Latest Post

Pemprov DKI Serahkan Bantuan 2400 Unit Alat Rapid Test ke Pemkot Bekasi

Gen-ID | Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menerima langsung bantuan 2400 unit Alat  Rapid Test dari Gubernur DKI Jakarta melalui M. Ridwan salah satu petugas Posko  Gugus Tugas Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Bantuan ini diterima setelah Wali Kota Bekasi melakukan komunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam surat resminya Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) terus meningkat dan meluas, awalnya di Kota Bekasi berstatus siaga dan berubah status ke bencana.

Terlihat juga dari hasil monitoring dan evaluasi di Jawa Barat, Kota Bekasi merupakan Kota yang termasuk dalam zona merah, sehingga dipandang perlu untuk dilakukan upaya penanganan yang masif dan sistematis.

Wali Kota Bekasi melayangkan surat ke Provinsi DKI Jakarta karena banyaknya warga yang lalu-lalang ke daerah Jakarta dan karena posisinya bersebelahan dengan DKI Jakarta, sehingga merasa perlu meminta bantuan DKI Jakarta untuk alat rapid test. Karena masih banyak warga yang belum melakukannya.

"Semoga dengan tambahan alat Rapid test ini dari Provinsi DKI Jakarta, untuk warga Kota Bekasi bisa lakukan test kembali, mengingat dampak penyebaran ini sudah memasuki zona merah, kami tidak henti-hentinya untuk terus sosialisakan dampak ini," jelas Rahmat Effendi. (GI)

Reporter: Topan
Editor: Mahar Prastowo

Per 14 Maret 2020, Ada 96 Kasus Positif Corona di Indonesia

GEN-ID | Juru Bicara Penanganan Corona COVID-19, Achmad Yurianto hari ini mengumunkan ada penambahan 27 kasus baru pasien positif corona di Indonesia. Sehingga total ada 96 kasus positif corona di Indonesia. 

"Update total kasus positif 96 per hari ini dari terakhir kemarin 69 sekarang jadi 96. Oleh karena itu ada penambahan kasus baru sebanyak 27 ini didapatkan dari tracking yang silakukan secara masif," kata Achmad Yuri di Kantor BNPB Jakarta Timur, Sabtu, 14 Maret 2020. 

Yuri menambahkan, dari 96 kasus tersebut sebanyak 8 orang yang telah dinyatakan sembuh setelah melakukan perawatan selama seminggu lamanya. Sedangkan hingga hari ini tercatat ada 5 orang pasien positif corona yang meninggal dunia. 

"Sampai dengan hari ini kasus meninggal 5," kata Yuri. 

Di sisi lain, 9 ABK Diamond Princess yang terpapar di Jepang dinyatakan sudah sembuh dan telah pulang ke Tanah Air.

"Ada 8 orang yang dinyatakan sembuh, indikasinya adalah tidak ada keluhan fisik, 2 kali (dicek) virus tidak ditemukan negatif, ini di Tanah Air," lanjut dia. 

Rakornas IKADI Hasilkan 9 Butir Risalah Jakarta

Rakornas IKADI Hasilkan 9 Butir Risalah Jakarta
GEN-ID | Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) di Jakarta pada tanggal 12 - 14 Rajab 1441 H bertepatan dengan  7 - 9 Maret 2020 yang dihadiri oleh seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) se-Indonesia membahas beragam isu global-aktual, strategis keummatan, kebangsaan dan kemanusiaan, menghasilkan 9 butir rekomendasi yang disebut sebagai Risalah Jakarta.

Kesembilan butir rekomendasi tersebut, pertama, Memperkokoh IKADI sebagai penebar Islam rahmatan lil 'alamin dengan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh sarana, media dan data, serta meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam berdakwah.

Kedua, Memperkuat soliditas dan loyalitas organisasi melalui peningkatan hubungan koordinatif yang berkelanjutan.

Ketiga, Memberikan perhatian secara khusus terhadap dakwah generasi milenial.

Keempat, Menyerukan kepada para dai agar memanfaatkan jaringan keummatan untuk kemandirian ekonomi.

Kelima, Memperkokoh relasi dan komunikasi serta kerja sama dengan berbagai elemen umat, baik lokal, nasional maupun internasional. 

Keenam, Mengajak segenap elemen bangsa untuk mengokohkan Al Mitsaq Al Wathani (Kesepakatan Berbangsa dan Bernegara) dan tidak membenturkan Islam dengan Pancasila.

Ketujuh, Menghimbau umat Islam untuk menjalankan pola hidup sehat dan islami, serta membentengi diri dengan banyak ibadah, dzikir, doa dan tawakkal sebagai langkah preventif terhadap virus corona dan penyakit berbahaya lainnya.

Kedelapan, Mengecam segala bentuk tindak kekerasan yang melanggar HAM terhadap umat Islam di India, Palestina dan negara lain, dan mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif sesuai dengan amanat konstitusi.

Kesembilan, Menghimbau para dai IKADI agar bersama kaum muslimin untuk muhasabah, dan mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala dengan memperbanyak amal shalih, ibadah dan do'a demi terwujudnya Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Risalah Jakarta ditandatangani per tanggal 14 Rajab 1441 H / 09 Maret 2020 M.

Reporter: Topan A.S
Editor: Mahar P

ACT Disemat Penghargaan NGO Global Terfavorit dari IKADI

GEN-ID | Aksi Cepat Tanggap (ACT) disemat penghargaan NGO Global Terfavorit dari Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) dengan kategori The Most Favorite Global Islamic NGO karena konsisten dalam urusan kemanusiaan dengan jaringan yang luas.

Acara penganugerahan ditengah Rakornas Ikadi yang digelar di Hotel Grand Cempaka pada Sabtu (7/3), dihadiri oleh pejabat serta figur publik seperti Mamah Dedeh, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan lain-lain.

Ketua Umum IKADI Achmad Satori Ismail, menyatakan dukungannya kepada ACT dan akan terus berkolaborasi. "IKADI akan terus mendukung aksi kebaikan ACT dan akan terus berkolaborasi dalam kebaikan," ujar Achmad Satori Ismail, Senin (09/03/2020).

Menurut Achmad, terpilihnya ACT bersama 11 lembaga lain dari berbagai bidang untuk Grand Ikadi Award 2020 dipengaruhi berbagai faktor. Selain karena konsistensi dalam membantu untuk urusan kemanusiaan, luasnya jaringan yang dimilik ACT hingga keluar negeri juga menjadi faktor terpilihnya lembaga tersebut untuk NGO global favorit yang mendukung dakwah.

Sementara itu Presiden ACT Ibnu Khajar, yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan mengapresiasi hal itu yang merupakan salah satu dari beberapa penghargaan yang diterima ACT sebagai lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ikadi. Penghargaan ini akan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meluaskan kebaikan secara global,” ungkap Ibnu seraya menerangkan peran ACT yang sudah meluaskan kebaikan hingga di negara-negara lain terutama yang sedang mengalami konflik.

Grand Ikadi Award 2020 merupakan penghargaan Ikadi untuk berbagai tokoh dan lembaga yang selama ini mendukung perjuangan dakwah. (topan/mahar)


Senkom Mitra Polri Belu Sukseskan GERMAS. Katno Hadi: Lanjutkan!



GEN-ID | "Kebiasaan baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar, lanjutkan!" Ujar Katno Hadi, S.E, Ketum PP Senkom Mitra Polri, memberikan apresiasi dan dorongan semangat kepada anggota Senkom Mitra Polri Kab. Belu, Nusa Tenggara Timur.
Katno Hadi

Apresiasi itu disampaikan Katno Hadi, atas kegiatan rutin Senkom Mitra Polri Kabupaten Belu, dalam menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan kerja bakti bersih-bersih lingkungan.

Kegiatan kerja bakti rutin ini dimulai dari kantor Senkom, kemudian ke sekeliling lingkungan masyarakat sekitar. 

"Kegiatan ini dijadikan kegiatan rutin Senkom setiap Jum’at,” terang Sigit, anggota Senkom sekaligus inisiator gerakan ini, Jumat (6/3/2020).

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menjadi semakin penting untuk digiatkan, dengan tersebarnya Virus Corona asal China, dan demam berdarah pasca hujan.

"Dengan kegiatan dalam rangka menyukseskan program GERMAS ini diharapkan dapat menghindarkan dari berbagai penyakit itu," harap Sigit.

Bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan GERMAS pada Jumat (6/3) pekan lalu, selesai membersihkan kantor sekretariat dan lingkungan sekitar, kerja bhakti dilanjutkan dengan penyelesaian pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

"Pembuatan sumur bor ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kantor sekretariat dan masyarajat lingkungan sekitar,” terang Sigit.

Selaku Ketua Umum, Katno Hadi, menilai apa yang dilakukan Senkom Belu, NTT, ini bisa jadi percontohan bagi wilayah lain dalam hal pengabdian masyarakat di bidang kebersihan lingkungan.

“Kebiasaan yang baik agar terus di rutinkan, diusahakan Senkom yang jadi pelopornya, sehingga masyarakat akan merasakan manfaat adanya Senkom di lingkungan sekitarnya,” ujar Katno Hadi, usai rapat koordinasi rutin bulanan Senkom wilayah Indonesia Timur, di Surabaya. (GI)


Authentifikasi: Sigit (Senkom Belu)
Editor :  Mahar Prastowo

IKADI Gelar Rakornas dan Award untuk Juru Dakwah

GEN-ID | lkatan Da’i Indonesia (IKADI) akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) dan IKADI Awards 2020 di Hotel Grand Cempaka Jakarta mulai tanggal 7 hingga 9 Maret 2020.

Isu-isu yang akan dibahas di rakornas nanti meliputi bidang pendidikan, dakwah dan kajian Islam. Selain itu juga akan dibahas tema-tema dakwah strategis yang bisa mengokohkan Dakwah Islam Rahmatan Lil ‘alamin melalui dakwah di era digital bagi kaum milenial.

Rakornas yang rencananya dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut akan dihadiri lebih dari 300 orang da’i yang berasal dari perwakilan Pengurus IKADI di seluruh wilayah dan daerah di Tanah air.

Kegiatan tersebut guna menjawab berbagai macam problematika umat bangsa dan berbagai macam tantangan dakwah masa kini dan masa yang datang.

“Rakornas ini bertujuan merekomendasikan kawan-kawan para da’i di seluruh Indonesia agar mereka lebih memperhatikan dakwah yang lembut dakwah islam yang rahmatan lil alamin,” papar Ketua Umum IKADI Prof. Dr. H. Achmad Satori Ismail dalam keterangan persnya di Kantor Pusat IKADI Jalan Bambu Apus No. 2 Cipayung Jakarta Timur, Senin (2/3/2020).

IKADI lanjut Achmad ingin turut berkontribusi bagi kebaikan dan kemajuan bangsa, dan memberikan apresiasi pada insan-insan dakwah yang telah berkomitmen pada dakwah rahmatan lil 'alamin di Indonesia.

“Tantangan yang dihadapi umat islam di era globalisasi ini semakin hari semakin berat kalau umat islam tidak bergerak bersama mengajak umat manusia ke arah kebaikan, islam yang indah dan rahmatan lil alamin,” katanya.


IKADI Award

Hal lain disampaikan oleh Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, Lc., MA, selaku Sekretaris Jenderal IKADI menerangkan, dalam rangkaian kegiatan Rakomas ini, pihak IKADI juga akan menganugerahkan penghargaan (award) bagi para Da’i atu juru dakwah terpilih. Event yang baru pertama kali dilaksanakan oleh IKADI sejak awal berdiri pada 2005 silam.

“Untuk pertama kalinya kami akan menganugerahkan da’i award. Ini adalah sebuah penghargaan kepada insan-insan yang memiliki kepedulian terhadap dakwah di Indonesia,” katanya.

Wakil Presiden RI K.H. Ma'ruf Amin rencananya akan memberikan sambutan dan pengarahan kepada seluruh peserta Rakornas di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia pada Senin, 9 Maret 2020 pukul 10.00 WIB.


Reporter : Topan Abdi Saputro
Editor     : Mahar Prastowo

Berpakaian Adat Nusantara, Seluruh ASN Kota Bekasi Deklarasi Membumikan Pancasila

GEN-ID | Pemerintah Kota Bekasi menggelar acara besar menjelang HUT Kota Bekasi ke 23, yakni deklarasi Membumikan Pancasila yang diadakan di Stadion Patriot Chandrabaga, melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN Dinas maupun wilayah. Uniknya, deklarasi ini para Aparatur dan yang hadir mengenakan baju adat sesuai dengan pilihan se Nusantara.

Hadir, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi dengan baju adat asli Bekasi, juga terlihat Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama istri mengenakan baju adat berasala dari Bugis, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, mengenakan baju khas Kota Jambi. Begitupun juga para Dinas Dinas yang mengenakan baju adat se nusantara.

Hadir juga Kepala Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Sukur Nababan, Ketua Tim Revitalisasi dan Aktualisasi Ideologi Pancasila Kota Bekasi, H. Abdul Manan dan segenap para Forkopimda yang turut menyaksikan seni tari dari Kota Bekasi yang bercampur nuansa nusantara.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan dalam sambutannya bahwa membumikan pancasila ini adalah kepentingan revitalisasi dan aktualiasi nilai pancasila, "kita harus meyakini sang pencipta, menentukan kepastian keberkahan hasil dalam hidup kita," ujarnya.

Ia berharap agar nilai-nilai pancasila tetap terpatri, "tidak lupa bersyukur, sebagai insan berbuat baik yang beragama di Kota Bekasi atas dasar keadilan, sikap kita sebagai manusia pada saat kritis di kesatuan bangsa harus di junjung tinggi dengan berpendapat dan bermusyawarah," terang Rahmat Effendi yang akrab dipanggil Bang Pepen.

Soal masih adanya ketimpangan, kemiskinan seharusnya setiap orang terpanggil menyuarakan memihak keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia. "Persoalan kenegaraan maka kita gunakan nilai pancasila," tegasnya.

"Kota Bekasi ini beragama, heterogen, plural, sesuai dengan otonomi dareah, kewenangan wajib ukuran ada pada ketertiban, jika tidak bisa menjaga harmonisaisi berarti kita lalai, kita salah. Bertoleran, saling menghormati satu sama lain, kesempatan anak bangsa lakukan ibadah sebaik baiknya di kota bekasi. Jangan lagi pertentangakan suku, agama yang sudah diatur dalam aturan perundang undangan. Oleh karena itu, berharap kegiatan ini bukan hanya ceremonial saja," papar Rahmat Effendi.

Wali Kota Bekasi juga berharap di Bumi Patriot ini, Bumi para pejuang yang sudah seharusnya Pancasila tetap eksis, dan tetap membumi.

Aksi tari dari para pelajar SD sampai SMP Negeri Kota Bekasi juga menyemarakan panggung di Stadion Patriot Chandrabaga, dengan mengelilingi putaran, Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersama jajaran mengitari sekaligus melihat para ASN yang sudah hadir dengan mengenakan baju adat yang ditentukan, ini merupakan suatu kesolidan untuk membumikan Pancasila, dengan iringan tarian dari Bali, menyusul suasana rebana dan tarian khusus dari Barongsai ikut mendampingi para jajaran yang mengitari stadion.


Kepala BPIP, Yudian Wahyudi sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan di Kota Bekasi pada hari ini, berbeda suku tapi tetap satu jua, seperti yang telah dijelaskan dalam kebhinekaan tunggal ika, "kita harus tetap mempertahankan ideologi pancasila sebagai bahan landasan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena NKRI adalah Harga Mati," tegasnya. (ndoet/topan/mahar)


-

-

-

-

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Generasi Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku