Latest Post

MARKAS 2017 Menyapa Tangerang Selatan, Cendol Gan!

GENERASIINDONESIA | Untuk kali kedua KASKUS dan Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan MARKAS (Market & Komunitas) 2017. Merupakan sebuah ajang kopi darat jual beli dan komunitas KASKUS yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 26 – 27 Agustus 2017 di Area Outdoor Bintaro Xchange. 

Festival yang mengusung konsep O2O (Online to Offline) ini didukung oleh TOP Coffee sebagai sponsor utama dan diresmikan oleh Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Airin Rachmi Diany selaku Wali Kota Tangerang Selatan, Andrew Darwis selaku Founder KASKUS, Ronny W. Sugiadha selaku Chief Marketing Officer KASKUS dan Hendra Noor Saleh selaku Direktur Dyandra Promosindo.

“Kami ingin memberikan wadah bagi komunitas untuk kopdar dan saling mengenal satu sama lain sebagai bagian dari keluarga KASKUS. Kehadiran MARKAS ini diharapkan bisa memfasilitasi kebutuhan itu dan juga semakin meningkatkan persaudaraan antar Kaskuser. Kita disini bisa happy – happy bareng sambil kenalan dengan komunitas baru, dapat ilmu digital baru dari Selebgram, dukung jualannya teman – teman yang biasanya dilihat di lapak online Jual Beli aja, sampai dengerin lagu – lagu hits dari musisi ternama Indonesia.”, jelas Andrew Darwis, Founder KASKUS.

“Pengunjung yang datang ke MARKAS itu bisa dikatakan sebagai datang ke KASKUS versi offline. Jadi keseruan yang dirasakan pengunjung disini sebenarnya merupakan cerminan keseruan dan keragaman KASKUS di online, dengan harapan bisa menarik pengunjung yang non-Kaskuser untuk kemudian bergabung di forum kami. Pemilihan tempat di area Bintaro Xchange, Tangerang Selatan, juga menjadi nilai plus sendiri karena berdasarkan riset forum kami, area ini ramai dengan keaktifan dari komunitas otomotifnya. Harapannya kedepan mungkin tidak terbatas di forum Otomotif, tapi mungkin UKM lainnya yang khas juga bisa membentuk komunitas di KASKUS.” tambah Ronny W. Sugiadha, Chief Marketing Officer KASKUS.

Playground dan Otoground #MARKAS2017

MARKAS kali ini menghadirkan dua area utama kepada para pengunjung yaitu Playground yang diramaikan oleh 90 tenant bazaar F&B, lifestyle, serta fashion, promo Happy Hour, Live Auction, dan Community Lounge yang akan menghadirkan talkshow bersama selebgrams seperti Tahi Lalats, Geraldy Tan, Kok Bisa, Agung Hapsah, Tsamara Amany, dll. Sementara area Otoground akan diramaikan oleh ragam modification showcase, Cellograffiti performance, Pinstripping art performance, juga Sunday Morning Ride dan BBQ Party bersama komunitas otomotif KASKUS.  Selain itu, Kaskuser juga bisa bertemu dan melihat langsung aktivitas komunitas – komunitas KASKUS yang hadir di MARKAS yakni Photography KASKUS, SJCAM KASKUS, Drone KASKUS, Mini RC KASKUS, Can You Solve This Game (CYSTG), Pisau KASKUS, Badminton KASKUS, Komunitas Sepeda KASKUS, Traveller KASKUS, Outdoor Adventure Natuer Club (OANC), Vape KASKUS, Krusher, AAK, KSCK, S3rious, TKKC, Kojak, Sugus, Mio KASKUS community, Hosticus, Karisma On KASKUS, R15SER, Nouvus, Motovlog KASKUS, dan Regional Jabodetabek KASKUS.

Selain dua area utama tersebut, MARKAS juga menghadirkan bintang tamu ternama Indonesia yang akan meramaikan area Main Stage yaitu Sheila on 7, Rocket Rockers. Burger Kill, dan Orkes Musik Pengantar Minum Racun di hari Sabtu (26/8), sementara Kahitna, Barasuara, 90’s Hip Hop All Stars, dan Elephant Kind akan bermain di hari Minggu (27/8).

Dari perspektif penyelenggara, Kohen – sapaan akrab Hendra Noor Saleh menjelaskan bahwa, “MARKAS tahun ini akan menghadirkan keseruan yang berbeda dengan keberadaan dua area utama Playground dan Otoground juga artis – artis ternama yang diharapkan bisa memberikan pengalaman menikmati akhir minggu yang lebih menyenangkan, bagi seluruh kalangan pengunjung. Kami optimis MARKAS bisa menarik banyak pengunjung mengingat tempatnya pun sangat mendukung, tematik, dan strategis.”

Program Menarik Lainnya di #MARKAS2017

Hal lain yang bisa didapatkan oleh para Kaskuser dan pengunjung khusus di MARKAS adalah sesi ngobrol langsung face to face dengan Mimin KASKUS alias Andrew Darwis di Cafe TOP Coffee pada hari Sabtu dan Minggu setiap pukul 16.00 – 17.00 WIB. Mimin akan sharing pengalamannya membangun startup dan membesarkan KASKUS hingga menjadi salah satu tech leader di Indonesia komunitas diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada Kaskuser yang hadir, sekaligus mengajak Kaskuser mengikuti Top Generation Challenge, sebuah kompetisi bagi masyarakat yang memiliki startup atau baru berencana membuat startup dimana mereka akan mendapatkan modal untuk mengembangkan ide yang dimiliki.  Tidak hanya itu, Mimin juga akan menyajikan kopi buatannya khusus bagi Kaskuser yang berkunjung ke Cafe TOP Coffee.

Bagi para pengguna layanan BCA yang hadir di MARKAS juga bisa mendapatkan beberapa keuntungan seperti pengguna Sakuku bisa membeli tiket masuk MARKAS seharga Rp. 60,-, diskon sebesar 50% untuk pembelian t-shirt MARKAS, dan di program “Happy Hour” bisa membeli makanan dan minuman hanya Rp. 5.000 dari harga normal Rp.30.000. Untuk pembuka rekening Tahapan Xpresi BCA, bisa mendapatkan gratis 50 tiket masuk dan merchandise t-shirt MARKAS. Sementara untuk pengguna Kartu Kredit akan mendapatkan diskon hingga 20% & pengguna Debit BCA mendapatkan diskon hingga 10% di tenant – tenant yang ada di MARKAS. 

[dyp/mahar]



FGD Expo 2017 Usung Tema Connectivity

FGD Expo 2017 usung tema Connectivity.  Foto: ist
GENERASIINDONESIA | Forum Grafika Digital (FGD) kembali menggelar pameran industri grafika Tanah Air di area Hall A dan Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), selama empat hari mulai Kamis (24/8/2017) hingga Minggu (27/8/2017). FGDexpo terbuka untuk umum dengan harga tiket masuk Rp 50.000.

FGDexpo 2017 mengusung tema 'Connectivity', yang mana mengandung makna menjadi rantai nilai yang mengaitkan antara manufaktur, teknologi grafika, penyedia produk-produk dan jasa grafika, lintas media, dan penyedia jasa keuangan.

Lewat “Connectivity”, FGDexpo 2017 ingin memberikan pandangan baru dalam menyikapi isu-isu di industri grafika. Sehingga bisa memanfaatkan momentum untuk melahirkan kewirausahaan di seluruh lapisan masyarakat.

Chairman FGD Danton Sihombing mengatakan pihaknya menargetkan transaksi Rp 582 miliar. Pada dua tahun sebelumnya transaksi mencapai Rp 577 miliar.

FGDexpo 2017 diikuti 97 peserta, terdiri dari produsen, distributor, penyedia produk dan jasa grafika, asosiasi perusahaan dan profesi, institusi pendidikan, dan mitra luar negeri.
 
FGDexpo 2017 memperkenalkan lima pilar dalam industri kreatif, yakni Creative, Printing, Packaging, Publishing, dan Promotion.

“Saya menyambut sekali diadakannya pameran dua tahunan ini karena dapat menunjukkan the state of art dari apa yang kita miliki," ujar Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

FGD Expo 2017 digelar bekerjasama dengan PT Amara Pameran Internasional (API), dan merupakan pameran yang ke-8 kalinya digelar. Menempati area pameran indoor seluas 12.000 m2 di Hall A dan B Jakarta Convention Center. FGDexpo 2017 menargetkan lebih dari 20.000 pembeli, baik perorangan maupun perusahaan.

[mahar]

Kapolsek Jatiasih Sosialisasi Bahaya Narkoba di Pesantren Kilat Ramadhan

GENERASIINDONESIA | Diantara permasalahan remaja yang sangat memprihatinkan adalah narkoba. Dampak penyalahgunaan narkoba dan  efek sampingnya  dapat mengganggu syaraf didalam tubuh. "Dan ancaman yang diberikan kepada penyalahguna narkotika tidak main-main, hingga hukuman mati, baik dari pengedar sampai dengan pengguna," papar Kapolsek Jatiasih, Kompol Rajiman, saat memberikan arahan di tengah peserta Pesantren Kilat Ramadhan bagi remaja Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatiasih, Bekasi, di Masjid Al Barokah, Minggu (11/6/2017).

Disamping masalah narkoba, Kapolsek juga memaparkan kenakalan remaja yang sudah diluar batas yakni tawuran tanpa alasan hingga mengakibatkan kematian. Maka dari itu, Kapolsek megajak agar para remaja selektif dalam memilih teman. "Perlunya kita melihat dengan siapa kita bergaul agar tidak menjadi korban yang sia-sia akibat tawuran serta terlibat dalam narkoba," tegas Kapolsek.

Kompol Rajiman menyampaikan apresiasinya terhadap remaja warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia, yang semangat menuntut ilmu agama dengan mendalami kitab suci Al Qur'an di bulan suci ramadhan melalui kegiatan pesantren kilat. Kepada para santri Kapolsek berpesan agar tidak coba-coba mengkonsumsi narkoba. Sebab pemakai narkoba  hidupnya akan sangat tragis dan merugikan banyak pihak khususnya keluarganya. 

Kapolsek Jatiasih Kompol Rajiman yang hadir didampingi Wakapolsek AKP Bambang Sutaryo, kepada peserta memberikan tips agar tidak terjerumus narkoba, “kenali Tuhanmu, petakan potensi diri dan lingkungan, cari ilmu pengetahuan, kembangkan kreatifitas positif, dan  katakan tidak pada narkoba. Say no to drugs!" 
Pesantren Kilat Ramadhan di Masjid Al Barokah Jatiasih diikuti sekitar 500 remaja putra/putri yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Yusup Maulana selaku ketua panitia  menyatakan  acara ini rutin diadakan setiap tahun, yaitu saat liburan sekolah di bulan ramadhan, "kami selalu mengadakan acara seperti ini untuk membekali para remaja supaya menjadi remaja yang faqih dan 'alim, berakhlaqul karimah serta mandiri untuk bekal menghadapi era globalisasi," ujar Yusup.

Sementara itu  ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Bekasi, Nurhadi, mengungkapkan bahwa pengajian asrama pelajar ini merata  untuk semua pimpinan anak cabang dan pimpinan cabang serta majlis ta’lim LDII di seluruh Kota Bekasi. "Bahkan juga dilaksanakan di seluruh Indonesia," ujar Nurhadi.

Materi Pesantren Kilat Ramadhan atau asrama pelajar fokus dalam rangka membentuk karakter SDM yang berakhlaqul karimah, berwawasan, serta menguasai ilmu dan teknologi. Dengan kegiatan ini, para remaja terhindar dari melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada hal-hal negatif. (agus/mp)

 

Inilah 21 Pengusaha Peraih Anugerah Wirausaha Indonesia 2016

GENERASIINDONESIA | “Anugerah Wirausaha Indonesia 2016 (AWI 2016, red) diharapkan menjadi penopang pertumbuhan wirausaha Indonesia untuk terus maju dan dapat mengembangkan bisnisnya hingga masa mendatang. Juga memberikan inspirasi bagi wirausaha lainnya untuk mengikuti jejak para penerima AWI 2016 ini. Kedepannya, AWI dapat memicu tumbuhnya wirausaha berkualitas di Indonesia,” ungkap Tri Raharjo, penggagas AWI 2016 melalui rilisnya, Jumat (23/12/2016).

Anugerah Wirausaha Indonesia 2016 atau AWI 2016 merupakan  bentuk dukungan dan motivasi terhadap tumbuh kembangnya spirit wirausaha di Indonesia, yang digagas Portal Brand & Bisnis, BisnisUpdate.com bekerjasama dengan Tras N Co Research.

Anugerah tersebut merupakan sebuah penghargaan tertinggi bagi para wirausaha di Indonesia atas prestasinya dalam membangun bisnis dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama dalam membuka lapangan pekerjaan, menghadirkan produk inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Berikut 21 Peraih Anugerah Wirausaha Indonesia 2016:
1. Arif Yasir Rahman – Java Travel Indonesia
2. Maya Miranda Ambarsari, S.H, M.I.B, – Guest House Elliottii Residence
3. Andika Surachman, - First Travel
4. Franky Tanzil, S.T, - Siomay LeeLoo
5. Al Arif, - Toko Mesin Maksindo
6. FX. Ricky Ferdinan Sutrisno, S.T, M.T, - Black Kebab
7. Fendy Julianto, - NEST Family Reflexology & Spa
8. Reni Sitawati Siregar, - Nusantara Card Semesta (NCS)
9. Ir. Lenywati, Dipl. - CIDESCO, Tirta Ayu Spa
10. Oscar Sumarli, S.E, - OHAYO Drawing School
11. Nona Sari, Jakarta Language School
12. Michael Alfredo, Kedai 27
13. Anita Feng, S.T, M.M, Royal Corporation
14. Steven Kusnadi, Signarama Indonesia
15. Donny Lesmana, Tanghot (Kentang Hotdog)
16. Chandra, Keraton Solo Bubble Tea
17. Varance Pascal, Calculus
18. Fanny Wiratma Chandra, Van Sulam Alis & Academy
19. Bhakti Desta Alamsyah, Best Brand Indonesia
20. Sheila Prasetio, Tokio Street
21. Den Raffy ND, Es Batok 212 


Penilaian

Untuk menjaring calon pemenang Anugerah Wirausaha Indonesia 2016, Tras N Co Research melakukan survei mulai dari bulan September 2016 hingga bulan November 2016, kepada sekitar 500 pelaku usaha.

Dari data ratusan database tersebut, Tras N CO Research menyeleksi pemilik Usaha/Pengusaha yang memenuhi 3 (tiga) kriteria, yaitu Warga Negara Indonesia / Putra Indonesia, Business Owner dan Pengalaman berbisnis menginjak tahun ke- 3 atau lebih.

Untuk selanjutnya, Tras N Co Research memasuki tahap berikutnya yaitu menilai berdasarkan 3 aspek penilaian yaitu: Business Aspect, Brand Aspect, dan Social Aspect.

Dari 3 aspek penilaian tersebut, Tras N Co Research melakukan pembobotan berdasarkan jumlah skor dan penilaian dewan juri yang melebihi nilai 70 poin berhak menyandang Anugerah Wirausaha Indonesia.

“Dari hasil survey tersebut kami optimis terhadap wirausaha & merek-merek anak negeri untuk berkembang lebih baik di masa depan,” kata Tri Raharjo. Dari hasil survey tersebut, 21 pengusaha berhak menerima penghargaan Anugerah Wirausaha Indonesia 2016. 

(gi/mahar)

BRI INDOCOMTECH 2016: Qlue Ajak Masyarakat Wujudkan Smart City

GENERASIINDONESIA - BRI INDOCOMTECH 2016 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pameran komputer terbesar, terlengkap, dan terdepan dalam rangka mendukung perkembangan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menuju pada digitalisasi di segala aspek dengan menghadirkan Qlue Smart City experience area di lobby JCC.

Qlue Smart City experience area difungsikan untuk mengedukasi dan memberikan informasi seputar gambaran kota masa depan kepada para pengunjung pameran.

Mengusung tema “Gadget is Everywhere”, BRI INDOCOMTECH 2016 melihat bahwa perkembangan teknologi saat ini mulai memasuki seluruh aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah pembangunan kota cerdas yang serba digital.

Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2050 sebanyak 70% dari populasi global akan tinggal di wilayah perkotaan.  Di sisi lain, lembaga riset dan penelitian Frost and Sullivan memprediksi di tahun 2020 pasar Smart Cities akan berkembang hingga memiliki nilai US$1.5 triliun. Melihat perkembangan tersebut, BRI INDOCOMTECH 2016 bekerja sama dengan Qlue, sebuah aplikasi media sosial pertama dan satu-satunya untuk platform Smart City yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik kota, khususnya Jakarta.

Qlue menghadirkan pengalaman seru kehidupan Smart City melalui cara yang unik dan interaktif di experience area Qlue BRI INDOCOMTECH 2016. Di area QlueXP, para pengunjung yang ingin melihat permasalahan kota dapat merasakan berada di dalam mini command center untuk menunjukkan cara kerja penindaklanjutan laporan warga yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Qlue juga menghadirkan teknologi terbaru di bidang Virtual Reality di area Jakarta in VR. Teknologi ini menampilkan Jakarta dalam Virtual Reality, pengunjung bisa melihat bagaimana keadaan Jakarta saat ini dalam sebuah bidang tiga dimensi. Bagi para pengunjung yang ingin bersantai sejenak selepas berkeliling pameran, Qlue juga menyediakan q-Lounge di bagian samping booth.


Gadget Terkini di BRI INDOCOMTECH 2016
Selain mendapatkan edukasi mengenai Smart City, pengunjung pameran BRI INDOCOMTECH 2016 yang berlangsung tanggal 2-6 Nopember 2016,  berkesempatan memiliki beragam gadget-gadget terbaru. Erafone, salah satu toko retail online terbesar di Indonesia, menghadirkan Samsung A9 Pro yang belum lama ini diluncurkan. Khusus di BRI INDOCOMTECH 2016, Erafone memberikan promo cashback senilai Rp 300 ribu untuk pembelian Samsung A9 Pro menggunakan kartu kredit.

Sementara bagi pengunjung yang ingin mengganti gadget maupun aksesoris gadget mereka, Point2000 menawarkan promo Big Discount dan Clearance Sale untuk sejumlah produk pilihan dengan harga yang sangat menarik.

PQI, melalui distributor resminya, PT. Omegaindo Sejahtera Abadi, juga mengumumkan sejumlah produk terbaru untuk pecinta produk Apple, termasuk PQI iConnect -  sebuah perangkat USB OTG untuk melakukan backup data perangkat Apple secara cepat dan mudah.

Bagi para pengunjung yang ingin mencoba serunya bermain game berteknologi VR, Mechrevo menghadirkan produk-produk terbarunya yang menggunakan teknologi VR di area Virtual Lab, mulai dari Mechrevo Backpack PC, laptop gaming Mechrevo X series dan Mechrevo VR Goggles.

Penyedia perangkat audio berkualitas, BOSE, juga mempergunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan headphone wireless berfitur noise-cancelling terbarunya, BOSE QC35. Menyasar kawula muda yang bergaya dinamis, Bodypack menghadirkan jajaran tas terbarunya Bodypack Prodiger Series dengan promo diskon khusus pameran hingga 90%.

[gi]

Digital Brand Award, Barometer Pengukuran Merek di Ranah Digital

GENERASIINDONESIA - Upaya merebut hati konsumen butuh kreatifitas ekstra. Dan hanya brand yang memiliki popularitas tinggi di ranah digital, yang akan punya daya tarik besar di mata konsumen.  

Sejalan dengan fenomena itu, TRAS N CO Research pada akhir September segera merilis merek-merek yang berhasil meraih tingkat popularitas tertinggi di internet dalam ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 – Fase 2.

“Digital Popular Brand Award sekarang sudah menjadi barometer utama dalam pengukuran merek di ranah digital atau internet khususnya di Indonesia,” terang Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research.

Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan penghargaan tertinggi dan bergengsi bagi merek-merek di Indonesia yang telah berhasil membangun popularitas merek di era digital berdasarkan 3 para meter pendekatan yaitu search enggine based, social media based dan website based.
“Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan suara netizen dalam mencari, membicarakan dan simbol kepercayaan dalam memilih merek atau produk, karena itu, saya menyarankan brand-brand di Indonesia untuk semakin intens dan serius melakukan digital branding untuk menjadi pilihan konsumen dan popular di Internet,” kata Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research.
Survei Indonesia Digital Popular Brand dilakukan oleh TRAS N CO Research, Perusahaan riset yang sudah berpengalaman dalam riset Brand & Bisnis, bersama IMFocus Digimarketing Consultant dan Certified Google Partner serta dipublikasikan oleh BisnisUpdate.com, media on line yang fokus mengulas brand & bisnis. Survei Digital Popular Brand dilakukan untuk ke-4 kalinya yang dilakukan dari bulan Mei hingga Juli 2016. Jumlah merek yang disurvei dalam ajang ini sebanyak 1526 merek dan lebih dari 200 kategori.

[L/Mah]

Wulan Tilaar: Banyak Belajar dari Sang Ibu

GENERASIINDONESIA | Wulan Tilaar, putri dari pasangan Prof. Dr. H.A.R. Tilaar dan DR. Martha Tilaar mulai dipercaya untuk memegang tanggung jawab yang cukup besar di beberapa perusahaan milik keluarga di saat usianya masih relatif cukup muda. Bahkan, ia juga dipilih sebagai ikon pengganti dari ‘kerajaan bisnis’ Sang Ibunda, DR. Martha Tilaar, yang merupakan founder dari Martha Tilaar Group. 

Beberapa waktu lalu, berkesempatan berbincang-bincang dengan ibu 2 anak ini dalam satu acara di Kota Kasablanca, Jakarta Selatan. Banyak hal yang dituturkannya, mulai dari masa kecilnya yang sudah diperkenalkan dengan bisnis sang ibu, hingga perjalanannya menjadi sosok sebagai pewaris Martha Tilaar, dan berbagai hal yang dapat dijadikan inspirasi bagi kemajuan wanita Indonesia.

Lahir di Jakarta, tanggal 13 Juli 1977, sejak kecil Wulan sudah terbiasa dan sangat dekat dengan bisnis kecantikan. Saat kanak-kanak, sepulang sekolah, ia bersama saudara-saudaranya sudah terbiasa makan siang di salon milik ibunya. 

“Saat umur 7 tahun, Saya sudah mulai diajak untuk melihat fashion show. Beranjak remaja, Saya dan Mbak Pingkan dibuatkan kosmetika remaja ‘Belia’. Ketika memasuki usia dewasa, Saya ikut menjaga stand Martha Tilaar di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sejak kecil, ibu sudah membiasakan kita untuk belajar bertanggung jawab. Pada saat liburan, kita tetap harus bangun pagi, dan ibu mengajak kita ke pabrik. Disana, kita belajar tentang bagaimana membuat kosmetik, membuat lipstick. Beranjak SMP, kita belajar make up. Kalau ada waktu libur, kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, tidak bisa bermalas-malasan,” tutur Wulan.

Lebih lanjut Wulan menambahkan, “karena Martha Tilaar, sangat identik dengan Indonesia, saya sudah mulai mengenalkan pada anak-anak tentang Indonesia. Setiap Sabtu, anak-anak  saya ajak pergi ke museum, mereka harus mengetahui sejarah Indonesia,” ujarnya penuh semangat.


Prosesi Menjadi ‘Ikon’ Pengganti Martha Tilaar

Setelah merampungkan pendidikan SMA nya di Santa Theresia, Jakarta, Wulan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di bidang graphic design di College of Mount St. Joseph-Cincinnati, Amerika Serikat. Tak puas dengan pendidikan sarjananya, ia pun meneruskan pendidikan di Boston University, mengambil bidang Mass Communication-Advertising. Usai menyelesaikan pendidikan tersebut, Wulan mulai menekuni bisnis keluarga secara profesional di tahun 2005.  

Menurut Wulan, ibunya memang telah mempersiapkan dirinya sejak kecil untuk dekat dengan dunia kecantikan, seperti seringnya ia diajak oleh sang ibu ke berbagai acara kecantikan. Rupanya, sang ibu menginginkan Wulan menjadi penggantinya kelak, ketika ia tak mampu lagi memimpin perusahaan karena usianya yang semakin senja. Seiring berjalannya waktu, Wulan mulai diperkenalkan sebagai ‘ikon’ pengganti sang ibu di masa mendatang. Meski, awalnya ibu dari Anatolia Widarto dan Atira Aurealia Widarto ini sempat terbebani dengan tanggung jawab tersebut. Namun, perlahan-lahan beban itu menjadi tanggungjawab, ketika ia bergabung di Martha Tilaar Group.

“Saya belajar tentang bisnis kecantikan melalui pengalaman dan contoh. Selain dengan terjun langsung, saya juga melihat sendiri bagaimana kedua orangtua saya membangun bisnis ini. Hal itulah yang membuat saya tergerak untuk ikut menyukseskan bisnis keluarga ini. Ibu selalu mengatakan, apa yang kita rintis, yang sudah kita letakkan fondasinya, semuanya baik.  Artinya, kita membukakan lapangan kerja untuk banyak orang. Sekarang sudah lebih dari 5.000 pegawai dan 70 persennya adalah perempuan. Itu merupakan kepuasaan yang tiada bandingnya, begitu yang selalu ibu katakan. Akan berbeda rasanya, ketika kita bisa memberi pekerjaan untuk orang lain dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Sejak kecil, saya sudah tahu bahwa kelak akan bergabung dalam perusahaan keluarga," ungkap Wulan. 


Selalu Ingat filosofi DJITU

Memiliki seorang ibu yang menjadi inspirasi banyak orang, bagi Wulan memang sangat membanggakan. Apalagi ibu juga menularkan ilmunya kepada anak-anaknya. Wulan mengakui banyak hal positif yang ia dapatkan dari ibunya. Ia selalu ingat tentang value yang diajarkan ibunya, yaitu filosofi DJITU, yang merupakan singkatan dari Disiplin, Jujur, Iman dan inovatif, Tekun, dan Ulet yang selalu diingatnya.

Bagi Wulan, “cantik itu adalah ketika seorang wanita dapat mengharmonisasikan antara inner dan outer. Ini bukan anggapan yang biasa atau basa-basi, karena saya merasakan dan melihat sendiri dari ibu saya dan kemudian diturunkan kepada anak-anaknya.” 

Hal itu juga dimasyarakatkan dalam lingkungan perusahaan. 

"Bahwa wanita timur harus mampu mengamalkan filosofi kecantikan seperti Dewi Saraswati, seorang dewi pengetahuan dengan empat tangan. Multirole Dewi Saraswati itulah yang menjadi simbolisme kecantikan wanita, yaitu tangan pertama memegang sekuntum bunga, artinya perempuan tampil menarik dengan menjaga penampilan, dan tangan kedua memegang tasbih yang bermakna wanita menjadi tiang keluarga dengan keimanannya yang kuat. Lalu, di tangan ketiga memegang sitar yang melambangkan alat komunikasi, artinya wanita akan cantik bila bisa bertutur kata baik, sopan, dan suaranya bisa menyatukan orang, bukan menimbulkan perpecahan. Tangan terakhir yang memegang daun lontar bermakna wanita harus memiliki kemampuan atau keahlian yang membuat kita bisa berdiri di atas kaki kita sendiri," jelasnya seraya menutup perbicangan di petang itu. 

-

-

-

-

Wafiq Griya Busana

-

-
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. | - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku