Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 0813-8728-4468
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui TELEGRAM https://t.me/Gen_ID

Jelang Munas LDII, Menag: Masalah Berbangsa Selesai Bila Umat Islam Bersatu

Written By Redaksi on 17 Maret, 2021 | 06.31


GEN-ID | Jakarta - “Saya sampaikan di awal, Kementerian Agama RI milik semua agama. Di dalamnya ada agama Islam. Ada ribuan ormas di bawah naungan kementerian agama, sepertu NU, Muhammadiyah, dan LDII. Saya mendukung sinergi dan kerja sama antar ormas Islam dengan Kemenag dalam membangun ukhuwah Islamiyah,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ketika menerima Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesa (LDII) Chriswanto Santoso di kantornya, Selasa (16/3/2021).

Menag Yaqut Cholil menyoal  masalah persatuan umat. Menurutnya, jumlah umat Islam  lebih dari 80 persen penduduk Indonesia. Jika ukhuwah dan sinergi antar umat Islam terwujud, maka masalah kesatuan persatuan bangsa sudah selesai.

Menag Yaqut Cholil juga menuturkan, agama dan negara sejatinya saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk mewujudkan peradaban suatu bangsa. Untuk itu, Kemenag RI mendukung penguatan identitas keagamaan.

"Penguatan identitas keagamaan di satu sisi, dan penguatan identitas kebangsaan di sisi yang lain tidak boleh dipisahkan, apalagi dipertentangkan. Konsep itu harus tetap diletakkan dalam satu kotak untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara," ujarnya.

Hanya karena perbedaan khilafiah antar sesama agama Islam, bahkan perbedaan etnis dan agama seharusnya tidak menghambat terwujudnya persaudaraan sebagai sebuah bangsa. Justru kesalehan beragama dan loyalitas bernegara  harus saling mendukung satu sama lain. "Dengan kata lain, kita bisa menjadi umat saleh sekaligus warga negara baik," ujarnya.

Bagaimana bentuk dukungan Menag Yaqut Cholil Qoumas? Menurutnya, banyak program yang bisa disinergikan dengan ormas-ormas. “Ada kemandirian pesantren dan pengembangan madrasah kita bisa sinergikan. Setelah Munas LDII nanti kita akan sinergikan kembali dan duduk bersama membahas teknis dengan Kemenag,” ujarnya, sembari mengapresiasi kontribusi dan kerjasama LDII dengan pemerintah hingga saat ini.

Sementara itu Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyampaikan sedikit tentang masalah kebangsaan yang harus diangkat bersama. Khususnya  antara Kementerian Agama RI sebagai perwakilan pemerintah dengan ormas-ormas Islam. Ia selanjutnya menyampaikan apa yang telah LDII kontribusikan untuk Bangsa Indonesia.

“LDII telah berkontribusi di berbagai bidang. Di bidang pendidikan karakter, LDII membangun portal pondokkarakter.com. Di bidang ketahanan pangan, warga LDII membangun urban farming, pemanfaatan lahan gambut, dan penggunaan artificial intelegence dalam pertanian di Garut. selanjutnya  di bidang ekonomi syariah, LDII membangun ekonomi digital, hingga ketahanan keluarga untuk  ketahanan bangsa,” Chriswanto menjelaskan.

Di akhir pertemuan, DPP LDII meminta Menag Yaqut Cholil  untuk hadir dan memberikan pengarahan dalam Munas IX LDII pada 7-8 April 2021. Acara itu, rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo. [gi]



Laporan Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Hunian Rusunawa Bagi MBR di Bawah UMP

Fasilitas Beli Rusunami DP Nol Rupiah Bagi yang Bergaji Maksimal Rp14,8Juta



GEN-ID | Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)  di bawah upah minimum provinsi (UMP) per bulan,  prioritas hunian di ibu kota berupa rumah susun sederhana sewa (rusunawa)

Sedangkan masyarakat  yang mendapat fasilitas  bisa membeli rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan skema uang muka alias DP nol rupiah, diubah batasannya  dari semula bergaji maksimal Rp7 juta menjadi Rp14,8 juta.

Dengan kata lain bagi masyarakat ibu kota yang memiliki penghasilan di atas Rp14,8 juta per bulan dapat membeli rumah sesuai harga dan mekanisme pasar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemprov sudah memperhitungkan perubahan batas gaji masyarakat yang berhak mendapatkan fasilitas DP nol rupiah. Salah satu pertimbangannya agar pembayaran cicilan per bulannya lancar.

"Jadi memang itu membutuhkan penilaian yang mencukupi agar proses pembangunannya bisa lancar, agar pembayaran iurannya bisa terpenuhi," kata Riza, Senin (15/3).

Dalam draf perubahan RPJMD 2017-2022 tertulis bahwa masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp14,8 juta diberikan prioritas untuk mendapatkan hunian berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) melalui skema pembiayaan uang muka nol rupiah. Hal itu juga diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 558 Tahun 2020 yang telah ditandatangani Anies pada 10 Juni 2020.



Editor: Mahar Prastowo

Artikel ini terbit di Tabloid LUGAS online dengan judul Masyarakat Bergaji Maksimal Rp14.8 Juta Bisa Beli Rusunami DP Nol Rupiah - MBR Non UMP Mendapat Prioritas Hunian Rusunawa

Anggota FKDM Kecelakaan Kerja, Ahli Waris Terima Santunan Rp314 Juta

Written By Redaksi on 13 Maret, 2021 | 05.10

Ahli waris Jamilah, Anggota FKDM, menerima santunan dari BP Jamsostek


GEN-ID | Jakarta - Ahli waris Jamilah, Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menerima santunan dari BP Jamsostek Kelapa Gading.

Jamilah meninggal dunia akibat kecelakaan saat bekerja menjalankan tugas sebagai anggota FKDM, sehingga ahli waris menerima santunan dari BP Jamsostek sebesar Rp314 juta.

Santunan secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (12/3/2021).

Didampingi Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Roswita Nilakurnia, Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring, dan Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Kelapa Gading, Erfan Kurniawan.

Dalam acara itu Anies menyampaikan duka citanya yang mendalam kepada keluarga korban yang diwakili oleh Fatimah sekaligus ahli waris.

"Saya minta kepada pemberi kerja dan juga Ketua FKDM untuk ikut memonitor agar santunan yang diberikan oleh BP Jamsostek kepada keluarga, bisa bermanfaat sebagaimana mestinya, terutama untuk beasiswa anak korban," kata Anies.

Anies menambahkan, pentingnya setiap pekerja apapun profesinya untuk terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendorong seluruh pekerja formal maupun informal untuk bisa terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Senada dengan Anies, Direktur Pelayanan BP Jamsostek Roswita Nilakurnia dalam sambutannya mengatakan, dirinya mewakili manajemen BP Jamsostek menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya anggota FKDM Kecamatan Kelapa Gading tersebut.

“Kami dari manajemen BP Jamsostek turut berduka cita yang mendalam. Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan juga diberi keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Roswita.

“Semoga ke depannya perhatian pemerintah atas pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja semakin meningkat dan pada akhirnya akan berujung pada perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia,” tambah Roswita.

Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring, menjelaskan hingga kini sudah terdapat 100 anggota FKDM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah terdaftar menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingan program jaminan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.

"Selain itu mendorong kepada pemberi kerja atau badan usaha untuk segera mendaftarkan pekerjanya sekurang-kurangnya dalam 2 program perlindungan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," tambah Cotta.

Sebagai informasi jumlah santunan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang sudah dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK Kanwil DKI Jakarta dari bulan Januari 2021 sampai dengan Februari 2021 ini sebesar Rp28,847 milyar dengan jumlah kasus sebanyak 1.225 kasus.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Kelapa Gading, Erfan Kurniawan, pun turut  mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Jamilah.

"Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta semoga santunan yang telah diberikan ini dapat bermanfaat bagi keluarga," ujar Erfan.

"Santunan sebesar Rp314.576.000 ini terdiri dari santunan berkala Rp12 juta biaya pemakaman Rp 10 juta, Santunan Kematian Rp161 juta, serta Beasiswa untuk anak sebesar Rp153 juta," kata Erfan.

Almarhumah Jamilah merupakan peserta aktif BP Jamsostek dari Desember 2017, iuran yang dibayarkan tiap bulan adalah Rp18 ribu untuk dua Program.

Yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kepergiannya meninggalkan 2 orang putri.

"Ini adalah bukti nyata pentingnya setiap pekerja memiliki perlindungan jaminan social ketenagakerjaan, karena sebagai manusia Kita tidak dapat memperkirakan kapan musibah datang," kata Erfan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terdaftar atau memperoleh jaminan perlindungan social untuk mencegah risiko–risiko saat melakukan pekerjaan," tambahnya.

Seperti diketahui, FKDM merupakan forum yang dibentuk berdasar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.

Tujuan pembentukannya ialah untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat melalui upaya deteksi dini.

FKDM dibentuk mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/ kota, kecamatan sampai di tingkat desa. [mp]













Artikel ini telah tayang dengan judul Kecelakaan saat Kerja, Ahli Waris Jamilah Terima Santunan dari BP Jamsostek Kelapa Gading Rp314 Juta  di sini..

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Resmikan Masjid dan Kantin di Kantor PT Transjakarta

Written By Redaksi on 12 Maret, 2021 | 16.18




GEN-ID
| Foto - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan bangunan Masjid Ar-Ra'uf beserta kantin di area perkantoran PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) di Jalan Mayjend Soetoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (12/3/2021).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria; Komisaris Utama PT Transjakarta, Mayjen (purn) Jaswandi; Dirut PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo beserta jajaran; dan Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar beserta jajaran.

Gubernur DKI Jakarta berharap dengan adanya masjid dan kantin yang lebih baik ini dapat menjadi penyemangat semua insan Transjakarta dalam melayani dengan sepenuh hati.



Gubernur saat memberikan sambutan




Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani prasasti peresmian



Pengguntingan pita oleh Gubernur, Wagub dan Dirut Transjakarta



 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Editor: Mahar Prastowo
Source:
beritajakarta

Dufan Fun Dining Season 2 Diskon 30%. Get Fun Experience!


GEN-ID Dunia Fantasi (Dufan) Taman Impian Jaya Ancol bakal ngadain "Fun Dining Season 2" pada tanggal 3 April 2021, jam 18.00-20.00 WIB. Ini buat kasih kesempatan kedua untuk kalian yang pada bulan februari lalu tak kebagian kuota terbatas yang jadi rebutan ini.

Baca juga:
Serunya Magic Food Gastronomy Chef Andrian Ishak


Ada yang beda apa enggak ya Fun Dining Season 2 yang berada di bulan April, bulan Kartini, bulannya emansipasi emak-emak dengan sebelumnya yang bertepatan dengan bulan kasih sayang alias Valentine?

Bang Arif Rahman, guide kita di Dufan kasih bocoran penting nih. Simak baik-baik, ya!

Harga Fun Dining tetap Rp 1.500.000/Pax, kecuali pakai pembelian Dufan Fun Dining Season 2 dengan BCA atau Mandiri Debit Visa dan Kartu Kredit maka akan mendapat potongan diskon 30%.



Di Fun Dining Season 2 kali ini ada Activities treasure-hunt dengan hadiah langsung yang menarik!

Selain itu, bagi kalian yang memesan lebih awal sebelum hari H Fun Dining Dufan season 2 akan mendapatkan fasilitas:
  • Free akses gerbang masuk Ancol berikut kendaraan,
  • Free akses gerbang Dufan serta fasilitas rekreasi mulai pukul 10.00 pagi,
  • Fasilitas parkir mobil khusus,
  • Antar jemput dengan buggy car dari lokasi parkir menuju acara,
  • Fasilitas transit di Lounge Premium Dufan.

Nah, tunggu apa lagi? Buruan pesan, klik aja DI SINI dan bakal jadi salah satu dari buaaanyak orang yang menginginkan kesempatan langka ini!






[mp]

RW 20 Perumahan Sigma Jatimakmur Juara 1 RW Siaga Kota Bekasi

Berhak Atas Hadiah Rp 1 Milyar, Piala dan Piagam Penghargaan


GEN-ID | Kota Bekasi - Setelah melalui proses penujurian yang panjang,  RW 20 Perumahan Sigma Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede dinyatakan sebagai Juara I RW Siaga se-Kota Bekasi dan berhak menerima hadiah sebesar Rp 1 Miliar pada Rabu, 10 Maret 2021 dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-24 di Plaza Pemkot Bekasi, yang dibacakan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Efendy.

Redaksi  bercengkerama akrab dengan Ketua RW 20 Dwi Nurimanto Hadi, Bendahara RW Mudjahid Roustia, serta tokoh masyarakat H. Abdul Jalil dan Hariono Komeng pada hari Kamis (11/03/2021) di Balai Warga. Setelah itu diajak berkeliling melihat lokasi-lokasi yang menjadi obyek penilaian oleh para juri dari unsur tiga pilar Pemkot Bekasi.

Dwi Nurimanto Hadi, Ketua RW 20 Perumahan Sigma Kelurahan Jatimakmur mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua pihak sehingga bisa meraih juara satu.

"Alhamdulillah luar biasa sekali kami sangat bersyukur pada Allah subhanahu wata'ala. Kemenangan ini adalah hasil dari kerjasama kita di warga RW 20 Perumahan Sigma Kelurahan Jatimakmur yang selama ini sudah terbina dengan baik," ucap Dwi Nurimanto Hadi.



Dwi Nurimanto Hadi mengucapkan terimakasih atas sinergi seluruh pengurus RW, RT, Ibu-ibu PKK, Posyandu, KWT, Relawan, Karang taruna dan seluruh warga. "Selain itu tentunya kami sangat berterimakasih pada Babinsa, Bimaspol, Lurah, Puskesmas dan pihak kecamatan," ucapnya.

Pada masa pandemi ini di RW 20 dinilai Dwi semuanya sigap dan peduli, "sangat pas dengan nama perumahan tempat tinggal kami perumahan Sigma, Sigap Mandiri," ucap Dwi. Lanjutnya, "mungkin kemenangan ini bagian dari salah satu hasil yang kita dapatkan."

Apa saja yang telah dilakukan RW 20 sehingga dinilai terbaik dan menjadi juara 1 dalam lomba RW Siaga ini?

Dwi Nurimanto Hadi selaku Ketua RW 20 menuturkan penilaian meliputi tiga hal yatu masalah penanganan Covid-19, kriminalitas serta ketahanan pangan dan industri kreatif.

Soal penanganan Covid-19, Dwi menuturkan pihaknya melakukan berbagai langkah  preventif mulai dari penyebarluasan informasi terkait Covid-19, edukasi pencegahan, melakukan cek fakta dan informasi untuk menghindari hoax.

Menurutnya, Selain itu,  RT dan RW juga melakukan identifikasi dan pendataan atas kelompok masyarakat yang rentan.

Diungkapkan Dwi, penanganan Covid-19 dengan penegakan protokol kesehatan juga melibatkan seluruh komponen masyarakat, "pemuka adat dan tokoh agama menjadi kunci dalam menekan penyebaran Covid-19," ujar Dwi.

"Kami juga rutin adakan penyemprotan, operasi masker, woro-woro uar-uar dan lain-lain. Untuk yang terpapar dan isolasi mandiri kami berdayakan ibu-ibu PKK untuk memenuhi kebutuhanya, kebetulan kami juga punya lumbung pangan. Selain itu kami adakan komunikasi pada warga yang isolasi mandiri,  kami berikan semangat sehingga tidak merasa menjadi aib tapi tetap semangat dan optimis," papar Dwi.


Ia mengungkapkan bagi warga yang benar-benar merasakan dampak pandemi diberikan bantuan sembako dan juga uang tunai. "Misalkan 2 bulan kita berikan sembako, bulan berikutnya uang tunai. selama pandemi ini hampir seribu paket kami berikan."

Sementara dalam masalah kriminalitas, Dwi menceritakan konsep dalam menata lingkungannya untuk menekan angka kriminalitas dalam kerangka penilaian zero crime.

"Alhamdulillah semua sudah berjalan baik, di perumahan  sekarang hanya one gate, kita perbanyak titik-titik template kami pasang CCTV, ronda malam dibuat giliran jaga dan lain-lain sehingga kami aman, kamtibmas tidak terganggu," terang Dwi.

Adapun dalam hal ketahanan pangan dan ekonomi kreatif, ia memberdayakan warga pelaku UMKM  dengan diberikan fasilitas untuk berjualan dan sama sekali tidak di pungut biaya.

"Kami berdayakan UMKM dengan kami berikan fasilitas untuk jualan dan sama sekali tidak dipungut biaya. Dari beberapa jenis makanan dan minuman, ada minuman kesehatan disediakan wedang teleng, wedang uwuh, wedang jahe, beras kencur, kunyit asem dan lain-lain," lanjutnya, "kami punya tempat beternak ikan lele, gurame, nila dan lain-lain."



Dijelaskan Dwi, RW 20 juga punya 4 kebun yang isinya bervariasi yang jumlahnya hampir 100 macam tanaman seperti berbagai sayuran, tanamam obat, tanaman pangan seperti singkong, sukun, ubi jalar.

"Selain itu, warga menjalankan modal usaha melalui SML atau Sigma Makmur Lestari, yang mana setiap bulan kita mendapatkan margin. Alhamdullah dari hasil itu kita bisa mempunyai ambulans, alat pemadam kebakaran mandiri, toko ikan segar yang mana kalau panen ikan melimpah bisa ditaruh di situ dan yang beli dari mana-mana," terang Dwi.



Dari margin  itu RW 20 juga dapat melakukan pengadaan alat-alat keperluan warga untuk berbagai keperluan termasuk peralatan dan perlengkatan apabila terjadi banjir.

Sigma Makmur Lestari sebagai ruang unit usaha  berisi orang-orang berkompeten dalam mengelola uang, amanah dan peduli. Mereka sangat membantu dalam kontribusi kemajuan di RW 20 perumahan Sigma, diantaranya adalah H.M. Lutfi, H. Firzawardi dan Rebo Hadi.

Sementara itu Nasirman, ketua Bank Sampah dan H. Khairul Tanjung mengaku senang dengan diraihnya juara 1 RW Siaga.

"Kami senang RW kami juara. Harapan kami, ini bisa di pertahankan, RW kami tambah maju, dan juara lagi nanti di Kampung Tangguh Jaya Pancasila." tutur Nasirman, diamini H. Khairul Tanjung.

Sementara itu salah satu pelaku UMKM, Ria yang sehari hari berjualan makanan di area kuliner RW 20, menyampaikan harapannya agar prestasi yang sudah diraih dapat dipertahankan dan toleransi yang sudah terjalin tetap terus terjaga.

"Kami senang dengan kemenangan ini, semoga bisa dipertahankan. Kami juga berharap toleransi yang sudah terjaga dengan baik ini bertahan terus, di sini ada masjid,  mushola tapi juga ada gereja, kami biasa hidup dengan toleransi. Ketua RW kami Pak Dwi sangat baik, terbuka dan sangat mengayomi. Sekali lagi supaya toleransi tetap terjaga," tutur Ria.

Semua hal diatas bisa terlaksana karena terjadinya kekompakan. Hal itu diungkapkan  H. Abdul Jalil selaku tokoh masyarakat dan sesepuh RW 20. Untuk itulah mengapa kerukunan dan kekompakan harus terus terjaga.

"Rukun, kompak, guyub yang sudah ada untuk tetap terjaga," pesan H.Abdul Jalil.





Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo



Rakornas I Pemuda Batak Bersatu Diikuti 21 DPD dan 6 Perwakilan Luar Negeri

Written By Redaksi on 11 Maret, 2021 | 18.09


GEN-ID | Komunitas  -  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-1 dan Seminar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Se-Dunia Pemuda Batak Bersatu (PBB) digelar Rabu hingga Sabtu, 10-13 Maret 2021 di hotel Horison, Kota Bekasi.

Dengan tema Pemuda Batak Bersatu untuk Indonesia dan sub tema meningkatkan fungsi dan tugas dalam mencapai visi dan misi PBB dalam berkontribusi ikut serta membangun bangsa dan negara.

Rakornas I dihadiri perwakilan daerah yang telah terbentuk, antara lain 21 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) provinsi dan 6 DPD Luar Negeri yang terbentuk di 4 Negara.

Acara digelar dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat seperti pengkuruan suhu tubuh bagi setiap peserta, memakai masker, menjaga jarak dan menyemprot tangan dengan hand sanitizer ketika peserta memasuki ruangan acara.

Hadir Ketua Umum DPP PBB Lambok S. Sihombing, S.Pd., Sekretaris DPP PBB Arnold Simamora, Bendahara DPP PBB Lintong Manurung, S.H., Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Ketua DPD se-Dunia, Panglima DPP PBB Frans Sembiring, serta jajaran pengurus dan anggota PBB.

Dewan Pendiri PBB merasa bangga dan berterima kasih kepada para pengurus yang sudah membesarkan organisasi PBB sampai ke manca negara. Diharapkan kedepan PBB  bisa ikut serta membangun bangsa dan negara.

Sementara itu Ketua Umum PBB Lambok S. Sihombing, S.Pd.,  menuturkan didalam kata sambutannya bahwa dalam waktu dekat ia akan mengesahkan SK pengurus kepada beberapa wilayah yang belum mendapatkan SK.

"Dalam waktu dekat saya berjanji akan mengesahkan SK pengurus kepada beberapa wilayah yang belum mendapatkan SK," ujarnya.

Ia mengungkapkan, PBB berdiri dari rumpun bawah, tapi sekarang kita sudah memiliki 4 DPD diluar negeri seperti Malaysia, Amerika, Hongkong dan Singapura, "anggota kita sekarang sudah mencapai 5000," ujar Lambok disambut tepuk tangan peserta Rakornas.

"Dengan semangat gotong royong dan kerja keras kini kita sudah hadir di 22 provinsi, kita jadikan organisasi ini menjadi organisasi yang dicintai," ujarnya sembari menyemangati para peserta Rakornas.

Rakornas I ini digelar setelah organisasi berjalan dengan mengantongi legalitas dengan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada tahun 2019.




Peserta Rakornas I PBB terdiri dari 21 DPD Dalam Negeri, dan 4 DPD Luar Negeri yang telah terbentuk yaitu:
  1. Dewan Pimpinan Daerah Nanggroe Aceh Darusassalam,
  2. Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara,
  3. Dewan Pimpinan Daerah Riau,
  4. Dewan Pimpinan Daerah Kepulauan Riau,
  5. Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Barat,
  6. Dewan Pimpinan Daerah Jambi,
  7. Dewan Pimpinan Daerah Bangka Belitung,
  8. Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Selatan,
  9. Dewan Pimpinan Daerah Lampung,
  10. Dewan Pimpinan Daerah Banten,
  11. Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta,
  12. Dewan Pimpinan Daerah Jawa Barat,
  13. Dewan Pimpinan Daerah Jawa Tengah,
  14. Dewan Pimpinan Daerah Yogyakarta,
  15. Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur,
  16. Dewan Pimpinan Daerah Bali,
  17. Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Barat,
  18. Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Tengah,
  19. Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Timur,
  20. Dewan Pimpinan Daerah Kalimantan Selatan,
  21. Dewan Pimpinan Daerah Papua Barat,
  22. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri United State Of America (USA),
  23. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Hongkong,
  24. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Malaysia (Penang),
  25. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Malaysia (Johar),
  26. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Malaysia (Kuala Lumpur), dan
  27. Dewan Pimpinan Daerah Luar Negeri Singapura.


Reporter: Topan Abdi N | Editor: Mahar Prastowo

Mau Foto Bareng Baby Dino di Dufan? Pakai Kode Voucher Ini Dapat Diskon Rp 80.000



Siapa yang tidak kenal dengan hewan purba yang hidup 230 juta tahun lalu. Dinosaurus merupakan jenis kadal yang berukuran besar, binatang raksasa dari zaman prasejarah yang termasuk kelompok reptilia bumi dengan berat sekitar 80 ton dan panjang lebih dari 120 kaki. Kini pengunjung bisa bertemu lebih dekat dengan baby dinosuarus di Taman Impian Jaya Ancol. 

Selama bulan Maret, pengunjung dapat mengenal berbagai jenis hewan prasejarah ini di kawasan Kidz Fantasy Dunia Fantasi (Dufan) Ancol. Ada baby dinosaurus menggemaskan dan lucu yang akan hadir setiap hari Sabtu, Minggu dan Senin pukul 13.00 dan 15.00 WIB.

Pengunjung akan memiliki pengalaman baru yang seru berfoto bersama baby Dino di wahana foto experience sebagai sarana edukasi mengenal kelucuan baby dino. Jangan lupa saat berfoto bersama dinosaurus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pengunjung juga akan mendapatkan informasi mengenai binatang raksasa ini, yaitu T-Rex dan Triseratop.

Nah, ada tips nih dari bagian marketing Dufan, yang juga biasa nge-guide kita dan akrab disapa Bang Arif, agar rekreasi lebih hemat dan menyenangkan, ada potongan harga sebesar Rp 80.000 untuk tiket Dufan dengan membeli tiket regular di www.ancol.com dengan memasukkan kode voucherAwalBahagia” sebelum memilih metode pembayaran.


Arif Rahman, foto bersama Baby Dinosaurus, berbagi tips rekreasi hemat di dufan

Yuk, langsung aja ke Dufan Ancol. Selalu terapkan protokol kesehatan yaitu membeli tiket secara online, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin dan menjauhi kerumunan. Liburan seru, aman, dan nyaman hanya di Taman Impian Jaya Ancol. [mp]

 

Hasil KLB Partai Demokrat Diserahkan Kepada Kemenkumham

Written By Redaksi on 09 Maret, 2021 | 17.40



GEN-ID | Jakarta - Tim Komunikasi dan Informasi Publik yang juga Tim Hukum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Razman Arif Nasution mengklaim telah menyerahkan hasil KLB Sumatera Utara  yang diikuti 412 kader kepada Kemenkumham.

"Untuk lapor melaporkan itu mestinya sore ini. Tapi saya masih verifikasi lagi. Dan Insya Allah paling lama satu dua hari ini," katanya saat menggelar konferensi pers di Restoran Dapur Sunda Bellagio Mall Jakarta Selaran, Selasa (09/03/2021).

Razman mengklaim ada 412 suara sah yang ikut dalam KLB Sumut. Meski begitu dia menyebut yang berhak menguji suara tersebut sah atau tidak ialah Kementerian Hukum dan HAM.

"Mereka yang akan lihat, verifikasi, AD ART-nya. Makanya dikembalikan ke AD ART 2005, karena AD ART 2020 abal-abal," ujarnya.


Kongres Luar Biasa Akibat Kecewa Luar Biasa

Sementara itu Darmizal, salah satu kader Demokrat yang dipecat karena terlibat dalam upaya mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum Partai Demokrat, mengungkapkan kekecewaannya pernah menjadi aktor tim buru sergap mendatangi para ketua DPD guna memilih SBY agar kembali terpilih sebagai Ketua Umum pada kongres tahun 2015 di Surabaya.

"Saya sangat menyesal pernah menjadi aktor tim buru sergap untuk mendatangi ketua-ketua DPD, mengumpulkan ketua-ketua DPC agar mereka berbulat tekad membangun chemistry agar Pak SBY yang dipilih pada kongres 2015 di Surabaya," kata Darmizal dalam konferensi pers di Restoran Dapur Sunda, Bellagio Mall, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (09/03/2021).

Saat itu, ia berharap SBY fokus untuk bisa membawa Demokrat ke posisi yang lebih maju. Nyatanya, kata dia, SBY malah kemudian belakangan memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggantikannya.

Dalam KLB Demokrat Deli Serdang, Darmizal juga menjadi salah satu calon ketum. Meski begitu, KLB akhirnya menyetujui Moeldoko yang merupakan Kepala Staf Kepresidenan sebagai Ketua Umum. (MP)


Menag Apresiasi Wali Kota Bekasi yang Concern Terhadap Umat Beragama

Written By Redaksi on 08 Maret, 2021 | 18.28




GEN-ID
| Kota Bekasi
- Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut mengungkapkan pada Senin (08/03/2021), baru kali ini ia menemukan bahwa ada Wali Kota yang concern terhadap umat beragama, yaitu di Kota Bekasi. Sehingga mendapat Harmoni Award sampai dua kali.

"Baru kali ini saya menemukan bahwa ada Wali Kota yang concern terhadap umat beragama, yaitu di Kota Bekasi. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota Bekasi menjadi legacy dan menjadikan suatu balasan yang setimpal, karena bentuk dari bhineka tunggal ika memang harus diterapkan dan didukung penuh oleh siapapun," ujar Menag.

Dijelaskan Menag, besar harapan Kantor Agama menjadi kantor urusan milik semua agama, bukan hanya milik satu agama saja.

"Kedepannya saya berharap tidak ada lagi diskriminasi yang dilakukan oleh kementerian agama dalam hal pelayanan. Hal ini memang berat karena mengubah pandangan yang sebelumnya. Sehingga nantinya KUA yang berada di tingkat kecamatan akan menjadi kantor urusan agama seluruh umat," terang Menag.

Lebih jauh ia mengungkapkan, guna menghindari penyimpangan yang salah dalam beragama, pihaknya bekerjasama dengan TNI, Polri, BIN, BNPT, dalam program modernisasi perilaku beragama.

"Saya juga mempunyai program modernisasi prilaku beragama dengan bekerjasama dengan TNI/Polri maupun BIN dan BNPT hal ini untuk menghindari adanya penyimpangan yang salah dalam beragama. Kementerian agama menjadi suatu wadah agama apapun yang membuat kenyamanan warga Indonesia tinggal di wilayah itu," jelas Menteri Agama.




Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama Gus Yaqut pada peresmian kantor baru Kementerian Agama Kota Bekasi, yang saat ground breaking peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Agama RI Fahrul Razi itu.

"Merupakan suatu kebanggaan dalam proses pelayanan warga Kota Bekasi dalam bidang urusan keagamaan," ujar Wali Kota.

Wali Kota menyebut,  Kota Bekasi luasnya kecil tapi warganya hampir 2,5 juta penduduk, sangat tidak mudah memperkenalkan bhineka tunggal ika. Akan tetapi warganya juga selalu mendukung atas kebersamaan dan keberagamaan sehingga Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan penghargaan kota toleransi dan kota harmonisasi.

"Saya ingin melaporkan kepada Bapak Menteri bahwa Kota Bekasi yang secara wilayah termasuk kota yang kecil. Tapi secara harmonisasi dan toleransinya sangat tinggi, karena kami selalu mengedepankan toleransi sehingga ini bisa menjadi salah satu indikator bahwa Kota Bekasi mendapatkan penghargaan Kota Harmonisasi," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang akrab disapa Bang Pepen.

Lanjutnya, "selain itu, untuk pembangunan rumah ibadah atau masjid tentang perijinan telah kita buatkan payung hukum pendiriannya dan tidak ada biaya terkait ijin tersebut, sehingga warga masyarakat merasa nyaman dan aman tinggal di Kota Bekasi."

"Di masa akhir periode saya, saya ingin meninggalkan legacy terbaik untuk Kota Bekasi, menjadi kenang-kenangan atas penghargaan-penghargaan yang diraih secara bersama dari Forkopimda hingga dukungan warga Kota Bekasi," ucap Wali Kota.

Sementara itu Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Adib, M.Ag., mengungkapkan bahwa Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi mendapatkan perhatian khusus untuk dibangunkannya kantor yang megah se-Jawa Barat, karena  prestasi di Kota Bekasi khususnya Wali Kota Bekasi yang telah membawa menjadi  Kota Toleran dan Kota Harmonisasi.

Tidak hanya itu, Kepala KUA se-Kota Bekasi juga diberikan perhatian khusus dari segi kantor hingga mobil dinas  dalam melayani warga Kota Bekasi.

"Banyak dukungan dan sinergitas dari Wali Kota Bekasi untuk kegiatan keagamaan di Kota Bekasi, dari segi pembangunan kantor, pembangunan KUA, mobil dinas Kepala KUA dan juga insentif para guru yang telah diberikan, karena sebuah kepentingan pelayanan di Kota Bekasi," ujar Kakanwil Provinsi Jawa Barat.

Hadir dalam acara ini Ketua MUI Kota Bekasi KH. Miran Syamsuri, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto serta sejumlah pejabat dan tamu berbagai kalangan masyarakat.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Dirbinmas Polda Jambi Berharap SDC Dapat Percepat Pelaporan Informasi Kamtibmas

Written By Redaksi on 06 Maret, 2021 | 21.39


GEN-ID | Komunitas - Pengurus Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi menerima kunjungan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jambi Kombes Pol. Habib Prawira, S.I.K di Kantor Sekretariat Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi Jl. Serunai Malam 1, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu (6/3/2021).

Kunjungan silaturahmi bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Senkom dengan Polri khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.

Dalam kunjungan silaturahmi ini, rombongan Dirbinmas diterima langsung oleh Ketua Senkom  Mitra Polri Provinsi Jambi Andi Susanta, S.E., M.E. yang didampingi Sekretaris Senkom Suparlan, Humas Senkom M. Rosyid dan Biro Penanggulangan Bencana dan SAR Senkom Muhaimin, S.H.

Dirbinmas sangat mengapresiasi loyalitas Senkom dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya masing-masing.

"Kami sangat terkesan dengan loyalitas Senkom yang selalu bersinergi dengan Polri dalam menjaga kamtibmas, kami berharap hubungan ini bisa terus ditingkatkan sampai tingkat yang paling bawah," ujarnya.

Selain itu, Dirbinmas juga berharap dengan alat komunikasi SDC yang dimiliki Senkom bisa mempercepat penyampaian informasi kamtibmas dari daerah-daerah ke Polda.

"Dengan aplikasi SDC Senkom ini tentunya bisa mempercepat penyampaian informasi dari berbagai wilayah di Provinsi Jambi ke Polda," tambah Habib usai menyaksikan peragaan alat komunikasi (Alkom) kebanggaan Senkom yaitu Senkom Digital Comunication (SDC) sekaligus mengikuti kegiatan rutin harian lapsitnas (laporan situasi nasional) yang sedang berlangsung.


Laporan Rosyid, Jambi.
Editor: Mahar Prastowo


Pertamina Tak Hadiri Sidang Perdana Gugatan Sengketa Lahan oleh Firma Hukum ARS

Written By Redaksi on 01 Maret, 2021 | 18.41




GEN-ID | Jakarta - Law Firm ARS & Patner menggugat PT. Pertamina terkait dugaan sengketa lahan seluas 2,6 hektar, ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (01/03/2021).

"Kami dari Law Firm ARS dan Patner selaku kuasa hukum dari ahli waris, datang menghadiri persidangan gugatan pertama kami kepada PT Pertamina terkait dugaan sengketa lahan seluas 2,6 hektar milik klien kami yang lokasinya di Jl. Yos Sudarso, Jakarta Utara," terang H.M Rusdi, S.H., M.H., pengacara yang tergabung di Law Firm ARS.

Sidang pertama perdata gugatan sengketa dengan  No perkara 64 / Pdtg / 2021 / PN Jakarta Utara, lahan tanah seluas 2,6 hektar milik Alm Djuli bin Kepot/Mium digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan agenda mediasi kedua pihak, tetapi pihak PT Pertamina tidak menghadiri persidangan.

Persidangan  dihadiri oleh para  pengacara yang tergabung di firma hukum ARS yaitu H.M Rusdi, S.H., M.H., Ronny Perdana Manullang, S.H., Arief Darmawan, S.H., Tekda Bagarititta, S.H.,Muhammad Fachrurrozi, S.H.

"Agenda sidang yang rencananya mediasi kedua pihak, penggugat dan tergugat, tapi diundur 1 bulan kedepan dikarenakan pihak tergugat dari PT Pertamina tidak menghadiri panggilan sidang tersebut," terang Rusdi.

Rusdi juga menambahkan, kasus ini sudah dari tahun 2016, dan pernah dilakukan mediasi antara kedua pihak (Ahli waris dan PT Pertamina), namun sampai saat ini belum ada penyelesaiannya.

"Harapan kami PT Pertamina dapat bertanggung jawab dan segera menyelesaikan kasus ini seperti yang dilakukan PT Pertamina di wilayah Tuban," pungkas Rusdi.

[L/Topan]

Remaja LDII Tampan Pekanbaru Gencar Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Written By Taufik sf on 27 Februari, 2021 | 09.00



GEN-ID | Pekanbaru - Untuk menguasai pasar global dimasa pandemi bagi kebanyakan orang sangatlah sulit. Terlihat dari banyaknya karyawan yang dirumahkan, usaha yang gulung tikar, maupun isi rumah yang harus dijual untuk membangkitkan usaha yang sedang terpuruk.

Hal ini menjadi motivasi bagi Remaja Mushalla Baitul Makmur, untuk bisa lebih berkreasi dan berkolaborasi dengan semua pihak disegala lini. Agar tujuan sukses di dunia, memiliki kemandirian yang mumpuni tercapai.

Ketua Remaja Mushalla Baitul Makmur Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Saudara Muhammad Rafli Ardiansyah dalam hal ini diwakili Ustadz Fauzi dalam pemaparannya di pengajian Remaja Mushalla Baitul Makmur yang diadakan pada Jum'at (26/03) menjelaskan bahwa, sebagai remaja ujung tombak keluarga kelak, kita harus kreatif dalam menyikapi situasi ekonomi seperti saat ini.

"Sebagai remaja yang baik, yang menjadi kebanggaan orang tua, kita harus pandai menyikapi situasi ekonomi seperti sekarang yang belum pulih. Kita harus bisa menciptakan lapangan kerja, atau malah bisa menampung rekan-rekan kita yang belum bekerja. Ini juga satu langkah kita membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran," jelas Fauzi.

"Seperti contoh kita menanam sayuran di halaman rumah kita, meskipun sempit tapi berguna, ketimbang kita menanam pohon atau bunga yang tidak menghasilkan apa-apa buat kita. Atau juga dari segi kuliner, yang saat sekarang ini menjadi pengembangan prioritas pemerintah," lanjut Fauzi.

"Oleh karena itu, mari kita semangatkan diri kita kembali, mungkin yang selama ini tidur, mati suri akibat pandemi, ayo kita bangkitkan lagi. Munculkan bakat terpendam kita yang mungkin bisa menghasilkan untuk meningkatkan taraf ekonomi kita kepada yang lebih baik," tutup Fauzi.



Hal ini dibenarkan oleh Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan yang diwakili Pengurus Mushalla Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro.

"Kami memang sedang menggiatkan program kemandirian dengan cara menggali bakat para remaja, dan memanfaatkan situasi untuk hal positif yang nantinya bisa membangkitkan tingkat ekonomi warga, khususnya para remaja lingkungan Mushalla Baitul Makmur," tutup Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Kenali Mereka yang Tak Boleh Divaksin Covid-19

Written By Redaksi on 26 Februari, 2021 | 14.49

Droplet (air liur) menjadi media penularan Covid-19 sehingga memakai masker menjadi salah satu protokol kesehatan aman Covid-19


GEN-ID
| Kesehatan -
Beredar kabar rencana pelaksanaan vaksin untk para lansia di wilayah kecamatan Makasar Jakarta Timur yang menargetkan 300 orang lansia pada Senin 1 Maret 2021 pukul 08.00-16.00 WIB. Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di gedung SDN 06 Kelurahan Makasar yang berlokasi di depan kantor kecamatan.

Meskipun vaksinasi tersebut untuk lansia, tapi kalian para milenial juga harus tahu infonya karena berkaitan dengan orangtua (ayah/ibu) atau kakek/nenek kalian. Apalagi, diawal adanya vaksin Covid-19 targetnya adalah usia produktif dan sama sekali tidak menyasar lansia. Belum lagi jika para lansia itu memiliki penyakit bawaan, akut, yang membuatnya tidak boleh disuntuk vaksin.

Lantas siapa saja yang tidak boleh disuntik vaksin?

Dari berbagai sumber informasi terkait sosialisasi Covid-19, diperoleh kesimpulan mengenai siapa yang boleh dan tidak boleh divaksin. Baca penjelasan di bawah ini, ya.

K
etika seseorang akan divaksin suhu tubuh harus normal yaitu di bawah 37,5 derajat celcius. Bila suhu tubuh di atas 37,5 maka vaksinasi ditunda hingga menjadi normal.

A
pabila tekanan darah di atas 180/110 mmHg, maka pengukuran tekanan darah diulang 5-10 menit kemudian. Jika tetap masih tinggi maka vaksinasi ditunda sampai tekanan darah terkontrol.

Jika pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dalam rentang waktu 14 hari terakhir dan memiliki gejala demam, batuk, pilek atau sesak nafas dalam tujuh hari, maka vaksinasi ditunda sampai 14 hari sejak gejala muncul.

Jika pernah terkonfirmasi positif Covid-19,  vaksinasi bisa dilakukan setelah tiga bulan sembuh.

Wanita hamil tidak disuntik vaksin, namun ibu  menyusui dapat divaksinasi Covid-19.

J
ika memiliki  riwayat alergi berat seperti sesak nafas, bengkak dan reaksi berat akibat vaksin, maka penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan di Rumah Sakit. Bila setelah disuntik vaksin justru muncul alergi berat maka tidak dilakukan suntikan kedua.

Vaksin Covid-19 tidak bisa disuntikkan kepada orang dengan penyakit kronik akut atau belum terkendali seperti paru obstruktif kronis dan asma, penyakit jantung, gangguan ginjal, dan penyakit hati atau liver.

Bagi mereka yang sedang dalam pengobatan TBC namun sudah berjalan dua minggu lebih, bisa disuntikkan vaksin Covid-19. Tetapi bagi yang sedang menjalankan pengobatan penyakit kanker tidak boleh disuntikkan vaksin.

Vaksin Covid-19 bisa diberikan kepada mereka yang mengidap penyakit autoimun sistemik, diabetes melitus yang minum obat teratur, penderita penyakit HIV dan memiliki riwayat penyakit epilepsi jika dalam keadaan terkontrol.

Jika dalam kurun kurang dari satu bulan terakhir menerima suntik vaksin lain,  penyuntikan vaksin Covid-19 ditunda sehingga mencapai masa satu bulan atau lebih.

Bagaimana, sudah jelas? Jika belum, konsultasikan ke dokter puskesmas terdekat.

Lihat perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta dan secara nasional Klik DI SINI

Dari Webinar LDII, Kemendagri: Ormas Bukan Ancaman, Tapi Mitra Pemerintah

Written By Redaksi on 24 Februari, 2021 | 03.44

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso


GEN-ID
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Komunitas - DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menghelat webinar mengenai wawasan kebangsaan, bertema “Peran Ormas Islam dalam Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan pada Masa Pandemi” yang digelar secara daring dan diikuti jajaran pengurus DPP LDII, DPW, dan DPD se-Indonesia, pada Sabtu (20/2) pagi.

“Kegiatan ini diharapkan akan memperkaya wawasan, visi, dan persepsi kita tentang negara kebangsaan, Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga kita hidup dalam berdakwah, hidup beragama di dalam negara ini dengan kondisi yang baik,” kata Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat membuka acara tersebut.

Menurut Chriswanto webinar wawasan kebangsaan ini merupakan bekal bagi DPP LDII saat menggelar Munas LDII IX. Wawasan Kebangsaan merupakan klaster pertama dalam delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

LDII menempatkan kebangsaan sebagai klaster pertama, karena memandang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI adalah fundamental keberadaan bangsa dan negara Indonesia.

“Bagi kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan harga mati yang mesti harus betul-betul berupaya kita jaga. Untuk itu, seluruh _stakeholder_ berupaya memperkuat Indonesia dalam kebangsaan didasarkan pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Kebhinekaan merupakan sesuatu yang betul-betul dipahami, hidup berdampingan dalam kedamaian,” terangnya.

Ia mengatakan arahan para narasumber bisa membantu LDII dalam dakwah yang menyejukkan di seluruh Indonesia. Webinar yang dimoderatori Ketua DPP LDII Iskandar Siregar itu menghadirkan narasumber Sri Hayati dari Kementerian Dalam Negeri RI, Dirjen Bimas Islam Kamarudin Amin, serta HM Affan Rangkuti Ketua Umum Patriot Bangsa.

Dalam webinar itu mengemuka posisi ormas dan ormas Islam dalam kehidupan bernegara. “Demokrasi memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi kehidupan ormas untuk ikut serta dalam pembangunan dan mengkritisi kebijakan pemerintah,” tutur Sri Hayati.

Sri Hayati menerangkan bahwa ormas memiliki hak dan kewajiban untuk terlibat dalam menyukseskan pembangunan negara dan bangsa. Di antara hak ormas itu antara lain mengatur rumah tangga organisasi secara mandiri dan terbuka, memperoleh hak kekayaan intelektual, memperjuangkan cita-cita dan tujuan organisasi, mendapatkan perlindungan hukum, hingga melakukan kerja sama dengan pemerintah maupun lembaga lain non-pemerintah.

Sedangkan kewajiban ormas di antaranya memelihara nilai-nilai agama, budaya, moral, etika, dan norma kesusilaan serta memberikan manfaat untuk masyarakat. Menjaga ketertiban umum, mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel, dan lebih penting lagi berpartisipasi dalam pencapaian tujuan negara.

“Ada empat peran ormas dalam pembangunan. Pertama, ormas menjadi fasilitator penyampaian aspirasi bagi anggotanya. Kedua, ormas merupakan kekuatan sosial sebagai kontrol konstruktif bagi pelaksanaan program politik dan pembangunan. Ketiga, menjadi fasilitator peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dan yang keempat menjadi mitra kerja pemerintah dalam pembangunan,” terangnya panjang lebar.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama H. Kamaruddin Amin, mengungkapkan bahwa Indonesia pantas menjadi model artikulasi agama Islam, bahwa realitas keberagaman kehidupan beragama di Indonesia patut kita banggakan dan syukuri. “Indonesia bukan negara agama seperti Iran dan Vatikan yang menjadikan agama sebagai konsitusi mereka, tapi Indonesia adalah negara yang sangat beragama,” katanya.

Kontribusi agama dalam bernegara sangat fundamental. Kita punya undang-undang tentang pengadilan agama, pengelolaan zakat, wakaf, pesantren, dan organisasi kemasyarakatan (ormas). “Ini semua menunjukkan bahwa kehidupan beragama menginspirasi kehidupan bernegara kita,” ungkap Kamaruddin Amin.

Saat ini, telah berlangsung kemitraan antara Kementerian Agama dengan ormas Islam dan lembaga keagamaan Islam terutama dalam pembagian peran guna membantu penyelesaian konflik keagamaan, penanganan bencana dan wabah pandemi.

“Ormas dan lembaga keagamaan Islam diharapkan dapat terus mendukung segala pelaksanaan program-program pemerintah terutama dalam mewujudkan masyarakat yang beriman, sehat, sejahtera dan hidup rukun,” jelasnya.

Menyikapi Pandemi Covid-19, peran ormas Islam sangat strategis sebagai wujud internalisasi nilai-nilai kebangsaan.

“Ormas Islam dapat membantu pemerintah mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan selama masa pandemi serta mengembangkan dakwah moderasi beragama dengan mengedepankan toleransi, saling menghargai, saling menghormati, cinta tanah air, menghargai budaya dan tradisi, menghindari kekerasan, serta menghindari narasi kebencian,” ungkapnya. (gi)



Artikel ini terbit di Top1 - Singgalang Group dengan judul sama.

Kontak Redaksi klik DI SINI

Dewi Motik, Bunda Entrepreneur Indonesia

Written By Redaksi on 23 Februari, 2021 | 19.42


Dr. Hj. Cri Dewi Motik, M.Si, Bunda Entrepreneur Indonesia dalam sebuah cover majalah.


GEN-ID | INSPIRASI
- Tahun 1998 saya baru mulai berwirausaha di bidang penerbitan, serta membuka galeri kriya dan lukisan di Kemang Timur, Jakarta Selatan dengan nama Nilam Gallery. 

Bidang penerbitan saya pilih dalam misi menumbuhkan minat baca, dengan merekrut siswa SMA dan mahasiswa sebagai ‘proofreader’ lepas dengan honor menarik sebagai tambahan uang saku.

Wirausaha adalah suatu bidang yang saya sangat awam, mengingat sejak menikah saya hanya aktif sebagai pekerja sosial di luar tugas utama sebagai ibu rumah tangga.

Tentu saya perlu belajar banyak tentang dinamika kewirausahaan pada pakar-pakarnya. Learning by doing. Satu-satunya yang terlintas di benak saya ketika itu, untuk ‘berguru’ kewirausahaan adalah ibu Dewi Motik dan IWAPI-nya.

Saya sangat akrab dengan nama IWAPI, karena kantor pusatnya berada di jalan Kali Pasir Cikini, Jakarta Pusat, yang sering saya lewati, sebab rumah orangtua saya berada di kawasan Kwitang berbatasan dengan Kali Pasir.

Saya lalu mendaftar sebagai anggota IWAPI. Kemudian ditugaskan sebagai Ketua Bidang Promosi UKM–IWAPI DKI 1998–2002 dengan Ketua IWAPI DKI ibu Hj. Melani Suharli, yang kini bertugas di Komisi VI DPR RI.

Karena dalam proses berguru wirausaha, saya aktif mengikuti rapat-rapat dan semua kegiatan IWAPI hingga rakernas di Yogyakarta.

Berbagai kegiatan Bestari CDF pun saya integrasikan dengan IWAPI DKI, antara lain Pameran Topeng Malangan & Topeng Cirebonan di Hotel Kartika Chandra Jakarta tahun 2001. Misi program ini adalah pelestarian budaya, melestarikan kesenian tradisional dan kerajinan topeng yang nyaris punah.

Juga di Pameran Lukisan Guru & Murid SMU di Club House Pangkalan Jati Golf dalam rangka Hadiknas & Hari Pendidikan Angkatan Laut tahun 2000. Misi program ini untuk menyalurkan energi kreatif siswa agar tidak mencoret-coret fasilitas umum. Ketika itu juga sedang marak tawuran pelajar yang brutal di DKI Jakarta.




Bestari CDF juga ikut berperan aktif dalam perayaan Hari Anak Nasional (HAN) dari tahun ke tahun. Pada HAN tahun 2009, salah satu rangkaian kegiatannya adalah bedah buku karya anak-anak terbitan Balai Pustaka. Buku karya Nilam menjadi salah satu buku yang dibedah. Panitia sudah merancang  moderator dan 2 narasumber, semua pria.

Ibu-ibu di Divisi Pendidikan & Seni Budaya protes, kenapa tidak ada sosok perempuan, karena ibu punya peran besar dalam proses tumbuh kembang anak. Saya pun mengusulkan ‘tokoh ibu’ dari IWAPI. Rekan-rekan di Bestari setuju. Panita Bedah Buku pun setuju, namun mengatakan tidak ada anggaran honorarium untuk tambahan narasumber.

Saya lalu menunjukkan 3 foto ibu IWAPI pada Nilam yang sudah dikenalnya lantaran sering saya ajak dalam kegiatan IWAPI. Tiga foto itu adalah: Ibu Dewi Motik, Ibu Melani Suharli, dan ibu Gloria Imam Supardi.

Saya bertanya pada Nilam, mau didampingi ibu yang mana di forum? Spontan Nilam menjawab “Aku mau sama bunda Dewi Motik.”

Bestari pun segera menulis surat kepada ibu Dewi Motik untuk mohon kesediaan menjadi narsum. Secara pribadi saya menghubungi beliau via telepon, menyampaikan misi kegiatan tersebut. Ibu Dewi langsung mengatakan bersedia, bahkan sebelum surat dari panitia sampai kepada beliau.

Keteladanan ibu Dewi Motik yang menginspirasi banyak orang, khususnya rekan-rekan di Bestari CDF dan jaringan kerjanya, adalah “ketajaman membaca dengan mata hati” pada semua program-program idealis, dan mendukung sepenuh hati. Dengan kata lain, ikhlas membantu tanpa pamrih.




Kerendahan hati, sikap humble seorang Dewi Motik, bukan sekadar pencitraan semata, yang membuat ‘sungkan’ ibu-ibu di Bestari yang ketika itu menjemput ibu Dewi untuk Narasumber Bedah Buku HAN 2009 di kediamannya di jalan Surabaya, Menteng Jakarta Pusat, dengan mobil kijang sederhana, kendaraan operasional Div. Pendidikan Bestari CDF.

Saya terakhir ketemu ibu Dewi Motik di kantor Kowani ketika beliau menjabat Ketua Kowani 2009–2014. Kami berdiskusi merencanakan bedah buku beliau. Sayang rencana bedah buku tidak terlaksana lantaran suami saya jatuh sakit hingga meninggal dunia. Sejak itu saya kehilangan jejak beliau karena hp saya rusak, ketika ganti baru banyak nomor kontak sahabat yang hilang.

Entah memang dalam putaran ‘orbit’, saya menemukan kembali guru saya di grup Kartini LKN (Lembaga Kajian Nawacita) berkat budi baik seorang ‘Kartono’, bapak Ir. Samsul Hadi – Ketua Umum
LKN yang menyertakan saya di grup Kartini LKN.

Indonesia patut bersyukur memiliki seorang Dewi Motik, Ibu Entrepreneur bangsa, yang patut diteladani. Terima kasih bu Dewi, telah menjadi teladan dan ibu ideologis buat anak saya Nilam Zubir, yang sejak kecil mengidolakan ibu dan menjadikan ibu sebagai salah satu panutan.

Kini, Nilam tumbuh dewasa dengan mindset entrepreneur yang kuat, dan akan berdarmabakti sesuai profesinya di bidang hukum, dengan akan mendirikan LBH UKM. Semoga semua niat baik mendapat berkah dan ridho Allah SWT. Amin YRA.

Rahayu ...


Nina Triastuti
Bestari CDF (Community Development Foundation)
Cinere, 20 Februari 2021

Wali Kota Bekasi Bersama Waste4Change Launching Perahu Pembersih Sungai


GEN-ID | Kota Bekasi
- Pemerintah Kota Bekasi, bersama Waste4Change melaunching See Hamster (perahu pembersih sungai). Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yayan Yuliana dan Muhamad Bijaksana Junerosano, Managing Director Waste4change hadir pada acara tersebut.

Pemilihan sungai Bekasi sebagai lokasi percontohan untuk pembersihan sampah sungai menggunakan See Hamster dikarenakan sampah yang dihasilkan di Kota ini mencapai 1.800 ton/hari (sampah sungai dan darat) dengan potensi sampah yang terbuang ke laut mencapai 775 ton/hari. Potensi jumlah sampah yang terbuang ke laut ini cukup fantastis jika dibandingkan dengan potensi jumlah sampah Ibukota Jakarta yang terbuang ke laut yakni 356 ton/hari.

"Kami, Waste4Change bersama One earth One ocean, Reset Plastic, Recycle, memberikan kapal pembersih sungai kepada Pemkot Bekasi. Ini merupakan kerja sama yang baik dan diharapkan dengan adanya kapal ini dapat meminimalisir dampak dari pencemaran limbah sampah plastik di sungai. Kota Bekasi menjadi pilot project," ujar Muhamad Bijaksana Junerosano.

Salah satu isu yang tengah menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah terkait limbah sampah di sungai. Isu ini juga menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di sungai yang ada di Kota Bekasi, terkait pencemaran limbah sampah.

Sementara Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan aktivitas bersih-bersih sungai nantinya akan fokus pada daerah aliran sungai Kali Bekasi. Namun Rahmat berharap dan diupayakan saat ini adalah bagaimana mencegah langsung pada sumbernya agar sampah tidak dibuang ke aliran sungai, dengan menciptakan kesadaran akan lingkungan.

"Perahu akan dioperasikan di daerah aliran Sungai Bekasi. Kita sadari produksi sampah di Kota Bekasi tiap harinya mencapai 1.800 ton (sampah sungai dan darat), dengan adanya kapal ini nantinya akan difokuskan pada pembersihan Kali Bekasi. Selama ini pembersihan sampah di Kali Bekasi hanya dilakukan secara manual," ujar Wali Kota.

Didukung dan bekerja sama dengan dua stakeholder yang berkompeten dalam bidangnya, yaitu greencycle-schwarz dan one earth one ocean, Waste4Change melakukan studi terhadap jumlah sampah yang ada disungai dan melakukan daur ulang sampah yang terkumpul. Studi ini bertujuan untuk mengetahui titik lokasi yang tepat di area sungai Bekasi untuk melakukan pengumpulan sampah. Studi sudah dilakukan pada tanggal 20 Januari 2020 s/d 28 Februari 2020 dengan dibantu  Tim DLH Pemkot Bekasi, BMSDA Pemkot Bekasi. Sementara Pemkot Bekasi berkewajiban mengkoordinir Pasukan Katak serta mengangkut sampah residu.

"Saat ini Waste4Change sedang fokus mengembangkan jasa untuk mengelola sampah lebih banyak lagi dan melakukan pendekatan ke beberapa kota serta kabupaten yang terbuka untuk bekerjasama dalam membersihkan sampah seperti Pemkot Bekasi. Kami sangat senang diterima oleh Pemerintah Kota Bekasi dan akan berkolaborasi untuk membersihkan sampah di sungai Bekasi. Semoga dengan bantuan ini dapat memaksimalkan kinerja Pasukan Katak dalam membersihkan sungai. Semoga bentuk kerjasama ini dapat menjadi pemantik untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia lainnya agar tidak berkontribusi lebih banyak terhadap krisis Marine Debris yang saat ini kita alami," ujar Mohamad Bijaksana Junerosano, Founder dan Managing Directory Waste4Change.

Wali Kota berharap, kedatangan tiga kapal ini mampu mengantisipasi kiriman sampah dari daerah hulu yang kerap mampir ke Kali Bekasi saat musim penghujan.

"Saat ini di musim penghujan adanya kiriman sampah dari daerah hulu sangat banyak. Dengan adanya kapal ini menjadi antisipasi kita dalam penanganan sampah yang ada di kali Bekasi," kata Wali Kota.

Launching perahu "Seahamsters" berlangsung di Perumahan Delta Pekayon, RW 07, Kelurahan Pekayon, Kota Bekasi. Tiga buah kapal yang nantinya akan disiagakan di sekitar Bendungan Presdo. (ez/ndoet)

Mahar Prastowo



Baca artikel inspirasi:
Dewi Motik Bunda Entrepreneur Indonesia

Mengintip Kegiatan Emak-emak Srikandi Ketahanan Pangan Medan Satria

Written By Redaksi on 15 Februari, 2021 | 16.26



GEN-ID | Kota Bekasi - Para srikandi alias emak-emak di Perumahan Taman Harapan Baru (THB), RW 026 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi memanfaatkan sebidang lahan PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas) atau fasos/fasum seluas 1500 meter persegi yang terletak di RT 002 untuk dijadikan lahan pertanian hidroponik, tanaman obat keluarga (toga) dan budidaya ikan lele.

Hasilnya, warga di dalam kompleks perumahan selama masa pandemi dapat terpenuhi kebutuhannya akan sayuran dan ikan segar tanpa harus belanja keluar perumahan.

Upaya para emak kece di Kelurahan Pejuang itu dengan kreatifitasnya di bidang ketahanan pangan pun mendapat apresiasi beragam kalangan termasuk Camat Medan Satria Lia Erliani. Bahkan mewakili kecamatan untuk berkompetisi di ajang Kampung Siaga di tingkat Kota Bekasi, yang diikuti sebanyak 12 Kecamatan.


 


“Terkait ketahanan pangan di RW 26 memang untuk saat ini cukup luar biasa. Kelompok tani yang ada mampu membangun ketahanan pangan di lingkungan RW 026 dengan memanfaatkan lahan PSU untuk dijadikan lahan pertanian,  Hidroponik, Toga (tanaman obat keluarga), budidaya lele dan banyak lagi. Bahkan telah mampu mengembangkan usaha usaha kecil hasil karya para srikandi RW 026 yang patut diperhitungkan dari segi kualitas dan rasa,” terang Lia.

Lia lebih lanjut mengungkapkan, atas nama Pemerintah Kota Bekasi pihaknya terus melakukan pembinaan dan memfasilitasi agar ketahanan pangan di RW 026 khususnya dan wilayah Kecamatan Medan Satria umumnya mampu memenuhi kebutuhan pangan warga serta  diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga masyarakat. "Khususnya ditengah masa pandemi Covid-19," tutup Camat Medan Satria Lia Erliani.

Apa saja sih yang emak-emak itu lakukan?

Adalah Endang Sudaryanti, penasehat Kelompok Wanita Tani (KWT)-sebuah wadah berkumpul emak-emak di perumahan Taman Harapan Baru (THB) guna menunjang kemandirian dan ketahanan pangan keluarga ditengah pandemi Covid-19, menceritakan kegiatan para emak itu.

Ia bersama para enak yang tergabung di KWT pada hari Minggu(14/02/2021) pagi tampak menmbawa sejumlah peralatan seperti skop kecil, garukan besi atau garpu, cangkul dan berbagai peralatan lainnya dan menuju sebidang lahan pertanian.




Di lahan tersebut tampak berbagai jenis sayuran dan buah-buahan ditanam antara lain kacang panjang, pokcoi, sawi, bayam, cabe, jeruk, ubi jalar dan lainnya serta budidaya ikan lele sangkuriang.

Sabtu dan Minggu pagi menjadi agenda rutin Endang Sudaryanti yang akrab dipanggil Bu RW atau Bu Endang ini bersama pengurus dan anggota KWT lainnya  bercocok tanam. Kegiatan ini sekaligus jadi ajang silaturahmi para warga, terlebih jika sedang panen.

Kegiatan emak-emak di RW 026 itu sudah dilakukannya beberapa waktu lalu sejak masa pandemi Covid-19, tepatnya Juni 2020 sampai sekarang. Hasil dari kegiatan bercocok tanam itu untuk memenuhi kebutuhan sayur, buah, dan lauk warga di perumahan THB. 


Semua kegiatan Bu RW bersama para emak-emak lainnya di perumahan THB itu mendapat dukungan penuh dari para suami.

“Saya ingin ibu-ibu di RW 026 kompak ya. Saya senang melihat ibu-ibu bisa guyub di sini,” tutur Endang Sudaryanti, istri Ketua RW 026 Edy Mulyawan.

"Dengan adanya program pertanian di RW 026, selain sebagai wadah paguyuban warga, juga bisa menjadi solusi bagi kebutuhan pangan khususnya sayur dan buah warga yang tinggal di perumahan Taman Harapan Baru," terang Bu Endang.

“Semua untuk warga, warga senang kita senang,” ujarnya.


Kontak Redaksi
Klik Reporter → Agus Wiebowo | Klik Editor
Mahar Prastowo

 


Mau Serunya 'Pengalaman Magic' Food Gastronomy di Dufan? Baca Ini Dulu...

Written By Redaksi on 14 Februari, 2021 | 02.53



GEN-ID Dunia Fantasi (Dufan) Taman Impian Jaya Ancol bakal ngadain  "Fun Dining" pada tanggal 19 Februari petang jam 18.00-20.00 WIB. Tapi kalian mesti tahu dulu apa sih keseruan di Fun Dining kali ini.

Yuk, simak penjelasan soal Fun Dining tersebut oleh "orang dalem" Dufan, namanya Arif Rahman, asli Betawi dan biasa dipanggil Bang Arif.

Jadi, buat kalian yang sudah bosan #Dirumahsaja gara-gara kena #PSBB #PPKM dan kangen suasana Dufan di malam hari ๐ŸŽก๐ŸŒ™, Dufan undang kalian ngikutin Fun Dining bersama Andrian Ishak - Chef Namaaz Dining, yang bakal bikin kalian tak akan pernah melupakan seumur hidup cara makan yang unik, magic, dan disajikan dengan berbagai trik.

Tahu sendiri kan sama Chef satu ini, dia bawa tren Food Gastronomy sampai bikin penikmat olah seni masakannya serasa halu alias melayang di alam halusinasi. Semacam ada sentuhan mejik (magic) seperti di film Jumanji atau Harry Potter. 

Nah, kata Bang Arif, khusus di tanggal 19 Februari 2021, kalian bisa merasakan kembali Dufan malam ๐ŸŽก๐ŸŒ™ melalui acara Fun Dining itu bareng Chef Andrian Ishak.

"Tapi terbatas ya, hanya buat 26 orang," kata Bang Arif.

Soal harga, Dufan Fun Dining yang bakal memberikan keseruan pengalaman tematik ini hanya dipatok Rp 1.500.000/Pax untuk 4-course.

Dufan Fun Dining akan berlangsung hanya selama 2 jama mulai dari jam 18.00 - 20.00 yang tentu saja dilengkapi dengan protokol kesehatan terlengkap.

Bocoran dikit nih, wahana di Dufan bakal disulap jadi kecil-kecil dalam bentuk makanan yang bakal bisa disantap, hap! 

Tertarik? Caranya gampang, Klik aja DI SINI dan bakal jadi salah satu dari buaaanyak orang yang menginginkan kesempatan langka ini!




Mahar Prastowo

82 RW di Jakarta Zona Merah Covid-19, Pemerintah Terapkan PPKM Mikro

Written By Redaksi on 10 Februari, 2021 | 09.07

Perpanjangan PSBB dan menjadi PPKM membuat sekolah juga terus melanjutkan menyelenggarakan pembelajaran secara daring guna memutus rantai Covid-19


GEN-ID | Jakarta
- Pemerintah resmi melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun kali ini dilakukan dalam skala mikro yang tertuang dalam Surat Instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021.

Aturan pembatasan ini diterapkan mulai 9 sampai 22 Februari 2021, berlaku di tingkat Provinsi dan Kebupaten atau Kota di Jawa-Bali. Dalam penerapannya, ada beberapa hal yang berbeda karena PPKM Mikro juga mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

Perpanjangan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) No 107 Tahun 2021 terkait Perpanjangan Pemberlakuan Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah.

"Kita ada akhir pekan panjang perayaan Imlek. Saya imbau semua jangan bepergian keluar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah," ujar Anies dalam keterangan resminya, Selasa (9/2/2021)

.PPKM skala mikro merupakan strategi baru pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Adapun aturan PPKM skala mikro tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dalam aturan tersebut, pemerintah membagi tindakan pengendalian Covid-19 berdasarkan empat zona yakni zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Suatu wilayah disebut zona merah Covid-19 apabila terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir. Skenario pengendalian Covid-19 untuk wilayah zona merah Covid-19 mencakup:

a. Menemukan kasus supek dan pelacakan kontak erat
b. Melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat
c. Menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial
d. Melarang kerumunan lebih dari tiga orang
e. Membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00
f. Meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menim bulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

Dilansir dari website resmi Covid-19 milik Pemprov DKI Jakarta hingga 4 Februari, ada 82 RW di Ibu Kota yang berstatus zona merah Covid-19 dan masuk wilayah pengendalian ketat (WPK).

Sebanyak 82 RW itu tersebar di enam wilayah Jakarta, yaitu 41 RW di Jakarta Selatan, 16 RW di Jakarta Pusat, 13 RW di Jakarta Barat, 6 RW di Jakarta Timur, 4 RW di Jakarta Utara, dan 2 RW di Kepulauan Seribu.

Berikut rincian 82 RW di Jakarta yang masuk kategori zona merah Covid-19.

Jakarta Pusat

    Kelurahan Bungur, RW 001
    Kelurahan Cempaka Putih Timur, RW 004
    Kelurahan Duri Pulo, RW 004
    Kelurahan Kartini, RW 007
    Kelurahan Kebon Sirih, RW 008
    Kelurahan Mangga Dua Selatan, RW 007
    Kelurahan Menteng, RW 008
    Kelurahan Menteng, RW 009
    Kelurahan Pegangsaan, RW 008
    Kelurahan Pegangsaan, RW 006
    Kelurahan Pegangsaan, RW 007
    Kelurahan Rawasari, RW 003
    Kelurahan Senen, RW 005
    Kelurahan Serdang, RW 004
    Kelurahan Utan Panjang, RW 004
    Kelurahan Pasar Baru, RW 004

Jakarta Selatan

    Kelurahan Cipete Selatan, RW 002
    Kelurahan Kalibata, RW 008
    Kelurahan Kalibata, RW 002
    Kelurahan Kalibata, RW 005
    Kelurahan Kalibata, RW 004
    Kelurahan Kalibata, RW 003
    Kelurahan Karet, RW 007
    Kelurahan Karet, RW 005
    Kelurahan Karet, RW 004
    Kelurahan Karet, RW 002
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 001
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 007
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 002
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 005
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 004
    Kelurahan Karet Kuningan, RW 006
    Kelurahan Melawai, RW 002
    Kelurahan Melawai, RW 001
    Kelurahan Pancoran, RW 003
    Kelurahan Pancoran, RW 006
    Kelurahan Pasar Minggu, RW 006
    Kelurahan Pasar Minggu, RW 003
    Kelurahan Pasar Minggu, RW 004
    Kelurahan Pasar Minggu, RW 001
    Kelurahan Pela Mampang, RW 002
    Kelurahan Pela Mampang, RW 001
    Kelurahan Pela Mampang, RW 007
    Kelurahan Pela Mampang, RW 003
    Kelurahan Pondok Labu, RW 003
    Kelurahan Ragunan, RW 005
    Kelurahan Rawa Barat, RW 001
    Kelurahan Rawa Barat, RW 005
    Kelurahan Rawa Jati, RW 011
    Kelurahan Rawa Jati, RW 003
    Kelurahan Rawa Jati, RW 009
    Kelurahan Rawa Jati, RW 010
    Kelurahan Tegal Parang, RW 005
    Kelurahan Tegal Parang, RW 004
    Kelurahan Tegal Parang, RW 002
    Kelurahan Tegal Parang, RW 001
    Kelurahan Tegal Parang, RW 003

Jakarta Barat

    Kelurahan Joglo, RW 006
    Kelurahan Joglo, RW 001
    Kelurahan Joglo, RW 008
    Kelurahan Joglo, RW 002
    Kelurahan Joglo, RW 004
    Kelurahan Joglo, RW 003
    Kelurahan Mangga Besar, RW 001
    Kelurahan Slipi, RW 003
    Kelurahan Srengseng, RW 002
    Kelurahan Srengseng, RW 001
    Kelurahan Srengseng, RW 006
    Kelurahan Srengseng, RW 003
    Kelurahan Srengseng, RW 008

Jakarta Timur

    Kelurahan Cipinang Melayu, RW 002
    Kelurahan Kayu Manis, RW 002
    Kelurahan Makasar, RW 003
    Kelurahan Malaka Jaya, RW 006
    Kelurahan Malaka Sari, RW 009
    Kelurahan Kebon Manggis, RW 003

Jakarta Utara

    Kelurahan Kelapa Gading Barat, RW 017
    Kelurahan Sunter Jaya, RW 007
    Kelurahan Sunter Jaya, RW 006
    Kelurahan Sunter Jaya, RW 005

Kepulauan Seribu

    Kelurahan Pulau Harapan, RW 001
    Kelurahan Pulau Tidung, RW 004


[gi]

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku