Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui WA 0813-8728-4468

Iman Kristen Memandang Vaksinasi Covid-19: Kebohongan di Depan Mata

 





Mie Ayam Hot Plate, Menu Andalan Warung Mas Bima



GEN-ID | Kuliner - "Mas, pesan Mie Hot Plate satu!" pinta Pak Bintoro, salah satu pelanggan setia Warung Mas Bima yang terletak di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Warung Sragen Asri atau lebih dikenal Warung Mas Bima adalah salah satu usaha kuliner di Taliabu yang sudah dirintis sejak 2014 lalu diawal-awal kabupaten Pulau Taliabu mekar dari kabupaten Sula.

Mas Bima pemilik usaha kuliner yang berasal dari Sragen Jawa Tengah itu mengadu nasib untuk usaha kuliner di Kabupaten Pulau Taliabu yang baru jadi kabupaten pemekaran baru  waktu itu.  

Perjalanannya pun tidak semulus seperti bayangan, berbagai cobaan maupun rintangan pun telah dilewatinya mulai dari tempat usaha yang digusur juga banyaknya saingan, serta model menu baru yang tren saat ini.

Namun hal itu tidak membuat Mas Bima pantang menyerah. Sehingga muncul ide-ide untuk terus berkreasi menyediakan menu terbaru yang sedang tren.



Mie Ayam Hot Plate misalnya, menu kreasi baru dari Mie Ayam yang sudah dimodifikasi seiring perkembangan zaman sehingga menambah keunikan juga kenikmatan serta cita rasa tersendiri.
 
Menu lain juga tersedia mulai dari bakso daging, nasi goreng, ayam geprek, ayam kremes, ayam bakar, soto ayam, tempe tahu penyet, ikan sayur dan juga tersedia berbagai juice.

"Soal harga sangat terjangkau tentunya," kata Bima saat ditemui  ditempat usahanya.

"Yang penting pelanggan bisa puas dan menikmati. Karena kepuasan serta kenyamanan pelanggan adalah kebanggaan bagi kami,"pungkas Bima.




Pokdarkamtibmas Bhayangkara Tingkatkan Peran Ditengah Pandemi



GEN-ID | Komunitas 
- Di tengah kondisi saat ini dimana semua merasakan dampak dari pandemi Covid-19, tentu dibutuhkan peran lebih dari Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara.

Hal ini disampaikan Dedy Rudyanto, bendahara Pokdarkamtibmas Bhayangkara sektor Bekasi Selatan di rumahnya di RW 013 Pondok Surya Mandala, Bekasi Selatan.

“Peran akttif pokdar sangat dibutuhkan saat ini. Kita melihat situasi pandemi yang mana semua terkena dampaknya. Dalam kamtibmas sendiri peran pokdar sangat jelas, seperti apabila ada acara-acara seperti kunjungan polri, pokdar selalu ikut dalam membantu pengamaman, mengondisikan area parkir para tamu, ikut membantu kerapian berlangsungnya acara dan lain-lain.



"Kordinasi pokdar  dengan kepolisian setempat juga berlangsung lancar. Apabila ada masalah-masalah di masyarakat pokdar selalu dilibatkan termasuk di masa pandemi pokdar bersama 3 pilar aktif menyosialisasikan protokol kesehatan," terang Dedy.

Menguatkan pernyataan Dedy, anggota Pokdarkamtibmas Bhayangkara Nipan Apandi mengatakan Pokdar Kamtibmas terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari birokrat, akademisi sampai organisasi masyarakat. "Tentunya bisa menjadikan kelompok ini menjadi pionir ataupun contoh teladan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Nipan.



“Kita melihat juga bahwa peranan kelompok ini bisa dijadikan potensi yang baik dalam masyarakat, bukan hanya sebagai Kamtibmas seperti PAM Nataru saja, namun juga bisa melakukan peran yang lain, sepert ikut  kegaitan rescue, dengan berani terjun ke wilayah bencana, pokdar juga aktif di kegiatan intern seperti mengumpulkan uang kas guna mengasah kepedulian anggota yang terdiri dari berbagai latar belakang.  Sebagai contoh dengan uang kas, bisa membantu anggota pokdar yang lagi sakit, dalam kegiatan sosial juga kami melaksanakan pembagian sembako dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya," terang Nipan.

"Pokdarkamtibmas Bhayangkara. ini dengan harapan bahwa keamanan dan ketertiban bisa diwujudkan di tengah masyarakat karena Kamtibmas bukanlah keharusan namun kebutuhan dalam bermasyarakat,” tutup Nipan.

 
Reporter: Agus Wiebowo | Editor:Mahar Prastowo


Sosok Geisz Chalifah di Mata Karyawan


    Geizs Chalifah (tengah) bersama budayawan Betawi Ridwan Saidi (kiri) dalam sebuah Talkshow


GEN-ID
|  Inspirasi
- Sebagai aktifis Geisz Chalifah bukan hanya "tukang demo" tanpa solusi. Ia menginisiasi sebuah kepedulian perusahaan kepada masyarakat terdampak bencana seperti lombok dan lainnya. Belum lagi di dunia internasional, Rumah Sakit Indonesia di Palestina merupakan salah satu yang ia resmikan bersama tim dokter Mer-C pada 2015 silam.

Di debat dengan para buzzer sekaligus perusuh atas kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ia kokoh bagaikan karang menanggapi dan mematahkan argumen mereka di TV maupun di media sosial. Tak pelak, orang mengenal dia sebagai bumpernya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang punya prinsip teman debat, kritikus adalah teman diskusi, menjawab tuduhan dengan karya dan prestasi.

Dengan 53 capaian prestasi hingga tahun kedua menjabat gubernur, dan prestasi itu sering diposting Geisz Chalifah kepada publik, semakin membuat yang tidak suka kepada Anies kebakaran jenggot, dan tentunya makin tidak suka sehingga argumen dan serangan yang diluncurkan kepada Anies irrasional dan ngawur.

Geisz Chalifah (57), alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Jayabaya, Jakarta pada tahun 1987, aktif dan pernah terlibat di berbagai organisasi diantaranya sebagai Ketua Lembaga Seni dan Budaya MN KAHMI (2018 - 2021), Produser Jakarta Melayu Festival sejak 2012, Ketua Umum PB Pemuda Al Irsyad (2001 – 2010), Vice President KAPPIJA, Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia - Jepang (2001 -2002) serta Vice President Indonesian Student Association For International Studies (ISAFIS) (1986 – 1988).

Ia menjabat sebagai Komisaris PT. Pembangunan Jaya Ancol sejak RUPS Oktober tahun 2019.

Awal ia "rame" di media sosial dan mendapat bully dari para buzzer, bukan serta-merta. Awalnya ia hanya menanggapi cuitan-cuitan netizen yang irrasional dengan menuliskan berbagai prestasi Gubernur DKI. Ia merasa Gubernur diperlakukan tidak adil, sedangkan media massa banyak yang ada keberpihakan anti Anies. Sampai ada berbagai ketidakbecusan pemerintahan di daerah manapun seolah #SalahAines.

Sebenarnya bagaimana sosok garang di debat ini ketika menjalani hari-harinya sebagai seorang Komisaris BUMD terbaik se Asia Tenggara ini?


Arif Rahman bersama budayawan Betawi Ridwan Saidi


Adalah Arif Rahman, karyawan yang telah mengabdi di PT. Taman Impian Jaya Ancol selama 20 tahun lebih, merasa kehadiran sosok Geisz memberi warna baru dan keceriaan corporate culture yang telah terbangun.

Meski ditengah pandemi Covid-19, berbagai terobosan terus dilakukan. Tak pelak semua harus bekerja keras namun dengan suasana senang, sebuah suasana yang dibangun Geisz, aktifis yang peduli pada kebencanaan, pendidikan dan korban perang ini.

"Orangnya enak, tidak kaku," ujar Arif Rahman.

Dalam berbagai kesempatan, dia juga sosok yang open minded, terbuka dengan gagasan orang lain meski ia meyakini gagasan dialah yang benar.

"Terbuka, bisa menerima masukan dan kritik," kata Arief.

Dan lebih dari itu, Geisz menunjukkan kesalehan sosial dengan bisa menjadi pendengar yang baik bagi orang lain tak melihat senioritas usia dan jabatan. "Beliau lebih melihat apa yang disampaikan seseorang, bukan melihat siapa yang berbicara," ujar Arif.

Sebagai aktifis dan sekaligus budayawan, Ketua Umum Yayasan Rahmatan Lil Alamin (SDIT Insan Mandiri) ini  memiliki pemikiran yang luas sehingga terbawa dalam budaya kerjanya.

Dimasukkannya Geisz Chalifah sebagai komisaris, karena Gubernur menginginkan PT Pembangunan Jaya Anco ada continuity in changeleaderhip-nya tetap tapi formasi di bawahnya ada pergantian.

"Harapannya ada keberlanjutan atas apa yang dikerjakan, tapi juga ada perubahan," kata Anies saat itu.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki 72% saham di PT Pembangunan Jaya Ancol. Sebagai pemilik saham terbesar berhak menunjuk komisaris.



Mahar Prastowo

Penilaian 3 Kriteria RW Siaga Kelurahan Jakamulya, Hanpangan dan UMKM Belum Maksimal



GEN-ID | Kota Bekasi - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam perumusan  upaya-upaya pencegahan Covid-19 di Kota Bekasi menyimpulkan penanganan  harus dilakukan secara berjenjang dari tingkat RT, RW, Kelurahan hingga Kecamatan.

Pemerintah Kota Bekasi sangat mengapresiasi upaya preventif  oleh warga atau masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 yang kemidian dimasukkan dalam konsep  RW Siaga.

RW Siaga dibagi dalam 3 kriteria yaitu RW Siaga Zero Covid-19, RW Siaga Zero Criminal serta RW Siaga Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kemasyarakatan.



Sekretaris Camat Bekasi Selatan Yeyen Apriyanti, S.E, M.M selaku Ketua Tim Penilai pada Rabu (13/01/2021) melakukan penilaian di  Balai Warga RT 05 RW 013 Pondok Surya Mandala Kelurahan Jakamulya Kecamatan Bekasi Selatan.

Bersama Yeyan adalah Tim Penilai untuk ktiteria RW Siapa Zero Crime oleh Iptu Sabeni yang menjabat Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Agus Kasi Ekbang Kecamatan Bekasi Selatan, serta Pelda Darman Lumban Toruan dari Koramil 01/Kranji, dan Saugih selaku Kasi Pemtibum Kelurahan Jakamulya bersama Sertu Mulyadi Babinsa Kel. Jakamulya.



Untuk RW 013 menurut Yeyen indikator penilaian  penilaian RW Siaga bebas covid sudah terpenuhi.

"Rukun Warga 013  siaga Zero Covid-19 Sudah terpenuhi, seperti penerapan standar protokol kesehatan yang memadai, dengan adanya inovasi dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, adanya partisipasi warga masyarakat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19, kelengkapan sarana dan prasarana penanganan Covid-19, spanduk himbauan dan peringatan, cuci tangan, yang terpapar dimonitor, dan adanya isolasi mandiri," jelas Yeyen.

Sementara itu berdasar penilaian kategori RW Siaga Zero Kriminalitas menurut Iptu Sabeni, Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, menurutnya RW 013  cukup baik.

Hal itu didindikasikan dengan beberapa indikator penilaian yang meeliputi kasus kriminalitas pada wilayah RW yang bisa dikatakan relatif aman,  adanya SOP keamanan, diadakan gantian jaga malam setiap malam 6 orang, adanya sarana dan prasarana penunjang keamanan seperti dipasangnya CCTV di beberapa tempat.

"Himbauan saya supaya warga tambah kompak, mau bergotong royong dan saling berbagi informasi," kata  Iptu Sabeni.

Adapun dalam penilaian RW Siaga Ketahanan Pangan/Ekonomi Kerakyatan RW 01  ada beberapa hal yang disorot oleh tim penilai. Pelda Darman Lumban Toruan sebagai tim penilai didampingi Sertu Mulyadi Babinsa Jakamulya.



Penilaian RW Siaga Hanpangan/Ekonomi Kerakyatan dinilai dengan sejumlah indikator antara lain adanya aktivitas ketahanan pangan/ekonomi kerakyatan yaitu adanya aspek ketersediaan pangan/produk ekonomi, ini dinilai sudah berjalan di RW 013 meski dengan catatan.

"Hanya saja ada yang perlu diperhatikan yaitu belum seratus persen seperti yang diharapkan pemerintah, yang mana apa yang ditanam untuk membantu para petani dan harusya bisa dikonsumsi masyarakat sendiri," ujar Pelda Darman Lumban Toruan.

"Adapun untuk UMKM sendiri  harus ada perhatian khusus dari Pak RW, artinya Pak RW untuk lebih aktif lagi dalam pembinaan," ujar Darman.

Acara Penilaian dan Pembinaan RW 013 berlangsung tertib dan lancar atas kesigapan Gunanto ketua RW 013 dan jajarannya, Rudyanto, ketua RT 05 dan jajarannya serta ibu-ibu penggerak  PKK pimpinan Ibu Dini Herliyus, dan pengamanan oleh Pokdarkamtibmas Bhayangkara.

Gunanto, ketua RW 013 menyampaikan terimaksihnya atas kepercayaan yang diberikan sehingga di ikutkan dalam penilaian RW Siaga.

"Sebagaimana yang diharapkan acara dari beberapa kategori penilaian yang ada diharapkan seluruh RW Siaga di Kota Bekasi dapat menjalankan seluruhnya dengan baik dan maksimal. Dan kami di RW 013 sudah berusaha semampu kami untuk menjadi lebih baik. Penanganan covid, keamanan lingkungan, ketahanan pangan, kami lakukan dengan kemampuan kami. Dan untuk ketahana pangan selain tanaman pangan,  perikanan,  nantinya juga akan kami kembangkan ke pelihara domba," terang Gunanto.

Ia sebagai ketua RW juga  berterimakasih atas masukan dan kritikan dari tim penilai. "Kami sangat berterimaksih dan semoga kedepan akan lebih baik dan meningkat," ujarnya.

Sebagai ketua RW ia  menyampaikan terimakasih kepada  RT dan jajaran serta ibu-ibu PKK dan semua warga sehingga bisa dipilih sebagai peserta penilaian RW Siaga.

RW Siaga diungkapkan Gunanto sebagai cara pemerintah mendorong warga untuk turut berperan aktif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dan menekan angka penularannya, serta memacu kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu  supaya selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap tempat baik di tempat ibadah, tempat-tempat makan, restoran, perbelanjaan, sekolah, tempat hiburan dan lain-lain dengan menggunakan masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan hingga menjaga jarak yang paling utama," tutup Gunanto.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Gotong Royong dan Swadaya FBR Kota Bekasi Bangun Gedung Sekretariat Baru





GEN-ID
| Komunitas
- FBR (Forum Betawi Rempug) Kota Bekasi bakal memiliki gedung sekretariat baru yang terletak di kawasan Galaxy City, bersebelahan dengan  gedung  PGRI di kawasan Ruko Grand Galaxy City.

"Pembangunan ini sudah 3 bulan. Alhamdulillah berjalan lancar, kami pure swadaya FBR sendiri, ada 49 Ketua Gardu se-kota Bekasi, semua ikut berpartisipasi. Masing-masing ada yang nyumbang semen, pasir, splite, batu, besi. Kita tidak minta. Dan mampunya tenaga ya mereka menyumbang tenaga," ujar Novel Said, Ketua Korwil FBR (Forum Betawi Rempug) Kota Bekasi.

Hal itu disampaikan Novel Said disela pengecoran Kantor Sekretariat FBR Kota Bekasi pada Rabu (13/01/2021) di RT 04 RW 17 Kelurahan Jakasetia Kecamatan Bekasi Selatan.

Dalam pantauan Generasi Indonesia tampak  sekali kekompakan yang dilakukan para anggota FBR. Puluhan orang tampak bahu membahu melaksanakam kegiatan pengecoran.



Ketua Korwil FBR Kota Bekasi Novel Said mengucapkan rasa syukurnya dengan keberadaan kantor sekretariat baru, yang bisa menjadi wadah berkumpul jajaran FBR di Kota Bekasi.

"Kita bersyukur dengan adanya dukungan dan partisipasi seluruh pihak yang membantu FBR Korwil Kota Bekasi sehingga kini memiliki kantor sekretariat yang baru," ujarnya.

Menurut Novel Said sengaja kegiatan ini dilaksanakan di hari kerja karena di hari libur tentunya pada punya acara keluarga di rumah.

Terkait dukungan pemerintah, selain dukungan moril dan administratif seperi dibuatkan ijin, juga diberikan  tempat membangun diatas  tanah fasus fasum.

Adapun rencananya kedepan peruntukan gedung ini multi fungsi, bisa untuk acara-acara hajatan seperti rapat, wedding dan sebagainya.

"Harapan kami FBR tambah solid, tambah maju dan tambah dewasa, FBR semakin merakyat dan juga keberadaan gedung ini bermanfaat untuk masyarakat sekitar," tutup Novel.


Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Tinjau Penyaluran BST, Lurah Kebon Pala Pastikan Penerapan Prokes 3M




GEN-ID
| Jakarta Timur
- Guna memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) 3M dalam penyaluran Bantuan Soail Tunai (BST), Lurah Kebon Pala Kecamatan Makasar Jakarta Timur Faisal Riza, M.Kes melakukan peninjauan penyaluran BST di wilayahnya, Selasa (12/01/2021).

Protokol Kesehatan (Prokes) 3M dimaksud adalah Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Titik penyaluran BST dibagi dengan memanfaatkan kompleks gedung Sekolah Dasar Negeri 01, 02 di Jalan Cakrawala dan Kompleks SDN 03,04,05 Kebon Pala di Jalan Jengki-Cipinang Asem.

Pada setiap titik penyaluran BST tersebut diterapkan protokol kesehatan ketat dengan jumlah   penerima manfaat (BST) sebanyak 500 orang.

Seluruh unit kerja organisasi pemerintahan kelurahan terlibat secara aktif. Hal ini nampak dalam apel persiapan pelaksanaan penyaluran BST pada Selasa pagi serta di lokasi penyaluran BST.




Diungkapkan Faisal bahwa Provinsi DKI Jakarta mulai mendistribusikan BST pada hari ini, Selasa (12/01/2021) dan Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi wilayah pertama pendistribusian BST.

Penerima Bantuan Sosial Tunai akan menerima bantuan dalam bentuk uang tunai senilai Rp300.000,-.

BST di Pemprov DKI Jakarta berasal dari dua sumber, yakni dari APBN Kementerian Sosial RI dan dari APBD Pemprov DKI.

Namun khusus untuk BST yang berada di wilayah Jakarta Timur, keseluruhan berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Total keseluruhan BST di Provinsi DKI Jakarta berjumlah 1.805.216 BST, dengan rincian 750.000 berasal dari APBN Kementerian Sosial RI dan 1.055.216 berasal dari APBD Provinsi DKI Jakarta.

Perincian total BST yang disalurkan untuk wilayah Jakarta Timur sebanyak 532.295 bantuan, Jakarta Utara 307.371, Jakarta Selatan 356.371, Jakarta Barat 419.721, Jakarta Pusat 183.895 dan Kepulauan Seribu sebanyak 5.563 bantuan.

Untuk mengetahui daftar nama penerima BST dari Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, warga dapat bertanya kepada RW tempat tinggal masing-masing atau Petugas Pendata dan Pendamping Sosial (Pendamsos) di kelurahan setempat atau dengan mengecek di https://corona.jakarta.go.id/

Pertanyaan dan keluhan dapat disampaikan melalui call center Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta melalui nomor telepon (021) 426 5115 atau menghubungi nomor seluler 0821-1142-0717.


Mahar Prastowo


Mas Tri Kunjungi Lurah Ricky, DAS Kalijati Akan Dinormalisasi

 


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono atau akrab disapa Mas Tri temui Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar dan Ketua RW 12 Mulyadi pada Selasa (12/01/20) terkait dengan rencana normalisasi daerah aliran sungai (DAS) Kalijati di sepanjang  Jalan Letnan Arsyad tepat di  RW 012 Kelurahan Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan.

"Saya rasa permasalahan Kalijati ini akan coba diselesaikan secara bertahap, dan kita akan coba membuat model pertamanan di trotoar sepanjang 200 meter, kita berupaya untuk menertibkan bukan membubarkan, karena roda perekonomian harus tetp berputar," ujar Mas Tri.

Tri Adhianto berharap normalisasi Kalijati akan segera terealisasi, lingkungan yang bersih segera terwujud, dan masalah banjir diwilayah tersebut juga dapat teratasi.

Ricky Suhendar, Lurah Kayuringin Jaya menyampaikan bahwa warga RW 12 beserta jajaran staff Kelurahan pernah melakukan grebeg K3 untuk membersihkan sampah dan sedimen lumpur yang ada di Kalijati, Bahkan pernah sampai mengerahkan warga. Dan saat itu dikirim bantuan tenaga dari LDII sebanyak  100 orang.

"Kami pernah bersama sama melakukan Grebeg K3, Akan tetapi sampah dan pohon tumbang tetap saja terjadi di Kalijati tersebut, diakibatkan tekstur tanah sepanjang bantaran Kalijati terbilang gembur dan turab-turab yang ada banyak yang sudah rusak, yang menyebabkan terjadinya longsor, dan dari longsor tersebut menyebabkan terjadinya sedimen tanah, lumpur di kalijati tersebut naik," terang Ricky.

Lanjut Ricky, "tentunya semua berproses, semua bertahap, sekarang ini semua lagi difokuskan dengan penanganan Covid-19. Mudah-mudahan dengan keterbatasan anggaran tetap bisa diprogramkan secara periodik. Makanya tadi kami bicarakan dengan Pak Wakil Walikota."

Sementara Oman selaku Sekretaris RW 12 menyampaikan terimakasih atas kehadiran wakil walikota beserta lurah dan jajaranya dalam Rangka terjun langsung ke lokasi sehingga langsung melihat kondisi yang ada.

"Kami berharap aliran kali juga lebih baik lagi sesuai fungsinya. Tempat-tempat berjualan ini bisa lebih di rapi dan difasilitasi,  kalau perlu dibuat semacam taman agar tampak indah," ujar Oman.

Oman juga berharap tidak ada penggusuran, apalagi para pedagang yang berjualan adalah warga setempat.

Reporter: Topan A.N
Editor: Mahar Prastowo


Formatur Pengurus Sudah Lengkap, FKDM Se-Kecamatan Makasar Siap Dilantik Walikota


Ki-ka: Ade Zarkasi (Ketua FKDM Kecamatan Makasar), Faisal Riza (Lurah Kebon Pala) dan Abdul Haris (Kasie Pem Kelurahan Kebon Pala) sedang memberi arahan pleno FKDM Kelurahan Kebon Pala, Selasa (15/01/2021) di Ruang Serba Guna Kelurahan.


GEN-ID
| Komunitas
-  Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kecamatan Makasar yang terdiri dari 5 (lima) Kelurahan, telah membentuk formasi kepengurusan Periode 2021-2023. Sebanyak 4 kelurahan telah melakukan pleno pembentukan pengurus pada Senin (11/01/2021) dan 1 kelurahan yakni Kebon Pala baru melakukan pleno pada Selasa (12/01/2021).

Sementara pleno tingkat kecamatan telah dilaksanakan pada hari Sabtu pekan sebelumnya dengan memilih Ade Zarkasih sebagai Ketua dan Eko Budi Santoso sebagai Sekretaris.

Berikut di bawah ini formatur kepengurusan FKDM se-Kecamatan Makasar periode 2021-2023:

Kecamatan Makasar

Ketua: Ade Zarkasih
Sekretaris: Eko Budi Santoso

1. Kelurahan Halim Perdanakusuma
Ketua: Komarul Akbar
Sekretaris: Ali Akbar Syahputra

2. Kelurahan Cipinang Melayu

Ketua: Ahmad Rivai
Sekretaris: Itha Rusyana

3. Kelurahan Pinang Ranti

Ketua: Mohamad Dinah
Sekretaris: Saimun

4. Kelurahan Kebon Pala
Ketua: H. Maschur
Sekretaris: Mahar Prastowo

5. Kelurahan Makasar

Ketua: Eko Budi Santoso
Sekretaris: Wiwi Andayani



Para Ketua FKDM Kelurahan bersama Ketua Kecamatan se-Jakarta Timur akan dikukuhkan dan dilantik di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur pada Jumat (15/01/2021).

Sementara para anggota lainnya mengikuti upacara pengukuhan dan pelantikan secara virtual dari kantor camat atau lurah masing-masing.

"Direncanakan  nantinya hanya ketua saja atau satu orang perwakilan dari kecamatan dan kelurahan yang ikut pengukuhan di Kantor Walikota. Adapun yang lain mengikuti di kecamatan dan kelurahan masing-masing," ujar Ade Zarkasih.

Dalam kesempatan memberikan pengantar dan pembekalan singkat dalam rangka pleno pemilihan ketua FKDM Kelurahan Kebon Pala, Lurah Faisal Riza M.Kes mengapresiasi kinerja FKDM yang telah berjalan pada periode lalu. Diharapkan dengan adanya anggota baru sebanyak 4 (empat) orang akan memberikan energi baru guna menambah semangat dan kinerja FKDM.

Sementara itu Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Pala Abdul Haris mengungkapkan kinerja anggota FKDM akan dievaluasi setiap 3 (tiga) bulan sebagaimana amanat Pergub No. 138 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kewaspadaan Dini di Provinsi DKI Jakarta.

S11MPR

Seksi Sosial dan Kematian Kompleks BSK Bersama DKM Berhasil Wujudkan 1 Unit Ambulance


Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Masjid Al-Anshor Komplek Perumaham Bumi Satria Kencana (BSK)  Kayuringin Jaya,  Bekasi Selatan

GEN-ID | Kota Bekasi - Sinergi Seksi Sosial dan Kematian dengan Dewan Kemakmuran Masjid Al-Anshor dan Ar-Ridho membuahkan hasil. Setidaknya kini lingkungan kompleks Perumahan Bumi Satria Kencana (BSK) Kayuringin Jaya Kota Bekasi telah memiliki satu unit ambulance.

"Alhamdulillah saat ini pengadaan ambulance yang kami cita-citakan sudah terealisasi," ujar Drs. H. Irfangi, Seksi Sosial dan Kematian lingkungan kompleks Perumahan Bumi Satria Kencana (BSK), Sabtu (09/01/2021).

Hal itu disampaikan H. Irfangi kepada Generasi Indonesia di sela  acara  Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, yang memang secara rutin setiap bulan diselenggarakan di Masjid Al-Anshor, Komplek Perumaham Bumi Satria Kencana (BSK)  Kayuringin Jaya,  Bekasi Selatan, Jawa Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DKM Masjid Ar-Ridho Drs. H.Muhammad Bakri Hasan, Ketua DKM Masjid Al-Anshor Kombes Pol. Dr. H. Kasmen, M.E., Seksi Sosial dan kematian Drs H. Irfangi serta para tokoh masyarakat setempat.

Ketua DKM Masjid Al Anshor Kombes Pol Dr. H. Kasmen, M.E., menyampaikan ucapan  terimakasih atas terselenggarakanya  acara santunan ini berkat kerjasama segenap pihak yang telah berlangsung secara rutin setiap bulan.

"Kami selaku ketua DKM Masjid Al Anshor  mewakili pengurus masjid Al Anshor RW 22 kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara ini yang merupakan kerjasama antara Seksi Sosial dan Kematian RW 21 dan RW 22," terang H. Kasmen.

Diungkapkan H. Kasmen, kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan setiap bulan ini dikemas sebagai santunan kepada anak yatim berupa makanan dan uang yang berasal dari para donatur.

Senada yang disampaikan H. Kasmen, DKM Ar-Ridho  Drs. H. Muhammad Bakri Hasan menyampaikan hal yang sama dan berharap kegiatan ini berlangsung terus.

"Ini merupakan kegiatan sebagai bentuk perhatian dari pada suatu masjid, dimana mereka turut meramaikan bahkan sebagian juga ikut bersama-sama berjamaah di Masjid Ar-Ridho, dengan demikian berarti kita punya tanggung jawab sosial dengan lingkungan yang bentuknya adalah kegiatan santunan yatim, walaupun ada kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti pembagian paket sembako dan lain-lainnya. Sehingga kita akan berusaha terus sesuai kemampuan dari para donatur. Kita berharap kegiatan ini akan berjalan terus, kami akan berikhtiar dengan semangat," ujar H. M. Bakri Hasan.

Di Masjid Ar-Ridho, juga berdiriYayasan Pendidikan Islam Ar-Ridho, yang mana sekretaris yayasan adalah Seksi Sosial dan Kematian Drs. H. Irfangi.

H. Irfangi mengungkapkan agar jangan ragu ketika membelanjakan sebagian harta di jalan Allah, "Allah akan menggantikan dengan pahala yang berlipat ganda."

Untuk itu H. Irfangi berharap para donatur tetap pun tetap semangat, begitu juga dengan donatur baru.

Selain santunan rutin untuk anak yatim, H. Irfangi mengungkapkan ada juga santunan kepada para duafa dan pembagian sembako pada warga terdampak Covid-19, pembagian nasi boks gratis di hari jum'at.

"Kami juga membantu biaya pendidikan pada anak-anak yatim,  dan tidak tertutup kemungkinan nanti akan ada sunatan gratis," kata H. Irfangi.

Sebelum masa pandemi Covid-19, sepaket dengan acara santunan rutin adalah  pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, namun kini dihentikan dulu karena memerlukan protokol khusus dan kehati- hatian.

Reporter: Topan A.N
Editor: Mahar Prastowo



Ini Kronologi Jatuhnya Sriwijaya Air Penerbangan SJ 182 Jakarta - Pontianak


GEN-ID | Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. Pesawat sempat delay selama 30 menit karena cuaca tidak mendukung penerbangan. "Jadi tadi delay akibat hujan deras. Makanya ada delay 30 menit saat boarding," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena.

Jelang magrib nelayan Pulau Seribu menemukan potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Sekira tiga jam kemudian Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengonfirmasi  titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah diketahui.

Berikut kronologi jatuhnya pesawat Boeing 737-500  yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu tersebut.

14.36 WIB Pesawat Take-off dari Bandara Soetta

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi. Pesawat seharusnya terbang pukul 14.30 WIB. Namun harus ditunda karena cuaca buruk yang tak memungkinkan pesawat tersebut lepas landas.


17.24 WIB Informasi Awal Pesawat Hilang Kontak

Informasi awal mengenai dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air diketahui dari data FlightRadar24 yang menunjukkan, pesawat Boeing B737-500 itu berhenti di sekitar 11 mil laut dari Bandara Soekarno-Hatta atau di atas Kepulauan Seribu. Pesawat sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, tetapi tiba-tiba kehilangan ketinggian. Kecepatan pesawat juga turun drastis. Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 358 knots.


18.00 WIB Konfirmasi Kebenaran Kabar Jatuhnya Pesawat

Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki. Tim Badan SAR Nasional langsung terjun ke lokasi dugaan jatuhnya pesawat.


18.20 WIB Penemuan Kabel di Sekitar Lokasi Jatuhnya Pesawat

Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengkonfirmasi temuan sejumlah barang di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Barang-barang tersebut diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak. Barang-barang yang ditemukan nelayan itu berupa potongan pakaian dan beberapa kabel. Pemkab Kepulauan Seribu dibantu Badan SAR Nasional langsung menyisir lokasi dugaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.


19.20 WIB TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pasukan Katak

TNI AL mengerahkan sejumlah kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Diungkapkan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Kolonel Laut Julius Widjojono, KRI yang dikerahkan berasal dari Komando Armada I dan Lantamal III yakni KRI Teluk Gilimanuk yang mengangkut personel Komando Pasukan Katak, KRI Kurai, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Cucut-866, KRI Tengiri, serta 2 sea rider Kopaska dan 2 kapal tunda yakni TD Galunggung dan Malabar.


19.50 WIB Konferensi Pers Basarnas

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji mengatakan, pihaknya telah menemukan beberapa serpihan yang diduga merupakan bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Basarnas diketahui mendapat informasi telah terjadi hilang kontak dengan pesawat tersebut sekitar pukul 14.55 WIB.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengatakan, pesawat Sriwijaya Air tidak memancarkan sinyal emergency location transmitter (ELT) ketika hilang kontak. ELT adalah perangkat penentu lokasi pesawat yang merupakan bagian dari standar peralatan pada pesawat. ELT dapat dinyalakan langsung oleh pilot atau bisa hidup apabila pesawat menghantam sesuatu.


19.59 WIB Konferensi Pers Menhub RI

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkonfirmasi kebenaran informasi mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pukul 14.40 atau empat menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Menurut catatan, pesawat terbang di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach Terminal Control Area. Pesawat sempat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki pada pukul 14.37 WIB. Namun, pesawat tidak mengarah ke tujuan seharusnya dan keluar jalur menuju arah barat laut.

Pihak Air Traffic Control (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Selanjutnya, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar. Setelah itu manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, bandara tujuan, dan instansi terkait.


21.00 WIB TNI AU Siagakan Helikopter

TNI AU menyiagakan helikopter dan pesawat untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ 182. Helikopter yang disiagakan adalah helikopter Super Puma NAS-332 Skadron Udara 6 dan EC-725 Caracal Skadron 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Selain helikopter, TNI AU juga menyiapkan pesawat fix wing Boeing 737 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin Makassar dan CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

"Merespons hilang kontak pesawat Sriwijaya SJ-218 rute Jakarta-Pontianak, sesuai instruksi Panglima TNI, TNI AU telah menyiagakan helikopter dan pesawat fix wing untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Laksamana Pertama TNI Indan Gilang.


21.30 WIB Kemenhub Sediakan Hotline dan Posko Pengaduan

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan pihaknya menyediakan pos pengaduan yang tersedia di terminal 2 Bandara Soekarno Hatta dan menyediakan hotline bagi para keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air.

"Keluarga penumpang jika ingin mencari informasi hotline disediakan oleh Sriwijaya Air dengan nomor adalah 02180637817," kata dia dalam jumpa pers di Bandara Soekarno Hatta.

Demikian halnya Jasa Raharja juga membuka pos pengaduan di Bandara Supadio di Pontianak hingga dermaga Jakarta International Cointainer Terminal (JICT) 2 di Tanjung Priok.


Mahar Prastowo

Mengapa Remaja Harus Melek Kesehatan Reproduksi? Ini Penjelasan TPM Biologi Kesehatan FKUI


GEN-ID | Masih banyak yang menganggap pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi tabu untuk dibahas secara terbuka. Organ reproduksi dianggap sesuatu yang sakral, bersifat privasi dan rahasia dengan alasan adat ketimuran. Akibatnya si pemilik  organ reproduksi  tidak memiliki pengetahuan cukup mengenai organ tersebut dan bagaimana cara menjaganya. Pada akhirnya justru menimbulkan masalah baru buat rmaja, keluarga dan masyarakatnya.

Sebenarnya pengetahuan kesehatan reproduksi tak hanya wajib, harus, kudu diketahui remaja, tapi juga buat orang tua dan kerabat terdekat remaja. Karena remaja biasa mengalamai galau, halu, rungsing saat mengalami perubahan-perubahan pada tubuhnya di masa pubertas. Seperti cowok bingung lihat jakun mulai keliatan seperti nelen biji salak, jerawatan atau mulai tumbuh rambut di sana-sini. Begitu juga buat cewek yang dadanya tiba-tiba berasa membesar dan mengkal, dan terutama saat pertama kali mengalami menstruasi, apalagi ngocor pertama kali di sekolahan. Horror, deh.

Hal-hal seperti diatas biasanya ditandai dengan seringnya remaja bolak-balik ngaca memperhatikan tubuhnya. Iya, kan? Udah ngaku aja, dosen, guru dan yang nulis pernah ngalamin  masa-masa itu soalnya.

Nah, buat ngatasin  masalah pembatasan pertemuan kerumunan dalam protokol kesehatan selama pandemi Covid-19,  TPM (Tim Pengabdian Masyarakat)  Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tanggap perlu adanya sosialisasi pengetahuan mengenai reproduksi di masa pubertas dalam bentuk webinar kepada para siswa-siswi SMP/SMA serta guru.

Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi disamping Penelitian dan Pengembangan, serta Pendidikan dan Pengajaran.

Tim Pengabdian Masyarakat UI dalam webinar ini  terdiri dari para dosen Biologi Kesehatan dari Fakultas Kedokteran UI, dan sebagai tuan rumahnya adalah SMPN 126 Jakarta Timur yang nama Kepala Sekolahnya Ibu Ekasari Kartika Ningtyas. Buseeet, dah. Fotonya burem, maafin ya, bu.


Salah satu hal penting yang diajarin sama para dosen, adalah disiplin mandi dua kali sehari. Soalnya di masa pandemi ini kan para siswa-siswi menjalani Pembelajaran Jarak Jauh alias PJJ yang bisa dilakukan sambil tiduran, nonton tv, dan nggak perlu mandi pagi. Tak jarang malah kebablasan jadi nggak mandi seharian sampai tidur lagi. Itu bahaya buat organ reproduksi. Bisa jamuran, tauk!



Para dosen, kali ini memang ngajarin materi edukasi bagi remaja siswa-siswi SMP dan SMA supaya memahami  anatomi dan fisiologi organ reproduksinya, dan menjaga kebersihan serta kesehatan agar terhindar dari penyakit dan kekerasan seksual.

Mereka adalah para ahli dari Tim Pengabdian Masyarakat UI yang terdiri dari Dr. Dwi Anita Suryandari, M.Biomed sekaligus sebagai ketua kegiatan,  dr. Dewi Sukmawati, M.Kes., PhD.,  Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed., Sp.P.Deswaty Furqonita, S.Si., M.Biomed.,  dan Dr. drg. Dwirini Retno Gunarti, MS


Yang mengejutkan ternyata  peserta cukup antusias (atau mungkin karena diwajibin sama guru?). Soalnya yang ikut webinar ini sampai 700 peserta. Tapi wajar saja sih apalagi  selain pesertanya siswa siswi SMPN 126  Jakarta Timur, ada juga dari FGPI (Forum Guru Peneliti Indonesia) provinsi Jawa Tengah yang merupakan para guru pembimbing penelitian tingkat SMP dan SMA di Jawa Tengah. Ketiganya yaitu UI - SMPN 126 - FGPI ini bekerjasama ngadain acara yang diinisiasi dan disponsori PengMas UI.

Apa saja sih materinya? Dan mengapa kalian para remaja mesti tahu, melek, dengan kesehatan reproduksi?

Buat kalian yang ikutan webinarnya tapi sudah lupa materinya, atau yang nggak ikutan tapi pengen tahu. Di bawah ini sahabat kalian dari redaksi Generasi Indonesia mencatat beberapa hal yang dikutip dari para pemateri.


Dr. Dwi Anita Suryandari, M.Biomed 

Dosen Biologi Kesehatan FKUI dan peneliti kelainan genetik kromosom Y pada pria infertil ini menjelaskan struktur anatomi dan fisiologi organ reproduksi dan beberapa fenomena yang dialami oleh remaja pria. Mulai dari proses pembentukan sperma (spermatogenesis), bagaimana terjadinya perubahan yang dialami oleh remaja pria pada masa pubertas seperti mimpi basah,  terjadinya  ereksi, ejakulasi, sampai terjadinya orgasme.

Dijelaskan juga perubahan yang terjadi pada wanita yang memasuki masa pubertas  seperti proses pembentukan sel telur (oogenesis), menstruasi, ovulasi, siklus mamae (perubahan bentuk payudara) dan proses terjadinya kehamilan.

"Kondisi informasi yang minim dan menyesatkan mengenai kesehatan reproduksi pada remaja dan didukung oleh perkembangan emosi yang masih labil, seringkali  membuat remaja dihadapkan pada kebiasaan yang tidak sehat, seperti seks bebas, merokok, minum-minuman beralkohol, penyalahgunaan obat, dan suntikan. Minimnya pengetahuan reproduksi pada remaja dapat  memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, antara lain pernikahan usia muda, kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, infeksi menular seksual, kekerasan seksual, dan lain-lain yang cukup meresahkan di kalangan masyarakat," terang Dr. Dwi Anita Suryandari, M.Biomed.

Lanjut Dr. Dwi Anita Suryandari, pengetahuan tentang kesehatan reproduksi  bisa menjadi pelindung awal yang dapat menghindarkan remaja dari melakukan aktivitas seksual di usia remaja.

"Remaja perlu mengetahui bahwa melakukan aktivitas seksual di usia dini, di saat organ reproduksi belum berkembang secara sempurna, sejatinya akan meningkatkan risiko kesehatan secara  fisik dan mental bagi dirinya sendiri. Belum lagi risiko yang harus dihadapi seandainya remaja tidak menjaga kebersihan dan kesehatan organ, reproduksinya," ungkap Dr. Dwi Anita Suryandari.

Oleh karena itu, terang peneliti kelainan genetik kromosom Y pada pria infertil ini diperlukan pengetahuan sejak dini mengenai organ reproduksi yang dimiliki oleh dirinya maupun yang dimiliki oleh lawan jenisnya.

"Pengetahuan tersebut selayaknya perlu dimiliki agar baik remaja laki-laki dan perempuan perduli dengan risiko kesehatan yang dimiliki kedua belah pihak," ujarnya.

Itu sebabnya perlu ditumbuhkembangkan kesadaran sejak dini agar remaja menjaga kesehatan reproduksi. Sebab, masa remaja adalah waktu terbaik untuk melatih kebiasaan menjaga kebersihan, yang bisa menjadi aset dalam jangka panjang.



dr. Dewi Sukmawati, M.Biomed

Asisten Profesor asal Unibraw yang menjagar di FKUI ini menjelaskan bagaimana perilaku atau kebiasaan baik yang harus dilakukan oleh remaja dalam menjaga kesehatan organ reproduksinya. Seperti mandi minimal dua kali sehari, memakai pakaian dalam dengan bahan yang menyerap keringat agar tidak membuat organ reproduksi menjadi lembab dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi.




"Pada dasarnya remaja harus  memiliki pengetahuan seputar kesehatan reproduksi. Tak hanya untuk menjaga kesehatan dan fungsi organ tersebut, informasi yang benar terhadap pembahasan ini juga bisa menghindari remaja melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," terang dr. Dewi Sukmawati.

Lanjut dr. Dewi Sukmawati, "dengan memiliki pengetahuan yang tepat terhadap proses reproduksi serta cara menjaga kesehatannya, diharapkan mampu membuat remaja lebih bertanggung jawab terutama mengenai proses reproduksi, dan dapat berpikir ulang sebelum melakukan hal-hal yang dapat merugikan."

Diungkapkan dr. Dewi, pengetahuan seputar masalah reproduksi tidak hanya wajib bagi remaja putri saja. "Remaja laki-laki juga harus mengetahui serta memahami cara menjaga organ reproduksinya  agar tetap sehat. Pergaulan yang salah juga pada akhirnya bisa memberi dampak merugikan pada remaja laki-laki baik secara fisik maupun psikologis," ujarnya.

Dokter Dewi juga menjelaskan  bagaimana melindungi diri dari kekerasan seksual yang saaat ini marak terjadi di masyarakat. "Remaja juga  perlu dikenalkan dengan hak-hak reproduksi yang ia miliki. Selain itu, diperlukan juga pengetahuan tentang kekerasan seksual yang mungkin terjadi, apa saja jenisnya, dan bagaimana cara untuk mencegahnya," terangnya.




Dr. Anna Rozaliayani, M.Biomed Sp.P(K)

Nah, dokter satu ini nggak asing buat yang suka diam-diam konsultasi lewat online halodoc.

Di webinar ini dokter Anna menjelaskan mengenai berbagai infeksi mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur yang dapat  menyerang organ reproduksi.

Diungkapkan Dr. Anna, mikroorganisme seperti Trichomonas vaginalis, jamur Candida, menyebabkan nyeri pada saat berkemih dan virus HIV bepotensi menyebabkan terjadinya penyakit herpes pada organ kelamin.

Diungkapkan Dr. Anna, para remaja juga rentan untuk mengalami risiko penyakit bila tidak memahami kesehatan reproduksi. Aspek ini juga sebaiknya sudah mulai dikenalkan dan disampaikan pada remaja yang sudah beranjak dewasa.


"Dengan mengetahui risiko yang mungkin terjadi, remaja tentu akan lebih berhati-hati dan lebih menjaga kesehatan reproduksinya," kata Dr. Anna.

Dengan bekal pengetahuan ini diharapkan remaja dapat tumbuh kembang secara sehat dan bertanggung jawab untuk mengerti hak atas organ reproduksinya, dengan tidak mudah melakukan penyimpangan perilaku seperti melakukan seks bebas dan di luar nikah, serta eksploitasi lain yang dapat menyebabkan infeksi organ reproduksi.

Remaja sehat masa depan bangsa!


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Pengukuhan Anggota FKDM Jakarta Timur Akan Dilakukan Secara Virtual


Suasana Focus Group Discussion pada seleksi FKDM Jakarta Timur (foto:kominfotik-jt)

GEN-ID | Jakarta Timur - Guna mencegah kerumunan yang berpotensi  menyebarkan Covid-19, acara pengukuhan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) terpilih periode 2021-2023 Kota Administrasi Jakarta Timur, akan dilakukan dengan secara virtual.

Hal itu terungkap dari salah satu anggota FKDM incumbent yang juga Ketua FKDM Kecamatan Makasar, Ade Zarkasih, yang kini terpilih kembali setelah mengikuti seluruh tahapan tes yang dilakukan panitia seleksi.

Ade Zarkasih usai menjalani tes narkoba pada Senin (4/1/2021) pekan ini di Kompleks Kantor Walikota Jakarta Timur, mengatakan bahwa kegiatan pengukuhan oleh Walikota dilakukan secara virtual mengingat sedang dalam masa pandemi Covid-19, yang mana semua harus mematuhi protokol kesehatan.

"Direncanakan  nantinya hanya ketua saja atau satu orang perwakilan dari kecamatan dan kelurahan yang ikut pengukuhan di Kantor Walikota. Adapun yang lain mengikuti di kecamatan dan kelurahan masing-masing," ujar Ade Zarkasih.

Diinformasikan oleh Ade Zarkasih, telah terpilih sebanyak 536 orang anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk periode 2021-2023 Kota Administrasi Jakarta Timur yang mana mereka telah lulus seleksi dari mulai pendaftaran, persyaratan administrasi hingga wawancara, dan tahap akhir sebelum pengukuhan adalah tes narkoba.

Para calon anggota FKDM terpilih yang tinggal menunggu pengukuahn ini diharapkan dapat bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya untuk membantu Pemerintah dalam memberikan informasi terkait situasi dan kondisi terkini di wilayah masing-masing.

Ade Zarkasih mengapresiasi para anggota FKDM lama baik yang terpilih kembali maupun yang tidak, atas kerjasama selama ini dalam satu tim solid se-Kecamatan Makasar. Untuk itu ia berharap kedepan apa yang telah berjalan dengan baik dapat dilanjutkan, ditambah lagi dengan adanya anggota baru yang dapat semakin mewarnai dinamika FKDM di wilayahnya. [sandi/mahar]


-

-

-

-
Kontak Redaksi: Telegram 0812-9167-7174, WhatsApp 0896-5580-9542, email: koordinator.liputan@gmail.com

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku