Kota Jambi — Ketua Baramuda 08 Provinsi Jambi, Herry Efrizal, mengajak seluruh umat Islam menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang bertepatan pada Jumat, 16 Januari 2026, sebagai momentum untuk memperkuat ketulusan dalam beramal serta menumbuhkan sikap optimis dalam menjalani kehidupan.
Menurut Herry, peristiwa agung Isra’ Mi’raj sarat dengan hikmah dan pelajaran spiritual, terutama mengenai pentingnya keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Perintah shalat lima waktu yang diterima langsung oleh Rasulullah SAW menjadi bukti bahwa ibadah adalah bentuk pengabdian paling tulus seorang hamba kepada Allah SWT.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita bahwa setiap amal yang dilandasi keikhlasan akan memiliki nilai ibadah yang tinggi di sisi Allah SWT. Shalat adalah simbol hubungan antara hamba dan Tuhannya, yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan ketulusan,” ujar Herry.
Herry yang juga dikenal sebagai pengusaha di Jambi menilai bahwa hikmah Isra’ Mi’raj sangat relevan dengan kehidupan umat Islam hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa ujian dan kesulitan hidup bukanlah tanda Allah SWT meninggalkan hamba-Nya.
“Peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi setelah Rasulullah SAW melewati masa-masa yang sangat berat. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa setelah kesabaran dan keteguhan, pertolongan Allah akan datang dengan cara yang tidak pernah kita duga,” jelasnya.
Sebagai sosok yang aktif dalam organisasi kepemudaan, Herry juga menekankan pentingnya ketulusan dalam dunia usaha dan pekerjaan. Ia meyakini bahwa setiap aktivitas yang dilakukan dengan niat ikhlas akan mendatangkan keberkahan.
“Jika setiap pekerjaan kita landasi dengan niat yang tulus karena Allah, insyaAllah bukan hanya keberkahan yang kita peroleh, tetapi juga bernilai pahala,” tuturnya.
Selain aktif di dunia bisnis, olahraga, dan seni, Herry turut mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa semangat berbuat baik merupakan cerminan ajaran Islam yang sejati.
“Setiap kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita sendiri. Jangan pernah lelah berbuat baik kepada siapa pun, karena itulah hakikat ajaran Islam,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar