Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HUT Ke-25 Kota Bekasi, ASOBSI Berikan Apresiasi Sekolah dengan Program Bank Sampah

Rabu, Maret 30, 2022 | 03.31 WIB | Last Updated 2022-03-30T20:40:57Z

GEN-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi -  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kota Bekasi menggelar Kelasssik Award untuk mengapresiasi sekolah-sekolah yang melaksanakan program bank sampah pada Selasa (29/3/2022) di Restaurant Raja Sunda Bekasi, Jl. Jendral Sudirman KM 34 No. 1 Kota Bekasi.

Hadir dalam acara Kelasssik Award, kepala dinas lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana, anggota DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi H. Inayatullah,  deputi bisnis PT Pegadaian Kota Bekasi, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Cabang Bekasi Utara, ketua BSIP, Ketua DPD Asobsi Kota Bekasi, Para Mitra dan Binaan Asobsi, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan.

Dalam sambutanya Yayan Yuliana, Kepala dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi yag mewakili Plt.Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada DPD Asobsi Kota Bekasi.

"Mudah-mudahan dengan acara ini terutama anak-anak dan seluruh warga masyarakat Kota Bekasi betul-betul cinta terhadap lingkungan dan bisa memperhatikan terhadap lingkungan kita," ucap Yayan.

Anggota DPRD Kota Bekasi Choiruman J. Putro mengatakan apa yang dilakukan Asobsi sangat mulia, memberikan edukasi dan mengajak masyarakat mengelola sampah dengan benar.

"Asosiasi Bank Sampah Indonesia, Asobsi, lembaga ini tentu tak setenar organisasi olahraga atau lembaga persekutuan lainnya. Tetapi, lembaga ini punya peran penting dalam gerakan pengelolaan sampah di tanah air," ujar Choiruman J. Putro.

"Kita tingkatkan, kita kembangkan sampah-sampah agar bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat," tukas Choi.

Ketua panitia penyelenggara Kelasssik Award Listia Dewi Ratnawati mengungkapkan,  pengelolaan sampah secara baik sangat diperlukan.

"30 persen sampah itu harus diolah dari sumbernya, maka dari itu Asobsi memberikan edukasi pengelolaan sampah, dan sasarannya adalah para pelajar di sekolah. Sekolah yang melaksanakan program bank Sampah di sekolah ini kami berikan apresiasi. Dari apa yang kami lakukan ini alhamdulillah hasilnya sangat baik, dari TK sampai perguruan tinggi sudah waiting list menunggu untuk disosialisasi," ungkap Listia.

Listia yang juga sebagai bendahara DPD Asobsi Kota Bekasi serta seksi pembinaan dan edukasi Asobsi DPW Propinsi Jawa Barat, ini menyebut juara 1 mendapat piala bergilir Plt. Wali Kota Bekasi  dan pemenang lainnya mendapatkan sertifikat dari Plt. Wali Kota serta hadiah berupa uang pembinaan dari pegadaian.

"Para juara pada Kelasssik Award tahun ini, juara pertama SMPN 38 Bekasi Utara, Juara kedua  SDN Perwira 4 Bekasi Utara, dan juara ketiga SD Alam Terbuka Taman Firdaus Mustika Jaya, juara harapan 1 SMPN 25 Bekasi Utara dan juara harapan 2 SMPN 5 Bekasi utara," papar Listia.

Syifa Maulida Harlies, siswa SMPN 38 Bekasi Utara mengaku senang sekolahnya bisa meraih juara. Ia datang bersama ibu Mayroh guru kelasnya.

"Alhamdulillah kami juara satu, kami bersyukur pada Allah, kami berterimakasih pada semuanya, kepala sekolah, pada para guru dan kawan-kawan semua yang telah mendukung karya kami. Harapan saya khususnya anak-anak sekolah untuk peduli pada kebersihan, tempatkan sampah pada tempatnya," ucap Syifa.

Sementara itu ketua Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Edi Supangat merasa senang dengan kegiatan Asobsi, apalagi sekarang merambah ke sekolah-Sekolah.

"Sangat-sangat senang dan apresiasi kegiatan Asobsi ini. Untuk menggerakkan masyarakat selama  pandemi Covid-19, ada beberapa kegiatan dari bank sampah, hanya di beberapa RW saja yang tetap berjalan. Jadi kami selalu aktif memberikan motivasi dan melakukan sosialisasi pada tiap RW untuk menggerakkan warganya di wilayah masing masing," ujar Edi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Bank Sampah Indonesia Kota Bekasi Satwoko Hapsoro mengungkapkan pihaknya sudah melakukan audiensi atau pembahasan kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan pemahaman soal pengelolaan sampah kepada seluruh sekolah di Kota Bekasi.

“Alhamdulillah Edukasi dari Asobsi bisa diterima dengan baik, dan kami terus akan merambah kepada berbagai komunitas dan fokusnya kami akan melakukan itu di setiap sekolah yang berada di Kota Bekasi,” ucap Satwoko.

Lebih lanjut ia pun beranggapan bahwa bank sampah yang sudah ada saat ini belum berjalan efektif. Pasalnya untuk pengumpulan sampah hanya satu kali dalam sepekan. Sampah tersebut dikumpulkan dari masyarakat ke bank sampah.

"Dari 300 Bank Sampah memang tidak seluruhnya aktif. Tetapi akan lebih efektif lagi jika seluruhnya aktif mengelola sampah dari hulunya,” ucapnya.

Satwoko berharap Asobsi Kota Bekasi bisa terus mengelola sampah di Kota Bekasi, selalu berinovasi bagaimana caranya sampah-sampah menjadi sumber mata uang seperti dijadikan aksesoris maupun pernak-pernik yang bisa dijual melalui UMKM di Kota Bekasi.

“Kita tingkatkan, kita kembangkan sampah-sampah agar bisa menjadikan sesuatu yang bermanfaat, buat inovasi baru kerjasama untuk pemodalnya dengan Bank Patriot Syariah Kota Bekasi maupun dari Corporate Social Responsibility (CSR). Intinya masyarakat harus hobi dan mau berkreasi,” himbaunya.


Laporan Agus Wiebowo
Editor: Mahar Prastowo


 


×
Berita Terbaru Update