Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Home » , , » Tak Ingin Banjir dan Longsor, DPD JPKP Bitung Desak PT. PP Buat Tanggul Tol Bitung-Manado

Tak Ingin Banjir dan Longsor, DPD JPKP Bitung Desak PT. PP Buat Tanggul Tol Bitung-Manado



GEN-ID | Bitung - Sabtu 25 Juli 2020 Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Bitung meminta pihak PT. PP untuk secepatnya membuat tanggul di Kelurahan Paceda lingkungan 3/RT 11 Kecamatan Madidir. Untuk mengantisipasi terjadinya longsor dan banjir di pemukiman warga.

Sebelumnya masyarakat RT 11 Lingkungan 3 Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir telah melakukan pertemuan dengan pihak PT. PP Pada Jumat 5 Juni 2020 yang juga dihadiri langsung oleh Tim JPKP Bitung untuk mencari solusi bersama, dimana masyarakat meminta kepada Pimpinan PT. PP Induk Proyek jalan Tol Bitung-Manado agar supaya dibuatkan tanggul penahan timbunan tanah tol, karena masyarakat menyampaikan adanya ketakutan dan kekawatiran bila hujan terus menerus akan terjadi longsor/banjir susulan dari timbunan tanah pekerjaan proyek jalan tol Bitung-Manado.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, di lokasi tersebut sudah terjadi longsor dan berakibat banjir di pemukiman masyarakat Lingkungan 3 RT 11 Kelurahan Paceda.

Richaed Mamuntu Wakil Ketua JPKP DPD Bitung meminta agar PT. PP harus bertanggung jawab dan segera membuat tanggul penahan banjir dan longsor di wilayah tersebut.

"Dibuatkan tanggul penahanan banjir dan longsor. Apalagi tanah timbunan proyek jalan Tol Bitung-Manado hanya berbatasan dinding dengan rumah masyarakat, jika dibiarkan ini sangatlah berbahaya. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Jangan nanti ada korban jiwa barulah menjadi pusat perhatian, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati," tegas Richaed Mamuntu Jumat (24/07).

Hal ini di respon Malik Maulana selaku Manager Proyek jalan Tol Bitung - Manado via WhatsApp oleh media

"Iya, rencana di Paceda dalam waktu dekat akan dibangun retention pond untuk penanggulangan banjir. Kita tinggal menunggu surveyor untuk menentukan batas Row dan tanah masyarakat," jelas Malik.

"Saat ini sedang dibuatkan Shop Drawingnya dan menunggu persetujuan dari Jasamarga. Kalo semua sudah disetujui, akan segera kita kerjakan. Sesuai harapan masyarakat, lebih cepat lebih bagus," tutup Malik.






Reporter: KK | Editor: Taufik

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Generasi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku