Latest Post

Peringatan Bulan Bahasa di SMP Martia Bhakti Berlangsung Semarak



GEN-ID | SMP Martia Bakti Kota Bekasi  menyemarakan program bulan bahasa dengan menggelar berbagai macam perlombaan, pada Sabtu (02/11/2019), di kompleks sekolah yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kayuringin Jaya, Bekasi Barat.


Perlombaan diikuti seluruh siswa yang telah terpilih dari kelas VII,  VIII hingga IX, dan dibagi dalam beberapa tempat yaitu di aula, kelas dan halaman sekolah.

Ketua panita, Yudha Agung Pangestu, menerangkan aneka lomba tersebut merupakan agenda rutin tahunan untuk menyemarakkan bulan bahasa yang jatuh pada bulan Oktober.

Perlombaan meliputi Sumpah Pemuda, Story Telling, Icon, Stand, Cipta Puisi, Poster.

Hadir dalam acara ini, H. Syahroni, M.Pd dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Drs. Budiyanto selaku Ketua Yayasan Pendidikan Martia  Bhakti, Fauzan Haq, S.Pd dari SMA Martia Bhakti, Jumiati S.Pd dari TK Martia Bhakti, Drs. Eko Surono, M.Pd dari MKKS Sub Rayon 03 Kota Bekasi, Roos Utami, S.E dari MKKS Sub Rayon 03 Kota Bekasi, serta para tamu undangan.

Menurut Yudha acara ini bertujuan agar siswa-siswi dan masyarakat paham bahwa budaya Indonesia masih harus dikembangkan, karena generasi sekarang banyak yang sudah melupakan budaya sendiri. Selain  itu kualitas pemilihan bahasa  supaya lebih baik lagi.

Peserta lomba terdiri dari 50 anak setiap kelas, yang turut dalam 8 jenis perlombaan. Adapun  siswa SMA dan TK dibawah naungan Yayasan Martia Bhakti berperan sebagai undangan yang menyemarakkan acara.

Selain berbagai perlombaan, ada bazaar dengan  20 booth stand yang masing-masing diberi nama provinsi di Indonesia. Jumlah 20 booth disesuaikan dengan jumlah kelas di SMP Martia Bhakti.

Yudha berharap dengan diselenggarakannya acara bulan bahasa, budaya dan bahasa tetap terjaga.

Hal senada di sampaikan ketua Yayasan,  Drs. Budiyanto, yang mana ia juga berharap acara bulan bahasa di lingkungan sekolahnya dapat terus berjalan.

"Jangan sampai bahasa Indonesia justru orang asing lebih baik dari kita, Mudah mudahan acara seperti ini berlanjut terus dan sukses. Kami juga sangat mengapresiasi kerjasama kepala sekolah, para guru, korlas, komite, wali murid  dan semua siswa siswi," ujar Budiyanto.

Sementara itu kepala sekolah, Edi Purwanto, S.Pd mengungkapkan, acara seperti ini sangat bagus, dimana kreatifitas anak ditampilkan. "Anak-anak harus dirangsang, proses belajar mengajar tidak boleh lagi bersifat pasif, di mana anak hanya duduk sementara guru yang menerangkan. Tapi sebaliknya guru hanya memberi tema pembelajaran, anak mengerjakannya dengan  sistem diskusi atau kelompok," terang Edi Purwanto.

Edi menerangkan, penguasaan bahasa Indonesia menunjukkan kreatifitas dan kecintaan kita terhadap bangsa Indonesia.

Terhadap acara bulan bahasa ini para orang tua murid sangat mendukung dan mengapresiasi,  salah satunya Yuniati, yang berharap dapat berlangsung setiap tahun dan semakin baik.

Pantauan redaksi, acara bulan bahasa Martia Bhakti tahun 2019 ini cukup meriah. Acara dipandu oleh dua pranatacara berpengalaman, Rika Oktafarma Diana, M.Pd  dan Rizky Mareta.S.Pd. (Johny Rio /Agus W)

Fauni, Anak Tentara di Balik Robot Terbang Ashwincarra Juara 3 Teknofest Turki

GEN-ID | Fauni Ambarsari anak seorang prajurit wanita Kodim 0720/Rembang Peltu Siryati berhasil membuktikan kemampuannya. Gadis cantik kelahiran 31 Agustus 1997 ini meraih prestasi yang sangat membanggakan. Ia besama tim Gamaforce Robot Ashwincarra UGM berhasil meraih juara 3 dalam Teknofest Fighter UAV Competition untuk kategori Fixed Wing yang berlangsung beberapa waktu lalu di Istanbul, Turki.

Ashwincarra adalah robot terbang unggulan karya tim Gadjah Mada Flying Object Research Center (Gamaforce). Persiapan panjang telah dilalui tim Gamaforce di laboratorium Teknologi Mekanik Departemen Teknik Mesin dan Industri dan Pemograman ELINS, seperti perancangan pesawat, pembuatan pesawat, penyelesaian misi program, dan pembuatan detail report. Sebelum dinyatakan lolos untuk melaju dalam kompetisi di Turki, robot terbang Ashwincarra telah bersaing dalam rangkaian seleksi dengan 280 tim lain dari berbagai negara di dunia. Ashwincarra telah dikonfigurasi secara detail dan dilengkapi dengan teknologi artificial intelligence. 

Ditanya soal tim Gamaforce ternyata sebelumnya telah meraih gelar juara umum dalam 4 kategori lomba pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti, yaitu Kontes Robot Terbang Indonesia.

“Meski mengalami regenerasi anggota setiap tahunnya, gelar juara umum dapat dipertahankan selama 4 tahun berturut-turut, dari tahun 2015 hingga 2018. Pada tahun 2017, Gamaforce mendapat juara 3 dalam Tubitak International UAV Competition Turkey. Tahun ini merupakan lomba pertama kami di Teknofest, dan alhamdulillah mendapat juara 3” ungkap Fauni

Kompetisi ini tidak hanya diikuti para pemula tetapi juga diikuti mereka yang memang sudah ahli dalam hal aviasi.

“Alhamdulillah sangat bersyukur, karena dari Indonesia hanya tim ini yang bisa lolos dan meraih juara di Teknofest Fighter UAV Competition. Apalagi pesaing dari luar yang memang sudah ahli di bidang aviasi, karena memang lombanya terbuka untuk umum, jadi meski mahasiswa kami harus siap bersaing dengan yang sudah veteran. Banyak perjuangan yang dilalui setiap harinya untuk mempersiapkan lomba ini, dari sejak bulan Januari 2019. Bahkan ketika lomba, pesawat kami mengalami crash wing, sehingga harus memperbaiki di tempat lomba itu langsung, dan alhamdulillah pesawat dapat terbang dengan baik di ronde selanjutnya” ujar gadis kelahiran Rembang ini.

Harapannya ke depan untuk pribadi maupun bangsa Indonesia terkait prestasi ini adalah ingin banyak lagi penerus yang berkarya dibidang UAV.

“Saya harap pencapaian kali ini tidak lantas menyudahi semangat kami untuk terus mengembangkan diri. Tetap rendah hati dan selalu belajar lagi. Semoga apa yang kami capai kali ini sekiranya bisa menjadi salah satu pemantik bagi teman-teman kami sebangsa setanah air lainnya untuk terus berkarya baik di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya di bidang UAV, sehingga kita bisa ikut memacu perkembangan penguasaan teknologi robot terbang yang mampu bersaing di tingkat internasional,” harap Fauni.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan ibunya, yang berprofesi sebagai anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang sehari-hari berdinas di Kodim 0720/Rembang. Ibu dengan empat anak yang juga meraih predikat terbaik saat pendidikan Secaba Milsuk Tahun 1987 ini selalu mendukung dengan doa dan bimbingan moril. Tempaan yang berat saat pendidikan Kowad-lah yang menjadikan istri dari Didik selalu mengembangkan sikap disiplin dan mandiri sehingga terbentuk rasa percaya diri dalam pelaksanaan tugas serta menjadi teladan di segala bidang.

“Selalu mensuport anak selama kegiatan yang diikuti positif. Memberikan perhatian dan menanamkan kepercayaan yang harus dia jaga dimanapun berada terutama saat jauh dengan orang tua. Mengingatkan untuk selalu beribadah, terutama jangan meninggalkan shalat 5 waktu dan sempatkan baca Al Qur’an tiap hari. Selalu mendoakannya terutama di 2/3 malam. ” jelasnya saat ditanya tentang kiat mendidik sebagai orang tua.

Sebagai ibu, sebagai istri, dan sebagai militer, senantiasa dilaksanakannya dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, karena keluarga yang harmonis pada hakikatnya merupakan sendi dan pilar bagi kokohnya bangunan suatu masyarakat. Ibu yang juga alumni Universitas Merdeka Surabaya ini berharap anaknya tetap tumbuh sebagai pribadi yang rendah hati.

“Walau prestasimu mendunia, tetaplah jadi anak mama yang manis dan rendah hati,” pungkas Peltu Siryati. 


Marvel Studios Luncurkan Superhero Muslimah, Bisakah Tayang di Indonesia?

GEN-ID| Marvel Studios membuat gebrakan baru dengan memunculkan superhero muslimah pertamanya, Ms Marvel. Nah, dapatkah Ms Marvel tayang di  layar kaca Indonesia yang sedang dalam puncak islamophobia? 

Munculnya karakter superhero ini tentu bertentangan dengan keyakinan umum yang diciptakan pihak tertentu, tentang karakter muslim sering digambarkan sebagai tokoh jahat di film-film barat yang terinspirasi Islamofobia atau kebencian terhadap Islam.

Ini merupakan gebrakan luar biasa, mengubah muslim menjadi superhero. Sebab, sejatinya, ajaran Islam memang mengajarkan muslim menjadi orang yang berkarakter baik, seperti superhero muslimah yang suka menolong.

Seperti dilansir Hollywood Reporter, Marvel Studios memulai debutnya dengan mengeluarkan seri superhero muslimah yang bernama Ms Marvel untuk ditayangkan di Disney+.

Ms Marvel diceritakan merupakan seorang gadis ajaib yang memiliki nama asli Kamala Khan. Ia merupakan remaja keturunan Pakistan muslim yang tinggal di New Jersey, AS.

Seperti superhero lainnya, Ms Marvel memiliki kemampuan untuk mengecilkan dan meregangkan tubuhnya setiap saat. Selain itu, ia juga bisa menyembuhkan dirinya sendiri saat terluka parah.

Ms Marvel ini merupakan tokoh komik superhero yang dibuat oleh G. Willow Wilson. Ceritanya berfokus pada diaspora remaja muslim Amerika hingga berpetualang bahkan menjadi superhero.

Wilson berharap, Ms Marvel bisa mencerminkan citra baru muslim yang baik dan suka menolong. Ini bisa digunakan untuk melawan Islamofobia dalam bentuk yang lembut.

Wilson sendiri merupakan seorang mualaf yang bekerja sebagai penulis sekaligus ilustrator. Ia juga telah meraih banyak penghargaan internasional.


Tentang Gwendolyn Willow Wilson

Gwendolyn Willow Wilson, lahir pada 31 Agustus 1982 (37 tahun), dikenal secara profesional sebagai G. Willow Wilson, adalah seorang penulis komik, penulis prosa, penulis esai, dan jurnalis Amerika. Novel grafis pertamanya, Kairo (diterbitkan oleh Vertigo pada 2007), ditulis setelah tinggal beberapa lama di Mesir, dan terdaftar sebagai novel grafis papan atas untuk remaja. Dia muncul kembali dengan meluncurkan Ms. Marvel untuk Marvel Comics yang dibintangi superhero muslimah  berusia 16 tahun bernama Kamala Khan.

Wilson kuliah di Universitas Boston jurusan sejarah. Namun di tahun kedua, ia Wilson mulai mengalami kegalauan akibat mempelajari sejumlah agama, termasuk Budha, Yahudi, Kristen, dan Islam. Wilson pertama kali mempertimbangkan untuk pindah agama ke Yudaisme karena dia mengagumi gagasan "Tuhan yang tidak terpisahkan yang satu dan utuh." 

Setelah mempelajari Yudaisme, dia fokus pada Islam, yang menarik baginya karena "menjadi seorang Muslim adalah semacam kesepakatan antara Anda dan Tuhan." Serangan teroris 9/11 membuat studi agamanya mundur. Lalu pada tahun 2003, tak lama sebelum lulus, Wilson mengajar bahasa Inggris di Kairo. Selama perjalanan pesawat, Wilson masuk Islam; mengklaim dia "berdamai dengan Allah. Aku memanggilnya Allah." Setibanya di Kairo, Wilson secara terbuka mempraktikkan Islam. Dia bertemu dengan seorang guru fisika bernama Omar yang kemudian menikahinya. Pasangan Wilson - Omar pindah ke Amerika Serikat dengan Wilson kembali ke karier menulisnya, dan Omar menjadi penasihat hukum bagi para pengungsi. (maharpras)



Axis Rebut Hati Masyarakat Bitung


GEN-ID | Bitung - PMT Cell mengungkapkan peningkatan signifikan penjualan kartu perdana Axis, bahkan bisa dikatakan meroket. Dalam catatan penjualan PMT Cell triwulan terakhir,  penjualan kartu perdana AXIS  berhasil menembus angka hingga 5.600 pelanggan baru. Yang jika digabungkan dengan seluruh konter di Kota Bitung mencapai lebih dari 20.000 pelanggan baru. 

Saat ini AXIS sebagai operator GSM Yang Baik sedang melakukan promo dengan produk andalan Internet BRONET ON YOU (BOY).


Penambahan angka jumlah pelanggan baru ini membuktikan AXIS berhasil merebut hati masyarakat Bitung dengan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan provider dengan harga terjangkau, kualitas jaringan luas dan paling irit.

Pemilik konter PMT CELL Bitung yang akrab disapa Ko, mengungkapkan bahwa kartu AXIS sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota Bitung,  dengan produk andalan AXIS BOY (BRONET ON YOU).

"Axis berhasil memposisikan diri sebagai provider yang irit, paling murah dan paling diminati di kota Bitung," ungkap Ko, pemilik konter PMT.

Keunggulan yang ditawarkan Axis dengan paket internet BOY ini, ialah jangkauannya yang mengcover seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Berikut ini kehandalan Paket Axis BOY:
1.Berlaku di semua jaringan XL-AXIS 3G/4G, 24 Jam tanpa berbagi waktu.
2.GRATIS KUOTA 2GB tiap bulan (Redeem di aplikasi Axisnet-surprize)
3.GRATIS NELPON kre No XL-AXIS.
4.GRATIS SMS Ke No XL-AXIS.
5. HARGA PALING MURAH DAN PALING IRIT yaitu 1,5 GB (Rp 10.000), 3 GB (Rp 18.000), 5 GB (Rp 25.000), 8 Gb (Rp 35.000).

PMT Cell selalu siap melayani anda. Kunjungi  KONTER PMT CELL yang beralamat di kawasan Perempatan Tinombala, Jalan Raya PASAR WINENET Bitung.

Mau terus eksis? Pakai Axis ...

(Adv/Kmd)

Diperlukan Langkah Preemtif Siapkan Generasi Penerus Anti Korupsi

GEN-ID | Perilaku koruptif yang kerap ditampilkan di media massa cetak, elektronik, maupun tayangan sinetron perlahan namun pasti akhirnya menjadi hal biasa, permisif dan menular. Tak terkecuali menjangkiti hingga siswa sekolah dasar.

Mencuri PR (Pekerjaan Rumah, red) contohnya. Tampaknya hal tersebut bukan sesuatu yang besar karena dampak langsungnya tidak begitu terasa. Namun pada korban yang dicuri PRnya akan berakibat fatal, mengingat kurikulum 2013 memberikan penilaian bukan dengan numerik (angka), melainkan pada keaktifan siswa, tuntas atau tidak tuntas. Demikian pernah disampaikan Guru Kelas 6A SDN 14 Kebonpala, Makasar, Jakarta Timur, Bapak Andar Sitanggang, dalam sebuah pertemuan dengan komite sekolah yang terdiri dari para orangtua siswa.

Jika kebiasaan siswa mencontek PR milik siswa lain telah meningkat menjadi mencuri, tentu membutuhkan perhatian lebih serius. Karena dampaknya akan dirasakan oleh korban yang tidak akan mendapatkan nilai karena dianggap tidak mengerjakan PR.

Perilaku mencuri, koruptif, jika dibiasakan dari sejak usia dini, akan menciptakan pencuri besar di masa mendatang, sebagaimana sering dipertontonkan di berita-berita kriminal dan sinetron.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak era kepemimpinan Taufiekurrahman Ruki aktif mengajak pemerintah daerah untuk terlibat dalam pencegahan korupsi, melalui pendidikan anak sejak usia dini.

KPK mengingatkan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah efektif dalam upaya pemberantasan korupsi, yang dimulai dari keluarga dan dunia pendidikan.

“Ternyata pencegahan ini tidak bisa hanya seperti kita membuat pagar, mengatur lalu lintas, tidak hanya tugas-tugas prefentif, tapi harus lebih mundur lagi ke belakang melaksanakan tugas yang disebut dengan preemtif, preemtif itu dimulai dari pendidikan anak-anak," ujar Taufiekurrahman Ruki, pegiat anti korupsi yang merupakan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

Program pendidikan anti korupsi yang terintegrasi dengan pelajaran di sekolah, diharapkan dapat menjadi upaya pencegahan yang efektif dengan menciptakan generasi anti korupsi di masa depan.

Taufiequrachman Ruki menerangkan bahwa perilaku korupsi bukan hanya disebabkan oleh perilaku manusia, melainkan lebih pada sistem pemerintahan yang buruk.

“Korupsi itu bukan terjadi karena bad people saja, tapi juga karena bad system, karena fail system, karena wrong system," katanya.

Sehingga disini menjadi kewajiban pejabat pemerintah untuk review the existing system, "kalau the existing system ternyata lemah dan mengandung hazard, mengandung corruption hazard, peluang-peluang terjadi korupsi, segera diperbaiki,” kata Ruki.

Sementara itu Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga meyakini bahwa pendidikan anti korupsi dan pembentukan karakter yang baik kepada anak sejak usia dini, akan membantu terbangunnya masyarakat serta bangsa yang anti korupsi.

“Saya juga sangat percaya bahwa dimulai dari anak-anaklah kita punya komitmen dan integritas untuk membangun negara ini,” kata Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, Abdullah Rakhim, sangat mendukung adanya penanaman nilai anti korupsi dalam kurikulum. Karena menurutnya hal tersebut harus ditanamkan sedini mungkin, sebagai langkah preemtif menyiapkan generasi penerus yang anti korupsi. []


Wisata Edukasi SDN 14 Kebonpala Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan


GEN-ID | Guna memperkenalkan siswa dengan berbagai satwa endemik Indonesia serta tumbuhan tropis, SDN 14 Kebonpala Kecamatan Makasar Jakarta Timur membawa siswa kelas 5 dan 6 melakukan kunjungan wisata edukasi ke Taman Margasatwa Ragunan, pada hari Kamis (19/9/2019).

Wisata edukasi yang membawa 80 siswa ini merupakan kegiatan rutin tahunan sesuai petunjuk dalam pelaksanaan kurikulum, dengan harapan siswa dapat menyaksikan langsung dan melakukan eksplorasi terhadap lingkungan alam.

"Ini merupakan kegiatan tahunan, harapannya siswa mengetahui dan melihat langsung satwa endemik Indonesia dan tumbuhan tropis. Dalam kegiatan ini siswa diberi tugas berkelompok mengumpulkan informasi mengenai berbagai jenis hewan dan tumbuhan," terang guru kelas 6, Bapak Andar Sitanggang.

Senada dengan Bapak Andar, Kepala Sekolah SDN 14 Kebonpala Ibu Lulut Suparmi mengungkapkan bahwa dengan wisata edukasi ini siswa akan dapat melakukan eksplorasi terhadap lingkungan alam sekitar, sehingga mengetahui secara langsung materi yang diajarkan di buku pelajaran. Dengan mengunjungi kebun binatang dan tumbuhan yang merupakan laboratorium alam, siswa dapat memperoleh informasi sebanyak-banyaknya, sebagai bekal persiapan menghadapi tes kenaikan kelas dan ujian kelulusan.

"Sekaligus mengasah kepekaan mereka terhadap lingkungan alam, dan ajang bersosialisasi satu sama lain dengan kerjasama tim dan belajar bersama di luar kelas," ujar Kepala Sekolah.

Siswa-siswi tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Tentang Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan terletak di wilayah Jakarta Selatan, dengan luas 140 hektare. Didirikan pada tahun 1864 dan terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen.

Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia. Ketika didirikan pada tahun 1864, diberi nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang", berlokasi di  Cikini, Menteng, Jakarta Pusat dengan luas 10 hektare, sumbangan Raden Saleh. Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia.

Tahun 1949, nama Planten En Dierentuin diubah menjadi Kebun Binatang Cikini dan pada tahun 1969 dipindahkan ke kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proses pemindahan dilakukan sejak 1964, sedangkan persemiannya dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin dengan nama Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 1966.

Selain bisa menyaksikan beragam satwa, di Taman Margasatwa Ragunan pengunjung bisa melakukan wisata hutan tropis mini, dengan sekitar 50.000 pepohonan.

Taman Margasatwa Ragunan juga menyediakan fasilitas hiburan seperti berkuda, menaiki unta, dan wahana permainan lainnya. []

Sarah Santoso Ingin Jadi Fashion Designer Profesional

GEN.ID | Menjadi perancang busana profesional adalah cita-cita Sarah Santoso. Dara kelahiran Jakarta 21 Maret, ini pun memulainya dengan mengenyam pendidikan di Bunka School of Fashion, sebuah sekolah disain ternama asal Jepang yang memiliki lebih dari 90 cabang di berbagai negara.

Cita-cita Sarah itu didukung kedua orang tuanya, Surya Santoso dan Lydia Tangkudung. Apalagi orangtuanya tahu betul bahwa anaknya memang berbakat dalam membuat rancangan busana meski usianya masih belia.

Sadar sebagai pemula yang baru memulai mengambangkan bakat di dunia rancang busana, Sarah mengaku akan banyak belajar dari para senior, termasuk jika harus bekerja magang pada disainer fesyen yang sudah popular guna mengasah kemampuannya.

Sewaktu menjalani studi, Sarah juga tercatat mengikuti berbagai perlombaan maupun seminar dan workshop, antara lain LPM menswear workshop 2018, LPM aksesori workshop 2017, Lazada mission fashionable fashion stylist competition 2017 serta  UC 1000 Fashion Design Competition.

Sarah kini telah memulai menjadikan media sosial sebagai marketplace guna memperkenalkan karya-karyanya. “Banyak juga, sih, yang mengapresiasi kemudian pesan,” ujar Sarah.

Ia ingin karyanya dikenal dan diapresiasi banyak orang, sehingga dimasa depan bisa mengembangkan menjadi sebuah bisnis butik di kota asalnya di Sulawesi Utara.

Sejumlah fesyen disainer muda menjadi inspirasi bagi Sarah, yang menumbuhkan motivasi bagi dirinya. Sebut saja Dian Pelangi yang concern dengan fesyen muslim, Tex Saverio yang rancangannya dipakai oleh penyanyi fenomenal Lady Gaga dan La Glacon – nama rancangannya – bersanding dengan rancangan karya Alexander McQueen, Thierry Mugler, dan Versace.

Selain itu ada nama fesyen disainer Arantxa Adi yang merupakan salah satu perancang jins premium merek internasional, Citizens of Humanity. Harry Halim - desainer asal Pontianak, Kalimantan Barat, yang meraih Best Asian Designer of the Year dalam Asian Young Fashion Designers,  Rinda Salmun  - desainer lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) peraih 'Face of Jade' yang diselenggarakan oleh Acer Liquid Jade sekaligus pernah berpartisipasi di London Fashion Week, Ardistia Dwiasri - desainer founder brand Ardistia New York yang karyanya sering menghiasi majalah fashion premium seperti Vogue, Bazaar, Cosmopolitan, sampai New York Times.

Disamping itu ada Auguste Soesastro - perancang busana Indonesia yang  bekerja bersama Ralph Rucci, Didiet Maulana - perancang tas hadiah Grammy Awards 2016, Fahrani Empel - perancang kacamata Cast Eyewear yang dipakai Lady Gaga.

Meskipun Sarah sebagai milenial yang mewakili anak muda kekinian, namun ia juga belajar dengan banyak memperhatikan karya para perancang busana senior Indonesia yang telah mendunia seperti Ghea S Panggabean, perancang berusia 61 tahun yang khas dengan nuansa etnik Indonesia peraih apresiasi Aparel Award sebagai Indonesia's Best Ready to Wear Designers 1987. Juga Biyan Wanaatmadja (62 tahun), desainer asli Surabaya yang karyanya pernah digunakan bintang 'Gossip Girl' Kelly Rutherford.

“Senang sekali bisa melihat karya-karya mereka, apalagi kalau bisa bekerja bersama mereka, tentu akan jadi sesuatu yang sangat berharga untuk aku bisa melangkah kedepan,” ungkap Sarah.

Sarah kerap menghadiri acara-acara fesyen show semacam Jakarta Fashion Week dan sebagainya, guna menyerap pengetahuan lebih luas tentang dunia fesyen tanah air.

Ia menyadari untuk menjadi seorang disainer fesyen professional setidaknya focus dan menguasai salah satu dari empat bidang dalam dunia fesyen yaitu, haute couture, ready-to-wear, leisure gear, dan mass market.

Itu sebabnya di tahap awal melangkah ini, ia focus pada kreasi dan mencari bentuk atau ciri khas yang menjadi karyanya, supaya kelak ia bisa membangun brand tersendiri yang khas.

Saat ini ia sangat membuka diri dengan pihak-pihak lain yang ingin menjadi rekanan seperti untuk fotografi model majalah, pre-wedding dan sebagainya. Beberapa karya Sarah juga dapat diintip di Instagram @lux_hers atau untuk pemesanan baju dewasa dan anak yang ia rancang dapat melalui akun Instagram @srrrahs. [mhr/generasiindonesia]

-

-

-

-

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Generasi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku