Latest Post

Inilah 21 Pengusaha Peraih Anugerah Wirausaha Indonesia 2016

GENERASIINDONESIA | “Anugerah Wirausaha Indonesia 2016 (AWI 2016, red) diharapkan menjadi penopang pertumbuhan wirausaha Indonesia untuk terus maju dan dapat mengembangkan bisnisnya hingga masa mendatang. Juga memberikan inspirasi bagi wirausaha lainnya untuk mengikuti jejak para penerima AWI 2016 ini. Kedepannya, AWI dapat memicu tumbuhnya wirausaha berkualitas di Indonesia,” ungkap Tri Raharjo, penggagas AWI 2016 melalui rilisnya, Jumat (23/12/2016).

Anugerah Wirausaha Indonesia 2016 atau AWI 2016 merupakan  bentuk dukungan dan motivasi terhadap tumbuh kembangnya spirit wirausaha di Indonesia, yang digagas Portal Brand & Bisnis, BisnisUpdate.com bekerjasama dengan Tras N Co Research.

Anugerah tersebut merupakan sebuah penghargaan tertinggi bagi para wirausaha di Indonesia atas prestasinya dalam membangun bisnis dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama dalam membuka lapangan pekerjaan, menghadirkan produk inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Berikut 21 Peraih Anugerah Wirausaha Indonesia 2016:
1. Arif Yasir Rahman – Java Travel Indonesia
2. Maya Miranda Ambarsari, S.H, M.I.B, – Guest House Elliottii Residence
3. Andika Surachman, - First Travel
4. Franky Tanzil, S.T, - Siomay LeeLoo
5. Al Arif, - Toko Mesin Maksindo
6. FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, S.T, M.T, - Black Kebab
7. Fendy Julianto, - NEST Family Reflexology & Spa
8. Reni Sitawati Siregar, - Nusantara Card Semesta (NCS)
9. Ir. Lenywati, Dipl. - CIDESCO, Tirta Ayu Spa
10. Oscar Sumarli, S.E, - OHAYO Drawing School
11. Nona Sari, Jakarta Language School
12. Michael Alfredo, Kedai 27
13. Anita Feng, S.T, M.M, Royal Corporation
14. Steven Kusnadi, Signarama Indonesia
15. Donny Lesmana, Tanghot (Kentang Hotdog)
16. Chandra, Keraton Solo Bubble Tea
17. Varance Pascal, Calculus
18. Fanny Wiratma Chandra, Van Sulam Alis & Academy
19. Bhakti Desta Alamsyah, Best Brand Indonesia
20. Sheila Prasetio, Tokio Street
21. Den Raffy ND, Es Batok 212 


Penilaian

Untuk menjaring calon pemenang Anugerah Wirausaha Indonesia 2016, Tras N Co Research melakukan survei mulai dari bulan September 2016 hingga bulan November 2016, kepada sekitar 500 pelaku usaha.

Dari data ratusan database tersebut, Tras N CO Research menyeleksi pemilik Usaha/Pengusaha yang memenuhi 3 (tiga) kriteria, yaitu Warga Negara Indonesia / Putra Indonesia, Business Owner dan Pengalaman berbisnis menginjak tahun ke- 3 atau lebih.

Untuk selanjutnya, Tras N Co Research memasuki tahap berikutnya yaitu menilai berdasarkan 3 aspek penilaian yaitu: Business Aspect, Brand Aspect, dan Social Aspect.

Dari 3 aspek penilaian tersebut, Tras N Co Research melakukan pembobotan berdasarkan jumlah skor dan penilaian dewan juri yang melebihi nilai 70 poin berhak menyandang Anugerah Wirausaha Indonesia.

“Dari hasil survey tersebut kami optimis terhadap wirausaha & merek-merek anak negeri untuk berkembang lebih baik di masa depan,” kata Tri Raharjo. Dari hasil survey tersebut, 21 pengusaha berhak menerima penghargaan Anugerah Wirausaha Indonesia 2016. 

(gi/mahar)

BRI INDOCOMTECH 2016: Qlue Ajak Masyarakat Wujudkan Smart City

GENERASIINDONESIA - BRI INDOCOMTECH 2016 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pameran komputer terbesar, terlengkap, dan terdepan dalam rangka mendukung perkembangan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menuju pada digitalisasi di segala aspek dengan menghadirkan Qlue Smart City experience area di lobby JCC.

Qlue Smart City experience area difungsikan untuk mengedukasi dan memberikan informasi seputar gambaran kota masa depan kepada para pengunjung pameran.

Mengusung tema “Gadget is Everywhere”, BRI INDOCOMTECH 2016 melihat bahwa perkembangan teknologi saat ini mulai memasuki seluruh aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah pembangunan kota cerdas yang serba digital.

Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2050 sebanyak 70% dari populasi global akan tinggal di wilayah perkotaan.  Di sisi lain, lembaga riset dan penelitian Frost and Sullivan memprediksi di tahun 2020 pasar Smart Cities akan berkembang hingga memiliki nilai US$1.5 triliun. Melihat perkembangan tersebut, BRI INDOCOMTECH 2016 bekerja sama dengan Qlue, sebuah aplikasi media sosial pertama dan satu-satunya untuk platform Smart City yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik kota, khususnya Jakarta.

Qlue menghadirkan pengalaman seru kehidupan Smart City melalui cara yang unik dan interaktif di experience area Qlue BRI INDOCOMTECH 2016. Di area QlueXP, para pengunjung yang ingin melihat permasalahan kota dapat merasakan berada di dalam mini command center untuk menunjukkan cara kerja penindaklanjutan laporan warga yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Qlue juga menghadirkan teknologi terbaru di bidang Virtual Reality di area Jakarta in VR. Teknologi ini menampilkan Jakarta dalam Virtual Reality, pengunjung bisa melihat bagaimana keadaan Jakarta saat ini dalam sebuah bidang tiga dimensi. Bagi para pengunjung yang ingin bersantai sejenak selepas berkeliling pameran, Qlue juga menyediakan q-Lounge di bagian samping booth.


Gadget Terkini di BRI INDOCOMTECH 2016
Selain mendapatkan edukasi mengenai Smart City, pengunjung pameran BRI INDOCOMTECH 2016 yang berlangsung tanggal 2-6 Nopember 2016,  berkesempatan memiliki beragam gadget-gadget terbaru. Erafone, salah satu toko retail online terbesar di Indonesia, menghadirkan Samsung A9 Pro yang belum lama ini diluncurkan. Khusus di BRI INDOCOMTECH 2016, Erafone memberikan promo cashback senilai Rp 300 ribu untuk pembelian Samsung A9 Pro menggunakan kartu kredit.

Sementara bagi pengunjung yang ingin mengganti gadget maupun aksesoris gadget mereka, Point2000 menawarkan promo Big Discount dan Clearance Sale untuk sejumlah produk pilihan dengan harga yang sangat menarik.

PQI, melalui distributor resminya, PT. Omegaindo Sejahtera Abadi, juga mengumumkan sejumlah produk terbaru untuk pecinta produk Apple, termasuk PQI iConnect -  sebuah perangkat USB OTG untuk melakukan backup data perangkat Apple secara cepat dan mudah.

Bagi para pengunjung yang ingin mencoba serunya bermain game berteknologi VR, Mechrevo menghadirkan produk-produk terbarunya yang menggunakan teknologi VR di area Virtual Lab, mulai dari Mechrevo Backpack PC, laptop gaming Mechrevo X series dan Mechrevo VR Goggles.

Penyedia perangkat audio berkualitas, BOSE, juga mempergunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan headphone wireless berfitur noise-cancelling terbarunya, BOSE QC35. Menyasar kawula muda yang bergaya dinamis, Bodypack menghadirkan jajaran tas terbarunya Bodypack Prodiger Series dengan promo diskon khusus pameran hingga 90%.

[gi]

Digital Brand Award, Barometer Pengukuran Merek di Ranah Digital

GENERASIINDONESIA - Upaya merebut hati konsumen butuh kreatifitas ekstra. Dan hanya brand yang memiliki popularitas tinggi di ranah digital, yang akan punya daya tarik besar di mata konsumen.  

Sejalan dengan fenomena itu, TRAS N CO Research pada akhir September segera merilis merek-merek yang berhasil meraih tingkat popularitas tertinggi di internet dalam ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 – Fase 2.

“Digital Popular Brand Award sekarang sudah menjadi barometer utama dalam pengukuran merek di ranah digital atau internet khususnya di Indonesia,” terang Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research.

Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan penghargaan tertinggi dan bergengsi bagi merek-merek di Indonesia yang telah berhasil membangun popularitas merek di era digital berdasarkan 3 para meter pendekatan yaitu search enggine based, social media based dan website based.
“Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan suara netizen dalam mencari, membicarakan dan simbol kepercayaan dalam memilih merek atau produk, karena itu, saya menyarankan brand-brand di Indonesia untuk semakin intens dan serius melakukan digital branding untuk menjadi pilihan konsumen dan popular di Internet,” kata Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research.
Survei Indonesia Digital Popular Brand dilakukan oleh TRAS N CO Research, Perusahaan riset yang sudah berpengalaman dalam riset Brand & Bisnis, bersama IMFocus Digimarketing Consultant dan Certified Google Partner serta dipublikasikan oleh BisnisUpdate.com, media on line yang fokus mengulas brand & bisnis. Survei Digital Popular Brand dilakukan untuk ke-4 kalinya yang dilakukan dari bulan Mei hingga Juli 2016. Jumlah merek yang disurvei dalam ajang ini sebanyak 1526 merek dan lebih dari 200 kategori.

[L/Mah]

Wulan Tilaar: Banyak Belajar dari Sang Ibu

GENERASIINDONESIA | Wulan Tilaar, putri dari pasangan Prof. Dr. H.A.R. Tilaar dan DR. Martha Tilaar mulai dipercaya untuk memegang tanggung jawab yang cukup besar di beberapa perusahaan milik keluarga di saat usianya masih relatif cukup muda. Bahkan, ia juga dipilih sebagai ikon pengganti dari ‘kerajaan bisnis’ Sang Ibunda, DR. Martha Tilaar, yang merupakan founder dari Martha Tilaar Group. 

Beberapa waktu lalu, berkesempatan berbincang-bincang dengan ibu 2 anak ini dalam satu acara di Kota Kasablanca, Jakarta Selatan. Banyak hal yang dituturkannya, mulai dari masa kecilnya yang sudah diperkenalkan dengan bisnis sang ibu, hingga perjalanannya menjadi sosok sebagai pewaris Martha Tilaar, dan berbagai hal yang dapat dijadikan inspirasi bagi kemajuan wanita Indonesia.

Lahir di Jakarta, tanggal 13 Juli 1977, sejak kecil Wulan sudah terbiasa dan sangat dekat dengan bisnis kecantikan. Saat kanak-kanak, sepulang sekolah, ia bersama saudara-saudaranya sudah terbiasa makan siang di salon milik ibunya. 

“Saat umur 7 tahun, Saya sudah mulai diajak untuk melihat fashion show. Beranjak remaja, Saya dan Mbak Pingkan dibuatkan kosmetika remaja ‘Belia’. Ketika memasuki usia dewasa, Saya ikut menjaga stand Martha Tilaar di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sejak kecil, ibu sudah membiasakan kita untuk belajar bertanggung jawab. Pada saat liburan, kita tetap harus bangun pagi, dan ibu mengajak kita ke pabrik. Disana, kita belajar tentang bagaimana membuat kosmetik, membuat lipstick. Beranjak SMP, kita belajar make up. Kalau ada waktu libur, kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, tidak bisa bermalas-malasan,” tutur Wulan.

Lebih lanjut Wulan menambahkan, “karena Martha Tilaar, sangat identik dengan Indonesia, saya sudah mulai mengenalkan pada anak-anak tentang Indonesia. Setiap Sabtu, anak-anak  saya ajak pergi ke museum, mereka harus mengetahui sejarah Indonesia,” ujarnya penuh semangat.


Prosesi Menjadi ‘Ikon’ Pengganti Martha Tilaar

Setelah merampungkan pendidikan SMA nya di Santa Theresia, Jakarta, Wulan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di bidang graphic design di College of Mount St. Joseph-Cincinnati, Amerika Serikat. Tak puas dengan pendidikan sarjananya, ia pun meneruskan pendidikan di Boston University, mengambil bidang Mass Communication-Advertising. Usai menyelesaikan pendidikan tersebut, Wulan mulai menekuni bisnis keluarga secara profesional di tahun 2005.  

Menurut Wulan, ibunya memang telah mempersiapkan dirinya sejak kecil untuk dekat dengan dunia kecantikan, seperti seringnya ia diajak oleh sang ibu ke berbagai acara kecantikan. Rupanya, sang ibu menginginkan Wulan menjadi penggantinya kelak, ketika ia tak mampu lagi memimpin perusahaan karena usianya yang semakin senja. Seiring berjalannya waktu, Wulan mulai diperkenalkan sebagai ‘ikon’ pengganti sang ibu di masa mendatang. Meski, awalnya ibu dari Anatolia Widarto dan Atira Aurealia Widarto ini sempat terbebani dengan tanggung jawab tersebut. Namun, perlahan-lahan beban itu menjadi tanggungjawab, ketika ia bergabung di Martha Tilaar Group.

“Saya belajar tentang bisnis kecantikan melalui pengalaman dan contoh. Selain dengan terjun langsung, saya juga melihat sendiri bagaimana kedua orangtua saya membangun bisnis ini. Hal itulah yang membuat saya tergerak untuk ikut menyukseskan bisnis keluarga ini. Ibu selalu mengatakan, apa yang kita rintis, yang sudah kita letakkan fondasinya, semuanya baik.  Artinya, kita membukakan lapangan kerja untuk banyak orang. Sekarang sudah lebih dari 5.000 pegawai dan 70 persennya adalah perempuan. Itu merupakan kepuasaan yang tiada bandingnya, begitu yang selalu ibu katakan. Akan berbeda rasanya, ketika kita bisa memberi pekerjaan untuk orang lain dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Sejak kecil, saya sudah tahu bahwa kelak akan bergabung dalam perusahaan keluarga," ungkap Wulan. 


Selalu Ingat filosofi DJITU

Memiliki seorang ibu yang menjadi inspirasi banyak orang, bagi Wulan memang sangat membanggakan. Apalagi ibu juga menularkan ilmunya kepada anak-anaknya. Wulan mengakui banyak hal positif yang ia dapatkan dari ibunya. Ia selalu ingat tentang value yang diajarkan ibunya, yaitu filosofi DJITU, yang merupakan singkatan dari Disiplin, Jujur, Iman dan inovatif, Tekun, dan Ulet yang selalu diingatnya.

Bagi Wulan, “cantik itu adalah ketika seorang wanita dapat mengharmonisasikan antara inner dan outer. Ini bukan anggapan yang biasa atau basa-basi, karena saya merasakan dan melihat sendiri dari ibu saya dan kemudian diturunkan kepada anak-anaknya.” 

Hal itu juga dimasyarakatkan dalam lingkungan perusahaan. 

"Bahwa wanita timur harus mampu mengamalkan filosofi kecantikan seperti Dewi Saraswati, seorang dewi pengetahuan dengan empat tangan. Multirole Dewi Saraswati itulah yang menjadi simbolisme kecantikan wanita, yaitu tangan pertama memegang sekuntum bunga, artinya perempuan tampil menarik dengan menjaga penampilan, dan tangan kedua memegang tasbih yang bermakna wanita menjadi tiang keluarga dengan keimanannya yang kuat. Lalu, di tangan ketiga memegang sitar yang melambangkan alat komunikasi, artinya wanita akan cantik bila bisa bertutur kata baik, sopan, dan suaranya bisa menyatukan orang, bukan menimbulkan perpecahan. Tangan terakhir yang memegang daun lontar bermakna wanita harus memiliki kemampuan atau keahlian yang membuat kita bisa berdiri di atas kaki kita sendiri," jelasnya seraya menutup perbicangan di petang itu. 

Martha Tilaar Salon Day Spa Kembali Raih Penghargaan Spa Terpopuler

GENERASIINDONESIA | Terpopuler di internet untuk kategori spa, Martha Tilaar Salon Day Spa Raih “Indonesia Digital Popular Brand Award 2016” untuk kedua kalinya. Penghargaan bergengsi bagi brand-brand unggulan ini disematkan  di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 merupakan ajang bergengsi bagi brand-brand unggulan di Indonesia yang telah sukses meraih popularitasnya dalam dunia digital. Dan website serta media sosial Martha Tilaar Salon Day Spa masih paling banyak dikunjungi  di Indonesia dalam kategori spa menurut hasil survey yang dilakukan Tras N Co Research, sebuah perusahaan riset bisnis dan entrepreneurship.

Penghargaan “Indonesia Digital Popular Brand Award 2016” diterima oleh Wulan Tilaar selaku Vice Chairwoman Martha Tilaar Group dan Direktur Utama PT. Cantika Puspa Pesona.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh pelanggan Martha Tilaar Salon Day Spa, dengan diraihnya award ini, kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelanggan, serta menjadikan Martha Tilaar Salon Day Spa sebagai spa terbaik di Indonesia” ungkap Wulan Tilaar.

Tren penggunaan media digital yang semakin meningkat di Indonesia membuat Martha Tilaar Salon Day Spa semakin aktif dan konsisten dalam melakukan digital marketing strategy untuk meningkatkan popularitas dan kepercayaan masyarakat. Suguhan konten-konten menarik menjadi hal utama agar strategi ini berjalan dengan efektif. Adanya promosi-promosi yang Martha Tilaar Salon Day Spa berikan secara berkala menjadi konten yang paling dinantikan pelanggan. Setiap harinya melalui akun resmi twitter, instagram (@spa_mt), facebook fan page (Martha Tilaar Salon and Day Spa) serta tripadvisor yang senantiasa menyapa dan memberikan tips-tips kecantikan.

"Martha Tilaar Salon Day Spa menerapkan digital marketing strategy juga untuk menjalin kedekatan dengan para pelanggan karena car ini mampu menciptakan komunikasi dua arah. Ada pula penanganan keluhan pelanggan yang cepat dan tanggap pun menjadi bagian penting dari upaya meminimalisir dan menangani masalah yang datang," terang Wulan Tilaar.

[gi]

koordinator.liputan@gmail.com

Populer di Internet, 25 Merek Franchise Sabet Digital Popular Brand Award 2016

GENERASIINDONESIA | Tren digital sudah mengubah kebiasaan konsumen. Untuk memaksimalkan kondisi ini, pemilik brand harus jeli melihat pergerakan konsumen. "Dalam survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, di Kategori Bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan menggambarkan kondisi nyata di market, brand dengan tingkat popularitas tertinggi di internet, juga menguasai market share yang baik,” kata Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO dan juga Penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award, di Jakarta, Jumat, 19 Agustus 2016. 

Diantara sekian banyak merek, berikut adalah merek-merek peraih Indonesia Digital Popular Brand 2016, kategori bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan, antara lain: ALFAMART, JNE, MARTHA TILAAR SALON DAY SPA, CARVIL, SHOP & DRIVE, QUICK CHICKEN, ARFA BARBERSHOP, DIVA KARAOKE, ROBOTICS EDUCATION CENTRE, ROCKET CHICKEN, DEPO AIR MINUM BIRU, SABANA FRIED CHICKEN, BEBEK JUMBO, MOZ5, TIKI, KIDDY CUTS, BAKMI NAGA RESTO, ERA, MIRACLE, VOLTRAS AGENT NETWORK, SNAPY, GIAN PIZZA, AUTO BRIDAL, ESL EXPRESS, APOTEK  KIMIA FARMA.

“Realita ini menarik untuk kita cermati, jika brand kita ingin menjadi market leader di industrinya, maka digital marketing mutlak dilakukan, sebab tren konsumen sudah mengarah pada dunia digital,” ujar Tri Raharjo.

Selain itu, brand-brand yang masuk pada peringkat teratas di kategori bisnis franchise, lisensi dan kemitraan ini, menurut Tri Raharjo, bisa jadi rujukan valid untuk mereka yang ingin membeli franchise.
Terkait dengan metodologi survei, Alex Iskandar, CEO IM Focus, menyatakan bahwa parameter survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, terdiri dari 3 aspek, yaitu, yaitu Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based. 

Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 diberikan kepada merek-merek Franchise, Lisensi dan Kemitraan dalam kategori produk tertentu yang memenuhi 2 kriteria. Pertama, Merek-merek yang memperoleh nilai Popular Minimal 1.000 google Search / bulan atau total final skor minimal 15%. 

Kedua, merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam 3 peringkat teratas pada kategori bisnisnya. “Kriteria tersebut harus dipenuhi oleh sebuah merek franchise, lisensi dan kemitraan agar berhak mendapat Digital Popular Brand Award, karenanya, dengan kriteria ini, dalam 1 kategori bisnis tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari 1, maksimal 3 merek yang meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2016.” kata Alex, CEO IM Fokus.

Merek-merek pemenang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, kategori bisnis Franchise, Lisensi, dan Kemitraan ini menurut Alex sudah sangat familiar dengan perkembangan digital. “Mereka mampu memanfaatkan tren digital untuk menaikan tingkat popularitasnya di internet dan mengukuhkan posisi teratas di industrinya. Saya kira ini tren positif untuk memaksimalkan daya saing bisnis di Indonesia,” papar Alex, Google Certified Partner.  

Diakui oleh para pemenang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, dengan digital marketing mereka mendapat benefit lebih besar dibanding hanya mengandalkan marketing secara konvensional. meski demikian mereka tak serta-merta mengalihkan sepenuhnya dari konvensional ke marketing. melainkan lebih fokus  penetrasinya melalui digital. Dan ini  sebuah efisiensi investasi.

[if]

Tumbuhkan Minat Baca Anak, Best Terbit Edisi Cetak di Era Digital




GENERASIINDONESIA | Penerbit Bestari (PT. Bestari Margi Utami) meluncurkan majalah anak Indonesia “Best”  sebagai upaya menjalin harmonisasi antara pembaca digital dan pembaca konvensional. Kehadiran Best sebagai majalah cetak di era digital diapresiasi banyak pihak sebagai keberanian yang luar biasa dari seorang remaja Nilam Zubir yang menggawangi penerbitan majalah ini.

Murti Bunanta,
yang sejak 30 tahun silam menggeluti dunia anak, sebagai dewan penasehat Best Majalah Anak Indonesia, berharap kehadiran Best dapat menumbuhkan minat baca anak-anak Indonesia."Tiga puluh tahun lalu saya tidak pernah membayangkan bahwa hari ini, atau 30 tahun kemudian, zaman akan seperti sekarang ini," ujarnya menyikapi era digital saat ini, dimana dunia anak-anak sudah sangat berbeda.

Nilam Zubir, selaku pemimpin redaksi mengamini harapan Bu Murti, “majalah cetak ini dirancang untuk menumbuhkan minat membaca dan meningkatkan kemampuan menulis pada anak, menumbuhkan budi pekerti dan karakter nasional sejak dini, yang dikreasikan dengan ringan, populer, santun, dan jenaka”, ungkapnya saat peluncuran perdana Best di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (30/7).

-

-

-

-

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. | - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku