Kontak Redaksi: WA 0813-8728-4468, email: koordinator.liputan@gmail.com
Latest Post

Pelatihan Hidroponik Kelurahan Jaticempaka Dukung Program Hanpangan Kota Bekasi


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Guna meningkatkan ketahanan pangan, Kelurahan Jaticempaka menggelar pelatihan dasar hidroponik pada Selasa (24/11/2020) di aula Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pelatihan dasar hidroponik  dilaksanakan dengan pemateri coach dan konsultan hidroponik Takbir Hamzah Adam.

Kegiatan ini  selaras dengan program pemerintah kota Bekasi yang dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, salah satunya dengan teknik hidroponik.


Dra. Ana Yulianti, A.P, M.S.I Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pondok gede dalam sambutannya menyampaikan Apresiasinya atas terselenggarakannya pelatihan tersebut.

"Kami mengapresiasi diadakannya pelatihan ini dan berharap bisa diikuti dengan baik guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Juga meningkatkan kesadaran serta motivasi warga Kelurahan Jaticempaka dalam memanfaatkan lahan. Tentunya sebagai sumber ketahanan pangan dan bisa  menjadi tambahan pendapatan keluarga," jelas Ana.

Senada yang disampaikan Ana Yulianti diatas,  Lurah Jaticempaka Amir, S.E mengungkapkan bahwa selama masa pandemi covid-19 seperti sekarang, masyarakat dituntut untuk tetap bisa mandiri. Dengan bekal pengetahuan hidroponik tersebut, diharapkan warga Kelurahan Jaticempaka dapat lebih meningkatkan ketahanan pangannya secara mandiri.

Dijelaskan Lurah Amir, peserta pelatihan dasar hidroponik ini bukan hanya dari perwakilan RW,  melainkan ada juga dari dari Posyandu, penggerak PKK, karang taruna serta dari peserta umum warga Jaticempaka.

Aswin  Djuanda selaku Kasi Kesos Kelurahan Jaticempaka menyampaikan, para peserta umum tersebut sebelumnya telah melakukan pendaftaran yang dibuka untuk  warga. Namun demikian peserta tetap di batasi karena masih dalam suasana pandemi dan harus mematuhi  protokol kesehatan.

"Pelatihan ini  diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada  warga  Kelurahan Jaticempaka untuk mendapatkan keterampilan," ujar Aswin.

Aswin mengungkapkan,  kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap peserta yang datang dicek suhu tubuhnya dan wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Selain itu, seluruh peserta diwajibkan mengenakan masker dan duduk berjarak sesuai dengan anjuran pemerintah.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan mulai dari peluang pasar hidroponik, start tumbuh tanaman, hingga prosedur penyemaian.

Pelatihan hidroponik ini diikuti 40 peserta dari unsur penggerak PKK, Posyandu, karang taruna dan warga umum Kelurahan Jaticempaka, dan sebagai pelatih adalah Takbir Hamzah Adam (39) atau  kerap disapa Mas Teby Adam dari Mahydro, perusahaan pelatihan dan konsultan hidroponik di Bekasi.

Takbir Hamzah Adam-Teby mengungkapkan teknik budidaya hidroponik peluang bisnisnya cukup menggiurkan.

“Selanjutnya kami memperkenalkan bagaimana hidroponik itu bisa menjadi peluang bisnis,” ucap Teby.

“Yang sulit bukan bercocok tanamnya tapi mengedukasinya. Edukasinya itu yang tidak mudah. Karena itu, Teby berharap ada peran dari pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini dinas terkait untuk bisa sensitif memperhatikan lahan kosong yang bisa digunakan untuk pertanian khususnya hidroponik.


Acara yang sarat dengan ilmu pengetahuan teknik alternatif pertanian dengan hidroponik atau media tanam tanpa tanah ini dihadiri oleh para perangkat kecamatan dan kelurahan. Diantaranya Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pondok Gede Ana Yulianti,  serta Kasi Ekonomi dan pembangunan Samsumar. Sedanhkan dari kelurahan hadir Lurah  Jaticempaka Amir, S.E,  Kasi Kesos Aswin Djuanda, serta para Kasi lainya dan aparatur kelurahan, serta Mustofa selaku Ketua BKM kelurahan Jaticempaka.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

 

Antusiasme Peserta Festival Belanja UC 11.11 Perkuat Posisi UC Web Sebagai Penyedia Platform Digital Terlengkap


GEN-ID
| Jakarta -
“Kami sangat bangga atas respon penerimaan positif yang luar biasa atas Festival Belanja UC 11.11 tahun ini, dimana kami mencatat partisipasi pengguna yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kami senang mampu memberikan nilai tambah bagi para seluruh pengguna kami melalui penawaran terbaik yang menghemat pengeluaran, beragam konten rekomendasi yang memudahkan pengambilan keputusan pembelian, dan beragam hadiah menarik dibagikan secara cuma-cuma. Kesuksesan Festival Belanja UC 11.11 juga kembali menambah catatan positif UC Browser sebagai saluran promosi dan komunikasi solid bagi setiap mitra merek,” ujar Huaiyuan Yang, Vice President UC Web Global Business, menanggapi tingginya animo pengguna UC dalam Festival Belanja UC 11.11.

Tercatat sebanyak 7,5 juta pengguna UC Browser  mengikuti  Festival Belanja UC 11.11 yang baru saja diadakan secara bersamaan di 6 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Rusia. Tingginya animo pengguna UC Browser Indonesia mencatatkan partisipan sebesar 71% di festival belanja online tahunan ini.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding Festival Belanja 11.11 2019 tahun lalu dengan mencatat 4.5 juta partisipan dari Indonesia atau naik 18%.

Sedangkan dari sisi jumlah nilai hadiah tahun ini terdistribusi voucher belanja Lazada dengan nilai lebih dari 350 miliar rupiah kepada pengguna di Indonesia saja, atau mengalami peningkatan hingga 5700%, atau 57 kali lipat dibandingkan kampanye 11.11 pada tahun lalu.

Tingginya antusiasme dan kian meningkatnya partisipasi pengguna tidak hanya memuaskan pengguna akan pengalaman berbelanja yang menyenangkan, tetapi juga menghadirkan mitra merek akan sarana promosi solid dan menjangkau khalayak luas.

Festival Belanja UC 11.11 ini menghadirkan diskon, penawaran spesial, voucher eksklusif, dan beragam hadiah gratis.

Popularitas Festival Belanja UC 11.11 di seluruh Asia Tenggara semakin nampak dengan tingginya konsumsi konten rekomendasi dan ulasan produk berupa video maupun konten tertulis. Tercatat 12 juta konten telah disaksikan oleh pengguna di Indonesia, Malaysia, dan Vietnam untuk melakukan pencarian informasi lebih lanjut mengenai produk yang diinginkan sebelum mengambil keputusan pembelian.

Selama kampanye Festival Belanja UC 11.11 berlangsung, Indonesia memiliki preferensi konten rekomendasi paling berbeda dibandingkan dua negara tetangga dengan urutan kategori smartphone & tablets, kesehatan, dan kecantikan. Sedangkan negara tetangga Malaysia dan Vietnam memiliki preferensi konten rekomendasi yang hampir serupa, yaitu elektronik, fashion, FMCG, serta kategori fashion, elektronik, dan FMCG secara berurutan.

Setelah banyak pertimbangan dan rekomendasi dari berbagai konten artikel maupun video, banyak pengguna berbondong-bondong dan mengambil keputusan pada hari Rabu tanggal 11 November 2020, dimana aktivitas pengguna mencapai puncak tertinggi selama periode kampanye Festival Belanja UC 11.11 berlangsung.

Berbicara tentang produk impian, produk sepatu dan baju pria dan wanita menjadi kategori produk paling populer yang dicari pengguna selama Festival Belanja UC 11.11, diikuti oleh produk produk kecantikan, jam tangan & perhiasan, dan terakhir produk aksesoris elektronik.

Negara tetangga Malaysia memiliki preferensi hampir serupa untuk kategori produk paling populer, namun hanya dengan urutan yang berbeda. Aksesori elektronik menjadi kategori paling dicari oleh masyarakat Malaysia, diikuti oleh sepatu dan baju wanita, sepatu dan baju pria, produk kecantikan, dan yang terakhir jam tangan & perhiasan.

Tidak hanya menghadirkan penawaran spesial dan menghemat pembelian pengguna, Festival Belanja UC 11.11 juga membagikan beragam hadiah gratis secara cuma-cuma seperti  gift cards Lazada, Smart TV, dan sebuah sepeda motor melalui aktivitas Lucky Draw yang dapat diikuti siapapun. Lebih dari 800.000 pengguna telah membuka Lucky Box dalam permainan Lucky Draw, dimana satu buah unit sepeda motor senilai Rp15.800.000.- berhasil dimenangkan salah satu pengguna dari Indonesia.

Kesuksesan kampanye Festival Belanja UC 11.11 telah menghadirkan dan mengingatkan kembali masyarakat Indonesia dan negara lain di Asia Tenggara akan kegembiraan aktivitas belanja online yang menarik, mudah, menyenangkan, dan dengan penawaran terbaik.

Melihat jumlah hadiah yang kian meningkat dan jumlah partisipan tertinggi di antara negara lainnya, Indonesia kembali menunjukkan potensinya sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, dimana UC Browser hadir di dalamnya sebagai perusahaan yang menawarkan segala kebutuhan digital, termasuk berbelanja online hanya dalam satu platform, sekaligus menjadi sarana promosi solid dan kredibel bagi mitra merek.


UCWeb, sebuah bisnis di dalam Alibaba Innovation Initiatives Business Group, adalah penyedia perangkat lunak dan layanan internet seluler terkemuka. Portofolio produk internasional UC termasuk platform distribusi konten UC Browser, UC Browser Turbo, UC Browser Mini, dan UC Ads untuk pemasaran seluler. UC Browser adalah peramban seluler pihak ketiga nomor 1 di dunia menurut data dari StatCounter. UC Browser telah mencapai 1.1 miliar unduhan secara global.

Informasi tambahan tentang UC dan produk-produknya dapat ditemukan di www.ucweb.com. [*]




Editor: Mahar Prastowo

Puskesmas dan Kelurahan Kayuringin Jaya Giatkan Sosialisasi Bahaya Tuberculosis



GEN-ID| Kesehatan - Ditengah masa pandemi Covid-19 ini terdapat satu penyakit yang luput dari perhatian banyak orang, yaitu TBC (tuberculosis) atau TB. Efeknya dianggap sama bahkan lebih berbahaya dibanding Covid-19 yang secara nasional menyebabkan 11 orang meninggal setiap jam.

Data menunjukkan bahwa angka kasus penderita TB di Indonesia masih cukup tinggi. Pada skala dunia, Indonesia masuk peringkat ketiga setelah India dan China. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kasus TBC di Indonesia pada 2017 lalu menyebabkan 116.000 orang meninggal dunia dan pada 2018 sebanyak 98.000 orang meninggal dunia.

Mewaspadai bahaya ancaman kesehatan masyarakat itu Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi, bersama bersama UPTD Puskesmas Perumnas 2 Kayuringin Jaya, pada Senin 23 November 2020 mengadakan  kegiatan Lokakarya Kesehatan guna sosialisasi tentang bahaya TB.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan rutin lokakarya triwulan yang dalam setahun empat kali melakukan ini bersinergi dengan kelurahan Kayuringin Jaya dan lintas sektor lainnya,” ujar dokter Ariska Agustina, Kepala Puskesmas Perumnas 2, Senin 23 November 2020.

Dikatakan dokter Ariska,  selain TB pada kesempatan ini juga dilakukan sosialisasi bahaya HIV/AIDS, keduanya sama penting disampaikan karena  bahayanya.

Khusus kasus TB, Ariska mengatakan provinsi Jawa Barat menempati urutan ketiga dengan jumlah pengidap TB setelah Papua dan Banten. "Di kelurahan Kayuringin sendiri, hampir seratus orang pasien TB, dua puluh orang diantaranya tengah menjalani pengobatan rutin," terang Ariska.

Untuk pengendalian dan monitoring laju peningkatan jumlah orang yang mengidap TB, selain menggalakkan sosialisasi oleh petugas Puskesmas juga melibatkan para kader kesehatan yang ada di kelurahan Kayuringin. “Kader ini sudah kami latih bagaimana memantau pasien TB yang ada di wilayah dan menginformasikan ke kami tim kesehatan agar bisa kami tindak lanjuti segera,” terangnya.



Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar yang meninjau kegiatan menekankan bahwa kasus TB justru lebih berbahaya daripada Covid-19.

“Ada beberapa warga yang kena TB dan TB itu sangat berbahaya karena langsung menyerang paru-paru, juga efek dan penyebarannya begitu cepat,” kata Ricky.

Oleh karena itu, guna menekan jumlah pengidap penyakit TB di masyarakat, pihak kelurahan akan terus meningkatkan pengawasan dan sosialisasi di tingkat RT dan RW bekerjasama dengan pihak Puskesmas. "Bagi yang memiliki gejala TB agar segera dilaporkan ke pihak Puskesmas, kelurahan dan Dinas Kesehatan," imbau Lurah Ricky.

“Yang paling penting adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan luar rumah dan dalam rumah. Jangan sampai rumah itu selalu gelap dan cahaya tidak masuk karena virus suka di tempat-tempat lembab, kotor,” ujar Ricky.

Senada dengan Lurah Ricky, karena penularannya yang mirip dengan Corona,  Sekretaris Kelurahan Kayuringin Jaya Agus H Mamun  menyampaikan himbauan kepada warga dan menekankan untuk tetap patuhi himbauan pemerintah, agar tidak berkumpul di luar rumah guna memutus penyebaran Covid-19, "demi kebaikan kita bersama biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan tetap jaga jarak. Himbauan 3 M ini supaya benar-benar dilaksanakan dengan baik."

Lanjut Agus H Mamun, “kami menghimbau kepada nasyarakat khususnya Kayuringin Iaya untuk menyayangi diri anda, keluarga anda.tetap patuhi protokol kesehatan."

Ia berharap  dengan lokakarya dalam rangka sosialiasi tuberculosis ini banyak  hal yang didapat berupa wawasan pengetahuan serta bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kesadaran akan pentingnya kesehatan.

Lokakarya rutin triwulan ini menghadirkan Kepala Puskesmas Perumnas 2 drg Ariska Agustina dan dr. Ch. Murniati Amra selaku Penanggung jawab program HIV  dan Ketua Pokja UKM (upaya kesehatan masyarakat).

Sejumlah  pegawai Puskesmas dan kader BERSATU (Berantas Tuberkulosis) serta kader Posyandu Kelurahan Kayuringin Jaya juga tampak sibuk melayani pemeriksaan kesehatan kepada para peserta yang hadir dari Karang Taruna, PKK, Kader Posyandu, LPM, KUA dan Forum RW.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo

Yayasan Rindang Gelar Pelatihan Hidroponik Dukung Program Hanpangan Kota Bekasi


GEN-ID | Rindang Foundation (RIF/Yayasan Rindang Indonesia) menyambut program ketahanan pangan (hanpangan) dengan hidroponik oleh Pemkot Bekasi,  melalui pelatihan budidaya tanaman pangan hidroponik bagi milenial pada Minggu (22/11) di Istana Yatim.

Pelatihan hidroponik ini diikuti 25 peserta dan sebagai pelatih adalah Takbir Hamzah Adam (39) atau  kerap disapa Mas Teby Adam dari Mahydro, perusahaan pelatihan dan konsultan hidroponik di Bekasi.

“Kita adakan kegiatan ini untuk memacu pemuda-pemudi yang hari ini agar kreatif dan bagaimana memanfaatkan waktu luang. Kita arahkan mereka untuk hal positif yaitu seminar hidroponik,” kata Muhtadin Fauzi salah satu pengurus Yayasan Rindang Indonesia usai seminar.

Lebih lanjut Muhtadin menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Yayasan Rindang Indonesia terkait bidang ekonomi yang juga bagian dari sinergi dengan program Pemerintah Kota Bekasi dalam bidang ketahanan pangan khususnya hidroponik.

“Ini bagian dari pembangunan ekonomi dengan berekonomi yang baik. Mereka mengenal bagaimana cara menanam (hidroponik) dan cara menikmatinya. Ini merupakan bagian dari program kami yang akan kami sinergikan dengan pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Coach dan konsultan Hidroponik Takbir Hamzah Adam menjelaskan kedatangannya ke Yayasan Rindang Indonesia dalam rangka memberikan pengenalan dasar-dasar teknik budidaya hidroponik peluang bisnisnya bagi generasi milenial. Baginya, selain mudah dilakukan, hidroponik atau budidaya tanaman tanpa tanah tersebut juga memiliki pangsa pasar yang menggiurkan dengan harga yang cukup mahal.

“Selanjutnya kami memperkenalkan bagaimana hidroponik itu bisa menjadi peluang bisnis,” ucap Teby.

Dengan mengenal budidaya hidroponik ini, kata Teby adik-adik milenial ini bisa meraup penghasilan sendiri sehingga tidak bergantung lagi kepada orangtuanya. Kendati demikian, Teby menyadari tidak mudah menyosialisasikan manfaat hidroponik kepada masyarakat termasuk generasi milenial.

Lanjutnya, “yang sulit bukan bercocok tanamnya tapi mengedukasinya. Edukasinya itu yang tidak mudah karena Indonesia ini termakan mohon maaf lagu tongkat kayu jadi tanaman jadi tidak peduli yang namanya pertanian ah… masih banyak lahan kosong padahal negara tetangga Singapura bahkan di atas-atap rumah untuk bercocok tanam."

Karena itu, Teby berharap ada peran dari pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini dinas terkait untuk bisa sensitif memperhatikan lahan kosong yang bisa digunakan untuk pertanian khususnya hidroponik.

”Berharap dari Pemkot Bekasi bisa membantu, ternyata banyak hidroponik tapi karena keterbatasan lahan. Di samping Rindang (istana yatim) sendiri ada lahan kosong yang bisa digunakan,” ujarnya.

Dia mendukung program hidroponik yang telah dicanangkan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk diterapkan di setiap kelurahan di Kota Bekasi juga dinas-dinas terkait yang mendukung ketahanan pangan di Kota Bekasi.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor:Mahar Prastowo


Menandai Berlakunya UU Cipta Kerja, Kemenaker Launching e-PP dan e-PKB di Kota Bekasi




GEN-ID | Kota Bekasi - Menandai telah berlakunya UU Cipta Kerja yang kontroversial, Menteri Ketenagakerjaan Hj. Ida Fauziyah melakukan Launching Layanan Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB di Hotel Horison Bekasi Selatan, Kamis (19/11/20). 

Pada kesempatan itu Ida Fauziyah juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif terkait UU Cipta Kerja.
 
"Terkait peraturan cuti kerja, yang telah tertuang pada pasal sebelumnya yang kemudian tidak tertulis di pasal UU Cipta kerja bukan berarti hilang atau ditiadakan, ketentuan cuti tetap ada dipasal sebelumnya, dan tidak direvisi di UU Cipta Kerja, kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu Negatif," ujar Ida Fauziyah.

Layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik ini merupakan transformasi dari layanan tatap muka pada Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA).

Layanan pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) melalui sistem aplikasi e-PP dan e-PKB ini sekaligus menandai dimulainya penerapan layanan pengesahan PP dan pendaftaran PKB secara elektronik baik di tingkat pusat maupun secara bertahap di tingkat daerah.

"Harapannya dengan transformasi layanan tatap muka menjadi layanan digital ini dapat menjadi salah satu pendorong peningkatan kuantitas pengesahan PP dan pendaftaran PKB, disamping itu, transformasi layanan ini juga sebagai bukti dukungan terhadap Reformasi Birokrasi yang digaungkan pemerintah dalam visi misi Presiden Republik Indonesia dalam mensuksesan Reformasi Birokrasi," terang Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.

Pengesahan PP dan Pendaftaran PKB tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa materi yang terkandung di dalam PP ataupun PKB tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ataupun merugikan salah satu pihak baik pekerja ataupun pengusaha.

Ida berharap dengan adanya layanan ini kedepan dapat berimplikasi bagi perusahaan maupun pekerja untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel dan data terjamin, dan juga Ia pastikan layanan ini akan terus disempurnakan.


Baca juga:
Jadi Ketua Forum Menteri Tenaga Kerja se-ASEAN, Ida Fauziyah Usung Tiga Inisiatif Kerjasama



Sementara itu Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto yang mendampingi Menaker,  mengapresiasi gagasan program layanan terkait ketenagakerjaan berbasis digital, suatu inovasi sistem program layanan dan informasi terkait ketenagakerjaan yang dapat di akses semua orang lewat internet.

Dikatakan Tri, layanan ini sebagai rujukan bagi perusahaan untuk  keperluan peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama serta dalam rangka membangun suasana hubungan industrial yang lebih baik ditingkat kota/kabupaten.

"Dengan adanya launching sistem layanan ini di kota Bekasi disamping menjadi salah satu kebanggaan, tetapi juga menjadi suatu tantangan bagi kota Bekasi terkait data ketenagakerjaan kedepannya," pungkas Wakil Walikota Bekasi  Tri Adhianto.

(gi)


Tiga Remaja Berprestasi Kota Bekasi Diundang Makan Siang Bersama Wakil Walikota

 


GEN-ID
| Kota Bekasi
- Tiga remaja Generasi Indonesia berprestasi asal Kota Bekasi, Muhammad Faqih Maulana,  Muhammad Faiz Maulana, dan Sarah Ayu Putri Syarifah mendapat undangan khusus dari Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk santap siang bersama sebagai apresiasi atas prestasi mereka.

Prestasi yang ditorehkan tiga remaja ini menarik perhatian Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono untuk memberikan mereka semangat dan apresiasi.

Bertempat di salah satu Restauran di bilangan Kemang Pratama Bekasi, Rabu 18 November 2020, pria yang akrab disapa Mas Tri ini mengungkapkan apresiasi dan harapan untuk ketiganya.

“Saya ingin memberikan apresiasi buat anak-anak muda Kota Bekasi di masa pandemi yang penuh keterbatasan ini mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa,” ungkap Tri.

Tri berharap prestasi yang ditorehkan anak muda ini bisa memberi secercah harapan yang bisa diikuti oleh remaja-remaja lainnya di Kota Bekasi tidak hanya di sektor pendidikan namun juga bidang-bidang lainnya seperti olahraga dan kesenian.

“Saya berharap ini merupakan secercah cahaya buat anak-anak muda Kota Bekasi untuk terus berkreativitas dan berinovasi,” imbuhnya.


Muhammad Faqih Maulana dan Muhammad Faiz Maulana berhasil lolos seleksi Garuda Select U-16 yang akan mengikuti Training Centre di Inggris dan Jerman, sementara Sarah Ayu Putri Syarifah adalah penyanyi muda berbakat yang berhasil masuk 10 besar pada Kontes Dangdut Indonesia (KDI) beberapa waktu lalu.


Baca kiprah Mas Tri, Generasi Indonesia Wakil Walikota Bekasi DI SINI


Sarah Ayu Putri Syarifah di sela-sela acara makan bersama mengungkapkan rasa senang bisa bertemu dengan orang nomor dua di Kota Bekasi tersebut.

“Alhamdulillah kita makan siang bersama di sini. Tadi juga saya mendapatkan nasihat-nasihat dan semangat dari Pak Tri untuk rencana saya tahun depan ikut kompetisi dan event selanjutnya,” ucap Sarah.

Remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas ini mengaku mendapat banyak peluang setelah mengikuti kontes KDI. Selain mendapat kontrak dari pihak MNC TV, dirinya juga sering diundang mengisi acara di berbagai tempat.

Saat yang sama Muhammad Faqih Maulana mengungkapkan terimakasih kepada Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto atas dukungan dan apresiasinya kepada atlet-atlet muda seperti dirinya. Dia berharap bisa berkiprah memajukan sepak bola Kota Bekasi. “Dan sepak bola Kota Bekasi bisa maju dan masuk Liga 1,” harapnya.

Reporter: Agus Wiebowo | Editor: Mahar Prastowo


Perkuat Petani, Wakil Walikota Bekasi Serahkan Bantuan Mesin Pompa Air untuk Tiga Gapoktan


GEN-ID | Kota Bekasi - Dinas Pertanian dan Perikanan Pemerintah  Kota Bekasi memberikan bantuan mesin pompa air untuk memudahkan kinerja kelompok tani. Dalam sepekan ini sudah tiga gapoktan (gabungan kelompok tani) mendapatkan bantuan yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Pada Jumat (13/11/20) diserahkan mesin pompa air ke gapoktan  di Kelurahan Bantargebang dan Kelurahan Sumurbatu, pada hari selasa (17/11/20) untuk kelompok tani di kelurahan Jatisari kecamatan Jatiasih.

Tri Adhianto mengungkapkan, saat ini Kota Bekasi memiliki lahan sawah seluas 434 Ha yang tersebar di 10 kecamatan, sedangkan lahan kering yang digunakan untuk pertanian (kebun/ladang) seluas 4.285 Ha tersebar di 12 kecamatan.

Dengan lahan tersebut, pada tahun 2019 Kota Bekasi menghasilkan produksinya 4.663,7 ton. Luas panen komoditi palawija seperti jagung sebesar 19 Ha dengan produksi sebesar 65,9 ton dan produktivitas 34,7 kwintal per hektar.

"Dari populasi yang ada, sebagian besar warga Kota Bekasi mayoritas memiliki keahlian bidang pertanian dan peternakan, dari kompetensi yang ada Pemerintah Kota Bekasi akan terus mensupport bagi para kelompok tani untuk lebih produktif lagi," ujar Tri Adhianto.

Tri berharap para kelompok tani akan terus produktif, terus meningkatkan kualitas, dan terus berinovasi sebagai bentuk penyesuaian keadaan.

"Dulu petani bertani di ladang, setelah masuk era milenial lahan ladang semakin berkurang,  beralih ke urban farming, petani bertani menggunakan metode hidroponik, tidak menutup kemungkinan di era selanjutnya kita masuk ke exotic farming," lanjut Tri.



Dalam penyerahan mesin pompa air di Jatisari, Jatiasih, tampak hadir Ani Marijan Kabid Pertanian, Maryana Camat Jatiasih, Sekretaris Lurah, Kasie-kasie Kecamatan dan para kelompok tani kelurahan Jatisari.

Terkait permasalahan yang diungkapkan ketua Rt 06 dan Ketua Rt 05 yang juga dari kelompok tani soal  kesulitan sumber air, Tri akan mengkomunikasikan dengan dinas BMSDA agar mendapat solusi.

"Untuk permasalahan air, nanti biar dikomunikasikan kembali dengan dinas BMSDA," ujar Tri Adhianto.

Tri berharap para kelompok tani akan terus produktif, terus meningkatkan kualitas, dan terus berinovasi sebagai bentuk penyesuaian keadaan.

Pemkot Bekasi saat ini juga fokus pada pengembangan inovasi pertanian hidroponik dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di tengah era adaptasi kebiasaan baru.


Reporter: Wawan, Haris, Agus
Editor: Mahar Prastowo

Santunan Rutin Yatim dan Dhuafa Masjid Al-Anshor BSK Bertambah Menjadi 106 Orang



GEN-ID
| Kota Bekasi
- Peduli terhadap warga terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, DKM Masjid Al Anshor bekerjasama dengan Seksi Sosial dan Kematian RW 021 Bumi Satria Kencana (BSK) Kelurahan Kayuringin Jaya Kota Bekasi pada Minggu (15/11/2020) memberikan santunan  kepada 106 anak yatim dan dhuafa.

Bertempat di Masjid Al-Anhsor, acara  dihadiri Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar bersama istri, Ketua RW 021, Ketua RW 022 Kayuringin Jaya, Ketua Yayasan Masjid Al Anshor, Pengurus DKM Masjid Al Anshor, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Seksi Sosial & Kematian RW 21 Kayuringin Jaya H. Irfangi mengatakan kali ini terdapat 106 anak yatim,  atau bertambah satu orang dibandingkan santunan pada bulan lalu.

“106 Anak Yatim ini terdiri dari yatim BSK dan lingkungan sekitar,” ucap H. Irfangi.

Lurah Kayuringin Jaya Ricky Suhendar pada kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya menyambut baik kegiatan  yang dilaksanan hari itu oleh pengurus RW 21 BSK. “Jadi memang seperti tadi disampaikan oleh yayasan Al-Anshor bahwa memang ini adalah kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan oleh Seksi Sosial & Kematian RW 021 BSK. Alhamdulillah ini merupakan suatu kegiatan yang positif, harus terus dilaksanakan bukan hanya di lingkup BSK saja, perkampungan pun wajib dilaksanakan,” ujar Ricky.

Lurah Ricky berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan untuk saling membantu khususnya kepada anak-anak yatim dan dhuafa.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan lama dan ini program terus berjalan dan tadi juga ada informasi bahwa nanti bukan hanya santunan, tapi ada sunatan masal. Alhamdulillah ini support yang luar biasa dari ketua RW dan seksi sosial & kematian RW 21 BSK,” ucap Ricky.

Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Masjid Al-Anshor Hengki Brahmantio menyampaikan apresiasi atas kerjasama dan donasi dari jamaah Masjid Al-Anshor dan berharap program santunan ini bisa terus berlanjut.


“Tadi saya sampaikan kepada pak Lurah bahwa kriteria anak yatim ini adalah dari usia balita sampai usia 18 tahun, kita akan bantu mereka sesuai program yang sudah berjalan di RW 21 sehingga ini program jangka panjang,” ucap Hengki.

H. Irfangi  menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan tidak hanya untuk anak yatim dan dhuafa, namun juga pemberian sembako bagi para wartawan yang biasa meliput kegiatan di Kelurahan Kayuringin Jaya, serta Babinsa dan Bimaspol Kelurahan Kayuringin Jaya.
 
“Supaya menambah semangat dalam menjalankan tugasnya,” ucap Irfangi .

Dengan pemberitaan para wartawan terhadap Kegiatan Seksi Sosial RW 021-BSK, diharapka dapat berkembang ke wilayah lain. “Supaya dapat dikembangkan di RW-RW lain di Komplek Perumahan BSK  dan sekitarnya, sehingga bermanfaat bagi warga sekitar. Sebaik -baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” pungkas H. Irfangi.


Reporter: Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


HUT Ke-13 PPWI, Ketum Ingatkan Amanat UUD 1945 Pasal 28F: Setiap Warga adalah Pewarta



GEN-ID | Lampung - "Salah satu tugas kita adalah berupaya merobah image publik yang menganggap bahwa dunia jurnalistik itu merupakan wilayah kerja para wartawan professional saja, warga kebanyakan tidak boleh ikut-ikut; kita dorong untuk masuk kepada pola pikir yang baru, yakni bahwa jurnalistik dan publikasi media massa itu adalah tugas dan tanggung jawab semua warga masyarakat," terang Ketua Umum  Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A dalam sambutan merayakan HUT ke-13, Rabu (11/11/2020)  di Kebon Kredo Coffe, Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.



Diungkapkan  Wilson Lalengke, hal tersebut sesuai dengan UUD 1945, Pasal 28F yang berbunyi: "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia."

"Jurnalistik itu tugas dan tanggung jawab kita semua, jangan biarkan pemberitaan yang muncul di ruang publik dikendalikan oleh satu dua pihak saja. Karena yang paling mengetahui situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kita adalah kita sendiri, bukan orang lain," ujar lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University Inggris ini.

"Jangan sampai apa yang terjadi di tempat kita diolah dan diberitakan oleh orang yang berada di luar daerah tersebut. Semestinya warga yang ada di lingkungan tempat kejadian suatu peristiwa itu sendiri yang harus memberitakan. Informasi dari merekalah yang paling asli, akurat, tepat, dan terpercaya. Prinsip yang diusung PPWI adalah every citizen is journalist atau setiap warga adalah pewarta," jelas Wilson Lalengke.

Wilson menyampaikan terima kasih kepada para pengurus PPWI di seluruh Indonesia yang mau berbagi informasi tentang apa yang dirasakan, dicita-citakan, dan mengimplementasikan program PPWI di tengah masyarakat. Hal tersebut merupakan refleksi yang membanggakan bagi PPWI.

"Pencapaian tersebut tentu tidak datang begitu saja. Keberhasilan tidak dicapai oleh satu dua orang, ini semua terjadi berkat kerja keras kita semua. Kekompakan, kebersamaan dan kemauan kita untuk selalu berbagi ide, apa yang ada dalam pikiran dan hati kita, dan mencoba memahami semua masalah yang muncul sehingga kita mampu mencari jalan keluar bagi persoalan-persoalan yang kita hadapi merupakan modal PPWI yang baik dan cukup menentukan. Itulah yang menjadi kekuatan kita," ungkap Alumni PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012 itu.

Lahirnya organisasi PPWI, tambah Wilson, bertujuan untuk menaungi semua elemen masyarakat yang beraktivitas di bidang jurnalistik, terutama jurnalisme warga. Kegiatan jurnalistik meliputi tulis-menulis, fotografi, video, dan pengelolaan media, termasuk di dalamnya aktivitas netizen yang memanfaatkan media-media sosial dan jaringan pertemanan.

Reporter: Dede Nurcahya
Editor: Mahar Prastowo

-

-

-

-
Kontak Redaksi: Telegram 0812-9167-7174, WhatsApp 0896-5580-9542, email: koordinator.liputan@gmail.com

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GEN-ID ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku