GEN-ID | Aceh - Menanggapi bencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh bersama jajaran Polres dan Polsek segera mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu masyarakat.
Aksi cepat ini dilakukan sebagai respons atas situasi darurat, di mana banyak warga terisolasi dan memerlukan pertolongan mendesak.
Bencana kali ini membangkitkan ingatan masyarakat Aceh akan duka 21 tahun silam. Namun, kali ini, kehadiran negara, khususnya institusi kepolisian, dirasakan sangat nyata.
Di bawah koordinasi langsung Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basya, ratusan personel dari berbagai satuan, termasuk Brimob, Polairud, Sabhara, dan seluruh jajaran kewilayahan, turun langsung ke lokasi terdampak.
Personel Polri menggunakan perahu karet, kendaraan taktis, dan perlengkapan SAR lainnya untuk mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terendam.
Terlihat jelas personel menggendong anak-anak dan lansia, memastikan tidak ada warga yang tertinggal tanpa pertolongan.
Fokus utama juga diberikan untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses. Upaya ini memastikan bantuan mencapai masyarakat yang benar-benar terisolasi.
Kepolisian juga melakukan pendataan kebutuhan mendesak warga dan menyalurkan barang-barang penting. Kapolda Aceh telah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk segera mendistribusikan bantuan logistik tambahan.
Helikopter Polri disiagakan untuk pemantauan udara guna memetakan wilayah terdampak, mempercepat distribusi logistik, dan mengidentifikasi jalur evakuasi yang optimal.
Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa seluruh jajaran berkomitmen untuk terus memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
"Situasi ini memang tidaklah asing bagi kami masyarakat Aceh. Namun, kami, Kepolisian, akan terus hadir sebagai bayang-bayang masyarakat (Police is a Shadow of Society). Tidak ada warga yang tertinggal tanpa pertolongan. Kami akan bekerja tanpa lelah demi keselamatan masyarakat," ujar Kapolda beberapa waktu lalu.
Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat Aceh yang berada di luar daerah (perantau) agar tidak cemas.
"Kami terus memastikan komunikasi dan informasi berjalan, dan kami akan terus bekerja keras di lapangan," tambahnya.
Solidaritas dan kecepatan respons Polri menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam, menunjukkan kehadiran penuh negara di tengah kesulitan yang dialami rakyat Aceh.
#PrayForAceh #PrayForSumatera (***)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar