Kontak Redaksi https://telegram.me/Gen_ID atau WA 0813-8728-4468
Latest Post
portal ini dikembangkan guna pemberdayaan komunitas dan penguatan kelembagaan, pengiriman artikel, foto, video, slip donasi pengembangan web dapat melalui TELEGRAM https://t.me/Gen_ID

Dufan Kembali Hadirkan Magic House di Panggung Hysteria 13 April-12 Mei 2021

Written By Redaksi on 13 April, 2021 | 01.10


GEN-ID | Magic House, pertunjukan yang menampilkan magician profesional Indonesia dengan permainan interaktif, seru dan menegangkan kembali hibur pengunjung setia Dunia Fantasi (Dufan) mulai 13 April sampai dengan 12 Mei 2021.

Perrtunjukkan Magic House ini berlokasi di Panggung Hysteria, setiap hari pukul 13.00 WIB dengan durasi 30 menit.

Sebagai upaya pembatasan kuota mengacu protokol kesehatan, maka bagi pengunjung setia Dufan yang penasaran melihat Magic House dapat membeli tiketnya melalui website www.ancol.com, lalu pilih tiket Reguler Dufan + Magic House.

Reynon Vigor Adi Sukma, VP Dunia Fantasi Ancol mengungkapkan pertunjukan Magic House merupakan salah satu upaya Dufan untuk dapat menghadirkan hiburan yang mengesankan dengan tetap mengutamakan kualitas.

Tidak lupa untuk menikmati pertunjukkan pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan tetap menjaga kebersihan tangan dengan hand sanitizer dan mencucinya dengan air dan sabun. Terlebih kawasan Dufan Ancol telah bersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan  Environment) dari Kementrian Parekraf Republik Indonesia.

Dufan memastikan meski dengan protokol kesehatan ketat namun tak mengurangi kegembiraan keluarga.

(Arif Rahman)

 

 

Ketua RT 03 RW 05 Perawang Siak Riau Ajak Warga Sambut Ramadhan Dengan Bersih Lingkungan

Written By Taufik sf on 12 April, 2021 | 18.00



GEN-ID | Tualang, Siak - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, warga RT.03 RW.05 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (11/04) dimulai pukul 09.00 wib disambut sangat antusias warga mengingat bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, dan dalam melaksanakan ibadah diperlukan hati yang khusuk dan suasana yang nyaman.

Selain dihadiri warga RT 03 RW 05, turut hadir pula beberapa tokoh setempat, baik masyarakat, agama, maupun ormas serta para remaja yang mempunyai tujuan sama, untuk memberikan kenyamanan warga beribadah di Bulan Ramadhan.

Ketua RT.03 RW.05, Louthfie kepada media menjelaskan, bahwa dalam goro kali ini tidak terpusat disatu titik.

"Goro seperti ini sudah sering kita lakukan, namun kali ini kita tidak seperti biasanya yang terpusat disatu titik, melainkan kita bagi dua, yakni di Masjid Al-Muhajirin dan lingkungan warga, khususnya saluran air dan tempat sampah disekitar rumah warga. Tujuannya agar kenyamanan yang kita inginkan, baik dilingkungan maupun di Masjid sama-sama kita rasakan, beribadahpun menjadi khusuk," jelas Louthfie.



"Semoga kita semua dapat bertemu Ramadhan tahun ini sampai akhir, dan mampu melaksanakan ibadah dengan khusuk," tutup Louthfie.





Kontributor: Louthfie | Editor: Taufik

Mas Tri: Blonjo ning tonggo, orang yang belanja di tetangga adalah pahlawan

Written By Redaksi on 11 April, 2021 | 18.44

GEN-ID | Medan Satria, Kota Bekasi - Apresiasi atas konsistensi, kesinambungan dan kreatifitas warga RW 026 kelurahan Pejuang kecamatan Medan Satria datang dari Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono. Mas Tri, sapaan akrab Wakil Wali Kota Bekasi, mengapresiasi dan senang dengan kreatifitas dan inovasi RW 026 kelurahan pejuang.




"Saya sangat senang dan mengapresiasi atas kerja keras dan kreatifitas warga RW 026, terkait UMKM salah satu jawabannya adalah memang bagaimana memberdayakan ekonomi, yang kita lakukan adalah blonjo ning tonggo, orang yang belanja di tetangganya itu adalah pahlawan," ujar Mas Tri seraya megungkapkan agar tak bergantung dan merasa gengsi karena merek dan kemasan. 

"Ada makanan dapur coklat, ada nastar, paling itu-itu saja. Dan hanya menang merk saja. Ada (tetangga) yang jualan kue coklat, kue nastar, putri salju, putri malu, malah sekarang ada putri byayakan, jadi jangan kalah, yang penting tetap sosialisasi pada masyarakat dan berdayakan pelaku usaha yang ada," ujar Mas Tri memotivasi blanja ning tangga (blonjo ning tonggo) atau belanja di tetangga.

"Karena bagaimanapun ekonomi harus gerak, tinggal inovasi dan kreatifitasnya untuk diperhatikan," pesan Mas Tri.



Apresiasi Mas Tri diungkapkan saat membuka ikhtiar ketahanan pangan dan industri kreatif berupa bazaar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Bazaar Takjil Ramadan yang diikuti oleh sebanyak 25 pelaku UMKM di RW 026 kelurahan Pejuang. Bazaar digelar  di Jalan Taman Casandra Utama, perumahan Taman Harapan Baru.

Mas Tri yang hadir bersama istri,  Ny. Wiwiek Hargono dan membuka bazaar pada Sabtu (10/04/2021).

Sejumlah perangkat kerja pemerintahan yang hadir diantaranya camat Medan Satria Lia Erliani, Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, Lurah Pejuang H. Isnaini, Babinsa, Bimaspol, ketua RW beserta jajaran, ketua RT beserta jajaran, ketua dan kader penggerak PKK, Kader Posyandu, serta  Kelompok Wanita Tani (KWT) dan warga sekitar.

Kusnandar yang didapuk sebagai ketua panitia Bazaar UMKM, dalam sambutannya mengungkapkan harapan agar melalui acara ini bisa mewadahi UMKM untuk  meningkatkan kreatifitas mereka.

"Kami adakan Bazaar UMKM ini dari tanggal 10 sampai 12 April 2021. Selanjutnya  Bazaar Takjil hasil karya UMKM warga RW 026 digelar sampai akhir bulan Ramadhan," terang Kusnandar.

Dijelaskan Kusnandar, khusus Bazaar UMKM dibuka dari jam 08.00 pagi sampai dengan jam 18.00 petang, sementara untuk Bazaar Takjil akan dimulai sore hari jam 15.00 sampai dengan jam 18.00.

Camat Medan Satria Lia Erliani, Ketua RW 026 Edy Mulyawan, Ketua Panitia Kusnandar


Sementara itu ketua RW 026 Edy Mulyawan mengungkapkan geliat warganya dalam hal ketahanan pangan dan industri kreatif telah berkembang menjadi komunitas yang menghidupkan sektor produksi berbagai komoditas dan kriya, pertanian dalam hal ini aneka sayuran, ternak ikan dan olahan hasil-hasilnya dan  warga sendiri yang menjadi market utamanya, disamping juga menerima pesanan dari luar perumahan.

"Ini sebagai wadah untuk menggerakan dan menambah kreatifitas UMKM yang ada di RW 026," ujar Edy.

"Alhamdulillah mereka menggelar bazaar secara mandiri, yakni swadaya menyiapkan aneka perlengkapan yang dibutuhkan selama bazaar," ucap Edy mengapresiasi kemandirian warganya.

Dikatakan Edy, dengan  adanya bazaar ini masyarakat tidak perlu kebingungan dalam mencari makanan berbuka puasa.

"Kalau pengin asinan Betawi jangan jauh-jauh, pengin jengkol, pengin kolang-kaling disini ada," kata Edy berpromosi.

"Tetap pesen saya, temen-temen semua protokol kesehatan tetap jaga," tegas Edy.

 "Apa yang sudah kita lakukan secara tidak langsung menjadi contoh, contoh dari 1013 RW di kota Bekasi," ujar Edy yang mengingatkan  bahwa pencapaian dalam kompetisi RW Siaga yang telah diraih, menjadi juara 2, bukan persoalan merebut kemenangan dalam kompetisi itu. 

"Tetapi konsistensi kita, keberlangsungan kita terkait dengan penanganan covid dan lain-lain," tegas Edy.

Ketua Tim Penggerak PKK RW 026 Endang Sudaryanti yang didampingi ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Rita Rahmawati menjelaskan bazaar ini dapat terlaksanan berkat kerjasama antara ibu-ibu PKK, KWT beserta dengan Bapak-bapak pengurus  RW dan RT.



"Berkat kerjasama ini Alhamdulillah acara berjalan dengan baik. Alhamdulillah semua antusias mendukung. Bahkan Bu Kokom dan beberapa yang lain jam segini dagangannya sudah habis. Sebenarnya kami khususkan UMKM, tapi kami siapkan 25 meja. Jadi kalau hari ini masih ada yang kosong, berarti nanti jualannya saat puasa yaitu sore hari," terang Endang.

Dirinci oleh Endang Sudaryanti, produk UMKM yang dijual antara lain kriya lukisan, olahan lele bumbu siap masak, manisan, keripik bayam, cabe, kolang-kaling dan lain-lain.

Dituturkan Endang, para penjual mendapatkan masing-masing satu stan, dan dikenakan biaya yang digunakan  untuk kas terutama perawatan tenda.

Camat Medan Satria Lia Erliani yang hadir dalam acara pembukaan berharap dengan adanya Bazaar UMKM ini akan menumbuhkan klaster UMKM baru dan berkembang.

"Saya berharap dengan acara bazaar seperti ini akan tumbuh UMKM-UMKM baru di kelurahan Pejuang khususnya di RW 026,   karena UMKM ini justru memberikan ruang untuk para pelaku usaha kecil menengah mikro yang ada di RW 26 untuk dapat mengeksplor dan memamerkan dagangannya," ujar Camat Medan Satria Lia Erliani.

Lebih lanjut Lia  menambahkan bahwa untuk mempertahankan predikat juara yang diraih diperlukan konsistensi.

"Warga masyarakat itu sebenarnya memiliki potensi luar biasa, hanya saja mereka membutuhkan ruang dan kami pemerintah tentunya memberikan ruang itu, yaitu melalui lomba-lomba sehingga memotivasi mereka untuk terus berkreasi meraih sebuah prestasi dan mereka meningkatkan skill mereka sehingga mereka menjadi juara," ujar Lia.

"Dan RW 026 itu sangat luar biasa, karena ketika kita memberikan ruang dan kesempatan untuk mereka berkreasi, mereka ambil kesempatan itu dan menampilkan yang terbaik sehingga mereka juara," tambah Lia.

"Dan tetap konsistensi dijaga," pesan Lia.

Karena menurutnya Lia Erliani, berkat menjaga konsistensi itulah kenapa RW 026 setiap ada kesempatan untuk lomba mereka masuk di salah satu nominasi juara.




Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


Jelang Ramadhan, LDII Kecamatan Senapelan Pekanbaru Gelar Pengajian Keputrian

 


GEN-ID | Pekanbaru - Sabtu  (10/04) bertempat di Masjid Abdullah Jl. Riau Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru, LDII Kecamatan Senapelan menggelar Pengajian Keputrian yang dihadiri ibu-ibu warga LDII dan masyarakat sekitar masjid.

Pengajian yang bertema keakraban ini disambut antusias oleh peserta, selain kehadiran peserta yang cukup banyak, serta materi yang disampaikan, juga diakhiri dengan makan bersama.

Hadir dan sekaligus pemateri dalam pengajian Ketua PC LDII Kecamatan Senapelan dalam hal ini diwakili Tim Humas LDII Kecamatan Senapelan T. Zackariya Al Achyie.

Dalam pemaparannya Zackariya menyampaikan pesan Ketua Umum LDII sebagai oleh-oleh Munas ke-9 LDII.

"Saya menyampaikan pesan Ketua Umum Ir. Prasetyo Sunaryo, M.Sc. kepada kita semua, khususnya disini ibu-ibu warga LDII Kecamatan Senapelan, bahwa supaya untuk selalu terus berbuat baik kepada siapapun, teruslah tebar kebaikan meskipun masih ada orang yang tidak suka dengan kita dan terus menjelekkan kita, ataupun menebar ujaran kebencian. Baik langsung maupun tidak langsung seperti dilakukan di media sosial," jelas Zackariya.

"Sebagai mitra juang para suami dirumah, diperlukan fisik yang kuat dan kesabaran hati serta hal pendukung lainnya. Kaum Ibu yang lebih banyak mengurusi putra putri dirumah ketimbang kaum Bapak. Oleh karena itu peranan Ibu tidak kalah penting dari peran seorang Bapak dirumah," tegas Zackariya.

"Dan jangan lupa, bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang dapat melipatgandakan pahala dan dosa, kita harus hati-hati dalam beramal apapun. Yang terakhir, lima sukses dalam bulan Ramadhan juga tidak boleh lupa, yaitu sukses puasa, sukses sholat taraweh, sukses membaca Al Qur'an, sukses meraih lailatul qadar, dan sukses zakat fitrah," tutup Zackariya.







(GEN-ID/Taufik)

Gempa 6,7 SR Guncang Malang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Written By Redaksi on 10 April, 2021 | 14.16




GEN-ID | Malang - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 Skala Richter mengguncang   Kabupaten Malang, Jawa Timur. BMKG merilis gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dalam keterangan tertulisnya, BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB dengan titik koordinat gempa berada di 8,95 Lintang Selatan dan 112,48 Bujur Timur.

Episentrum gempa berada di laut dengan jarak 90 km arah barat daya dari Kabupaten Malang, pada kedalaman 25 km.

Belum diketahui secara pasti korban jiwa dari gempa ini, namun sejumlah video dari warga di berbagai lokasi menunjukkan kerusakan minimarket, rumah dan memicu longsornya perbukitan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka.

Linimasa media sosial menunjukkan akibat gempa ini getaran dirasakan hingga Yogyakarta dan Magelang di Jawa Tengah.

BMKG dalam rilis sementara menyimpulkan gempa tidak berpotensi mengakibatkan gelombang tsunami.




[Mahar P]

Lestarikan Tradisi, Kelurahan Jakamulya Gelar Ruwahan Jelang Ramadhan


GEN-ID | Kota Bekasi - Bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Keluarga besar Kelurahan Jakamulya, kecamatan, Bekasi selatan  melaksanakan tradisi Ruwahan di Aula kelurahan Jakamulya, Jl. H. Umar, Jakamulya, kecamatan Bekasi Selatan, kota  Bekasi, Jumat (10/04/2021).

Acara yang dipimpin langsung oleh H. Bahrudin selaku lurah Jakamulya itu diikuti oleh semua staf kelurahan, Babinsa Sertu Mulyadi dan Serda G. Gultom, serta Bhabinkamtibmas Bripka.Sudirman.

Menurut Bahrudin acara Ruwahan ini rutinitas atau tradisi yang digelar setiap tahun. Karena dinilainya baik jadi perlu dilaksanakan kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Pertama Ruwahan ini kami maksudkan sebagai rasa kesyukuran karena selama setahun kita diberi kesehatan, keselamatan dan kelancaran, yang kedua sebagai moment mengirim doa pada arwah almarhum-almarhumah keluarga kita, saudara yang telah mendahului kita dan juga para pahlawan pejuang yang ada di kelurahan Jakamulya maupun pahlawan-pahlawan Bekasi yang telah gugur," tutur Bahrudin. 

 



Karena sudah menjadi tradisi, acara Ruwahan berlangsung tanpa ada yang merasa dibebani, semua atas kesadaran sendiri.

"Melalui grup Watsapp kita list, siapa yang siap bawa teri ya kita tulis, yang siap bawa piring kita tulis, bawa buah, bawa lalapan dan lain-lain. Semua tidak ada paksaan dan tidak ada yang merasa dibebani, ini sudah menjadi rutinitas tahunan dan Alhamdulillah hari ini berjalan lancar," jelas bahrudin.

Bahrudin juga mengajak menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai ajang untuk memperbaiki akhlak, dan tetap menjaga prokes.

"Wilayah kami mayoritas zona hijau, dan di bulan ramadhan tetap kami laksanakan shalat berjamaah, dengan tetap menjaga prokes 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan menghindari mobilisasi dan interaksi. Saya sudah sosialisasikan pada DKM, pada panitia penyelenggara shalat tarawih, dan melalui kegiatan PPKM Mikro kami sosialisasikan protokol kesehatan," tutur H. Bahrudin. 



Tentang Ruwahan

Bagi masyarakat Jawa,  Ruwah diterjemahkan sebagai ‘Meruhi Arwah,’ atau memaknai keberadaan para roh/arwah. Karena itu, setiap datang Bulan Ruwah (Sya’ban), banyak orang Jawa yang melakukan ritual nyekar atau nyadran ke makam para leluruhnya. Tradisi Ruwahan di Bulan Sya’ban, merupakan upacara penghormatan kepada para arwah leluhur atau keluarga yang sudah berpulang. Hal itu terungkap dari Buku ‘Bauwarna Adat Tata Cara Jawa’ karya Drs R Harmanto Bratasiswara.

Budayawan Jawa penerima Anugerah Bintang Budaya, Kanjeng Raden Arya (KRA) Pranoto Adiningrat yang juga Abdi Dalem Keraton Surakarta mengungkapkan, berdasarkan kepercayaan Kejawen, puncak ritual Ruwahan lazim dilakukan sejak tanggal 15 sampai dengan akhir Bulan Ruwah. Selama rentang waktu tersebut, dinilai sebagai tempo yang tepat untuk menjalin hubungan spiritual mengadakan Pamulen (penghormatan) Ruwahan.

”Sekaligus disertai pemanjatan doa, untuk memintakan ampunan segala dosa dan kesalahan arwah para leluhur,” kata KRA Pranoto Adiningrat.

Harapannya, setelah para roh arwah leluhur diampuni dosa dan kesalahannya, diberikan anugerah dapat diterima kembali ke Alam Gusti Murbeng Dumadi, atau masuk dalam Kaswargan Jati. Ini sinergi dengan pemahaman ‘Mulih marang mulanira’ atau ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (Kita ini milik Allah, dan kepada-Nya kita kembali).

Di berbagai daerah di Jawa, tradisi ruwahan juga banyak dilakukan dengan merti desa atau bersih desa dan kerja bakti membersihkan pemakaman secara bersama-sama. Ada juga yang merayakan nyadran, kenduri makan bersama setelah dilakukan doa-doa untuk para arwah nenek moyang, dan menyantuni fakir miskin dengan memberikan bekal untuk menjalankan ibadah puasa selama bulan ramadhan.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


Anang: Meski Terlambat, PP Tentang Royalti Angin Segar Bagi Ekosistem Musik Indonesia

Written By Redaksi on 06 April, 2021 | 15.04


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | "PP No 56/2021 ini membawa angin segar bagi ekosistem musik di Indonesia. Kami menyambut positif atas komitmen pemerintah," kata Anang di Jakarta, Selasa (6/4/2021), menanggapi terbitnya PP No 56 Tahun 2021 tentang Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik.

PP No 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik diterbitkan oleh presiden Joko Widodo guna mengakomodir keresahan pelaku industri kraetif musik dan lagu di tanah air yang kehilangan haknya.

Meski terlambat, kata Anang, PP yang merupakan aturan turunan dari UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta ini membawa angin segar bagi industri musik di Indonesia.

Menurut anggota DPR periode 2014-2019 ini, yang terpenting saat ini perlu adanya pengawasan pelaksanaan amanat PP No 56 Tahun 2021. Ia mewanti-wanti, penerbitan PP tidak diikuti dengan pelaksanaan di lapangan. "Saat ini yang terpenting bagaimana pelaksanaan aturan ini," sebut Anang.

Musikus asal Jember ini memprediksi, jika pelaksanaan PP No 56/2021 berjalan sesuai dengan rencana akan memberi dampak konkret terhadap pendapatan royalti di Indonesia. "Secara logis, penerimaan royalti akan meningkat tajam," tambah Anang.

Hanya saja, Anang menyebutkan untuk mencapai titik ideal dalam pendistribusian royalti, banyak langkah yang harus disiapkan. Salah satunya keberadaan Pusat Data Lagu sebagaimana tertuang dalam Bab II di Pasal 4 - 7 PP No 56 Tahun 2021.

"Pusat Data Lagu ini tak lain adalah Big Data yang memiliki posisi penting karena dengan data ini outputnya persoalan royalti menjadi lebih transparan, akuntabel dan ekosistem musik menjadi lebih sehat," urai Anang.

Selain itu, kata Anang, keberadaan Sistem Informasi Lagu dan atau Musik (SILM)juga memiliki peran yang tak kalah penting dalam hal pendistribusian royalti lagu dan musik. "SILM memiliki posisi penting karena memuat laporan penggunaan lagu atau musik yang menjadi dasar pendistribusian royalti. Inti dari peraturan ini yang hakikatnya di SILM dan Pusat Data Lagu," imbuh Anang.

Dalam Pasal 22 PP No 56 Tahun 2021 disebutkan keberadaan Pusat Data Lagu dan SILM maksimal dua tahun sejak pemberlakuan, menurut Anang sebaiknya realisasi dua lembaga tersebut dapat dipercepat. "Saya kira maksimal satu tahun sudah bisa terbentuk Pusat Data Lagu dan SILM. Karena faktanya, data-data kan telah tersedia di Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Data tersebut tinggal disinkronkan melalui LMKN untuk diolah oleh Pusat Data Lagu. Jadi satu tahun adalah waktu yang moderat," harap Anang.

Di bagian lain Anang juga menyebutkan peran pemerintah daerah (Pemda) tak kalah penting dalam implementasi peraturan ini. Menurut dia, keberadaan restoran, cafe, hotel, mal dan tempat hiburan yang berada di daerah memiliki keterhubungan yang erat dengan royalti lagu atau musik.

"Karena itu, perlu penyesuaian peraturan daerah dengan PP No 56 Tahun 2021. Misalnya, perizinan usaha dikaitkan dengan pembayaran royalti. Pemda dapat berinovasi dalam penyusunan peraturan daerah agar PP No No 56/2021 ini juga efektif di daerah," tegas Anang.


Mahar Prastowo
Kontak Redaksi klik WA

LDII Kelurahan Tampan Pekanbaru Sambut Ramadhan Dengan Gencar Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Written By Taufik sf on 03 April, 2021 | 08.00



GEN-ID | Pekanbaru - Dalam Pengajian Umum LDII Kelurahan Tampan edisi minggu pertama April 2021 mengangkat thema pentingnya amar ma'ruf nahi munkar dalam memasuki Ramadhan 1422 H.

Acara yang digelar setelah sholat 'Isya pada Jum'at (02/04) diisi oleh Ustadz Anton Sukoco dihadiri oleh warga sekitar Masjid Baitul Makmur serta beberapa tokoh masyarakat dan agama linkungan RT 04 RW 02 Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Dalam pemaparannya, Ustadz Anton Sukoco menjelaskan pentingnya amar ma'ruf nahi Munkar sebagai muslim.

"Sebagai muslim kita wajib bersyukur atas hidayah yang diberikan Allah kepada kita. Salah satu prakteknya adalah dengan kita memaksimalkan beribadah kepada Allah sesuai syari'at dan beramal sholeh," ujar Sukoco.

"Salah satu keutamaan amar ma'ruf nahi munkar adalah, do'a kita dikabulkan oleh Allah. Dan sebaliknya jika kita tidak mau amar ma'ruf, maka bukan hanya do'a yang tidak dikabulkan, tetapi kita akan diganti oleh Allah dengan kaum yang lebih hebat, lebih faham dari kita," tegas Ustadz.

"Cukuplah orang-orang pada zaman Nabi dulu, yang tidak ikut perintah Nabinya akhirnya disiksa. Dan bukti disiksanya mereka masih bisa kita lihat sampai sekarang jika pergi ke tanah Arab," tutup Sukoco.

Hal ini juga diperkuat Ketua PAC LDII Kelurahan Tampan yang diwakili Pengurus Masjid Baitul Makmur Ustadz Dion Saputro.

"Memang benar seperti yang disampaikan Ustadz Anton, kepada seluruh warga LDII kami kembali terapkan untuk giat beramar ma'ruf nahi munkar, sebagai salah satu peluang kita dalam beramal sholeh, serta menjalankan perintah Allah, agar kita tidak terkena siksa," tambah Dion.

"Sebenarnya ini bukan hal yang baru bagi warga LDII, namun karena ini moment menyambut Ramadhan, tidak ada salahnya kita refresh kembali agar lebih semangat," tutup Ustadz Dion.






(GEN-ID/Taufik)


Dirjen Pothan Buka Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara

Written By Redaksi on 01 April, 2021 | 06.44

Dalam Rangka Evaluasi Organisasi Kader Bela Negara dan Pembekalan Peran dalam Pertahanan Semesta

Peserta Rakor dari Senkom bersama Dirjen Pothan dan Direktur Bela Negara 


GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ | Jakarta - Mayjen TNI Dadang Hendrayuda   selaku   pejabat   Direktorat  Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan  Republik  Indonesia,  kembali membuka secara resmi  Rapat  Koordinasi  dan  Konsolidasi  Kader   Bela  Negara  Seluruh Indonesia  T.A.2021  yang  bertempat  di  Hotel  Grand  Mercure  Harmoni,  Jakarta,  Rabu (31/3/2021).

Dalam pembukaan acara ini Dirjen Pothan didampingi Direktur Bela Negara DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M dan beberapa narasumber instansi terkait antara lain dari Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Prayogo Heri Cahyono, S.E, M.M selaku Kasubdit Kemitraan dan Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, Ditjen Poltik dan Pemerintahan Umum, dari Kementerian Hukum dan HAM RI diwakili oleh Daniel Duardo Noorwijonarko, SH, MH, selaku Kepala Seksi Badan Hukum Sosial, Subdit Badan Hukum Direktorat Perdata, Dirjen AHU, dari Kemenpora diwakili Drs. Arifin Majid, M.M selaku Asisten Deputy Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda.

Mayjen TNI Dadang Hendrayuda yang berpengalaman tugas di Kesatuan Elit Kopasus, Paspampres dan juga di lembaga BNPT memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang telah mensukseskan acara Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara termasuk 11 Ormas Bela Negara yang hadir secara langsung di tempat antara lain Senkom Mitra Polri
FBN, FKBN, PPBN, Askara, RCBN, GERCIN dan beberapa Ormas lainnya. 

"Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri," ujar Dirjen Pothan mengutip salah satu ucapan Presiden Soekarno yang paling dikenangnya.

Maksud ucapan itu yakni mengingatkan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia setelah merdeka, namun setelah penjajah pergi, bangsa Indonesia akan dihadapkan pada berbagai masalah terutama soal persatuan. Berbagai cobaan dan masalah mulai dari masalah politik, sosial, ekonomi, dan berbagai masalah lainnya, akan menguji persatuan bangsa. Perbedaan-perbedaan yang ada bisa membuat rakyat terpecah belah dan saling berperang. Terbukti setelah kemerdekaan ada pemberontakan PKI, DI/TII, PRRI. Permesta, GAM, OPM dan RMS.

Pada H-1 sebelum acara dilaksanakan semua peserta wajib melalui protokol kesehatan yang ketat yakni setiap peserta harus lolos dari test Swab Antigen, sehingga jika ada peserta yang hasil testnya positif maka tidak diperbolehkan mengikuti acara tersebut demi keselamatan dan kesehatan seluruh peserta.

Saat Direktur Bela Negara 
Brigjen TNI DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M memaparkan materi pembekalan berjudul 'Peran Kader Bela Negara Dalam sistem Pertahanan Semesta' menekankan pentingnya 5 Nilai Dasar Bela Negara yaitu Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Setia kepada Pancasila sebagai Ideologi Negara, Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara serta Kemampuan Awal Bela Negara sebagai bagian dari Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) yang harus diaktualisasikan dalam tekad, sikap dan perilaku serta tindakan setiap warga negara Indonesia.

Selain itu Brigjen TNI DR. Jubei Levianto menyampaikan kepada
 Seluruh Ormas Bela Negara tentang adanya Fasilitas Studio 'NGOPI DARING' yang bisa digunakan oleh seluruh Ormas Bela Negara secara gratis dalam ikut bersama-sama mengalakan program-program PKBN melalui media online khususnya kepada kalangan melenial dan masyarakat umum yang saat ini hampir semua orang memiliki akses digital (internet).

Ketua Senkom Dani AM bersama Direktur Bela Negara Brigjen TNI DR. Jubei Levianto, S.Sos, M.M 

Narasumber atau pemateri terakhir terkait 'Evaluasi Organisasi Kader Bela Negara' yang langsung dipaparkan oleh Kolonel Arm. Ferry Trisnaputra selaku Kasubdit Lingkim Direktorat Bela Negara, harapannya agar ilmu yang diterima dari para narasumber diteruskan ke lingkungan terdekat baik di lingkungan keluarga, masyarakat sekitar dan jaringan Ormas masing-masing sebagai bagian dari pahala jariyah yang akan terus mengalir jika ilmu pengetahuan Bela Negara ini disampaikan dan diamalkan oleh banyak warga negara Indonesia.

Menurut Drs Dani AM salah satu Ketua Senkom yang hadir bersama pengurus lainnya berjumlah 17 personel pada Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara ini, materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat bermanfaat dan menambah wawasan terkait PKBN, legalitas dan peranan Ormas sebagai wadah kebebasan berserikat dan berkumpul sebagai aktualisasi dari pasal 28 UUD 1945.

"Kekebasan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pendapat dan pikiran itu dijamin oleh konstitusi kita UUD 1945 pasal 28, dimana setiap Ormas Bela Negara yang hadir pada Rakor dan Konsolidasi Kader Bela Negara ini diberi kebebasan untuk berbicara dan mengeluarkan pendapat pada sesi diskusi dan tanya jawab dengan narasumber," tegas Dani AM.


Penulis:  Tri Joko
Editor:  Mahar Prastowo



-

-

-

-
Kontak Redaksi: Telegram 0812-9167-7174, WhatsApp 0896-5580-9542, email: koordinator.liputan@gmail.com

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku