portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, donasi pengembangan web dapat diinformasikan melalui WA 0857-7353-7734
Latest Post

Ya, Wanita Juga Bisa! Tema Ngopi Daring Bela Negara Kamis 16 September 2021

Written By Redaksi on 14 September, 2021 | 01.16




YA, WANITA JUGA BISA‼️๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Siapa bilang wanita tidak bisa sukses dengan karirnya, apalagi sukses mengerjakan pekerjaan laki-laki?

Bagaimana perjalanan @jihanealmira yang mewakili Indonesia dengan sederet prestasinya di ajang Miss Supranational 2021 dan lainnya?

Apa motivasi @ajengtresnad terjun ke dunia militer dan menjadi penerbang pesawat tempur pertama di Indonesia?

Kok bisa @syarifahfirdausi memilih profesi jadi sopir truk? Padahal ia seorang wanita!

Apa cerita @alexandra.asma , sebagai pembalap wanita Indonesia yang pernah berhasil masuk Formula 1?

@endangp67 & @dhendrayudha akan hadir bersama para wanita hebat ini, bersama moderator @anita.hara dan dikemas secara apik oleh creative director @teukuzacky.

Simak kisahnya dan ikuti jejak suksesnya!

JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN!!!

๐Ÿ—“ Kamis, 16 September 2021
⏰ Pukul, 14.00 WIB - Selesai
๐Ÿ“Via Zoom, Youtube Ngopi Daring Bela Negara & Kemhan RI

GRATIS!!!

#SalamBelaNegara #Belanegara #NgopiDaringBelaNegara #KemhanRI #TemanNgopI #YaWanitaJugaBisa 



Program TPB Telkom Resmikan TPS Plastik dan Organik di Desa Situsari Bogor

Written By Redaksi on 13 September, 2021 | 19.12

 


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Komunitas - PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk., (Telkom) CDC Regional 2 menggandeng Pemerintah Desa Situsari melalui DarIs Foundation meresmikan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Plastik dan Organik, dalam program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di kampung Karet, desa Situsari, Cileungsi Bogor Jawa Barat, Jumat (10/9/2021).

Manager CDC Regional 2 PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Retno mengatakan pihaknya sangat senang bisa hadir ditengah masyarakat desa Situsari berkat kerjasama yang baik  dengan DarIs  Foundation yang memang sebelumnya beberapa kali telah melakukan kerjasama antara lain reboisasi lahan kritis menjadi lahan produktif, yang sejalan dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)  yang dicanangkan oleh Telkom di seluruh indonesia.

"Alhamdulillah di pagi yang cerah ini, Jumat berkah, kita bisa hadir dalam peresmian pengolahan sampah plastik dan organik, kami bersama jajaran tim PT. Telkom sangat senang bisa hadir ditengah bapak/Ibu masyarakat desa. Terlaksananya acara ini berkat kerjasama yang baik kami dari PT. Telkom selaku penyandang dana dengan DarIs  Foundation yang memang sebelumnya beberapa kali telah melakukan kerjasama," ungkap Retno.

Salah satu kerjasama dengan DARIS Foundation itu antara lain reboisasi lahan kritis menjadi lahan produktif melalui kegiatan pengolahan sampah menjadi pupuk, "Ini sejalan dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang dicanangkan oleh Telkom di seluruh Indonesia," ujar Retno.

Diterangkan Retno,  TPB merupakan program dari kementerian BUMN, dan Telkom sebagai BUMN besar milik pemerintah, dari program pengolahan sampah ini diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Jadi selama ini telkom tidak hanya bicara bisnis, internet dan pelayanan data, program TPB ini, setelah peresmian tidak berhenti sampai disini saja, akan tetapi berkelanjutan," kata Retno.

Imam Hasikin selaku kepala operasional pengolah sampah, juga menyampaikan bahwa polusi plastik dan pengelolaan sampah telah menjadi tantangan dunia termasuk di Indonesia saat ini.

"Pengolahan sampah ini kami sebut dengan istilah mini plan pabrik kecil, karena pabrik yang lain produksi bisa diatas 10 ton, kita tidak bicara ton-ton tapi Insha-Allah manfaatnya bisa lebih besar dari pada pabrik yang kapasitasnya ton-tonan, bedanya kapasitas yang ton-ton tadi hanya dirasakan oleh segelintir orang tapi ini kapasitasnya kecil namun manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak," ungkap Imam Hasikin.

Diterangkan Imam, di pabrik mini plan, mengoperasikan  2 jenis mesin, sehingga ada 2 kegiatan.

"Sebagaimana disampaikan oleh orang bijak, sebenarnya tidak boleh disebut sampah, karena dari hasilnya sangat bermanfaat, tapi karena belum ada bahasa yang tepat kita sebut sampah dulu, seolah- olah tidak bermanfaat," ucap  Imam.

Sementara itu Kepala Desa Situsari, Ahmad Dahlan, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya atas program TPB di desanya.

"Alhamdulillah, kami atas nama pemerintah desa Situsari mengucapkan terimakasih khusus kepada tim penggagas dari propram pengolahan sampah, kepada PT. Telkom dan juga DarIs Foundation  atas dukungannya sehingga bisa terealisasikan program ini. Mudah-mudahan programnya bisa berjalan, bisa bermanfaat, khususnya warga RW01 RT02 dan umumnya masyarakat desa Situsari," ucap Ahmad Dahlan.

Diharapkan Dahlan, program ini bisa lebih bermanfaat, lebih dioptimalkan agar hasilnya bisa dirasakan oleh semua warga. Dan sebagai Kepala Desa, agar program tetap berjalan, ia akan mengawal dan mengontrol. "Artinya tidak lepas tanggung jawab," ucap Ahmad Dahlan.

Ketua Umum DARIS Foundation H. Abdullah Nasution, mengungkapkan pihaknya berupaya dengan niat baik dan tulus, melakukan upaya dan pemberdayaan potensi daerah yang mungkin belum banyak dilihat orang. 

"Seperti pengolahan sampah (menjadi pupuk), bisa bermanfaat untuk kesejahteraan ekonomi dengan dimanfaatkan untuk reboisasi lahan kritis menjadi lahan produktif," kata H. Abdullah Nasution.

Diakhir acara dilaksanakan secara simbolis peresmian pengolahan sampah yang ditandai dengan menghidupkan 2 jenis mesin pengolahan sampah oleh Retno selaku Manager CDC Regional 2 PT. Telkom Indonesia diikuti jajaran Telkom, Ahmad Dahlan selaku Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa Situsari, dan tim DARIS Foundation.



Laporan Haris, Kontributor
GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Editor: Mahar Prastowo


Asesor LSP P-2 Security PP Polri Puji Kerjasama dan Komunikasi Antara Dirbinmas Polda Riau dan Dirut PT. KFU

Written By Taufik sf on 12 September, 2021 | 17.00



GEN-ID | Pekanbaru - Diakhir acara peresmian pembukaan uji kompetensi satpam yang digelar PT. Karya Fia Utama (KFU) di Pusdiklat Jalan Garuda No. 57 Kelurahan Labuh Baru Timur ini, dilaksanakan penandatanganan MoU antara LSP P-2 Security PP Polri dalam hal ini Irjen Pol (P) Ahmad Kamil Razak, S.H., M.H., selaku Direktur dengan PT. Karya Fia Utama dalam hal ini Tagor Rifandi Silalahi, S.H., selalu Direktur Utama. Dengan disaksikan langsung oleh Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Drs. Kris Pramono.

Dalam sambutannya, Direktur LSP P-2 Security PP Polri Irjen Pol (P) Ahmad Kamil Razak, S.H., M.H., dalam hal ini diwakili oleh Kombes Pol (P) Drs. M. Nur Usman, M.B.A., pada penutupan uji kompetensi satpam pada Minggu (12/09) ini menerangkan bahwa, pihaknya berterima kasih kepada penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini.

"Terima kasih kepada penyelenggara kegiatan ini, alhamdulillah terlaksana dengan lancar, dengan tata ruang yang cukup bagus, dibanding dengan ditempat lain yang sudah kami kunjungi dalam pelaksanaan yang sama," ujar Usman.

"Ditempat lain biasanya jika diundang Dirbinmas, yang hadir biasanya yang mewakili saja. Tapi disini langsung dihadiri Dirbinmas, ini suatu kedekatan yang luar biasa antara PT. KFU dan Dirbinmas," puji Usman.



"Bila nanti rekan-rekan asesi (peserta uji kompetensi_red) mendapat hasil kompeten, maka tugas selanjutnya adalah terus belajar dan berlatih, itu untuk menjaga kualitas kita," tutup Usman. 




(GEN-ID/Taufik)

Dirbinmas Polda Riau Apresiasi Keberanian PT. KFU Gelar Uji Kompetensi Satpam

Written By Taufik sf on 11 September, 2021 | 17.00


GEN-ID | Pekanbaru - "Saya berterima kasih kepada PT. Karya Fia Utama yang berani melakukan uji kompetensi satpam ini, yang mana ini perdana dilaksanakan di Riau. Ini sangat penting sekali terkait dengan eksistensi kita sebagai pengemban tugas fungsi kepolisian diwilayah tertentu dan untuk kredibilitas dan profesionalitas dari profesi tersebut," demikian sambutan Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Drs. Kris Pramono mengapresiasi PT. Karya Fia Utama dalam peresmian pembukaan uji kompetensi satpam, yang digelar pada Sabtu (11/09) di Pusdiklat Satpam PT. Karya Fia Utama Jalan Garuda No. 57 Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Dikesempatan yang sama, Direktur Utama PT. Karya Fia Utama Tagor Rifandi Silalahi, S.H., dalam sambutannya turut memberikan motivasi kepada peserta agar tetap semangat selama mengikuti kegiatan.



"Uji Kompetensi ini baru pertama dilaksanakan di Riau. Diharapkan rekan-rekan satpam jangan cuma jadi bangga dengan hasilnya, tetapi supaya bisa mempertahankan kualitasnya, bilamana nanti telah dinyatakan kompeten oleh Asesor," jelas Tagor.

Acara ini diikuti oleh seratus lebih peserta yang terbagi dalam tiga kualifikasi, gada pratama sebanyak 95 orang,  gada madya sebanyak 5 orang, dan gada utama sebanyak 2 orang. Semua berasal dari perwakilan seluruh perusahaan yang ada di kota Pekanbaru.



Disesi terakhir, acara ditutup dengan penandatanganan MoU antara LSP P-2 Security PP Polri dengan PT. Karya Fia Utama disaksikan langsung oleh Dirbinmas Polda Riau berlangsung kondusif, tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.





(GEN-ID/Taufik)



Warga RW 03 Kebon Pala Kreatif Mengolah Sampah Menjadi Benda-benda Bernilai Ekonomi Tinggi

Written By Redaksi on 07 September, 2021 | 01.12


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Inspirasi - Mengolah sampah dengan kreatifitas tak hanya menjadikannya bernilai seni, namun juga bernilai ekonomi tinggi. Itulah yang dilakukan M Nur Kasim, ketua RT 001 RW 03 Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur. Bersama istrinya yang juga kader UP2K, mengelola sebuah galeri seni di Jalan Siluman Cililitan Besar. Kini ia ingin berbagi kreatifitas dengan mengajar dan melombakan berbagai karya seni kerajinan tangan yang dibuat dari mengolah sampah sebagai bahan baku.

Sebanyak 13 peserta  mengikuti lomba kreasi kerajinan tangan dengan bahan baku daur ulang limbah rumah tangga seperti bungkus deterjen, bungkus kopi, botol air minum, sedotan, kantong plastik kresek hingga karung beras bansos.

Lomba kreasi daur ulang tesebut diadakan di Aula RT 001 RW 03 Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur pada Minggu (05/09/2021).

"Barang-barang kerajinan kreasi daur ulang sampah ini dibuat di rumah masing-masing dan hari ini dibawa ke sini untuk dilakukan penilaian oleh juri," terang M Nur Kasim, ketua RT 001 yang sekaligus sebagai inisiator kegiatan.

Sebagai dewan juri adalah dari tim PKK yaitu Bu Zuraida Rizky, Bu Titi Haryati dan Bu Yuli Nurhayati. Penilaian oleh juri meliputi bahan, kerapihan dan komposisi atau perpaduan warna.

Dari 13 peserta, masing-masing menampilkan karya terbaik dan layak dipamerkan dan dipasarkan, sehingga menurut juri, bu Zuraida, karya para peserta akan dipajang di galeri miliknya, Rizkyta Art Gallery.

"Sambil menunggu ada pameran atau ada pembeli yang berminat," jelasnya.

Ketua RW 03 Kelurahan Kebon Pala Agus Hermawan, S.I.P yang hadir dan memberikan sambutan, menyambut baik inisiatif ketua RT 001 M Nur Kasim yang mengadakan lomba kreasi dari limbah atau bahan daur ulang.



"Sudah banyak contoh orang yang berhasil dan suskes berkat mengolah sampah atau bahan daur ulang. Ini ibarat mengubah sampah jadi emas. Semoga dapat menambah penghasilan dalam keluarga," tutur Agus Hermawan.

Ia berharap selain karya para peserta dapat dipasarkan melalui Rizkyta Art Gallery milik ketua RT 001, juga dapat dibantu pemasaran atau dibeli oleh warga maupun instansi pemerintah dan swasta.

"Apalagi relasi galeri yang sudah luas, sering ikut pameran dan sudah dikenal," sambung Agus.

Selagi juri melakukan penilaian terhadap karya para peserta lomba, ketua RT 001 memandu para peserta untuk mempresentasikan karya mereka satu persatu di depan juri dan para tamu undangan.


Peserta dari RT 006/03 atas nama Sri Mulyani, ia membuat kantong kresek menjadi bunga hias yang cantik. Dapat dipakai untuk mempercantik ruangan dengan ditaruh di meja tamu atau di sudut ruangan, baik di rumah ataupun kantor.


Sementara itu M. Iksan, warga RT 04/03 ini membuat kreasi lampion dan vas bunga berbahan botol bekas. Di tangan Iksan, botol-botol bekas jadi lampion-lampion cantik yang dapat dipakai untuk menghias ruangan, ataupun lampu teras dan lampu taman agar tampak lebih indah dan semarak. 


Nah, bagi Anda yang ingin meja tamu tampak indah dan elegan dengan alas taplak meja polos, keranjang tempat minuman ini bisa jadi pilihan tepat. Subagyo, warga RT 01 ini membuat tempat air minum kemasan dengan mengolah bibir botol AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) dirangkai menggunakan kawat dan dililit kertas warna-warni sehingga menjadikan tamu Anda akan merasa disambut dalam suasana menyenangkan.




Tas belanja warna putih bermotif seperti sisik ikan dan berhias bunga ini, tampak elegan sebagai tas belanja ibu-ibu.  Tapi tahukah Anda? Tas tersebut dibuat oleh Merry, warga RT 03/03, dari bahan karung bekas kemasan beras bansos. Di tangan wanita yang pintar menjahit ini, karung bekas beras bansos pun jadi bernilai lebih dan contoh karyanya ini bisa didapat dengan menghubungi  Rizkyta Art Gallery, sekretariat RW 03 atau langsung ke yang bersangkutan. Cocok untuk souvenir atau cenderamata.


Boneka Barbie yang roknya untuk menyimpan permen ini, beserta bingkai jam dinding dari kardus dan tempat tissue dari sedotan ini dibuat oleh Novita Yudo, warga RT 004/03. Selain jam dengan hiasan bingkai motif bulu cenderawasih yang menambah cantik  dinding ruangan, tempat tissue dari sedotan juga membuat tissue tidak mudah berantakan. Boneka Barbie tempat permen juga akan membuat anak betah di rumah. 


Vas bunga dan bunga hias cantik ini kalau diperhatikan masih tampak terbaca merek-merek produk sabun mandi, sabun cuci hingga pasta gigi. Ya, Bu Yanti, warga RT 03/03 melalui olah kreasinya menyulap kemasan bekas sabun menjadi barang-barang kerajinan seperti ini sehingga bernilai seni dan dapat menambah semarak meja tamu di rumah ataupun di kantor. Jangan khawatir, bunganya tidak layu.


Vas bunga sepeda ini, buah karya kreatif Ibu Lis, warga RT 01/03. Ia menggunakan bahan plastik dan kertas HVS yang dipilin dan dilem dengan lem putih, sehingga membentuk sebuah keranjang vas bunga lengkap dengan sepedanya.



Tiga buah Vas bunga yang dirangkai jadi satu bentuk rumah ini dibuat oleh Ibu Kiki warga RT 001, dibuat dengan bahan dari sedotan, plastik dan kertas.



Vas bunga cantik ini siapa sangka ternyata dibuat dari sedotan oleh Bu Rahmi, warga RT 001/03, tentu dengan beberapa bahan tambahan lainnya yang juga daur ulang.


Sementara itu Dina, warga RT 001/03 membuat kreasi Bouquet dari limbah tas belanja bahan. "Cocok untuk hadiah bunga saat wisuda dan sebagainya," jelas Dina kepada dewan juri.



Peserta atas nama Ibu Yuli, warga RT 003/03 menghadirkan karyanya yang cukup unik dan kebutuhan pemakaiannya cukup tinggi yaitu keranjang jinjing dari tutup botol bekas minuman, dengan pegangan dibuat dari selang air yang dililit kain.



Nah, Aglonema merah ini, oleh peserta lomba dari RT 001/03, Bu Venny, dalam keterangan awal hanya menjelaskan bahannya dari kantong plastik saja, padahal ada sebagiannya berasal dari kain daster yang sudah tidak dia pakai. Karyanya tampak hijau dan menyegarkan suasana ruangan.

Bagaimana setelah melihat karya-karya kerajinan tangan daur ulang diatas. Tertarik memesan untuk souvenir atau hiasan ruangan di kantor dan di rumah?

Seperti diceritakan oleh ketua RT, Bapak M Nur Kasim. Pernah ada yang membuat pot bunga atau tanaman dari limbah ban bekas dan dipesan oleh pihak kecamatan untuk media menanam tanaman di pinggir jalan.

"Harapannya seperti itu. Mungkin dari kelurahan, kecamatan atau kantor lain butuh hiasan dari bahan barang bekas seperti ditampilkan para peserta lomba," ucap Nur Kasim berharap.

Kepada para peserta yang belum masuk kategori sebagai juara ia berpesan jangan berkecil hati.

"Yang belum masuk kategori jangan kecil hati. Lain waktu bisa bikin yang lebih bagus lagi. Hasil kerajinan ini juga kita simpan, sewaktu-waktu kalau ada pameran bisa langsung kita pamerkan. Atau jika ada yang mau membeli juga bisa," terang Nur Kasim.

Lanjutnya, "adapun saat ini disediakan hadiah  jangan dilihat besar kecilnya, tapi lihat semangat saling berbaginya."

Nur Kasim yang mengelola Rizkyta Art Gallery bersama istrinya, Zuraida Rizky yang juga juri dalam lomba ini, juga menampilkan beberapa karyanya yang biasa dipajang di galerinya. Mulai dari vas bunga dari botol dan galon air minum dalam kemasan, hingga handuk bekas dan botol bekas yang dilukis.


"Tujuan saya mengadakan acara lomba ini untuk mengembangkan kreatifitas bapak ibu di rumah yang selama PPKM sudah terlalu lama di rumah dan sudah bosann,  dan selama di rumah bisa menjadi tambahan mendapatkan uang, dan mungkin juga dilirik dari kelurahan yang nantinya bisa membantu pemasaran," terang Nurkasim.

Nur Kasim menceritakan, kegiatan ini dibuat setelah mendapat kunjungan Bu Lurah selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan, yang menyampaikan agar dikembangkan dan ditingkatkan lagi kerajinan daur ulang karena di wilayah RT 001 banyak bahan daur ulang sebagai bahan baku.

Sebagaimana diketahui, bersama istri, Zuraidah Rizky, Nur Kasim mengubah barang bekas/sampah  menjadi  barang-barang bernilai seni dan berharga.

Zuraidah Rizky merupakan kader PKK yang tergabung dalam tim Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Melalui UP2K provinsi dan kota, pada beberapa tahun lalu diinisiasi  PKK Mart di setiap RPTRA dan Rusunawa guna mendistribusikan sembako dan menampilkan produk-produk buatan kader PKK.



Pemenang Lomba Kreasi Bahan Daur Ulang

Juara 1, Dina, Kembang/Bouquet
Juara 2,  M. Iksan, Lampu hias/Lampion
Juara 3, Yuli, Keranjang tutup botol

Juara harapan 1, Venny, Aglonema Merah
Juara harapan 2, Novita, Bingkai jam dinding/boneka barbie/tempat tissue
Juara harapan 3, Kiki, Vas Bunga Rumah

Hadiah hiburan, peserta nomer 1, 3, 4, 6, 7, 9, 13 masing-masing atas nama Sri Mulyani, Subagyo, Merry, Yanti, Lis, Rahmi dan Sumiyati.



Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ


Diperkosa Ayah Tiri Hingga Melahirkan, Anak Dibawah Umur Mendapat Perhatian Serius Pemkot Bekasi

Written By Redaksi on 03 September, 2021 | 00.57



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Kota Bekasi - Anak dibawah umur, R, berusia 13 tahun harus meratapi nasibnya yang hamil dan melahirkan dibawah umur akibat perbuatan ayah tirinya. Ia kini juga putus sekolah. Atas hal tersebut pemerintah kota Bekasi memberikan perhatian serius melalui jajaran kelurahan dan dinsos dengan melakukan edukasi serta menawarkan solusi bagi korban dan keluarganya.

Rahmat Jamhari, Lurah Pekayon Jaya mengungkapkan, permasalahan yang menimpa warganya,R (13), dalam kasus persetubuhan anak dibawah umur tersebut harus diberikan solusi.

"Sebagaimana diketahui bersama bahwa telah terjadi kasus persetubuhan anak dibawah umur, semua  proses sudah berjalan dan saat ini pelaku yang merupakan bapak tirinya sedang menjalani hukuman di tahanan," ungkap Rahmat Jamhari, Kamis (02/09/2021).

"Tentunya kami pihak kelurahan tidak menutup mata dengan memikirkan kelanjutan kehidupannya, mengingat korban masih dibawah umur, dan bayinya beserta ketiga adik-adiknya," ujarnya.


Dari upaya yang telah dilakukannya sebagai lurah berkoordinasi dengan pihak RT dan RW, juga pihak keluarga diberikan bantuan-bantuan untuk kehidupan R dan bayinya, beserta adik-adiknya.

"Dan dari informasi yang kami dapatkan keluarga sudah tidak mampu mengasuh R dan adik-adiknya, adapun bayinya sudah diasuh oleh keluarga yang di Cikarang," ungkap Rahmat.

Lanjutnya, "oleh karenanya hari ini kami duduk bersama dalam rangka mencari jalan keluar terbaik untuk bisa memberikan penghidupan layak dan terlindungi guna mencegah anak menjadi korban penelantaran dan kekerasan." 


Diar Airin Mahendrawati, S.Ap, Kasie Rehsos Anak dan Lansia Dinas Sosial Kota Bekasi kepada GEN-ID  menyampaikan, karena R yang baru berumur 13 tahun dan telah melahirkan namun putus sekolah, Dinas Sosial menawarkan agar R bisa sekolah kembali.

"Kami Dinas Sosial menawarkan biar R ini bisa sekolah kembali. Bisa saja karena psikisnya R ini tidak mau sekolah di sekolah yang awal. Mungkin takut di olok-olok oleh temen-temennya," ujar Diar Airin Mahendrawati.

Sambungnya, "nanti akan kami kordinasikan dengan dinas pendidikan untuk mengikuti sekolah paket. Hari ini kita bermusyawarah, kita lakukan konseling dan edukasi dengan semua pihak terkait, karena belum ada keputusan maka akan di lanjutkan nanti hari Senin."

Diterangkan Diar Airin Mahendrawati, di Dinas Sosial ada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang siap menerima siapapun dan kapanpun agar korban bisa menempuh pendidikan ke yang lebih baik lagi.

"Pemerintah akan menanggung pada anak terlantar dan kurang mampu, itu sudah kami sampaikan, tapi keputusan ada di keluarga sendiri dan kami kasih waktu 3 hari sampai nanti hari Senin untuk memutuskan apakah keluarga akan menyerahkan ke negara untuk nanti diserahkan ke LKSA atau akan diasuh sendiri," jelas Diar. 

"Hari ini kita melakukan pertemuan dengan memberikan edukasi dengan keluarga untuk mencari titik solusi, keluarga ini mau nggak menyerahkan atau bekerjasama dengan kami pemerintah, agar si anak ini hidupnya jauh lebih baik," tutur Diar.

Sementara itu Novrian, Komisioner Bidang Hukum Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi kepada GEN-ID mengatakan bahwa dari pihaknya yang diberikan adalah tawaran solusi kepada siapapun warga yang membutuhkan perlindungan. 


"Ada warga Bekasi yang membutuhkan perlindungan, dimana perlu perlindungan pendidikan, kesehatan. Jangan sampai ketika ada kasus kita tidak cepat tanggap, karena ada anak yang butuh perlindungan sedang mereka punya keterbatasan secara ekonomi, secara fasilitas kita hadir Dinas Sosial, KPAD, DP3A untuk memberikan tawaran bagaimana memberi solusi perlindungan yang terbaik buat anak," ujar Novrian.

Hadir dalam kegiatan edukasi ini DP3A, Peksos Kementerian Sosial, KPAD, Kasie Kesos kelurahan, Bhabinkamtibmas, PATBM, KPAI, PSM, RT/RW, pihak keluarga korban.



Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Serahkan Santunan, Wali Kota Jaktim: "Ini untuk membahagiakan anak yatim piatu dan dhuafa"

Written By Redaksi on 31 Agustus, 2021 | 09.00



GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Jakarta Timur - Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, menyerahkan santunan pada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di aula gedung Blok C kantor wali kota, Senin (30/8). Kegiatan sosial dilakukan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1443 H.

Anwar mengatakan, kegiatan santunan ini diinisiasi TP PKK DKI Jakarta dan Baznas Bazis Jakarta Timur. Total jumlah anak yatim piatu dan dhuafa yang disantuni ini ada 550 orang. Setiap orang mendapatkan santunan sebesar Rp 500 ribu.

"Ini untuk membahagiakan anak yatim piatu dan dhuafa," kata Anwar.

Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur Diah Anwar berharap, anak yatim piatu merasakan bahagia dengan adanya kegiatan santunan ini.

Dia juga mengingatkan,  kader TP PKK di tingkat kota, kecamatan, kelurahan dan RW untuk peduli dan memperhatikan anak-anak yatim piatu di lingkungannya.

"Harapan saya semua anak yatim piatu merasa bahagia seperti selayaknya anak-anak yang mempunyai kedua orang tua, " tandasnya.

BJ

Lebaran Yatim Muharram 1443H, RIF Salurkan Santunan kepada 100 Anak Yatim

 

GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Inspirasi  -  Sebanyak 100 anak yatim binaan Rindang Foundation Indonesia (RIF), mendapatkan hadiah di lebaran anak yatim, yang digelar dalam sebuah acara santunan di Aula Masjid Al Wahab RIF Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin 30 Agustus 2021.

Akan tetapi mengingat kondisi Kota Bekasi yang masih PPKM level 3 hanya 50 anak yatim yang dihadirkan dalam acara sederhana tersebut, sedangkan sisanya dihantar langsung ke rumah-rumah yatim tersebut. Demikian diungkapkan Ketua Yayasan RIF,  M. Adhie Pamungkas.

Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)

Sehingga barang siapa yang ingin bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di surga salah satunya dengan menyantuni anak yatim.

Dengan semangat berbagi menyantuni anak yatim itulah, bulan Muharram sebagai tahun baru Islam ini yang juga dikenal sebagai lebaran anak yatim pada setiap tanggal 10, dijadikan sebagai momentum berbagi oleh para donatur Rindang Indonesia Foundation (RIF).




Acara berlangsung khidmat dan meriah diisi dengan apresiasi seni adik-adik yatim berupa hiburan seni tari, musik, angklung, puisi, dan pertunjukan grup marawis Miftahul Jannah Citeureup binaan Ibu Maria.

"Peringatan10 Muharram tidak hanya seremonial Peringatan Hari Besar Islam, dengan diadakannya event seperti ini,  marilah kita berbuat sesuatu yang bermanfaat, yang bisa dirasakan bagi anak yatim dan  orang banyak pada umumnya,” ujar Ketua Yayasan RIF,  M. Adhie Pamungkas.

Yayasan Rindang Indonesia (RIF) dengan visi "Menjadi yayasan yang bermanfaat besar untuk kemanusiaan", secara rutin melaksanakan santunan yatim, dan pada masa pandemi ini dilaksanakan dengan terbatas guna mematuhi protokol kesehatan.

"Meski kondisi PPKM di Kota Bekasi turun ke level 3 namun tetap waspada dan disiplin dalam melaksanakan prokes yakni  memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," ujar Adhie.

Ipda Slamet Riyadi selaku Panit Binmas Polsek Pondokgede turut memberikan motivasi kepada anak yatim yang hadir tentang makna  berbagi yang diibaratkan sebuah lilin.

"Kita bayangkan pertama kali mendengar kata lilin, sebuah benda yang selalu memberikan cahaya walaupun cahayanya tidak sebesar mentari, dicari saat lampu padam," tuturnya.

Lilin menurutnya adalah simbol terang dan kesetiaan. Yang memang begitu setia memancarkan cahaya, tanpa peduli akan dirinya sendiri. Ia, memberi cahaya, sebelum perlahan-lahan habis dan padam.

"Maka dalam hal ini kita menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donatur yang selalu setia memberikan donasi kepada yatim binaan rindang Indonesia," ucap Ipda Slamet Riyadi.

"Kita do'akan para donatur dan pengurus rindang selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, " sambungnya.

Sementara itu ustadz Ade Hidayatullah berpesan khususnya kepada para  yatim, untuk menjadi pribadi yang selalu melihat kekurangan diri sendiri dan melihat kelebihan orang lain.

"Apa yang kurang dari kita? Kurang bersedekah, berzakat dan kurang apa lagi? Kalau bisa introspeksi itu semua maka kita menjadi orang yang selalu amanah," urai ustad Ade.

Demikian halnya ketua RW setempat, Ristono juga berharap melalui doa bersama yang dipanjatkan bersama anak yatim, Indonesia dapat bangkit dan tumbuh.

"Semoga dengan santunan dan do'a bersama ini Indonesia segera makin bangkit dan tumbuh menjadi negara yang lebih maju," harap Ketua RW Ristono diujung acara.


Bintang Alief 
๐Ÿ“ฒ
Mahar Prastowo ๐Ÿ“ฒ






KARIRPAD PORTAL LOWONGAN KERJA

portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, donasi pengembangan web dapat diinformasikan melalui WA 0857-7353-7734

NOMOR DARURAT COVID-19

NOMOR DARURAT COVID-19

-

-

-

-
Kontak Redaksi: Telegram 0812-9167-7174, WhatsApp 0896-5580-9542, email: koordinator.liputan@gmail.com

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku