Jambi.GenInd — Di tengah terik matahari dan guyuran hujan yang silih berganti, sosok sederhana bernama Idi Rifai, yang akrab disapa Wak Idi, terus mengayuh roda kehidupan dengan penuh keteguhan. Seorang ayah dengan dua orang anak laki-laki ini memilih jalan mulia: bekerja keras demi mencukupi kebutuhan rumah tangga dan masa depan keluarganya.
Wak Idi, warga Kasang Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, telah menekuni profesi sebagai pedagang keliling selama kurang lebih tujuh tahun. Setiap hari, mulai pukul 08.00 pagi hingga 18.00 sore, ia berkeliling wilayah Kota Jambi menggunakan sepeda motor sederhana, menjajakan kerupuk kemplang khas Palembang, kue semprong, dan pisang.
Tak peduli cuaca panas menyengat atau hujan yang turun tiba-tiba, Wak Idi tetap berjualan dengan penuh semangat. Baginya, kerja keras adalah bentuk tanggung jawab sebagai kepala keluarga, sekaligus ibadah yang dijalani dengan keikhlasan.
“Yang penting halal dan bisa mencukupi kebutuhan anak-anak,” itulah prinsip hidup yang selalu dipegang Wak Idi dalam menjalani kesehariannya.
Kisah Wak Idi menjadi potret nyata bahwa tidak ada pekerjaan yang hina selama dilakukan dengan jujur dan halal. Di saat sebagian orang mungkin mengeluh dengan keadaan, Wak Idi justru terus melangkah tanpa rasa malu, membuktikan bahwa kerja keras adalah sumber kehormatan.
Bagi masyarakat Kota Jambi yang ingin membeli dagangan Wak Idi atau sekadar memberikan dukungan, ia dapat dihubungi melalui WhatsApp 0838-2607-3680.
Semangat Wak Idi adalah pengingat bagi kita semua bahwa rezeki tidak datang dengan gengsi, tetapi dengan usaha, ketekunan, dan doa. Sebuah inspirasi sederhana, namun sarat makna, tentang arti perjuangan seorang ayah demi keluarga tercinta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar