cobaan saat sekarang ini terhadap penggunaan HP," lanjut Irzal Ahmad.

"Oleh karena itu, cobalah kita gunakan HP kita untuk hal yang positif, untuk tambah ilmu, baik agama maupun dunia, agar kita bisa menjadi generasi yang unggul, yang diharapkan para orang tua," tutup Irzal Ahmad.

Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan dalam hal ini diwakili oleh Pengurus Mushalla Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro kepada media mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas kehadiran Ketua LPM sekaligus membuka acara pengajian.

"Kami atas nama PAC LDII Kelurahan Tampan mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua LPM, ditengah kesibukannya bisa menyempatkan hadir sekaligus membuka acara, serta menyemangati para remaja untuk selalu giat menambah ilmu agama dan jangan terpengaruh dengan situasi pandemi," ujar Dion.





(GEN-ID/Taufik)

Menag Apresiasi Wali Kota Bekasi yang Concern Terhadap Umat Beragama

Written By Redaksi on 08 Maret, 2021 | 18.28




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut mengungkapkan pada Senin (08/03/2021), baru kali ini ia menemukan bahwa ada Wali Kota yang concern terhadap umat beragama, yaitu di Kota Bekasi. Sehingga mendapat Harmoni Award sampai dua kali.

"Baru kali ini saya menemukan bahwa ada Wali Kota yang concern terhadap umat beragama, yaitu di Kota Bekasi. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota Bekasi menjadi legacy dan menjadikan suatu balasan yang setimpal, karena bentuk dari bhineka tunggal ika memang harus diterapkan dan didukung penuh oleh siapapun," ujar Menag.

Dijelaskan Menag, besar harapan Kantor Agama menjadi kantor urusan milik semua agama, bukan hanya milik satu agama saja.

"Kedepannya saya berharap tidak ada lagi diskriminasi yang dilakukan oleh kementerian agama dalam hal pelayanan. Hal ini memang berat karena mengubah pandangan yang sebelumnya. Sehingga nantinya KUA yang berada di tingkat kecamatan akan menjadi kantor urusan agama seluruh umat," terang Menag.

Lebih jauh ia mengungkapkan, guna menghindari penyimpangan yang salah dalam beragama, pihaknya bekerjasama dengan TNI, Polri, BIN, BNPT, dalam program modernisasi perilaku beragama.

"Saya juga mempunyai program modernisasi prilaku beragama dengan bekerjasama dengan TNI/Polri maupun BIN dan BNPT hal ini untuk menghindari adanya penyimpangan yang salah dalam beragama. Kementerian agama menjadi suatu wadah agama apapun yang membuat kenyamanan warga Indonesia tinggal di wilayah itu," jelas Menteri Agama.




Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama Gus Yaqut pada peresmian kantor baru Kementerian Agama Kota Bekasi, yang saat ground breaking peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Agama RI Fahrul Razi itu.

"Merupakan suatu kebanggaan dalam proses pelayanan warga Kota Bekasi dalam bidang urusan keagamaan," ujar Wali Kota.

Wali Kota menyebut,  Kota Bekasi luasnya kecil tapi warganya hampir 2,5 juta penduduk, sangat tidak mudah memperkenalkan bhineka tunggal ika. Akan tetapi warganya juga selalu mendukung atas kebersamaan dan keberagamaan sehingga Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan penghargaan kota toleransi dan kota harmonisasi.

"Saya ingin melaporkan kepada Bapak Menteri bahwa Kota Bekasi yang secara wilayah termasuk kota yang kecil. Tapi secara harmonisasi dan toleransinya sangat tinggi, karena kami selalu mengedepankan toleransi sehingga ini bisa menjadi salah satu indikator bahwa Kota Bekasi mendapatkan penghargaan Kota Harmonisasi," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang akrab disapa Bang Pepen.

Lanjutnya, "selain itu, untuk pembangunan rumah ibadah atau masjid tentang perijinan telah kita buatkan payung hukum pendiriannya dan tidak ada biaya terkait ijin tersebut, sehingga warga masyarakat merasa nyaman dan aman tinggal di Kota Bekasi."

"Di masa akhir periode saya, saya ingin meninggalkan legacy terbaik untuk Kota Bekasi, menjadi kenang-kenangan atas penghargaan-penghargaan yang diraih secara bersama dari Forkopimda hingga dukungan warga Kota Bekasi," ucap Wali Kota.

Sementara itu Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Adib, M.Ag., mengungkapkan bahwa Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi mendapatkan perhatian khusus untuk dibangunkannya kantor yang megah se-Jawa Barat, karena  prestasi di Kota Bekasi khususnya Wali Kota Bekasi yang telah membawa menjadi  Kota Toleran dan Kota Harmonisasi.

Tidak hanya itu, Kepala KUA se-Kota Bekasi juga diberikan perhatian khusus dari segi kantor hingga mobil dinas  dalam melayani warga Kota Bekasi.

"Banyak dukungan dan sinergitas dari Wali Kota Bekasi untuk kegiatan keagamaan di Kota Bekasi, dari segi pembangunan kantor, pembangunan KUA, mobil dinas Kepala KUA dan juga insentif para guru yang telah diberikan, karena sebuah kepentingan pelayanan di Kota Bekasi," ujar Kakanwil Provinsi Jawa Barat.

Hadir dalam acara ini Ketua MUI Kota Bekasi KH. Miran Syamsuri, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto serta sejumlah pejabat dan tamu berbagai kalangan masyarakat.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Remaja LDII Tampan Pekanbaru Gencar Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Written By Taufik sf on 27 Februari, 2021 | 09.00



GEN-ID | Pekanbaru - Untuk menguasai pasar global dimasa pandemi bagi kebanyakan orang sangatlah sulit. Terlihat dari banyaknya karyawan yang dirumahkan, usaha yang gulung tikar, maupun isi rumah yang harus dijual untuk membangkitkan usaha yang sedang terpuruk.

Hal ini menjadi motivasi bagi Remaja Mushalla Baitul Makmur, untuk bisa lebih berkreasi dan berkolaborasi dengan semua pihak disegala lini. Agar tujuan sukses di dunia, memiliki kemandirian yang mumpuni tercapai.

Ketua Remaja Mushalla Baitul Makmur Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Saudara Muhammad Rafli Ardiansyah dalam hal ini diwakili Ustadz Fauzi dalam pemaparannya di pengajian Remaja Mushalla Baitul Makmur yang diadakan pada Jum'at (26/03) menjelaskan bahwa, sebagai remaja ujung tombak keluarga kelak, kita harus kreatif dalam menyikapi situasi ekonomi seperti saat ini.

"Sebagai remaja yang baik, yang menjadi kebanggaan orang tua, kita harus pandai menyikapi situasi ekonomi seperti sekarang yang belum pulih. Kita harus bisa menciptakan lapangan kerja, atau malah bisa menampung rekan-rekan kita yang belum bekerja. Ini juga satu langkah kita membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran," jelas Fauzi.

"Seperti contoh kita menanam sayuran di halaman rumah kita, meskipun sempit tapi berguna, ketimbang kita menanam pohon atau bunga yang tidak menghasilkan apa-apa buat kita. Atau juga dari segi kuliner, yang saat sekarang ini menjadi pengembangan prioritas pemerintah," lanjut Fauzi.

"Oleh karena itu, mari kita semangatkan diri kita kembali, mungkin yang selama ini tidur, mati suri akibat pandemi, ayo kita bangkitkan lagi. Munculkan bakat terpendam kita yang mungkin bisa menghasilkan untuk meningkatkan taraf ekonomi kita kepada yang lebih baik," tutup Fauzi.



Hal ini dibenarkan oleh Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan yang diwakili Pengurus Mushalla Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro.

"Kami memang sedang menggiatkan program kemandirian dengan cara menggali bakat para remaja, dan memanfaatkan situasi untuk hal positif yang nantinya bisa membangkitkan tingkat ekonomi warga, khususnya para remaja lingkungan Mushalla Baitul Makmur," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Disrupsi Teknologi Jadi Perhatian Kyai Miftah, Ketum MUI Terpilih Periode 2020-2025

Written By Redaksi on 29 November, 2020 | 05.56

GEN-ID | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat melalui  Musyawarah Nasional (Munas) X menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum terpilih periode 2020-2025. Pemilihan ini melalui sidang formatur tujuh belas orang yang berlangsung Jumat (27/11) pukul 00.00 sampai 01.30 di Hotel Sultan, Jakarta.

Munas ini diikuti oleh utusan dari Dewan Pimpinan MUI Pusat dan Provinsi seluruh Indonesia secara online dan offline. Sebanyak 130 peserta hadir secara offline (luring) dan 300 peserta online (daring).

Usai terpilih, KH Miftahul Akhyar meminta seluruh pengurus MUI terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) X untuk bisa terus memberikan pencerahan terhadap umat ditengah maraknya disrupsi teknologi.

“Situasi kondisi yang mungkin bisa disebut sebagai zaman disrupsi teknologi saat ini merupakan sebagai kewajiban kita sebagai pewaris para anbiya, untuk bisa memberikan pencerahan pada umat sekaligus tanggung jawab kita sebagai mitra pemerintah,” kata Kiai Miftah dalam pidato pertamanya usai terpilih sebagai Ketum MUI.

Dengan terpilihnya sebagai Ketua Umum MUI ke-8, Kiai Miftah yang merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU) sejak 2018 menggantikan posisi Kiai Ma’ruf. Sebagaimana diketahui saat ini Ketua Umum MUI ke-7 itu kini menjadi Wakil Presiden RI dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI.

Kyai Miftah  lahir di Surabaya pada 1 Januari 1953 dari keluarga NU, merupakan putra Pengasuh Pondok Pesantren Tahsinul Akhlaq Rangkah, KH Abdul Ghoni, dan merupakan anak kesembilan dari 13 bersaudara.

Ia  pernah menempuh pendidikan sebagai santri di Pondok Pesantren Tambak Beras, Ponpes Sidogiri (Jawa Timur), dan Ponpes Lasem (Jawa Tengah).

Kemudian Miftah mendirikan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di Kedung Tarukan, Tambak Sari, Surabaya, pada 1982.
|
Sepak terjangnya di kepengurusan NU diawali saat ia menjabat sebagai Rais Syuriyah PCNU Surabaya periode 2001-2005, kemudian Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur 2007-2018, dan naik menjadi Wakil Rais Aam PBNU, hingga kemudian menjadi Pj Rais Aam PBNU 2018-2020.


Generasi Indonesia/Mahar Prastowo




Raker I IDMI Pondok Melati, Satukan Visi dan Misi Guna Hindari Kesalahpahaman

Written By Redaksi on 27 September, 2020 | 09.09

Reporter: Topan A.N | Editor: Mahar Prastowo


GEN-ID | Kota Bekasi
-  Pengurus DPC Ikatan Da'i Muda Indonesia(IDMI) Kecamatan Pondok Melati menggelar Rapat Kerja I di Yayasan Masjid Al-Muta'alimin yang beralamat di Perum Jati Permai I Jl. Kkresna No.47 RT 05/ RW 08 Jati Rahayu, Pondok Melati - Kota Bekasi, pada Sabtu (26/09/2020).

Hadir dalam acara tersebut Sodikin, S.H Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Demokrat, Karya Sukmawijaya Kasie Kesejahteraan Sosial Kelurahan Jatirahayu, H. Nias Imron Ketua DPC IDMI Kecamatan Pondok Melati, H. Icu Julkarflir Ketua Yayasan Al-Muta'alimin, serta puluhan peserta Raker dan puluhan anak yatim penerima santunan.




Sodikin dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar DPC IDMI kecamatan pondok melati dengan terselenggaranya Raker hari ini. "Sesuai dengan tema,  satukan visi dan misi kita untuk berperan aktif dalam menyampaikan dakwah agar para da'i bisa memperkuat kemandirian  ekonomi," ungkapnya.

H. Nias Imron selaku Ketua DPC IDMI mrngungkapkan rasa syukurnya dapat melaksanakan Raker. "Mohon doa dan dukungannya agar diberikan kemudahan dan kelancaran," ujarnya.

Lebih lanjut Nias Imron mengungkapkan Raker I ini  bertujuan mempersatukan para da'i khususnya  sehingga tetap dapat menjalankan kegiatannya sesuai aturan yang berlaku, berwawasan Pancasila, mengedepankan persatuan dan kecintaan kepada NKRI, serta disampaikan dengan dama yang menunjukkan islam sebagai agama yang rahmatan lil 'alami.

"Dengar Raker ini juga kita bisa mewujudkan atau mempersatukan para da'i agar tidak terjadi kesalahpahaman ditengah umat dalam menyampaikan dakwah semata-mata untuk kepentingan umat islam, khususnya di wilayah kecamatan Pondok Melati," pungkas Nias Imron. [gi]



Anti Pergaulan Bebas, Remaja LDII Kota Padang Ikut Webinar Keputrian

Written By Taufik sf on 25 Agustus, 2020 | 02.01



GEN-ID | Padang  - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang melalui Bidang Kewanitaan mengadakan Webinar Pra-nikah dengan tema "Apakah menikah se-uwu itu?”.

Acara yang diadakan di Gedung Serba Guna Mesjid Miftahul Huda Jl. Bakti ABRI, KPIK, Koto Tangah, Kota Padang ini, selain diikuti lebih dari 80 Remaja Putri LDII Kota Padang yang berusia 18 tahun keatas, juga diikuti oleh beberapa remaja putri LDII dari 5 kota lain di Indonesia, antara lain Batam, Gresik, Tangerang, Samarinda, dan Banyuwangi, Sabtu (22/08).

Webinar ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kepada remaja putri LDII Kota Padang yang berusia 18 tahun keatas dalam mengisi kegiatan pada masa pandemi saat ini.

Judul webinar pra-nikah, “Apakah menikah se-uwu itu?”, muncul karena banyaknya fenomena dari berbagai kalangan masyarakat atau public figure, postingan-posingan di media social yang memperlihatkan ke-uwuwan / hal yang menyenangkan para pasangan yang menikah muda memberikan dorongan besar kepada anak muda zaman sekarang untuk mengikutinya. Seperti sudah menjadi trend, tentunya harus disadari oleh anak muda sekarang bahwa sebelum mengikuti trend tersebut harus dibekali dengan kesiapan diri yang matang. 

Bunga Riska Amalia selaku Ketua pelaksana kegiatan Webinar saat pembukaan mengatakan maksud dari thema yang diambil.

"Sesuai tema yang diangkat “Apakah menikah se-uwu itu?”, bertujuan memberikan pemahaman kepada para remaja putri LDII bahwa menikah itu tidak hanya tentang hal yang menyenangkan saja, tetapi juga banyak hal yang tidak menyenangkan jika tidak dibekali dengan kesiapan yang cukup sebelum menikah. Sehingga memberikan gambaran kepada remaja putri agar mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia pernikahan," jelas Bunga.

Webinar yang berdurasi lebih kurang dua jam ini memiliki dua sesi pembahasan. Sesi pertama tentang pernikahan berdasarkan Al-Qur'an dan Al Hadits serta pengalaman beliau menjadi seorang istri, ibu dan nenek, disampaikan oleh Ustadzah Hj. Nurmala. 

"Menikah adalah ibadah yang dilakukan seumur hidup dan pernikahan tidak hanya berisi hal-hal yang menyenangkan saja seperti yang dibayangkan, namun juga tidak boleh menghindarinya karena menikah merupakan sunah nabi dan menyempurnakan sebagian agama kita," ujar Ustadzah Hj. Nurmala, S.SiT

Sesi kedua tentang pernikahan dalam implementasi, disampaikan oleh Ustadzah Amanda Hurin. 

"Pernikahan bukan hanya tentang pacaran yang halal, bukan tentang enaknya doang. Tetapi menyatukan dua hati, membaur dalam dua keluarga. Sehingga banyak yang harus dipersiapkan sebelum menikah, karena setelah menikah akan ada masalah baru yang datang dan harus di selesaikan dengan pikiran yang dewasa. Sebagai remaja, berusaha untuk meningkatkan kualitas diri, rasa ingin tahu, menjaga pergaulan, tidak tergoda dengan kemaksiatan karena kehidupan pernikahan tidak seindah dan semudah di negeri dongeng. Dan jodoh pasti akan datang diwaktu yang tepat," jelas Ustadzah Amanda Hurin. 

Webinar Pra-Nikah ini mendapat respon yang sangat baik dari peserta. Nisha, salah satu peserta meluapkan antusiasnya mengikuti acara ini.

"Materi yang disampaikan luar biasa, begitu juga Narasumbernya. Semoga kedepan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terlaksana lagi, dimasa pandemi sekarang, bisa untuk mengisi waktu walau tidak harus bertemu langsung. Ilmu yang diberikan juga sangat bermanfaat," ujar Nisha.

Ditempat terpisah, Anggota Dewan Penasehat DPD LDII Kota Padang Ir. H. Zulfikri berharap kepada peserta, kiranya materi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh semua peserta.

"Semata-mata setiap kajian itu bertujuan untuk bisa terhindar dari dosa, pergaulan yang tidak sesuai dengan kaidah Islam, serta mendapat manfaat dan pahala dari Allah SWT," ujar Buya Zulfikri. 

Seiring dengan Buya Zulfikri, Ketua PPG LDII Kota Padang Ustadz Renol, S.Psi. menambahkan, webinar seperti ini lazim kita laksanakan selama masa pandemi Covid-19 ini, dimana kita mengurangi dan membatasi kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak masa, termasuk acara-acara pengajian.

"Kami sangat mendukung acara seperti ini, jangan sampai karena wabah corona, menjadikan alasan buat kita untuk kurang atau bahkan tidak mengadakan kajian-kajian yang bermanfaat dan mendapatkan pahala disisi Allah SWT.  Insya Allah kedepan acara seperti ini akan kita laksanakan kembali secara rutin tentunya dengan tema kajian menarik lainnya," tutup Ustadz Renol. 




Reporter: Puti/Riki Abdillah | Editor: Taufik

LDII Kotabaru Potong 48 Hewan Kurban, Dibagikan dalam Kemasan Aman Covid-19

Written By Taufik sf on 02 Agustus, 2020 | 10.08

GEN-ID | Kotabaru - Meski pandemi Covid-19 masih bergulir, tidak mengurangi semangat bagi warga LDII Kabupaten Kotabaru, untuk melaksanakan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan Kurban di hari Idul Adha kali ini (31/07/20) . 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Drs. H. Murdianto, M.Si. kepada media menjelaskan bahwa tahun ini pelaksanaan Sholat Idul Adha tidak seperti pada tahun sebelumnya, dikarenakan situasi pandemi yang masih berlangsung.

"Tahun ini pelaksanaan Sholat Idul Adha beda dari tahun sebelumnya. Kali ini kita membatasi jumlah jamaah yang hadir, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan disesuaikan dimasing-masing tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan," jelas Murdianto.

Acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban dan pembagian kepada masyarakat.
Total hewan qurban yang berhasil dihimpun sebanyak 33 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Lagi-lagi tetap diberlakukan protokol kesehatan.



"Pembagian daging kali ini kita juga menerapkan protokol kesehatan. Mengingat masa pandemi belum berakhir tapi kegiatan harus tetap jalan. Yang biasanya masyarakat kita bagikan kupon daging untuk dijemput, kali ini kita yang antar ke rumah warga yang sudah didata sebelumnya, untuk menghindari kerumunan warga," pungkas Murdianto di lokasi penyembelihan di halaman Kantor Sekretariat DPD LDII Kotabaru, Jl. Karya Utama RT 03/II Desa Gunung Ulin Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.


Reporter: Abdul Rozaq | Editor: Taufik 

Menteri Agama Launching MTQ Tingkat Nasional XVIII di Sumatera Barat

Written By Taufik sf on 29 Juli, 2020 | 06.27

GEN-ID | Padang - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, M.H. menghadiri acar Launching MTQ Tingkat Nasional XXVIII TA. 2020 di Padang Sumatera Barat, Selasa (28/07) di ball room Hotel Grand Inna Muara Padang.


Launching MTQ Tingkat Nasional XXVIII tahun 2020 di Sumatera Barat ini dilaksanakan secara virtual, yang dipimpin oleh Menteri Agama RI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Rozi, yang diikuti seluruh Gubernur di Indonesia, TNI/Polri, dan Forkopimda Sumbar.

Lomba MTQ Tingkat Nasional ini akan dimulai dari tanggal 12 November hingga 21 November 2020, dimana Provinsi Sumatera Barat menjadi tuan rumah.(GI)

Bupati Tulungagung Launching Ponpes Tangguh Semeru

Written By Taufik sf on 04 Juli, 2020 | 00.27


GEN-ID | Tulungagung - Jum'at 3 Juli 2020 Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo meresmikan Pondok Pesantren Tangguh Semeru, terpusat di Ponpes Luhur Sulaiman Desa Serut Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Turut hadir juga Forkopimda Kabupaten Tulungagung serta undangan lebih kurang berjumlah 100 orang, selanjutnya dibuka dengan pemotongan pita oleh Bupati Tulungagung.

Pimpinan Ponpes Luhur Sulaiman KH. Sugiat Asidiki dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah banyak membantu Ponpes yang dipimpinnya berjalan lancar.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu kami dalam mencetak Santriwan Santriwati, sejak tahun 2009 sampai dengan sekarang. Semoga dengan dibentuknya Ponpes Tangguh Semeru bisa mencegah penularan virus Covid-19 khususnya di Pondok Pesantren Luhur Sulaiman," ujar KH. Sugiat.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo dalam sambutannya juga berterima kasih kepada pihak pondok pesantren yang telah menerapkan protokol kesehatan dilingkungan ponpes nya, dan sudah mengedukasi para santri untuk menghambat penyebaran virus Covid-19.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan pondok pesantren yang telah mendukung pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan Pondok Pesantren," ucap Maryoto.

"Kedepan Pemerintah akan melakukan New Normal yaitu skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi dengan tetap mengedepankan disiplin diri serta mematuhi protokol kesehatan," tutup Bupati Tulungagung.


Reporter: Anton ST | Editor: Taufik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku